Pencitraan Negatif Sekolah

Siapa yang bertugas mengabarkan kabar-kabar baik di sekolah Anda kepada orang tua, Dinas Pendidikan, Pemda, mitra atau masyarakat luas. Medianya bisa leaflet, brosur, poster, koran, majalah, … itu semua jaduuul.

Era digital sekarang mah kabar-kabar baik sekolah harus tiap hari di upload melalui website sekolah, blog, facebook, twitter, instagram, LinkedIn, path, pinteres, steller, youtube, podcast, dsb.

Susaaah? Kalo anak Sekolah Dasar bisa mengoperasikan semuanya hanya dengan menggunakan Hand Phone, maka orang-orang dewasa di sekolah harusnya bisa melakukan itu semua.

Jika pencitraan tak dikelola dengan baik, tinggal tunggu saatnya tiba sekolah anda viral dikabarkan buruk oleh fihak luar, atau akibat unggahan murid, guru dan karyawan yang tak pantas karena tak faham teknik mengelola informasi memanfaatkan media digital. Jika setiap hari selalu mengabarkan kebaikan sekolah dan saat tertentu murid bisa ditugaskan mengunggah tugas pembelajaran di internet menggunakan judul mengandung nama sekolah, maka selamat menikmati jutaaan info kebaikan sekolah anda seperti laut samudra.

Andai ada pemberitaan buruk, itu akan tenggelam diantara jutaan berita postif yang diunggah sebelumnya, seperti jarum satu yang tenggelam di samudra, bagaimana cara mengelola pencitraan sekolah? Ini perlu pelatihan, praktek dan pembiasaan … nanti deh jika pageblak covid ini berlalu saya akan datang ke sekolah anda.

Sekarang nikmati dulu salah satu podcast saya, disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.