Blog Pendidik

Pendidikan rusuh ini mau sampai kapan?

Leave a comment

Screen Shot 2017-04-03 at 2.50.48 PM

Screen Shot 2017-04-03 at 2.52.01 PM

Screen Shot 2017-04-03 at 2.53.16 PM

Temen-teman dan sahabat,

Beberapa saat menikmati detik.com saya dibesut peristiwa sejenis diberbagai belahan negeri, yang dilakukan oleh orang-orang terhormat yang menyatakan diri pilihan rakyat, kelompok masyarakat biasa hingga pelajar, semua gemar ricuh, tawuran dan sejenisnya.

Belasan tahun belajar di sekolah, puluhan tahun dididik orang tuanya seperti tak berguna, insting mirip mahluk lain sering muncul dan cenderung berulang lagi. Dimana salahnya sistem pendidikan negeri ini?

Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak terlepas dari adanya peran keluarga, sekolah, maupun masyarakat didalamnya yang biasa dikenal dengan istilah Tri Pusat Pendidikan, yang meliputi: keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tiga badan tersebut memiliki sifat,fungsi, serta peran masing-masing yang mana sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak itu sendiri.

Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karenasebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga.

Andai guru di sekolah sudah bekerja dengan baik jalankan perannya, saat murid berada di jalan mengendarai kendaraan bermotor dimana dirinya belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), orang tuanya membiarkan hal itu terus terjadi, polisi seperti tak melihat, kadang terkena razia hingga ditilang bahkan berakhir damai, membuat murid terdidik salah dlam hal berkendara, seolah membawa motor tanpa SIM itu bukan pelanggaran.

Murid yang tertangkap saat akan melakukan atau sedang melakukan tawuran, hanya didata dan dipulangkan setelah dipanggil guru atau orang tuanya, apalagi sekolahnya tak punya keberanian memberi sangsi atau mengeluarkan dari sekolah, sehingga tak da efek jera dari pelaku, bahkan semakin berani untuk melakukan tawuran yang mengganggu ketertiban hingga menimbulkan kematian.

Mau sampai kapan?

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s