Blog Pendidik

Tentang Corat-coret Baju setelah Ujian

7 Comments

Foto di atas diposting oleh murid SMK yang diberi caption begini:

@mridwanfachri:

Ingat yah Adik adikku yg telah menyelesaikan Sekolah nya 3 tahun ini.

Jangan Mencoret coret Seragam sekolah mu karena seragam yg engkau gunakan itu di beli dengan hasil keringat orang tua mu yg ditukarkan menjadi uang.

Hargailah perjuangan mereka walaupun engkau sudah lulus dan tak memakai seragam itu lagi Setidak nya engkau simpan untuk menjadi kenangan yg tak terlupakan. 😇😇

~Muhammad Ridwan Fachri~ @smkn36jakarta

#nocoretcoretseragam
#pernahsekolah
#1tahunyglalu
#smkbisa
#purnaosis
#purnarohis
#purnaKKP
#smkn36jakarta

————————————————-
Seragam yang menemani proses hebatkan diri sayang kalo dicoret-coret trus dibuang, seragam yang berisi kenangan sampah memang sebaiknya dibuang or dibakar.

Di sekolah Ridwan, setiap benda yang menempel di bajunya harus diperoleh melalui perjuangan, pendidikan, kursus, latihan, pencapaian, dsb. Sehingga menjadi sesuatu yang bisa dinikmati kenangan proses pencapaian itu dan tidak pantas jika dicorat-coret atau dibuang.

Kalo kamu?

Advertisements

Author: Dedi Dwitagama

Pendidik yang bermimpi makin banyak anak negeri berani berkompetisi, silahkan mampir ke; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com dan https://dedidwitagama.wordpress.com

7 thoughts on “Tentang Corat-coret Baju setelah Ujian

  1. Iya, kasihan kalo lihat orang tua banting tulang hanya untuk beliin baju seragam untuk anaknya..

  2. Saya juga masih pelajar kelas 2 sma, jadi saya bukan ibu”😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s