Tulisan Pencitraan Sekolah (School Branding) batiba Ngehits

Dear Netizen,

Saya terkejut banget, kemarin Selasa (18/5) tetiba posting saya tentang Pencitraan Sekolah atau School Branding yang saya buat tahun 2016 dibaca oleh 121 netizen, koq sajadi hits gitu, padahal:

  1. Kemarin tuh kan hari libur sekolah di Indo, kenapa pula banyak yang ngebuka posting itu? padahal kan guru” pada libur, kepala sekolah juga banyak yang libur, urusan pagebluk pasti menyita banyak energi mereka kenapa pula batiba tulisan itu banyak yang baca?
  2. Pencitraan sekolah kayanya udah ga jadi menarik lagi kerana guru” dan kepala sekolah udah sibuk dengan tugas-tugas rutin, apalagi buat sekolah negeri, spertinya tak perlu pencitraan lagi karena masih terus menjadi target penduduk negeri untuk bisa masuk di sekolah negeri karena gratis alias tak perlu bayar uang iuran bulanan.
  3. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sebentar lagi berlangsung seolah bakal menghapus citra sekolah atau branding sekolah favorit dengan pola penerimaan zonasi, mengutamakan murid yang tinggalnya paling dekat sekolah untuk diterima tak lagi melihat faktor nilai pada jenjang pendidikan sebelumnya.
  4. Statistik pembaca blog saya pada hari libur, apalagi setelah lebaran itu biasanya sepi sehingga sangat mengejutkan jika kemarin pengunjung blog saya mencapai 204.

Tulisan itu saya posting tahun 2016, kerana keprihatinan akan kurangnya kesadaran pengelola pendidikan terhadap pencitraan sekolah atau school branding, dan masih banyak sekolah yang menjadi target sekelompok orang yang membuat media berbentuk koran, tabloid, majalah, website dengan mencari berita dari sekolah, caranya jika sekolah ingin dimuat berita baik di medianya dikenakan biaya tertentu, andai berita buruk yang diperoleh, orang-orang yang datang ke sekolah memakai kartu pers meminta uang dalam jumlah tertentu agar berita buruk sekolah tidak dimuat di media yang dikelola kelompok mereka.

Kejadian yang viral tahun lalu dimana 64 kepala sekolah kompak mengundurkan diri karena tekanan sekelompok orang yang membuat pencitraan buruk yang belum tentu terjadi di sekolah mereka.

Pencitraan Sekolah atau School Branding sebenarnya tuh ga sulit, begini salah satu contohnya:

Andai anda menjadi guru Sekolah Dasar, anak” kelas 4, 5, 6 sudah bisa memanfaatkan gadget dan menjalankan aplikasi yang diunduh di playstore, jika ada 3 guru yang memberikan tugas satu kali dalam satu semester kepada murid” nya yang harus diunggah di internet memanfaatkan aplikasi seperti: instaram, facebook, twitter, blog, tiktok, youtube, dsb.

Jika total murid 3 kelas itu berjumlah 100 orang, maka selama satu semester ada 300 kabar tentang sekolah dasar itu bertebaran di internet yang terlacak lewat nama sekolah yang ditulis di judul tugas murid” itu. Dalam setahun akan ada 600 kontent.

Untuk anak” SLTP dan SLTA pasti mereka sangat trampil mengerjakan tugas” dengan menggunakan aplikasi. Misalkan di sekolah anda ada 300 murid, ada sepuluh guru yang memberi satu tugas pada satu semester, maka akan ada 3.000 kontent bertebaran di dunia maya, yang dalam setahun menjadi 6.000 kontent menjejali dunia maya lewat nama sekolah yang ditulis murid” pada tugas mereka.

Bayangkan ketika sekolah anda ada 700 murid dan sepuluh guru memberi tugas satu kali selama satu semester, maka akan ada 7.000 kontent di dunia maya yang membuat citra sekolah anda mengindikasikan hal positif, bahwa ada proses belajar yang langsung bisa terlihat oleh semua orang sedunia yang mengakses internet. Setahun kontet sekolah anda jadi 14.000 bahkan bisa jutaan jumlahnya ketika semua guru secara sadar mengemas tugas untuk diunggah ke internet dan berkali-kali sepanjang semester.

Jadi ketika ada sekolmpok orang yang membat berita jelek tentang sekolah anda tak akan terlihat kerana tenggelam oleh jutaan berita atau kontent yang sudah diunggah oleh murid” sekolah anda.

Untuk melihat seberapa sukses pencitraan sekolah anda, coba deh searching nama sekolah anda di google, lihat berapa banyak hasil pencarian yang anda dapat, apakah melebihi 1.540.000 kontent seperti sekolah ini?

Tulisan lengkapnya tentang Pencitraan Sekolah atau School Branding bisa anda nikmati disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.