Blog Pendidik


Leave a comment

Kegiatan Ekskul Sekolah didukung Sponsor

Video di atas merupakan salah satu contoh pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler yang didukung sponsor, produknya bisa apa saja, perusahaan datang dengan cara diundang atau tiba-tiba datang tanpa undangan, agar bisa sukses dari kedua fihak, sekolah maupun perusahaan itu perlu kreatifitas ide sekolah dan perencanaan yang baik dari kedua belah fihak.

Bagaimana di sekolah kamu?

Advertisements


1 Comment

Identitas Digital

Awal tahun 2000-an punya identitas dilengkapi no telepon dan fax sudah cukup untuk dibilang keren atau modern, di tahun 2017 identitas seseorang atau lembaga dilengkapi dengan beragam akun seperti email, WhatsApp, line, instagram, website, facebook, path, website, blog, dsb.

Zaman dulu telepon dan fax anda hanya pasif menunggu orang lain yang menghubungi anda atau lembaga anda, kini akun-akun anda secara aktif mengabarkan apa saja yang sedang berlangsung di rumah anda atau lembaga anda.

Pada foto di atas adalah identitas dari sebuah resto yang dicetak di lunch box dan identitas sebuah majalah terkenal negeri ini.

Sekolah masa kini yang canggih punya jejak di berbagai akun yang dikelola secara serius sehingga murid, orang tua, guru dan semua stakeholder mengetahui kegiatan-kegiatan dan kabar terkini dari sekolah.

Bagaimana dengan dirimu, sekolahmu atau lembaga dimana kamu berada?


Leave a comment

Public speaking itu penting

Buat minta duit sama ortu, nembak pacar, diskusi di sekolah dan kampus, diskusi di tempat kerja, nasehatin anak, dan masih banyak lagi.

Saya sangat senang jika ada anak muda yang berani bicara di depan teman-temannya, foto di atas adalah dokumemtasi training leadership di MAN 8 Jakarta 11 Maret 2017, lebih lengkapnya silahkan kesini.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari seribu bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.


Leave a comment

Pelajar ikut DEMO, bagaimana sikap SEKOLAH?

massa-demonstrasi-4-november-2016-oleh-berbagai-kalangan-umat-islam_20161105_205449

Demonstrasi 4 Nopember 2016 yang ditengarai menjadi demo dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang negeri ini ada berlangsung sukses walau ada sedikit huru hara di malam hari, apakah ada pelajar yang ikut serta demo didalamnya?

161114133751-01-student-anti-trump-protest-1114-super-tease

Kemenangan Trump di pemilihan presidan Amerika diprotes warganya termasuk pelajar SLTA disana, apakah di Indonesia bakal terjadi juga? Pelajar ikut demo menyarakan pendapatnya tentang pemimpinnya.

Apa yang dilakukan sekolah?
– Menghimbau murid agar tak ikut serta?
– Melaporkan nama-nama yang tak hadir hari itu?
– Memanggil orang tua?
– Memberikan sangsi pelanggaran?
– Mengumpulkan murid yang ikut demo memberi arahan?
– Membiarkan, karena itu hak warga negara?
– Melatih cara orasi yang baik?
– Melatih respon keadaan darurat jika terjadi rusuh?
– Pura-pura tak tahu?

Menurut anda?


Leave a comment

Kepala Sekolah era Digital

Seorang Guru sangat terinspirasi oleh Kepala Sekolah saat dia bersekolah di SMP Negeri di kotanya, karisma kepala sekolah dia begitu hebat, kemampuan bicara saat upacara di lapangan sekolah amat mempesona, kegiatan belajar terasa bergairah saat itu, kegiatan ekskul sangat giat, banyak sekali prestasi, sekolah sering diundang untuk kompetisi atau demonstrasi serta pentas-pentas di tingkat kabupaten, propinsi hingga nasional, guru-guru sangat respek pada beliau, murid sangat akrab dan selalu berebut jabat tangannya ketika berjumpa beliau.

Akhir-akhir ini, murid SMP yang telah jadi guru itu kangen sosok kepala sekolahnya, saat ada kesempatan dia berkunjung ke SMP almamaternya dan bertanya tentang kepala sekolahnya dulu kepada guru dan karyawan yang dia jumpai di sekolahnya, tapi sayang sekali … tak ada yang tahu dimana kini kepala sekolah hebat yang pernah memimpin sekolahnya.

Dengan telepon genggam dia browsing di google nama kepala sekolahnya, berharap ada jejak informasi, foto dan video kepala sekolah yang hebat itu … tapi ternyata guru itu tak menjumpai info, foto atau video orang yang menginapirasinya, kemanakah beliau?

Ketika ada kesempatan mengikuti seleksi calon kepala sekolah, Guru itu  mendaftarkan diri dan ternyata lulus, hingga dilantik menjadi kepala SMP Negeri di daerahnya.

Bercermin pada kehilangan dirinya tak bisa menemukan jejak kepala sekolahnya yang hebat dahulu, sejak awal menjadi kepala sekolah dia menugaskan guru dan karyawan untuk memberitakan kebaikan yang terjadi di sekolah, anak dan guru yang berprestasi, kegiatan ekatra dan intra kurikuler, profil guru, murid, karyawan dan segala sesuatu tentang SMP yang dia pimpin.

Berita di posting di website sekolah, blog sekolah, blog pribadi, blog guru, foto-foto diunggah di instagram, video diunggah di youtube. Pada hari-hari tertentu semua murid dipersilahkan membawa telepon genggam dan secara bersama-sama mengunggah foto, cerita, video di berbagai platform media sosial.

Ada murid yang membuat tulisan hasil wawancara dengan temannya, guru karyawan hingga kepala sekolah dan pedagang kantin, kemudian diunggah di website, blog, instagram, youtube, dsb. Tak sampai satu tahun dia memimpin sekolah, namanya sudah bisa dicari di google.

Sebagai Kepala sekolah beliau menugaskan kepada semua guru agar memberi tugas KBM kepada muridnya dan diunggah ke dunia maya, lewat blog. Instagram, facebook, twitter, youtube, dsb.

Jika murid di sekolahnya berjumlah 500 orang, dan setiap guru memberi satu tugas pada setiap semester yang diunggah ke dunia maya, andai 10 guru di setiap kelas melakukan hal itu, maka dalam setahun ada 500 x 2 x 10 = 10.000 informasi yang diproduksi oleh murid di sekolahnya. Jika terus berulang, silahkan hitung sendiri.

Dia berharap, kelak saat muridnya dewasa dan ingin berjumpa atau sekedar menyapa, dirinya bisa diketemukan di mesin pencari.

Pernah search nama anda di google? Bagaimana hasilnya? 


Leave a comment

Gairah Mengabarkan Kebaikan di Sekolah menggelorakan Semangat Berbuat Baik, bikin gampang cari Presiden dan Gubernur, tak perlu impor

Di Negeri Paman Besut, ada orang yang gemar menggunakan media sosial untuk mengabarkan kegiatan, fikiran, ide dan berbagai hal yang berhubungan dengan dirinya sehingga setiap hari wajahnya selalu muncul di media sosial dan mass media mainstream, seolah mendapat angin segar promosi dirinya, dia terus menggeliat, mempublikasikan dan mengoptimalkan media sosial dan mass media mainstream hingga dirinya menjadi walikota, gubernur hingga presiden.di negerinya.
Ada orang yang meniru kelakuan orang di atas, mengabarkan semua kegiatannya di mass media dan mengoptimalkan media sosial, sehingga setiap hari wajah dan pemberitaan tentang dirinya selalu muncul di mass media mainstream dan media sosial, hingga orang itu menjadi gubernur dan berniat jadi gubernur lagi hingga ingin jadi presiden (desas desus kabar yang beredar).

Dikabarkan, mereka berdua mengelola tim pemberitaan yang terdiri dari media mainstream dan media sosial, bahkan pada satuasi tertentu tim mereka dikumpulkan di suatu tempat untuk koordinasi dan melakukan tugas pemberitaan.

Kepala Dinas pendidikan salah satu kota di negeri itu menduplikasi semangat memberitakan dengan menugaskan semua kepala sekolah TK, SD, SLTP dan SLTA di kotanya untuk membuat berita setiap hari minimal satu berita di berbagai platform seperti website, blog, facebook, twitter, inatagram, youtube, steller, dsb.

Maka setiap hari bertebaran ribuan berita baik dari ribuan SD, ribuan SLTP, dan ribuan SLTA negeri dan swasta di kota itu. Berita-berita baik dari sekolah di kota itu menghujani media sosial dan masuk radar media mainstream hingga televisi, radio, koran dan majalah datang berkunjung ke sekolah mengkonfirmasi kabar yang beredar di media sosial.

Ada sekolah yang secara kreatif fan terkonsep melibatkan semua guru, karyawan dan murid. Jika semua warga sekolah posting satu berita di satu media yang dia suka maka betapa banyak berita baik sekolah itu beredar secara gratis tanpa mengeluarkan biaya, apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini proses itu dapat dikerjakan hanya menggunakan telepon genggam (seperti tulisan yang anda baca ini saya tulis denga telepon genggam).

Jika semua warga sekolah sudah terbiasa memberitakan kebaikan maka secara langsung mereka audah melakukan kegiatan promosi sekokahnya, kota dan penduduknya. Jika dua orang di atas bisa jadi presiden dan gubernur karena kedadaran memberitakan kebaikan, maka kegiatan memberitakan sekolah akan melahirkan kepala sekolah yang sadar dan memanfaatkan teknologi untuk pendidikan, guru-guru yang terampil menulis dan memberitakan, murid-murid yang krearif bercitarasa seni dan memanfaatkan gadget untuk kebaikan.

Andai 300 murid dan 20 guru di sekolah memberitakan satu kebaikan setiap hari, maka seminggu ada 1.600 berita, sebulan ada 4.800 berita baik sekolah anda. Jika 600 murid sekolah andan dan 40 gurunya, maka 3.200 berita kebaikan setiap minggu dan 9.600 berita baik tentang sekolah anda setiap bulannya.

Jika ribuan sekolah memberitakan ribuan kabar baik, maka dunia maya akan penuh dengan kebaikan dan pasti akan berdampak pada dunia nyata yang bakal dipenuhi kabar baik sehingga jika ada berita guru yang dilaporkan atau murid mati tawuran tak lagi jadi trending berita karena tertutup oleh jutaan berita baik yang diproduksi oleh warga sekolah.

Beritakan kebaikan yuuuuuk.


Leave a comment

Promosi Sekolah ala TOTAL FOOTBALL

buku-teleponZaman dulu jika kita ingin mencari informasi tentang sekolah atau institusi, kita bisa gunakan buku telepon, Buku telepon adalah buku berisi nama, alamat, dan nomor telepon milik pelanggan telepon dalam wilayah tertentu. Penerbit buku telepon adalah perusahaan jasa telekomunikasi atau penyedia layanan informasi telepon.

Zaman berganti, orang tak lagi membuka buku telepon, tetapi menghubungi no telepon 108, sebuah layanan perusahaan yang dapat memberikan informasi tentang alamat, no telepon sekolah atau institusi.

Sekarang, orang mencari informasi, no telepon sekolah atau institusi hingga lokasi atau route ke sekolah dengan mengunakan telepon genggam dibantu mesin pencari Google, Pada Agustus 2007, Google merupakan mesin pencari di web yang paling sering digunakan dengan pangsa pasar sebanyak 53,6%, kemudian Yahoo! (19,9%) dan Live Search (12,9%).[28] Google memiliki miliaran halaman web, sehingga pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan kata kunci dan operator. Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, Google News, dsb.

Jika dulu orang atau institusi yang ingin mempublikasikan diri harus membayar biaya agar tercantum pada buku telepon, kini secara gratis orang atau lembaga bisa mempromosikan keberadaannya lewat jejaring google denga menggunakan website, blog, instagram, twitter, facebook, path, steller, dsb.

Total Football” (Belanda: totaalvoetbal) adalah taktik permainan yang memungkinkan semua pemain bertukar posisi (permutasi posisi) secara konstan sambil menekan pemain lawan yang menguasai bola. Dengan demikina taktik ini mengharuskan tim berisi para peamin yang mempunyai skill menyerang dan bertahan yang sama bagusnya.

Seluruh warga sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, Karyawan Tata Usaha, Murid, Orang Tua murid, mitra, dsb sudah menjadi keharusan selalu menjaga nama baik dan berusaha melakukan yang terbaik di sekolah, itu konsep bertahan pada total football.

Selain menjaga nama baik setip unit di sekolah, semua warga sekolah harus meyerang jagat google dengan mengabakan berbagai kegiatan dan kebaikan yang ada di sekolah.

  • Kepala Sekolah membuat tim yang mengelola website, blog, media sosial sekolah dan mewajibkan tim itu mengunggah minimal satu berita atau satu posting setiap hari. Secara rutin Kepala Sekolah juga harus memanfaatkan gadget untuk memotret hal-hal menarik di sekolah dan mengunggah di facebook, twitter, blog, instagram, youtube, wattpad, dsb.

Apakah sulit posting satu artikel satu hari? TIDAK, misalnya murid sekolah anda 100 orang dengan jumlah guru dan tata usaha 20 orang, ceritakan hal-hal baik, kelebihan, prestasi atau apa saja semua warga sekolah dilengkapi dengan fotonya, maka publikasi sekolah anda sudah punya materi 120 posting atau artikel. Saat upacara, perayaan hari besar, dsb. Dari setiap kegiatan sekolah anda bisa posting 10 artikel, anda ada 7 kegiatan sepanjang tahun, maka tersedia 70 posting artikel. Amati suasana gedung sekolah, pasti banyak hal-hal menarik dan unik yang pantas dikabarkan, termasuk dengan suasana murid yang sedang berkegiatan di lingkungan sekolah, setiap hari bisa satu posting, sepanjang tahun  sekolah anda punya sedikitnya 200 posting, sehingga total posting yang bisa diunggah oleh tim publikasi totalnya 120 + 70 + 200 = 390 posting, artinya setip hari selalu ada berita baru di website, blog sekolah dan sosial media, karen satu berita atau foto bisa dishare ke semua platform.

Andai sekolah memiliki lima akun, masing-masing di website, blog, facebook,                 instagram, twitter, maka 390 posting di atas menyebar menjadi 390 x 5 = 1.950             posting atau artikel yang terhubung dengan google.

  • Wakil Kepala Sekolah, mengabarkan berbagai kegiatan dalam tanggung jawabnya di facebook, twitter, blog, instagram, youtube, dsb, ini juga bisa sebagai bahan laporan pelaksanaan kegiatan kepada kepala sekolah, Dinas Pendidikan, Orang Tua Murid, dsb.
  • Guru, memberi tugas kepada murid tak lagi menggunakan media kertas, harus di cetak atau di foto kopi sehingga meja guru penuh dengan berkas tugas murid. Murid mengerjakan tugas dan posting di facebook, twitter, blog, instagram, youtube, dsb lalu guru memeriksanya secara online dan memberi nilai.

Di bawah ini beberapa contoh penugasana berbasis teknologi informasi untuk                 beberapa mata pelajaran:

  • Pendidikan agama: murid dinilai kemampuan sholatnya dan penguasaan bacaannya tidak di kelas atau di musholla, tetapi lewat tugas membuat video peragaan sholat dan bacaannya dan diunggah di youtube, beri judul tugas mata pelajaran dan nama sekolah, guru menilai dengan melihat video yang diunggah murid.
  • Penjaskes: murid dinilai kemampuan servis volly, passing, smash, dsb dengan menugaskan murid membuat peragaan kompetensi di atas dan diunggah ke youtube, guru menilai lewat youtube. Apakah hal itu sulit? TIDAK, banyak anak Sekolah Dasar yang bisa mengunggah video ke youtube, sangat mudah.
  • Bahasa Indonesia: Guru menilai tugas karya tulis murid dan diunggah di blog, wattpad, dsb, hingga tugas itu tak perlu dicetak dan memenuhi meja guru yang berujung jadi sampah, sementara tulisan di blog murid bakal bisa dinikmati seumur hidup, bahkan hingga murid itu menjadi kakek, nenek, seumur hdup deh.
  • Jika misalnya dari 17 guru di sekolah anda semuanya memberi tiga tugas berbasis  IT  kepada 100 murid setiap semester, maka selama setahun akan terdapat jumlah posting 17 x 3 x 100 x 2 = 10.200 poating artikel terhuning dengan google.

Andai wakil kepala sekolah bisa posting 1 artikel setiap minggu, maka darinya akan terkumpul minimal 30 posting, sehingga seluruh posting yang dihasilkan oleh warga sekolah menjadi: 1.950 + 10.200 + 30 = 12.180 posting artikel yang terhubung dengan google, belum termasuk posting yang dihasilkan oleh kepala sekolah, semua itu gratis, hanya bermodal niat dan kemauan.

Silahkan search sekolah Anda di google, berpa banyak info yang ada, atau search nama Anda di google, adakah jejak perjalanan sekolah dan diri anda di dunia maya?


Leave a comment

Endang Sukamti dan Sekolah Kita, LEBIH NGETOP MANA?

we-are-kamtis-and-support-endank-soekamti-1.jpg

Kenal Endang Sukamti?
Search deh di Google,
apa yang kita temukan?
walau kita mengetik nama yang salah
banyak sekali info tentang Band itu
yang didirikan orang-orang kreatif dari Jogjakarta
Group band itu berdiri tahun 2001

Berapa tahun kamu bersekolah?
search deh sekolahmu di Google,
apa yang kamu temukan?
berapa banyak tulisan, foto, video sekolahmu?
tahukah kamu tahun berapa sekolahmu didirikan?
sudah berapa alumni yang lulus dari sekolahmu?
sudah menghasilkan apa saja sekolahmu?
ada apa saja di sekolahmu?

mungkin tak ada yang menuliskan sejarah sekolahmu,
mungkin tak ada yang mendokumentasikan dalam bentuk website
mungkin foto-foto dokumentasi sekolahmu ada di album foto
yang disimpan kepala sekolah di lemarinya
mungkin arsip video-video kegiatan sekolahmu ada di harddisk
tersimpan di komputer sekolah

Kenapa sekolahmu yang lebih tua dari sukamti tak terkenal?
Apakah kamu,
guru-gurumu,
keryawan sekolahmu,
kepala sekolahmu,
alumni sekolahmu,
dan pemerintah daerahmu
tak mensupport sekolahmu?

Padahal,
mendokumentasikan sejarah,
foto,
video,
di blog,
instagram,
dan youtube
semuanya gratis.


2 Comments

Dahsyatnya dokumentasi di era digital

  

Ketika Saya mengamati statistik blog ini, Saya menjumpai tagline  MOTIVATOR PENDIDIKAN, dan ketika Saya search di Google bertemu dengan dokumentasi REPUBLIKA ONLINE yang mewawancarai Saya beberapa tahun lalu, ternyata dokumentasi itu masih terus bisa dinikmati hingga kini, berapa banyak dokumentasi diri Anda, Sekolah atau Institusi tempat Anda bekerja yang bisa dinikmati hingga kini bahkan oleh orang-orang sedunia, di Youtube Saya menitipkan ratusan kenangan aktifitas Saya, silahkan dinikmati.


1 Comment

Menumbuhkan jiwa kreatif dengan Gadget

Dua video pertama di atas diproduksi oleh Cakimam Suwandi, Reporter Metro TV  yang jadi inspirator Tongsis Jurnalis, mendokumentasikan peristiwa menggunakan Gadget, Handphone.

Video ketiga diproduksi oleh Murid SMKN 50 Jakarta @sekarafna @almaidah_mega yang mendokumentasikan kegiatan Ujian kakak kelasnya dengan menggunakan Gadget, Handphone kemudian mengabarkannya melalui Youtube dan Instagram. Saya ingin memberi kesempatan kepada murid untuk terbiasa kreatif dan berani mengemukakan pendapatnya tentang sesuatu yang bisa bermanfaat buat dunia, good job Sekar, Alma … kita bikin lagi yuuu.

 


Leave a comment

Tips menghijaukan sekolah

 

Perhatikan lingkungan sekolah Anda, berdirilah atau duduk di salah satu sudut sekolah, lalu arahkan pandangan ke sekeliling sekolah: hijau, teduh, asri, gersang, kering, berdebu, atau ……..?

Awal tahun ajaran adalah saat yang tepat untuk merubah sekolah Anda menjadi lebih baik sehingga membuat semua warga sekolah lebih betah berada di sekolah dan produktif menghasilkan karya karena udara segar memberi asupan oksigen yang berlimpah untuk bernafas warga sekolah, berikut ini adalah tips menghijaukan sekolah.

1. Bicarakan dengan dinas pertamanan, teman guru, tata usaha, murid atau orang tua atau siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap perbaikan mutu lingkungan hidup di sekolah.

2. Tentukan lokasi, areal atau wilayah mana yang akan ditanami pohon, perhatikan kondisi tanah di lokasi itu, jika dirasa kurang baik, buatlah galian tanah untuk diisi tanah yang baik disertai pupuk, biarkan selama beberapa hari sebelum ditanam.

3. Tentukan jenis tanaman yang akan ditanam, usahakan diperlihatkan kepada semua warga sekolah, diserta dengan kriteria, nama, jenis, warna, tinggi, dsb, bahkan beri tahu dimana bisa didapatkan pohon tersebut dengan harga kisarannya, dll.

4. Tugaskan setiap murid lama untuk membawa satu pohon, murid baru membawa dua atau tiga pohon, bahkan guru-guru dan tata usaha bisa juga dikerahkan untuk membawa pohon, beri jarak bebebrapa hari, lebih baik seminggu, sejak pemberian informasi hingga hari eksekusi membawa dan menanam bersama.

5. Pilih momen yang bagus untuk kegiatan menghijaukan sekolah seperti, upacara pertama, hari kemerdekaan, hari sumpah pemuda, hari pahlawan, hari lingkungan hidup, ulang tahun sekolah, ulang tahun kota, tahun baru,,dsb.

6. Foto lingkungan sekolah anda sebelum penghijauan, dokumentasikan saat acara penenaman pohon, dan abadikan setelah pohon-pohon yang ditanam tumbuh, cetak dan display di mading sekolah atau website sekolah.

7. Pada hari yang ditentukan siapkan beberapa tenaga ahli, biasanya kita bisa minta bantuan tukang taman, penjual tanaman atau siapa saja yang peduli terhadap lingkungan untuk membantu semua warga sekolah menanam pohon yang dibawa sehingga bisa memperbesar peluang tanaman untuk tumbuh subur. Semua warga sekolah menanam sendiri pohon yang mereka bawa, tenaga ahli memberi bantuan, pendampingan dan arahan agar proses penanaman memberi hasil yang baik.

8. Beri pupuk kandang atau pupuk lainnya untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan menyehatkan pohon.

9. Tugaskan tata usaha atau seseorang sebagai perawat tanaman yang menyiram, memberi pupuk, memangkas, membuah daun atau batang yang mati secara rutin. Murid yang terlambat atau bermasalah bisa diberi tugas menyiram pohon atau memberi pupuk sebelum masuk sekolah (daripada diberi hukuman yang kurang bermanfaat).

10. Lakukan studi banding, melihat, memotret lingkungan sekolah lain yang bagus, sehingga diperoleh info jenis pohon, lokasi menanam, cara pengerahan, dsb. Lakukan perbaikan terhadap proses pengelolaan lingkungan di sekolah anda sesuai kebutuhan.

11. Pohon-pohon yang mati harus segera diganti sesuai dengan jenis pohon yang rencanakan di lokasi itu, perhatikan kondisi tanah atau penyebab lain yang membuat pohon itu mati, segera perbaiki masalahnya, dan tanami kembali tanah yang kosong.

12. Penggunaan pot yang terbuat dari tanah, keramik atau plastik sebaiknya dihindarkan kecuali untuk dekorasi di dalam ruangan, karena tumbuhan dalam pot tak memperoleh gizi yang cukup untuk pertumbuhannya, seperti memelihara burung dalam sangkar yang tak sebaik melepasnya di alam terbuka. Tumbuhan untuk dekorasi dalam ruangan sebaiknya di ganti beberapa hari sekali, dikeluarkan dari ruangan diletakkan di tempat terbuka yang kena sinar matahari, diberi pupuk dan disiram.

13. Jangan biarkan ada tanah yang menganggur tak ditanami, karena tanah menyuburkan tanaman, memproduksi oksigen untuk bernafas, memberi hijau dan keteduhan di pandang maupun dirasakan saat anda berteduh di bawahnya, kekayaan Indonesia yang memiliki jutaan jenis tanaman bakal memberi pengalaman dan kebahagiaan yang dahsyat sambil mencegah bumi jadi gersang tak enak dipandang.

14. Eksperimen mengkombinasikan warna tanaman, karakter, fungsi, dsb akan mendorong gairah warga sekolah untuk terus menanam dan merawat lingkungan sehingga menjadi nyaman untuk dihuni untuk mendorong kita makin produktif dalam hidup yang cuma sebentar ini, selamat hijaukan sekolah anda.

Punya tips lain?

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.100 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.


Leave a comment

tindakan kriminalisasi terhadap sekolah atau kepala sekolah

IMG_4172

Di Negeri Paman Besut terjadi kekisruhan antara Gubernur dengan DPRD, berawal dari pemgusulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah – APBD, Gubernur menyatakan bahwa Satuan Kerja Pemerintah Daerah – SKPD tidak mengusilkan program, kegiatan atau rencana pengadaan barang senilai lebih dari 12 trilyun kepeng, tetapi muncul pada APBD yang dikeluarkan oleh DPRD.

Ternyata anggaran lebih dari 12 trilyun kepeng itu diantaranya untuk pengadaan peralat listrik UPS di sekolah yang harganya per unit untuk setiap Sekolah antara 3 sampai 5 milyar kepeng.

Dikabarkan bahwa sekolah-sekolah tak mengajukan permintaan pengadaan alat itu, tetapi langsung di drop ke sekolah untuk dipasang, beberapa sekolah menyatakan bahwa kebutuhan mereka sebenarnya adalah penambahan daya listrik, sekolah sudah mengajukan permintaan penambahan daya listrik, tapi tak kunjung terealisir.

Kisruh terus terjadi hingga artikel ini ditulis, liputan media tak henti mengungkap pandapat berbagai fihak tentang anggaran yang tak kunjung disetujui, hingga para fihak melaporkan fihak lain ke KPK dan Kepolisian. Anggaran operasional sekolah tak kunjung turun, sementara kegiatan sekolah harus dijalankan, pemeliharaan sekolah tak berhenti, ujian sekolah harus dilakukan, kebersihan memerlukan alat dan bahan yang harus dibeli, tenaga guru dan tata usaha honor hatus dibayar, berbagai biaya tak bisa ditunda. Kepala sekolah hatus kreatif dan kerja keras mengendalikan sekolah hingga ada yang harus menggunakan berbagai sumber dana bahkan meminjam uang untuk biaya operasional sekolah.

Dalam keadaan sulit dimana anggaran tak kunjung disetujui, sehingga tak bisa turun untuk digunakan mendanai berbagai kegiatan sekolah, Kepala Sekolah mendapat tambahan beban dipanggil Kepolisian Negeri Paman Besut untuk diperiksa sehubungan dengan pengadaan barang yang diributkan.

Anda pernah diperiksa Polisi? Bagaimana rasanya mendapatkan panggilan dan menjadi terperiksa? Mereka yang tak terbiasa berhubungan dengan Polisi, dipanggil Polisi dan diperiksa selama berjam-jam adalah sebuah persitiwa yang tak mengenakkan. Kalau boleh meminjam istilah media, apakah sedang terjadi Kriminalisasi di Dunia Pendidikan? Oleh siapa? Jika pelapornya adalah Gubernur atau DPRD, apakah mereka bisa dianggap melakukan tindakan kriminalisasi terhadap sekolah atau kepala sekolah?

Menurut Anda?


2 Comments

Belajar, berorganisasi, bermusik di SMKN 50 Jakarta

Sekolah harus memberi dorongan kepada murid-muridnya untuk belajar banyak hal, termasuk belajar berorganisasi dan musik, video direkam di SMKN 50 Jakarta 3 Februari 2015, bagaimana di sekolah anda? ada berapa jenis kegiatan ekstra kurikuler murid sekolah anda?


7 Comments

Tips Mengelola Majalah Dinding Sekolah

Majalah Dinding merupakan salah satu kegiatan ekstra kurikuler yang bisa melatih berbagai karakter murid seperti: orientasi masa depan, kerjasama, saling menghargai, perencanaan, kreatif, produktif, eksplorasi, konsisten, dsb.

Agar majalah dinding di sekolah bisa memberi manfaat buat pengelola maupun pembacanya, silahkan simak beberapa tips mengelola majalah dinding sekolah:

1. Bentuk Dewan Redaksi, bisa mengikuti model redaksi majalah, koran atau penerbitan lainnya.

2. Sepakati bersama seluruh anggota tim redaksi atau aktifis mading, masa tayang mading berlangsung berapa lama, misalnya; seminggu, dua minggu, atau sebulan sekali.

3. Sepakati Konsep mading, apakah mengangkat tema-tema tertentu atau sistem rubrik, ruang-ruang tetap.

4. Sepakati materi yang akan diangkat mading anda; jika konsep tema & masa tayang sebulan sekali, artinya dewan redaksi harus menyiapkan paling sedikit 12 tema selama satu tahun, sebaiknya disiapkan tema-tema cadangan untuk mengantisipasi masalah kekurangan materi atau lainnya.

Foto di bawah ini adalah contoh mading yang berkonsep tema; SARAPAN

Sumber: Google

Sumber: Google

5. Jika yang dipilih konsep rubrik yang diupdate sebulan sekali, misalnya ada rubrik Headline, Tokoh, Puisi, Siswa berprestasi, Guru Kita, Sekolah Tetangga, dsb; maka Dewan Redaksi harus menyiapkan materi setiap rubriknya terdiri dari 12 unit sepanjang tahun.

Foto di bawah ini adalah contoh mading dengan konsep Rubrik

Sumber: Google

Sumber: Google

6. Tentukan jadwal tanggal atau hari mading itu diupdate.

7. Tayangkan nama dewan redaksi dilengkapi dengan alamat twitter, email atau nomor HP yang bisa dihubungi

8. Lengkapi mading dengan gambar-gambar, karena banyak orang yang tertarik dengan unsur gambar atau warna.

9. Libatkan pembaca atau murid yang tak tergabung dalam ekskul mading untuk mengisi mading, sertakan foto wajah yang menyumbang artikel atau foto karyanya. Proses pengiriman karya bisa lewat email, kotak yang disediakan atau dikirim langsung kepada anggota dewan redaksi.

10. Dokumentasikan setiap edisi mading dengan memuat semua artikel dan foto-foto di mading dengan cara mengupload di blog mading, bisa dibuat di wordpress, kompasiana, blogger, blogdetik, dsb. Foto-foto saat rapat redaksi, proses menggarap edisi, foto bareng anggota dewan redaksi dan pembena, atau apa saja bisa ditayangkan di blog mading.

Contoh blog mading SMPN 243 Jakarta.
mading dwitagama2
http://mdsmpn243jkt.blogspot.com/

11. Ikut serta kegiatan lomba atau kompetisi mading yang sering diadakan oleh berbagai fihak sebagai pembanding dengan mading sekolah lain.

12. Tugaskan dewan redaksi untuk berkunjung ke sekolah lain untuk mengamati mading sekolah tersebut sebagai pembanding untuk perbaikan.

13. Simpan atau arsipkan materi mading yang sudah ditayangkan yang pada suatu saat dapat ditayangkan ulang, jika dirasa perlu atau untuk mengisi ruang yang kosong.

14. Tempatkan mading di tempat yang strategis agar mudah dilihat oleh warga sekolah.

15. Lakukan perbaikan-perbaikan yang dianggap perlu untuk membuat mading lebih menarik para pembacanya.

Selamat berkarya.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.100 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.


1 Comment

Mau tahu Ciri-ciri sekolah yang bagus? #1

ilustrasi

ilustrasi

Gampang aja:

1. Lihat pintu gerbang dan sekitarnya, kalau gerbang dana sekitar nya bersih, terawat, pintunya berfungsi normal, tak ada coret-coretan di dinding pada pintu dan tembok sekitar pintu, itu salah satu curu sekolah bagus.

Jika pintu gerbang rusak, di sekitar gerbang berantakan, taman tak terurus, banyak coretan di pintu atau tembok, pertimbangkan kembali untuk tidak menyekolahkan anak anda disana, sekolah itu tak diurus dengan baik.

2. Ngobrol sama pedagang di warung terdekat sekolah sambil sekedar membeli permen, air mineral atau lainnya, tanyakan apa saja tentang sekolah yang ingin anda ketahui, jawaban pedagang biasanya jujur, tak ditutup-tutupi sesuai pengetahuan dia lewat pengamatan, interaksi dengan pelajar, guru atau siapa saja di sekolah dekat warungnya. Jika jawaban pedagang itu bagus, boleh pertimbangkan untuk menyekolahkan anak anda disana.

Selanjutnya? liat di posting-posting mendatang.


Leave a comment

Sekolah tak persiapkan muridnya jadi anggota DPR

Sumber foto: http://www.republika.co.id/

Ilustrasi, Sumber foto: http://www.republika.co.id/

di negeri paman besut
anak skolah targetnya cuma lulus ujian nasional
tak dilatih rapat yang baik
mengelola perbedaan pendapat
bertingkah sopan di forum

murid tak pernah dipersiapkan jadi anggota DPR
dilatih berpenampilan rapih
dilatih menulis pendapat
dibiasakan menyampaikan pendapat secara sopan
dibiasakan berlaku sopan di forum rapat

saat jadi anggota DPR
kelakuanya jadi memalukan
katanya gudung itu gedung dewan yang terhormat
kenapa kelakuan penghuninya tak pantas dihormati

wahai bapak ibu guru dan kepala sekolah
mari latih murid-murid kita mempersiapkan rapat,
mengonsep tema repat
mengonsep pendapat
menyampaikan pendapat secara baik
mengambil keputusan secara bijak
menerima keputusan sesuai hasil rapat
menjalankan keputusan rapat

kapan terakhir anda melatih anak muda
melakukan rapat yang bermartabat
atau kita bakal terus lihat rapat yang keparat
di negeri yang katanya berkarakter, berkemanusiaan dan berketuhanan
preeeeeeet!!!!


Leave a comment

Pembiasaan kreatif dan produktif di Sekolah

Proses belajar kreatif sudah seperti keharusan di semua jenjang pendidikan, sebuah prose belajar yang mendorong murid untuk berani mengeluarkan ide-ide yang dihubungkan dengan materi pembelajaran hingga menghasilkan sesuatu, hasil proses kreatif dalam pembelajaran adalah sesuatu yang bisa dinikmati oleh murid yang menungkap ide kreatif, teman se kelasnya, guru kelas dan semua orang yang melihat hasil kerja krearif dalam proses belajar.

Hasil proses kreatif yang dilakukan berkali-kali menjadikan murid terbiasa produktif, ada hasil pada proses yang dikerjakan. Pada foto ilustrasi di atas terlihat hasil belajar murid yang didisplay oleh murid, dibantu guru, dinikmati oleh murid, guru, orang tua dan semua orang yang melihat suasana kelas.

Display model kelas seperti di atas prosesnya hanya bisa dinikmati oleh murid dan guru yang membuat karya kreatif, ikut mendisplay atau orang-orang yang datang ke ruang kelas itu.

Agar proses kreatif dan produktif bisa jadi contoh hingga bisa ditiru dan disempurnakan oleh murid dari luar sekolah bahkan dari seluruh dunia, sebaiknya saat karya kreatif itu dibuat sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah.

Saat karya kreatif itu didisplay bersama semua murid dan guru sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah, akan terlihat bagaimana proses kerjasama antar semua murid dan guru mendisplay karya kreatif di kelasnya.

Ketika karya kreatif itu sudah di display dan suasana kelas jadi baru dan semarak sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah, akan terlihat perbedaan kelas sebelum didisplay karya kreatif dan sesuadh didisplay hasil kerja murid.

Kesan-kesan proses produktif, dimana murid-murid diwawancara satu persatu tentang hasil kerja kreatifnya, didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah.

Murid Sekolah Dasar, sudah mampu melakukan berbagai hal di atas dengan menggunakan gadget, telepon genggam, laptop, dsb. Guru hanya mendorong, mengarahkan, mengontrol waktu agar semua kompetensi bisa dicapai murid dan banyak kenangan di blog, youtube, soundscloud, instagram bisa dinikmati oleh murid-murid hingga puluhan tahun yad, dan bisa jadi referensi bagi murid, guru-guru dan sekolah lain yang membutuhkan.

Video di bawah ini adalah salah satu contoh pemanfaatan teknologi informasi dihubungkan dengan pelajaran matematika di SMKN 50 Jakarta, anda dan semua orang sedunia bisa nikmati karya-karya mereka di Youtube.


Apa dokumentasi terakhir anda? di blog, intagram atau youtube?


Leave a comment

tak sulit negeri itu mencari pemimpin yang bermutu dengan rekam jejak yang jelas, happy deh

di negeri paman besut sedikit sekali orang yang pantas jadi pemimpin, sehingga menjadi biasa bupati, walikota, gubernur suatu daerah adalah seseorang yg bukan penduduk daerah itu atau sudah lama tidak tinggal di daerah itu, impor pemimpin, pindah-pindah calon legislatif jadi tak masalah.

Masalah sesungguhnya ada di lembaga pendidikan, seperti perguruan tinggi, sekolah atau lainnya yang lupa misi utamanya.

Coba amati visi, misi lembaga-lembaga pendidikan itu, pasti salah satunya membentuk manusia berkualitas. Mereka yang berkualitas biasanya punya kemampuan leadership yang baik dan bisa berperan sebagai rakyat yang baik pemimpin yang baik pula.

Proses melatih kepemimpinan murid di sekolah nelalui berbagai organisasi seperti OSIS, ROHIS, ROKRIS, basket, volly, paskib, PMR, marching band, fotografi, musik, teater, dsb.

Pada setiap unit kegiatan ada struktur organisasi seperti ketua, wakil, sekretaris, dsb. Mereka mengelola unit-unit untuk operasional kegiatan dan berkoordinasi dengan unit lainnya serta manajemen sekolah untuk mewujudkan target-target dalam bentuk latihan, pentas, kompetisi, pencapaian prestasi atau lainnya.

Hal di atas adalah miniatur sebuah negara dengan seorang Presiden, yang di sekolah ada Ketua OSIS, ada menteri-menteri yang di sekolah adalah ketua unit kegiatan, pembiasaan ketika di SD, SMP, SMA & Perguruan Tinggi akan memetangkan kemampuan memimpin diri sendiri dan orang lain untuk mencapai tujuan.

jika jutaan sekolah di negeri yg hampir seperempat milyar penduduknya biasa melatih mental kepemimpinan anak maka tak sulit negeri itu mencari pemimpin yang bermutu dengan rekam jejak yang jelas, happy deh.


Leave a comment

Bicarakan tentang Pengelolaan Sekolah di twitter

sekolah yang baik, satu hari saja murid tak masuk dg sebab yg tak jelas org tuanya langsung dipanggil wali kelas, kalo ngga sembuh” BK maju

skolah yg muridnya sering ga masuk dibiarin aja, ga punya nilai naik kelas, saat ujian fasti dia & skolah tegang, nyontek & bocoran jd biasa

wali kelas yg baik punya no hape semua org ua murid perwaliannya, shg kl ada apa” bisa langsung kontak, happy deh

coba deh didata, murid yg bandel tu di skolah negeri ga sampe 5%, sharusnya yg lbih banyak bisa lebih mewarnai skolah

kl murid yg 5% bandel itu jadi label skolah di masyarakat, artinya tata tertib skolah ga jalan, guru” cuek & kalah ama murid, ga happy keles

skolah itu kebutuhan murid untuk punya kualitas mas depan yg lbih baik, kalo skolah menjemput anak buat ujian, itu terlaluuuuuu kata Rhoma

wali kelas yg biarkan murid tak masuk beberapa hari sbaiknya diganti krn tak serius urus perwaliannya, efeknya banyak buat murid itu dkk nya

budaya nakal itu mengundang murid yg baik krn mendapat atensi dr skolah, apalagi pake dipajang di upacara, budaya prestasi & kebaikan harus

selalu diekspos, yg dipajang saat upacara harus yg baik yg brprestasi, murid nakal proses di ruang tertutup empat mata, jatuhkan sangsi

sangsi harus tegas ssuai kesepakatan yg ditandatangani murid dan org tua, sgera setelah pelanggaran terjadi, pnundaan bikin basi, jadi pait

hukuman lari keliling lapangan skolah bisa diganti lari ditempat sampe berkeringat, tak da yg lihat, cape pula muridna, tak malu & smg kapok

anak yg keluar atau dikeluarin tak perlu diekspos di upacara krn teman”nya pasti langsung tahu dan menyebar kabarnya dlm tempo singkat

selalu ekspos prestasi & kebaikan” murid” bisa bikin budaya positif di skolah, happy deh

kebiasaan liat yg berprestasi & anak” bagus diekspos pd upacara di lapangan skolah, bikin nafsu yg laen dapat atensi apalagi ada bonus pulsa

murid dapat hadiah pulsa di depan ratusan teman itu rasanya luar biasa walau pulsanya cuma gocap or cepe ceng, apalagi ada yg lagi ditaksir

skolah yg tak peduli masalah anak silahkan tunggu kematian, perlahan memang, bahkan ada yg puluhan tahun, masyarakat bakal ninggalin deh

perbaikan skolah memang ga bisa cepat, tiga tahun baru mulai trasa, tapi amati animo masyarakat, yg masuk pasti main keren, happy deh

kebaikan yg diperlihatkan, dikerjakan & dibiasakan bakal membentuk murid jadi baik, itu tugas sekolah, kenakalan juga gituh .. happy deh

@dwitagama


Leave a comment

Setiap pemimpin harus punya skill public speaking, sekolah bisa melatihnya

20140409-105630.jpg
Apel pagi setiap hati di sekolah, protokol, pembina atau unsur-unsur lain pada apel memberi kesempatan murid-murid untuk berlatih publik speaking, yang pasti sangat bermanfaat saat mereka lulus nanti. Foto dokumentasi SMKN 36 Jakarta.


2 Comments

Mau tau cara menghentikan tikus pemalak yang bisa ngomong sambil membuat ekskul baru di sekolah? gampang woooi

20130913-133333.jpg

Seorang Kepala Sekolah di Negeri Paman Besut sedang mencari cara menghentikan kebiasaan sekelompok orang yang sering datang ke sekolah meminta uang dengan imbalan pemuatan berita tentang kegiatan Sekolah di Koran yang tak jelas berapa banyak dicetak setiap kali terbit dan tak bisa dibeli di toko buku,  tukang koran yang mangkal di banyak tempat ataupun yang berkeliling gunakan sepeda atau sepeda motor , lucunya koran abal-abal itu ada di Dinas Pendidikan & dikliping oleh Dinas Pendidikan, berita miring tentang sekolah di koran itu kadang ditindaklanjuti atau jadi perhatian dinas pendidikan … mungkin ini jadi bikin repot dan keluar lebih banyak uang, makanya banyak Kepala Sekolah yang berlutut dan takut kepada wartawan yang berganti nama sebagai anggota LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

Mau tau cara menghentikan tikus pemalak yang bisa ngomong sambil membuat ekskul baru di sekolah? gampang woooi.

Sebagai Kepala Sekolah anda bisa memanggil Guru Bahasa Indonesia, Guru Komputer, Pembina OSIS & Ketua OSIS Sekolah anda, tugaskan mereka untuk membuat penerbitan majalah mini atau tabloid mini yang isinya berbagai kegiatan sekolah, profil murid yang hebat, cantik, lucu, hasil karya guru, murid, tak lupa profil pejabat Dinas Pendidikan Kecamatan, Kotamadya, Provinsi, hingga Kementerian atau tokoh Lurah, Camat, Walikota, Gubernur, sekolah terdeka anda, objek wisata yang dekat sekolah atau apapun yang menurut anda pantas diberitakan. Usahakan banyak tampilkan foto atau gambar, itu menarik minat pembacanya.

Edarkan edisi pertama ke Kantor Dinas Pendidikan, di ruang guru, perpustakaan, mading dan kirimkan kepada setiap orang yang nama dan fotonya ada di terbitan yang anda buat, soal jumlah jadi sangat relatif, jangan lupa sisakan yang banyak di ruang kerja anda. Tugaskan kepada guru komputer dibantu murid untuk upload berita diterbitan itu pada website atau blog sekolah.

Jika datang tikus pemalak yang bersuara, katakan dengan nada lembut permohonan maaf anda tak bisa lagi memberi uang seperti biasa karena uangnya sudah dialokasikan untuk mencetak penerbitan sendiri, pasti tikus itu mengerti dan faham kenapa kini anda pelit padanya.

Silahkan bersiap mendapat apresiasi dari banyak hak, karena berita tentang sekolah anda selalu dikliping di Dinas Pendidikan dan dibaca oleh para pejabat disana, guru-guru dan anak-anak senang bisa membuat berita dan memberitakan kegiatannya buat promosi kepad banyak fihak …. selanjutya …. terserah anda.


1 Comment

Anak 8 tahun hampir 57 juta kali dilihat di Youtube, umur sekolah anda berapa tahun? berapa kali dilihat di Youtube? happy kah?

Kingsley Tahapasi dari Indonesia, usianya baru 8 tahun, videonya di Youtube sudah lilihat orang hampir 57 Juta kali … berapa tahun usia sekolah anda? sudah ada berapa video dokumentasi sekolah anda di Youtube? sudah dilihat berapa juta kali? apakah sepanjang umur sekolah anda tak ada kegiatan yang layak di dokumentasikan dan dinikmati warga sekolah dan orang lain sedunia? pasti ada … kalau tak ada, artinya Guru dan Kepala Sekolah yang bertugas disana tak ada yang serius bekerja … ayo dokumentasikan sekolahmu dan uplod ke Youtube … happy deh.


Leave a comment

jangan mati muda karena tawuran yah … Love u all #pendidikankatakter

20130217-170154.jpg
Hampir seribu murid saling menghormati dan menikmati penampilan temannya peragakan variasi baris berbaris saat diliput tim Dahsyat RCTItahun lalu di SMKN 29 Penerbangan Jakarta, saya menemukan foto ini di blog anak kapal …. Liat foto ini inget pak budi, pak matuli, bu lela dan smuah deh yang support event ini … Miss u guys … Semoga semua dalam sehat dan sukes selalu, jangan mati muda karena tawuran yah … Love u all.

Terima kasih sudah berkunjung, membaca dan berkomentar, smg bermanfaat. 🙂


Leave a comment

” … makin penasaran gue sama pak dedi tiba2 muncul di tv dikenal orang2 sebagai guru era baru …”, tulis @syarifaumi di blognya

UMI dengan Idolanya

Sebelumnya sih gue gak kenal sama deket2 amat sih sama pak dedi, gue sering liat timeline tuh anak2 gocap pada minta follback sama pak dedi, saking penasarannya ya jadi stalker deh tuh pas liat bionya emang ada tulisan motivatornya, pikiran gue ini guru canggih nih main twitter wkwk pisss pak :D terus makin kesini karna gue sering nongolin muka ke ruang bk buat berurusan sama bu sn mau gak mau ketemu juga kan tuh yak sama pak dedi. Pasti deh kalo ketemu pak dedi kata yang pertama keluar dari dia itu biasanya ‘hai umi? apa kabar?’ Dan gue selalu jawab ‘alhamdulillah pak’ *sambil mesam mesem :D dari situ tuh mulai deket sama pak dedi sampe ikutan minta difollback juga+mention2 wkwk….

Nah waktu itu doi pernah nih masuk hitam putih nih temanya guru era baru, makin penasaran gue sama pak dedi tiba2 muncul di tv dikenal orang2 sebagai guru era baru dan yg paling anehnya itu kenapa gue tau doi cuma sebagai motivator doang yak kaya mario teguh gitu wkwk… Jujur bangga nih gan pas doi masuk tv timeline rame banget pada ngomongin doi karna sebelomnya belom ada tuh guru gocap yg masuk tv gitu. Seudahnya masuk tv gitu makin banyak deh tuh yg penasaran sama pak dedi, banyak yg minta buat masuk kelas termasuk anak2 kelas gue juga ikutan. Dari hari Rabu anak2 udah pada minta doi buat masuk kelas nih tp waktu kosongnya itu blm ada, Kamis juga full ternyata, sampe akhirnya Jumat itu kosong 6 jam mata pelajaran dan langsung aja tuh ucun dkk manggil doi. Dan akhirnya doi masuk men dari jam setengah 8 sampe setengah 12. Banyak banget yang dibahas, mulai dari ngeledekin bowo, cerita gokil anak stm didikannya sampe akhirnya keluar dari mulut doi ‘Iya 4 jam lu puas gue lemes’ wkwk….

Oiya gue punya blog ini hasil privat singkat sama pak dedi loh, jadi demen ngarang nih pak gara2 ngepost di blog. Makasih pak dedi makin gaul deh umi pak wkwk :D
Nah nih pak dikelas jadi ada yang ikutan buat akun diwordpress gara2 umi sampein apa yg dibilang pak dedi waktu itu kelebihan wordpress itu pak hehe…
Ada nanda, itin, iyus itu aja pak yang disebut soalnya mereka temen ngegaul bareng pak wkwk (^o^)

Mau ke tekape? silahkan klik disini.


Leave a comment

Kalo Pemda bisa upload video ke Youtube, sekolah lebih bisa … Ribuan video kegiatan sekolah mejeng di Youtube deh

Ini cerita dari Negeri Paman Besut.
Kepala Dinas Pendidikan Ibukota Negeri Paman Besut tugaskan semua sekolah mulai TK, SD hingga Perguruan Tinggi untuk mengupload atau mengunggah satu video dokumentasi kegiatan sekolah dan kampusnya yang berdurasi dua sampai lima menit ke Youtube.

Bisa dibayangkan, ribuan video kegiatan sekolah akan menyerbu youtube, kreatifitas dunia pendidikan di Ibukota bakal tumbuh sangat subur, karena setiap sekolah pasti berusaha menampilkan video yang bagus yang mengekspos kegiatan sekolahnya. Hal ini juga bisa sebagai bentuk pertangung kawaban sekolah kepada masyarakat tentang apa yang dikerjakan di sekolah ketika mendidik anak penduduk negeri.

Jika seribu sekolah TK, SD, SLYP, SLTA dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta upload satu video seminggu, maka dalam sebulan minimal ada 4.000 video yang bisa dinikmati publik, dalam setahun lebih 40.000 video pendidikan ada di Youtube … dari demikian banyak video, pasti akan muncul fakta-fakta hebat dunia pendidikan di Ibukota Negeri lewat beragam kegiatan … agar tak cuma dokumentasi banjir, pejabat yang marah dan pornografi atau video yang tak bermutu … tapi video tentang bagaimana anak negeri dipersiapkan jadi pemimpin negeri bertebaran sangat banyak di dunia maya …. tinggal tunggu deh liputan Media TV yang mengkonfirmasi video di Youtube ke sekolah Anda yang menampilkan keunikan di video yang diunggah ke Youtube.

20130121-100345.jpg

saya sendiri bisa upload hampir 500 video ke Youtube, semua sekolah dan Dinas Pendidikan pasti bisa upload lebih banyak video bagus-bagus hingga puluhan ribu video ke youtube … happy deh.

Mau lihat video-video saya? Silahkan klik disini.


Leave a comment

Murid SMKN 29 Penerbangan Jakarta sedang menari bersama FLASHMOB dengan iringan lagu daerah SAJOJO

20121115-065110.jpg

20121115-065116.jpg
Anda guru?
Perhatikan kelas dimana anda mengajar atau jadi wali kelas
Berapa persen dari mereka yang masuk kategori “nakal” atau suka tawuran?
pernahkah anda ajak bicara empat mata anak itu?
Apa sebenarnya yang menyebabkan anak itu suka nakal

Sekolah seharusnya jadi tempat yang menyenangkan buat murid
Mereka senang berjumpa dengan teman-temannya
Mereka bahagia ketemu guru-gurunya
Mereka happy mengerjakan tugas-tugas belajar
Mereka bergembira lakukan kegiatan bersama

Seperti dua foto di atas
Murid SMKN 29 Penerbangan Jakarta sedang menari bersama
FLASHMOB dengan iringan lagu daerah SAJOJO
Mereka gembira … Apalagi ada stasiun TV (DAAI TV) yang meliput (131012)

Ada kegembiraan apa di sekolah anda?


5 Comments

terima kasih kepada Manajemen DAAI TV yang berkenan mengangkat profil saya, terima kasih juga kepada Reporter DAAI TV Veronica Berna Dian, dan Kameramen DAAI TV Mubarak Ahmad yang sangat serius menggarap liputan

THX ALL


MURID DITANYA TENTANG SAYA


BEFORE TAPPING

TIM SAJOJO DAN PASKIB IN ACTION


Saya tulis ini sambil shooting atau pengambilan gambar DAAI TV untuk profil Hari Guru 25 Nopember 2012 … shooting berlangsung di lapangan sekolah, meliput anak-anak SMKN 29 Penerbangan Jakarta yang sedang berlatih Flashmob Nari Sajojo dan Paskib, lalu dilanjutkan dengan wawancara DAAI TV dengan Bapak Maruli, Guru SMKN 29 Penerbangan Jakarta, dua pelajar SMKN 29 Penerbangan Jakarta … terima kasih kepada Manajemen DAAI TV yang berkenan mengangkat profil saya, terima kasih juga kepada Reporter DAAI TV Veronica Berna Dian, dan Kameramen DAAI TV Mubarak Ahmad yang sangat serius menggarap liputan ini …. buat anak-anak kapal, Ibu Tika, Ibu Lela, Bapak Maruli, Bapak Ali dan lainnya, terima kasiiih banggets … semoga bermanfaat


Leave a comment

Sekolah bisa jadi tempat tumbuhkan kreatifitas – Creative Public Space di Sekolah

20121021-165619.jpg
Jiko Wi ketemu Menteri Pariwisafa & Ekonomi Kreatif Mari E. Pangestu siang ini bersepakat bangun ruang kreasi publik … Pembiasaan sebaiknya dilakukan di Sekolah … Sekolah harus mendorong semua warganya untuk terbiasa kreatif … Salah satu caranya dengan memberi apresiasi kepada Pelajar, Guru dan Kepala sekolah atau Tenaga Kependidikan … Saya didukung Ketua Komite Sekolah di SMKN 36 dan SMKN 29 Jakarta memberi Beasiswa Bebas Sumbangan Rutin Bulanan hingga Lulus Sekolah bagi mereka yang berprestasi Juara 1 DKI, 3 Besar Nasional dan 5 Besar Internasional dalam bidang apa saja … dan ternyata hal itu mendorong anak didik kreatif dan berprestasi dalam berbagai bidang … Sekolah bisa jadi tempat tumbuhkan kreatifitas dan takmhanya fokus pada Ujian Nasional.


Leave a comment

Libur Produktif @SMKN29 Penerbangan Jakarta

20121014-130825.jpg
Libur bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang produktif, misalnya belajar jurnalistik …. Seperti yang saya lakukan hari ini, 14 Oktober 2012 bersama 23 pelajar dan 4 Guru SMKN 29 Penerbangan Jakarta.


Leave a comment

Rapat dengan anak-anak hebat @SMKN29 Penerbangan Jakarta #pendidikankarakter

DITEMANI IBU SAMIDAH


BICARAKAN KEBAIKAN


Nanti, ketika bekerja dimanapun … mereka akan rapat, bicarakan banyak hal … kami di SMKN 29 Penerbangan Jakarta melatih anak memiliki karakter yang baik saat rapat, saling menghargai pedapat, berbicara baik, dan karakter baik lainnya … semoga sukses anak-anakku, love u all.

Foto 18 Sept 2012.


Leave a comment

lewat kompetisi futsal banyak katakter ditumbuhkan #pendidikankarakter

20120929-124124.jpg

20120929-124925.jpg

20120929-124954.jpg

20120929-124941.jpg

Dari 18 karakter di bawah ini;

1. Religius : sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3. Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
4. Disiplin : Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan
5. Kerja Keras : Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
6. Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas
8. Demokratis : Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain
9. Rasa Ingin Tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
10. Semangat Kebangsaan: Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya
11. Cinta Tanah Air : Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
12. Menghargai Prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13. Bersahabat/Komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
14. Cinta Damai : Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
15. Gemar Membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16. Peduli Lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi
17. Peduli Sosial : Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18. Tanggung-jawab : Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Berapa jumlah karakter yang dipraktekkan lewat turnamen futsal di atas? Sering2 bikin kegiatan buat anak-anak yuuu, happy deh mereka.


1 Comment

paskib @SMKN29 penerbangan Jakarta bersiap buat jadi juara lagi setelah sekian kali juara … #pendidikankarakter

20120920-175101.jpg
untuk menjadi juara harus kerja keras, latihan berhari-hari walau sekolah libur pilkada hari ini … tim paskib @SMKN29 penerbangan Jakarta bersiap buat jadi juara lagi setelah sekian kali juara … karakter kerjasama, orientasi masa depan, kepemimpinan, saling hormat dan lainnya langsung dipraktekan, trm kah Bu Tika yang support dan kabarkan melalui foto, cayoooo


1 Comment

@SMKN29 Penerbangan Jakarta mendapat bantuan alat praktek dari Qantas Airways Limited

DI RUANG KERJA

DI BANTU SISWA

KAMI BERTERIMAKASIH

Hari ini SMKN 29 PENERBANGAN JAKARTA mendapatkan kunjungan kehormatan dari bpk,SALAM IBRAHIM beliau ada Airport Manager Jakarta Qantas Airways Limited yang mengehibakan berbagai sarana dan bahan-bahan peraktek untuk pelajar SMKN 29 PENERBANGAN JAKARTA, dan membicarakan rencanan kerjasama di masa depan.

ucapan terimakasih yang tak terhingga dan penghargan yang tinggi kepada Bpk,SALAM IBRAHIM dan Qantas Airways Limited, bantuan yang diberikan sangat bermafaat untuk meningakatakan kompetensi anak didik kami di bidang Air Frame Power Plant dan Electrical avionic.


Leave a comment

nikmati wajah gembira setelah berlatih dan kerja keras @SMKN 29

SEMANGKA – SEMANGAT KAKAAAAK

DIALOG ORANG-ORANG KEREEEN

PASKIB EXPOSE WITH MARCELL

4 SEPT 2012 @SMKN29 Penerbangan Jakarta live at Dahsyat RCTI