Sessi Tanya Jawab itu Mendebarkan buat Pembicara

Sebagai public speaker saya sedih jika saat jadi pembicara atau setelah menyajikan materi tak ada peserta yang bertanya. Saya merasa peserta kurang berkenan dengan kehadiran saya dan ingin segera pulang.

Saya juga merasa paparan saya kurang menarik sehingga peserta merasa tak memerlukan info lainnya dari materi saya.

Kadang saya merasa senang bahwa artinya materi saya sudah sangat dimengerti sehingga tak perlu ada yang ditanyakan lagi.

Apakah saya salah, jika menduga peserta tak mengerti semua materi saya sehingga tak harus menanyakan apa?

Ketika saya hadir di suatu forum sebagai audience atau peserta, di akhir sessi seorang pembicara jika tak ada bertanya saya selalu angkat tangan meminta kesempatan bicara untuk bertanya atau menyampaikan sesuatu.

Pertama-tama saya bilang terima kasih atas presentasi yang bagus, walau slidenya copy paste, atau humornya kebanyakan sehingga materinya sedikit.

Setelah itu saya mengomentari materi beliau atau bertanya apa saja yang saya rasa perlu.

Soalnya kasihan dia dicuwekin kalo ga ada yang bertanya di sessi tanya jawab, kalo kamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.