Category Archives: Foto

Sessi Tanya Jawab itu Mendebarkan buat Pembicara

Sebagai public speaker saya sedih jika saat jadi pembicara atau setelah menyajikan materi tak ada peserta yang bertanya. Saya merasa peserta kurang berkenan dengan kehadiran saya dan ingin segera pulang.

Saya juga merasa paparan saya kurang menarik sehingga peserta merasa tak memerlukan info lainnya dari materi saya.

Kadang saya merasa senang bahwa artinya materi saya sudah sangat dimengerti sehingga tak perlu ada yang ditanyakan lagi.

Apakah saya salah, jika menduga peserta tak mengerti semua materi saya sehingga tak harus menanyakan apa?

Ketika saya hadir di suatu forum sebagai audience atau peserta, di akhir sessi seorang pembicara jika tak ada bertanya saya selalu angkat tangan meminta kesempatan bicara untuk bertanya atau menyampaikan sesuatu.

Pertama-tama saya bilang terima kasih atas presentasi yang bagus, walau slidenya copy paste, atau humornya kebanyakan sehingga materinya sedikit.

Setelah itu saya mengomentari materi beliau atau bertanya apa saja yang saya rasa perlu.

Soalnya kasihan dia dicuwekin kalo ga ada yang bertanya di sessi tanya jawab, kalo kamu?

Pernah distoryin Teman?

Sumber bahagia tuh bisa datang darimana saja. Gegara dimention dan lihat story instagram teman bahagianya luwar biasa.

Ternyata, perjumpaan sebelas tahun yang lalu masih dikenang dan dituliskan jadi story. Jika saya tak salah ingat, saya beejumpa dengannya saat berbagi pengalaman di sebuah perguruan tinggi di Jakarta. Makasih banget kamu masih memgenang kalimat saya saat itu dan kamu tulis jadi kontent di story kamu.

Saya bahagia dan terdanjung, kalo kamu?

Menghilangkan Backround Foto

Hari ini saya belajar menghilangkan backround foto dari murid jurusan Multimedia SMKN 50 Jakarta, makasih banget Guys.

Dibwah ini hasil belajarnya.

Anda tertarik untuk mencoba? silahkan klik disini.

Nasi Jamblang Pelabuhan Cirebon

Selain makanannya yang khas, saya suka dengan penampilan pengamen disana, nyanyi dan musiknya enak menemani saya makan dan istirahat, kalo kamu?

SMKN 50 Jakarta dari Lensa Wide

Salah satu yang saya nikmati di SMKN 50 Jakarta adalah mengcapture suasana upacara dengan menggunakan berbagai mode pemotretan dan jenis lensa.

Kali ini saya mencoba lensa wide di HP saya saat upacara Hardiknas 12 Mei 2022, keren ga?

Membersamai BNN DKI Jakarta ngasih Materi Mengelola Perasaan & Komunikasi efektif

Seseruan bareng anak” hebat @smkn9_jkt menemani @infobnn_prov_dkijakarta membuat badan makin sehat kerana kita ga pake narkoba … saya menguatkan soft skill mereka buat meraih sukses, kabar lengkapnya klik link di bio, cerita lengkapnya bisa dinikmati disini, ada kamu?
.
.
Dicapture oleh fotografer kuwereeen @andrikosw, thx bro

Seseruan bareng Nak Anak Hebat SMKN 9 Jakarta

Cocopitan sudah mulai mereda, saya kembali menikmati kemewahan berjumpa dengan anak” hebat SMK 9 Jakarta meningkatkan soft skill pencegahan penyalahgunaan narkoba, berita lengkapnya ada disini.

Memotret Awan di SMKN 50 Jakarta

Begitu cara menikmati upacara di sekolah, kalo kamu?

Kondangin Netizen

Saya ga usah nunggu sessi foto, sesaat sebelum sungkem pengantin pria mendekat ke saya, lalu saya kasih ucapan selamat dan selfi sejenak, langsung tayang di instagram deh, kalo kamu?

Kursi Bioskop

Zaman saya kecil ruang ini disebut bioskop. Kalo zaman kamu?

Pempek & Kacang

“Karacang … karacang … karacang …”

Bagi anggota Roker (Rombongan kereta) Rangkas Bitung Tanabang sudah terbiasa memdengar kata” itu sepanjang perjalanan.

Itu jadi sepertu musik untuk menemani lelap sejenak sepanjang perjalanan atau tawaran snack sehat ala emak” kampung yang cari nafkah di atas rel baja sejak subuh.

Awalnya saya kira pempek selalu digoreng, ternyata warga negara pempek menyantapnya tak digoreng dulu, mungkin mereka tahu bahwa minyak tak sehat buat awak, dan harga minyak bikin tidur tak nyenyak.

Cuka pempek ternyata di nagri asalnya tak disiram ke pempeknya tetapi di uyup atau diseruput kaya minum teh gituuu.

Kalo kamu?

Kolam Ikan Dewa di Cigugur Kuningan

Lokasinya di Cigugur Kuningan Jawa Barat, kolam besar isinya ikan-ikan besar, terlihat mirip ikan mas, tak ada yang mancing, tak dikonsumsi, banyak cerita yang melegenda tentang ikan itu.

Latar belakang kolam banyak pohon yang besar berusia ratusan tahun, mau kesana? Googling aja deh lokasinya.

Ketemu Teman SD MEKARSARI dan SMPN 19 Jakarta

Di kedua foto itu saya bersama teman SD Mekarsari angkatan lulus 1976 dan SMPN 19 Jakarta tahun 1980, saat halal bi halal smp 19 di Kompleks UT pondok cabe, 220522 … kalo kamu?

Saya dan Screen

Saat scrolling album foto di HP saya banyak menemukan foto dekat screen, saya display disini aja deh.

Info lengkap jejak-jejak saya bisa dilihat disini, ada kamu di foto itu?

Masjid Al Marzukiyah Cipinang Muara Jakarta Timur

Foto-foto di atas saya urutkan mulai dsri yang paling lama sampai yang terbaru, foto teras luar masjid. Kamu pernah sholat disana?

Masjid Baiturrahman Banda Aceh

Saya selalu kangen kesini, kalo kamu?

Penikmat Daun

Saya penikmat daun, di dalam pot pohon yang biasa saya sebut pisang-pisangan tumbuh kerdil sekitar 40 cm tingginya.

Saya minta tolong mamang perawat kebun untuk memindahkan sebagian ke sudut taman yang ternyata pohon itu tumbuh luar biasa, sekitar dua meter tingginya.

Kemudian saya coba pindahkan dan tanam sendiri di sudut taman lainnya dengan harapan bisa tumbuh hingga dua meter, apakah bakal sukses usaha saya? Menurut kamu?

Masjid Baiturrohman Belawa Lemah Abang Cirebon

Suasana sholat ied di Masjid Baiturrohman 0205 jamaah memenuhi 3 lantai masjid dan lapangan di belakang masjid serta jalan di samping masjid.

Saya sholat ied disana, kalo kamu?

Empat Generasi

Empat generasi, dari buyut Toto E. Sastrasuanda sampai cicit Dirga.

Lebaran itu bisa jadi momentum buat ngumpulin keluarga besar keluarga kami dari Aki Emon Subang dan Mbah Karsodikromo Jogja generasi Nini sampe Cicit.

Kali ini settingannya untuk keluarga yang tinggal di Jabotabek, terkumpul lebih dari 50 orang … dramanya banyak banget.



Ada yang langsung cair karena sudah sering ketemu, ada pula yang tergagap kerana puluhan tahun tak jumpa, ada anak yang bertanya itu pakde, bude, om, tante siapa, dimana rumahnya, dst.

Zaman orang tua dulu mah suka ngadain arisan, sekarang susahnya ajigila … kami suka iseng ngumpulin orang” yang ulang tahunnya berdekatan untuk kami doakan bareng” dengan berkumpul di salah satu rumah dan membuka kesempatan or menawarkan pilihan menu yang bisa dibawa untuk dinikmati bareng.

Kalo ada yang berkenan mensponsorin biasanya selalu ada yang membawa bonus hampers buat semua atausebagian yang dituju, kalo kamu?

Generasumi Cucu

Lokasi Liburan & Lebaran Kami

Disini saya dan keluarga mengisi hari libur dan lebaran, rumah kediaman orang tua kami di Lemah Abang Cirebon, kalo kamu?

Foto Lebaran

Lebaran itu bisa jadi momentum buat ngumpulin keluarga besar keluarga kami dari Aki Emon Subang dan Mbah Karsodikromo Jogja generasi Nini dampe Cicit.

Kali ini settingannya untuk keluarga yang tinggal di Jabotabek, terkumpul lebih dari 50 orang … dramanya banyak banget.

Ada yang langsung cair karena sudah sering ketemu, ada pula yang tergagap kerana puluhan tahun tak jumpa, ada anak yang bertanya itu pakde, bude, om, tante siapa, dimana rumahnya, dst.

Zama orang tua dulu mah suka ngadain arisan, sekarang susahnya ajigila … kami suka iseng ngumpulin orang” yang ulang tahunnya berdekatan untuk kami doakan bareng” dengan berkumpul di salah satu rumah dan membuka kesempatan or menawarkan pilihan menu yang bisa dibawa untuk dinikmati bareng.

Kalo ada yang berkenan mensponsorin biasanya selalu ada yang membawa bonus hampers buat semua atausebagian yang dituju, kalo kamu?

Gedung Pegadaian Lemah Abang Cirebon

Gedung Pegadaian Lemah Abang … blendesnya kerasa bangeeets, saya selalu ingin motret saat lewat sinih, kalo kamu?

1 Mei 2022.

Masjid Baiturrahman Banda Aceh

Siang dan malam, Desember 2021.

Siap Beraksi Lagi

Pandemi mulai mereda undangan ngamen sudah mulai banyak, setelah Lebaran siap buat seseruan lagi, kalo kamu?

400 Hari Posting Blog Tanpa Henti

Beberapa hari lalu saya dapat notif dari wordpress seperti screenshoot di atas, 400 hari posting tanpa henti, koq bisa?

Ya bisa ….. itu faktanya, bagaimana caranya?

Saya menulis apa saja yang ingin saya tulis dengan bahasa yang saya suka, tak perlu gunakan ejaan sempurna, karena saya sedang tak menulis karya ilmiah.

Jika idenya berawal dari fikiran hasil mengamati situasi atau efek bacaan di mass media dan blogwalking … saya tuliskan aja dan melengkapi dengan foto or video yang sesuai dengan posting.

Jika saya memiliki foto atau gambar, saya membuat tulisan menceritakan foto atau gambar itu. Seperti tulisan ini, berawal dari screenshoot notifikasi dari wordpress di atas menjadi satu posting yang sedang anda nikmati ini.

Saat ada waktu, misalnya ketika saya menunggu istri belanja atau saat menjemput anak di sekolahnya saya menulis beberapa artikel yang dipublish dalam beberapa hari ke depan, setiap hari saya menerbitkan satu artikel.

Tulisan yang anda baca ini sudah saya tulis beberapa hari yang lalu tetapi saya publish untuk tanggal 7 Mei 2022. WordPress menyediakan fasilitas penjadwalan posting anda akan diterbitkan kapan saja.

Terima kasih anda telah berkunjung memberi tanda bintang atau menyukai posting saya dan berkomentar, saya akan berkunjung ke blog anda dan melakukan hal yang sama.

Stay safe.

Tiga yang Hits di Banda Aceh

Berkunjung ke Banda Aceh saya selalu berusaha berkunjung ke tiga tempat di bawah ini:

Masjid Raya Baiturrahman, bisa membuat saya betah berjam-jam disana karena sangat nyaman. Setelah sholat, saya biasa mojok dimana saja sambil zikir atau baca-baca doa apa saja.

Jika waktu sholat berikutnya masih lama saya keluar masjid karena banyak resto dan toko-toko.

Pantai, ada banyak pantai yang bisa dijunjungi, foto di atas adalah pantai di pulai weh, pantai loknga juga indah dikunjungi.

Silahkan pilih pantai untuk menukmati sun set atau sun rise, tanyakan pada warga di pantai apa yang anda bisa dinikmati, atau googling aja deh.

Kedai kopi, sangat banyak di Banda Aceh, banyak juga pilihan jenis kopi dan makanan yang bisa anda nikmati.

Kapan terakhir anda ke Aceh?

Anjing”an dan Goblog”an

Idup tuh sejatinya tumbuh, berkembang, berbuah, tua dan mati … kalo cuma jago anjing”an & goblog”an smntara ga ada prestasi or kebisaan sedikit pun mah mending bubar aja dari bumi, kerana bokap nyokap kita bakal ga ada, trus elo yakin kalo elo bisa idup mandiri?

Muslim Traveler

Saat sholat ied di Masjid Baiturrohman Desa Belawa Lemah Abang Cirebon 0205 Saya melihat seorang pria yang berkain sarung tenun Lombok NTB, kemejanya bercorak naga dan ornamen Cina, sorban dan kopiahnya dari Saudi Arabia.

Tampaknya beliau adalah seorang muslim traveler yang sudah melakukan perjalanan ke Lombok, Cina hingga ke Saudi Arabia dan mampir sholat ied di Cirebon, kalo kamu?

Pleciden Inyong Becanda baeee

Foto: tempo.co

Bapakke bcanda baeee, kek nembe dadi pleciden rong dino … kapan wis meh spuluh taun, aja kaya kuwe laaah …. sapa sing nyoblos dewekkeee?
.
.
.
Bapakke lali tah kalo megang gembok karo kunci, kan mestine ngerti apa” bae sing metu karo mlebu, koq gumun kaya kuweee .
.
.
.
Uwis tah aja bcanda bae … digarap gelis lah pak, sapa tau rong taun iso beres kabeh ora nana impor jagung, beras, garem, besi, baja, pupuk, serelia, … jangan” bapakke ora ngerti akeh impor klambi bekas, … aja kek kuwe lah paaaak! Inyong cape ndelengeeee 😭😭😭😭😭🥱

Batu Akik

Dokpri

Sejak 2005 saya suka main ke pasar batu akik di rawa bunga depan stasiun kereta jatinegara jakarta timur. Saya senang dengan suasana pasar yang tenang, nyaman, aman dan bersih.

Pasar batu akik itu tenang mungkin karena para pedagang dan pembeli batu akik sama-sama sedang menikmati kilau dan warna-warni batu akik.

Pedagang menikmati sambil merapikan display dagangannya dan menyapa pengunjung yang datang. Pengunjung melihat-lihat, memilih yang sesuai selera, menentukan logam pengikat dan ukurannya, lalu tawar menawar … jika harga disepakati maka berpindah tanganlah batu akik itu.

Saya punya tiga set penyimpanan batu akik, foto di atas salah satunya. Saya tak hafal semua nama batu akik koleksi saya.

Batu-batu itu saya pinang saat saya singgah di Ternate, Ambon, Martapura, Aceh, atau hasil mampir ke pasar batu akik rawa bunga, serta dimana saja saat ada job dan kulineran ketika berjumpa dengan pedagang batu akik saya suka singgah, ada juga peninggalan almarhum ayah saya, kalo kamu?.

Pin Mengganti Penjepit Dasi

Dulu saya senang memakai lenjepit dasi yang bentuknya persegi dengan rantai halus dihubungkan ke kancing kemeja. Tapi si rantainya ga kompak, sering patah atau putus sehingga hanya tinggal batang perseginya.

Penampakan dasi jadi seolah terpotong oleh garis tebal warna emas atau silver, buat saya dasinya jadi tidak utuh alias terbelah atau patah gitu …

Ada pin nganggur di box penyimpan asesoris saya aplikasikan di dasi, kereeeen … pinnya jadi assesoris yang tak merusak penampakan dasi dan jadi pemanis. Pin yang bulat itu sudah menemani saya belasan tahun, tampaknya dia sudah lelah.
.
Kali ini saya sedang kesengsem dengan pin memorabilia film sihir anak-anak yang mendunia itu … kalo diamati secara detail kamu tahu deh … pin apa di dasi kotak-kotak itu.

Saya mulai terima banyak undangan lagi, kayanya bumi sudah sehat sekarang, pernik” kecil ini harus dipersiapkan agar lebih joss gandoss ketika beraksi empowering people, kalo kamu?
.
.
Link jejak” berbagi ada di sini.

Foto Dedi Dwitagama

Saya sering diminta foto untuk berbagai keperluan poster, flyer, artikel majalah, dsb, seperti contoh di bawah ini:

Kepada teman-teman yang meminta foto saya sering saya persilahkan googling, karena sudah cukup banyak foto saya terpampang di google, atau silahkan pilih foto-foto saya di bawah ini:

Jika masih ingin mencari foto saya lainnya agar sesuai dengan disain anda, silahkan googling nama saya, atau klik disini.

Toge Goreng yang Direbus di Rawamangun

T: “Bang, kenapa namanya toge goreng?”
J: “Karena minyak lagi mahal Pak”
T: “Lah, kan sudah sejak dulu toge goreng direbus?”
J: “Wah, saya ga tau Pak, Bapak mau beli toge goreng pake mi dan lontong Pak?”
T: “Saya mau toge goreng aja ga pake mi dan lontong, karena di tulisan itu abang cuma jualan toge goreng, ga jualan mi goreng dan lontong goreng”
.
Kalo kamu?

Penampakan

Penampakan dia cuma selembar, tapi memorinya menancap dalam di puluhan orang, dan disemaikan pada ratusan anak didik untuk memperbaiki generasi.

Jika mau lihat sertifikat dan plakat-plakat yang lainnya silahkan mampir kesini. Never stop empowering people … kalo kamu?

Patung Dirgantara

Monumen Patung Dirgantara atau lebih dikenal dengan nama Patung Pancoran adalah salah satu monumen patung yang terdapat di Jakarta. Letak monumen ini berada di kawasan PancoranJakarta Selatan.[1] Tepat di depan kompleks perkantoran Wisma Aldiron Dirgantara yang dulunya merupakan Markas Besar TNI Angkatan Udara. Posisinya yang strategis karena merupakan pintu gerbang menuju Jakarta bagi para pendatang yang baru saja mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Ide pertama pembuatan patung adalah dari Presiden Soekarno yang menghendaki agar dibuat sebuah patung mengenai dunia penerbangan Indonesia atau kedirgantaraan. Patung ini menggambarkan manusia angkasa, yang berarti menggambarkan semangat keberanian bangsa Indonesia untuk menjelajah angkasa

Teringat Kerupuk di Rumah

Saat mampir makan di banyak tempat ada disediakan kerupuk untuk menemani bersantap, karena kerupuk selalu cocok melengkapi apapun menu pilihan saya.

Tapi saya selalu enggan mengambil kerupuk di resto karena selalu teringat stok kerupuk di rumah.

Menikmati kerupuk di rumah rasanya beda, karena selalu fresh, enak banget, garing kriuk-kriuk baru diproses saat diantar ke rumah oleh penjual kerupuk langganan saya, kalo kamu?

Di dalam & di luar Masjid Baiturahman Banda Aceh

Selalu senang berkali-kali mengunjungi masjid ini, Desember 2021.

Manekin Dilupain

130222

Dulu dia dibikin
Bajunya dipakein
Berjalan tak, dipindahin
Banyak orang ngeliatin

Sekarang ga dipeduliin
Bareng sampah dibiarin
Panas hujan dia tetap dingin
Kalo kamu ketemu mau ngapain?

Arsip

Ternyata salah satu fungsi blog buat saya adalah menitipkan arsip dokumen-dokumen perjalanan empowerung people, seperti dua lembar kertas di atas, kalo kamu?

Serokan Ikan Menghasilkan Uang

Kerasnya hidup di Jelardah membuat orang jadi kreatif, alat seeok buat mencari ikan dirubah fungsi untuk menyerok uang. Mereka yang biasa menyerok ikan di kali atau sungai biasanya harus mengumpulkan ikan hasil serokannya dan menjualnya unruk dirukar dengan uang.

Di Jekardah serokan langsung menghasilkan uang walau harus melawan panas matahari yang menyengat, mereka mengenakan baju lengan panjang dengan penutup kepala. Debu dan polusi dilawan dengan menggunakan masker atau penutup mulut dan hidung, dan itu dilakukan selama berjam-jam.

Cuaca hujan membuat mereka harus berhenti kecuali ada jas hujan yang menutupi badannya. Apakah itu kreatifitas atau keterpaksaan?