Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


4 Comments

Cara kreatif merayakan hari kartini di sekolah

bareng - bareng
Teman-teman dan sahabat.

Silahkan review perjalanan sekolah anda, bagaimanakah perayaan hari kartini di sekolah anda? Umumnya hari kartini dirayakan dengan cara semua murid dan guru mengenakan pakaian daerah atau kebaya plus upacara atau pentas seni. Apakah sesungguhnya prestasi kartini sehingga perlu diingat dan dirayakan hingga kini?

Kartini sering menulis surat kepada sahabatnya wanita Belanda berisi tentang berbagai hal mengungkapkan pendapat kartini mengenai kondisi wanita di Indonesia dan ide-ide bagaimana seharusnya wanita bersikap, berperilaku menurut kartini. Intinya, kehebatan kartini adalah dalam hal menuliskan isi hati, pendapat dan ide tentang wanita yang melampaui wanita Indonesia di zamannya.

Jika hari kartini dirayakan dengan berpakaian daerah, pegelaran musik mungkin yang tertanam di anak-anak negeri ini adalah bahwa kartini adalah wanita hebat yang berkebaya dengan keterampilan musik. Bahwa kartini tampi berkebaya pada banyak dokumentasi foto yang ada adalah karena beliau lahir dan tinggal di tanah jawa yang pakaian sehari-harinya adalah kebaya. Jika kartini lahir dan tinggal di papua pasti penampilan beliau tak berkebaya.

bukune-ra-kartini

Bagaimana sebaiknya peringatan hari kartini di sekolah, agar warga sekolah faham tentang apa yang kartini prjuangkan zaman dulu? Berikut ini beberapa alternatif yang bisa anda pilih untuk menlakukan peringatan hari kartini di sekolah.

  1. Lomba menulis surat kepada ibu atau ibu guru. Berisi tantang ungkapan perasaan penulisnya mengenai kehidupan wanita yang dia lihat dan kehidupan wanita ideal yang dia bayangkan, kumpulan tulisan semua peserta sebaiknya dibukukan sebagai dokumentasi dan referensi.
  2. Lomba menulis ungkapan untuk wanita yang diunggah pada status facebook, twitter, path dan sosial media lainnya.
  3. Lomba foto bertema wanita yang diunggah di instagram dan dicetak untuk dipamerkan di sekolah.
  4. Lomba menulis masalah wanita yang diunggah di blog murid, kemudian dibukukan sebagai dokumentasi dan referensi.
  5. Lomba menulis lagu tentang perempuan yang liriknya dibukukan sebagai dokumentasi dan referensi serta videonya diupload ke youtube.
  6. Lomba menyanyi lagu bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  7. Lomba menulis dan membacakan puisi bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  8. Lomba musikalisasi puisi bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  9. Pentas teater bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  10. Lomba poster bertema perempuan yang diunggah ke instagram dan direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  11. Lomba jinggle bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  12. Lomba iklan bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.

Punya ide lain? silahkan, intinya adalah murid dilatih menulis dan mengemukakan pendapat tentang apa saja serta mendokumentasikannya untuk dibaca oleh orang lain.

Jika di sekolah anda masih memperingati hari kartini dengan memakai busana daerah, peragaan busana, lomba tumpeng, lomba pidato, lomba memasak, itu berbeda dari yang dilakukan kartini, beliau menulis dan mengirimkan surat kepada sahabatnya di Belanda, kumpulan surat-suratnya itu yang dibukukan dengan judul “Habis gelap terbitlah terang”, apakah anda masih berada di tempat gelap?

Advertisements


Leave a comment

Memasarkan Sekolah melibatkan murid menggunakan sosial media

Saya terkejut melihat statistik blog Saya kemarin ternyata tulisan MENJUAL SEKOLAH SEHINGGA MAKIN DIMINATI MASYARAKAT, dikunjungi oleh banyak pembaca, padahal saya menulis itu tahun 2013, kenapa? … Saat saya mencoba menduga kenapa pembaca blog saya tertarik membaca posting lama saya … teringat dialog-dialog pada Seminar atau Training-training Saya, bahwa Guru dan sekolah mungkin terlalu asik dan sibuk bekerja jadi tak ingat mengabarkan kegiatan sekolahnya, apalagi melakukan promosi.

Sesungguhnya, ketika proses belajar mengajar di kelas berlangsung, pada waktu yang bersamaan, guru dapat melakukan promosi atau memasarkan sekolah bekerja sama dengan murid-murid yang diajarnya. anak-anak Sekolah Dasar kelas tiga sudah mampu menggunakan telepon genggam berbasis android, dengan telepon genggam itu dan akses internet, murid bisa ikut serta memasarkan sekolah, bagaimana caranya?

Pelajaran Bahasa Indonesia, biasanya ada pelajaran pemahaman puisi, jika semua murid diminta memperagakan membaca puisi di depan kelas, maka waktu yang dibutuhkan akan sangat lama, dan hasilnya hanya sekedar nilai untuk kompetensi itu saja. Guru sebaiknya memberi tugas kepada murid untuk membuat video rekaman adegan saat murid membaca puisi dan mengupload di youtube, pengambilan adegan bisa dilakukan di kelas, halaman sekolah, rumah, atau dimana saja, judul video di youtubenya disarankan seperti ini:

TUGAS PUISI NOVIANTO SMKN 50 JAKARTA, 011216, GURU: UCAHYO, M.Pd.

Nama atau judul tugas video di youtube seperti di atas, mencakup nama murid, nama sekolah, tanggal uenggah video, dan nama guru yang mengajar.

Andaikan Bapak Ucahyo sebagai guru Bahasa Indonesia memberikan tugas puisi, gaya bahasa, prosa, pantun, drama, artinya ada 5 tugas yang bisa diberikan kepada murid untuk menggunggah video dengan cara di atas, maka dalam satu semester jika Pak Ucahyo mengajar 200 murid, maka ada 1.000 video di youtube yang mencantumkan nama murid, sekolah dan dirinya, dalam waktu setahun terdapat 2.000 video di youtube, Pak Ucahyo mengamati penampilan muridnya di youtube dan memberi nilai untuk kompetensi yang dimaksud. Belum lagi jika Pak Ucahyo memberi tugas menulis cerpen, puisi, prosa, resensi dan meminta kepada muridnya untuk posting di blog pribadi murid dengan teknis membuat judul yang sama dengan di atas, maka dari satu guru yang bernama Pak Ucahyo, M.Pd akan tayang ribuan input yang menuliskan nama murid, sekolah dan dirinya, sebuah promosi yang dahsyat buat murid, Pak Ucahyo dan Sekolahnya.

Pelajaran Olahraga, biasanya ada materi basket, volley, sepakbola, renang, dsb.  Guru sebaiknya memberi tugas kepada murid untuk membuat video rekaman adegan cara mendribel bola basket, cara sevis volly, cara berenang gaya dada dan mengupload di youtube, pengambilan adegan bisa dilakukan di lapangan sekolah, halaman sekolah, rumah, kolam renang atau dimana saja, judul video di youtubenya disarankan seperti ini:

TUGAS OLAHRAGA NURSELIA SMKN 50 JAKARTA, 011216, GURU: HARIADI, MM.

Nama atau judul tugas video di youtube seperti di atas, mencakup nama murid, nama sekolah, tanggal unggah video, dan nama guru yang mengajar.

Andaikan Bapak Hariadi sebagai guru Olahraga memberikan tugas basket, volley, sepakbola, renang, softbol, artinya ada 5 tugas yang bisa diberikan kepada murid untuk menggunggah video dengan cara di atas, maka dalam satu semester jika Pak Hariadi mengajar 200 murid, maka ada 1.000 video di youtube yang mencantumkan nama murid, sekolah dan dirinya, dalam waktu setahun terdapat 2.000 video di youtube, Pak Hariadi mengamati penampilan muridnya di youtube dan memberi nilai untuk kompetensi yang dimaksud. Belum lagi jika Pak Hariadi memberi tugas menulis tentang peraturan permainan basket, sejarah pencak silat di Indonesia, olahraga tradisional  dan meminta kepada muridnya untuk posting di blog pribadi murid dengan teknis membuat judul yang sama dengan di atas, maka dari satu guru yang bernama Pak Hariadi, MM akan tayang ribuan input yang menuliskan nama murid, sekolah dan dirinya, sebuah promosi yang dahsyat buat murid, Pak Hariadi dan Sekolahnya.

Ada penanaman dan penerapan beberapa karakter sekaligus dari tugas-tugas di atas, yaitu: karakter orientasi masa depan atau perencanaan, kerjasama, saling menghormati saling tolong menolong, percaya diri, kepemimpinan, dsb. karena tugas-tugas diatas harus dikerjakan bersama-sama dengan teman atau orang lain yang perlu perencanaan, kerja sama, saling menghormati saling tolong menolong, percaya diri, kepemimpinan, dsb.

Salah satu contoh video tugas murid sekolah yang tayang di youtube. Hampir semua mata pelajaran di kelas-kelas atas Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA hingga perguruan tinggi bisa menerapkan cara ini.

Jika dari tugas dua guru diatas sebagai contoh, bisa menghasilkan 4.000 tayangan di chanel youtube murid dan ribuan lainnya di blog murid, maka andai semua guru di sekolah anda yang berjumlah 40 orang melakukan hal itu, paling tidak ada 80.000 entri di dunia maya yang bisa dilacak dengan mesin pencari google berisi promosi kegiatan belajar di sekolah Anda, selanjutnya … terserah anda.


3 Comments

Guru Desa eksis mendunia, Guru Kota takut dipenjara

Seorang Guru honor di sebuah sekolah dasar di kaki gunung yang berjarak hampir seribu kilometer dari ibukota negeri, menulis cerita tentang sekolahnya, tentang kegiatannya, tentang anak murid-muridnya, tentang lingkungan tempat tinggalnya, beliau juga mendokumentasikan pelajaran, soal-soal ulangan, ujian dan foto-foto serta video yang ingin dikenangnya di blog pribadinya.

Dia tak mengeluh saat akses internet sedang berhenti, disimpannya bahan tulisan untuk posting blognya, dan saat mendapat akses internet yang bagus guru itu memposting tulisannya sehingga guru di pinggir gunung itu dikenal oleh banyak orang seantero negeri.

Melalui mesin pencari google, guru-guru seluruh negeri bahkan yang berada di luar negeri mencari materi belajar, soal-soal, dan hal-hal lain untuk proses belajar di Sekolah Dasar. Guru pemilik blog yang tak berbayar jadi sering diundang ke berbagai forum di daerah lain hingga ke ibukota negeri dan kerap mendapat kiriman tiket pesawat dan fasilitas akomodasi di hotel berbintang, sebuah anugerah luar biasa untuk seorang guru honor di daerah terpencil. Dia menjadi narasumber pada berbagai kegiatan seminar dan pelatihan di berbagai kota di negerinya. Guru itu juga mendorong murid-murid SD nya untuk memanfaatkan teknologi informasi memberitakan kegiatan di sekolahnya.

sd-jambekumbu

Murid SDN Jambekumbu 01

Seorang guru di ibukota negeri berpenghasilan belasan juta rupiah sebulan, tak memiliki blog, tak berani menuliskan sesuatu karena takut dipenjara, dia senang berselancar membaca berbagai informasi, dia seperti berkubang di lobang yang sama puluhan tahun dan semakin tenggelam, dilupakan murid-muridnya, tak dikenal teman guru sekecamatan, apalagi dicari oleh guru di kota lain, keikutsertaannya dalam seminar-seminar atau pelatihan sebagai peserta atas undangan dinas pendidikan di kota dan profinsinya.

Betapa sia-sia fasilitas di sekolah guru yang terletak di ibukota negeri dan akses internet yang berlimpah … bahkan nama guru ibukota itu tak terlacak di mesin pencari google, nama sekolahnya pun hanya sedikit jejaknya di google.

Bagaimana dengan anda dan guru-guru di sekolah anda?


4 Comments

Sekolah selalu berubah

Berawal dari ditutupnya satu unit sekolah negeri yang berada di gedung yang sama guru-guru di sekolah itu menjadi lebih kompak, sebelum sekolah yang satu atap itu ditutup guru-guru hampir tak pernah mengadakan rapat kecuali awal tahun ajaran dan saat kenaikan kelas, diluar itu guru-guru asik bekerja sendiri-sendiri seoilah tak perlu kerjasama atau membicarakan sesuatu … semuanya mengalir begitu saja sampai sekolah yang berada dalam satu gedung tidak ada murid baru yang mendaftar sehingga murid-murid yang masih ada digabungkan menjadi satu sekolah, guru-gurunya ada yang bergabung, beberpa dari mereka harus berpindah ke sekolah lain.

Persepsi mereka beragam; Program keluarga berencana (KB) yang sukses sehingga penduduk usia sekolah berkurang, banyak penduduk pindah ke daerah perbatasan kota, penduduk sekitar sudah makin dewasa dan sekolah pada jenjang yang lebih tinggi, dan berbagai analisa berkelebat merespon ditutupnya unit sekolah dalam satu gedung tersebut.

Guru-guru mulai khawatir, bisa saja peminat ke sekolahnya semakin menurun hingga tak ada lagi orang tua yang mau menyekolahkan anaknya di sekolah negeri tempat mereka bertugas, seperti yang terjadi pada sekolah yang dilebur … sementara ada sekolah swasta yang tak jauh dari sekolah negeri itu peminatnya melimpah, sekolah swasta itu sudah menerima pendaftaran murid baru sejak September dengan pembayaran biaya macam-macam yang jumlahnya tak sedikit, atau bisa dibilang mahal.

Kenapa sekolah yang mahal tetap saja banyak peminatnya, sementara sekolah negeri dengan biaya yang tak ada atau gratis semakin banyak yang tak diminati hingga berujung tutup, dilikuidasi, digabung, dimerger atau berbagai istilah lainnya.

Kini guru-guru jadi sering mempertanyakan kenapa sekolah yang satu atap itu tutup, dan bagaimana agar sekolah mereka tetap eksis dan diminati masyarakat sekitarnya, guru-guru jadi sering kumpul, diawali dengan makan siang bersama, pengajian, arisan, demo masak, demo kesehatan atau kegiatan apa yang selanjutnya membahas berbagai hal untuk meningkatkan kualitas atau mutu pembelajaran dan pelayanan peserta didik agar sekolahnya tetap diminati oleh masyarakat disekitarnya. Guru-guru jadi terbiasa rapat sebulan sekali untuk membicarakan banyak hal sesuai kondisi sekolah dan lingkungan yang terkini.

Guru-guru jadi sering studi banding ke sekolah terdekat yang dikabarkan punya keunikan atau keunggulan yang bisa diterapkan di sekolah mereka. Up grading, kegiatan penyegaran mengundang narasumber dari luar untuk penerapan konsep baru, sistem baru dan hal-hal lain yang memperbaiki proses pembelajaran di kelas.

Suasana kelas, suasana sekolah jadi lebih terasa bergairah, murid-murid memanfaatkan teknologi informasi terkini dan melakukan kegiatan-kegiatan baru yang sebelumnya tak ada dengan melibatkan orang tua murid dan organisasi lain di luar sekolah. Murid-murid yang tak masuk dengan alasan yang tak jelas segara dipanggil orang tuanya untuk dikaji penyebabnya dan dilakukan treatmen sehingga murid jadi semangat sekolah lagi.

Kegiatan ekstra kurikuler jadi lebih aktif, frekuensi ikut serta dalam berbagai kompetisi semakin tinggi, prestasi murid dan guru jadi hal yang sangat biasa di sekolah itu. dokumentasi kegiatan sekolah, proses belajar, saat menjadi juara dan lainnya berkelebat di facebook, twitter, instagram, steller dan youtube.

Orang tua murid terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk ketika para orang tua merasa bahwa anak-anaknya perlu mendapatkan pengalaman belajar di luar sekolah, mereka bersepakat menjadwalkan liburan bersama dengan teman-teman sekelas dan mengajak guru-guru di sekolahnya, dengan agenda wisata edukasi, belajar di alam terbuka. Pembiayaan untuk hal itu dikelola oleh orangtua murid yang anaknya ikut serta dalam kegiatan wisata itu.

Berbagai perubahan dan kegiatan-kegiatan yang jadi kebiasaan baru di sekolah itu rupanya diamati oleh masyarakat sekitar sehingga peminat ke sekolah itu semakin meningkat, orangtua murid menjadi mitra yang kompak dengan guru saat menjalankan program yang meembentuk murid menjadi pribadi yang lebih baik, mampu berkompetisi di zaman yang terus berubah. Bagaimana dengan sekolah kamu?


4 Comments

Rekonstruksi Sekolah; MENGAJARKAN KEGAGALAN

how-to-turn-a-failure-into-a-wild-success

Perhatikan di sekolah anda, ketika diadakan suatu kompetisi tentang apa saja … berapa persen murid yang ikut serta berkompetisi? Mengapa begitu sedikit murid yang berani berkompetisi, alasannya bisa beragam; tidak siap, belum latihan, tidak bisa, tidak menguasai, dan masih banyak lagi … apakah hanya itu? Kadang sekolah menerapkan sedikit unsur paksaan dimana setiap kelas harus ada perwakilan dan jika tak ikut mendapat sangsi tertentu … kompetisi yang berubah jadi kegiatan formalitas, hal ini jadi sulit berharap mendapat kader yang baik dari bidang yang dikompetisikan tersebut.

Berapa puluh tahun anda sekolah? apa yang anda kenang selama belajar di sekolah? di sekolah seolah menanamkan keberhasilan, kesuksesan, kebaikan, keindahan … berbagai hal positif yang selalu ditanamkan. Setiap tahun diakhiri dengan sukses berupa naik kelas, rangking, hadiah, liburan dan hal-hal menyenangkan. Perhatikan orang-orang disekitar anda, berpendidikan sarjana tetapi tak memiliki pekerjaan yang baik, berpenghasilan tak jelas dan seperti tak punya gairah untuk hidup, apalagi mereka yang berpendidikan lebih rendah, mengapa? Padahal dalam kehidupan yang sebenarnya bertebaran berjuta kegagalan.

Ketika suatu saat merasakan kegagalan, seseorang sangat terkejut, sangat terpukul dan down atau seolah jatuh tak bisa bangun lagi karena begitu sedih dengan kegagalan yang dialami, karena dia tak biasa gagal, hampir tak pernah gagal, karena saat disekolah ada remedial, hingga selalu naik kelas dan lulus pada setiap jenjang pendidikan.

Orang-orang yang sukses dan berhasil dalam berbagai bidang adalah mereka yang sudah berkali-kali mengalami kegagalan tetapi selalu bangkit lagi untuk melakukan kerjanya sehingga kegagalan yang terjadi menjadi bahan pembelajaran menemukan strategi yang tepat untuk mencapai sukses.

Sekolah seharusnya memberikan kesempatan kepada murid-muridnya untuk melakukan berbagai hal yang tidak berorientasi pada hasil tetapi murid diberi pengalaman merasakan kegagalan, dan mencoba lagi memperbaiki kegagalan hingga menghasilkan sesuatu, sebuah pencapaian sukses yang bisa diterapkan dalam kehidupan nyata di masyarakat setelah lulus sekolah.

Kegiatan-kegiatan intra dan ekstra kurikuler harus bisa memberi pelajaran kepada murid bahwa kegagalan ada jalan menuju keberhasilan atau sukses, sehingga saat dia gagal tidak langsung terpukul dan segera bangkit memulai kerja lagi, menggunakan kegagalannya untuk merubah strategi dan kerjanya hingga mencapai sukses.

Pada pelajaran Bahasa Indonesia misalnya, murid dapat didorong untuk membuat skenario drama yang diposting di blog mereka, lalu dramanya dipentaskan dan direkam dalam bentuk foto untuk diunggah ke instagram dan video yang diunggah ke youtube, antar kelompok di kelas atau satu sekolah saling membandingkan atau dibuat kompetisi foto siapa dan video siapa yang mendapat jumlah kunjungan atau “like” terbanyak.

Penugasan itu dilakukan beberpa kali dalam satu semester sehingga ada yang gagal pada produk yang pertama, bisa saja mendapat sukses pada penugasan yang kedua, atau yang pernah juara pada tugas pertama bisa saja terpuruk pada tugas kedua. Budaya berkompetisi dan bersaing sehat menjadi hal yang biasa tanpa harus terpuruk jika kalah atau jadi sombong jika menang.

Pelajaran Olahraga bisa mendorong murid sesuai hobbynya untuk berlatih secara serius dan secara rutin mengikuti kompetisi yang diadakan di lingkungan internal sekolah maupun luar sekolah, sehingga terbiasa menerapkan karakter orientasi masa depan, kerjasama, kepemimpinan, berprestasi, dsb. Kekalahan yang diderita jadi bahan evaluasi dan merubah strategi latihan, dsb hingga pada saatnya akan memperoleh kemenangan. suasana latihan dan kompetisi serta kemenangan didokumentasikan dalam bentuk foto dan video kemudian diunggah ke instagram dan youtube.

Orientasi sekolah seharusnya tak hanya mendorong murid untuk berhasil, tetapi memberikan pengalaman gagal dalam hidup, kepada murid ditanamkan bahwa untuk mencapai sesuatu harus bersiap mengalami kegagalan, mencoba lagi dengan memperbaiki kesalahan yang membuat gagal, berulang-ulang hingga berhasil dan sukses. Sekolah mengajarkan kegagalan lewat kegiatan produktif yang didokumentasikan sehingga bisa dinikmati oleh murid-murid yang terlibat pada kegiatan tersebut dan generasi dibawahnya sebagai bahan pembanding untuk melakukan kerja atau pembelajaran yang lebih baik. Menurut anda?


4 Comments

Punya kontak Murid?

29

Melihat foto di atas, Saya ingat kenangan indah 4 atau 5 tahun lalu dengan anak KAPAL SMKN 29 Penerbangan Jakarta, saat itu weekend … saya sedang menikmati libur beresama keluarga … tiba-tiba tim kreatif sebuah stasiun TV menelpon Saya untuk sebuah wawancara live atau secara langsung di studio mereka pada esok hari, hari Minggu … saya selalu berusaha tak mengganggu teman-teman guru untuk bekerja saat weekend … beruntung saya punya no kontak beberapa murid di KAPAL dan mengenal beberapa dari mereka yang bisa diandalkan untuk tampil bersama saya wawancara live di stasiun TV swasta nasional.

Alhamduluillah, saya berhasil mengumpulkan beberapa murid hebat yang jadi nara sumber dan mendokumentasikan wawancara itu sehingga saya bisa menikmati foto di atas saat ini … makasih Guys … semoga kalian sudah sukses saat ini, never forget that moment deh.

Anda punya berapa kontak murid?


Leave a comment

Manfaat Publikasi Sekolah

20111214172426pamerantopeng

Seorang Guru dengan bangga mengatakan tentang lingkungan sekolahnya yang nyaman, toilet yang bersih dan karya siswa di display di banyak tempat, beliau melanjutkan begini:

“Kami tak memerlukan publikasi, tanpa publikasi siswa banyak sekali yang mendaftar ke sekolah ini.”

Saya merespon seperti ini:

“Beruntung sekali Anda memiliki teman-teman dan Pemimpin yang peduli pada lingkungan sekolah sehingga bisa bekerjasama wujudkan lingkungan yang nyaman, bagaimana jika keadaan berubah, dimana situasi sekolah tidak kondusif lagi, kerjasama sulit dilakukan, pemimpin anda punya leadersip yang kurang baik dan berakibat lingkungan sekolah menjadi tak terurus, toilet kotor dan bau … sementara karya siswa sudah rusak, lapuk termakan usia dan jadi penghuni tempat sampah?”.

Keadaaan bagaimanapun di Sekolah anda saat ini harus dipubikasikan sebagai cara mendokumentasikan dan mensyukuri apapun nikmat yang ada, jika saat ini situasi anda dalam keadaaan yang kurang baik atau sangat buruk, jika ada publikasi masa lalu dimana keadaan sekolah sangat bagus dan menyenangkan (lebih hebat lagi jika ada publikasi video di Youtube) sehingga semua warga sekolah bisa instrospeksi diri untuk melakukan upaya-upaya perbaikan kinerja agar bisa menjadi baik seperti dulu atau lebih baik lagi dari yang sekarang dan masa lalu.

Jika keadaan sekolah anda sekarang dalam keadaan yang sangat bagus, publikasi yang dibuat akan membuat semua warga sekolah senang dan bahagia bahwa situasi buruk masa lalu kini berganti jadi baik sehingga terdorong untuk terus bekerjasama memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berbagai karya siswa yang di display di lingkungan sekolah akan laput termakan usia dan akan dibuang atau diganti dengan yang lain, jika karya siswa dipublikasikan melalui media online seperti facebook, twitter, path, website, blog, instagram, steller, dsb, sehingga pada suatu saat siswa yang membuat karya itu menemukan foto, video atau cerita di media online akan membuatnya senang dan bahagia luar biasa, bahkan bisa menjadi contoh atau cerita kepada teman, anak, cucu, keluarga dan yang lainnya bahwa dirinya pernah berkarya di sekolah dan didokumentasikan serta dipublish sekolah hingga masih terlacak walau berjarak puluhan tahun yang lalu.

karya-siswa

Bagaimana perasaan anda jika foto anda atau karya anda terlihat pada dua foto dokumentasi di atas atau video di bawah ini yang terlacak melalui google?

Publikasi itu penting untuk dokumentasi dan membuat kualitas hidup umat manusia lebih baik setiap hari, salurannya bisa facebook, twitter, path, website, blog, instagram, steller, dsb, menurut anda?


3 Comments

aku ini bisa apa lah, cuma nunggu angin kibarkan diriku

 

Bendera bisa ngomong, mungkin bakal bilang gini: “aku tuh sbenernya banci bangeets sama mreka yg ngaku” mencintai aku tapi kerjanya brantem mulu ga nyadar kalo banyak yg eksploitasi aku prkaya diri sndiri, smntara aku ini bisa apa lah, cuma nunggu angin kibarkan diriku.”

Dia liat mass media, dengar pembicaraan orang tentang aparat yang saling tuding, seperti ingin saling memenjarakan, aktifis partai yang gemar  ribut, juga saling tuding, seperti ingin saling memenjarakan, fulisi sibuk urusan laporan” kriminalisasi & begal shg lupa banyak penyelundup & pencuri kekayaan alam di hutan & laut luas, hadeeeeh!!!!


Leave a comment

Mendokumentasikan sambil update info sekolah

20150114-194341.jpg
Saya mengakhiri kerja yang menyenangkan di SMKN 36 Jkt tahun 2011, di SMKN 29 Jkt tahun 2012, tapi serasa masih bersama teman-teman dan anak-anak yang hebat, karena sampai tahun 2015 ini Saya masih menerima telepon, email, mention di twitter yang berkoordinasi soal pekerjaan di dua sekolah itu, tak sedikit yang menduga saya masih bertugas disana.

Mungkin karena hobby Saya mendokumentasikan foto-foto dan catatan di blog ini, rekan-rekan kerja atau orang-orang dari institusi lain masih menganggap Saya masih di dua sekolah itu, Saya berusaha menjawab dan menyampaikan kepada siapa mereka sebaiknya kontak.

Barangkali ketika mereka browsing sekolah saya terdahulu di google, yang ditemukan adalah catatan dan foto-foto dokumentasi saya. Apakah sekolah yang tak mengupdate info terkini tentang sekolahnya atau mitra saya, institusi lain yang tidak update tentang info-info terkini, bagaimana dengan anda?


2 Comments

Miskin, bodoh tapi hebat, setiap hari menyubang buat orang yang lebih kaya

google.com

google.com

Kerjanya berkeliling jalan-jalan Jakarta
membawa karung di punggung
menggenggam ganco terbuat dari besi runcing
siang dan malam memungut sampah plastik

penghasilannya tak tentu
plastik yang terkumpul dijual setelah banyak
harganya murah ditentukan oleh pembeli
uang yang sedikit itu selalu dibelikan rokok
mungkin dengan merokok mereka merasa hidupnuya lebih baik

lebih dari 70% perokok adalah orang miskin
mereka membeli rokok memberi keuntungan
buat pemilik pabrik rokok yang kaya raya
dan menangung sakit saat tua

promosi berobat gratis di rumah sakit pemerintah
dari para politikus yang haus kekuasaan
bikin para miskin itu semangat belanjakan uang beli rokok
karena tak perlu lagi bayar sekolah anak
tak risau lagi biaya berobat

tak risau penghasilan sedikit
yang penting cukup untuk membeli rokok
tak peduli berbagai racun terkandung di rokok
orang tua seperti tak peduli anak kecilnya merokok
pemerintah sepertinya terlalu sibuk berkelahi
dan membuat pencitraan

Racun pada sebatang rokok

Racun pada sebatang rokok


1 Comment

Dahlan Iskan, Menteri yang punya Blog, sebagai Guru, apa blog Anda?

Siapa yang tak kenal Dahlan Iskan, beliau Menteri yang punya kinerja dahsyat, berbagai terobosan dilakukan sehingga rakyat merasa bahwa beliau berusaha mengurus bidang kerjanya dengan baik. Kesibukannya pasti sangat banyak, tapi beliau masih sempat menulis dan mengelola Blog.

Hebat sekali beliau masih sempat menulis di blognya, anda dibantu staf juga masih hebat karena berkomitmen untuk mengabarkan berbagai hal tanpa menunggu mass media mainstream memberitakan ide, pemikiran atau kabar-kabar yang perlu diungkap ke publik

Sebagai guru seharusnya menyempatkan mengabarkan berbagai kegiatan di kelas, di sekolah atau di wilayahnya agar publik mengetahui ada sebuah proses yang dilakkan oleh pendidik berhubungan dengan anak negeri untuk memperbaiki kualitas penduduk negeri. Sebagai guru anda bisa mengelola sendiri blog anda atau menugaskan murid anda untuk membantu anda posting berbagai hal di blog anda.

Mau menyimal blog Pak Dahlan Iskan? silahkan klik disini.


5 Comments

terima kasih kepada Manajemen DAAI TV yang berkenan mengangkat profil saya, terima kasih juga kepada Reporter DAAI TV Veronica Berna Dian, dan Kameramen DAAI TV Mubarak Ahmad yang sangat serius menggarap liputan

THX ALL


MURID DITANYA TENTANG SAYA


BEFORE TAPPING

TIM SAJOJO DAN PASKIB IN ACTION


Saya tulis ini sambil shooting atau pengambilan gambar DAAI TV untuk profil Hari Guru 25 Nopember 2012 … shooting berlangsung di lapangan sekolah, meliput anak-anak SMKN 29 Penerbangan Jakarta yang sedang berlatih Flashmob Nari Sajojo dan Paskib, lalu dilanjutkan dengan wawancara DAAI TV dengan Bapak Maruli, Guru SMKN 29 Penerbangan Jakarta, dua pelajar SMKN 29 Penerbangan Jakarta … terima kasih kepada Manajemen DAAI TV yang berkenan mengangkat profil saya, terima kasih juga kepada Reporter DAAI TV Veronica Berna Dian, dan Kameramen DAAI TV Mubarak Ahmad yang sangat serius menggarap liputan ini …. buat anak-anak kapal, Ibu Tika, Ibu Lela, Bapak Maruli, Bapak Ali dan lainnya, terima kasiiih banggets … semoga bermanfaat


5 Comments

FORM ISIAN SMKN 29 JAKARTA, download yah


yang perlu format isian silahkan download DISINI

Tolong baca petunjuknya, isi, tempel materai, tandatangani oleh kamu dan orang tua, kumpulkan ke masing-masing walikelas …. terima kasiiih nak anak dahsyat, smg kamu smuah sukses yah


Leave a comment

sajojo di lapangan basket @SMKN29 Penerbangan Jakarta untuk persiapan shooting dahsyat RCTI, see Youtube


Nak-anak Kapal kompak menari sambil nyanyi sajojo di lapangan basket @SMKN29 Penerbangan Jakarta untuk persiapan shooting dahsyat RCTI, besok Selasa 4 September 2012 … ada penanaman karakter kerjasama, orientasi masa depan, saling menghargai, berprestasi, disiplin, kerja keras, bersahabat, tanggung jawab … saya happy melihatnya … nikmati lebih 412 video saya di Youtube, klik disini.


Leave a comment

kemerdekaan adalah bisa …….. happy deh

MARTIN – KOMANDAN UPACARA


BUDI DAN MAN TEMAN


BAPAK RUSMAN SARAGIH PEMBINA UPACARA

merdeka adalah bisa tentukan route jalan lewat mana aja asal tetap aman, nyaman di jalan dengan membawa SIM & STNK, happy deh

merdeka itu adalah boleh nonton apa saja dan kapan aja yg penting tontonannya makin naikkin kualitas diri & ga bikin mental jadi rusak, happy deh

merdeka adalah bebas tentukan mau jadi apa … tetap sebagai orang baik dengan profesi yg beda-beda, happy deh

merdeka adalah bebas mau makan dan minum apa aja yang penting ga bikin penyakit dan mabok, happy deh

merdeka adalah bisa tentukan mau kerja dimana aja sesai kemampuan untuk raih kehidupan yang lebih baik, happy deh

merdeka adalah bisa beribadah dimana aja dengan khusu dan jalankan syariat agama supaya makin dekat dengan Allah, happy dah

merdeka adalah boleh pake baju apa aja yang sopan, karena baju cuma selimut … yang penting prestasi dan kualitas kerja, happy deh

merdeka adalah bisa tentukan lebaran dimana aja … utamanya menemui para sesepuh dan handai taulan, happy deh

merdeka adalah bisa menentukan kapan menikah, berapa punya anak, karena hidup sudah sejahtera … happy deh

merdeka adalah bisa menentukan sendiri mau sekolah di negeri atau swasta sesuai rencana yang disusun, happy deh

kemerdekaan adalah ….
tambahin yah …


Leave a comment

pelatihan Komposit yang targetnya pembuatan Kapal atau Pesawat Model @SMKN29 Penerbangan Jakarta

20120815-203319.jpg

20120815-203353.jpg
SMKN 29 Penerbangan Jakarta melakukan pelatihan Komposit yang targetnya pembuatan Kapal atau Pesawat Model, pada foto di atas peserta pelatihan menyerahkan pesawat model yang dibuat kepada sekolah, Jumat 10 Agustus 2012, terima kasih kepada semua fihak yang support, semoga bermanfaat.


Leave a comment

ga usah repot bawa2 lap top ksana kmari, dengan handphone anda bisa dapat smuanya ….. baca yuuuuu

20120814-064253.jpg

20120814-064342.jpg

20120814-064814.jpg
Internet seperti super market lengkap banget, mau jadi pengusaha? guru yang hebat atawa pengusaha sukses? hingga pembuat uang palsu? …. gampang ajaaaaa …. ga usah repot bawa2 lap top ksana kmari, dengan handphone anda bisa dapat smuanya ….. baca dan praktekkan … yuuuuu


1 Comment

Jadi kangen suasana kerja yang dahsyat tim redaksi kala itu …

20120813-175304.jpg

20120813-175315.jpg

20120813-175320.jpg
Berkunjung ke wall facebook sahabat saya Bapak Zaenal Harmiyanto, saya menemukan foto 23 Nopember 2009, bersama Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan tim jurnalis majalah SMK UPDATES kami mewawancarai Gubernur di Ruang Kerjanya … Bayu Zen Sutrisno yang bertugas, kin jadi Mahasiswa di Universitas Bakri setelah tamat dari SMKN 36 Jakarta … Miss u all … Jadi kangen suasana kerja yang dahsyat tim redaksi kala itu …


Leave a comment

Ahma Wirogo @SMKN29 Penerbangan melaporkan dari lokasi PRAKERIN PT GKM di You Tube

3 TIGA VIDEO DI YOUTUBE



Teknologi video lewat handphone sangat akrab dengan remaja, itu sudah jadi bagian kehidupan mereka sehari-hari … agar teknologi bermanfaat buat kehidupan mereka …, Guru atau Sekolah bisa mendorong pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran … Kami di SMKN 29 Penerbangan Jakarta menugaskan setiap siswa untuk upload tiga video di youtube sebagai pelengkap laporan PRAKERIN mereka di Dunia Industri.

Mereka menerapkan karakter kerjasama, orientasi masa depan, percaya diri, berani mencoba, dan berbagai karakter lainnya … dengan demikian memori HP siswa dipenuhi oleh arsip-arsip yang baik … jika gurunya tak pernah beri tugas, anda tahu apa yang ada di memori HP siswa? Kasih tugas yuuuuuuuuu


Leave a comment

Tampang keren nak-anak kapal diliput Trans TV

SHOOTING RANGKING 1

KEREEEEN NAK ANAKKU

SARAH SECHAN, ANAK KAPAL DAN SOGI

Saya senang nikmati foto-foto di atas, terlihat betapa mereka gagah, rapih dan siap buat hidup sukses … mungkin tim kreatif Trans TV sudah amati wajah-wajah keren dan membuat mereka datang ke SMKN 29 Penerbangan Jakarta memproduksi acara Rangking 1, terima kasih atas kepercayaan Trans TV, buat Bu Lela, Pak Amiran, Bu Eni dan semua tim yang dah support, trm kasih yah … ini makin membuat rasa percaya diri anak-anak makin baik .. sukses yah smuah … love u all.


4 Comments

Alternatif pengganti Saur On The Road (SOTR) ganti dengan berbagi ilmu buat yang butuh

ANAK SMKN 36 JKT BERBAGI DENGAN GURU SMKN 27 JKT


ULLAN DI SDN KALIBARU TIMUR 08-10 JKT


ANAK SMKN 36 JKT DI SDN KALIBARU TIMUR 03 JKT


ANAK SMKN 36 JKT DI KOMPLEKS SDN KALIBARU TIMUR 08-10 JKT


ANAK SMKN 36 JKT BERBAGI DI SMKN 27 JKT


SAAT INTRO DI SMKN 27 JKT


BERSAMA ALI DI BKOW DKI JKT DI GD NYI AGENG SERANG


dari pada bikin kegiatan Saur On The Road, berbagi makanan dengan orang di Jalan, lebih baik berbagi ilmu buat Guru-guru … saya mengenang memori bersama nak-anak SMKN 36 Jakarta berbagi ilmu teknologi informasi dan pendidikan karakter untuk guru-guru dan instansi lain yang membutuhkan di Jakarta, dari pada berbagi di jalan bikin mati (ingat kecelakaan lalulintas sebuah SMA di Jakarta tahun lalu) lebih baik berbagi ilmu pada yang butuh … kangeeen nih sama nak anak Q-you … berbagi lagi yuuu … miss u and loveu all. 😦 😦


2 Comments

Kapal kebanggan Jakarta, Jabiru @SMKN29 Penerbangan Jakarta

20120718-071012.jpg

20120718-071040.jpg

20120718-071048.jpg

20120718-071025.jpg
Berorientasi masa depan, Merencanakan, merakit, menguji, mencoba, merawat, menjaga stand, menerangkan pada pengunjung, dan lainnya adalah berbagai karakter yang dipraktekan dan menjadi pembiasan pada proses kreatif Kapal di atas, semoga jadi pribadi yg hebat saat dewasa, love u all.


2 Comments

Sekolah anda memberitakan kegiatan secara rutin? bagaimana caranya?

“Mungkin banyak yang belum tahu tentang apa yang sudah kita lakukan selama ini ….”

Demikian keluh seorang pejabat dinas pendidikan di negeri paman besut kepada tamunya yang bernama iwan.

Pak Iwan menyarankan kepada pejabat agar mewajibkan semua sekolah di negerinta membuat website sekolah dan majalah sekolah yang memuat semua kegiatan di sekolah dan diedarkan ke stakeholder pendidikan agar makin banyak tang tahu ttg apa yg dilakukan sekolah.

Di Dinas Pendidikan sebaiknya memiliki majalah yg terbit rutin kabarkan kinerja smua sekolah di negerinya ….

Sekolah anda memberitakan kegiatan secara rutin? bagaimana caranya?


1 Comment

Beasiswa di SMKN 29 Penerbangan Jakarta:supaya makin banyak penduduk negeri yang berprestasi dan berkarakter baik

20120606-155720.jpg
salah satu cara mendidik karakter adslah dengan membudayakan prestasi dan hargai capaian prestasi.

pagi tadi saya berikan beasiswa bebas bayaran sampai lukus dan sertifikat untuk yang berhasil raih juara satu volley ball tingkat DKI Jakarta, … Yesi namanya, lainnya berhasil raih juara futsal.

pada proses pencapaian prestasi terjadi kerjasama, saling menghargai, kerja keras, bermusyawarah, dan penerapan berbagai nilai karakter … supaya makin banyak penduduk negeri yang berprestasi dan berkarakter baik


1 Comment

ketika kita tinggalkan dunia ini, tulisan kita masih bisa dibaca dan bermanfaat buat orang lain, nulis yuuuu

Menulis, … mendokumentasikan sesuatu … mencatat peristiwa yang sudah dialami … tak banyak orang yang bisa melakukan … kapan terakhir kali anda menulis? berapa banyak tulisan anda hingga kini?

ACHMAD ALAMSYAH MENDOKUMETASIKAN

Banyak jenis tulisan … ga usah mikirin bentuknya deh …. tulis aja apa yang mau anda tulis … ga usah fikirin aturan, tata bahasa dan tetek bengek lainnya … kalo zaman dulu tulisan disimpan dibuku harian … bisa penuh dan hilang bukunya … sekarang era canggih, tulisan kita bisa ditaro di BLOG, seperti tulisan yang sedang anda baca ini …. jumlahnya tak terbatas … gratis pula … dan bisa dibaca orang diseluruh dunia … ketika kita tinggalkan dunia ini, tulisan kita masih bisa dibaca dan bermanfaat buat orang lain.

Ini salah satu contohtulisan Achmad Alamsyah, peserta didik SMKN 36 Jakarta di Blognya, begini:

Bandung with Pak Dedi & Asri Pratiwi Wulandari

Kamis, 31 mei 2012 saya dan Ulan udah bangun jam 4 pagi buat siap-siap ke Bandung lagi karena bulan kemarin saya dan Ulan baru ke Bandung bersama keluarga Ulan. Kita ke Bandung untuk membantu Pak Dedi acara training di Institut Teknologi Bandung. Jam 5 pagi saya sudah tiba di rumah Ulan, ga lama kemudian kita berangkat menuju rumah Pak Dedi di daerah Cipinang Muara. Pukul 6 kurang 10 kita tiba di rumah Pak Dedi, kedatangan kami di sambut hangat dengan beliau dan instrinya. Saya langsung memanaskan mobil dan menata barang-barang yg akan digunakan untuk training nanti. Tepat pukul 6 kita berangkat ke Bandung, masuk dari gerbang tol pondok gede. Tiba di tol cikampek kami menuju rest area KM. aduh lupa KM. berapa kita sarapan di salah satu kedai makan. Ya lumayan enak lah makanannya tapi yg jualan ngondek boo.. Haha. Perjalanan kami lanjutkan saya menjadi Co-Pilotnya Pak Dedi dengan cara memberi arah dari Maps Iphonenya. Pukul 08:30 kami sampai di ITB, hhhhhh nyaman ya sejuk. Saya pun mempersiapkan peralatan dokumentasi yg biasa saya gunakan kamera DSLR CANON 500D & 1000D dengan 5 lensanya. Pukul 09:00 acara dimulai ya terlalu formil sih menurut saya karena banyak orang-orang hebat disana you know lah ITB itu mantep mantep. Menurut saya Pak Dedi Dwitagama yg paling megang acara itu, buktinya banyak yg mengajukan pertanyaan kepada beliau. Pukul 12:00 acara selesai saya dan ulan menuju mobil untuk menaruh barang-barang dan menunggu Pak Dedi yg sedang diwawancara oleh stasiun TV Bandung. Sambil menunggu saya dan ulan mencari jajan di depan kampus, kita menjatuhkan pilihan untuk makan batagor khas bandung yg menurut saya lumayan enak dan murah cuma Rp. 5000/porsi. Pukul 12:30 kami pun menuju masjid depan ITB untuk melaksanakan sholat dzuhur, di depan masjid banyak anak-anak SMA yg belajar kelompok yg katanya belajar buat SNMPTN. Setelah sholat dzuhur kami pun menuju tempat makan jepang yg unik di pinggir jalan kampus ITB, uniknya warung makan itu adalah mobil yg dibuat menjadi warung sushi. Ulan memaksa saya untuk memesan sushi tapi karena saya ga suka sushi jadi saya makan Beef Teriyaki dan Ulan makan Ramen. Setelah makan Pak Dedi beli camilan kentang arab, kenapa dinamain kentang arab? Kayanya kentangnya yg dipotong gede-gede dan ditaburi bumbu keju/barberque/pedas aneh haha. Si Ulan beli camilan khas jepang lagi saya lupa namanya yg kue isinya gurita itu. Kita pun pulang dan mampir di toko oleh-oleh brownies amanda yg terkenal di Bandung. Pukul 18:30 kita tiba di pondok bambu dan sholat di masjid pondok bambu. Sehabis itu kita mampir di Tongseng Pak Budi yg sangat terkenal itu, terkenal lah kan Presiden suka makan disitu. Jam 19:30 kita tiba di rumah Pak Dedi tapi Pak Dedi langsung caw lagi jemput anaknya, saya dan Ulan pun pamit kepada Bu Zaitun istrinya Pak Dedi. Pukul 21:00 saya pun sampai rumah, semoga kapan-kapan bisa main lagi ke Bandung dan kampus ITB 🙂


1 Comment

Jika anda pulang sekolah dengan gairah dan bahagia walau senja lewat sudah … Artinya anda berada di sekolah yang bergairah dan nyaman suasana kerjanya

GURU & SISWA

Anda Guru? Seberapa pedulikah anda dengan promosi atau pencitraan sekolah anda?

Ketika berangkat pagi hari dari rumah, anda sudah diamati oleh keluarga, tetangga dan orang-orang di sekitar anda … Panampilan, waktu, gaya dan semua dar diri anda munculkan citra baik atau buruk buat diri anda dan sekolah dimana anda bekerja.

Seseorang yang berangkat dengan semangat, rapih dan gembira tunjukkan bahwa dia bekerja di sekolah yang bersemangat, rapih dan gembira.

Saat berada di sekolah kerja anda tak henti melakukan banyak hal berinteraksi dengan teman-teman guru bicarakan strategi-strategi peningkatan kualitas mutu pengajaran, …. Itu artinya anda berada di sekolah yang terus berusaha tingkatkan kualitas mutu pelajarannya.

Selama di sekolah anda sibuk berinteraksi dengan peserta didik membahas tugas-tugas belajar yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengisi waktu mudanya dengan hal-hal baik, memproduksi sesuatu yang bapak ibu gurunya tugaskan …. Hingga peserta didik selalu sibuk di rumah dan di sekolah tak henti … Itu artinya anda berada di sekolah yangmenjalankan misinya dengan baik.

Jika anda pulang sekolah dengan gairah dan bahagia walau senja lewat sudah … Artinya anda berada di sekolah yang bergairah dan nyaman suasana kerjanya …. Saat bincang atau berinteraksi dengan orang lain anda bangga menjadi bagian sekolah anda … Berarti andaberada di sekolah yang bagus citranya …

Citra, image atau nilai sekolah dibangun oleh semua unsur di dalamnya dan guru menjadi bagian yang sangat penting … Guru-guru yang berusaha lakukan kerja terbaik akan percepat perjalanan sekolah ke arah yang semestinya …

Apa yang anda lakukan sejak bangun tidur hingga tidur kembali, yang anda ucapkan secara sadar maupn tak sadar membangun citra diri dan sekolah dimana tempat anda bekerja … masyarakat, mass media haanya merefleksikan apa yang anda lakukan sebagai warga sekolah …

Selamat pagi bapak, ibu guru … Semoga anda sudah lakukan yang terbaik buat dirimu … Kalo belum, berubah yuuuuuu


Leave a comment

ayo sapa lagi anak Penerbangan yg mau jd tim promosi?

20120508-190543.jpg
Abdi Putra Setia salah satu anggota tim promosi SMKN 29 Penerbangan Jakara sedang serahkan brosur sekolah kami kepada Guru BK SMPN Jakarta, melatih karakter percaya diri, berdiplomasi, rapih, dan lainnya … ayo sapa lagi anak penerbangan yg mau jd tim promosi, mkn banyak skolahnya mkn banyak reward, tk yg dah support


Leave a comment

bersurat bangga, haru, bahagia dilaporkan sukses Bayu Zen Soetrisno

Bayu ZS

Bayu Zen Soetrisno wrote:

Asslkm Sir,

im so misssing you deeply,
Now, im in 2nd semester of Bakrie University, still in Communication Major, next semester i’ll choose ‘marketing communication’ as my sub faculty. i wanna say thank you very much about your character education during high school at beloved SMKN 36 Jakarta, i really miss that moment.

Day by day i found my confidence to reach my future, last month im became a representative of Indonesia for Yourbigyear compt, it’s such an social enterpreneur around the world, and last week i winning a compt called Remaja Ceria in states of North Jakarta, i bet you already know about it. and day by day im sure that i’ll meet you in good condition to re-back my owe

i dont know how to say ‘Thank you’ to you sir, you’re amazing.
i hope you’re in guidance of Allah to keep Health and Wealth

your student

Bayu Sutrisno

Dedi D Dwitagama wrote:

salaaam
Dear Bayu

I am proud, emotion and other kinds of feelings in the hearts of reading your letter.

You proved that … there’s no wrong way … origin we are serious, we will be what we want.

Good luck … keep a good ur mother … keep dreaming, keep health, try not owe .

I love you


Leave a comment

Pesawat Jabiru selesai dirakit, diujicoba mesinnya di Lapangan Basket SMKN 29 Jakarta

Pesawat Jabiru telah selesai dirakit di SMKN 29 Jakarta dites mesin dan dijalankan di Lapangan Basket kami, terima kasih untuk semua yang support, bangga deh.


Leave a comment

Foto Model SMKN 29 Penerbangan Jakarta, mendidik berani tampil

DI PESAWAT EKSPERIMENTAL


DI KOKPIT BOEING 737-200


DISAMPING PESAWAT DAKOTA


Senangnya lihat anak negeri yang semangat seolah … semoga kamu semuah sukses yah … love u all.


Leave a comment

Menikmati Kompas membanggakan Jabiru SMKN 29 Penerbangan Jakarta

Beberapa hari lalu saya dikunjungi jurnalis dan fotografer muda dari berbagai media, kami berbincang santai dan akrab …. bicarakan tentang heboh jilid sekian yang diletupkan Bapak Joko Wi, inilah tulisan di Kompas selengkapnya oleh Luki Aulia, dimuat di Kompas hari ini, Senin 16 Januari 2012 … Semoga bermanfaat buat banyak fihak … Anak negeri makin semangat, guru makin giat, birokrat menggeliat … dan smua deh.

20120117-075135.jpg
PESERTA DIDIK SMKN 29 PENERBANGAN JAKARTA DIDIDIK KREATIF DAN PERCAYA DIRI

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan 29 Penerbangan Jakarta selama bertahun-tahun hanya ikut membantu merakit pesawat milik klub penerbangan di Bandara Pondok Cabe melalui program magang. Kini, siswa SMK 29 Penerbangan bisa merakit sendiri pesawat ringan eksperimental bernama Jabiru J430.

Meski hampir semua bahan didatangkan dari Australia, siswa dengan dibantu instruktur juga melakukan sejumlah rekayasa teknologi. Bagian sayap dan moncong, misalnya, dimodifikasi untuk mengatasi hambatan udara sehingga pesawat bisa melaju dengan kecepatan 130 knot atau sekitar 240 kilometer per jam. Pesawat berbobot 340 kilogram ini bisa terbang tujuh jam sejauh 1.600 kilometer atau setara Jakarta-Bali.

Begitu pula bahan bakar dimodifikasi agar tidak perlu menggunakan avtur, tetapi cukup menggunakan pertamax plus.

Namun, pesawat bermesin 3.300 cc yang terbuat dari komposit ini tidak langsung jadi sekaligus. Perakitan pesawat dilakukan secara bertahap.

Semula datang tantangan untuk merakit pesawat dari Kementerian Pendidikan Nasional ketika diadakan pameran Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan tahun 2008 di Makassar, Sulawesi Selatan. Pada waktu itu pemerintah mempunyai program nasional perakitan pesawat.

Sebelum merakit Jabiru J430, SMK 29 Penerbangan pernah membangun pesawat dengan rangka pipa yang kini menjadi monumen di halaman depan sekolah. Pengalaman selanjutnya diperoleh melalui program magang membantu perakitan pesawat dua tempat duduk di Bandara Pondok Cabe. Pesawat dua tempat duduk yang dirakit tahun 2007 itu diberi nama Jabiru J230.

”Kini pesawat Jabiru J430 dengan empat tempat duduk ini murni dikerjakan siswa kami dengan pendampingan tenaga ahli dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), TNI AU, dan maskapai penerbangan,” kata Kepala SMK 29 Penerbangan Dedi Dwitagama.

20120117-075106.jpg
FINISHING

Perakitan pesawat dengan panjang 6,5 meter dan lebar rentang sayap 9,6 meter itu melibatkan 200 siswa kelas X-XII jurusan Airframe Power Plane (bodi, rangka, dan mesin pesawat) dan Electrical Avionics (sistem kelistrikan, elektronika, dan instrumen pesawat) di garasi tertutup dekat hanggar di halaman belakang sekolah.

Untuk proyek percontohan ini, sekolah tidak membentuk tim khusus. Semua siswa di kedua jurusan itu terlibat agar memiliki kesempatan belajar yang sama. Caranya, setiap hari secara bergantian ada 20 siswa yang merakit pesawat dengan pembagian kerja pagi (pukul 07.00-12.00) dan siang (pukul 13.00-18.00). Paling tidak ada 11 guru dan tenaga ahli perakit yang setiap hari bertugas mendampingi siswa.

”Tujuannya bukan hanya membuat pesawat, melainkan juga memberikan kesempatan siswa belajar,” kata Ahmad Budiman, marketing Jabiru yang juga guru di SMK 29 Penerbangan.

Hanya dalam tiga bulan, perakitan sudah 95 persen. Tenaga ahli dari FASI, Raharjo, mengatakan, perakitan sudah masuk tahap finishing seperti pendempulan dan pengecatan. Dalam waktu paling tidak sebulan, Jabiru J430 sudah bisa uji mesin dan terbang di Bandara Pondok Cabe. ”Pesawat ini tidak akan dijual karena masih proyek percontohan. Akan dipakai untuk siswa SMK sendiri sebagai pesawat latih,” ujarnya.

20120117-075246.jpg
KEPALA DINAS PENDIDIKAN DKI JAKARTA MEMOTIVASI

Produksi massal

Pesawat Jabiru J430 dikenal memiliki daya jelajah yang jauh dan mampu terbang hingga tujuh jam berbekal 135 liter bahan bakar AVGAS 100/300 MOGAS dengan oktan rating 95 RON (setara pertamax plus) di bagian sayap dan 6 liter di bawah kursi belakang.

Pesawat ini dinilai potensial sebagai alternatif transportasi antarpulau. Dedi mengatakan, dia sudah didekati individu-individu yang ingin dibuatkan pesawat. Namun, semua masih menanti hasil uji mesin dan uji terbang Jabiru J430.

Pemerintah juga diharapkan tetap memberikan dukungan dalam perizinan dan pembelian komponen pesawat. Ketika membeli komponen Jabiru J430, pemerintah harus mengeluarkan biaya Rp 700 juta karena semua komponen diimpor dari Australia. Adapun biaya untuk pajak sebesar Rp 350 juta dan operasional perakitan harus ditanggung sekolah. ”Untung didukung komite sekolah,” kata Dedi.

Jika sudah diproduksi massal, pesawat akan dilepas dengan harga minimal Rp 1,4 miliar. Keuntungan hasil penjualan, kata Budiman, akan kembali dialokasikan untuk perakitan selanjutnya, termasuk membayar gaji tenaga ahli.

Peran tenaga ahli sangat penting karena kemampuan guru masih harus ditingkatkan. Padahal, merakit pesawat tidak boleh ada kesalahan sama sekali karena jika mesin mogok, misalnya—berbeda dengan mobil—risiko pesawat sangat besar.

Saat ini sebagian guru memiliki lisensi (A1, A4, C2, C4) sebagai teknisi penerbangan dan sebagian lagi memiliki sertifikat Basic Aircraft Technical Knowledge, semacam kursus dasar pengetahuan pesawat terbang yang diselenggarakan PT Garuda Indonesia.

Kini SMK 29 Penerbangan juga berencana membuka sekolah penerbangan. Dengan empat jurusan, yakni Airframe Power Plane, Electrical Avionics, Electronical Industry, serta Teknik Pendingin dan Tata Udara, SMK 29 Penerbangan saat ini menampung 850 siswa.

”Jadi, siswa tidak hanya ahli merakit, tetapi juga bisa menerbangkan pesawat,” kata Dedi

Sumber: Kompas.com


Leave a comment

eh, pada dasarnya orang suka yang rapi, demikian pesan CHANGCUTERS

DULU

KINI

Perhatikan dua foto group band dari Bandung, … kini mereka sangat rapih dari ujung rambut sampai ujung kaki … menginspirasi dan ingin katakan bawa pada dasarnya orang ska yang rapih dari kaki hingga kepala … saya yakin anda sudah rapih dan jadi menyenangkan buat semua orang disekitar anda … happy deh.


Leave a comment

Berapa persen murid yang and ajar sukses kerja, Lanjut kuliah, jadi wira usaha, … Berapa banyak murid yang anda bimbing jadi juara

20120109-103358.jpg
Pensiun sebagai guru.
Berapa tahun lagi anda pensiun sbg guru?
Saya baru diangkat pak,
Saya lima tahun lagi,
Saya setahun lagi,

Coba inventaris hasil kerja anda selama jadi guru,
Berapa persen murid yang and ajar sukses kerja,
Lanjut kuliah, jadi wira usaha, …
Berapa banyak murid yang anda bimbing jadi juara,
Juara di bidang apa saja
Bisa seni, olah raga, paskibra, dan lainnya

Guru yang baik
Biasanya punya kepedulian terhadap prestasi murid
Pada mata pelajaran yang diampu di kelas
Maupun di ekstra kurikuler
Karena anak negeri perlu pembiasaan kompetisi dan berprestasi
Agar saat dewasa punya mental berani, percaya diri, haus prestasi
Kala jadi pemimpin negeri jadi suka berprestasi danhargai penduduk negeri yang berprestasi

Selamat pagi pembaca, apa prestasi anda terakhir?


4 Comments

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta meninjau proses penyelesaian Perakitan pesawat Sawayasa Jabiru SMKN 29 Penerbangan Jakarta

20120106-075512.jpg

20120106-075528.jpg

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta meninjau proses penyelesaian Perakitan pesawat Sawayasa Jabiru SMKN 29 Penerbangan Jakarta yang rencananya akan soft launcing 29 Januari 2012 … Pak Abud menemani Kepala Dinas terangkan pencapaian proses hingga kemarin 5 Jan 2012, thx all, smg bermanfaat buat anak negeri.


6 Comments

Ini hasil sebuah yang saya dapat dari bapak, yaitu “jadilah seseorang yang bermanfaat bagi semesta alam”

Mr. Dedi … Saksikan tayangan Ulang dari http://www.kickandy.com/hope/ di MEtro TV hari sabtu, 24 Desember 2011 Jam 14.45 WIB ya…. Ini hasil sebuah yang saya dapat dari bapak, yaitu “jadilah seseorang yang bermanfaat bagi semesta alam”… 🙂 thx Pak atas Ilmu-ilmunya dari Bapak…

ARIS JUNEDI

Lahir   dan besar di lingkungan  kumuh  pasti   bukan  pilihan anak manapun. Tapi  kalo orang tua tak punya  pilihan, apa  mau  dikata. Maka, Aris Junaedi  pun   tinggal  di  wilayah Rawamalang,  Cilincing, Jakarta  Utara, bersama ibu yang seorang buruh  mencuci  dan   empat saudara  lainnya.  Ayahnya  sudah wafat  saat ia   berusia dua tahun.

Aris Djunaedi, 19 tahun, atau   biasa  dipanggil Juned berhasil menyelesaikan SMK jurusan tehnologi informatikanya, tahun  lalu.  Prestasinya cukup bagus baik dalam kegiatan akademik maupun ekstra kurikuler. Ia sedikit lebih  beruntung, disbanding  teman-teman sebayanya  di Rawamalang. Bahkan  kini  ia sudah bekerja sebagai tenaga IT  di  PT  Nusantara Comnet, Jakarta.

Menjadi  anak kampung Rawamalang  menjadi   beban tersendiri  bagi  anak-anak di sana.  Label   sebagai  wilayah yang akrab dengan  prostitusi  memberikan  beban   mental  yang  cukup   berdampak.  “Dulu  orang suka nyepelein kami,” kata Wawan, teman  seperjuangan  Juned.

Juned, Wawan dan  3 teman lainnya kemudian  berupaya   untuk  mengubah  stigma   sebagai  anak-anak  yang   besar  di komplek prostitusi,  ingin diakui  “dunia luar” sebagai  anak   normal yang bermartabat. Mereka   memulai aksi perjuangannya   dengan  membuat sebuah  sanggar  belajar.

Dengan bantuan Betty, seorang  relawan   pencinta anak jalanan, Juned   kemudian mendirikan Ikatan Peduli Pendidikan Anak  atau yang disingkat  IPPA pada tahun 2009.

Tujuan pendirian IPPA   adalah  untuk menghilangkan kesan daerah Rawamalang  sebagai areal lokalisasi, kesan itu memberi efek psikologis bagi anak-anak yang  tinggal di sekitar lahan prostitusi terbesar di Jakarta Utara.

Di Sanggar ini mereka   belajar  bersama tentang  banyak  hal dengan  memaksimalkan penggunaan  perpustakaan mini mereka. Di luar  itu mereka juga  mengasah keterampilan berseni dari mulai  menggambar, menari dan menyanyi.   Sesekali  mereka  melakukan study tour  ke   beberapa tempat di Jakarta.

DILIPUT KICKANDY, METRO TV ... LANJUTKAN RIS

Melalui  perjuangan Juned  dan   teman-temannya, kini anak-anak   Rawamalang  memiliki  banyak prestasi dan kebanggan, terutama  di   bidang  seni.  “Sekarang   saya tidak malu lagi  tinggal  di   Rawamalang,” kata Irvan, salah satu teman Juned lainnya.

Dengan  kesederhanaan,  Juned telah  membangkitkan  banyak harga diri  anak-anak  Rawamalang. Sekarang  mereka  tak  malu   lagi  mengaku sebagai  anak Rawamalang, karena  mereka memiliki banyak prestasi.

Sumber: kickandy.com


Leave a comment

satu kegiatan banyak karakter yang dipelajari, semoga bermanfaat dan sejahtera hidup kalian kelak

BEKERJA SAMA

PRAKTEK NYATA

saya senang lihat anak negeri bersemangat siapkan masa depannya … mereka jurusan kelautan, kenakan pelampung warna orange lalu bersama berenang di laut belajar bertahan sambil bercengkrama dengan teman sekelasnya … akrab, saling memberi tahu posisi yang enak di air … mereka juga belajar menjaring ikan, teori yang dipelajari di kelas di praktekkan di alam nyata … dan lainnya … banyak jenis karakter yang dipraktekkan dalam satu kegiatan … semoga bermanfaat dan sejahtera hidup kalian kelak .. love u all.

Saya kembali nikmati album foto-foto TWO DAYS FISHING SMKN 36 Jakarta karena ada banyak notification, rupanya ada yang baru lihat foto itu dan nge”tag” buat dirinya atau temannya … trm ksh Pak Suryanto dan semua guru Teknika Kapal Penangkap Ikan-TKPI yang berkenan dampingi anak didik melaut ke Pulau Damar … salam buat teman-teman yah …