Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Sepeda Motor: Media pendidikan melanggar hukum warga negatmraź

image

Orang tua mengajarkan anak anaknya melanggar hukum sejak masih sangat kecil, padahal negara mengatur bahwa pengendara motor harus memiliki SIM,  sudah berusia 17 tahun.

Anak merasa bahwa melanggar hukum jadi tak masalah, termasuk sekolah yang masih membiarkan mengetahui muridnya membawa motor ke sekolah walaupun dinas pendidikan atau pemda melarang murid membawa motor ke sekokah.

Angkutan kota yang buruk pengelolaannya seolah bukan masalah dan rakyat tak menuntut kepada presiden, gubernur, bupati yang tak mampu menyediakan transformasi yang baik buat rakyatnya. Rakyat miskin dengan terpaksa mengkredit motor dengan harga mahal supaya bisa bepergian kemana-mana.

Korban mati disebabkan kecelakaan motor khususnya dikalangan remaja seolah tak dihitung, padahal banyak skali yang mati atau cacat karena kecelakaan lalu lintas. Polisi seolah membiarkan anak kecil atau anak sekolah melanggar peraturan lalu lintas & tak memberi hukuman yang mendidik.

Pernah mengajarkan anak kecil di keluarga anda mengendarai motor?


Leave a comment

Semua diciptakan berpasangan agar bermanfaat, kalo kamu?

image

Kepala ikat pinggang ini tak berfungsi tanpa kulit atau plastik yang menemaninya dan membelit pinggang pemakainya.

Demikian juga dengan manusia, tanpa karya yang dihasilkan atau sesuatu yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain maka dia jadi sia-sia tak berarti.

Blog ini adalah salah satu karya saya yang semoga bermanfaat buat pembacanya, apa karya kamu hari ini?


Leave a comment

Endang Sukamti dan Sekolah Kita, LEBIH NGETOP MANA?

we-are-kamtis-and-support-endank-soekamti-1.jpg

Kenal Endang Sukamti?
Search deh di Google,
apa yang kita temukan?
walau kita mengetik nama yang salah
banyak sekali info tentang Band itu
yang didirikan orang-orang kreatif dari Jogjakarta
Group band itu berdiri tahun 2001

Berapa tahun kamu bersekolah?
search deh sekolahmu di Google,
apa yang kamu temukan?
berapa banyak tulisan, foto, video sekolahmu?
tahukah kamu tahun berapa sekolahmu didirikan?
sudah berapa alumni yang lulus dari sekolahmu?
sudah menghasilkan apa saja sekolahmu?
ada apa saja di sekolahmu?

mungkin tak ada yang menuliskan sejarah sekolahmu,
mungkin tak ada yang mendokumentasikan dalam bentuk website
mungkin foto-foto dokumentasi sekolahmu ada di album foto
yang disimpan kepala sekolah di lemarinya
mungkin arsip video-video kegiatan sekolahmu ada di harddisk
tersimpan di komputer sekolah

Kenapa sekolahmu yang lebih tua dari sukamti tak terkenal?
Apakah kamu,
guru-gurumu,
keryawan sekolahmu,
kepala sekolahmu,
alumni sekolahmu,
dan pemerintah daerahmu
tak mensupport sekolahmu?

Padahal,
mendokumentasikan sejarah,
foto,
video,
di blog,
instagram,
dan youtube
semuanya gratis.


Leave a comment

Mendokumentasikan Audience

Sebelum tampil di Universitas Trisakti Jakarta, pada kegiatan BPHMJ Akuntansi dan Perpajakan di Gelanggang Mahasiswa Universitas Trisakti 12 Maret 2016, cerita lebih lengkap ada disini, semoga bermanfaat.