Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Puisi Hoax Kakek 

Leave a comment

Cucuku
di negeri paman besut
bayi diajari menghisap rokok
tak ada yang peduli

murid SD merokok di jalan
semua orang seperti tak melihat
tak ada yang peduli

pelajar putri hamil
tak ada kabar dia bersuami
ke sekolah tiap hari berjaket

ujian tinggal beberapa puluh hari lagi
buncit perut semakin tak bisa sembunyi
pelajar dan orang tuanya berkeras ikut ujian
guru-guru terbelah antara yang marah, memaafkan atau membiarkan

pelajar yang beda nomor sekolahnya
saling melempar batu hingga saling bunuh
pendukung berbeda warna kaos bola
saling caci dan lempar kayu

warga yang salah ngomong dipolisikan
warga yang salah nulis dipolisikan
warga yang naik motor tak punya SIM “didamaikan”
warga yang doyan hisap asap berobat digratiskan

Kakek-kakek ngerumpi sambil hisap asep bersama
Badan bungkuk, jalan tertatih, trampil menjepit udud
Sekolah sampai sarjana tak berguna

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s