Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Membelai anak dengan asap

Leave a comment

image

#Repost @dutacilikantirokok

Berikut beberapa efek buruk jika orangtua sering merokok di depan anak seperti yang dilansir oleh kompas.com pada Jumat (28-08-2015) diantaranya adalah :

1. Sindrom kematian mendadak pada bayi
Merokok di dekat anak Anda bisa meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian mendadak pada bayi atau SDIS ( sudden death infant syndrome). SDIS biasanya terjadi pada bayi berusia di bawah 1 tahun. Asap rokok dikhawatirkan mengganggu jalan napas anak.

2. Menghambat pertumbuhan paru-paru
Anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang harus dijaga kesehatannya. Jika Anda sering merokok di dekat anak, maka itu bisa menghambat pertumbuhan paru-parunya. Zat-zat berbahaya dari rokok akan mudah masuk ke dalam paru-paru  melalui saluran pernapasan anak.

Catatan bagi orangtua yang harus diinga-ingat!!! setelah merokok Anda harus wajib mengganti pakaian jika ingin menggendong bayi Anda. Sebab, kandungan berbahaya dari rokok melekat pada pakaian. Bahkan juga menempel di sofa jika Anda merokok dalam rumah

3. Masalah pernapasan ketika dewasa
Anak yang sering terpapar asap rokok akan lebih sering batuk-batuk. Anak juga lebih berisiko terserang asma. Dampak buruknya mungkin tak selalu terlihat saat anak masih kecil. Saat dewasa nanti, anak bisa memiliki masalah pada pernapasannya jika lingkungan sekitarnya adalah perokok.

4. Infeksi telinga
Infeksi telinga tak hanya berisiko tinggi bagi para perokok, tetapi juga bagi anak Anda yang merupakan perokok pasif. Risiko infeksi telinga pada anak-anak dapat meningkat jika orangtua mengisi udara di rumah dengan asap rokok.

5. Anak jadi perokok
Yang paling terakhir dan paling menyedihkan dari efek dari merokok di depan anak adalah anak jadi ikut-ikutan merokok. Dampak negatif jika Anda selalu merokok di depan anak adalah kemungkinan besar mereka akan menjadi perokok saat mereka beranjak dewasa. Masalah kesehatan akan lebih buruk terjadi jika usia perokok semakin muda.

Untuk menghindari risiko efek yang berbahaya akibat dampak merokok di depan atau di dekat Anak tersebut, langkah terbaik yang harus Anda lakukan bukan tidak merokok di depan atau dekat Anak, melainkan berhentilah aktivitas merokok mulai dari sekarang!!!

#dutacilikantirokok

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s