Terpapar Kartini

Screen Shot 2019-04-18 at 11.09.58 AM
Statistik Blog Dedi Dwitagama

Ada fakta menarik pengunjung blog saya seminggu terakhir, posting CARA KREATIF MERAYAKAN HARI KARTINI DI SEKOLAH dikunjungi ribuan pembaca seminggu, terima kasih sekali buat anda yang sudah berkunjung dan menyimak ide kecil saya yang muncul karena keprihatinan panjang, kenapa hari kartini selalu diperingati dengan kebaya, sementara negeri ini banyak sekali suku bangsanya.

Perjumpaan dengan Guru-guru BK Propinsi Banten dan Penggiat anti narkoba,  anggota LSM anti narkoba Banten membawa saya berkunjung ke Serang Timur berdiskusi seru dengan mereka, terima kasih kepada Kepala SBNNP Banten atas kepercayaan dan kerjasama yang baik selama ini, terima kasih kepada staf BNNP Banten yang support sessi saya dan peserta training yang bersemangat mengajukan banyak pertanyaan, semoga bermanfaat.

dwitagama SMAN 42 JAKARTA
di SMAN 42 Jakarta

Foto di atas adalah dokumentasi suasana seru berjumpa dengan guru-guru hebat di SMAN 42 Jakarta membahas Performance dan Etos Kerja Guru, yang bisa disimak lebih lengkap disana.

Anda terpapar apakah? terima kasih telah berkunjung dan komentar, semoga anda dalam sehat dan sukes slalu.

 

Medokumentasikan sendiri

Sekarang, kerja multi tasking sudah jadi hal yang biasa, saat sharing di Surabaya 16 September 2016, Saya merekam video dengan menggunakan HP, langsung posting di Youtube di ruang itu (karena wifi nya bagus), saat closing videonya ditayangkan  … pesertanya senang sekali, semoga bermanfaat, kabar lengkap training Saya bisa dinikmati disini.

Otaknya Kurang, perutnya mlendung & brenti skolah deh

pelecehan-seksual-terhadap-anak-di-cianjur-illustrasi

Saya ngobrol sama kelas yang jumlah muridnya 35, terdiri 34 orang perempuan dan satu pria. Topiknya tentang kehamilan di luar nikah yang terjadi pada anak sekolah, saya tanya mereka apakah penyebabnya?

Jawabanya beragam:
– Kurang perhatian keluarga
– Kurang iman
– Terbawa lingkungan
– Kenakan pakaian yang merangsang lawan jenis
– Sosial media
– Masalah ekonomi
– …

Ada satu jawaban yang menarik perhatian Saya, OTAKNYA KURANG Pak!

Apakah otak kamu cukup?

Bicarakan tentang Pengelolaan Sekolah di twitter

sekolah yang baik, satu hari saja murid tak masuk dg sebab yg tak jelas org tuanya langsung dipanggil wali kelas, kalo ngga sembuh” BK maju

skolah yg muridnya sering ga masuk dibiarin aja, ga punya nilai naik kelas, saat ujian fasti dia & skolah tegang, nyontek & bocoran jd biasa

wali kelas yg baik punya no hape semua org ua murid perwaliannya, shg kl ada apa” bisa langsung kontak, happy deh

coba deh didata, murid yg bandel tu di skolah negeri ga sampe 5%, sharusnya yg lbih banyak bisa lebih mewarnai skolah

kl murid yg 5% bandel itu jadi label skolah di masyarakat, artinya tata tertib skolah ga jalan, guru” cuek & kalah ama murid, ga happy keles

skolah itu kebutuhan murid untuk punya kualitas mas depan yg lbih baik, kalo skolah menjemput anak buat ujian, itu terlaluuuuuu kata Rhoma

wali kelas yg biarkan murid tak masuk beberapa hari sbaiknya diganti krn tak serius urus perwaliannya, efeknya banyak buat murid itu dkk nya

budaya nakal itu mengundang murid yg baik krn mendapat atensi dr skolah, apalagi pake dipajang di upacara, budaya prestasi & kebaikan harus

selalu diekspos, yg dipajang saat upacara harus yg baik yg brprestasi, murid nakal proses di ruang tertutup empat mata, jatuhkan sangsi

sangsi harus tegas ssuai kesepakatan yg ditandatangani murid dan org tua, sgera setelah pelanggaran terjadi, pnundaan bikin basi, jadi pait

hukuman lari keliling lapangan skolah bisa diganti lari ditempat sampe berkeringat, tak da yg lihat, cape pula muridna, tak malu & smg kapok

anak yg keluar atau dikeluarin tak perlu diekspos di upacara krn teman”nya pasti langsung tahu dan menyebar kabarnya dlm tempo singkat

selalu ekspos prestasi & kebaikan” murid” bisa bikin budaya positif di skolah, happy deh

kebiasaan liat yg berprestasi & anak” bagus diekspos pd upacara di lapangan skolah, bikin nafsu yg laen dapat atensi apalagi ada bonus pulsa

murid dapat hadiah pulsa di depan ratusan teman itu rasanya luar biasa walau pulsanya cuma gocap or cepe ceng, apalagi ada yg lagi ditaksir

skolah yg tak peduli masalah anak silahkan tunggu kematian, perlahan memang, bahkan ada yg puluhan tahun, masyarakat bakal ninggalin deh

perbaikan skolah memang ga bisa cepat, tiga tahun baru mulai trasa, tapi amati animo masyarakat, yg masuk pasti main keren, happy deh

kebaikan yg diperlihatkan, dikerjakan & dibiasakan bakal membentuk murid jadi baik, itu tugas sekolah, kenakalan juga gituh .. happy deh

@dwitagama

Penugasan Guru kepada murid secara paperless.

TENGGELAM DI KERTAS
TENGGELAM DI KERTAS

Selamat siang Bapak, Ibu Guru … masih memberi tugas kepada murid dan meminta mereka kumpulkan hasil cetakkan tugas mereka? lalu di kumpulkan di belakang meja kerja anda … dan jika tiap akhir semester anda tidak sempat bersih-bersih maka anda akan tenggeam di lautan kertas dengan milyaran butir debu dan kuman penyakit …

Kertas di buat dari tumbuhan atau pohon, silahkan hitung berapa banyak pohon telah ditebang untuk membuat kertas yang anda gunakan … sebaiknya guru memberikan tugas yang tidak menggunakan kertas atau paperless istilahnya … murid-murid menulis makalahnya di Blog, dilaporkan kepada guru melalui twitter, facebook atau email. Murid paparan direkan dan diupload ke youtube, linknya dilaporkan kepada guru melalui twitter, facebook atau email.

Video di atas adalah tugas kelompok pada pelajaran Bimbingan Konseling – BK dimana murid ditugaskan membuat skenario yang dilanjutkan dengan pembuatan video dan menguploadnya ke youtube. Skenario film tidak perlu ditulis dan dikumpulkan … coba yuuuu.

Program & Materi Pembelajaran Bimbingan Konseling-BK SMKN 50 Jakarta

people_helping_people

Bimbingan dan Konseling berkenaan dengan prilaku, oleh sebab itu tujuan Bimbingan dan Konseling adalah dalam rangka :

1. Membantu mengembangkan kualitas kepribadian individu yang dibimbing atau yang dikonseling.
2. Membantu mengembangkan kualitas kesehatan mentan klien.
3. Membantu mengembangkan prilaku-prilaku yang lebih efektif pada diri individu dan lingkungannya.
4. Membantu klien menanggulangi problema hidup dan kehidupannya secara mandiri.

Menurut Yusuf & Nurihsan (2008) tujuan bimbingan dan konseling yang terkait dengan aspek akademik (belajar) adalah sebagai berikut.

1) Memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif, seperti kebiasaan membaca buku, disiplin dalam belajar, mempunyai perhatian terhadap semua pelajaran, dan aktif mengikuti semua kegiatan belajar yang diprogramkan.

2) Memiliki motif yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat.

3) Memliki keterampilan atau teknik belajar yang efektif, seperti keterampilan membaca buku, menggunakan kamus, mencatat pelajaran, dan memepersiapkan diri menghadapi ujian.

4) Memiliki keterampilan untuk menetapkan tujuan dan perencanaan pendidikan, seperti membuat jadwal belajar, mengerjakan tugas-tugas, memantapkan diri dalam memperdalam pelajaran tertentu, dan berusaha memperoleh informasi tentang berbagai hal dalam rangka mengembangkan wawasan yang lebih luas.

5) Memiliki kesiapan mental dan kemampuan untuk menghadapi ujian.

Apa aja yang bakal kita bahas di Pelajaran BK bisa di download analisis program ded, terima kasih