Pagi ini saya minum teh tawar panas, kalo kamu?

Saya mencoba memahami fikiran orang-orang yang membeli minuman yang tak jelas kandungannya, menelan cairan yang rasanya tak jelas, dan mati dengan cara yang tak jelas juga. Kenapa mereka mau minum sesuatu dengan alasan solidaritas, kekompakan, pertemanan atau apapun yang berujung pada kematian.

Apakah di dalam kubur mereka tetap bisa bertemu dan membeli minuman oplosan lagi buat dinikmati bersama hingga mati kedua kalinya?

Pagi ini saya minum teh tawar panas, kalo kamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.