Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Orang oon ketemu orang miskin, Sekolah harus mendidik murid taat hukum

3 Comments

image

Motor digembok aja bisa ilang, apalagi ditinggalin di pinggir jalan, dan oon nya elo bersedia bayar 5.000, dan itu ga bikin tukang parkirnya jadi kaya, liat aja deh, mreka tetep miskin krn uangnya habis cuma buat beli rokok, orang tua yg kasih izin anaknya bawa motor sedang mendorong anaknya ke kematian, kalo kamu?

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

3 thoughts on “Orang oon ketemu orang miskin, Sekolah harus mendidik murid taat hukum

  1. Tak sadar terlalu memanjakan anak akhirnya yang harus ngatur bukan orang tua namun anaknya. Begini jadinya kalau masa kecilnya gk merasakan MERIH (istilah sunda), sehingga tidak menyadari kedudukan diri, dan justru orang yang tidak berkendara jauh lebih besit dan sungguh2 belajarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s