Blog Pendidik


5 Comments

Menikmati kerja dan pempek

Screen Shot 2017-03-30 at 10.57.33 AM

Alhamdulillah tiba di Palembang 28 Maret 2017 sekitar pk 15 dengan penerbangan Batik Air, perjalanan ke S-One Hotel lancar jaya, mungkin karena hari libur … saya beristirahat setelah kuiliner pempek naik becak muterin lingkungan hotel.

dwitagama BNN Sumsel

Selesai training, sekitar pk 15.30 langsung menuju bandara nguber penerbangan pk 18.00, ternyata macet bangeeeet … mampet seperti Jakarta, alhamdulillah ketemu porter yang sigap dan ramah, anjurkan cara check inn cepat, di counter tujuan lain kota karena counter Jakarta sangat panjang antriannya, saya deg-degan takut ditolak petugas counter, ternyata diterima dengan baik mungkin karena petugas counternya sudah kenal dengan porter itu, jadilah saya dapet boarding pass dan langsung ke ruang tunggu, tak sempat duduk langsung terdengar panggilan masuk ke pesawat City Link yang sudah stand by menunggu penumpang.

Pilot kabarkan tentang penundaan keberangkatan karena bandara Halim ditutup sementara yang kemudian saya tahu penyebabnya adalah kedatangan dua pesawat bongsor membawa kepala negara besar eropa, alhamdulillah home again dijemput Bang Nurdin, makasih bang, makasih City Link, Batik Air, teman-teman BNN Sumatera Selatan yang support kehadiran saya di kota pempek, berita lengkapnya ada disini. Semoga bermanfaat.

Advertisements


Leave a comment

Teror angkutan umum di Negeri Paman Besut

Di negeri yang maju, teror yang dihadapi penduduknya berbentuk perang saudara, perang antar etnik, suku bangsa, agama, ekonomi dan bencana alam seperti badai, gempa bumi, salju, dsb.

Di negeri paman besut teror sehari-hari yang dihadapi penduduknya adalah tentang angkutan umum, untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya penduduk harus berjalan kaki yang jauh, berjam-jam hingga berhari-hari, jalan pintas kadang melalui sungai dengan perahu atau udara menggunakan pesawat yang berbiaya mahal. Tak sedikit penduduk yang terisolasi di pedalaman, tak bisa bepergian ke tempat lain karena ketiadaan angkutan umum, hingga penduduk tak tahu perkembangan di sekitarnya. Jika ada penduduk yang berani pergi dari kampungnya untuk mencari penghidupan yang lebih baik, biasanya mereka tak pulang kembali ke kampungnya atau sekedar menengok kampung halaman karena mahal biaya akibat ketiadaan angkutan umum.

Di daerah yang penduduknya mampu setiap penduduk berusaha mencari cara sendiri mengatasi ketiadaan angkutan umum dengan berjalan kaki, membeli sepeda, membeli sepeda motor hingga mobil. Bahkan di suatu daerah anak sekolah dasar pergi dan pulang sekolah mengendarai sepeda motor.

SD motorrr
Foto: Jawa Pos

Di daerah kota dan perbatasannya, penduduk berusaha memiliki sepeda motor untuk mengatasi masalah ketiadaan angkutan umum, sehingga setiap keluarga memiliki sepeda motor, yang kadang berjumlah lebih dari satu unit dimiliki setiap keluarga agar transportasi mereka tak terkendala, akibatnya kemacetan lalu lintas menjadi biasa karena keterbatasan jalan menampung kendaraan bermotor. Jadi seperti suatu keharusan setiap rumah tangga, bahkan setiap penduduk memiliki sepeda motor, walau untuk memperolehnya harus memakssakan diri dengan membeli secara kredit dengan angsuran yang panjang dan tak sedikit jumlahnya. Saat pemiliknya tak bekerja, sepeda motor bisa jadi sarana bekerja memperoleh penghasilan dengan menjadi ojek.

Pemudik Sepeda Motor
Sumber foto: Kompas.com

Tingginya kebutuhan angkutan umum dan keterbatasan angkutan umum membuka peluang penganggur yang memiliki motor untuk menjadi tukang ojek, pengusaha taksi dan rental tumbuh menjamur hingga ribuan armada mobil yang disiapkan melayani kebutuhan angkutan umum rakyat di kota-kota besar. Kemajuan teknologi dimanfaatkan oleh pengusaha menangkap peluang kebutuhan angkutan umum dengan membuat aplikasi online yang bisa diakses oleh setiap penduduk yang memiliki pesawat telepon android.

Hanya dengan menyentuh layar telepon, penduduk sudah bisa memesan kendaraan motor atau mobil yang akan mengantarkannya ke tempat tujuan dimana penumpang merasa lebih nyaman karena pengemudi motor atau mobil akan menjemputnya di tempat yang disepakati, seperti rumah, kantor, sekolah, dsb. Harga untuk pelayanan angkutan online pun ternyata jauh lebih murah dari tarif angkutan konfensional, bisa separuh harga, bahkan dengan dalih promosi penumpang tak harus membayar ongkos perjalanan alias gratis.

Karena respon yang bagus dari masyarakat, ribuan penduduk negeri mendaftar menjadi mitra angkutan umum berbasis online memanfaatkan sepeda motor dan mobil yang dimiliki, atau sengaja membeli motor atau mobil untuk didaftarkan menjadi mitra angkutan umum online.

Permintaan yang tinggi terhadap angkutan umum berbasis online mengalihkan penumpang angkutan konfensional seperti ojek pangkalan dan taksi yang seragam warnanya. Penurunan penghasilan angkutan umum konfensional menimbulkan ekses demonstrasi hingga bentrokan dengan mitra angkutan umum online. Demontrasi dan bentrokan angkutan berbeda mode terus terjadi di beberapa kota seantero negeri, hingga menimbulkan korban di kedua belah fihak.

Kini, penduduk negeri merasakan teror saat bepergian menggunakan alat transportasi online karena angkutan umum tak melayani hingga ke lokasi yang dituju, penduduk takut menjadi sasaran amuk pengemudi angkutan umum konfensional, demikian juga angkutan umum konfensional mulai merassa takut jika bertemu pengemdi angkutan umum berbasis online, khawatir terjadi balas dendam.

Kalau biasanya ada teror berupa ketakutan di jalan saat mudik lebaran karena ketiadaan angkutan umum sehingga memaksa rakyat menggunakan kendaraan roda dua menempuh ratusan kilometer atau lebih untuk mudik. Kini teror angkutan umum bertambah dengan makin seringnya bentrok di jalan.

mudik-motor

Dikabarkan pemerintah sudah membuat aturan untuk angkutan umum berbasis online dengan membuat batas bawah dan batas atas, artinya tarif angkutan online bakal lebih mahal, apakah ini teror baru, atau bakal ada teror yang lain?


Leave a comment

Tips mengelola kegiatan senam pagi gembira di Sekolah

senam-smkn-50-jkt

Murid jadi instruktur senam di SMKN 50 Jakarta, 170217

Olahraga adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan oleh semua orang agar tubuhnya selalu sehat. Di sekolah jam pelajaran olahraga murid yang hanya dua jam per minggu tak cukup untuk membuat murid bergerak hingga berkeringat dan bergembira, sehingga warga sekolah bisa sehat jasmani dan rohani.  Senam pagi merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan rutin seminggu sekali atau dua minggu sekali sesuai kesepakatan.

Anda masih ingat sekolah atau tempat kerja anda mengadakan senam pagi gembira, salah satu kesulitan mempertahankan secara terus menerus berkelanjutan atau lumintu kegiatan yang bagus itu adalah masalah ketersediaan instruktur senam yang memandu atau memimpin senam pagi tersebut. Berikut ini ada beberapa tips untuk mempertahankan senam pagi gembira di sekolah.


Murid jadi instruktur senam di SMKN 50 Jakarta, 170217

  1.  Kreatifitas Guru Olahraga, sangat diperlukan untuk mempertahankan keberlangsungan kegiatan gembira ini. Dalam proses belajar guru bisa memberi tugas kelompok untuk merancang gerakan senam dan memilih musik pengiring gerakan senam kelompoknya, salah satu penilaian hasil kerja kelompok murid adalah penampilan mereka di depan semua warga sekolah pada saat senam pagi bersama.
  2. Menyusun jadwal instruktur senam yang menugaskan kelompok-kelompok yang mengerjakan tugas pelajaran olahraga, termasuk mempersiapakn tempat, peralatan, ound system, dsb.  Jika di satu kelas ada enam kelompok, maka sekolah sudah memiliki enam kelompok instruktur untuk jangka waktu enam minggu.
  3. Selain tugas kelompok, guru olahraga bisa memberi tugas perorangan untuk merancang gerakan senam dan memilih musik pengiring, yang penilainnya dilakukan saat senam pagi di lapangan sekolah bersama semua warga sekolah atau setiap murid memperagakan gerakannya diikuti teman sekelas dan diupload videonya ke youtube. Jika di kelas tertinggi di sekolah anda terdapat 100 murid, maka anda sudah punya instruktur untuk jangka waktu seratus minggu. Murid akan berusaha menciptakan gerakan atau mencari contoh gerakan yang bagus di youtube.
  4. Tak perlu mengundang instruktur senam profesional dari luar sekolah, karena memerlukan biaya khusus untuk itu. Sekali waktu, guru olahraga bisa berperan menjadi instruktur untuk semua warga sekolah, dengan iringan musik yang dipilih oleh guru tersebut atau dibantu murid menyeleksi lagu-lagu yang sedang hits sebagai pengiring senam agar lebih memberi suasana gembira saat senam. Anggaran untuk mengundang instruktur sebaiknya dipergunakan untuk meningkatkan kualitas sound system yang manfaatya bisa untuk berbagai kegiatan di sekolah termasuk upacara bendera, dsb.
  5. Dokumentasikan suasana senam gembira di seolah dalam bentuk foto dan video, diunggah ke berbagai platform sosial media seperti intagram, facebook, twitter, blog, website sekolah dan youtube sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang dalam jangka waktu yang panjang.
  6. Berikan apresiasi penghargaan dan hadiah saat upacara awal tahun atau akhir tahun pelajaran kepada murid yang menjadi instruktur senam terbaik sepanjang tahun di sekolah, hal ini akan mendorong murid yang lain untuk berkreasi dan berlomba melakukan kegiatan yang menyehatkan di sekolah.
  7. Tampilkan untuk atraksi sekolah jika ada tamu yang datang berkunjung ke sekolah sebagai sajian flash mob, murid sudah memakai pakaian seragam olahraga sejak berada di dalam kelas, dengan iringan musik pembuka murid berlarian membentuk formasi di lapangan, dimana teman-teman yang bertindak sebagai instruktur dan asistennya telah siap di posisi yang telah ditentukan. Setelah senam selesai, dengan iringan musik penutup murid berlarian kecil menuju kelas masing-masing. Jenis senam dan musiknya bisa dipilih dari kelompok yang sudah tampil bagus dan mendapat respon yang bagus dari semua warga sekolah. Sehari sebelum tamu datang dapat dilakukan satu kali gladi resik untuk mempersiapkan flash mob yang mengesankan tamu anda.
  8. Kreatifitas murid mendisain kaos kelas bisa didorong untuk murid-murid yang mampu, kaos kelas tesebut boleh dipakai saat senam pagi gembira bersama, hal ini bisa jadi kegembiraan khas remaja mengusung identitas kelas melalui kreatifitas mendisain kaos kelasnya masing-masing, untuk kelas yang tak mampu bisa saja mengguakan seragam olahraga sekolah.
  9. Libatkan murid untuk mencari alternatif dan kreatifitas lain yang membuat kegiatan senam pagi gembira jadi kegiatan yang terus menerus atau berkelanjutan sepanjang tahun ajaran menyenangkan buat sebagian besar warga sekolah dan melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.

Menurut kamu?


Leave a comment

Anak bandel, orang tua dihukum

motor

sumber:

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQjbAFdC8bFnOUcf1dciaVdZJl-BVEHEJ6qiqQUqodB8fJoSL2m

Masalah pelanggaran lalu lintas dimana pelajar yang belum memiliki SIM mengendarai kendaraan bermotor dan tawuran antar pelajar mungkin masih lama hilang di negeri ini karena tak ada efek jera bagi para pelakunya. Pelajar yang terkena razia atau tertangkap polisi di jalan mengendari kendaraan bermotor tanpa SIM berakhir damai atau paling berat ditilang, setelah denda dibayar maka surat-surat atau kendaraan dikembalikan kepad pemiliknya dan pelajar kembali membawa kendaraan walau belum memiliki SIM.

Para pelaku tawuran yang tertangkap biasanya dibina di kantor polisi, dipanggil guru dan orang tua, menandatangani perjanjian untuk tidak mengulangi lalu dipulangkan, dan jika merek tertangkap lagi biasanya dibina di kantor polisi, dipanggil guru dan orang tua, menandatangani perjanjian untuk tidak mengulangi lalu dipulangkan, tak ada efek jera. Walaupun peristiwa tawuran telah mengakibatkan kerusakan pada angkutan umum atau memakan korban, dengan alasan masih anak-anak … pelakunya tidak dihukum, kecuali jika peristiwanya menjadi sorotan mass media.

Di negara lain, anak-anak yang berusia dibawah 17 tahun dan melakukan pelanggaran hukum maka yang akan dijatuhkan hukuman adalah orang tua dari anak itu (liat disini deh). Jika anak-anak yang bandel, membawa kendaraan bermotor belum memiliki SIM atau melakukan tawuran maka orang tua mereka akan dijatuhkan hukuman denda atau penjara, mungkin akan lebih mendorong orang tua untuk mendidik dan membimbing anak-anaknya agar menjadi warga negara yang baik, menyayangi diri sendiri, dan saling sayang dengan orang lain. Anak-anak mungkin tak akan melakukan pelanggran karena tak mau orang tuanya dipenjara atau didenda karena kelakuannya. Guru-guru dan satpam sekolah tak perlu mengawal muridnya saat pulang sekolah agar tidak melakukan tawuran. Menurut kamu?


Leave a comment

Hello dan Hello

Saya menikmati lagu Hello nya Lionel Richie saat dia pentas tahun 2007


dan lagu Hello nya Adelle saat dia pentas di Grammy award 2017

Membayangkan bisa hadir di konser mereka, ikut nyanyi, merasakan denyut sound system nya, merekam videonya dan selfie dengan latar belakang penyanyinya lalu upload di blog ini.

Apakah nanti di tahun 2027 bakal ada lagu ngetop lags berjudul Hello?, siapakah yang jadi penyanyinya?


Leave a comment

baru beranjak dua digit

Seorang anak sekolah
badannya kurus, kulitnya gelap
berseragam kemeja putih, celana panjang biru
berjalan gontai, tatapan matanya kosong

jari tangan menjepit benda putih 9 cm
dihisap asap dari benda yang dijepit jarinya
segera asap dihembuskan dari mulutnya
dihisap lagi, dihembuskan asap dari mulutnya

umurnya mungkin baru beranjak dua digit
aroma tubuhnya mirip kakek bungkuk 70 tahun
cara berjalannya juga mirip
tapi dengan kecepatan yang lebih karena usia

Saya mau bertanya padanya
apa rasa asap pagi hari
apa kata ayah ibunya
apa kata guru-gurunya

sayang saya harus antar anak ke sekolah
sambil mendekap dan mendoakannya
semoga dia tak hisap asap kelak
setelah mencium sambil bisikkan bahwa saya akan menjemputnya nanti
kami berpisah


2 Comments

Jumlah remaja perokok adalah cermin kegagalan pendidikan

Saya terkenang, sekitar tahun 70-an, ayah saya masih merokok dan rokok di atas adalah salah satu merk rokok yang sering saya lihat di rumah dan banyak dijual di warung-warung  penjual rokok.

Sekarang rokok macam itu tak ada lagi, sudah sangat sulit didapat, hukum dagang yang umum, jika sebuah produk banyak permintaan maka produsen akan terus memproduksi karena pasti laku terjual dan menghasilkan untung, jika tak ada peminat lagi maka perusahaan akan menghentikan produksinya … seperti yang terjadi di negeri paman sam merek rokok dengan simbol koboi tak laku lagi terjual karena harga jual terlalu mahal atau karena kesadaran penduduk negeri itu tentang bahaya yang diakibatkan oleh rokok atau karena penyebab lainnya, dan pabrik rokok koboi itu berhenti berproduksi di negeri sendiri.

Seberapa banyak penjual rokok dekat tempat tinggal kita jika kita tak membelinya maka penjual rokok akan beralih menjual produk lain yang mudah laku terjual. Bagaimana membuat seseorang punya pemahaman yang benar tentang rokok dihubungkan dengan kesehatan, dsb menjadi tantangan pendidikan di keluarga, sekolah dan masyarakat.

Jika di keluarga seorang anak dididik dengan benar dan diberi contoh yang baik oleh keluarga, orang tua tak merokok maka anaknya sejak dini sudah memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Andai di sekolah anak itu mendapatkan pendidikan yang baik termasuk masalah kesehatan dikaitkan dengan rokok maka anak itu akan menjadi remaja yang memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Walau di masyarakat remaja itu terpapar oleh iklan rokok dan tekanan teman sebaya untuk mencoba rokok, dia mampu bertahan tetap tidak merokok karena memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Jika pembeli rokok tak ada maka pabrik rokok akan tutup, pindah ke negara lain yang masih banyak perokoknya, seperti merk rokok di atas yang kini tak ada lagi, maka semua merek rokok pun akan menghilang dari peredaran.

Jika pendidikan di rumah, sekolah dan masyarakat berhasil baik, maka jumlah perokok remaja di negeri ini tak makin banyak. Bisa jadi salah satu potret keberhasilan pendidikan suatu negeri bisa dilihat dari jumlah perokok di negeri itu.

Mungkin sama halnya dengan narkoba, jika semua orang sadar akan bahaya narkoba maka walaupun diberi secara gratis dia tak akan menyalahgunakan narkoba, menurut kamu?


Leave a comment

Public speaking itu penting

Buat minta duit sama ortu, nembak pacar, diskusi di sekolah dan kampus, diskusi di tempat kerja, nasehatin anak, dan masih banyak lagi.

Saya sangat senang jika ada anak muda yang berani bicara di depan teman-temannya, foto di atas adalah dokumemtasi training leadership di MAN 8 Jakarta 11 Maret 2017, lebih lengkapnya silahkan kesini.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari seribu bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.


Leave a comment

Pilihan hidup untuk mati

mati

Seorang wanita penduduk negeri paman besut merantau ke ibu kota mencari pekerjaan, kemudian menikah dengan anak majikannya, beberapa tahun kemudian, setelah memiliki anak, diajak merantau ke negeri tetangga dan entah karena apa wanita itu bercerai dengan suaminya dan tetap mencari untung di negeri tetangga.

Kepada orang tuanya wanita itu mengabarkan bekerja sebagai pelakon sebuah acara reality show atau lucu-lucuan di televisi, yang kemudian membuatnya benar-benar terkenal seperti artis hingga ke seluruh dunia, tetapi dengan tambahan tuduhan membunuh orang.

Apakah wanita itu terlalu bodoh menerima bayaran sekitar Rp. 1.200.000,- untuk menghilangkan nyawa orang lain? Jika kemudian wanita itu dinyatakan bersalah oleh hakim dan dihukum penjara. Bagaimana dengan orang-orang di sekitar kita yang dengan senang hati mengeluarkan uang untuk membeli dan menghisap benda yang membunuh dirinya?

prokok

Apakah orang yang mengeluarkan uang untuk membunuh dirinya sendiri tidak lebih bodoh dari wanita di atas? apakah kelakuannya bisa membuat dirinya ditangkap, diadili dan dinyatakan bersalah telah melakukan perbuatan yang dapat menimbuklan kematian buat diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya? apakah di bisa dihukum? bisa dipenjara? atau karena perbuatannya sendiri mengakibatkan kematian dirinya sendiri (bukan orang lain yang mati) seseorang tak bisa didakwa melakukan pembunuhan?.

Perusahan yang memproduksi dan memasarkan rokok yang bisa membunuh, menyebabkan kematian, apakah mereka bisa dinyatakan bersalah? kemudian diadili dan dihukum?

Kalo kamu memutuskan untuk segera meninggalkan kehidupan? siapa yang bisa larang? soal pilihan cara kamu mati? siapa yang bisa melarang? Lalu, apa artinya pendidikan di sekolah? Menurut kamu?


Leave a comment

Puisi Hoax Kakek 

Cucuku
di negeri paman besut
bayi diajari menghisap rokok
tak ada yang peduli

murid SD merokok di jalan
semua orang seperti tak melihat
tak ada yang peduli

pelajar putri hamil
tak ada kabar dia bersuami
ke sekolah tiap hari berjaket

ujian tinggal beberapa puluh hari lagi
buncit perut semakin tak bisa sembunyi
pelajar dan orang tuanya berkeras ikut ujian
guru-guru terbelah antara yang marah, memaafkan atau membiarkan

pelajar yang beda nomor sekolahnya
saling melempar batu hingga saling bunuh
pendukung berbeda warna kaos bola
saling caci dan lempar kayu

warga yang salah ngomong dipolisikan
warga yang salah nulis dipolisikan
warga yang naik motor tak punya SIM “didamaikan”
warga yang doyan hisap asap berobat digratiskan

Kakek-kakek ngerumpi sambil hisap asep bersama
Badan bungkuk, jalan tertatih, trampil menjepit udud
Sekolah sampai sarjana tak berguna


Leave a comment

Belajar pada Tukang Jamu Gendong

tukang-jamu

Sumber Foto:

http://s1133.photobucket.com/user/imamdwi/media/jamucopy.jpg.html

Kami kenal dengan seorang ibu penjual jamu yang sering lewat rumah kami sejak anak kami baru lahir menawarkan dagangannya; yang utamanya berupa jamu yang ditempatkan pada botol dan disusun melingkar pada wadah seperti bakul yang di gendong di punggungnya dengan diikat kain batik khas daerahnya. Selain jamu, ibu itu juga menjual peyek, kacang kulit rebus atau makanan kecil lainnya hingga batik.

Mungkin sudah lebih dua puluh tahun beliau menjual jamu gendong, berkeliling pemukiman warga pagi dan petang, menjual jamu beraneka rasa dan khasiat, ada yang dijualnya seharga seribu rupiah, anak-anak kecil pun sering mendekat dan membeli jamu dari ibu itu sambil bermain dengan teman sebaya.

Dengan keuntungan seratus dua ratus rupiah, ibu itu dan banyak penjual jamu ainnya di Jakarta pergi jauh merantau ratusan kilometer dari kampung halamannya di Solo Jawa Tengah, mengontrak rumah (mungkin lebih tepat disebut kamar) meninggalkan suami, dan anak-anaknya untuk mencari nafkah.

Kesempatan kumpul dengan suami, anak-anak dan keluarga besar terjadi saat ada hajatan pernikahan, khitanan, kematian atau perayaan  lainnya, termasuk hari raya atau lebaran, biasanya penjual jamu tak terlihat menjajakan jamu di sekitar rumah saya.

Tukang jamu bekerja sambil menikmati suasana Ibukota Negeri, berinteraksi dengan warga Jakarta dan merasakan dinamika kehidupan Jakarta. Sementara anak-anak muda Jakarta terlena, bekerja serabutan dengan upah pas-pasan, penghasilannya habis hanya untuk membayar angsuran sepeda motor, membeli rokok memuaskan kecanduannya, dan tak sempat berfikir untuk bepergian mengeksplorasi keindahan negerinya yang sangat luar biasa, kalau kamu sudah jalan-jalan kemana aja di negeri ini?