Blog Pendidik

Tips mengelola kegiatan senam pagi gembira di Sekolah

Leave a comment

senam-smkn-50-jkt

Murid jadi instruktur senam di SMKN 50 Jakarta, 170217

Olahraga adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan oleh semua orang agar tubuhnya selalu sehat. Di sekolah jam pelajaran olahraga murid yang hanya dua jam per minggu tak cukup untuk membuat murid bergerak hingga berkeringat dan bergembira, sehingga warga sekolah bisa sehat jasmani dan rohani.  Senam pagi merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan rutin seminggu sekali atau dua minggu sekali sesuai kesepakatan.

Anda masih ingat sekolah atau tempat kerja anda mengadakan senam pagi gembira, salah satu kesulitan mempertahankan secara terus menerus berkelanjutan atau lumintu kegiatan yang bagus itu adalah masalah ketersediaan instruktur senam yang memandu atau memimpin senam pagi tersebut. Berikut ini ada beberapa tips untuk mempertahankan senam pagi gembira di sekolah.


Murid jadi instruktur senam di SMKN 50 Jakarta, 170217

  1.  Kreatifitas Guru Olahraga, sangat diperlukan untuk mempertahankan keberlangsungan kegiatan gembira ini. Dalam proses belajar guru bisa memberi tugas kelompok untuk merancang gerakan senam dan memilih musik pengiring gerakan senam kelompoknya, salah satu penilaian hasil kerja kelompok murid adalah penampilan mereka di depan semua warga sekolah pada saat senam pagi bersama.
  2. Menyusun jadwal instruktur senam yang menugaskan kelompok-kelompok yang mengerjakan tugas pelajaran olahraga, termasuk mempersiapakn tempat, peralatan, ound system, dsb.  Jika di satu kelas ada enam kelompok, maka sekolah sudah memiliki enam kelompok instruktur untuk jangka waktu enam minggu.
  3. Selain tugas kelompok, guru olahraga bisa memberi tugas perorangan untuk merancang gerakan senam dan memilih musik pengiring, yang penilainnya dilakukan saat senam pagi di lapangan sekolah bersama semua warga sekolah atau setiap murid memperagakan gerakannya diikuti teman sekelas dan diupload videonya ke youtube. Jika di kelas tertinggi di sekolah anda terdapat 100 murid, maka anda sudah punya instruktur untuk jangka waktu seratus minggu. Murid akan berusaha menciptakan gerakan atau mencari contoh gerakan yang bagus di youtube.
  4. Tak perlu mengundang instruktur senam profesional dari luar sekolah, karena memerlukan biaya khusus untuk itu. Sekali waktu, guru olahraga bisa berperan menjadi instruktur untuk semua warga sekolah, dengan iringan musik yang dipilih oleh guru tersebut atau dibantu murid menyeleksi lagu-lagu yang sedang hits sebagai pengiring senam agar lebih memberi suasana gembira saat senam. Anggaran untuk mengundang instruktur sebaiknya dipergunakan untuk meningkatkan kualitas sound system yang manfaatya bisa untuk berbagai kegiatan di sekolah termasuk upacara bendera, dsb.
  5. Dokumentasikan suasana senam gembira di seolah dalam bentuk foto dan video, diunggah ke berbagai platform sosial media seperti intagram, facebook, twitter, blog, website sekolah dan youtube sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang dalam jangka waktu yang panjang.
  6. Berikan apresiasi penghargaan dan hadiah saat upacara awal tahun atau akhir tahun pelajaran kepada murid yang menjadi instruktur senam terbaik sepanjang tahun di sekolah, hal ini akan mendorong murid yang lain untuk berkreasi dan berlomba melakukan kegiatan yang menyehatkan di sekolah.
  7. Tampilkan untuk atraksi sekolah jika ada tamu yang datang berkunjung ke sekolah sebagai sajian flash mob, murid sudah memakai pakaian seragam olahraga sejak berada di dalam kelas, dengan iringan musik pembuka murid berlarian membentuk formasi di lapangan, dimana teman-teman yang bertindak sebagai instruktur dan asistennya telah siap di posisi yang telah ditentukan. Setelah senam selesai, dengan iringan musik penutup murid berlarian kecil menuju kelas masing-masing. Jenis senam dan musiknya bisa dipilih dari kelompok yang sudah tampil bagus dan mendapat respon yang bagus dari semua warga sekolah. Sehari sebelum tamu datang dapat dilakukan satu kali gladi resik untuk mempersiapkan flash mob yang mengesankan tamu anda.
  8. Kreatifitas murid mendisain kaos kelas bisa didorong untuk murid-murid yang mampu, kaos kelas tesebut boleh dipakai saat senam pagi gembira bersama, hal ini bisa jadi kegembiraan khas remaja mengusung identitas kelas melalui kreatifitas mendisain kaos kelasnya masing-masing, untuk kelas yang tak mampu bisa saja mengguakan seragam olahraga sekolah.
  9. Libatkan murid untuk mencari alternatif dan kreatifitas lain yang membuat kegiatan senam pagi gembira jadi kegiatan yang terus menerus atau berkelanjutan sepanjang tahun ajaran menyenangkan buat sebagian besar warga sekolah dan melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.

Menurut kamu?

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s