Blog Pendidik


Leave a comment

Manfaat Instagram buat yang disayang

Saya posting foto pertama di atas, komentarnya banyak berisi tag yang ditujukan kepada orang lain dengan kalimat sayang dan dijawab dengan kalimat sayang juga.

Barangkali mengingatkan secara lisan sudah tak cukup, instagram bisa jadi tambahan bahan amunisi ungkapkan sayang agar yang disayang tak sakit atau cepat mati kerana merokok, kalo kamu?

Advertisements


2 Comments

Ketika merokok sudah jadi biasa, menghisap asap lain seperti ganja jadi bukan sesuatu yang tabu

medicine_190605

Saya kira, pendidikan yang makin baik di negara maju membuat rakyatnya melek masalah kesehatan dan tak menyalahgunakan narkoba, dengan demikian usaha mendidik anak bangsa akan bisa membuat penduduk negeri mampu mengendalikan diri dari penyalahgunaan narkoba. Ternyata pendidikan saja tak cukup membuat seseorang menjadi bijak berbuat yang baik untuk dirinya, termasuk tidak mengkonsumsi sesuatu yang membahayakan dirinya.

Pengalaman hidup di keluarga, kebiasaan melihat contoh kedua orang tua hidup sehat membuat anak lebih sadar terhadap masalah kesehatan, pendampingan orang tua dimasa remaja, berinteraksi dengan teman pergaulan sesama remaja, di sekolah dan di kampus bisa membuat seseorang mampu mengambil keputusan yang tepat, misalnya dalam hal merokok dan penyalahgunaan narkoba.

Kemampuan berfikir “lurus” menjaga kesehatan, tak mengkonsumsi sesuatu yang mebahayakan kesehatan jadi sesuatu yang “aneh” karena banyak kebiasaan di masyarakat yang sesungguhnya buruk tetapi karena sudah menjadi kebiasaan itu seolah jadi baik dan tak masalah. Merokok misalnya, karena orang-orang di sekitarnya yang ditemui menghisap asap, termasuk kakek, nenek, ayah, ibu, kakak, saudara dan kerabatnya, maka seorang anak merasa tak masalah menghisap rokok.

Ketika merokok sudah jadi biasa, menghisap asap lain seperti ganja jadi bukan sesuatu yang tabu, dilanjutkan dengan mengkonsumsi zat-zat lain yang berdampak mempengaruhi fungsi dan kerja otak jadi hal biasa. Setelah ganja, oplosan, heroin, shabu, PCC, bakal ada narkoba apa lagi yang bakal bikin heboh dan makan korban di negeri ini?


2 Comments

Jumlah remaja perokok adalah cermin kegagalan pendidikan

Saya terkenang, sekitar tahun 70-an, ayah saya masih merokok dan rokok di atas adalah salah satu merk rokok yang sering saya lihat di rumah dan banyak dijual di warung-warung  penjual rokok.

Sekarang rokok macam itu tak ada lagi, sudah sangat sulit didapat, hukum dagang yang umum, jika sebuah produk banyak permintaan maka produsen akan terus memproduksi karena pasti laku terjual dan menghasilkan untung, jika tak ada peminat lagi maka perusahaan akan menghentikan produksinya … seperti yang terjadi di negeri paman sam merek rokok dengan simbol koboi tak laku lagi terjual karena harga jual terlalu mahal atau karena kesadaran penduduk negeri itu tentang bahaya yang diakibatkan oleh rokok atau karena penyebab lainnya, dan pabrik rokok koboi itu berhenti berproduksi di negeri sendiri.

Seberapa banyak penjual rokok dekat tempat tinggal kita jika kita tak membelinya maka penjual rokok akan beralih menjual produk lain yang mudah laku terjual. Bagaimana membuat seseorang punya pemahaman yang benar tentang rokok dihubungkan dengan kesehatan, dsb menjadi tantangan pendidikan di keluarga, sekolah dan masyarakat.

Jika di keluarga seorang anak dididik dengan benar dan diberi contoh yang baik oleh keluarga, orang tua tak merokok maka anaknya sejak dini sudah memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Andai di sekolah anak itu mendapatkan pendidikan yang baik termasuk masalah kesehatan dikaitkan dengan rokok maka anak itu akan menjadi remaja yang memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Walau di masyarakat remaja itu terpapar oleh iklan rokok dan tekanan teman sebaya untuk mencoba rokok, dia mampu bertahan tetap tidak merokok karena memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Jika pembeli rokok tak ada maka pabrik rokok akan tutup, pindah ke negara lain yang masih banyak perokoknya, seperti merk rokok di atas yang kini tak ada lagi, maka semua merek rokok pun akan menghilang dari peredaran.

Jika pendidikan di rumah, sekolah dan masyarakat berhasil baik, maka jumlah perokok remaja di negeri ini tak makin banyak. Bisa jadi salah satu potret keberhasilan pendidikan suatu negeri bisa dilihat dari jumlah perokok di negeri itu.

Mungkin sama halnya dengan narkoba, jika semua orang sadar akan bahaya narkoba maka walaupun diberi secara gratis dia tak akan menyalahgunakan narkoba, menurut kamu?


Leave a comment

Ketemu MAZAZI di SMKN 36 Jakarta setelah 3 tahun tak jumpa

  

Anak SMP di atas namanya MAZAZI, dia hadir di sebuah seminar di walikota Jakarta Utara pada tahun 2013 dan mengajukan pertanyaan yang hebat sekali sehingga mendapat hadiah sebagai peserta dengan pertanyaan terbaik.

Hari Minggu 23 Oktober 2016 Saya kembali berjumpa dengan MAZAZI yang kini jadi murid di SMKN 36 Jakarta, dan hebatnya dia masih ingat perjumpaan kami tiga tahun yang lalu, begini penampilannya skarang.

 

Mantap banget dah Om, hebat bed kamu … Semoga kamu sukses dan kita bisa ktemu sekian tahun mendatang, sehingga saya bisa tambahin satu foto lagi dibawah posting ini, love u MAZAZI, jaga kesehatan dan ga usah merokok apalagi pake narkoba … takut gabisa foto lagi … Hahahaha … canda ya Om. 


2 Comments

Dahsyatnya dokumentasi di era digital

  

Ketika Saya mengamati statistik blog ini, Saya menjumpai tagline  MOTIVATOR PENDIDIKAN, dan ketika Saya search di Google bertemu dengan dokumentasi REPUBLIKA ONLINE yang mewawancarai Saya beberapa tahun lalu, ternyata dokumentasi itu masih terus bisa dinikmati hingga kini, berapa banyak dokumentasi diri Anda, Sekolah atau Institusi tempat Anda bekerja yang bisa dinikmati hingga kini bahkan oleh orang-orang sedunia, di Youtube Saya menitipkan ratusan kenangan aktifitas Saya, silahkan dinikmati.


8 Comments

Surat buat Tessy Srimulat yg lucunya masih ditunggu rakyat

Tessy

Tessy

Dear Tessy
menjalankan profesi penghibur memang tak mudah
Tessy harus selalu membuat orang lain gembira
walau saat itu Tessy sedang menderita

Kebiasaan hidup hura-hura
Mendongkrak energi yang sering habis saat lewat malam
Gunakan Narkoba membuat badan seolah segar dan kuat
harusnya Tessy tahu bahwa Narkoba itu berbahaya

Jika lelah, istirahatlah
Jika ngantuk, tidur aja
jika sedang sedih atau susah bicaralah pada keluarga
mereka bukan fans Tessy yang harus selalu Tessy hibur

Dekaplah keluargamu
Datang ke dokter jika kesehatan terganggu
Tak perlu paksa diri untuk selalu ngetop
karena Tessy sudah jadi orang top

Segera aja Rehab kecanduanmu
tak lama lagi order job akan datang
asal badan Tessy tetap sehat
tak perlu ganti narkoba dengan cairan pembersih toilet
celoteh lucu Tessy masih ditunggu rakyat
Cepat sembuh Mas Kabul Basuki
Banyak dokter yang bisa dimintakan bantuan Mas
yang penting Mas Kabul sadar & mau sembuh dari kecanduannya
Happy deh


2 Comments

Rokok ngga papa, Narkoba? Seberapa pedulikah kita?

kamu kcanduan narkoba? aku engga dong

A post shared by Dedi @dwitagama (@dwitagama) on

Sering kita tak peduli terhadap masalah di sekitar kita
Hingga keluarga kita sendiri mengalami masalah itu
Andai kita peduli terhadap banyak hal
Dan berusaha memcari tahu tentang hal itu
Disertai berbagai aspek dari hal yang kita pedulikan
Maka kita akan lebih siap menghadapi masalah

Demikian juga dengan Narkoba
Anda tak peduli ketika ada tetangga yang mengalami masalah narkoba
Melihat rokok yang sudah menjadi biasa seolah tak apa
Tak peduli juga ketika kebiasaan merokok
Mengantarkan seseorang untuk menyalahgunakan narkoba

Ketika anak anda sudah mulai susah dikendalikan
Sering berbohong, mencuri barang-barang di rumah, dsb
Anda baru mulai sadar bahwa anda sedang bermasalah
Dan mulai mencari tahu tentang narkoba
Serta mencari pertolongan
Mungkin anda terlambat …

Tapi lebih baik terlambat daripada anak anda
Keburu mati karena kecanduan narkoba


Leave a comment

Robin William berpesan pada pecandu narkoba & alkohol

20140813-171226.jpg
Robin William
film-film kamu selalu manarik ditonton
kamu menghibur orang se dunia
pandai berperan jadi tokoh panutan

kenapa
akhir hidupmu tak layak ditonton
kamu tak cakap menghibur sendiri
tak pandai berperan jadi orang baik

jutaan penonton tak cukup menemani
hingga narkoba & alkohol kau nikmati
tak perlu paksakan menghibur kami
bahagiakanlah dirimu dahulu

atau kamu sedang berpesan pada dunia
bahwa narkoba & alkohol tak pantas jadi teman
keduanya hilangkan kebahagian yang dipunya
hingga diri ingin cepat berpulang

terima kasih Om William
atas hiburan yang sudah kau beri
semoga pilihanmu tak salah
damai & bahagialah dekat sang pencipa


5 Comments

ROKOK bikin Indonesia sebagai negara termiskin di dunia makin miskin, liat menit ke enam video ini

Amati video pada menit ke enam (6.16)
Apa komentar anda? Bagaimana perasaan anda?

20121118-072458.jpg

20121118-072533.jpg

Masih mau terus merokok? Terima kasih telah membaca blog saya dan berkomentar, semoga bermanfaat.


2 Comments

Mau berhenti merokok? Datang aja ke RS Persahabatan di Rawamangun Jakarta Timur, buktikan hasilnya, happy deh

20121126-080344.jpg
Berhenti merokok bukanlah perkara gampang. Banyak orang yang sudah bertahun-tahun ingin berhenti, nyatanya harus gagal karena gejala putus rokok yang terus menggoda. Jika Anda butuh bantuan, Klinik Berhenti Merokok RSUP Persahabatan bisa jadi solusi.

Klinik ini mulai aktif lagi sejak 7 November 2008. Sebelumnya klinik ini sempat berdiri sekitar tahun 1990-an, tapi hanya bertahan 1-2 tahun saja, karena waktu itu hanya menyediakan jasa konseling sehingga dirasa kurang efektif.

Perokok yang datang ke Klinik Berhenti Merokok memang belum banyak, karena berhenti merokok tampaknya belum menjadi kebutuhan di Indonesia. Namun hampir 100 persen perokok yang datang ke klinik dapat benar-benar menghentikan kebiasaan buruknya.

“Program pengobatan disini 3 bulan dengan 4 kali kunjungan. Pengobatannya mulai dari konseling, pengobatan dengan obat anti adiksi, terapi perilaku dan ada juga hipnoterapi,” jelas Dr Feni Fitrania, Sp.P, salah satu tim dokter di Klinik Berhenti Merokok RSUP Persahabatan, seperti ditulis Minggu (25/11/2012).

Menurut Dr Feni, penanganan di Klinik Berhenti Merokok multidisiplin, mulai dari dokter umum, dokter spesialis paru, psikiater, dokter rehabilitasi medik, ahli gizi, dokter jantung, dokter penyakit dalam, dokter kesehatan kerja, radiologi, patologi klinik, psikolog serta ahli akupuntur.

Evaluasi awal yang dilakukan adalah melihat seberapa besar motivasi yang dimiliki oleh pasien, karena hal tersebut sangat menentukan keberhasilan dari terapi ini. Dilanjutkan dengan mengukur berapa tingkat adiksi dari orang tersebut apakah termasuk rendah, sedang atau berat.

Untuk program tambahan misalnya pada pasien yang mengalami withdrawal stres (stres karena gejala putus zat) tinggi, maka diberikan tambahan hypnoterapi.

Jika mengalami gangguan fisik seperti pegal-pegal atau badan sakit, diberikan program olahraga selama 3 bulan. Atau ada juga yang menjadi gemuk karena nafsu makannya bertambah, maka diberikan tambahan konsultasi dengan ahli gizi. (mer/vit)

Sumber: detikcom

20121126-080424.jpg


1 Comment

rokok, air mineral, narkoba dan kita, gampang aza koq

20120408-042206.jpg
rokok,
tak beli ada yang tawarkan,
demi alasan pertemanan,
ga usah beli kita bisa merokok setiap saat,
lewat persahabatan atau minta jika terpaksa,
gampang aja koq

air mineral,
tak beli ada yang tawarkan,
demi alasan pertemanan,
ga usah beli kita bisa minum air mineral setiap saat,
lewat persahabatan atau minta jika terpaksa,
gampang aja koq

narkoba,
tak beli ada yang tawarkan,
demi alasan pertemanan,
ga usah beli kita bisa pake narkoba setiap saat,
lewat persahabatan atau minta jika terpaksa,
gampang aja koq

rokok, air mineral, narkoba dan kita,
gampang aza koq,
apalagi kalo ada uang,
smua jadi lebih gampang,
kalo di penjara aja banyak barang,
apalagi di luar penjara yang tak ada sipir berpendidikan ala militer,
yang junlah petugasnya jauh lebih sedikit

biar uang anda banyak
di tukang rokok anda beli permen,
di tukang air mineral anda beli soft dring,
ketemu pengedar anda tak kasih kode,
karena anda masih mau nikmati hidup,
ga mau mati kecanduan,
ga mau ketangkep polisi atau BNN,
rokok, air mineral, narkoba dan kita,
gampang aza koq.


Leave a comment

Tiba- tiba saya temukan foto-foto anak keren dan kangen mereka buat kerja bareng membantu guru-guru yang butuh pencerahan … Apa kabar Asri, Umam, Aji, Akbar, Alam, Darul, …. Dan semua deh …

20120324-085555.jpg

20120324-085613.jpg
Sekitar dua tahun lalu, Saya ditemani anak-anak muda yang cerdas, dan hebat kemampuan IT nya keliling ke beberapa Sekolah di Jakarta Utara dan Pusat memberikan pelatihan peningkatankemampuan penguasaan teknologi informasi untuk pembelajaran … Tiba- tiba saya temukan foto-foto anak keren dan kangen mereka buat kerja bareng membantu guru-guru yang butuh pencerahan … Apa kabar Asri, Umam, Aji, Akbar, Alam, Darul, …. Dan semua deh … Semoga kamu semua dalam sehat dan sukses selalu … Selamat berjuang raih hidup sejahtera yah … Love u.


2 Comments

Buat mereka yang terfikir adalah memenuhi asupan asap setiap saat …

20120324-084401.jpg

20120324-084657.jpg

20120324-084712.jpg

20120324-084733.jpg
Saat bayi dia seolah mendapat mainan dan perhatian dari orang sekitarnya, … Saat anak, dia merasa lebih dewasa ketika merokok dan dapat nilai lebih dari teman sebaya, …. Saat dewasa dia merasa lebih sukses atau sering tak bisa konsen kalau tak merokok, dan rokok menjadi teman setia,… Saat tua tak bisa tenang, mulut asam, resah dan gelisah jika tak merokok … Maka asap jadi zat dihisap stiap saat … Buat mereka yang terfikir adalah memenuhi asupan asap setiap saat …


Leave a comment

Saya titip 228 video di Youtube, adakah wajah anda disana, pls check


Saya senang mendokumentasikan sesuatu yang bermanfaat dan menyenangkan orang lain … seperti pada video diatas, oeserta training saya, Merpati, BNN RI dan fihak yang terkait dengan TOT Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Merpati bekerja sama dengan BNN RI, kemarin … saat ini ada 228 video yang sudah saya unggah atau upload, silahkan nikmati disana.


Leave a comment

Dulu merasa gagah dan maco dengan merokok Saat dewasa ternyata terkejut di depan kaca Badan kurus bau asap Gizi kurang, pipi cekung, batuk menelikung

20120205-062327.jpg

MACO?

Saat pertama merokok
Anak-anak merasa dirinya hebat
Sudah seperti orang dewasa
Walau batuk dan bingung rasanya
Asap itu tetap dihisap

Saat remaja
Rokok jadi seperti tiket berkumpul
Tak merokok jadi bukan anggota kelompok
Merasa lebih maco

Saat kuliah
Jadi teman kerjakan tugas kuliah
Mulai tak bisa konsentrasi saat tak merokok
Uang rokok jadi bagian biaya kuliah

Ketika lulus kuliah
Cari kerja susah
Dapat kerja gaji tak seberapa
Sistem kontrak membuat makin tak tenang
Rokok jadi obat penenang dan kebutuhan utama
Boleh tak sarapan atau makan malam
Tapi tak merokok tak bisa

Dulu merasa gagah dan maco dengan merokok
Saat dewasa ternyata terkejut di depan kaca
Badan kurus bau asap
Gizi kurang, pipi cekung, batuk menelikung
Dia tak gagah lagi
Padahal berkeluarga belum

Sebagai orang tua anda tak berdaya
Karena anda juga pecandu rokok

Selamat pagi pembaca
Semoga dalam sehat selalu


2 Comments

mendingan kecanduan games daripada kecanduan narkoba

saya sedang simak bincang aktivis narkoba ….. kasihan para pecandu narkoba, yang buat sembuh atau kalo ketangkep aparat ….. habis-habisan hartanya dan berujung di kematian …. waspadalah-waspadalah ….. mendingan kecanduan games daripada kecanduan narkoba


1 Comment

Tak nerokok lebih keren kok

Tengok cowok yang ga ngrokok di pojok, keren abis kok, apalagi dengan kumis tipis dan brewok … Banyak hati yang kepentok mabok asmara

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


Leave a comment

bungkus rokok tak ngefek

Di negara tetangga bungkus rokok diwajibkan mengandung gambar anggota tubuh yang terkena penyakit akibat nikotin … Faktanya jumlah perokok tetap saja banyak. Bahkan saya menjumpai banyak wanita bermesra ria dengan benda putih 9 cm.

Di Indonesia cuma ada tulisan kecil yang ungkap rokok dapat sebabkan kanker dan impotensi, dengan tulisan yangh bagus tanpa gambar apa-apa … Bisa diduga kenapa di negeri ini pecandu rokok makin rame.

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


Leave a comment

Lucuuuuuuuu

Obrolannya ttg futsal, spatu dan pakaiannya futsalan, mampir makan. Saat duduk dua orang yang berkostum sejenis itu langsung merokok, mungkin buat mereka main futsal cuma tren atau kut ikutan bukan untuk sehat, sebab kalo buat sehat kenapa masih lakukan perbuatan yang rusak kesehatan, atau main futsal bisa hilangkan racun nikotin.
Saya berharap ada yang bisa kasih pencerahan.

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


Leave a comment

Tak merokok TAK PEDE

Kemarin saya bertamu ke rumah petani, saat akan menerima saya dia berganti pakaian lalu menyulut rokok kreteknya … terlihat dia jadi lebih percaya diri.

Kasihan deh …. hidup tak berkecukupan, kurang pede … dan harus merokok dulu untuk bisa pede, sekedar akan bertemu orang yang baru dikenalnya …. bagaimana jika bertemu dengan masalah besar?, rokoknya makin banyak dong … I am happy not smoking.


Leave a comment

Menyusun Action Plan di “Terminal Bis”

Selesai training di Hotel Jayakarta Lombok, NTB, Selasa 1 Maret 2011 seorang peserta senior menyapa saya, bilang begini:

“Dulu saya jadi guru, sering memberi pelatihan dimana-mana … Tadi saya senang sekali ikut training bapak …”

Kami berdiskusi bagaimana membuat Action Plan/rencana aksi yang bisa dikerjakan. Prosesnya lewat permainan “TERMINAL BIS”, Workshop dan paparan.

Semua peserta bergairah merespon stimulan yang saya berikan. Terima kasih kepada BNN RI yang kembali bersinergi dengan saya, dan smua peserta yang semangat, semoga bermanfaat.