Memperingati Hari Guru: Tawuran

Ternyata ada model baru memperingati hari guru anak SMP di Tangsel, tawuran antar dua sekolah.

Merek itu anak-anak hebat dan berani. Hebatnya apa? Kehebatan mereka adalah bahwa mereka tahu bahwa tawuran yang mereka lakukan tak membuat mereka dikeluarkan dari sekolahnya karena mereka tahu guru dan kepala sekolahnya sudah lama kehilangan keberanian menghukum murid apalagi mengeluarkannya dari sekolah.

Anak-anak SMP itu berani karena andai dia kena sangsi dikeluarkan dari sekolah karena tawuran, masih banyak sekolah lain yang masih mau menerima dia.

Andai semua sekolah bersikap tegas terhadap pelaku tawuran maka tak ada murid yang berani melakukan tawuran karena dia tak lagi bisa sekolah dimanapun dia mendaftar. Dengan memanfaatkan teknologi saat ini seharusnya ini sangat mudah dilakukan.

Selain hukuman yang tegas, stakeholder pendidikan harus memgasilitasi berbagai kegiatan yang bisa mengalurkan emosi pelajar seperti kompetisi tinju, kompetisi olahraga, balap lari, adu ketangkasan lempar batu atau senjata tajam. Dari pada melempar batu teman sekolah lain atau menusukkam senjata tajam ke tubuh anak sekolah lain, labih baik ikut lomba yang hadiahnya lolos test jadi tentara sehingga bisa bertempur dengan musuh negara … dan tak ada lagi sekolah yang saling bermusuhan, kalo kamu?

Instagram Pak Dedi

Mau dong saya follow instagram kamu … kalo mau kepoin foto-foto saya di instagram, difollow juga gpp, silahkan klik disini.

Mengelola Jejak Digital

Pernah browsing namamu sendiri di google? Apa hasil yang diperoleh? Saya mendokumentasikan berbagai kegiatan saya di blog sebagai cara mendokumentasikan jejak digital yang ujungnya bisa nyangkut saat nama saya dibrowsing di google. Jika kamu ingin tahu jejak-jejak digital saya lainnya silahkan klik disini.

Gegara Hutang, Lembang Jadi Ga Menarik Lagi

Jauh sebelum pagebluk menghantam bumi, saya dan keluarga sering ke Lembang Bandung karena tak trlalu jauh dr Jakarta, udaranya segar, alamnya indah, makanannya beraneka, orang”nya ramah dan cakep”, pilihan hotelnya banyak, dsb.

Sering kali kami go show, langsung ke Lembang menikmati objek wisata, makan siang, pindah ke objek wisata lainnya, hingga hari gelap kemudian kami berburu hotel, ada keseruan wisata dadakan seperti itu, selalu ada kejutan menyenangkan yang tak terduga, dan membuat kami ingin kembali ke Lembang lagi.

Itu dulu …. kini tak lagi, karena sejak lebih sepuluh tahun lalu ada sahabat yang tinggal di kota itu yang sering kami singgahi jika kami libur dadakan di Lembang meminjam uang … tak banyak, tapi ada enam angka nol dibelakangnya.

Saya tak pernah menagih beliau untuk membayar, tetapi ketika saya meneleponnya atau chat, selalu dia minta maaf belum bisa mengembalikan pinjamannya yang sudah lama sekali tanpa ada usaha mengangsur sedikit demi sedikit. Padahal Saya menelpon atau chat beliau hanya sekedar ingin menyapa ngobrol ngalor ngidul melepas rindu kerana lama tak jumpa,

Padahal, andai beliau mau mengangsur seperak dua perak tiap bulan pasti pinjamannya sudah lunas, karena beliau dan istrinya bekerja, anak-anaknya pun kini sudah bekerja.

Andai ke Bandung, kami jadi memilih sisi lain Bandung dan tak ke Lembang karena maleeees, sebenarnya Lembang tak bersalah … Lembang masih tetap nyaman dikunjungi, indah pemandangannya, segar udaranya, dsb …. kalo mau kesana saya cuma terbayang wajah sahabat yang tinggal disana dan jadi jahat kerana uang, kamu punya pengalaman seperti itu?

Penghuni Baru

Sertifikat di atas menjadi tambahan penghuni arsip kumpulan sertifikat setelah berbagi untuk perbaikan kualitas anak negeri dalam bidang literasi digital membersamai Keminfo Oktober 2021, semoga bermanfaat.

Informasi lengkap aktifitas training” saya bisa anda simak disini.

Mendokumentasikan Perjalanan Berbagi

Pada salah satu sessi training saya ada yang bertanya bagaimana saya bisa menghitung jumlah presentasi yang sudah saya lakukan sejak tahun 1990, di bawah ini adalah data jumlah presentasi saya.

Dokumentasi/Jejak Training/Seminar Trainer Kita

• 22 Training sepanjang tahun 2020 bisa disimak disini.
• 34 Training sepanjang tahun 2019 bisa disimak disini.
• 28 Training sepanjang tahun 2018 bisa disimak disini.
• 35 Training sepanjang tahun 2017 bisa disimak disini.
• 62 Training sepanjang tahun 2016 bisa disimak disini.
• 66 Training sepanjang tahun 2015 bisa disimak disini.
• 114 Training sepanjang tahun 2014 bisa disimak disini.
• 107 Training sepanjang tahun 2013 bisa disimak disini.
• 125 Training sepanjang tahun 2012 bisa disimak disini.
• 97 Training sepanjang tahun 2011 bisa disimak disini.
• 109 Training sepanjang tahun 2010 bisa disimak disini.
• 57 Training sepanjang tahun 2009 bisa disimak disini.
• 181 Training sepanjang tahun 2008 bisa disimak disini.
• 75 Training sepanjang tahun 2007 bisa disimak disini.
• 107 Training sepanjang tahun 2006 bisa disimak disini.
• Training sepanjang tahun 2005 dan sebelumnya bisa disimak disini.

Saya senang mendokumentasikan perjalanan berbagi dimana-mana lewat foto, slide dan blog …. foto-foto di atas adalah sebaikan dokumentasi perjalan beragi saya, lebih lengkapnya bisa anda simak disini.

Pelajaran tentang Hutang dari Deddy Corbuzier

Anda pernah punya hutang? Terjerat rentenir? Terjerat pinjaman online (pinjol)?

Makasih banget buat Om Deddy Corbuzier yang mengedukasi masyarakat tentang hutang, permainan uang, kartu kredit, dsb … kontent yang bermanfaat sekali, melengkapi kontent” yang beraneka temanya … good job Om Deddy dan team kreatifnya.

207 Hari Menulis Blog tanpa Henti

Selamat pagi pengunjung setia blog saya, terima kasih anda kembali berkunjung ke blog yang dikelola oleh seorang pendidik di SMKN 50 Jakarta sejak 2005.

Hari ini saya menerima notifikasi dari wordpress.com bahwa saya telah posting artikel di blog ini 207 hari tanpa henti.

Salah satu yang membuat saya makin semangat menulis di blog ini adalah pengunjung yang terus bertambah hingga jutaan. Statistik blog yang sedang anda nikmati ini hampir mencapai angka 2.000.000, alhamdulillah … terima kasih anda telah berkenan mampir ke blog ini, ditunggu kunjungan anda lagi dan komentar dari anda, agar saya bisa berkunjung dan komentar di blog anda.

Bagaimana tips konsisten menulis blog? Silahkam simak disini.

Anak itu seperti Pohon

Dia ditanam, dirawat, diberi makan atau pupuk, jika sakit diobati, disiram atau diberi minum, disekolahkan atau ditempatkan di lokasi yang ada sinar matahari.

Setelah besar pohon dipisahkan di tempat yang sesuai, kalo anak anak berkeluarga dan tinggal di tempat berbeda dengan orang tua.

Bisa tumbuh subur atau tidak tergantung kemampuan pohon beradaptasi denga lingkungannya, demikian juga anak yang telah dewasa, kalo kamu?

Video Training Public Speaking with BNNP DKI Jakarta

Pesertanya guru” dan murid” SMPN 2 Jakarta, 16 September 2021.

Workshop Komunikasi Efektif & Pembuatan Bahan Ajar Era Digital, di MIN 1 Tangsel Ciputat

Sabtu, 25 September 2021 di Aula MIN 1 Tangsel Ciputat Saya ditemani dua saahabat Rumah Belajar DKI Jakarta, Ibu Samini, SPd dan Ibu Yoga Angelina, SPd memandu workshop bertajuk Workshop Komunikasi Efektif & Pembuatan Bahan Ajar Era Digital, dengan peserta guru-guru dan karyawan MIN 1 Tangsel.

Dokumentasi 1.243 sessi training dan seminar saya bisa anda simak disini.

Bersiap Berbagi lagi

Kalo kamu mau ikut, silahkan

Ibu Gosok di Rumah Orang, Anaknya Bersenang-senang & Tawuran

Kira-kira, apa yang ada di fikiran seorang anak yang ibunya kerja menggosok pakaian di rumah orang setiap hari, anaknya tak mau disuruh sekolah dan bersenang-senang nonton pertunjukkan musik berlanjut tawuran.

Kan itu ibunya bakal pergi duluan meninggalkan dunia ini, dan meninggalkan anak itu. Kemudian anak itu bakal punya anak, terus dia kerja gosok pakaian di rumah tetangga, dan anaknya tawuran lagi kaya bapaknya zaman dulu?.

Mungkin bapaknya ga ada entah kemana, sehingga yang datang ke kantor polisi ibunya dan menangis bombai kaya gitu, kalo ada bapaknya barangkali yang datang ke kantor polisi si ibu akan ditemani oleh suaminya.

Terus si anak itu kalo nanti nikah dan berumah tangga, dia bakal meninggalkan istri dan anaknya sehingga istrinya menggosok di rumah orang, dan anaknya bersenang-senang lanjut tawuran kaya bapaknya … karena anaknya melihat tayangan video di bawah ini.

Umumnya, seorang anak bersekolah untuk mencari kehidupan yang lebih baik di masa depan, barangkali anak itu sudah tak sabar untuk hidup bersenang-senang sejak remaja, sehingga dia ak mau bersusah-susah di sekolah dan langsung bersenang-senang menikmati musik dan lanjut tawuran, kalo menurut kamu?

Ini video lengkapnya, lihat pernyataan ibu ke anaknya di menit ke-9.

Never Stop Empowering People

BNNK Jakarta Selatan, kamis, 2 September 2021.


Media Sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Sejak awal dibangun, media sosial diperuntukkan sebagai wadah bagi para penggunanya agar dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan jejaring virtual.


BNN RI sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam upaya P4GN tentunya harus aktif mengedukasi masyarakat dalam berbagai media, salah satunya media sosial.
BNN Kota Jakarta Selatan yang merupakan bagian dari BNN RI tentunya memiliki kewajiban yang sama untuk mengkampanyekan P4GN di media sosial. Melalui kegiatan ini diharapkan Tim Humas BNN Kota Jakarta Selatan memiliki semangat untuk membuat konten P4GN yang menarik sehingga masyarakat paham dan dapat teredukasi.

SouthWarriors #warondrugs

indonesiabersinar

jakselbersinar #BNNsahabatmasyarakat #BersihNarkoba #bersihcovid19

Jadi Pembicara: Jangan Pake Asisten Sorot

Dokpri
Dokpri

Kapan terakhir anda menyimak presentasi dimana sang pembicara menggunakan asisten sorot?. Apakah anda memperhatikan bahwa pembicara sering mengulang-ulang kata, atau kalimat-kalimat di bawah ini:

“Selanjutnya.”

“Berikutnya.”

“Slide selanjutnya Mbak.”

“Tolong slide berikutnya.”

“Next.”

“Lanjut.”

“Lewati saja slide ini.”

“Ke slide yang itu Mas.”

Dsb

Ada teman yang iseng mendata kata atau kalimat sejenis di atas yang diucapkan pembicara, dan hasilnya sangat mencengangkan, kata-kata itu diucapkan puluhan kali, ada pemborosan waktu, energi dan pengalihan fokus yang membuat interaksi transfer materi tak teralu efektif.

Jangan Pake Asisten Sorot

Menggunakan asisten sorot saat anda menjadi pembicara akan memperlihatkan kepada audience bahwa anda anggota geng “gaptek” alias gagap teknologi. Jika anda tak bisa menghubungkan laptop anda dengan projektor tak masalah, datanglah lebih cepat sebelum giliran anda presentasi karena pasti ada panitia yang dengan senang hati membantu setting tayangan slide anda, menghubungkan projektor dengan laptop anda, atau anda bisa membawa USB flash disk berisi materi anda dan ditayangkan menggunakan laptop panitia.

Panitia umumnya sudah menyiapkan remote kontrol, yang sebaiknya anda tanyakan sebelum pelaksanaaan presentasi, karena anda juga bisa minta tolong untuk disediakan dan anda akan meminjam saat sessi anda berlangsung. Cukup sediakan waktu tiga menit untuk latihan penggunaak alat remote kontrol, maka anda sudah langsung bisa menggunakannya.

Foto: tangkapan layar google.com
Tangkapan layar google.com

Remote kontrol bisa anda beli di toko buku, toko komputer atau toko online dengan harga beragam mulai Rp. 65.000,- hingga jutaan rupiah. Silahkan beli sesuai selera dn minat anda. Usahakan melakukan latihan dan pembiasaan sebelum saat presentasi tiba.

Saat mengginakan remote kontrol anda bisa melakukan improvisasi, berjalan ke arah peserta, mendekat kepada peserta, seolah menyapa dari jarak dekat, dan anda tetap bisa mengontrol slide anda dari jarak 15 hingga 20 meter, tanpa perlu memberi perintah kepada sisten sorot.

Jika anda didampingi oleh asisten, minta tolong kepada asisten anda untuk membuat dokumentasi kegiatan anda dalam bentuk foto dan video agar anda punya bahan untuk publikasi di instagram, facebook, youtube, blog, dsb. Hal ini bisa menjadi porto folio karir presentasi anda.

Investasi sedikit untuk membeli remote kontrol dan latihan pembiasaan serta menggunakannya akan menampilkan kesan anda sebagai pembicara yang mumpuni, menguasai teknologi dan layak untuk diundang lagi sebagai pembicara pada kegiatan mendatang, karena mengesankan buat peserta dan panitia penyelenggara kegiatan.

Makin tinggi jam terbang presentasi anda, kebutuhan jumlah slide yang digunakan akan bisa diprediksi secara tepat, anda waktunya kepepet anda bisa klik next berkali-kali pada remote kontrol atau anda bisa melakukan skip dari menu power point.

Tips-tips lainnya berkaitan dengan presentasi bisa anda simak di slideshare saya.

Saya menyiapkan beberapa unit remote kontrol saat presentasi untuk antisipasi jika ada unit yang bermasalah, bagaimana dengan anda?

Ngomporin Binaan Yayasan Amaliah ASTRA

Term Of Reference

Pembinaan Astragraphia

  1. Latar Belakang

Pelajar sebagai kaum intelektual harus memiliki kemampuan-kemampuan yang dapat menambah kualitas diri sebagai siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Kemampuan atau skill yang harus dimiliki oleh seorang siswa di dapatkan secara otodidak ataupun belajar dari orang lain. Ketika kemampuan sudah dimiliki maka siswa harus mengetahui bagaimana tahapan selanjutnya setelah lulus untuk memasuki dunia pekerjaaan.

Percaya diri untuk meraih kesusksesan setelah selesai dari sekolah adalah hal yang harus dimiliki agar memiliki nilai juang dan daya saing yang kuat. Maka dari itu untuk dapat percaya diri dalam meraih kesuksesan, siswa perlu melatih diri dan juga dibutuhkannya pengetahuan.

  • Nama Kegiatan

Pembinaan Astragraphia Tahun 2021

  • Tema Kegiatan

“be confidence and get your success! “

“Percaya diri dan raih kesuksesanmu!”

  • Maksud dan Tujuan

Maksud dari kegiatan training tunas unggul ini adalah memberikan pengetahuan dan motivasi Workshop percaya diri untuk meraih kesuksessan  bagi siswa penerima beasiswa Tunas Unggul atau perguruan tinggi.

Adapun tujuannya adalah siswa diharapkan menjadi agen perubahan dan menambah kualitas personal seorang.

  • Pelaksanaan Kegiatan

Hari, tanggal : Jumat, 18 Juni 2021

Waktu : 13.30 – 15.30 WIB

Tempat : Virtual ZOOM MEETING

  • Pembicara

Dedi Dwitagama, MM, MSi

  • Sub Materi
  • Memberikan pengetahuan mengenai “be confidence and get your success! “
  • Output Materi
  • Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai “be confidence and get your success! “
  • Target Peserta

27 siswa binaan astragraphia

  1. Susunan Acara
Susunan Acara Pembinaan Astragraphia
WaktuDurasiKegiatanPengisi Acara
13.15 – 13.3015 menitPengondisian Peserta dan roomTeknisi Zoom
13.30- 13.355 menitPembukaanMc dan Peserta
13.35 – 13.4510 menitSambutan 1Perwakilan Amanah Astra
13.45 – 13.5510 menitSambutan 2Perwakilan Astragraphia
13.55 – 14.3540 menitMateri 1Pembicara 1
14.35 – 14.4510 menitIce Breaking Gamesmc
14.45 – 15.2540 menitMateri 2Pembicara 2
15.25 – 15.305 menitSesi foto dan penutupanmc

Ngompor Online maning: Menulis Bersama Pak Naff

Saya mendapat kehormatan berbagi pengalaman jadi trainer dengan tajuk KUNCI SUKSES MENJADI SEORANG TRAINER DI BIDANG PENDIDIDIKAN, Jumat 28 Mei 2021.

Pertanyaan mengalir deras dari teman” yang mayoritas berasal dari Sumatera, hal ini membuat waktu berlalu sangat cepat dan dua jam menjadi berlalu begitu cepat, semoga bermanfaat.

Bete … Males Sekolah?

Woi kamu anak sekolah yang merasa bete, males sekolah, males belajar, suntuk mo muntah ngerjain tugas-tugas sekolah yang segabrek, teman-teman yang jaim, pada mo enaknya sendiri, guru-guru killer, jutek, disiplin sekolah yang ketat bet.

Cari cara buat cabut dari sekolah, ngerjain tugas last minit, nyontek sana-sini, enek terus bawaannya … ga betah di sekolah, bete di sekolah, males belajar, asikan nongkrong di pangkalan bareng temen” sejiwa, sampe di rumah saat hari udah gelap.

Iseng-iseng tanya deh ama senior kamu yang udah lulus sekolah beberapa tahun lalu, tanyakan ke mereka gimana perasaan mereka setelah lulus sekolah.

Ternyata kebanyakan bilang, masa yang paling indah, paling asik, paling seru, paling segalanya deh … itu adalah masa sekolah.

Kalo kamu sekarang masih sekolah, nikmati aja masa sekolahmu, kerjain semua tugas” sekolah sebisamu, usaha mencapai hasil yang terbaik boleh dilakukan, tetapi biasakan menikmati hasil yang dicapai dan bersyukur bikin hidup lebih indah.

Perbanyak ngobrol sama orang-orang yang sukses dan orang-orang yang hidupnya susah, supaya kamu lebih mudah menentukan pilihan strategi berjuang mengisi hidup yang nikmat, selamat berjuang guys.

Kolab Bareng Yayasan Amaliah ASTRA

Terima kasih kepada Pengusur Yayasan Amaliah Astra yang kembali berkenan mengundang saya untuk menjumpai anak-anak hebat binaanya yang sedang berjuang hebatkan diri dan keluarga buat berkontribusi hebatkan negeri dan hebatkan kehidupan, info sessi” saya lainnya bisa disimak disini.

Yayasan Amaliah ASTRA: Memotivasi Anak” Hebat Penerima Beasiswa

Model Anak Kapal SMKN 29 Jakarta

Outfit anak kapal sehari-hari memunculkan ide kreatif memilih tiga orang agan (anak ganteng) lalu mereka saya minta memilih teman-teman yang bisa jadi model, punya penampilan dan keberanian jadi model.

Dua foto di atas adalah sebagian dari ratusan foto yang dihasilkan dari beberapa kali sessi foto di tahun 2012. Mereka sekarang sudah jadi sarjana dan bekerja, miss u much guys.

Jejak live instagram bareng @talkcounseling





Nara hubungnya bilang, bahwa beliau melihat tayangan hitam putih th 2013, saat itu dia masih SMA, sekarang beliau sudah jadi guru BK di Kota Metro Lampung fan aktif di organisasi guru BK Lampung membuat program melalui siaran live di instagram, makasih pak … semoga bermanfaat.

Kartini Cuci Tangan

Andai Kartini masih ada saat ini, kira-kira apa yang akam Beliau tulis untuk sahabatnya di Belanda.

Mungkin dia akan bercerita tentang tetangga di sekitar rumahnya yang berjuang mudik menembus barikade aparat di perbatasan setiap kota yg dilewati untuk berlebaran di kampung halaman setelah bekerja mengadu nasib di kota besar.

Akankah dia bercerita tentang keramaian di objek wisata tak jauh dari tempat tinggalnya, seperti sudah jadi budaya ketika Lebaran warga negerinya berekreasi bersama keluarga ke objek wisata.

Tentang emak-emak yang masih saja senang berkumpul, berdesak-desakan berebut takjil untuk berbuka mungkin Kartini memotretnya untuk melengkapi cerita pada sahabatnya.

Tentang keluarga berpunya yang menginap di hotel selama asistem rumah tangganya pulang kampung berlebaran akankah jadi isi surat Kartini pada sahabatnya di Belanda, kalo menurut kamu?

Membayangkan Kartini

liputan6.com

Andai Kartini masih ada saat ini, kira-kira apa yang akam Beliau tulis untuk sahabatnya di Belanda.

Mungkin dia akan bercerita tentang tetangga di sekitar rumahnya yang berjuang mudik untuk berlebaran di kampung halaman setelah bekerja mengadu nasib di kota besar.

Akankah dia bercerita tentang keramaian di objek wisata tak jauh dari tempat tinggalnya, seperti sudah jadi budaya ketika Lebaran warga negerinya berekreasi bersama keluarga ke objek wisata.

Tentang keluarga berpunya yang menginap di hotel selama asistem rumah tangganya pulang kampung berlebaran akankah jadi isi surat Kartini pada sahabatnya di Belanda, kalo menurut kamu?

Live bareng @talkcounseling di instagram

Gegara muncul di Acara Hitam Putih bareng Om Deddy Corbuzier tahun 2013 Saya dihubungi seorang guru muda yang waktu itu masih sekolah di SMA.

Memasuki era baru membuat perubahan cara dari segala macam industri pekerjaan, tak terkecuali bidang pendidikan bagaimana guru harus kreatif mengarahkan anak-anak agar mengembangkan potensi yang dia memiliki
.
Talkcounseling minggu ini menghadirkan salah guru inspiratif dgn sejuta pengalaman dan meraih berbagai penghargaan, bagaimana keseruan obrolanya, saksikan
@talkcounseling jumat 9 april 2021 pkl 20.00

1. Narasumber
Dedi dwitagama
– Peraih penghargaan guru era baru award
– Wakil Indonesia pada Academic Leadership Training for School Principal
UNESCO, Seoul Korea Selatan
– Guru berprestasi DKI jakarta 2004

2. Adam Sakti Wirayuda
Moderator

Stay tuned ya, kalaupun tak ada sertifikat disitu ada ilmu yang bermanfaat ✌

#talkcounseling#BK#psikologi#guru#bincangkonseling

Berita lengkapnya bisa disimak disini.

Colab untuk Kontent Youtube DR. Djaja Achmad Sarjana

Beliau pernah mengundang saya untuk hadir di Seminar yang diadakan oleh ITB di Aula yang didirikan oleh Belanda dan sering digunakan oleh Ir. Soekarno, Proklamator negeri ini saat kuliah disana.

Begini chat DR. Djaja kepada Saya:

Podcast dadakan namun inspiratif dengan Bapak Dedi Dwitagama. Beliau menceritakan kisah hidupnya mulai dari saat sekolah, menjadi seorang kakak dan anak yang bertanggung bagi keluarganya kemudian menjadi guru, blogger dan trainer inspiratif seperti sekarang ini.

Demikian chat Bapak DR. Djaja saat memberi link video colab kami di channel youtubnya, nuhuuuun Pak Doktor, semoga bermanfaat.

Pencitraan Negatif Sekolah

Siapa yang bertugas mengabarkan kabar-kabar baik di sekolah Anda kepada orang tua, Dinas Pendidikan, Pemda, mitra atau masyarakat luas. Medianya bisa leaflet, brosur, poster, koran, majalah, … itu semua jaduuul.

Era digital sekarang mah kabar-kabar baik sekolah harus tiap hari di upload melalui website sekolah, blog, facebook, twitter, instagram, LinkedIn, path, pinteres, steller, youtube, podcast, dsb.

Susaaah? Kalo anak Sekolah Dasar bisa mengoperasikan semuanya hanya dengan menggunakan Hand Phone, maka orang-orang dewasa di sekolah harusnya bisa melakukan itu semua.

Jika pencitraan tak dikelola dengan baik, tinggal tunggu saatnya tiba sekolah anda viral dikabarkan buruk oleh fihak luar, atau akibat unggahan murid, guru dan karyawan yang tak pantas karena tak faham teknik mengelola informasi memanfaatkan media digital. Jika setiap hari selalu mengabarkan kebaikan sekolah dan saat tertentu murid bisa ditugaskan mengunggah tugas pembelajaran di internet menggunakan judul mengandung nama sekolah, maka selamat menikmati jutaaan info kebaikan sekolah anda seperti laut samudra.

Andai ada pemberitaan buruk, itu akan tenggelam diantara jutaan berita postif yang diunggah sebelumnya, seperti jarum satu yang tenggelam di samudra, bagaimana cara mengelola pencitraan sekolah? Ini perlu pelatihan, praktek dan pembiasaan … nanti deh jika pageblak covid ini berlalu saya akan datang ke sekolah anda.

Sekarang nikmati dulu salah satu podcast saya, disini.

Coret-coret Aja Semuanya

Meja belajar sekolah siapa? 2020
Di sebuah under pass Jakarta 2018

Apa komentar kamu melihat meja belajar di sekolah banyak coretan dan tembok jalan yang kamu lewati banyak coretan seperti dua foto di atas?

– Bagus … itu suatu kreatifitas, bisa jadi pelakunya nanti jadi seniman besar, atau jadi pejabat.

– Jelek … sebaiknya jangan coret” di meja sekolah atau dinding kota, nanti kotor dan lingkungan kita jadi kumuh.

– Terserah deh … yang penting jangan coret” di rumah saya karena baru di renovasi, mahal guys.

Kalo kamu?

Podcast Lebaran 2020

Here’s a show for you… SELAMAT IEDUL FITRI 1441 H, TAQOBALLAH MINNA WA MINKUM episode of Negeri Paman Besut https://open.spotify.com/episode/2S1PN3KCiRc3UnAOojz1ah?si=w2vVVa3oToS1LrksX4OmuQ

Late Post: Edisi Kangen Ketemu Kamu … Iya, Kamu

Saat gabut, saya bongkar-bongkar file digital dan menemukan keseruan berinteraksi dengan orang-orang pilihan sejak belasan tahun lalu, miss u much … semoga semua yang ada di foto ini dan semua yang pernah ketemu saya, atau anda yang sedang menikmati blog saya ini dalam keadaan sehat walafiat, stay safe ya guys.

Jejak-jejak sessi saya bisa dinikmati di http://trainerkita.wordpress.com.

Tujuan Pendidikan Nasional yang Pertama: Mengembangkan Potensi Peserta Didik

“Sulit sekali kami mendapat dukungan untuk berprestasi, dispensasi untuk ikut lomba, kompetisi atau festival diperoleh dengan susah payah, ketika berhasil memperoleh prestasi, tak ada penghargaan sedikitpun dari sekolah, padahal kami membawa nama baik sekolah.”

Sering sekali murid-murid aktifis kegiatan ekstra kurikuler sekolah yang saya jumpai di berbagai forum dan kesempatan mengeluhkan minimnya dukungan sekolah terhadap kegiatan mereka untuk berprestasi. Jika sekolah anda saat ini masih tak peduli terhadap prestasi murid-muridnya, itu artinya sekolah anda belum berubah masih sama dengan sekolah di negeri ini tahun 1983. Dimana sekelompok murid sebuah sekolah di Jakarta harus membolos dengan cara melompat pagar sekolah untuk mengikuti festival vocal group yang kemudian melambungkan nama sekolah itu tiga puluh tahun lebih, karena nama sekolah menempel menjadi nama group vocal pria pertama negeri ini, Trio Libels.

Perhatikan dokumentasi video di atas pada menit ke 17.17, ada memori kejadian lompat pagar sekolah untuk mengikuti festival vocal group yang membuat mereka diberi sangsi hukuman disiplin, padahal mereka membawa nama baik sekolah. Mungkin sejak dulu hingga kini guru-guru dan pengelola sekolah lupa, bahwa kalimat pertama tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik.

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sekolah sepertinya terpaksa melejitkan prestasi murid-muridnya, ada berbagai kegiatan kejuaraan yang didukung atau diinisiasi oleh dinas pendidikan atau pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, umumnya pengelola sekolah mencari murid yang terlihat punya potensi pada bidang tertentu kemudian didaftarkan megikuti lomba, tak ada proses pembinaan, latihan-latihan yang rutin dan terstruktur, masalahnya beragam diantaranya kesulitan menemukan murid yang punya potensi, waktu belajar atau materi pelajaran yang padat, target prestasi akademik, biaya ikut serta yang mahal, dsb.

Masih ada guru yang melarang muridnya izin meninggalkan pelajaran untuk latihan menjelang kompetisi atau mengikuti kompetisi pada hari sekolah. Alasannya pelajaran lebih penting daripada kegiatan ekstra kurikuler dan kompetisi yang diikuti murid-muridnya.

Kegiatan ekstra kurikuler selalu ada di sekolah, tetapi hal itu seperti melanjutkan kebiasaaan atau budaya sekolah turun temurun atau ajang refreshing setelah kegiatan belajar tuntas memanfaatkan sarana yang tersedia di sekolah. Prestasi bukan tahapan selanjutnya dari aktifitas ekstra kurikuler di sekolah, alasannya beragam; belum pernah memenangkan kompetisi walalu sudah sering ikut kejuaraan, biaya pendaftarannya mahal, biaya pengadaan kostum tak murah, lokasi lomba yang jauh memerlukan biaya, sementara sekolah hanya bisa mendukung biaya tak seberapa atau kadang tak ada biaya yang bisa disupport sekolah, murid-murid harus mengeluarkan biaya sendiri.

Apakah sekolah miskin prestasi?, tidak. Selalu ada yang meraih juara pada berbagai kegiatan lomba atau kompetisi karena murid itu telah rutib berlatih kegiatan tertentu seperti pencak silat, karate, tae kwon do, mudik, menyanyi, berenang, dsb sejak kecil di luar sekolah atas dukungan luar biasa orang tuanya. Tak sedikit dari mereka tak mengikuti latihan atau kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, tetapi secara rutin latihan bersama komunitasnya di luar sekolah.

Sejak tahun ini sudah tak ada lagi ujian nasional, yang sejak zaman dulu selalu menjadi target pencapaian sekolah dan orang tua agar anaknya memperoleh nilai ujian nasional yang tinggi untuk keperluan masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Walau ujian nasional sudah tak mempengaruhi kelulusan murid sejak beberapa tahun terakhir, tetapi pemerintah pusat dan daerah masih membuat rangking prestasi sekolah berdasarkan pencapaian nilai ujian nasional.

Harus ada terobosan pembuatan rangking sekolah berdasarkan prestasi di luar nilai akademik, tetapi prestasi yang hakikinya menyalurkan potensi murid di sekolah, anda punya prestasi apa?

Selamat Hari Pendidikan Nasional, terima kasih buat semua Bapak Ibu Guru yang serius melejitkan prestasi murid-muridnya.

 

Penghuni Baru Trainer Kita

Saat pandemi, kerja-kerja pemberdayaan umat (empowering people) tetap jalan, terima kasih kepada PB PGRI melalui IGTIK (Ikatan Guru Teknoligi Informasi dan Komunikasi), lewat Om Jay yang berkenan bersinergi.

Screen Shot 2020-05-01 at 1.38.03 PM

WhatsApp Image 2020-05-01 at 13.33.03

Cerita lengkap tentang kegiatannya silahkan nikmati disini.

Jan Mo Kalah Ma Kang Pijet

Dear Pembaca, siapakah kita, apa profesi atau pekerjaan kita, zaman sekarang mah mestinya diri kita terlacak oleh google, seperti tukang pijat itu, … kalo kamu?

Ikan Sapu-sapu

Eh, kalo kamu kerjaannya tiap hari sakolah-pulang sakolah-pulang nanti kalo udah gede or dewasa jadi sapu-sapu …. tentang ikan sapu-sapu silahkan kamu googling deh.

Sebaiknya semasa sekolah aktif di organisasi OSIS atau ekstra kurikuler.

Kaleideskop Blog Pendidik 2019: Dikunjungi 1,858,184 kali, ada 4.051 Posting dan 9.200 Komentar

Selamat pagi pengunjung setia blog saya, selamat memasuki tahun baru 2020, semoga saat ini dan sepanjang tahun ke depan kita semua berada dalam kondisi sehat selalu, sukses dalam kerja dan cinta.

Screen Shot 2019-12-26 at 8.19.51 PM
Penampakan Blog Pertama Saya

Saya mulai menulis di blog  sejak Januari tahun 2005 di platform blogspot dan mulai memanfaatkan wordpress sejak tahun 2007, saat kaleideskop ini ditulis, blog ini sudah dikunjungi 1,858,184 kali, terima kasih buat anda yang telah berkunjung, berkomentar. Buat anda yang sudah terbiasa berkunjung ke blog ini pasti tahu bahwa blog ini dikelola oleh seorang guru matematika SMK yang sangat peduli terhadap pendidikan karakter anak negeri. Walau di kelas mengajar matematika saya berusaha menggerakkan murid untuk memiliki karakter yang baik dan mampu mengelola serta memanfaatkan teknologi informasi untuk turut serta memberi warna indah pada kehidupan semesta.

Alhamdulillah, pengunjung blog saya kembai meningkat setelah tren menurun sejak tahun 2010 hingga tahun 2017, pengunjung bulan Januari dan April melonjak sangat tajam hingga mencapai sekitar 20.000 viewer, bulan Juni biasanya pengunjung mengalami penurunan, gejala ini nampaknya karena pada bulan Juni biasanya saya sibuk mengelola nilai semester murid hingga intensitas posting menurun yang dampaknya jumlah pengunjung pun menurun.

Follower blog pendidik berjumlah 1.539, jika anda belum follow silahkan klik ikon follow agar anda mendapat notifikasi melalui email ketika saya posting. Jumlah posting saya di blog ini saat penulisan kaleidoskop ada 4.051 posting. Komentar di blog saya total berjumlah 9.200, jika anda mau menambahkan silahkan isi kolom komentar pada bagian bawah posting saya.

Pengunjung rupanya menyimak twitter dan facebook saya, yang saya kaitkan dengan posting blog saya, terlihat ketika saya upload posting baru mendapt perhatian pengunjung dan terihat di statistik blog saya.

Screen Shot 2019-12-26 at 7.16.33 AM
Statistik Blog Pendidik sejak 2010

Screen Shot 2019-12-26 at 7.18.16 AM
Statistik Rekapitulasi Pengunjung Blog Saya setiap Bulan sejak 2007

Selain menulis di blog ini saya juga mendokumentasikan kegiatan profesional saya sebagai pembicara di blog Trainer Kita, hasil hunting foto menyalurkan hobi fotografi saya display di blog Foto Dedi dan kegemaran mendokumentasikan suasana lingkungan sekitar di channel youtube saya.

Posting saya berjudul Cara Kreatif Merayakan Hari Kartini di Sekolah yang saya posting Mei 2017 menjadi posting yang paling banyak dibaca oleh pengunjung blog saya hingga hampir mencapai 20.000 sepanjang tahun 2019. Berdasarkan statistik posting yang dikunjungi, tampaknya pengunjung blog saya banyak mencari tips-tips kegiatan sekolah, bagaimana dengan anda?

Screen Shot 2019-12-26 at 7.12.38 AM
Posting Favorit Pengunjung Blog Saya, Kalo Kamu? 

Nikmati dokumentasi kegiatan profesional saya sebagai pembicara di blog Trainer Kita, hasil hunting foto menyalurkan hobi fotografi saya display di blog Foto Deditulisan-tulisan ssaya di Kompasiana.com, ribuan foto-foto training saya di fanpage facebook saya, sepuluh ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video-video saya hampir 1.700 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share. Terima Kasih.

 

Menemukan Jejak Digital Dedi Dwitagama di Website Kantor Berita Antara

Screen Shot 2019-12-17 at 10.09.59 AM

Screen Shot 2019-12-17 at 10.10.35 AM

Saya sedang menyiapkan Kaleidoskop tahun 2019 tetiba menemukan jejak digital kehadiran saya di IPB University Bogor Nopember 2019, alhamdulillah … sesuatu bangets rasanya … terima kasih buat BEM IPB University yang kembali bersinergi dengan saya mengulang perjumpaan tahung 2013 dengan materi yang berbeda, detailnya ada disini.

Nikmati reportase training-training saya di blog Trainer Kita, ribuan foto-foto training saya disana, sepuluh ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.600 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Pernah Jadi Spanduk?

bisa membantu orang lain memanfaatkan waktu jadi lebih produktif bikin saya happy, kalo kamu?
WhatsApp Image 2019-10-24 at 20.09.42
terima kasih buat Kepala SMAN 74 Jakarta dan pengurus MGMP Ekonomi SMA Jakarta Selatan yang kembali bersinergi dengan saya, see http://trainerkita.wordpress.com

Bahagia Menjumpai Generasi Hebat

 

Saya tuh sukanya pake banget, mendapatkan kehormatan berjumpa dengan generasi hebat di berbagai tempat, video di atas merupakan dokumentasi perjumpaan saya dengan calon pengurus OSIS SMAN 24 Jakarta, membicarakan Narkoba dan Leadership minggu yang lalu.

Screen Shot 2019-10-23 at 10.22.30 AM

Screen Shot 2019-10-23 at 10.22.52 AM

Screen Shot 2019-10-23 at 10.23.25 AM

Saat ini saya sedang menyiapkan materi untuk berjumpa dengan ramaja-remaja hebat yang menerima beasiswa dari ASTRA beberapa hari ke depan, kalo berjumpa dengan kamu kapan?

Sebelum kita jumpa nikmati ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Menemani Kemendikbud RI mengantar Anak-anak SMK Hebat Indonesia Magang di Thailand

DWITAGAMA KEMENDIKBUD CASIO 9DWITAGAMA KEMENDIKBUD CASIO 3DWITAGAMA KEMENDIKBUD CASIO 1

Cerita lengkapnya ada disini. Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Screen Shot 2019-09-30 at 9.15.52 PMScreen Shot 2019-09-30 at 9.15.06 PM

Bersama BNNK Jakarta Utara, Berdialog dengan Guru-guru Penggiat Anti Narkoba

DWITAGAMA BNN JAKARTA UTARA 1DWITAGAMA BNN JAKARTA UTARA 12DWITAGAMA BNN JAKARTA UTARA 15

Masalah murid yang terlihat di sekolah biasanya berhubungan erat dengan masalah yang sedang dialami murid di rumah dan lingkungan bergaulnya, murid yang menyalahgunakan narkoba umumnya mengalami hambatan mengikuti proses belajar di sekolah, sering terlambat, sering tidak masuk sekolah, sering meninggalkan kelas, sulit menyelesaikan tugas-tugas belajar dari gurunya, dsb.

Demikian beberapa inti dari sharing dan diskusi saya dengan guru-guru sekolah menengah di Jakarta Utara, pada kegiatan yang diadakan oleh BNNK Jakarta Utara di Hotel All Sedayu Kelapa Gading Jakarta Utara selama dua hari di bulan Agustus 2019.

Terima kasih kepada Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari yang berkenan kembali bersinergi dengan saya dan semua tim BNNK Jakarta Utara yang support sessi saya, semoga bermanfaat, terima kasih buat om @faturrohman3011 yg mendokumentasikan.

Nikmati dokumentasi training-training saya disini, ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.