Blog Pendidik

Pendidikan yang mendorong berprestasi di Jakarta

Leave a comment

“SLTA di Jakarta mencari murid SLTP yang berbakat dan punya prestasi dalam berbagai bidang, ditawarkan masuk ke sekolahnya dengan fasilitas seleksi khusus, beasiswa dan sponsor ikut kompetisi di dalam maupun luar negeri. Murid-murid baru didata prestasi dan hobinya, kemudian dikumpulkan dalam satu kegiatan ekskul yang dilatih dua kali seminggu lalu disertakan dalam berbagai kompetisi di dalam maupun di luar negeri

Pada peringatan hari-hari besar tertentu, misalnya ulang tahun sekolah, hari olah raga nasional, dsb diadakan kompetisi berbagai cabang olahraga, seni, dsb yang diikuti oleh murid-murid SLTP bertujuan untuk mencati bakat-bakat baru calon murid di SLTA itu.

Setiap selesai belajar hari senin hingga jumat sekolah ramai dengan kegiatan latihan berbagai unit kegiatan, bahkan pada hari sabtu dan minggu pun anak-anak serius berlatih terutama ketika menghadapi kompetisi atau pementasan. Menginap di sekolah jadi hal yang biasa, karena sekolah menyediakan mess dan fasilitas kamar mandi yang layak.

Dalam empat hingga lima tahun ke depan muncul atlit-atlit nasional dari sekolah-sekolah negeri dan jago lukis, nari, musik, hiphop, stand up komedi, fotografer, dsb, yang masih berseragam putih biru atau abu-abu. Ulang tahun SLTA jadi ajang pementasan semua kegiatan ekskul di sekolah dan lomba-lomba mengundang aktifis ekskul adik-adiknya yang belajar di SLTP untuk diajak masuk ke sekolahnya dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Anak-anak yang tak punya hobi olahraga atau seni didorong untuk aktif di berbagai kegiatan seperti Karya ilmiah remaja, ROHIS (mereka diikutkan lomba MTQ & MHQ hingga ke tingkat dunia), main layangan, main yoyo dan diikutkan kompetisi hingga tingkat dunia atau pelajari soal ujian nasional untuk dapat nilai terbaik se Indonesia, murid yang hobi masak dipersiapkan ikut kontes master chef di dalam dan luar negeri, yang hobi bikin vlog didorong untuk produktif upload vlog di channel youtubenya dan ikut kompetisi di dalam dan luar negeri, murid yang hobi nonton mendapat pelatihan dari ELI SUGIGI untuk belajar jadi koordinator penonton dan jadi profesional di bidangnya.

JADI PROFESIONAL DI BIDANG YANG DISUKAI adalah kata kunci konsep pendidikan di Jakarta, karena semua yang dibutuhkan untuk jadi profesional dalam bidang apapun tersedia di Jakarta, dan anak-anak muda Jakarta jadi kreatif dan punya peran sebagai subjek kehidupan Jakarta, produktif berkarya tak hanya jadi penonton atau pengangguran.”

 

Nurdin: “Maaf Pak, kita sudah sampai di Bandara.”

Oh, maaf pembaca, rupanya saya tertidur dan bermimpi di perjalanan menuju bandara setelah membaca berita di koran tentang tawuran pelajar di saat ulang tahun sekolahnya yang menimbulkan korban jiwa.

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s