Perjumpaan berlanjut Perjumpaan

Bertemu kerana kesamaan visi untuk membahas sesuatu rupanya terekam oleh audience, dan ketika beliau ada kegiatan saya di kontaknya, apakah bakal terwujud perjumpaan untuk seseruan lagi, kalo kamu?

Perjumpaan-perjumpaan saya terekam disini, adakah wajah kamu atau orang yang kamu kenal?.

Siap Beraksi Lagi

Pandemi mulai mereda undangan ngamen sudah mulai banyak, setelah Lebaran siap buat seseruan lagi, kalo kamu?

7 Etika Main Instagram

“Wah, saya punya instagram … tapi jarang saya mainin Pak.”

Demikian jawaban seorang remaja ketika saya tanya apa nama akun instagram Dia. Sebenarnya apa sih instagram itu?

Instagram (disingkat IG atau Insta) adalah sebuah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri. Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid.

Instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata “insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan “foto instan”. Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata “telegram” yang cara kerjanya untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Sama halnya dengan Instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan Internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram merupakan lakuran dari kata instan dan telegram.

Awalnya, sebuah perusahaan Burbn, Inc. yang berdiri pada tahun 2010, perusahaan teknologi startup yang hanya berfokus kepada pengembangan aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn, Inc. sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di dalam HTML5 peranti bergerak, tetapi kedua CEO, Kevin Systrom dan Mike Krieger memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal saja. Setelah satu minggu mereka mencoba untuk membuat sebuah ide yang bagus, pada akhirnya mereka membuat sebuah versi pertama dari Burbn, namun di dalamnya masih ada beberapa hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah final, aplikasi yang sudah dapat digunakan iPhone yang isinya terlalu banyak dengan fitur-fitur. Sulit bagi Kevin Systrom dan Mike Krieger untuk mengurangi fitur-fitur yang ada, dan memulai lagi dari awal, tetapi akhirnya mereka hanya memfokuskan pada bagian foto, komentar, dan juga kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Itulah yang akhirnya menjadi Instagram.

Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Pada tanggal 11 Mei 2016, Instagram memperkenalkan tampilan baru sekaligus ikon baru dan desain aplikasi baru. Terinspirasi oleh ikon aplikasi sebelumnya, ikon baru merupakan kamera sederhana dan pelangi hidup dalam bentuk gradien.

Publikasi organisasi

Di dalam Instagram juga banyak organisasi-organisasi yang memublikasikan produk mereka. Contohnya saja seperti StarbucksRed BullBurberry, ataupun Levi’s. Banyak dari produk-produk tersebut yang sudah menggunakan media sosial untuk memperkenalkan produk-produk terbarunya kepada masyarakat, hal ini dikarenakan agar mereka tidak harus mengeluarkan biaya sepersen pun untuk melakukan promosi tersebut. Tidak hanya itu saja, produsen tersebut dapat berinteraksi secara langsung dengan para konsumen mereka melalui Instagram. Hal ini juga dimanfaatkan oleh para produsen untuk mendapatkan konsumen lebih banyak lagi, terlebih lagi bila mereka ingin mendekati konsumen yang belum pernah menggunakan produk mereka. Selain organisasi bersifat perniagaan, organisasi jenis lainnya seperti Sekolah juga dapat menggunakan Instagram untuk tujuan promosi sekolah, mengabarkan kegiatan sekolah, menyatakan bahwa sekolah masih eksis hingga foto terakhir diunggah di instagram ataupun tujuan lainnya.

Murid SMKN 50 Jakarta promosi sekolahnya di ig

Etika bermain Instagram.

Apa saja etika bermain instagram agar bisa meningkatkan kualitas hidup kita:

  1. Bebas, bertanggung jawab. Handphone (HP) atau gadget adalah milik pribadi anda, aplikasi apa saja yang mau anda unduh itu hak anda, mau menggunakan aplikasi yang anda unduh atau tidak itu juga hak anda. Apakah HP anda hanya untuk menelpon, bertukar kabar dengan Wahatsapp, telegram? Apakah anda gemar menikmati aneka video lewat aplikasi youtube, atau yang lainnya juga hak anda. Jika anda mengunduh dan membat akun di instagram dengan nama sendiri atau nama samaran itu juga hak anda, mau anda unggah foto kegiatan atau dokumentasi anda itu juga hak anda, atau anda punya akun tapi tak mau mengunggah foto, hanya senang menikmati foto-foto yang diunggah sahabat, kerabat atau idola anda, mungkin juga mantan anda gapapa, itu semua sah-sah saja. Tetapi harus diingat, bahawa apa yang kita unggah berupa foto dan tulisan harus bisa dipertanggung jawabkan dan tidak berdampak negatif buat siapapun, karena jika berpotensi tak baik kita akan bisa dikebakan pasal pidana dan bisa jadi terpidana … ga perlu gitu laaah, kita unggah dan nikmati serunya jalan-jalan kita, kulineran kita, perjumpaan atau pertemuan silaturahim dengan teman, sahabat, kerabat, boleh juga diunggah foto kebahagian ulang tahun, pernikahan, wisuda, pindah rumah, anak or cucu baru, atau apa saja yang menyenangkan. Atau kita promosikan kegiatan majelis, komunitas, sekolah, perusahaan atau rganisasi kita agar bisa diketahui orang dan membuat nilai tambah buat hidup kita, istilah kerennya branding gitu loooo.
  2. Privat atau terbuka. Itu hak anda, kalo kata anak sekarang sabeeeb. Seperti jika anda punya rumah mau selalu dikunci atau dibuka silahkan aja, itu hak anda … semua ada plus minusnya, tapi jika anda mempromosikan kegiatan organisasi atau perusahaan anda sebaiknya dibuka aja supaya fihak lain yang tertarik dengan produk anda bisa kontak dan anda bisa langsung meresponnya segera …. bisa cuan bos.
  3. Difollow sebaiknya follow back. Jika anda di follow oleh orang yang anda kenal, sebaiknya di follow balik (follback), hal ini akan membuat senang kenalan anda itu dan membuat kalian bisa saling bertukar kabar, ini gaya silaturahim era digital. Mau follow siapa saja anda bebas, kecuali akun yang di privat. Anda harus request dan menunggu izin atau approve dari pemilik akun. Akun artis idola, atlit pavorit, ustadz panutan, pejabat atau siapa saja bisa anda follow dan anda akan mendapat kabar foto atau video terbaru yang diunggah akun yang anda follow.
  4. Like atau komentar balik. Jika unggahan anda diberi like atau komentar oleh orang lain sebaiknya anada membalas komentar dia dan memberi like atau komentar pada foto di akun orang itu. Hal ini membuat suasana seperti kita berkomunikasi atau say hai di dunia nyata, salaing menyapa dan bersalaman.
  5. Membalas Direct Messages. Ig menyediakan fasilitas pesan privat yang cuma bisa dibaca oleh anda dan yang mengirimkannya. Jika ada pesan yang masuk sebaiknya segera dijawab dengan tetap waspada terhadap penipuan atau hoax. Jika anda yakin itu penipu atau pelaku hoax, anda bisa blok akun ig orang itu sehingga dia tak bisa berkomunikasi dengan anda.
  6. Seperlunya, jangan Lebay. Silahkan unggah foto-foto atau video kegiatan anda seperlunya, jangan berlebihan, tak perlu lebay (kata anak sekarang). Misalnya, anda posting foto” dan video jalan” ke luar negeri padahal anda sudah lama pinjam uang pada sahabat anda dan belum membayar hutang anda, mungkin anda lupa bahwa sahabat anda itu follow akun ig anda. Kalo punya hutang bayar dulu yaaa, baru deh kalo mau jalan” atau kulineran boleh aja berlanjut posting di ig … ga ada yang baper hahaha.
  7. Sopan. Seperti di dunia nyata, kita harus sopan pada siapapun, mengunggah foto, video atau memberi komentar di ig harus menggunakan kata-kata dan kalimat yang sopan. Kalau foto, video dan kalimat anda menyinggung atau mempermalukan orang lain anda bisa dilaporkan ke polisi dan kena pasal pidana.

Punya pengalaman di ig? silahkan tambahkan di kolom komentar, selamat menikmati foto” keren sabahat, kerabat atau anggota keluarga anda, semoga kita semua dalam sehat selalu, love u all.

Tongkrongan Menyelamatkan Joni

Joni sejak SD sudah merokok kerana bapak ibunya perokok, saat SMP sudah kecanduan, di SMK selalu cari kesempatan untuk menghisap asap, di bawah pohon sbelum masuk skolah, di toiet saat ganti jam pelajaran atau istirahat, di tempat kumpul bareng teman setelah pulang sekolah hingga mentari lenyap, pulang ke rumah melengkapi aroma asap yang sudah berkerak puluhan tahun di dinding & sudut” rumah.

Lulus SMK Joni tak dapat kerja hingga bertahun-tahun, hari-hari Joni dijalani di tongkrongan sejak pagi hingga malam.

Sejak pagi selalu ada teman yang memawarkan rokok, mentraktir sarapan, makan siang, hingga makan malam. Seolah menjadi etika, seorang yang baru datang selalu menawarkan rokok gratis, dan Joni yang berada disitu selalu menerima rokok yang ditawarkan, kalo kamu?

Di Sekolah Islam Mentari Indonesia Bekasi: Training Offline Mulai Lagi

Saya sharing tentang LEADERSHIP MOTIVATIONAL dan PUBLIC SPEAKING dengan guru-guru dan karyawan hebat Sekolah Islam Mentari Indonesia, Rabu, 23 Februari 2022.

Ini jejak saya yang ke 1.157 sejak 1990, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan mampir kesini.

Terima kasih kepada Ketua Yayasan Mentari Indonesia dan Bapak Ustadz Bhayu Sulistiawan, S.Pd.I. yang kembali bersinergi, serta panitia yang support, semoga bermanfaat.

Perlakuan untuk Pigura: Bagaimana Caranya?

Saya sedang memikirkan bagaimana cara menikmati hadiah dari penyelenggara kegiatan seminar atau training setelah kerja usai, selain honor, biasanya mereka memberi piagam, sertifikat, souvenir berupa karya (yang lebih sering foto atau karikatur wajah saya) jumlahnya ratusan hingga kini.

Jika saya pasang di dinding rumah, maka dinding dua rumah saya di Jakarta akan penuh dengan pajangan pigura sertifikat, piagam atau karikatur saya, belum lagi ratusan plakat yang saat ini cuma saya simpan dalam kardus mengisi gudang.

Saya tak mau membuang benda-benda itu karena berisi kenangan yang luar bisa tak lekang ditelan waktu; seolah saya baru kemarin dihubungi panitia untuk pekerjaan di tempat yang tak dekat, menikmati antri chek inn di bandara, menatap waja-wajah penumpag lain yang masing-masing asik sendiri menunggu panggilan memasuki pesawat, deg-degan ketika lepas landas, menikmati awan beriringan di samping kadang goyang kejutan pesawat ketika turbulensi, getaran roda pesawat saat mendarat dan lanjut menikmati tanah indah negeri ini disertai kuliner yang luar biasa nikmat dan beraneka.

Berjumpa dengan teman-teman baru, belajar bahasa mereka dan memberi kejutan menggunakannya di saat tak terduga yang sering membuat mereka terperangah. Pagi hari saya berusaha cari mesjid terbesar di daerah itu untuk sholat shubuh dan berlanjut berburu kudapan pagi khas daerah itu berlanjut dengan berburu foto melampiaskan hobby photografi saya yang saya dokumentasikan disini.

Kenangan itu seperti terputar kembali saat melihat pigura satu persatu. Harus diperlakukan bagaimanakah pigura dengan sejuta kenangan itu? Sementara ini saya mengarsipkannya secara digital disini. Kalo menurut kamu?

Pigura” itu

Menikmati Wajah Sendiri

Kalau sedang konsentrasi saat beraksi di seminar atau pelatihan saya tak bisa sepenuhnya mengontrol penampilan saya karena konsentrasi penuh pada materi dan strategi penyampaian agar materi yang harus saya sampaikan bisa diterima oleh audience.

Saya sering menggunakan metode dialog, agar peserta aktif dan terpancing untuk berfikir, merespon pertanyaan atau tugas saya yang tujuannya untuk mendorong informasi berisi materi yang saya berikan bisa secara pelan-pelan secara sadar atau tidak masuk ke dalam memori audience.

Foto terakhir saya (230222) yang berdasi biru saat sedang konsentrasi menjawab pertanyaan peserta saat training di SMP Islam Mentari Indonesia Bekasi 22 Februari 2022, kabar lengkapnya ada disini. Ternyata begituuuu wajah diriku saat sedang beraksi. Foto-foto diatas adalah foto pilihan dari ribuan foto saya beraksi yang penampakkannya bagus gituuu.

Karena banyak juga foto yang ga oke ditayangin, penyebabnya banyak; diantaranya adalah, saya sering mengemudi dari Jakarta setelah bekerja hingga ke daerah Puncak Bogor, atau Bandung hingga Cirebon yang kadang-kadang berangkat sejak subuh, sesampainya di lokasi saya langsung beraksi.

Kadang saya menggunakan penerbangan pagi hari sekitar pk 09 untuk bergeser ke Jogja, Solo, Semarang, Surabaya, Lampung, Palembang, Jambi, Riau, kemudian langsung beraksi, pada sessi setelah makan siang.

Kamu yang sering terbang pasti tahu suasana chek inn di Bandara Soekarno Hatta atau Halim PK hingga take off, terbang dan landing. Hanya berganti pakaian (kadang tidak), hanya istirahat makan, sholat lohor, mengenakan dasi dan langsung beraksi. Sessi saya biasanya pk 13.00 sampai 15.00 setelah itu saya singgah di kamar panitia untuk sholat ashar dan lanjut meluncur ke bandara buat kembali ke Jakarta, kalo kamu?

Tawuran Pelajar Era Pandemi, makin Aliiiig

Dua tahun lebih, pandemi masih terus mendera bumi, banyak hal yang berubah di muka bumi termasuk model tawuran di negeri ini. Zaman dulu yang tawuran adalah mahasiswa, pelajar SLTA, kini makin muda usianya … pelajar SLTP melakukan tawuran hingga becok-bacokan.

Perubahan berikutnya adalah pilihan waktu tawuran, kalau zaman dulu tawuran dilakukan pada hari sekolah pada jam setelah pulang sekolah, biasanya berlangsung di jalan, lokasi perjumpaan jalur bis antar sekolah atau di sekitar sekolah yang digeruduk oleh lawannya dari sekolah lain. Kini tawuran berlangsung hari Minggu, lewat perjanjian di sosial media.

Dulu, tawuran berlangsung antara pelajar satu sekolah atau sekelompok sekolah dengan pelajar sekolah lain atau sekelompok dari lain sekolah. Kini tawuran berlangsung antara murid satu sekolah yang mungkin berbeda geng, kelompok atau kelas.

Yang mengerikan, anak-anak SMP sangat ringan menggunakan senjata tajam untuk melukai kawannya dan seolah orang tuanya tak tahu jika anaknya keluar rumah membawa senjata tajam untuk tawuran, bagaimana bisa?

Pemerintah melalui Dinas Pendidikan melakukan kegiatan penanganan tawuran dengan mengumpulkan pengurus OSIS sekolah di daerahnya, padahal para pelaku tawuran hampir bisa dipastikan tidak menjadi pengurus OSIS di sekolahnya. Kompetisi atau Lomba berbagai kegiatan ekstra kurikuler untuk menyalurkan minat murid, yang sayangnya hampir tak ada pelau tawuran yang aktif di kegiatan ekstra kurikuler sekolah. Polisi, atau Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumpulkan beberapa utusan anak nakal di sekolah untuk dibina dalam suatu kegiatan yang berlangsung beberapa hari.

Umumnya kegiatan berlangsung setahun sekali yang menyentuh sangat sedikit murid sekolah, apalagi pelajar pelaku tawuran. Mereka membentuk semacam organisasi di sekolah dengan berbagai nama dan istilah yang intinya membentuk struktur pemimpin, asisten dan anggota. Sang pemimpin biasanya sangat disegani dan selalu diikuti oleh anggota apapun yang diperintahnya, diawali dari sekedar minta dibelikan air mineral, rokok, korek api, bensin, bakso, hingga cimeng (ganja). Umumnya sekolah yang muridnya gemar melakukan tawuran sangat murah memberi nilai kepada muridnya dan tak berani memberi hukuman skor, dikeluarkan dari sekolah, tak naik kelas atau tak lulus kepada murid jarang masuk atau jarang ikut pelajaran di kelas dan tak punya nilai cukup untuk mengisi raport, karena guru-guru dan wali kelas seolah takut pada mereka.

Ketika para pelaku lulus, biasanya mereka masih sering datang mengunjungi sekolah, umumnya memilih warung di sekitar sekolah yang menjadi tempat nongkrong atau berkumpul saat mereka masih sekolah, dan para yuniornya sering datang ke tempat itu untuk “nongkrong” membicarakan kenangan saat di sekolah dan tawuran masa lalu.

Para pelaku tawuran secara sadar memilih tawuran sebagai pilihan kegiatan mereka di sekolah, bukan OSIS, atau ekstra kurikuler, karena sekolah tak mengapresiasi kegiatan OSIS dan ekskul serta tak memberi sangsi untuk pelaku tawuran.

Seharusnya sekolah adalah fihak yang paling tahu indikasi bakal terjadi tawuran di dalam atau di luar sekolah. Salah satu tempat mengamati potensi itu ada di kantin sekolah, jika ada lokasi-lokasi yang hanya boleh ditempati oleh kelompok atau orang tertentu, mereka adalah terduga pelaku tawuran. Warung-warung atau tempat nongkrong radius 50 meter dari sekolah harus diamati pada pagi dan siang hari sesudah pulang sekolah, karena dari tempat itu tawuran direncanakan dan dimulai.

Anehnya, sekolah seolah tak tahu jika ada geng-geng di sekolahnya dan tak melakukan antisipasi pencegahan agar hal itu tak terjadi. Kan sekarang lebih sering PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh, sehingga tak terdeteksi kelakuan murid membentuk geng.

Sebenarnya, saat PJJ atau belajar normal seperti dulu, pelaku tawuran atau anggota geng itu gampang terdeteksi dari frekuansi kehadiran kegiatan belajar. Guru-guru yang memberi perhatian terhadap kehadiran murid dan nilai-nilai hasil ulangan serta tugas harus melaporkan kepada wali kelas dan menjadi bahan evaluasi wali kelas, Guru BK dan manajemen sekolah yang jika prosesnya benar, dalam waktu dua bulan lewat panggilan kepada orang tua murid dan konseling intensif wali kelas serta Guru BK akan menjadi jelas apakah murid masih terus menjadi murid di sekolah itu atau berhenti serta pindah sekolah.

Ada sekolah di negeri ini yang hingga kini masih memungut uang pangkal puluhan juta rupiah dan iuran bulanan yang tak murah. Sekolahnya selalu dibanjiri peminat dan tak pernah terlibat tawuran, karena di sekolah itu proses pendidikan berlangsung secara terbuka, tak ikut ulangan tak ada nilai, tak ada nilai tak naik kelas atau tak lulus sekolah, bahkan menyontek saat ulangan harian sangsinya dikeluarkan dari sekolah.

Menunggu hingga akhir semester dan melihat fakta murid tak punya nilai pada banyak mata pelajaran yang diikuti adalah situasi fatal yag amat sangat terlambat, jika sekolah masih mengalami hal ini, kita akan masih banyak membaca berita tawuran pelajar dan apakah akan ada korban tewas?

Eks Napi Pengen Jadi Pemimpin

Kasian juga mantan napi yang masuk penjara gegara pake narkoba, dia ga bisa jadi calon kepala daerah.

Mungkin ini yang membuat anak dan menantu mantan menteri yang pernah jadi ketua partai besar negeri ini menangis saat memdapat vonis penjara setahun.

Mungkin rencana cucu konglomerat suatu saat ingin jadi kepala daerah bakal tak bisa karena peraturan.

Apakah kamu mau punya kepala daerah mantan narapidana dan pemakai narkoba?

Kampanye Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Memanfaatkan Teknologi Informasi

Kenangan Kamis, 2 September 2021.


Media Sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Sejak awal dibangun, media sosial diperuntukkan sebagai wadah bagi para penggunanya agar dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan jejaring virtual.


BNN RI sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam upaya P4GN tentunya harus aktif mengedukasi masyarakat dalam berbagai media, salah satunya media sosial.


BNN Kota Jakarta Selatan yang merupakan bagian dari BNN RI tentunya memiliki kewajiban yang sama untuk mengkampanyekan P4GN di media sosial. Melalui kegiatan ini diharapkan Tim Humas BNN Kota Jakarta Selatan memiliki semangat untuk membuat konten P4GN yang menarik sehingga masyarakat paham dan dapat teredukasi.

SouthWarriors #warondrugs

indonesiabersinar

jakselbersinar #BNNsahabatmasyarakat #BersihNarkoba #bersihcovid19

Nemu File Poster KEMINFO RI

Saat bersih-bersih file di handphone, saya menemukan poster kegiatan yang diselenggarakan oleh KEMINFO RI dan PB PGRI, Oktober 2021.

Nemu Wajah di Twitter

Saat googling DWITAGAMA saya menemukan wajah saya bersama sahabat aktifis pencegahan penyalahgunaan narkoba di twitter @hasbong. Rupanya itu dokumentasi setelah saya sharing tentang kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba untuk aktifis LSM di Lido 2015 pada kegiatan yang diselenggarakan oleh BNN RI, selengkapnya bisa disimak disini.

Juri Lomba Blog IG TIK PB PGRI

Zaman dulu saya sering ikut lomba macam-macam seperti deklamasi/baca puisi, menyanyi keroncong, olah raga, pidato, baca cerpen betawi, baca pembukaaan UUD 45, dsb. Foto-foto sertifikat saya yang lain bisa kamu nikmati disini.

Itu dulu, sekarang saya sering jadi juri, kalo kamu?

4 Cara Menjaga Nama Baik Sekolah

Foto: pixabay.com

Masih suka mendengar ucapan:

“Jagalah nama baik sekolahmu … “

Siapapun kamu, menjaga nama baik sekolah itu adalah sesuatu yang luar bisa berat, bagaimanakah cara menjaga nama baik sekolah?

1. Susaaaaah, ga bisa. Coba deh bayangin, sekolah itu kan terdiri dari banyak hal, yaitu: tanah, bangunan, semua murid, semua guru dan karyawan, serta orang tua murid.

Berapa luas tanah sekolah kamu, berapa luas bangunan gedung sekolah kamu? Bagaimana kamu menjaga tanah dan bangunan sekolah kamu? Sementara kamu masih kecil, atau remaja. Bapak, Ibu guru kamu, termasuk Kepala Sekolah tak bisa menjaga tanah dan bangunan gedung, makanya mereka butuh penjaga sekolah atau satpam.

Berapa jumlah murid di sekolah kamu? Coba deretin nama semua murid di sekolah kamu termasuk nama bapak, ibu guru kamu, kira-kira berapa kilometer total panjangnya? Bagaimana kamu bisa menjaga semua nama itu agar tetap menjadi baik selama kamu jadi murid di sekolah kamu? Bisa kah?

Menjaga nama ratusan orang bahkan hingga ribuan, itu suatu hal yang mustahil, seperti menjaga piring beling tak pecah … ga bisaaaaa, susah beeeed, kalo kata anak sekarang.

Terus gimana dong cara menjaga nama baik sekolah?

Gampang guys … lakukan ini deh:

2. Kamu jaga nama baik dirimu sendiri aja deh, lakukan hal-hal baik yang membuat dirimu jadi baik, ga usah fikirin orang tua kamu, ga usah fikirin sekolah kamu, ga usah fikirin siapa-siapa, apalagi sesumbar demi nama baik bangsa dan negara … lebaaaaay.

3. Kalau punya skill atau keterampilan tertentu, bolehlah ikut kompetisi agar kamu bisa merasakan nikmatnya jadi juara, atau sebagai bentuk evaluasi atas keikutsertaan kamu dalam suatu komunitas atau kegiatan tertentu. Tak perlu dibebani dengan perasaan ingin menjaga atau mengharumkan nama baik sekolah. Nanti malah keberatan kamu dan ga bisa bergerak. Jalani aja, kalo menang nikmati sebagai hasil latihan atau bergabung dengan komunitas.

4. Kalau kamu baik, kamu berprestasi yang jadi baik adalah nama kamu, orang tua jadi ikut baik, dan sekolah kebawa-bawa, bangsa dan negara mah jadi otomatis.

Pernah jadi juara apakah dirimu?

Sessi Pertama Ngamen di 2022

Info lengkap training, seminar saya silahkan ke http://trainerkita.wordpress.com

Tawuran Pelajar: Mereka Tak Belajar, Tak Bisa Diajar

Dua tahun pandemi menghajar seisi bumi, membuat anak sekolah tak bisa belajar di rumah, proses belajar secara online menghadapi banyak hambatan sarana, prasarana, kompetensi, dsb. Orang tua menjerit tak mampu membimbing anak-anaknya belajar di rumah, murid-murid merasa tak ada semangat belajar karena hanya menghadapi gawai dan tak berjumpa teman serta guru-guru.

Januari 2022 jadi tonggak bersejarah pendidikan di Indonesia, pemerintah bersepakat bahwa pelajaran tatap muka di sekolah harus dilakukan di semua jenjang pendidikan walau dengan durasi waktu yang belum full, waktu belajar dikurangi, anak-anak sekolah pulang lebih cepat. protokol kesehatan ditegakkan secara konsisten.

Seharusnya para guru senang, orang tua senang, anak-anak senang dan idealnya, anak-anak semangat belajar di sekolah karena berjumpa dengan teman-teman, guru-guru berlanjut semangat mengulang pelajaran di rumah atau mengerjakan pelajaran yang belum selesai di ruang kelas.

Tetapi apa yang terjadi dengan sebagian anak-anak pelaku tawuran di atas? Bukan buku pelajaran yang dicari, teman dan sahabat baru untuk bersenang-senang di sekolah belajar dan berlanjut melakukan kegiatan ekstra kurikuler … mereka malah mencari musuh untuk ditancapkan clurit di kepalanya.

Jika anda guru, dan ada murid anda menjadi pelaku tawuran yang memakan korban itu? perhatikan baik-baik, bahwa murid pelaku itu sesungguhnya tak punya keinginan belajar secara online maupun offline. Anak-anak itu hanya senang memakai pakaian seragam sekolah untuk mendapat jatah uang bensin, uang jajan, izin membawa sepeda motor ke sekolah dan pulang ke rumah semaunya asal masih berpakaian seragam sekolah.

Pembelajaran offline maupun online yang dilakukan secara serius selama satu semester akan memunculkan potret semangat belajar murid yang sesungguhnya. Perhatikanlah pencapaian nilai hasil belajar para pelaku tawuran … hampir bisa dipastikan nilai mereka jelek-jelek bahkan banyak dari mereka yang tak punya nilai hasil belajar.

Anak-anak yang hasil belajarnya tak bagus harus dipanggil bersama orang tuannya untuk dilakukan konseling oleh wali kelas dan guru BK, yang jika berhasil akan merubah anak jadi lebih semangat belajar, dan mereka yang tetap tak bersemangat akhirnya menyatakan mengundurkan diri karena sesungguhnya tak memiliki semangat buat belajar atau tak mau sekolah.

Lewat belajar tatap muka, pengamatan semangat belajar lebih mudah dilakukan, kehadiran di sekolah setiap hari menjadi indikasi yang sangat jelas bahwa anak-anak itu punya semangat belajar atau tidak. Murid yang sering tak hadir belajar di sekolah mengindikasikan semangat belajar yang tak bagus. Guru, wali kelas dan guru BK harus segera mengambil tindakan melakukan konseling, mencari penyebab dan jalan keluarnya.

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, tetapi kalau warga negara itu tak berminat belajar di suatu sekolah tak perlu dipaksakan, karena hanya akan menghabiskan waktu dan energi serta tak memberi manfaat arti buat warga negara itu. Barangkali ada motivasi lain dari warga negara atau anak murid yang bisa lebih berkembang di tempat atau komunitas lain dan bisa membuat kehidupan yang berangkutan jadi lebig baik. Misalnya dia bergabung dengan komunitas motor dan menjadi ahli modifikasi atau mekanik motor yang memberi penghasilan di masa depan. Bergabung dengan komunitas pedagang kaki lima, bisa jadi memberi pembelajaran bagaimana cara menjadi pedagang yang sukses di masa depan, yang mungkin itu tak mereka dapat di sekolah.

Jadi, intinya mah ga usah dipaksa … biarkan sekolah menjadi tempat yang menyenangkan buat anak-anak yang mau sekolah, bagi anak-anak yang tak mau sekolah biarkan mereka memilih komunitas dan tempat berkegiatan sesuai minat dan bakatnya masing-masing. Bagi murid pelaku tawuran yang melakukan perbuatan keji hingga membunuh orang lain, sebiknya diproses hukum penjara dan namanya diblack list tak bisa masuk ke sekolah manapun di seantero negeri. Seperti halnya orang yang punya utang di bank tak bisa lagi meminjam di bank lain karena namanya tercantum sebagai kreditur yang bermasalah. Cara black list ini juga bisa diterapkan pada murid pelaku tawuran agar jadi pembelajaran buat pelaku dan orang lain untuk tak melakukan tawuran lagi.

Kalau negeri ini terus tak tegas terhdap pelaku tawuran, jangan kaget kalo besok ada lagi tawuran yang menelan korban, mau sampai kapan?

Bohemian Ngawur yang tak Ngawur Indomusicgram

Mengamati isi trending video di youtube isinya kontroversi, keributan, musibah, pamer harta, pamer kebaikan, bahkan becandaan yang divideoin saya jenuh. Akhirnya saya sering mampir ke channel indomusicgram yang isinya anak-anak muda dengan kemampuan musical dan suara yang bagus-bagus banget. Sering ada penyanyi terkenal ikut mengisi konten indomusicgram.

Lagu-lagunya sering tak terduga, kostumnya natural, tetapi garapan music dan vokalnya digarap sangat serius, apalagi penampilan akapelanya, ga ngawur kereeeen guys.

Teruslah produktif anak-anak muda, semoga kalian bisa jadi pemusik atau penyanyi yang ngetop markotop dan tak menyalahgunakan narkoba, juga ga mabok, kerana masa depan itu indah layak untuk dinikmati, seperti karya-karya music kamu yang sudah dinikmati oleh jutaan orang, stay safe guys.

Achievement, 15 tahun Ngeblog di WordPress

Rabu 18/1 saya mendapat notif dari wordpress.com bahwa saya sudah 15 tahun ngeblog di wordpress, alhamdulillah.

Sebuah pencapaian yang jadi terasa ringan karena selalu banyak pengunjung yang singgah di blog ini, yang sekarang mencapai lebih dari dua juta kunjungan.

Terima kasih kepada wordpress.com yang telah memberi pelayanan dengan baik, terima kasih juga kepada anda, pengunjung blog saya, semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Khawatir & Gugup saat Presentasi

Ada teman saya yang bertanya via chat setelah beberapa kali ikut sessi secara online, begini pertanyaanya:

“Saya melihat tampilan bapak begitu tenang dan ngalir. Bpk tdk pernah punya rasa khawatir dan selalu tenang nampaknya. Apa kuncinya pak?”

Jawaban Saya begini:

“Kekhawatiran selalu ada, itu bermanfaat, krn saya harus tau apa yg diinginkan panitia yg ngundang sy, apa tujuan sessi sy, dari situ sy menyiapkan materi, strategi, riset, bikin slide dan latihan utk mengatur plotting waktu ssuai jadwal, dimana hrs ada opening kontent, dialog/tanya jawab dan closing.”

Dokumentasi sessi seminar dan training saya bisa anda simak di http://trainerkita.wordpress.com

Si Miskin Pake Narkoba?

Temen ngajak baok, bilang aja mo bokeeeer .. itu alasan yang paking gampang untuk memghindar ajakan mabok atau pake narkoba.

Karena kalau kamu bilang mau boker atau buang air, tak ada tang bisa menahanmu … jika merrka bilang boker aja dilokasi (krn ada toilet dimana kamu berada) bilang lagi bahwa kamu ga bisa boker di mana aja, cuma di toilet langganan aja … pasti mereia yang mengajak kamu mabok, mengijinkan kamu pergi.

Ga cuma artis, orang kaya, orang biasa, orang miskin, orang pintar, pejabat negara, penjahat kampung, semua orang bisa kecanduan narkoba.

Bahaya dan Dampak Narkoba pada Hidup dan Kesehatan

Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Mudahnya mendapat bahan berbahaya tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencicipi zat berbahaya ini.

Meski ada beberapa jenis yang diperbolehkan dipakai untuk keperluan pengobatan, namun tetap saja harus mendapatkan pengawasan ketat dari dokter. Ada banyak bahaya narkoba bagi hidup dan kesehatan, di antaranya adalah:

Dehidrasi

Penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya badan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak.

Halusinasi

Halusinasi menjadi salah satu efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Tidak hanya itu saja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan. Apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus.

Pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus si pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun. Hilangnya kesadaran tersebut membuat koordinasi tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang cukup berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan sehingga sulit mengenali lingkungan sekitar.

Kematian

Dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis. Pemakaian sabu-sabu, opium, dan kokain bisa menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Inilah akibat fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan narkotika, nyawa menjadi taruhannya.

Gangguan Kualitas Hidup

Bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh, penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum.

Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian. Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh. Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian. Karena itu, jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan.

Silahkan minta diceritain sama orang negeri ini yang pernah dipenjara, bagaiamana suasana didalamnya … buat orang tajir melintir aja menyengsarakan, apalagi buat kamu yang kismin, sementara akibat make narkoba yang bikin kesehatan kamu terganggu itu makin hari makin parah dan bisa kamu perkirakan bagaimana pelayanan kesehatan di penjara?

Mereka yang hidupnya tajir melintir pada jadi susah, paranoia, mati over dosis, nyungsep deh … kalo yang kismin coba” make narkoba … sama aja minta mokat lebih cepat, kalo kamu?
.
#narkoba
#dontusedrugs
#jauhinarkoba
#hidupsehat

Jenuh Trending Youtube, Nikmati Indomusicgram

Mengamati isi trending video di youtube isinya kontroversi, keributan, musibah, pamer harta, pamer kebaikan, bahkan becandaan yang divideoin saya jenuh. Akhirnya saya sering mampir ke channel indomusicgram yang isinya anak-anak muda dengan kemampuan musical dan suara yang bagus-bagus banget. Sering ada penyanyi terkenal ikut mengisi konten indomusicgram.

Lagu-lagunya sering tak terduga, kostumnya natural, tetapi garapan music dan vokalnya digarap sangat serius, apalagi penampilan akapelanya, kereeeen guys.

Teruslah produktif anak-anak muda, semoga kalian bisa jadi pemusik atau penyanyi yang ngetop markotop dan tak menyalahgunakan narkoba, juga ga mabok, kerana masa depan itu indah layak untuk dinikmati, seperti karya-karya music kamu yang sudah dinikmati oleh jutaan orang, stay safe guys.

Mo Punya Motor? Nabung woooi, Jan Ngutang

Keren bed nih Bokap, dia nabung tiap hari selama tiga tahun wat beli tunggangan idamannya. Aliiig bed, banyak dua ribuan tabungannya, ada juga lima ribuan, sepuluh ribuan, ampe cepe ceng. Dia bilang pokoknya dia berusaha nabung berapapun ada duitnya.

Coba deh kamu itung, kalo ngutang or kredit selama tiga tahun harga nmax yg 32 jutaaan dg uang muka 3 juta, diangsur 3 tahun kena 1,4 juta per bulan, silahkan ditotal deh.

Aliiiiiig, jadi elo harus membayar total sekitar 52 juta, selisihnya 20 jetooong man … bisa beli motor baru yang laen secara cash bro.

Siapa diantara kamu yang udah pernah beli tunggangan secara cash walau nabung bertahun-tahun? Cerita di kolom komentar boleh … makasih.

Ngomporin Guru-guru Hebat SMKN 2 Jakarta

Menemani Om @wijayalabs diskusikan topik guru menyenangkan … langsung praktek ngebranding sekolah menyenangkan bareng guru” hebat di SMKN 2 Jakarta 171121 … saya happy, kalo kamu?

Berita lengkapnya ada disini.
.
#smkn2jakarta, #smknpk2jakarta, #smkn2jakartasekolahbagus, #smkn2jakartasekolahmenyenangkan, #sekolahmenyenangkan, #sekolahpusatkeunggulan,#smkn50jakartasekolahfavorit,#sahabatdugam

Memperingati Hari Guru: Tawuran

Ternyata ada model baru memperingati hari guru anak SMP di Tangsel, tawuran antar dua sekolah.

Merek itu anak-anak hebat dan berani. Hebatnya apa? Kehebatan mereka adalah bahwa mereka tahu bahwa tawuran yang mereka lakukan tak membuat mereka dikeluarkan dari sekolahnya karena mereka tahu guru dan kepala sekolahnya sudah lama kehilangan keberanian menghukum murid apalagi mengeluarkannya dari sekolah.

Anak-anak SMP itu berani karena andai dia kena sangsi dikeluarkan dari sekolah karena tawuran, masih banyak sekolah lain yang masih mau menerima dia.

Andai semua sekolah bersikap tegas terhadap pelaku tawuran maka tak ada murid yang berani melakukan tawuran karena dia tak lagi bisa sekolah dimanapun dia mendaftar. Dengan memanfaatkan teknologi saat ini seharusnya ini sangat mudah dilakukan.

Selain hukuman yang tegas, stakeholder pendidikan harus memgasilitasi berbagai kegiatan yang bisa mengalurkan emosi pelajar seperti kompetisi tinju, kompetisi olahraga, balap lari, adu ketangkasan lempar batu atau senjata tajam. Dari pada melempar batu teman sekolah lain atau menusukkam senjata tajam ke tubuh anak sekolah lain, labih baik ikut lomba yang hadiahnya lolos test jadi tentara sehingga bisa bertempur dengan musuh negara … dan tak ada lagi sekolah yang saling bermusuhan, kalo kamu?

Instagram Pak Dedi

Mau dong saya follow instagram kamu … kalo mau kepoin foto-foto saya di instagram, difollow juga gpp, silahkan klik disini.

Mengelola Jejak Digital

Pernah browsing namamu sendiri di google? Apa hasil yang diperoleh? Saya mendokumentasikan berbagai kegiatan saya di blog sebagai cara mendokumentasikan jejak digital yang ujungnya bisa nyangkut saat nama saya dibrowsing di google. Jika kamu ingin tahu jejak-jejak digital saya lainnya silahkan klik disini.

Gegara Hutang, Lembang Jadi Ga Menarik Lagi

Jauh sebelum pagebluk menghantam bumi, saya dan keluarga sering ke Lembang Bandung karena tak trlalu jauh dr Jakarta, udaranya segar, alamnya indah, makanannya beraneka, orang”nya ramah dan cakep”, pilihan hotelnya banyak, dsb.

Sering kali kami go show, langsung ke Lembang menikmati objek wisata, makan siang, pindah ke objek wisata lainnya, hingga hari gelap kemudian kami berburu hotel, ada keseruan wisata dadakan seperti itu, selalu ada kejutan menyenangkan yang tak terduga, dan membuat kami ingin kembali ke Lembang lagi.

Itu dulu …. kini tak lagi, karena sejak lebih sepuluh tahun lalu ada sahabat yang tinggal di kota itu yang sering kami singgahi jika kami libur dadakan di Lembang meminjam uang … tak banyak, tapi ada enam angka nol dibelakangnya.

Saya tak pernah menagih beliau untuk membayar, tetapi ketika saya meneleponnya atau chat, selalu dia minta maaf belum bisa mengembalikan pinjamannya yang sudah lama sekali tanpa ada usaha mengangsur sedikit demi sedikit. Padahal Saya menelpon atau chat beliau hanya sekedar ingin menyapa ngobrol ngalor ngidul melepas rindu kerana lama tak jumpa,

Padahal, andai beliau mau mengangsur seperak dua perak tiap bulan pasti pinjamannya sudah lunas, karena beliau dan istrinya bekerja, anak-anaknya pun kini sudah bekerja.

Andai ke Bandung, kami jadi memilih sisi lain Bandung dan tak ke Lembang karena maleeees, sebenarnya Lembang tak bersalah … Lembang masih tetap nyaman dikunjungi, indah pemandangannya, segar udaranya, dsb …. kalo mau kesana saya cuma terbayang wajah sahabat yang tinggal disana dan jadi jahat kerana uang, kamu punya pengalaman seperti itu?

Penghuni Baru

Sertifikat di atas menjadi tambahan penghuni arsip kumpulan sertifikat setelah berbagi untuk perbaikan kualitas anak negeri dalam bidang literasi digital membersamai Keminfo Oktober 2021, semoga bermanfaat.

Informasi lengkap aktifitas training” saya bisa anda simak disini.

Mendokumentasikan Perjalanan Berbagi

Pada salah satu sessi training saya ada yang bertanya bagaimana saya bisa menghitung jumlah presentasi yang sudah saya lakukan sejak tahun 1990 ketika Saya masih mahasiswa di IKIP Jakarta (UNJ – sekarang), di bawah ini adalah data jumlah presentasi saya.

Dokumentasi/Jejak Training/Seminar Trainer Kita

• 35 Training sepanjang tahun 2021 bisa disimak disini.

• 22 Training sepanjang tahun 2020 bisa disimak disini.
• 34 Training sepanjang tahun 2019 bisa disimak disini.
• 28 Training sepanjang tahun 2018 bisa disimak disini.
• 35 Training sepanjang tahun 2017 bisa disimak disini.
• 62 Training sepanjang tahun 2016 bisa disimak disini.
• 66 Training sepanjang tahun 2015 bisa disimak disini.
• 114 Training sepanjang tahun 2014 bisa disimak disini.
• 107 Training sepanjang tahun 2013 bisa disimak disini.
• 125 Training sepanjang tahun 2012 bisa disimak disini.
• 97 Training sepanjang tahun 2011 bisa disimak disini.
• 109 Training sepanjang tahun 2010 bisa disimak disini.
• 57 Training sepanjang tahun 2009 bisa disimak disini.
• 81 Training sepanjang tahun 2008 bisa disimak disini.
• 75 Training sepanjang tahun 2007 bisa disimak disini.
• 107 Training sepanjang tahun 2006 bisa disimak disini.
• Training sepanjang tahun 2005 dan sebelumnya bisa disimak disini.

Saya senang mendokumentasikan perjalanan berbagi dimana-mana lewat foto, slide dan blog …. foto-foto di atas adalah sebaikan dokumentasi perjalan beragi saya, lebih lengkapnya bisa anda simak disini.

Pelajaran tentang Hutang dari Deddy Corbuzier

Anda pernah punya hutang? Terjerat rentenir? Terjerat pinjaman online (pinjol)?

Makasih banget buat Om Deddy Corbuzier yang mengedukasi masyarakat tentang hutang, permainan uang, kartu kredit, dsb … kontent yang bermanfaat sekali, melengkapi kontent” yang beraneka temanya … good job Om Deddy dan team kreatifnya.

207 Hari Menulis Blog tanpa Henti

Selamat pagi pengunjung setia blog saya, terima kasih anda kembali berkunjung ke blog yang dikelola oleh seorang pendidik di SMKN 50 Jakarta sejak 2005.

Hari ini saya menerima notifikasi dari wordpress.com bahwa saya telah posting artikel di blog ini 207 hari tanpa henti.

Salah satu yang membuat saya makin semangat menulis di blog ini adalah pengunjung yang terus bertambah hingga jutaan. Statistik blog yang sedang anda nikmati ini hampir mencapai angka 2.000.000, alhamdulillah … terima kasih anda telah berkenan mampir ke blog ini, ditunggu kunjungan anda lagi dan komentar dari anda, agar saya bisa berkunjung dan komentar di blog anda.

Bagaimana tips konsisten menulis blog? Silahkam simak disini.

Anak itu seperti Pohon

Dia ditanam, dirawat, diberi makan atau pupuk, jika sakit diobati, disiram atau diberi minum, disekolahkan atau ditempatkan di lokasi yang ada sinar matahari.

Setelah besar pohon dipisahkan di tempat yang sesuai, kalo anak anak berkeluarga dan tinggal di tempat berbeda dengan orang tua.

Bisa tumbuh subur atau tidak tergantung kemampuan pohon beradaptasi denga lingkungannya, demikian juga anak yang telah dewasa, kalo kamu?

Video Training Public Speaking with BNNP DKI Jakarta

Pesertanya guru” dan murid” SMPN 2 Jakarta, 16 September 2021.

Workshop Komunikasi Efektif & Pembuatan Bahan Ajar Era Digital, di MIN 1 Tangsel Ciputat

Sabtu, 25 September 2021 di Aula MIN 1 Tangsel Ciputat Saya ditemani dua saahabat Rumah Belajar DKI Jakarta, Ibu Samini, SPd dan Ibu Yoga Angelina, SPd memandu workshop bertajuk Workshop Komunikasi Efektif & Pembuatan Bahan Ajar Era Digital, dengan peserta guru-guru dan karyawan MIN 1 Tangsel.

Dokumentasi 1.243 sessi training dan seminar saya bisa anda simak disini.

Bersiap Berbagi lagi

Kalo kamu mau ikut, silahkan

Ibu Gosok di Rumah Orang, Anaknya Bersenang-senang & Tawuran

Kira-kira, apa yang ada di fikiran seorang anak yang ibunya kerja menggosok pakaian di rumah orang setiap hari, anaknya tak mau disuruh sekolah dan bersenang-senang nonton pertunjukkan musik berlanjut tawuran.

Kan itu ibunya bakal pergi duluan meninggalkan dunia ini, dan meninggalkan anak itu. Kemudian anak itu bakal punya anak, terus dia kerja gosok pakaian di rumah tetangga, dan anaknya tawuran lagi kaya bapaknya zaman dulu?.

Mungkin bapaknya ga ada entah kemana, sehingga yang datang ke kantor polisi ibunya dan menangis bombai kaya gitu, kalo ada bapaknya barangkali yang datang ke kantor polisi si ibu akan ditemani oleh suaminya.

Terus si anak itu kalo nanti nikah dan berumah tangga, dia bakal meninggalkan istri dan anaknya sehingga istrinya menggosok di rumah orang, dan anaknya bersenang-senang lanjut tawuran kaya bapaknya … karena anaknya melihat tayangan video di bawah ini.

Umumnya, seorang anak bersekolah untuk mencari kehidupan yang lebih baik di masa depan, barangkali anak itu sudah tak sabar untuk hidup bersenang-senang sejak remaja, sehingga dia ak mau bersusah-susah di sekolah dan langsung bersenang-senang menikmati musik dan lanjut tawuran, kalo menurut kamu?

Ini video lengkapnya, lihat pernyataan ibu ke anaknya di menit ke-9.

Never Stop Empowering People

BNNK Jakarta Selatan, kamis, 2 September 2021.


Media Sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Sejak awal dibangun, media sosial diperuntukkan sebagai wadah bagi para penggunanya agar dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan jejaring virtual.


BNN RI sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam upaya P4GN tentunya harus aktif mengedukasi masyarakat dalam berbagai media, salah satunya media sosial.
BNN Kota Jakarta Selatan yang merupakan bagian dari BNN RI tentunya memiliki kewajiban yang sama untuk mengkampanyekan P4GN di media sosial. Melalui kegiatan ini diharapkan Tim Humas BNN Kota Jakarta Selatan memiliki semangat untuk membuat konten P4GN yang menarik sehingga masyarakat paham dan dapat teredukasi.

SouthWarriors #warondrugs

indonesiabersinar

jakselbersinar #BNNsahabatmasyarakat #BersihNarkoba #bersihcovid19

Jadi Pembicara: Jangan Pake Asisten Sorot

Dokpri
Dokpri

Kapan terakhir anda menyimak presentasi dimana sang pembicara menggunakan asisten sorot?. Apakah anda memperhatikan bahwa pembicara sering mengulang-ulang kata, atau kalimat-kalimat di bawah ini:

“Selanjutnya.”

“Berikutnya.”

“Slide selanjutnya Mbak.”

“Tolong slide berikutnya.”

“Next.”

“Lanjut.”

“Lewati saja slide ini.”

“Ke slide yang itu Mas.”

Dsb

Ada teman yang iseng mendata kata atau kalimat sejenis di atas yang diucapkan pembicara, dan hasilnya sangat mencengangkan, kata-kata itu diucapkan puluhan kali, ada pemborosan waktu, energi dan pengalihan fokus yang membuat interaksi transfer materi tak teralu efektif.

Jangan Pake Asisten Sorot

Menggunakan asisten sorot saat anda menjadi pembicara akan memperlihatkan kepada audience bahwa anda anggota geng “gaptek” alias gagap teknologi. Jika anda tak bisa menghubungkan laptop anda dengan projektor tak masalah, datanglah lebih cepat sebelum giliran anda presentasi karena pasti ada panitia yang dengan senang hati membantu setting tayangan slide anda, menghubungkan projektor dengan laptop anda, atau anda bisa membawa USB flash disk berisi materi anda dan ditayangkan menggunakan laptop panitia.

Panitia umumnya sudah menyiapkan remote kontrol, yang sebaiknya anda tanyakan sebelum pelaksanaaan presentasi, karena anda juga bisa minta tolong untuk disediakan dan anda akan meminjam saat sessi anda berlangsung. Cukup sediakan waktu tiga menit untuk latihan penggunaak alat remote kontrol, maka anda sudah langsung bisa menggunakannya.

Foto: tangkapan layar google.com
Tangkapan layar google.com

Remote kontrol bisa anda beli di toko buku, toko komputer atau toko online dengan harga beragam mulai Rp. 65.000,- hingga jutaan rupiah. Silahkan beli sesuai selera dn minat anda. Usahakan melakukan latihan dan pembiasaan sebelum saat presentasi tiba.

Saat mengginakan remote kontrol anda bisa melakukan improvisasi, berjalan ke arah peserta, mendekat kepada peserta, seolah menyapa dari jarak dekat, dan anda tetap bisa mengontrol slide anda dari jarak 15 hingga 20 meter, tanpa perlu memberi perintah kepada sisten sorot.

Jika anda didampingi oleh asisten, minta tolong kepada asisten anda untuk membuat dokumentasi kegiatan anda dalam bentuk foto dan video agar anda punya bahan untuk publikasi di instagram, facebook, youtube, blog, dsb. Hal ini bisa menjadi porto folio karir presentasi anda.

Investasi sedikit untuk membeli remote kontrol dan latihan pembiasaan serta menggunakannya akan menampilkan kesan anda sebagai pembicara yang mumpuni, menguasai teknologi dan layak untuk diundang lagi sebagai pembicara pada kegiatan mendatang, karena mengesankan buat peserta dan panitia penyelenggara kegiatan.

Makin tinggi jam terbang presentasi anda, kebutuhan jumlah slide yang digunakan akan bisa diprediksi secara tepat, anda waktunya kepepet anda bisa klik next berkali-kali pada remote kontrol atau anda bisa melakukan skip dari menu power point.

Tips-tips lainnya berkaitan dengan presentasi bisa anda simak di slideshare saya.

Saya menyiapkan beberapa unit remote kontrol saat presentasi untuk antisipasi jika ada unit yang bermasalah, bagaimana dengan anda?

Ngomporin Binaan Yayasan Amaliah ASTRA

Term Of Reference

Pembinaan Astragraphia

  1. Latar Belakang

Pelajar sebagai kaum intelektual harus memiliki kemampuan-kemampuan yang dapat menambah kualitas diri sebagai siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Kemampuan atau skill yang harus dimiliki oleh seorang siswa di dapatkan secara otodidak ataupun belajar dari orang lain. Ketika kemampuan sudah dimiliki maka siswa harus mengetahui bagaimana tahapan selanjutnya setelah lulus untuk memasuki dunia pekerjaaan.

Percaya diri untuk meraih kesusksesan setelah selesai dari sekolah adalah hal yang harus dimiliki agar memiliki nilai juang dan daya saing yang kuat. Maka dari itu untuk dapat percaya diri dalam meraih kesuksesan, siswa perlu melatih diri dan juga dibutuhkannya pengetahuan.

  • Nama Kegiatan

Pembinaan Astragraphia Tahun 2021

  • Tema Kegiatan

“be confidence and get your success! “

“Percaya diri dan raih kesuksesanmu!”

  • Maksud dan Tujuan

Maksud dari kegiatan training tunas unggul ini adalah memberikan pengetahuan dan motivasi Workshop percaya diri untuk meraih kesuksessan  bagi siswa penerima beasiswa Tunas Unggul atau perguruan tinggi.

Adapun tujuannya adalah siswa diharapkan menjadi agen perubahan dan menambah kualitas personal seorang.

  • Pelaksanaan Kegiatan

Hari, tanggal : Jumat, 18 Juni 2021

Waktu : 13.30 – 15.30 WIB

Tempat : Virtual ZOOM MEETING

  • Pembicara

Dedi Dwitagama, MM, MSi

  • Sub Materi
  • Memberikan pengetahuan mengenai “be confidence and get your success! “
  • Output Materi
  • Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai “be confidence and get your success! “
  • Target Peserta

27 siswa binaan astragraphia

  1. Susunan Acara
Susunan Acara Pembinaan Astragraphia
WaktuDurasiKegiatanPengisi Acara
13.15 – 13.3015 menitPengondisian Peserta dan roomTeknisi Zoom
13.30- 13.355 menitPembukaanMc dan Peserta
13.35 – 13.4510 menitSambutan 1Perwakilan Amanah Astra
13.45 – 13.5510 menitSambutan 2Perwakilan Astragraphia
13.55 – 14.3540 menitMateri 1Pembicara 1
14.35 – 14.4510 menitIce Breaking Gamesmc
14.45 – 15.2540 menitMateri 2Pembicara 2
15.25 – 15.305 menitSesi foto dan penutupanmc

Ngompor Online maning: Menulis Bersama Pak Naff

Saya mendapat kehormatan berbagi pengalaman jadi trainer dengan tajuk KUNCI SUKSES MENJADI SEORANG TRAINER DI BIDANG PENDIDIDIKAN, Jumat 28 Mei 2021.

Pertanyaan mengalir deras dari teman” yang mayoritas berasal dari Sumatera, hal ini membuat waktu berlalu sangat cepat dan dua jam menjadi berlalu begitu cepat, semoga bermanfaat.