Late Post: Edisi Kangen Ketemu Kamu … Iya, Kamu

Saat gabut, saya bongkar-bongkar file digital dan menemukan keseruan berinteraksi dengan orang-orang pilihan sejak belasan tahun lalu, miss u much … semoga semua yang ada di foto ini dan semua yang pernah ketemu saya, atau anda yang sedang menikmati blog saya ini dalam keadaan sehat walafiat, stay safe ya guys.

Jejak-jejak sessi saya bisa dinikmati di http://trainerkita.wordpress.com.

Pejuang Gece Math Home Learning, Good Job Guys

Tak lama setelah saya memberi guidance lewat blog ini, anak-anak hebat yang gece (gerak cepat) langsung merespon tugas mtk, mereka adalah: Anissa Khusnul Khotimah, Achmad Zikri, Syakira Rohadatul Aisy, Fadia Ananda Putri, Aprilia Tri Lestari, good job guys … inilah wajah-wajah mereka.

PicsArt_04-20-01.51.15 - Annisaa Husnul Khotimah

IMG_20200428_170902 - Ahmad Dzikri

IMG_20200428_170517 - Syakira Rohadatul Aisy

IMG_20200428_171428_212 - Fadia ananda putri

IMG20200428172522 - aprilia lestari

Penari Kecak Bali

IMG_3957

Tari Kecak juga sering disebut Tari Sanghyang yang dipertunjukkan sewaktu-waktu untuk upacara keagamaan. Penari biasanya kemasukan roh dan bisa berkomunikasi dengan para dewa atau para leluhur yang telah disucikan. Penari tersebut dijadikan sebagai media untuk menyatakan sabda-Nya. Saat kerasukan, mereka juga akan melakukan tindakan yang di luar dugaan, seperti melakukan gerakan berbahaya atau mengeluarkan suara yang mereka tidak pernah keluarkan sebelumnya.

ASAL MULA NAMA KECAK

Wayan Limbak merupakan sosok yang menciptakan Tari Kecak. Pada tahun 1930, Limbak sudah mempopulerkan tarian ini ke mancanegara dan dibantu oleh Walter Spies, pelukis asal Jerman. Para penari laki-laki yang menari kecak akan meneriakkan kata ‘cak cak cak’. Dari situlah nama Kecak tercipta. Selain teriakan tersebut, alunan musik Tari Kecak juga berasal dari suara kincringan yang diikatkan pada kaki penari pemeran tokoh-tokoh Ramayana.

Di dalam lingkaran, para penari lainnnya beraksi. Mereka memainkan tarian yang diambil dari episode cerita Ramayana yang berusaha menyelamatkan Shinta dari tangan jahat Rahwana. Tak jarang, Tari Kecak juga melibatkan pengunjung yang tengah menonton aksi tarian tersebut.

MEMILIKI BANYAK FUNGSI DAN PESAN MORAL
1. MENGANDUNG NILAI SENI TINGGI
Meskipun nggak diiringi musik atau gamelan, tapi Tari Kecak tetap terlihat indah dan kompak. Gerakan yang dibuat para penarinya bisa tetap seirama! Itulah yang membuatnya bernilai seni tinggi dan dicintai oleh para turis. Meskipun turis yang menonton Tari Kecak bukan beragama Hindu, namun mereka tetap senang menonton Tari Kecak. Rasanya seperti ada yang kurang kalau ke Bali nggak nonton Tari Kecak!

2. BELAJAR MENGANDALKAN KEKUATAN TUHAN
Di Tari Kecak, ada adegan di mana Rama meminta pertolongan pada Dewata. Hal itu membuktikan bahwa Rama memercayai kekuatan Tuhan untuk menolomg dirinya. Tari Kecak juga dipercaya sebagai salah satu ritual untuk memanggil dewi yang bisa mengusir penyakit dan melindungi warga dan kekuatan jahat. Dewi yang biasanya dipanggil dalam ritual tersebut adalah Dewi Suprabha atau Tilotama.

3. BANYAK PESAN MORAL
Tari Kecak memiliki cerita mendalam dan menyampaikan pesan moral untuk penontonnya. Seperti, kesetiaan Shinta pada suaminya Rama. Juga Burung Garuda yang rela mengorbankan sayapnya demi menyelamatkan Shinta dari cengkeraman Rahwana. Dari cerita itu, kita juga diajarkan agar tidak memiliki sifat buruk seperti Rahwana yang serakah dan suka mengambil milik orang lain secara paksa.

Sumber: pegipegi.com

Barong Keket Bali

IMG_4089

Barong ket atau biasa disebut barong keket merupakan jenis barong yang paling sering kita jumpai. Hal ini karena barong inilah yang sering dipentaskan saat pergelaran calonarang atau pertunjukan sakral lainnya. Sekilas dari penampilan, barong ini menyerupai singa dan macan.

Jika dilihat dari bentuk badan hingga wajah, barong ini merupakan perpaduan antara macan, singa, sapi, dan naga. Ukurannya juga cukup besar dengan panjang 3,5 sampai 4 meter, dan tinggi 1,5 sampai 2 meter. Wajah barong ini berwarna merah, badannya ramping dengan semacam punduk di dekat kepala.

Bulu-bulunya terbuat dari serat pandan dan ijuk serta memiliki jenggot dengan hiasan bunga kamboja. Badannya juga dihiasi oleh beberapa hiasan dengan cermin kecil. Tari barong ini dimainkan oleh dua orang berposisi depan dan belakang yang biasa disebut juru bapang.

Juru bapang depan bertugas memegang kepala barong dan mengendalikan pergerakan. Sedangkan yang belakang mengikuti juru bapang di depan.

Sumber: bali.idntimes.com

Kangen Bali

IMG_4099
Dokpri, 2010

Tetiba saya merindukan Bali, suara gemerincing logam dan kendang Bali saling bersahutan ditimpahi suara seruling mengisi relung hati, melengkapi pandangan mata menikmati gerakan tari kecak dengan latar belakang senja dan laut di Uluwatu, sebuah tempat yang selalu saya datangi jika berkunjung ke Bali, kalo kamu?

 

Tajen, Adu Ayam Bali

tajen
foto: Dedi Dwitagama, 2010

Pada suatu kunjungan ke Bali, 2010 Saya sempat melewati halaman rumah penduduk Bali yang cukup luas, dimana terdapat beberapa kandang ayam yang merisi masing-masing satu ekor sedang dirawat oleh pemiliknya dengan cara yang tidak biasa, sanagat serius. Rupanya itu adalah ayam aduan yang biasa digunakan untuk sabung ayam atau adu ayam yang di Bali disebut tajen.

Rupanya adu ayam memiliki sejarah panjang di Indonesia, diberbagai daerah, berbeda pulau sejak zaman kerajaan masa lalu sudah ada budaya adu ayam, dan rupanya sampai saat ini kegiatan adu ayam masih sering berlangsung, termasuk di Jakarta, kamu pernah lihat?

Bonus Photografi

Kemarin 220120 saat macet berkendara di fly over Tebet saya memotret awan hitam yang menyelimuti Jakarta siang itu, sekitar pk 14.30 WIB, ada bonus di foto saya seperti awan yang menggumpal, foto kedua adalah foto yang telah diedit secara minimalis, cuma kontrasnya aja, foto pertama adalah foto asli tanpa editing, penampakan apakah itu?

Menikmati Mendung di Jakarta

Fly over Tebet 220120

Lima belas tahun yang lalu saya harus membawa kamera SLR jika ingin memenuhi salah satu hobby saya, dan ketika akan dipublikasikan di flickr, dsb saya harus mengangkat file ke notebook dan mengeditnya.

Kini hanya dengan telepon genggam saya bisa capture foto, langsung upload di instagram, dan blog ini, kalo kamu?

Karya foto saya lainnya bisa dinikmati disini.

Mengabarkan Kerja Bakti di Sekolah

kerja bakti
Foto: http://www.joyojuwoto.com/2018/04/kerja-bakti-di-sekolah.html

Foto di atas bagus, terlihat bahwa warga sekolah sedang melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sementara banyak foto yang mengabarkan kerja bakti berisi orang-orang berjejer berdiri, ada yang memegang alat kebersihan atau hanaya berdiri menghadap lensa kamera, itu bukan foto kerja bakti, tetapi foto orang-orang yang seddang berjejer di lingkungan sekolah tanpa melakukan apa-apa.

Bagaimana cara membuat dokumentasi kerja bakti di sekolah yang baik, berikut ini tips yang dapat anda lakukan, silahkan klik disini.

Menemukan Jejak Digital Dedi Dwitagama di Website Kantor Berita Antara

Screen Shot 2019-12-17 at 10.09.59 AM

Screen Shot 2019-12-17 at 10.10.35 AM

Saya sedang menyiapkan Kaleidoskop tahun 2019 tetiba menemukan jejak digital kehadiran saya di IPB University Bogor Nopember 2019, alhamdulillah … sesuatu bangets rasanya … terima kasih buat BEM IPB University yang kembali bersinergi dengan saya mengulang perjumpaan tahung 2013 dengan materi yang berbeda, detailnya ada disini.

Nikmati reportase training-training saya di blog Trainer Kita, ribuan foto-foto training saya disana, sepuluh ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.600 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

REUNI AKBAR LINTAS ANGKATAN SD MEKARSARI 2019

Berlokasi di Kampung main Cipulir Jakarta Selatan 8 Desember telah dilangsungkan reuni akbar lintas angkatan SD MEKARSARI yang dihadiri sekitar 300 orang alumni dari berbagai angkatan.Saya angkatan lulus th 1976 hadir bersama Sumiyati dan Sri Yuliana, guru-guru yang hadir adakah Bapak H. Mulyana, Bapak H. Emin Muhaemin, Ibu Sri Sunarni, Ibu Maemunah.Berbagai kegiatan berlangsung dalam suasana riang gembira, saling melepas rindu, berbagi kenangan, berfoto ria, dan sebagainya.Terima kasih buat semua anggota panitia yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini, semua semua dalam sehat dan sukses selalu.

reuni akbar sd mekarsari 2reuni akbar sd mekarsari 1

Jika anda alumni SD Mekarsari yang dulu sekolahnya ada di Jl. Sinabung II Kebayoran Baru Jakarta Selatan, silahkan bergabung di Group Facebook Alumni disini.

Mendokumentasikan Kegiatan

DWITAGAMA SMKN 23 JKT
Ngobras di SMKN 23 Jakarta

Foto di atas merupakan salah satu hasil jepretan panitia MPLS SMKN 23 Jakarta yang mendokumentasikan kehadiran saya ngobrol asik (ngobras) bareng anak-anak baru disana Juli 2019, foto di bawah dijepret oleh fotografer profesional @danisetiawan8 saat saya ngobral sama anak-anak SMA se Jakarta Utara Juli 2019, saya berterima kasih sekali boleh meminta spft copy foto=foto yang bagus sehingga bisa saya dokumentasikan di instagram, facebook, blog, dan youtube.

DWITAGAMA SMA JKT UTARA
Foto by: @danisetiawan8

Silahkan nikmati dokumentasi saya:
Foto-foto di Fanpage Facebook,
Foto-foto dan video saya di instagram,
video saya lebih dari 1.500 jumlahnya di channel youtube,
Slide-slide saya di slideshare.

Berani Bertanya itu Hebat

dwitagama dea malela 33
PMI Dea Malela Sumbawa NTB

Saya sangat bahagia jika ada peserta yang berani maju mengajukan pertanyaan atau pendapat, karena kemampuan bertanya dan mengajukan pendapat itu sangat bermanfaat di kehidupan bekerja dan bermasyarakat.

Foto dan Video pada posting ini adalah dokumentasi workshop dan diskusi di Pondok Modern Internasional, PMI Dea Malela Sumbawa NTB, 9 Juli 2019. Kalau kamu hadir di forum saya, nanya yaaa …

DKI Jakarta Juara Umum LKS SMK tingkat Nasional 2018

32332574_2048344601873641_3841582297602064384_n
Robi, SMKN 61 Jakarta Juara 1 Fishery LKS SMK tingkat Nasional di Lombok 2018

Provinsi Jawa Tengah yang menjadi juara umum tahun lalu pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2018 harus rela menyerahkan piala bergilir dan bergengsi di dunia pendidikan kejuruan itu kepada Provinsi DKI Jakarta.

“Selamat kepada para pemenang dan juara umum LKS 2018. Para juara terbaik tahun ini akan dipersiapkan untuk mengikuti World Skill Competition tahun depan di Rusia,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad saat memberikan sambutan pada acara Penutupan LKS 2018 di Lombok City Center, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (11/5).

Berdasarkan siaran pers, Sabtu(12/5), Hamid mengatakan, kegiatan LKS ini merupakan pencapaian tertinggi tingkat nasional bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di masing-masing bidang keahliannya.

Ia menyebutkan, dalam LKS tahun ini terdapat 56 bidang keahlian yang dilombakan. Ajang bergengsi tahunan ini diikuti oleh 1.077 peserta lomba yang merupakan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. Lomba ini juga merupakan salah satu bentuk perhatian besar dari pemerintah terhadap pendidikan kejuruan atau vokasi di Indonesia.

Selanjutnya, khusus untuk para juara yang akan mewakili Indonesia pada WSC nanti, Hamid mengimbau untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensinya mulai sekarang. Pasalnya, Indonesia berada pada peringkat 12 dari 88 negara peserta WSC pada 2017 lalu.

“Target tahun depan pada WSC adalah mendapatkan medali sebanyak-banyaknya dan meningkatkan peringkat Indonesia di ajang itu,” tutur Hamid.

Sementara itu, Direktur Pembinaan SMK Kemdikbud, M. Bakrun menambahkan, secara umum para juri LKS 2018 menilai bahwa ada peningkatan kompetensi peserta yang signifikan pada LKS tahun ini. Tak hanya itu, berbagai dunia usaha dan dunia industri pun turut memberikan hadiah tambahan serta beasiswa bagi para juara dalam lomba itu.

Sumber: http://www.beritasatu.com/satu/492036-dki-jakarta-juara-umum-lomba-kompetensi-siswa-2018.html

Rincian Perolehan Medali Kontingen LKS SMK Provinsi DKI Jakarta :

Perolehan Medali Emas sebanyak 17 medali terdiri dari :
1. Autobody Repair(SMK N 26)
2. Automobile Technology(SMK N 4)
3. Industrial Control(SMK N 26)
4. Plumbing and Heating(SMK N 1)
5. CADD Building (SMKN 26)
6. Mechatronics( SMKN 56)
7.Electronic Application( SMKN 26)
8. Pastry Cook (SMKN 32)
9. Cooking (SMKN 30)
10.Beauty Therapy (SMKN 27)
11.Hotel Accomodation(SMK N 24)
12.Health and Social Care(SMK N 28)
13.Bilingual Secretary(SMKN 15)
14.Nautica Crulse Ship(SMK N 36)
15.Fishery (SMKN 61)
16.Agronomy(SMKN 63)
17.Painting & Decoration(SMK N 58)

Perolehan Medali Perak sebanyak 5 medali terdiri dari:
1.Prototype Modeling
2.CNC Milling (SMKN 5)
3.Wall and Floor Tiling (SMKN 4)
4.Nautica
5.Wood Craft

Perolehan Medali Perunggu sebanyak 3 medali, terdiri dari :
1.Electrical Instalation
2.Graphic Design Technology (SMKN 6)
3.CADD Building (SMKN 52)

Untuk South East Asian Creative Camp (SEA Camp)
Medali Emas : Educational Game Development(SMKN 7)
Medali Perak : Multimedia Augmented Reality (SMKN 6)
Medali Perunggu : Online Tourism Promotion Model (SMKN 27).

Siapa yang punya nama-nama anak hebat yang juara? 

Kangen Sigale-gale

Berkunjung ke Danau Toba selalu menyenangkan buat saya, sekian jam perjalanan mampir di Brastagi yang sejuk, menikmati display buah-buahan dan sayuran di pasar Brastagi sambil blusukan di pasar yang menyegarkan mata, hati dan tenggorokan dengan membeli dan makan buah-buahan yang sangat segar disana.

Saat menyeberangi Danau Toba menuju Pulau Samosir saya sangat menikmati suara pengamen cilik yang beenyanyi di atas kapal feri, menyanyinya serius, pecah suaranya asik di telinga, jika tampil group, dan membuat saya ikut bernyanyi dan bergoyang.

Di Tomok Pulau Samosir saya selalu ingin manortor dan memainkan boneka sigale-gale … horaaaas!!!

Tips Mengelola Piala dan Medali di Sekolah

piala

Ada berapa jumlah piala di sekolah anda?
puluhan, ratusan atau ribuan?
dimanakah disimpan?
di dalam rak di teras sekolah?
di ruang guru dan ruang kepala sekolah?
di berbagai sudut karena jumlahnya sangat banyak

Piala itu pasti diperoleh dengan perjuangan yang susah payah, apalagi prestasi tingkat Nasional atau Internasional, pasti perjuangannya sangat luar biasa, energi yang dihabiskan untuk berlatih, biaya yang dikeluarkan, tenaga yang dikerahkan luar biasa, apalagi jika kompetisi atau pertandingan berlangsung di luar kota atau hingga ke luar negeri.

Setelah piala atau medali itu tiba di sekolah kemudian berubah jadi benda bisu yang seolah tak punya arti, yang bisa merasakan nilai, arti atau bangganya melihat benda itu hanyalah mereka yang terlibat langsung merebut prestasi, sementara warga sekolah yang lainnya tak merasakan arti benda itu. Ketika murid-murid yang berprestasi telah lulus atau guru yang terlibat sudah pensiun dan pindah ke lain sekolah maka piala dan medali seperti kumpulan sampah, yang suatu ketika karena berbagai sebab jatuh, patah, hancur, dsb, benda tersebut akan menjadi penghuni tempat sampah … hilang tak berbekas.

Bagaimana mengelola piala dan medali di sekolah agar tetap hidup dan bisa dikenang dalam waktu yang lama? Silahkan lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Dokumentsikan suasana latihan kelompok ekskul yang akan mengikuti lomba atau kompetisi dalam bentuk foto-foto dan video, upload di blog sekolah dan youtube.

2. Dokumentsikan suasana pelaksanaan lomba kelompok ekskul langsung di lokasi lomba atau kompetisi dalam bentuk foto-foto dan video, upload di blog sekolah dan youtube.

3. Dokumentsikan suasana penyerahan piala atau medali dari kelompok ekskul yang telah mengikuti lomba atau kompetisi kepada sekolah saat upacara di hadapan semua warga sekolah dalam bentuk foto-foto dan video, upload di blog sekolah dan youtube, jangan lupa sertakan nama-nama yang memberi andil meraih prestasi, foto dan wajah mereka pun harus terlihat di blog dan youtube.

Di bawah ini contoh video yang mendokumentasikan piala di SMKN 50 Jakarta.

Contoh reportase atau cerita prestasi yang menyertai piala dan medali juga bisa di simak disini.

Suatu saat, murid-murid yang ad dalam foto dan video di atas akan menjumpai wajahnya dan melihat piala yang diraihnya, murid-murid adik kelasnya yang bersekolah saat ini pun dapat melihat piala dan seniornya yang berprestasi mengharumkan nama sekolah, propinsi atau bangsa dan negara, bagaimana di sekolah kamu?

Mendokumentasikan wajah sendiri

Foto-foto di atas merupakan rekam jejak beberapa presentasi Saya di tahun 2016, reportase lengkapnya bisa dinikmati disini.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.

Mendokumentasikan Wajah-wajah Bergairah

Sebelum dihapus dari harddisk agar menambah ruang simpan teman kerja Saya, foto-foto di atas saya angkat untuk bisa dinikmati semua orang, termasuk Anda, kegiatan di atas adalah dokumentasi kehadiran Saya di kegiatan EDU WATCH – BEM UNJ, di Rawamangun Jakarta Timur 18 April 2015, terima kasih telah berkunjung ke blog Saya, semoga bermanfaat.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.

Kabarkan semua kebaikan walau satu kata atau satu foto, liat deh efeknya

KPK

USB-Active-Facebook-Cover

SOSIAL-MEDIA

Apa hubungan ketiga gambar di atas?
KPK bisa dijadikan contoh bagaimana mengelola kerja dan mengabarkan, ditengah berbagai pendapat keraguan, optimis, cemooh, dsb, KPK terus bekerja menyemangati anggotanya, penyidiknya terus bergembira bekerja hingga membuahkan Operasi Tangkap Tangan, setelah berhasil menangkap pelaku korupsi lalu mengabarkan kepada masyarakat lewat media, kerja lagi, menangkap lagi, mengabarkan lagi … terus bekerja menyemangati anggotanya, penyidiknya terus bergembira bekerja hingga membuahkan Operasi Tangkap Tangan, setelah berhasil menangkap pelaku korupsi lalu mengabarkan kepada masyarakat lewat media, kerja lagi, menangkap lagi, mengabarkan lagi …

Anda bekerja atau menjadi anggota di organisasi apa? kerja aja dalam suka cita, bergembira bekerja bersama teman kerja, kabarkan setiap kerja anda, jika tak punya akses ke wartawan, kabarkan saja secara mandiri lewat sema platform media sosial, yang pada saatnya nanti akan tercium oleh wartawan media mainstream yang akan datang menjumpai anda untuk mengkonfirmasi dan mengabarkan kerja anda di mass media catak dan elektronik.

Kabarkan semua kebaikan walau satu kata atau satu foto, liat deh efeknya.

Endang Sukamti dan Sekolah Kita, LEBIH NGETOP MANA?

we-are-kamtis-and-support-endank-soekamti-1.jpg

Kenal Endang Sukamti?
Search deh di Google,
apa yang kita temukan?
walau kita mengetik nama yang salah
banyak sekali info tentang Band itu
yang didirikan orang-orang kreatif dari Jogjakarta
Group band itu berdiri tahun 2001

Berapa tahun kamu bersekolah?
search deh sekolahmu di Google,
apa yang kamu temukan?
berapa banyak tulisan, foto, video sekolahmu?
tahukah kamu tahun berapa sekolahmu didirikan?
sudah berapa alumni yang lulus dari sekolahmu?
sudah menghasilkan apa saja sekolahmu?
ada apa saja di sekolahmu?

mungkin tak ada yang menuliskan sejarah sekolahmu,
mungkin tak ada yang mendokumentasikan dalam bentuk website
mungkin foto-foto dokumentasi sekolahmu ada di album foto
yang disimpan kepala sekolah di lemarinya
mungkin arsip video-video kegiatan sekolahmu ada di harddisk
tersimpan di komputer sekolah

Kenapa sekolahmu yang lebih tua dari sukamti tak terkenal?
Apakah kamu,
guru-gurumu,
keryawan sekolahmu,
kepala sekolahmu,
alumni sekolahmu,
dan pemerintah daerahmu
tak mensupport sekolahmu?

Padahal,
mendokumentasikan sejarah,
foto,
video,
di blog,
instagram,
dan youtube
semuanya gratis.

Dahsyatnya dokumentasi di era digital

  

Ketika Saya mengamati statistik blog ini, Saya menjumpai tagline  MOTIVATOR PENDIDIKAN, dan ketika Saya search di Google bertemu dengan dokumentasi REPUBLIKA ONLINE yang mewawancarai Saya beberapa tahun lalu, ternyata dokumentasi itu masih terus bisa dinikmati hingga kini, berapa banyak dokumentasi diri Anda, Sekolah atau Institusi tempat Anda bekerja yang bisa dinikmati hingga kini bahkan oleh orang-orang sedunia, di Youtube Saya menitipkan ratusan kenangan aktifitas Saya, silahkan dinikmati.

Menyeleksi foto” dari http://trainerkita.wordpress.com


Ratusan foto-fota training saya yang saya dokumentasikan di Blog TRAINER KITA Saya seleksi beberapa dan Saya posting disini sebelum Saya hapus dari harddisk Saya, supaya ruang kerja notebook Saya masih leluasa untuk bekerja di tahun 2016.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.

Menikmati menu baru sajian foto WordPress


Terima kasih wordpress yang terus berinovasi memberi pelayanan buat para blogger, semoga terus eksis memberi manfaat, terima kasih juga kepada para pembaca yang setia berkunjung ke blog ini hingga sepuluh tahun perjalananya.

Menikmati Pemancing dan Bayangan di Danau UI Depok

dwitagama danau UI
Mengantarkan buah hati kuliah ke UI di Depok, Saya selalu berusaha untuk mampir menikmati panorama Danau UI dan kesibukan para pemancing, sayang sekali saat browsing siang ini, cerita Danau UI di google lebih banyak yang tak sedap dibaca, Saya mah menikmati sedapnya pantulan bayangan gedung di danau dengan kamera HP lalu mengunggah ke instagram, bagaimana dengan Anda?

MOS – MOPDB SMKN 36 Jakarta bekerjasama dg Tentara, good job guys

                  

 

Lewat instagram, twitter, dan fanpage facebook OSIS SMKN 36 Jakarta Saya berkomunikasi tentang masa orientasi siswa baru disana yang mendapat dukunan Tentara seperti yang sudah dilakukan pada tahun-tahun yang lalu, good job guys.

Berkunjung ke Kantor Jawa Pos di Jakarta


Bekerja dengan penuh tanggung jawab sambil menikmati dinamika yang terjadi, mensyukuri nikmat yang ada, memperbaiki diri jika ada yang perlu ditingkatkan, mendokumentasikan dalam bentuk foto, tulisan, video, diunggah di blog, facebook, instagram, youtube, dsb.

Ternyata berbagai kegiatan, celoteh, dokumentasi diperhatikan oleh jurnalis dan membuat saya mendapat kehormatan berkunjung di Graha Pena Jawab Pos di Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada hari Sabtu lalu, untuk sebuah wawancara.

Alhamdulillah, terima kaaih kepada Mba Puji dan manajemen Jawa Pos yang berkenan memilih saya sebagai pendidik yang aktif melakukan pemberdayaan profesi guru & melakukan upaya-upaya yang tak biasa dalam mendidik anak negeri, dikabarkan bahwa tulisan akan terbit setelah Lebaran, semoga bermanfaat.