207 Hari Menulis Blog tanpa Henti

Selamat pagi pengunjung setia blog saya, terima kasih anda kembali berkunjung ke blog yang dikelola oleh seorang pendidik di SMKN 50 Jakarta sejak 2005.

Hari ini saya menerima notifikasi dari wordpress.com bahwa saya telah posting artikel di blog ini 207 hari tanpa henti.

Salah satu yang membuat saya makin semangat menulis di blog ini adalah pengunjung yang terus bertambah hingga jutaan. Statistik blog yang sedang anda nikmati ini hampir mencapai angka 2.000.000, alhamdulillah … terima kasih anda telah berkenan mampir ke blog ini, ditunggu kunjungan anda lagi dan komentar dari anda, agar saya bisa berkunjung dan komentar di blog anda.

Bagaimana tips konsisten menulis blog? Silahkam simak disini.

Anak itu seperti Pohon

Dia ditanam, dirawat, diberi makan atau pupuk, jika sakit diobati, disiram atau diberi minum, disekolahkan atau ditempatkan di lokasi yang ada sinar matahari.

Setelah besar pohon dipisahkan di tempat yang sesuai, kalo anak anak berkeluarga dan tinggal di tempat berbeda dengan orang tua.

Bisa tumbuh subur atau tidak tergantung kemampuan pohon beradaptasi denga lingkungannya, demikian juga anak yang telah dewasa, kalo kamu?

Video Training Public Speaking with BNNP DKI Jakarta

Pesertanya guru” dan murid” SMPN 2 Jakarta, 16 September 2021.

Workshop Komunikasi Efektif & Pembuatan Bahan Ajar Era Digital, di MIN 1 Tangsel Ciputat

Sabtu, 25 September 2021 di Aula MIN 1 Tangsel Ciputat Saya ditemani dua saahabat Rumah Belajar DKI Jakarta, Ibu Samini, SPd dan Ibu Yoga Angelina, SPd memandu workshop bertajuk Workshop Komunikasi Efektif & Pembuatan Bahan Ajar Era Digital, dengan peserta guru-guru dan karyawan MIN 1 Tangsel.

Dokumentasi 1.243 sessi training dan seminar saya bisa anda simak disini.

Bersiap Berbagi lagi

Kalo kamu mau ikut, silahkan

Ibu Gosok di Rumah Orang, Anaknya Bersenang-senang & Tawuran

Kira-kira, apa yang ada di fikiran seorang anak yang ibunya kerja menggosok pakaian di rumah orang setiap hari, anaknya tak mau disuruh sekolah dan bersenang-senang nonton pertunjukkan musik berlanjut tawuran.

Kan itu ibunya bakal pergi duluan meninggalkan dunia ini, dan meninggalkan anak itu. Kemudian anak itu bakal punya anak, terus dia kerja gosok pakaian di rumah tetangga, dan anaknya tawuran lagi kaya bapaknya zaman dulu?.

Mungkin bapaknya ga ada entah kemana, sehingga yang datang ke kantor polisi ibunya dan menangis bombai kaya gitu, kalo ada bapaknya barangkali yang datang ke kantor polisi si ibu akan ditemani oleh suaminya.

Terus si anak itu kalo nanti nikah dan berumah tangga, dia bakal meninggalkan istri dan anaknya sehingga istrinya menggosok di rumah orang, dan anaknya bersenang-senang lanjut tawuran kaya bapaknya … karena anaknya melihat tayangan video di bawah ini.

Umumnya, seorang anak bersekolah untuk mencari kehidupan yang lebih baik di masa depan, barangkali anak itu sudah tak sabar untuk hidup bersenang-senang sejak remaja, sehingga dia ak mau bersusah-susah di sekolah dan langsung bersenang-senang menikmati musik dan lanjut tawuran, kalo menurut kamu?

Ini video lengkapnya, lihat pernyataan ibu ke anaknya di menit ke-9.

Never Stop Empowering People

BNNK Jakarta Selatan, kamis, 2 September 2021.


Media Sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Sejak awal dibangun, media sosial diperuntukkan sebagai wadah bagi para penggunanya agar dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan jejaring virtual.


BNN RI sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam upaya P4GN tentunya harus aktif mengedukasi masyarakat dalam berbagai media, salah satunya media sosial.
BNN Kota Jakarta Selatan yang merupakan bagian dari BNN RI tentunya memiliki kewajiban yang sama untuk mengkampanyekan P4GN di media sosial. Melalui kegiatan ini diharapkan Tim Humas BNN Kota Jakarta Selatan memiliki semangat untuk membuat konten P4GN yang menarik sehingga masyarakat paham dan dapat teredukasi.

SouthWarriors #warondrugs

indonesiabersinar

jakselbersinar #BNNsahabatmasyarakat #BersihNarkoba #bersihcovid19

Jadi Pembicara: Jangan Pake Asisten Sorot

Dokpri
Dokpri

Kapan terakhir anda menyimak presentasi dimana sang pembicara menggunakan asisten sorot?. Apakah anda memperhatikan bahwa pembicara sering mengulang-ulang kata, atau kalimat-kalimat di bawah ini:

“Selanjutnya.”

“Berikutnya.”

“Slide selanjutnya Mbak.”

“Tolong slide berikutnya.”

“Next.”

“Lanjut.”

“Lewati saja slide ini.”

“Ke slide yang itu Mas.”

Dsb

Ada teman yang iseng mendata kata atau kalimat sejenis di atas yang diucapkan pembicara, dan hasilnya sangat mencengangkan, kata-kata itu diucapkan puluhan kali, ada pemborosan waktu, energi dan pengalihan fokus yang membuat interaksi transfer materi tak teralu efektif.

Jangan Pake Asisten Sorot

Menggunakan asisten sorot saat anda menjadi pembicara akan memperlihatkan kepada audience bahwa anda anggota geng “gaptek” alias gagap teknologi. Jika anda tak bisa menghubungkan laptop anda dengan projektor tak masalah, datanglah lebih cepat sebelum giliran anda presentasi karena pasti ada panitia yang dengan senang hati membantu setting tayangan slide anda, menghubungkan projektor dengan laptop anda, atau anda bisa membawa USB flash disk berisi materi anda dan ditayangkan menggunakan laptop panitia.

Panitia umumnya sudah menyiapkan remote kontrol, yang sebaiknya anda tanyakan sebelum pelaksanaaan presentasi, karena anda juga bisa minta tolong untuk disediakan dan anda akan meminjam saat sessi anda berlangsung. Cukup sediakan waktu tiga menit untuk latihan penggunaak alat remote kontrol, maka anda sudah langsung bisa menggunakannya.

Foto: tangkapan layar google.com
Tangkapan layar google.com

Remote kontrol bisa anda beli di toko buku, toko komputer atau toko online dengan harga beragam mulai Rp. 65.000,- hingga jutaan rupiah. Silahkan beli sesuai selera dn minat anda. Usahakan melakukan latihan dan pembiasaan sebelum saat presentasi tiba.

Saat mengginakan remote kontrol anda bisa melakukan improvisasi, berjalan ke arah peserta, mendekat kepada peserta, seolah menyapa dari jarak dekat, dan anda tetap bisa mengontrol slide anda dari jarak 15 hingga 20 meter, tanpa perlu memberi perintah kepada sisten sorot.

Jika anda didampingi oleh asisten, minta tolong kepada asisten anda untuk membuat dokumentasi kegiatan anda dalam bentuk foto dan video agar anda punya bahan untuk publikasi di instagram, facebook, youtube, blog, dsb. Hal ini bisa menjadi porto folio karir presentasi anda.

Investasi sedikit untuk membeli remote kontrol dan latihan pembiasaan serta menggunakannya akan menampilkan kesan anda sebagai pembicara yang mumpuni, menguasai teknologi dan layak untuk diundang lagi sebagai pembicara pada kegiatan mendatang, karena mengesankan buat peserta dan panitia penyelenggara kegiatan.

Makin tinggi jam terbang presentasi anda, kebutuhan jumlah slide yang digunakan akan bisa diprediksi secara tepat, anda waktunya kepepet anda bisa klik next berkali-kali pada remote kontrol atau anda bisa melakukan skip dari menu power point.

Tips-tips lainnya berkaitan dengan presentasi bisa anda simak di slideshare saya.

Saya menyiapkan beberapa unit remote kontrol saat presentasi untuk antisipasi jika ada unit yang bermasalah, bagaimana dengan anda?

Ngomporin Binaan Yayasan Amaliah ASTRA

Term Of Reference

Pembinaan Astragraphia

  1. Latar Belakang

Pelajar sebagai kaum intelektual harus memiliki kemampuan-kemampuan yang dapat menambah kualitas diri sebagai siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Kemampuan atau skill yang harus dimiliki oleh seorang siswa di dapatkan secara otodidak ataupun belajar dari orang lain. Ketika kemampuan sudah dimiliki maka siswa harus mengetahui bagaimana tahapan selanjutnya setelah lulus untuk memasuki dunia pekerjaaan.

Percaya diri untuk meraih kesusksesan setelah selesai dari sekolah adalah hal yang harus dimiliki agar memiliki nilai juang dan daya saing yang kuat. Maka dari itu untuk dapat percaya diri dalam meraih kesuksesan, siswa perlu melatih diri dan juga dibutuhkannya pengetahuan.

  • Nama Kegiatan

Pembinaan Astragraphia Tahun 2021

  • Tema Kegiatan

“be confidence and get your success! “

“Percaya diri dan raih kesuksesanmu!”

  • Maksud dan Tujuan

Maksud dari kegiatan training tunas unggul ini adalah memberikan pengetahuan dan motivasi Workshop percaya diri untuk meraih kesuksessan  bagi siswa penerima beasiswa Tunas Unggul atau perguruan tinggi.

Adapun tujuannya adalah siswa diharapkan menjadi agen perubahan dan menambah kualitas personal seorang.

  • Pelaksanaan Kegiatan

Hari, tanggal : Jumat, 18 Juni 2021

Waktu : 13.30 – 15.30 WIB

Tempat : Virtual ZOOM MEETING

  • Pembicara

Dedi Dwitagama, MM, MSi

  • Sub Materi
  • Memberikan pengetahuan mengenai “be confidence and get your success! “
  • Output Materi
  • Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai “be confidence and get your success! “
  • Target Peserta

27 siswa binaan astragraphia

  1. Susunan Acara
Susunan Acara Pembinaan Astragraphia
WaktuDurasiKegiatanPengisi Acara
13.15 – 13.3015 menitPengondisian Peserta dan roomTeknisi Zoom
13.30- 13.355 menitPembukaanMc dan Peserta
13.35 – 13.4510 menitSambutan 1Perwakilan Amanah Astra
13.45 – 13.5510 menitSambutan 2Perwakilan Astragraphia
13.55 – 14.3540 menitMateri 1Pembicara 1
14.35 – 14.4510 menitIce Breaking Gamesmc
14.45 – 15.2540 menitMateri 2Pembicara 2
15.25 – 15.305 menitSesi foto dan penutupanmc

Ngompor Online maning: Menulis Bersama Pak Naff

Saya mendapat kehormatan berbagi pengalaman jadi trainer dengan tajuk KUNCI SUKSES MENJADI SEORANG TRAINER DI BIDANG PENDIDIDIKAN, Jumat 28 Mei 2021.

Pertanyaan mengalir deras dari teman” yang mayoritas berasal dari Sumatera, hal ini membuat waktu berlalu sangat cepat dan dua jam menjadi berlalu begitu cepat, semoga bermanfaat.

Bete … Males Sekolah?

Woi kamu anak sekolah yang merasa bete, males sekolah, males belajar, suntuk mo muntah ngerjain tugas-tugas sekolah yang segabrek, teman-teman yang jaim, pada mo enaknya sendiri, guru-guru killer, jutek, disiplin sekolah yang ketat bet.

Cari cara buat cabut dari sekolah, ngerjain tugas last minit, nyontek sana-sini, enek terus bawaannya … ga betah di sekolah, bete di sekolah, males belajar, asikan nongkrong di pangkalan bareng temen” sejiwa, sampe di rumah saat hari udah gelap.

Iseng-iseng tanya deh ama senior kamu yang udah lulus sekolah beberapa tahun lalu, tanyakan ke mereka gimana perasaan mereka setelah lulus sekolah.

Ternyata kebanyakan bilang, masa yang paling indah, paling asik, paling seru, paling segalanya deh … itu adalah masa sekolah.

Kalo kamu sekarang masih sekolah, nikmati aja masa sekolahmu, kerjain semua tugas” sekolah sebisamu, usaha mencapai hasil yang terbaik boleh dilakukan, tetapi biasakan menikmati hasil yang dicapai dan bersyukur bikin hidup lebih indah.

Perbanyak ngobrol sama orang-orang yang sukses dan orang-orang yang hidupnya susah, supaya kamu lebih mudah menentukan pilihan strategi berjuang mengisi hidup yang nikmat, selamat berjuang guys.

Kolab Bareng Yayasan Amaliah ASTRA

Terima kasih kepada Pengusur Yayasan Amaliah Astra yang kembali berkenan mengundang saya untuk menjumpai anak-anak hebat binaanya yang sedang berjuang hebatkan diri dan keluarga buat berkontribusi hebatkan negeri dan hebatkan kehidupan, info sessi” saya lainnya bisa disimak disini.

Yayasan Amaliah ASTRA: Memotivasi Anak” Hebat Penerima Beasiswa

Model Anak Kapal SMKN 29 Jakarta

Outfit anak kapal sehari-hari memunculkan ide kreatif memilih tiga orang agan (anak ganteng) lalu mereka saya minta memilih teman-teman yang bisa jadi model, punya penampilan dan keberanian jadi model.

Dua foto di atas adalah sebagian dari ratusan foto yang dihasilkan dari beberapa kali sessi foto di tahun 2012. Mereka sekarang sudah jadi sarjana dan bekerja, miss u much guys.

Jejak live instagram bareng @talkcounseling





Nara hubungnya bilang, bahwa beliau melihat tayangan hitam putih th 2013, saat itu dia masih SMA, sekarang beliau sudah jadi guru BK di Kota Metro Lampung fan aktif di organisasi guru BK Lampung membuat program melalui siaran live di instagram, makasih pak … semoga bermanfaat.

Kartini Cuci Tangan

Andai Kartini masih ada saat ini, kira-kira apa yang akam Beliau tulis untuk sahabatnya di Belanda.

Mungkin dia akan bercerita tentang tetangga di sekitar rumahnya yang berjuang mudik menembus barikade aparat di perbatasan setiap kota yg dilewati untuk berlebaran di kampung halaman setelah bekerja mengadu nasib di kota besar.

Akankah dia bercerita tentang keramaian di objek wisata tak jauh dari tempat tinggalnya, seperti sudah jadi budaya ketika Lebaran warga negerinya berekreasi bersama keluarga ke objek wisata.

Tentang emak-emak yang masih saja senang berkumpul, berdesak-desakan berebut takjil untuk berbuka mungkin Kartini memotretnya untuk melengkapi cerita pada sahabatnya.

Tentang keluarga berpunya yang menginap di hotel selama asistem rumah tangganya pulang kampung berlebaran akankah jadi isi surat Kartini pada sahabatnya di Belanda, kalo menurut kamu?

Membayangkan Kartini

liputan6.com

Andai Kartini masih ada saat ini, kira-kira apa yang akam Beliau tulis untuk sahabatnya di Belanda.

Mungkin dia akan bercerita tentang tetangga di sekitar rumahnya yang berjuang mudik untuk berlebaran di kampung halaman setelah bekerja mengadu nasib di kota besar.

Akankah dia bercerita tentang keramaian di objek wisata tak jauh dari tempat tinggalnya, seperti sudah jadi budaya ketika Lebaran warga negerinya berekreasi bersama keluarga ke objek wisata.

Tentang keluarga berpunya yang menginap di hotel selama asistem rumah tangganya pulang kampung berlebaran akankah jadi isi surat Kartini pada sahabatnya di Belanda, kalo menurut kamu?

Live bareng @talkcounseling di instagram

Gegara muncul di Acara Hitam Putih bareng Om Deddy Corbuzier tahun 2013 Saya dihubungi seorang guru muda yang waktu itu masih sekolah di SMA.

Memasuki era baru membuat perubahan cara dari segala macam industri pekerjaan, tak terkecuali bidang pendidikan bagaimana guru harus kreatif mengarahkan anak-anak agar mengembangkan potensi yang dia memiliki
.
Talkcounseling minggu ini menghadirkan salah guru inspiratif dgn sejuta pengalaman dan meraih berbagai penghargaan, bagaimana keseruan obrolanya, saksikan
@talkcounseling jumat 9 april 2021 pkl 20.00

1. Narasumber
Dedi dwitagama
– Peraih penghargaan guru era baru award
– Wakil Indonesia pada Academic Leadership Training for School Principal
UNESCO, Seoul Korea Selatan
– Guru berprestasi DKI jakarta 2004

2. Adam Sakti Wirayuda
Moderator

Stay tuned ya, kalaupun tak ada sertifikat disitu ada ilmu yang bermanfaat ✌

#talkcounseling#BK#psikologi#guru#bincangkonseling

Berita lengkapnya bisa disimak disini.

Nge BK dulu ya, Live @talkcounseling

Saatnya saya berjejaring dengan man teman guru BK se Indonesia melalui Negeri Gajah, Lampung … kalo kamu?

Colab untuk Kontent Youtube DR. Djaja Achmad Sarjana

Beliau pernah mengundang saya untuk hadir di Seminar yang diadakan oleh ITB di Aula yang didirikan oleh Belanda dan sering digunakan oleh Ir. Soekarno, Proklamator negeri ini saat kuliah disana.

Begini chat DR. Djaja kepada Saya:

Podcast dadakan namun inspiratif dengan Bapak Dedi Dwitagama. Beliau menceritakan kisah hidupnya mulai dari saat sekolah, menjadi seorang kakak dan anak yang bertanggung bagi keluarganya kemudian menjadi guru, blogger dan trainer inspiratif seperti sekarang ini.

Demikian chat Bapak DR. Djaja saat memberi link video colab kami di channel youtubnya, nuhuuuun Pak Doktor, semoga bermanfaat.

Persiapan Menuju KIHAJAR TIK TALKS KEMENDIKBUD RI, 25 Nop 2020

Sahabat Edukasi

Tabea..

Katong tunggu bapak ibu dong pung partisipasi/kehadirannya di KIHAJAR TIK TALKS yang hadir kembali, kali ini di Provinsi Maluku dengan tema:
“Konsep A, B, C, D (Anak Bangsa Cinta Digital) Dalam Mengharmonikan Mutu Pendidikan di Indonesia Khususnya di Provinsi Maluku” pada:

🗓️ Rabu, 25 November 2020
⏰ 08.00 WIB / 10.00 WIT

Menghadirkan narasumber:

1. Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si. | plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku
“Konsep ABCD (Anak Bangsa Cinta Digital) Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan di Provinsi Maluku”

2. M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si. | plt. Kepala Pusdatin Kemendikbud

3. Drs. Semuel E. Huwae, M.H. | Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku
“Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan TIK”

4. Prof. Dr. Mukhneri Mukhtar, M.Pd. | Guru Besar Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
“Kepemimpinan, Monitoring, Dan Evaluasi Pembelajaran Di Era New Normal”

5. Dr. Fahmi Sallatalohy, M.Hum. | Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon
“Pengelolaan Pembelajaran Di Era New Normal”

6. Dedi Dwitagama | Pendidik, Trainer, Motivator bidang Pendidikan

7. Meilita Salamony, S.Pd. | Duta Rumah Belajar Provinsi Maluku Tahun 2017
“Praktik baik Pemanfaatan Fitur Kelas Maya Dalam Pembelajaran di Masa Pandemi”

Moderator:
Kajuliven Wattimena, S.Pd.
Duta Rumah Belajar Provinsi Maluku tahun 2019

👉 Daftar sebagai peserta melalui:
https://s.id/daftartiktalksmaluku

(e- sertifikat tersedia bagi pendaftar)

Bapak / ibu guru dong samua, mari katong rame-rame daftar KIHAJAR TIK TALKS di Provinsi Maluku.Mari katong sukseskan KIHAJAR TIK Talks Provinsi Maluku
Kalo bukan katong sapa lai.

#TIKTalksMaluku#kihajarTIKTalks#kihajar2020#tvedukasi#rumahbelajar#suaraedukasi#belajardarirumah#merdekabelajar#kemdikbudRI 

Term of Refference

Kihajar TIK Talks Maluku

Rabu,  25 November 2020

Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia. Perkembangan dunia digital dan akses terhadap informasi dalam bentuk digital menghadirkan tantangan dan tantangan secara bersamaan. Perkembangan dunia digital memberikan peluang untuk melahirkan lapangan kerja baru berbasis media digital, meningkatkan pemasaran barang dan jasa secara global tanpa batas teritorial. Di sisi lain, dengan meningkatnya akses internet, masyarakat dimudahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keingintahuan. Hal ini dapat memberikan dampak negatif, jika masyarakat tidak memiliki kemampuan literasi digital yang cukup untuk memilah berita atau informasi yang hoax, perilaku intoleran, dan ujaran kebencian yang kerap dihadapi di lini masa digital. Untuk itu, keterampilan dalam literasi digital menjadi hal yang mesti dimiliki oleh masyarakat untuk dapat memproses berbagai informasi, memahami pesan, dan berkomunikasi efektif serta kesadaran untuk berpikir kritis terhadap berbagai dampak positif dan negatif yang mungkin terjadi akibat perkembangan teknologi yang cepat.

Deskripsi Kegiatan

KIHAJAR TIK Talks merupakan wujud apresiasi terhadap daerah yang berpartisipasi terbanyak dalam KIHAJAR STEM, sekaligus dalam optimalisasi penggunaan Rumah Belajar, TV Edukasi, dan Suara Edukasi. Kegiatan ini membahas isu – isu strategis permasalahan pendidikan daerah, yang akan dibahas dalam bentuk seminar secara daring, dengan menghadirkan narasumber yang berasal dari praktisi pendidikan, ahli pembelajaran, dan juga Pengembang Teknologi Pembelajaran

Tema

Tema pada KiHajar TIK Talks Provinsi Maluku adalah Konsep A, B. C. D (Anak Bangsa Cinta Digital) Dalam Megharmonikan Mutu Pendidikan Di Indonesia Khususnya Di Provinsi Maluku

Tujuan

Tujuan Kihajar TIK Talks adalah:

  1. Meningkatkan kemampuan literasi digital untuk memanfaatkan TIK dalam pembelajaran;
  2. Menumbuhkan kemandirian dalam memanfaatkan dan mengembangan TIK untuk pendidikan.
  3. Mengoptimalkan sumberdaya yang ada dalam menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi

Ruang Lingkup

Ruang Lingkup Kihajar TIK Talks meliputi:

  1. Pemaparan Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan TIK
  2. Pemaparan Konsep ABCD (Anak Bangsa Cinta Digital) untuk peningkatan mutu Pendidikan di Provinsi Maluku
  3.  Pemaparan Pengelolaan pembelajaran di era New Normal
  4. Pemaparan Kepemimpinan, Monitoring, dan Evaluasi pembelajaran di era New Normal
  5. best practice pemanfaatan fitur Kelas Maya dalam pembelajaran di  masa pandemi

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kihajar TIK Talks dilaksanakan pada:

waktu              : Rabu, 25 November  2020

pukul               : 08.00 s.d 11.00 WIB / 10.00 – 13.00 WIT

tempat            : Melalui aplikasi Virtual Cloud Meeting yang akan disiarkan secara live streaming melalui channel YouTube Televisi Edukasi

Metode Pelaksanaan

Kihajar TIK Talks dilaksanakan di 10 provinsi dengan presentasi keikutsertaan peserta tertinggi. Para narasumber akan diberikan waktu untuk paparan, dilanjutkan dengan kesempatan tanya jawab yang dipandu oleh moderator.  Diskusi ini akan disiarkan secara live streaming melalui channel YouTube Televisi Edukasi.

Agenda Kegiatan

Link Pendaftaran:

Pendaftaran peserta KiHajar TIK Talks menggunakan aplikasi simpatik yang dapat diakses pada alamat http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id

Data Narasumber:

  1. Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si , Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Maluku
  2. M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si, plt Kepala Pusat Data dan teknologi Informasi Kemendikbud
  3. Drs. Semuel E. Huwae, MH, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Maluku
  4. Dr. Fahmi Sallatalohy, M.Hum, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon
  1. Prof. Dr. Mukhneri Mukhtar M. Pd., Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
  2. Meilita Salamony, S.Pd , Duta Rumah Belajar Provinsi Maluku
  3. Dedi Dwitagama, Pendidik, Trainer, Narasumber dan Motivator Bidang Pendidikan (Dalam konfirmasi)

Bersama Host:

Kajuliven Wattimena, S.Pd

Menuju HARMONI CINTA GURU: BEM UNJ, Nop 2020

Pencitraan Negatif Sekolah

Siapa yang bertugas mengabarkan kabar-kabar baik di sekolah Anda kepada orang tua, Dinas Pendidikan, Pemda, mitra atau masyarakat luas. Medianya bisa leaflet, brosur, poster, koran, majalah, … itu semua jaduuul.

Era digital sekarang mah kabar-kabar baik sekolah harus tiap hari di upload melalui website sekolah, blog, facebook, twitter, instagram, LinkedIn, path, pinteres, steller, youtube, podcast, dsb.

Susaaah? Kalo anak Sekolah Dasar bisa mengoperasikan semuanya hanya dengan menggunakan Hand Phone, maka orang-orang dewasa di sekolah harusnya bisa melakukan itu semua.

Jika pencitraan tak dikelola dengan baik, tinggal tunggu saatnya tiba sekolah anda viral dikabarkan buruk oleh fihak luar, atau akibat unggahan murid, guru dan karyawan yang tak pantas karena tak faham teknik mengelola informasi memanfaatkan media digital. Jika setiap hari selalu mengabarkan kebaikan sekolah dan saat tertentu murid bisa ditugaskan mengunggah tugas pembelajaran di internet menggunakan judul mengandung nama sekolah, maka selamat menikmati jutaaan info kebaikan sekolah anda seperti laut samudra.

Andai ada pemberitaan buruk, itu akan tenggelam diantara jutaan berita postif yang diunggah sebelumnya, seperti jarum satu yang tenggelam di samudra, bagaimana cara mengelola pencitraan sekolah? Ini perlu pelatihan, praktek dan pembiasaan … nanti deh jika pageblak covid ini berlalu saya akan datang ke sekolah anda.

Sekarang nikmati dulu salah satu podcast saya, disini.

Coret-coret Aja Semuanya

Meja belajar sekolah siapa? 2020
Di sebuah under pass Jakarta 2018

Apa komentar kamu melihat meja belajar di sekolah banyak coretan dan tembok jalan yang kamu lewati banyak coretan seperti dua foto di atas?

– Bagus … itu suatu kreatifitas, bisa jadi pelakunya nanti jadi seniman besar, atau jadi pejabat.

– Jelek … sebaiknya jangan coret” di meja sekolah atau dinding kota, nanti kotor dan lingkungan kita jadi kumuh.

– Terserah deh … yang penting jangan coret” di rumah saya karena baru di renovasi, mahal guys.

Kalo kamu?

Podcast Lebaran 2020

Here’s a show for you… SELAMAT IEDUL FITRI 1441 H, TAQOBALLAH MINNA WA MINKUM episode of Negeri Paman Besut https://open.spotify.com/episode/2S1PN3KCiRc3UnAOojz1ah?si=w2vVVa3oToS1LrksX4OmuQ

Late Post: Edisi Kangen Ketemu Kamu … Iya, Kamu

Saat gabut, saya bongkar-bongkar file digital dan menemukan keseruan berinteraksi dengan orang-orang pilihan sejak belasan tahun lalu, miss u much … semoga semua yang ada di foto ini dan semua yang pernah ketemu saya, atau anda yang sedang menikmati blog saya ini dalam keadaan sehat walafiat, stay safe ya guys.

Jejak-jejak sessi saya bisa dinikmati di http://trainerkita.wordpress.com.

Tujuan Pendidikan Nasional yang Pertama: Mengembangkan Potensi Peserta Didik

“Sulit sekali kami mendapat dukungan untuk berprestasi, dispensasi untuk ikut lomba, kompetisi atau festival diperoleh dengan susah payah, ketika berhasil memperoleh prestasi, tak ada penghargaan sedikitpun dari sekolah, padahal kami membawa nama baik sekolah.”

Sering sekali murid-murid aktifis kegiatan ekstra kurikuler sekolah yang saya jumpai di berbagai forum dan kesempatan mengeluhkan minimnya dukungan sekolah terhadap kegiatan mereka untuk berprestasi. Jika sekolah anda saat ini masih tak peduli terhadap prestasi murid-muridnya, itu artinya sekolah anda belum berubah masih sama dengan sekolah di negeri ini tahun 1983. Dimana sekelompok murid sebuah sekolah di Jakarta harus membolos dengan cara melompat pagar sekolah untuk mengikuti festival vocal group yang kemudian melambungkan nama sekolah itu tiga puluh tahun lebih, karena nama sekolah menempel menjadi nama group vocal pria pertama negeri ini, Trio Libels.

Perhatikan dokumentasi video di atas pada menit ke 17.17, ada memori kejadian lompat pagar sekolah untuk mengikuti festival vocal group yang membuat mereka diberi sangsi hukuman disiplin, padahal mereka membawa nama baik sekolah. Mungkin sejak dulu hingga kini guru-guru dan pengelola sekolah lupa, bahwa kalimat pertama tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik.

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sekolah sepertinya terpaksa melejitkan prestasi murid-muridnya, ada berbagai kegiatan kejuaraan yang didukung atau diinisiasi oleh dinas pendidikan atau pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, umumnya pengelola sekolah mencari murid yang terlihat punya potensi pada bidang tertentu kemudian didaftarkan megikuti lomba, tak ada proses pembinaan, latihan-latihan yang rutin dan terstruktur, masalahnya beragam diantaranya kesulitan menemukan murid yang punya potensi, waktu belajar atau materi pelajaran yang padat, target prestasi akademik, biaya ikut serta yang mahal, dsb.

Masih ada guru yang melarang muridnya izin meninggalkan pelajaran untuk latihan menjelang kompetisi atau mengikuti kompetisi pada hari sekolah. Alasannya pelajaran lebih penting daripada kegiatan ekstra kurikuler dan kompetisi yang diikuti murid-muridnya.

Kegiatan ekstra kurikuler selalu ada di sekolah, tetapi hal itu seperti melanjutkan kebiasaaan atau budaya sekolah turun temurun atau ajang refreshing setelah kegiatan belajar tuntas memanfaatkan sarana yang tersedia di sekolah. Prestasi bukan tahapan selanjutnya dari aktifitas ekstra kurikuler di sekolah, alasannya beragam; belum pernah memenangkan kompetisi walalu sudah sering ikut kejuaraan, biaya pendaftarannya mahal, biaya pengadaan kostum tak murah, lokasi lomba yang jauh memerlukan biaya, sementara sekolah hanya bisa mendukung biaya tak seberapa atau kadang tak ada biaya yang bisa disupport sekolah, murid-murid harus mengeluarkan biaya sendiri.

Apakah sekolah miskin prestasi?, tidak. Selalu ada yang meraih juara pada berbagai kegiatan lomba atau kompetisi karena murid itu telah rutib berlatih kegiatan tertentu seperti pencak silat, karate, tae kwon do, mudik, menyanyi, berenang, dsb sejak kecil di luar sekolah atas dukungan luar biasa orang tuanya. Tak sedikit dari mereka tak mengikuti latihan atau kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, tetapi secara rutin latihan bersama komunitasnya di luar sekolah.

Sejak tahun ini sudah tak ada lagi ujian nasional, yang sejak zaman dulu selalu menjadi target pencapaian sekolah dan orang tua agar anaknya memperoleh nilai ujian nasional yang tinggi untuk keperluan masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Walau ujian nasional sudah tak mempengaruhi kelulusan murid sejak beberapa tahun terakhir, tetapi pemerintah pusat dan daerah masih membuat rangking prestasi sekolah berdasarkan pencapaian nilai ujian nasional.

Harus ada terobosan pembuatan rangking sekolah berdasarkan prestasi di luar nilai akademik, tetapi prestasi yang hakikinya menyalurkan potensi murid di sekolah, anda punya prestasi apa?

Selamat Hari Pendidikan Nasional, terima kasih buat semua Bapak Ibu Guru yang serius melejitkan prestasi murid-muridnya.

 

Penghuni Baru Trainer Kita

Saat pandemi, kerja-kerja pemberdayaan umat (empowering people) tetap jalan, terima kasih kepada PB PGRI melalui IGTIK (Ikatan Guru Teknoligi Informasi dan Komunikasi), lewat Om Jay yang berkenan bersinergi.

Screen Shot 2020-05-01 at 1.38.03 PM

WhatsApp Image 2020-05-01 at 13.33.03

Cerita lengkap tentang kegiatannya silahkan nikmati disini.

Trainer Pemula dan Michael Jackson: Dulu dan Kini

Tetiba saya ingin menyanyikan lagu Heal The World, lagunya Michael Jackson yang dulu sering saya pakai di akhir sessi sharing saya yang topiknya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Masih menggunakan kaset, belum era youtube seperti saat ini, jadi kalau seminar saya rempong, bawa kaset video, kaset lagu, laptop, dan harus lincah merangkap jadi operator, kadang ada asisten yang membantu memutar video dan kaset untuk tayangan film dan lagu … ah, jadul gitu deh.

Tetapi suasananya beda benget, sekarang keadaan negeri ini sangat mencekam, pandemi covid-19 sedang melanda, rakyat dianjurkan di rumah saja, tetapi nampaknya banyak yang tak mengikuti anjuran itu karena berbagai alasan, dan orang yang terinfeksi virus itu makin banyak, yang meninggal pun tak sedikit … sedih, cepatlah pulih Indonesiaku.

Dokumentasi training-training saya bisa disimak disini.

Trainer Kita


Pertengahan tahun sembilanpuluhan Saya sering menggunakan lagu Michael Jackson yang berjudul“Heal The World” .. beberapa teman trainer diantaranya Trisye “Nunun”, Betty Kemal Taruc dan dr. Kusman Suria Kusumah mungkin ingat lagu itu biasa saya gunakan untuk menutup presentasi saya.

Kepergian penyanyi lagu itu membuat saya kembali teringat dan ingin berterima kasih kepada almarhum yang telah nyanika lagu itu begitu indah juga kepada pencipta lagu … tentunya juga untuk Maha Pencipta yang atur semua … mari kita buat dunia yang nyaman untuk anak cucu kita … bebas dari narkoba

There’s a place, in your heart, and I know that it is love And this place, could be much brighter than tomorrow And if you, really try, you’ll find there’s no need to cry In this place, you’ll feel there’s no hurt or sorrow

There are, ways to get there
If you care enough for the living
Make a little…

View original post 339 more words

Jan Mo Kalah Ma Kang Pijet

Dear Pembaca, siapakah kita, apa profesi atau pekerjaan kita, zaman sekarang mah mestinya diri kita terlacak oleh google, seperti tukang pijat itu, … kalo kamu?

Ikan Sapu-sapu

Eh, kalo kamu kerjaannya tiap hari sakolah-pulang sakolah-pulang nanti kalo udah gede or dewasa jadi sapu-sapu …. tentang ikan sapu-sapu silahkan kamu googling deh.

Sebaiknya semasa sekolah aktif di organisasi OSIS atau ekstra kurikuler.

Kaleideskop Blog Pendidik 2019: Dikunjungi 1,858,184 kali, ada 4.051 Posting dan 9.200 Komentar

Selamat pagi pengunjung setia blog saya, selamat memasuki tahun baru 2020, semoga saat ini dan sepanjang tahun ke depan kita semua berada dalam kondisi sehat selalu, sukses dalam kerja dan cinta.

Screen Shot 2019-12-26 at 8.19.51 PM
Penampakan Blog Pertama Saya

Saya mulai menulis di blog  sejak Januari tahun 2005 di platform blogspot dan mulai memanfaatkan wordpress sejak tahun 2007, saat kaleideskop ini ditulis, blog ini sudah dikunjungi 1,858,184 kali, terima kasih buat anda yang telah berkunjung, berkomentar. Buat anda yang sudah terbiasa berkunjung ke blog ini pasti tahu bahwa blog ini dikelola oleh seorang guru matematika SMK yang sangat peduli terhadap pendidikan karakter anak negeri. Walau di kelas mengajar matematika saya berusaha menggerakkan murid untuk memiliki karakter yang baik dan mampu mengelola serta memanfaatkan teknologi informasi untuk turut serta memberi warna indah pada kehidupan semesta.

Alhamdulillah, pengunjung blog saya kembai meningkat setelah tren menurun sejak tahun 2010 hingga tahun 2017, pengunjung bulan Januari dan April melonjak sangat tajam hingga mencapai sekitar 20.000 viewer, bulan Juni biasanya pengunjung mengalami penurunan, gejala ini nampaknya karena pada bulan Juni biasanya saya sibuk mengelola nilai semester murid hingga intensitas posting menurun yang dampaknya jumlah pengunjung pun menurun.

Follower blog pendidik berjumlah 1.539, jika anda belum follow silahkan klik ikon follow agar anda mendapat notifikasi melalui email ketika saya posting. Jumlah posting saya di blog ini saat penulisan kaleidoskop ada 4.051 posting. Komentar di blog saya total berjumlah 9.200, jika anda mau menambahkan silahkan isi kolom komentar pada bagian bawah posting saya.

Pengunjung rupanya menyimak twitter dan facebook saya, yang saya kaitkan dengan posting blog saya, terlihat ketika saya upload posting baru mendapt perhatian pengunjung dan terihat di statistik blog saya.

Screen Shot 2019-12-26 at 7.16.33 AM
Statistik Blog Pendidik sejak 2010

Screen Shot 2019-12-26 at 7.18.16 AM
Statistik Rekapitulasi Pengunjung Blog Saya setiap Bulan sejak 2007

Selain menulis di blog ini saya juga mendokumentasikan kegiatan profesional saya sebagai pembicara di blog Trainer Kita, hasil hunting foto menyalurkan hobi fotografi saya display di blog Foto Dedi dan kegemaran mendokumentasikan suasana lingkungan sekitar di channel youtube saya.

Posting saya berjudul Cara Kreatif Merayakan Hari Kartini di Sekolah yang saya posting Mei 2017 menjadi posting yang paling banyak dibaca oleh pengunjung blog saya hingga hampir mencapai 20.000 sepanjang tahun 2019. Berdasarkan statistik posting yang dikunjungi, tampaknya pengunjung blog saya banyak mencari tips-tips kegiatan sekolah, bagaimana dengan anda?

Screen Shot 2019-12-26 at 7.12.38 AM
Posting Favorit Pengunjung Blog Saya, Kalo Kamu? 

Nikmati dokumentasi kegiatan profesional saya sebagai pembicara di blog Trainer Kita, hasil hunting foto menyalurkan hobi fotografi saya display di blog Foto Deditulisan-tulisan ssaya di Kompasiana.com, ribuan foto-foto training saya di fanpage facebook saya, sepuluh ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video-video saya hampir 1.700 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share. Terima Kasih.

 

Menemukan Jejak Digital Dedi Dwitagama di Website Kantor Berita Antara

Screen Shot 2019-12-17 at 10.09.59 AM

Screen Shot 2019-12-17 at 10.10.35 AM

Saya sedang menyiapkan Kaleidoskop tahun 2019 tetiba menemukan jejak digital kehadiran saya di IPB University Bogor Nopember 2019, alhamdulillah … sesuatu bangets rasanya … terima kasih buat BEM IPB University yang kembali bersinergi dengan saya mengulang perjumpaan tahung 2013 dengan materi yang berbeda, detailnya ada disini.

Nikmati reportase training-training saya di blog Trainer Kita, ribuan foto-foto training saya disana, sepuluh ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.600 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Pernah Jadi Spanduk?

bisa membantu orang lain memanfaatkan waktu jadi lebih produktif bikin saya happy, kalo kamu?
WhatsApp Image 2019-10-24 at 20.09.42
terima kasih buat Kepala SMAN 74 Jakarta dan pengurus MGMP Ekonomi SMA Jakarta Selatan yang kembali bersinergi dengan saya, see http://trainerkita.wordpress.com

Bahagia Menjumpai Generasi Hebat

 

Saya tuh sukanya pake banget, mendapatkan kehormatan berjumpa dengan generasi hebat di berbagai tempat, video di atas merupakan dokumentasi perjumpaan saya dengan calon pengurus OSIS SMAN 24 Jakarta, membicarakan Narkoba dan Leadership minggu yang lalu.

Screen Shot 2019-10-23 at 10.22.30 AM

Screen Shot 2019-10-23 at 10.22.52 AM

Screen Shot 2019-10-23 at 10.23.25 AM

Saat ini saya sedang menyiapkan materi untuk berjumpa dengan ramaja-remaja hebat yang menerima beasiswa dari ASTRA beberapa hari ke depan, kalo berjumpa dengan kamu kapan?

Sebelum kita jumpa nikmati ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Menemani Kemendikbud RI mengantar Anak-anak SMK Hebat Indonesia Magang di Thailand

DWITAGAMA KEMENDIKBUD CASIO 9DWITAGAMA KEMENDIKBUD CASIO 3DWITAGAMA KEMENDIKBUD CASIO 1

Cerita lengkapnya ada disini. Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Screen Shot 2019-09-30 at 9.15.52 PMScreen Shot 2019-09-30 at 9.15.06 PM

Bersama BNNK Jakarta Utara, Berdialog dengan Guru-guru Penggiat Anti Narkoba

DWITAGAMA BNN JAKARTA UTARA 1DWITAGAMA BNN JAKARTA UTARA 12DWITAGAMA BNN JAKARTA UTARA 15

Masalah murid yang terlihat di sekolah biasanya berhubungan erat dengan masalah yang sedang dialami murid di rumah dan lingkungan bergaulnya, murid yang menyalahgunakan narkoba umumnya mengalami hambatan mengikuti proses belajar di sekolah, sering terlambat, sering tidak masuk sekolah, sering meninggalkan kelas, sulit menyelesaikan tugas-tugas belajar dari gurunya, dsb.

Demikian beberapa inti dari sharing dan diskusi saya dengan guru-guru sekolah menengah di Jakarta Utara, pada kegiatan yang diadakan oleh BNNK Jakarta Utara di Hotel All Sedayu Kelapa Gading Jakarta Utara selama dua hari di bulan Agustus 2019.

Terima kasih kepada Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari yang berkenan kembali bersinergi dengan saya dan semua tim BNNK Jakarta Utara yang support sessi saya, semoga bermanfaat, terima kasih buat om @faturrohman3011 yg mendokumentasikan.

Nikmati dokumentasi training-training saya disini, ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

Mendokumentasikan Kegiatan

DWITAGAMA SMKN 23 JKT
Ngobras di SMKN 23 Jakarta

Foto di atas merupakan salah satu hasil jepretan panitia MPLS SMKN 23 Jakarta yang mendokumentasikan kehadiran saya ngobrol asik (ngobras) bareng anak-anak baru disana Juli 2019, foto di bawah dijepret oleh fotografer profesional @danisetiawan8 saat saya ngobral sama anak-anak SMA se Jakarta Utara Juli 2019, saya berterima kasih sekali boleh meminta spft copy foto=foto yang bagus sehingga bisa saya dokumentasikan di instagram, facebook, blog, dan youtube.

DWITAGAMA SMA JKT UTARA
Foto by: @danisetiawan8

Silahkan nikmati dokumentasi saya:
Foto-foto di Fanpage Facebook,
Foto-foto dan video saya di instagram,
video saya lebih dari 1.500 jumlahnya di channel youtube,
Slide-slide saya di slideshare.

Terpapar Kartini

Screen Shot 2019-04-18 at 11.09.58 AM
Statistik Blog Dedi Dwitagama

Ada fakta menarik pengunjung blog saya seminggu terakhir, posting CARA KREATIF MERAYAKAN HARI KARTINI DI SEKOLAH dikunjungi ribuan pembaca seminggu, terima kasih sekali buat anda yang sudah berkunjung dan menyimak ide kecil saya yang muncul karena keprihatinan panjang, kenapa hari kartini selalu diperingati dengan kebaya, sementara negeri ini banyak sekali suku bangsanya.

Perjumpaan dengan Guru-guru BK Propinsi Banten dan Penggiat anti narkoba,  anggota LSM anti narkoba Banten membawa saya berkunjung ke Serang Timur berdiskusi seru dengan mereka, terima kasih kepada Kepala SBNNP Banten atas kepercayaan dan kerjasama yang baik selama ini, terima kasih kepada staf BNNP Banten yang support sessi saya dan peserta training yang bersemangat mengajukan banyak pertanyaan, semoga bermanfaat.

dwitagama SMAN 42 JAKARTA
di SMAN 42 Jakarta

Foto di atas adalah dokumentasi suasana seru berjumpa dengan guru-guru hebat di SMAN 42 Jakarta membahas Performance dan Etos Kerja Guru, yang bisa disimak lebih lengkap disana.

Anda terpapar apakah? terima kasih telah berkunjung dan komentar, semoga anda dalam sehat dan sukes slalu.

 

Mencegah Narkoba di Sekolah

smoking-2529858_1280
http://pixabay.com

Masalah penyalahgunaan narkoba seperti tak berhenti dan tampak semakin mengkhawatirkan, berita penangkapan politikus papan atas di sebuah hotel di Jakarta Barat dengan peralatan menghisap shabu, dan kandungan methamphetamin positif terdapat dalam urin yang bersangkutan setelah diperiksa di laboratorium.

Seseorang yang menyalahgunakan narkoba umumnya dimulai dengan mencoba menghisap rokok, yang didorong oleh pergaulan sesama remaja dan budaya masyarakat negeri ini, dimana orang-orang dewasa merasakan kenikmatan asap rokok dan membiarkan keluarganya yang masih anak-anak menghisap rokok.

Telah lama lingkungan sekolah dinyatakan steril dan harus tidak ada asap rokok dan warganya yang merokok, tetapi sering dijumpai guru-guru atau karyawan yang mencari kesempatan menghisap rokok di lingkungan sekolah, aroma bau asap di ruang-ruang tertentu di sekolah sering tercium jelas, pertanda ada jejak asap rokok disana.

Kalau ditanya apakah ada program pencegahan penyalahgunaan narkoba atau sosialisasi masalah rokok di sekolah anda? Jawabannya pasti ada dan sudah dilakukan.

Coba diteliti kembali, kapan hal itu dilaksanakan? tahun lalu? Sekian tahun lalu? Perhatikan atau ingat-ingat deh, siapa yang jadi target kegiatan itu? Berapa murid yang ikut kegiatan itu? apakah mereka masih sekolah saat ini atau sudah lulus?

Sekolah sering lupa, merasa sudah melakukan kegiatan di atas, padahal kegiatan itu dilakukan sekian tahun yang lalu dimana murid-murid yang ikut kegiatan itu sudah lulus, sementara ratusan murid yang masih bersekolah saat ini belum mendapatkan pembekalan atau tambahan pengetahuan tentang rokok dan narkoba.

Upaya pencegahan bahaya rokok dan narkoba sebaiknya menjadi budaya atau bagian kegiatan-kegiatan yang selalu dikerjakan di sekolah, beberapa strategi yang bisa dilakukan sekolah diantaranya sebagai berikut:

1. Sosialisasi bahaya rokok dan narkoba untuk murid baru, ini bisa dilakukan saat Masa Orientasi Siswa – MOS, atau penyuluhan oleh senior pengurus OSIS saat upacara atau apal pagi di sekolah.

2. Penerapan aturan TATA TERTIB SEKOLAH berhubungan dengan rokok & narkoba disosialisasikan kepada murid dan orang tua atau wali murid, dan penandatangan dokumen surat pernyataan yang ditulis tangan bahwa murid dan orang tua sudah membaca tata tertib, menyetujui isinya dan siap menerima sangsi terhadap pelanggaran tata tertib.

3. Perkembangan zaman, situasi dan pemahaman warga sekolah mengharuskan REVISI TATA TERTIB SEKOLAH SETIAP TAHUN, upaya itu harus melibatkan semua warga sekolah, guru, karyawan, orang tua, murid, alumni, Komite Sekolah, industri, dinas pendidikan (pemerintah daerah), perguruan tinggi atau siapa saja yang menjadi mitra sekolah selama ini. Proses revisi harus dilakukan, walaupun kemudian isi tata tertib yang sudah ada masih bagus dan bisa digunakan tanpa penambahan atau pengurangan lagi itu sekaligus menjadi forum sosialisasi program dan tata tertib sekolah.

4. UPAYA PENCEGAHAN ROKOK & NARKOBA BERKELANJUTAN, berbagai kegiatan bisa dilakukan misalnya: razia isi tas murid secara acak di lobby sekolah pada hari-hati tertentu, atau razia ke kelas, di toilet, dsb. Pada sekolah lanjutan murid kelas 8 atau 11 harus diberikan lagi kegiatan yang sesuai dengan minat mereka berhubungan dengan rokok dan narkoba, demikian juga untuk murid yang di kelas 9 atau 12 harus diberi pembekalan dalam bentuk yang berbeda dengan sebelumnya.

Alternatif kegiatan untuk kelas 8 & 9 atau 11 & 12 adalah:
– Lomba Poster
– Lomba film atau video pendek
– Lomba pidato
– Lomba karya tulis
– Stand up Comedy, dsb
– Yayasan Kanker
– Rumah Sakit Paru
– LSM HIV/AIDS
– Komnas Pengendalian Tembakau
– Polisi
– Masih banyak lagi

4. KONSISTENSI TERAPKAN ATURAN LEWAT REWARD DAN PUNISHMENT sangat perlu, murid-murid zaman now itu pintar, apalagi orang tuanya … sekali saja sekolah tak konsekwen menerapkan tata tertibnya sendiri maka ketika ada murid yang melanggar aturan akan menuntut hal yang sama, oleh sebab itu jalankan tata tertib secara konsisten atau rubah tata tertib jika dirasa tak sesuai lagi. Termasuk peraturan untuk guru dan karyawan sekolah.

Jika murid dan orang tua sudah disosialisasikan, menandatangani surat pernyataan bermaterai, melanggar peraturan, diingatkan, dilakukan konseling (didukung dengan bukti-bukti tertulis dan foto), melakukan pelanggaran berkali-kali, maka murid itu pantas menerima sangsi sesuai tata tertib hingga dikeluarkan, atau secara sukarela orang tua memindahkan anaknya ke sekolah lain … andai keluarga murid yang kena sangsi memperkarakan dengan bantuan pengacara, maka sekolah akan memenangkan kasusnya.

5. SALURKAN ENERGI DAN KREATIFITAS MURID, tumbuhkan berbagai kegiatan ekskul yang disukai murid, tampilkan pada berbagai kesempatan di sekolah, seperti MOS, peringatan hari besar, ketika menerima kunjungan tamu, di upacara atau apel pagi, ulang tahun sekolah, class meeting, pensi dan berbagai kesempatan lainnya.

Anda punya tambahan lainnya?