BNNK Jakarta Utara: Public Speaking Training

Foto setelah training public speaking untuk guru-guru di Jakarta Utara, bertujuan untuk melatih guru-guru menjadi penyuluh narkoba dan memenangkan war on drugs, 14 September 2021 ….. kalo kamu?

Menemani BNNP DKI Jakarta Menyiapkan Penyuluh Masa Depan

Di Aula Kantor Kecamatan Johar Baru saya menemani BNNP DKI Jakarta menyiapkan penyuluh masa depan dari murid-murid dan guru, serta Kepala Sekolah SMPN 2 Jakarta 14 – 16 September 2021.

Tentang Asesmen Nasional Pendidikan, AKM & Contoh Soal AKM

Sebelum membahas tentang AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) kita bahas dulu tentang Asesmen Nasional

Apa itu Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Mengapa perlu ada Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutupendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.

Apa Hasil Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu).

Apa Tujuan Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut.
Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Apakah Asesmen Nasional menentukan kelulusan peserta didik?

Tidak, Asesmen Nasional tidak menentukan kelulusan. Asesmen Nasional diberikan kepada murid bukan di akhir jenjang satuan pendidikan. Asesmen Nasional juga tidak digunakan untuk menilai peserta didik yang menjadi peserta asesmen. Hasil Asesmen Nasional tidak akan memuat skor atau nilai peserta didik secara
individual. Seperti dijelaskan sebelumnya, hasil Asesmen Nasional diharapkan menjadi dasar dilakukannya perbaikan pembelajaran.

Dengan demikian, Asesmen Nasional tidak terkait dengan kelulusan peserta didik. Penilaian untuk kelulusan peserta didik merupakan kewenangan pendidik dan satuan pendidikan.

Siapa yang menjadi peserta Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di Indonesia, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemdikbud.

Asesmen Nasional juga akan diikuti oleh seluruh guru dan kepala satuan pendidikan. Informasi dari peserta didik, guru, dan kepala satuan pendidikan diharapkan memberi informasi yang lengkap tentang kualitas proses dan hasil belajar di setiap satuan pendidikan.

Mengapa Asesmen Nasional hanya diikuti oleh sebagian murid?

Hal ini terkait dengan tujuan dan fungsi Asesmen Nasional. Asesmen Nasional tidak digunakan untuk menentukan kelulusan ataupun menilai prestasi murid sebagai seorang individu. Evaluasi hasil belajar setiap individu murid menjadi kewenangan pendidik. Pemerintah melalui Asesmen Nasional melakukan evaluasi sistem. Asesmen Nasional merupakan cara untuk memotret dan memetakan mutu sekolah dan sistem pendidikan secara keseluruhan. Karena itu, tidak semua murid perlu menjadi peserta dalam Asesmen Nasional.

Yang diperlukan adalah informasi dari sampel yang mewakili populasi murid di setiap satuan pendidikan pada jenjang kelas yang menjadi target dari Asesmen Nasional.

Apakah yang dimasud AKM?

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.

Apa Ruang Lingkup AKM?

Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi.

.

.

.

Bersambung …

Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/


Penggemar Tawuran Ga Usah Dipaksa Belajar

30 Agustus 2021 adalah hari pertama anak sekolah di Jakarta dan tetangganya mulai sekolah tatap muka setelah lebih satu setengah tahun belajar secara online atau daring.

Berbagai unggahan di mass media dan sosial media terungkap bahwa orang tua dan anak murid sudah lelah belajar daring dan ingin segera belajar secara tatap muka. Rupanya ada anak yang senang kembali ke sekolah bukan untuk belajar tatap muka, tetapi untuk melakukan tawuran bahkan dengan mempersiapkan senjata tajam berbentuk clurit dan bendera basis sekolah.

Membawa senjata tajam melanggar hukum dan bisa dikenakan sangsi penjara.

Bagaimana sekolah anak-anak itu?

Kenapa kita harus khawatir tentang sekolah mereka? Jelas-jelas mereka tak berminat belajar, kenapa harus dipaksa sekolah? Jika mereka berniat belajar, kenapa membawa clurit untuk tawuran.

Keberanian mereka bisa dimanfaatkan oleh negara untuk mencari atlet tarung bebas. Setelah menjalani hukuman akibat membawa senjata tajam, para penggemar tawuran bisa dikumpulkan untuk dilatih tarung bebas, siapa tahu ada atlet Indonesia menjadi juara dunia tarung bebas. Kalo kamu?

Pelaku Tawuran itu Anak” Pintar

Coba ingat, sebelum pagebluk menyerang negeri Paman Besut adakah pelaku tawuran di sekolah kamu?

Ingat baik-baik, hampir bisa dipastikan mereka adalah anak-anak pintar yang tahu dan faham benar bahwa kelakuan mereka tawuran tak akan membuatnya tidak naik kelas apalagi di keluarkan.

Karena, jika sekolah kamu tegas memberi sangsi tak naik kelas atau dikeluarkan maka tak ada murid yang berani melakukan tawuran apalagi di sekolah negeri yang gratisa biaya sekolah alias sonder bayar iuran.

Tapi banyak loh, sekolah swasta yang uang masuknya puluhan juta dan iuran bulanannya jutaan tegas memberi sangsi dikeluarkan dari sekolah kalo ketahuan nyontek saat ulangan harian, apalagi tawuran. Dan swkolah macam ini tak pernah kekurangan murid.

Kalo sekolah kamu?

Kangen Gak …. Kangen Gak … Ya Kangen Laaaah

Workshop, kerja bareng mambahas aneka masalah dengan peserta seminar dan pelatihan itu membuat hidup lebih hidup …. seruuuu bet, kata nak-anak zaman now. Ini dokumentasi training BNNP DKI Jakarta di Hotel Haris Tebet Jakarta Selatan.

Berbicara di muka umum adalah sebuah kemampuan yang luar biasa, saya sangat senang kalo ada peserta yang berani bertanya dan berpendapat, dan saya merekamnya untuk jadi kontent di youtube saya, ini dalah dokumentasi Seminar di SMP Islam Sudirman Cijantung Jakarta Timur sebelum virus menerjang bumi.

Keriuhan peserta, ratusan orang dalam satu ruangan duduk rapat-rapat vibesnya daleeeeeeem bet, kini hal itu jadi kemewahan yang sulit didapat lagi kerana kita harus selalu menjaga jarak. Foto di atas adalah dokumetasi motivasi saya buat anak kelas XII di SMKN 50 Jakarta, mudah-mudahan yang di foto itu semua udah sukses dan bahagia hidupnya, kalo kamu?

Latihan Ulangan

Assalamualaikum Guys.

Terima kasih buat kamu yang sudah melaksanakan kegiatan belajar Mtk dari rumah dengan baik, memperhatikan perintah atau petunjuk yang saya berikan melalui blog saya ini. Salah satu indikatornya adalah kamu telah mengirim foto sambil tersenyum lebar dan memperlihatkan hasil kerja latihan soal Mtk yang kamu kerjakan, seperti di bawah ini:

Meteri belajar kita kali ini adalah tentang Latihan Ulangan Bilangan bentuk pangkat dan akar, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Ketua Kelas membentuk kelompok terdiri dari 3 orang
  • Setiap kelompok mengerjakan bersama-sama empat nomor soal di bawah ini, diskusikan secara online dengan sesama anggota kelompok, kalo blom ngerti boleh diskusi dengan kelompok lain. Semua anggota kelompok menulis jawaban di buku latihan masing” untuk dilampirkan pada foto absen pertemuan selanjutnya.
  • Silahkan kamu mengisi daftar hadir yang membuktikan kehadiran kamu di kegiatan belajar Mtk pada form absen dengan melampirkan foto diri kamu tersenyum lebar memperlihatkan hasil latihan Mtk pertemuan sebelumnya yang link absennya bisa kamu buka disini.
  • Minggu depan kita ulangan ya guys, pake google form.

Selama jam pelajaran Mtk saya akan menelpon beberapa dari kamu, tolong dijawab yaaaa … saya mau dengar suara kamu, kita kenalan dan ngobrol apa aja gitu … supaya seperti berada di sekolah kita bisa saling mendengar suara satu sama lain sambil melihat wajah di PP whatsapp kamu, tolong PP nya menggunakan wajah (pasang wajah kamu sendiri) dan nama kamu yang asli supaya kita bisa cepat saling kenal.

Kalo ada pertanyaan atau perlu komunikasi dengan saya silahkan DM di instagram, kalo mau bicara bisa kontak saya via WA.

Stay safe ya guys …. makasih.

Bilangan Berpangkat (2)

Assalamualaikum Guys.

Semoga saat baca posting ini kamu sudah mandi, sudah sarapan dan happy belajar jarak jauh, pada perjumpaan kali ini, silahkan lakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Buatlah foto dirimu tersenyum lebar dengan hasil pekerjaan matematika pertemuan yang lalu (5 soal), seperti contoh di atas.
  2. Silahkan kamu mengisi daftar hadir yang membuktikan kehadiran kamu di kegiatan belajar Mtk pada form absen dengan melampirkan foto diri kamu tersenyum lebar memperlihatkan hasil latihan Mtk pertemuan sebelumnya yang link nya bisa kamu buka disini.
  3. Tolong simak paparan materi bilangan berpangkat pada video di bawah ini.

4. Jika kurang jelas, kamu bisa lihat contoh soal-soal beserta penyelesaiannya disini.

5. Setelah faham, silahkan kamu kerjakan soal-soal nomor ganjil di bawah ini.

Selama jam pelajaran Mtk saya akan menelpon beberapa dari kamu, tolong dijawab yaaaa … saya mau dengar suara kamu, kenalan dan ngobrol apa aja gitu … supaya seperti berada di sekolah kita bisa saling mendengar suara satu sama lain sambil melihat wajah di PP whatsapp kamu, tolong PP nya menggunakan wajah dan nama kamu supaya kita bisa cepat saling kenal.

Kalo ada pertanyaan atau perlu komunikasi dengan saya silahkan DM di instagram, kalo mau bicara bisa kontak saya via WA, stay safe ya guys …. makasih..

Ketupat

Saat Lebaran, salah satu yang saya suka adalah memotret ketupat dan orang-orang yang berinteraksi dengan ketupat, kalo kamu?

Lokasi pemotretan di depan Pasar Cipinang Elok menjelang Lebaran 2021.

Perkenalan Agar Timbul Rasa Sayang

140721

Assalamualaikum Guys, semoga saat baca posting ini kamu sudah mandi sudah sarapan/saur dan sudah siap untuk seseruan menikmati pelajaran sebagai tugas anak sekolah.

Peribahasa “Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta.” Kegiatan belajar Mtk kali ini adalah perkenalan antara guru dan murid-muridnya. Foto di atas ini adalah foto saya beberpa hari yang lalu, Rabu 14 Juli 2021.

Silahkan lakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Cari informasi tentang saya dengan cara browsing di google nama saya DEDI DWITAGAMA, baca dan simpulkan sehingga kamu bisa mengenal saya dan menuliskan dua paragraf tentang saya.
  2. Mulai hari ini saya akan mengenal kamu satu persatu, silahkan kamu mengenalkan diri dengan menceritakan tentang diri kamu dalam dua paragraf.
  3. Setelah menuliskan empat paragraf tentang saya dan dirimu sendiri, silahkan isi form perkenalan yang link nya bisa kamu buka disini. Tokennya saya berikan melalui group WA kelas kamu
  4. Setelah mengisi form perkenalan, silahkan kamu mengisi daftar hadir yang membuktikan kehadiran kamu di kegiatan belajar Mtk pada form absen dengan melampirkan foto diri kamu menggunakan baju seragam dan masker yang link nya bisa kamu buka disini, seperti foto-foto di bawah ini.

Kalo ada pertanyaan atau perlu komunikasi dengan saya silahkan DM di instagram, kalo mau bicara bisa kontak saya via WA, stay safe ya guys …. makasih.

Podcast Pak Dedi

Sa di rumah aja beresin laci”, ngelapin notebook sambil nikmati blog dan podcast, kalo kamu?

Pertemuan Pertama Mtk Kls 10 SMKN 50 Jakarta

Assalamualaikum Guys.

Selamat menjadi murid SMKN 50 Jakarta, kamu sangat beruntung bisa jadi bagian sekolah yang bagus, hijau, instagramable dan keren deh pokoknya.

Pertemuan pertama kali ini saya mau kenal lebih jauh dengan kamu, beberapa hal yang kamu harus lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Membuat Foto dirimu dengan memberi nama pada bagian bawah foto.
  2. Mengisi survey belajar dari rumah Mtk yang linknya bisa kamu buka disini.
  3. Mengisi daftar hadir bukti bahwa kamu telah mengikuti pelajaran Mtk dengan melampirkan foto (point 1), link nya ada disini.
  4. Kirimkan foto kamu ke Ketua Kelas atau siapa yang ditunjuk oleh Ketua Kelas untuk membuat kolase foto kelas kamu, (foto saya silahkan googling aja).
  5. Follow instagram saya @dwitagama, komunikasi selanjutnya dilakukan via DM di instagram, kalo mau di follback silahkan DM.
  6. Ketua Kelas aatau yang ditunjuk mengirim foto kolase kelas kepada saya (seperti contoh di bawah ini)
Kolase Foto Kelas

Kalo ada pertanyaan atau perlu komunikasi dengan saya silahkan DM di instagram, kalo mau bicara bisa kontak saya via WA, stay safe ya guys …. makasih.

Keterampilan Bertanya

Saat selesai menerangkan di kelas atau setelah menyelesaikan pemberian materi pada banyak sekali seminar” di berbagai tempat selama belasan tahun saya melihat rakyat negeri ini minim sekali dalam keterampilan bertanya. Foto diatas, anak” yang mengangkat tangan untuk bertanya adalah suatu keadaan yang luar biasa, cukup banyak yang ingin bertanya.

Saya sering iseng dengan memberikan apresiasi hadiah untuk pertanyaan terbaik berupa, pulsa, paket data atau souvenir, biasanya sangat manjur jadi banyak yang mau bertanya.

Saat pagebluk, saya melakukan strategi dengan mempersilahkan mereka mengajukan pertanyaan saat saya menyajikan materi melalui pesan atau chating, kemudian saya menyapa nama mereka dan asal dari mana mereka berada sebelum menjawab pertanyaan, jadi materi saya mengalir berdasarkan pertanyaan. Suasananya jadi seru.

Rupanya saat nama peserta seminar daring disebut, saya ringkas inti pertanyaannya, peserta seminar daring itu sangat senang terlihat dari ekspresi wajah dan matanya yang berbinar.

Tampaknya kita harus banyak melatih anak-anak kita bertanya, karena malu bertanya sesat di jalan.

PAMUNGKAS menDEWAi 19

Alooow pembaca setia blog saya.

Saya menulis ini setelah menyimak video Pamungkas menyanyikan lagu Dewa 19, saya sukaaaaaa sekali.

Pertama, saya salut pada group Dewa 19 yang masih produktif saat pandemi dan mau sepanggung dengan group band yang jauh lebih muda serta belum seterkenal Dewa 19.

Kedua, proses produksi kelihatan well prepair, ada konsepnya dan dikerjakan sangat serius, hasilnya sangat bisa dinikmati disaat kering penampil group hebat secara live.

Ketiga, Ahmad Dani berkenan menyanyikan lagu Pamungkas itu sesuatu banget, dan seperti biasa Dani jago bikin enak banyak lagu.

Keempat, Pamungkas sukses menyanyikan lagu Dewa 19 dan groupnya berhasil membuat lagi Dewa jadi seperti lagu Pamungkas yang terasa sepi khas Pamungkas, hentakan rock Dewa jadi lebur ditangan Pamungkas cs.

Kelima, tata cahayanya pas banget, sehingga saya bisa fokus di musiknya … great job guys, stay safe ya.

Nganggur itu Berat Om

Foto: liputan6.com

Saya: Alooow apa kabar Om? Gawe or kuliah dimana skarang?

Dia: Baru aja resign Pak, lagi nunggu panggilan.

Jawaban di atas mengindikasikan bahwa Dia sedang nganggur alias ga punya kerjaan.

Buat seorang lelaki, nganggur itu sangat menyakitkan. Ketika umur makin dewasa, sekolah sudah tamat, masa cuma buat sekedar jajan harus minta duit sama orang tua.

Apalagi kalo dia ngerokok, masa mau bakar asep harus minta uang sama orang tua. Andai orang tua lagi ada uang, apa tega dia membakar uang hasil jerih payah ortu jadi asep yang bikin penyakit tapi ga bikin kenyang.

Andai sudah punya gebetan or pasangan hidup, saat mo traktir kalo jalan bareng gebetan dan kasih makan pake apa buat anak istri.

Beruntunglah buat kamu yang sekarang masih punya kerjaan, nikmati aja, kerjakan dengan baik penuh semangat dan bertanggung jawab.

Kalo ada yang ga enak di pekerjaan, siasati aja supaya kamu tetap kerja dalam kondisi sehat lahir bathin. Jika udah bener” ga kuat or ga tahan, silahkan ngelamar dan cari kerjaan baru yang kamu rasa cocok dan bisa mendatangkan penghasilan lebih baik, sambil tetap kerja di tempat yang sekarang.

Jangan keluar dulu dari pekerjaan yang lama agar kamu tetap punya penghasilan. Setelah ada perusahaan lain yang menerima kamu, maka kamu boleh resign dengan bicara or pamit kepada pimpinan di tempat kerja sekarang.

Mencari pekerjaan yang enak? Ga akan pernah dapat, karena bekerja selalu mengandung madu saat gajian dan racun setelah gajian, apalagi saat gaji sudah habis sementara tabungan tak punya, makanya nabung deh. Kalo mo beli sesuatu, rencanakan dan sisihkan uang secara paksa, kalo udah kumpul baru beli … jangan kredit buat beli sesuatu karena bunganya gede guys …. selisihnya banyak beedh … mending buat keperluan yang lain.

Kalo kamu?

Pelajar Tak Mau Belajar

pixabay.com

Pak Mustopa mengajar di sebuah sekolah dasar swasta di Negeri Paman Besut, dia memiliki dua orang anak, yang pertama sudah selesai menempuh pendidikan di sebuah politeknik negeri dan yang kedua masih bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sembilan tahun yang lalu, Pak Mustopa sangat bahagia melihat anak pertamanya rajin belajar setiap hari. Selesai makan malam anak pertamanya selalu terlihat tekun belajar karena anak sulungnya memiliki obsesi untuk kuliah di Politeknik Negeri ternama di Negeri Paman Besut.

Akhir-akhir ini Pak Mustopa prihatin melihat anak keduanya yang setiap malam asik memainkan gawai dengan earphone di kedua telinganya, sibuk main game online dengan teman-temannya hingga tengah malam lewat.

Berkali-kali Pak Mustopa mengingatkan kepada anak keduanya agar rajin belajar untuk persiapan menghadapi ujian, anaknya menjawab,

“Tenang saja Pak, umur Saya lebih tua dari kebanyakan anak SMP sekarang, Saya pasti diterima di SMP negeri manapun yang saya mau.”

Pak Mustopa hanya bisa menarik nafas, sedih tapi tak bisa memaksa karena anaknya tak mau belajar dengan alasan yang amat sangat menohok dirinya sebagai guru.

Seleksi masuk sekolah negeri dengan perimbangan umur?

Ya, di Negeri Paman Besut sejak tahun kemarin sistem penerimaan murid baru SMA sebagian besar menampung murid dengan standar umur, makin tua umur seorang calon murid baru maka makin besar peluangnya untuk diterima di sekolah negeri. Di sebuah SMA negeri paman besut ada murid baru SMA yang diterima berusia 20 tahun, 10 bulan, 8 hari per 1 Juli 2021.

Ada jalur prestasi yang menggunakan pertimbangan nilai atau prestasi anak selama di SMP. Pada jalur zonasi selain faktor lokasi tempat tinggal, faktor umur menjadi penentu diterima atau tidaknya seorang murid di sekolah negeri yang dituju.

Rupanya anak-anak sudah faham sistem yang digunakan dan sebagai pelajar mereka merasa tak perlu belajar, karena nilai tak hanya menjadi satu-satunya pertimbangan penerimaan murid baru, tetapi umur dia akan menjadi penentunya. Mereka menganggap pelajar tak perlu belajar.

Podcast Pak Dedi: Sekolah Favorit

Di podcast kali ini saya menceritakan bagaimana proses lahir sekolah favorit di negeri paman besut, kalo sekolah kamu?

Apakah yang dimaksud dengan Podcast? Dalam Bahasa Indonesia Podcast diartikan dengan kata Siniar, istilah “podcasting” pertama kali muncul dalam sebuah karangan artikel oleh Ben Hammersley di surat kabar The Guardian pada Februari 2004, bersama dengan istilah lain yang diusulkan untuk menamakan teknologi baru ini. “Podcast” merupakan lakuran kata “pod” — “playable on demand” (dimainkan atas permintaan), yang kelak digunakan Apple Computer (sekarang Apple) untuk merek pemutar-media-saku (portable media playeriPod — dan “broadcasting” (penyiaran). Nama ini dapat menyesatkan, karena siniar dapat digunakan tanpa iPod, atau bentuk pemutar-media-saku lain; isi-kandungannya dapat diperoleh dengan komputer yang dapat memainkan berkas media. Penggunaan istilah “podcast” mendahului adanya dukungan asal (native support) untuk layanan siniar bagi iPod, atau perangkat lunak Apple iTunes. Untuk menghindari keterkaitannya dengan istilah “iPod”, beberapa orang memakai istilah “netcast” sebagai pengganti “podcast“, seperti siniarwan (podcaster) TWiT.tv Leo Laporte. Singkata balik (backronym) telah diusulkan supaya “podcast” dapat diuraikan sebagai “personal odemand broadcast” (penyiaran atas permintaan pribadi).

Podcast mungkin baru terdengar gaungnya di Indonesia, tetapi telah lama dikenal di dunia. Pada 2004, The Guardian menyebutnya sebagai “audible revolution”. Sejak 2014, pendengar podcast melalui ponsel naik hingga 157%. Tentunya ada pula yang mendengar melalui perangkat lain seperti tablet atau komputer. Sepuluh besar negara dengan pendengar podcast terbanyak adalah Korea Selatan, Spanyol, Swedia, Australia, Amerika, Italia, Kanada, Prancis, Jepang, dan Jerman. Genre terpopuler yang didengarkan di Korea Selatan adalah berita dan politik, musik, komedi, film, dan bahasa. Pendengar di genre politik sendiri mencapai 35,2%. Bisa dibilang podcast dianggap sebagai konten yang cukup kredibel untuk menjadi sumber berita meski penyiarnya bisa jadi individu, bukan organisasi tertentu.

Studi lain menyebutkan bahwa ada 51% dari total populasi penduduk Amerika yang menjadi pendengar podcast. Lima tema besar yang populer di Amerika adalah budaya, bisnis, komedi, berita dan politik, serta kesehatan. Mayoritas pendengar berusia 25 hingga 34 tahun. Artinya medium ini populer di kalangan muda. Bila dibandingkan dengan kelompok pendengar usia 65 tahun ke atas, jumlahnya hanya mencapai 6%. Hal ini bisa jadi karena kalangan muda lebih banyak menggunakan internet juga beragam perangkat teknologi komunikasi. Podcast belum cukup ramah untuk lansia.

Bagaimana dengan tren pengguna podcast di Indonesia? Ada 67,97% yang mengaku familiar dengan podcast. Dari jumlah itu, 80,82% mendengarkan podcast dalam enam bulan terakhir. Namun bukan berarti mereka adalah mendengarkan podcast secara intens. Separuh dari responden mengakui belum yakin untuk mendengarkan podcast secara reguler. Mayoritas juga mengakan idealnya durasi podcast mencapai 10 hingga 20 menit saja.

Beberapa podcaster mendapatkan penghasilan dari mengiklanan sendiri produk maupun jasa yang ia buat. Ia juga dapat menawarkan semacam meet and greet sehingga pendengar dapat melihatnya langsung ketika podcaster berbicara. Persis seperti menonton seminar atau kuliah umum.

Seperti instagram, kamu bisa follow akun Siniar saya dan bisa memberi respon berupa tepuk tangan, atau siaran bareng.

Tawuran Pelajar setelah Pagebluk Kelar

Foto: mediaindonesia.com

Dulu pelajar naik bis ke sekolah, berangkat dan pulang sekolah bersama dengan angkutan bis yang sama, saat itu identitas bis memiliki nomor sesuai dengan routenya. Setiap hari anak” sekolah berangkat dan pulang bersama, melalui jalan atau route yang sama dan bertemu dengan bis lain dengan route berbeda yang mengangkut anak” dari sekolah yang berbeda.

Perjumpaan di jalur bis pagi dan siang hari awalnya biasa” saja, kadang mereka transit di terminal bis yang sama atau di persimpangan jalan yang sama saat berganti bus dan saling menyapa. Cuaca kota yang panas, perut kosong belum terisi sering membuat emosi tak terkendali, sehingga masalah kecil bisa berubah menjadi besar dan berujung perkelahian antar sekolah yang setiap hari melalui route bis yang sama.

Untuk menyatakan nomor bis yang digunakan, anak” menggunakan istilah BASIS, misalnya basis P4, itu artinya anak” yang pergi dan pulang sekolah menggunakan bus Mayasari Bakti nomor route P4 jurusan Blok M – Pulo Gadung, Basis S 75, itu artinya anak” yang pergi dan pulang sekolah menggunakan bus Metro Mini nomor route S 75 jurusan Blok M – Pasar Minggu, basis 507, itu artinya anak” yang pergi dan pulang sekolah menggunakan bus Mayasari Bakti nomor route 507 jurusan Tanabang – Pulo Gadung, dsb.

Menjelang pagebluk banyak anak” sekolah yang pergi dan pulang sekolah menggunakan sepeda motor, identitas basis masih berlanjut, media sosial twitter, face book, SMS, aplikasi lainnya mulai dipergunakan untuk janjian menentukan lokasi tawuran.

Latar belakang tawuran sangat absurd, seolah melanjutkan tradisi, basis tertentu sekolah X melawan basis tertentu sekolah Y, tawuran di lokasi tertentu. Jika salah satu sekolah kalah, mereka akan mengerahkan semua basis (all base) untuk secara bersama-sama menggempur sekolah lawan, modusnya bisa menunggu di tempat tertentu atau menggeruduk ke sekolah lawan, agar ada efek sensasi keberhasilan menggempur, pelaku dari sekolah yang kalah itu mengabarkan jurnalis media televisi atau cetak untuk mendapat liputan. Karena peluang kemenangan yang lebih besar dimana lawan tak menyadari akan terjadi penyerbuan. Berita di TV dan media massa keesokkan harinya membuat anak” all base bangga banget.

Saat terjadi pagebluk angkutan umum bis dengan nomor route tak ada lagi, angkutan online makin digemari anak sekolah, yang rumahnya jauh umumnya menggunakan sepeda motor untuk pergi dan pulang sekolah karena tarif angkutan online sangat mahal.

Setelah pagebluk, ketika sekolah mulai tatap muka lagi, akan ada upaya membangkitkan kejayaan sekolah masa lalu hingga memunculkan gaya tawuran baru, yaitu balap motor.

Anak motor sekolah tertentu nongkrong” setelah pulang sekolahdi tempat yang disepakati, bertukar ilmu modifikasi, pengalaman bergaul dengan komunitas motor memunculkan ide mengundang anak motor sekolah lain melalui media sosial beradu kencang tunggangan di lokasi yang disepakati. Pelaksanaannya sekitar tengah malam, identitas sekolah jadi taruhan, bisa juga disertai dengan taruhan uang, hal ini berpotensi memicu perkelahian disebabkan uang.

Foto” dan video pertarungan atau perayaan kemenangan dipublish di media sosial dan ini menimbulkan rasa superioritas.

Apakah sekolah harus bertanggung jawab balap liar di tengah malam terjadi? Andai tawuran setelah balap liar lewat tengah malam terjadi hingga memakan korban jiwa, siapa yang bertanggung jawab?

Beranikah sekolah memberi sangsi dengan mengeluarkan murid yang terlibat tawuran model baru itu? Akankah polisi memanggil guru atau kepala sekolah lewat tengah malam untuk mengkonfirmasi pengakuan murid yang tertangkap? Akankah anak” yang malakukan tawuran setelah balap liar dikebakan sangsi hukum?

Menurut kamu?

Bangga Beeet

Melihat skinnyindonesian episode diatas bikin bangga banget jadi orang Indonesia, perasaan yang sudah cukup lama tak mampir di hati, lagu-lagu dari banyak daerah di Indonesia … sangat bagus, nikmat didengar dan bikin pengen berkunjung lagi ke banyak daerah di Indonesia, yang bukan cuma indah lagunya, tapi indah sekali alamnya serta nikmat kulinernya.

Bravo buat anak” muda yang sudah berkarya di musim kemarau karya patriotik ke Indonesiaan, semoga semua yang terlibat di produksi tayangan itu sukses hidup sejahtera, mungkin kerana saya pernah jadi anak paduan suara sehingga nusuk banget ke hati sampai berlinang air mata meresapi keindahan karya yang pasti proses persiapan dan produksinya menyedot energi yang dahsyat, proud of you guys …. kalo kamu?

Corona bikin Kreatif

Kreatifitas seseorang bisa muncul kerana banyak faktor, pagebluk mendatangkan ide penggemar grafiti curhat kaya gini.

Saya dapat ide motret dan menayangkan di instagram dan posting di blog ini, kalo kamu?

Masih suka Boti?

foto: kaskus.co.id

Berapa umur kamu? Masih suka bonceng tiga saat mengendari sepeda motor (boti)? Mending ingsap deh, karena sekarang pelaku boti itu anak SD, malu kaleeee udah banyak bulu ketek masih doyan boti. 

Sepeda motor dirancang untuk mengangkut satu pengedara dan satu penumpang, sepeda motor juga dirancang bukan untuk alat angkut barang dan manusia dalam jumlah yang banyak.

Mengendarai sepeda motor bertiga adalah perbuatan melanggar Undang-undang (UU). Hal itu diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada pasal 106 dinyatakan jelas “sepeda motor dilarang membawa penumpang lebih dari 1 orang”. Sedangkan hukumannya dijabarkan pada pasal 292.

“Mengemudikan sepeda motor tanpa kereta samping yang mengangkut penumpang lebih dari 1 orang dipidana kurungan 1 bulan denda Rp 250.000”.

Berkendara bonceng 3 tentu juga tak nyaman, baik bagi pengendara dan pengemudi. Pasalnya, keseimbangan akan terganggu dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Kamu pernah boti? alasannya bisa beragam, tetapi hal itu sangat berbahaya buat pengedara dan pengguna lalu lintas yang lain, bahkan bisa membuat kerusakan pada sepeda motor.

Lagian kasian ama motornya tauuu, kalo dia bisa njerit mah bakal kenceng njeritnya, jika tiga remaja putri naik motor bertiga, artinya tiga slangkangan blom mandi numpuk di jok aromanya numpuk jadi bapuk. Apalagi kalo smua lagi “dapet”. 

Motor juga mahluk yang punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati ….

Seminar Menyenangkan di SMKN 50 Jakarta

Melihat mereka tersenyum, saya senang bet …. semoga mereka sukses dan hidup sejahtera kelak.

Jejak Pagebluk

Kalo dulu kegiatan seminar macam ini berbonus refreshing nikmati wisata di Puncak, atau terbang naek burung besi plus kuliner menu khas daerah itu, sering juga saya tambah latihan nyanyi diiringi band or organ tunggal.

Saat pagebluk seminarnya online aja, posternya juga online, tak ada spanduk or backdrop di lokasi seminar.

Alhamdulillah, derasnya pertanyaan tak berubah … rame, membuat tenggorokan kering saat menjawabnya … semoga cepat pergi pagebluknya dan kita bisa seseruan lagi, kalo kamu?

Masih Saya Pancasila?

Sekian tahun lalu, saya terkenang media sosial dibanjiri warna merah bertajuk saya pancasila di facebook, instagram, twitter, wa group, dsb.

Kemarin kata pancasila kembali bergema di seantero negeri, saya mencoba mengingat dimanakah kini wajah-wajah yang viral dan jejaknya masih terukir di google.

Mungkin mereka sedang upacara di tempat dimana mereka berada kini, apakah mereka ikut upacara dengan pakaian seragam, kira-kira apa warna seragam mereka?

Apakah mereka sekarang sedang ikut upacara mengenakan pakaian adat, pakaian adat daerah manakah yang mereka kenakan?

Saat upacara, apakah yang ada dalam fikiran mereka? Setelah upacara, mungkin mereka bercengkerama dengan sesama peserta upacara, apakah kira-kira yang dibicarakan oleh mereka?

Diantara mereka ada yang sedang mengalami saktinya kata pancasila, permainan kata pancasila dengan melakukan hal yang bertentangan mebuat mereka terjerembab di balik jeruji besi bertahun-tahun, terisolasi dari kerumunan dan orang-orang yang selalu mengelu-elukan mereka.

Masihkah banyak orang-orang yang memuja-muja orang yang kelakuannya bertentangan dengan ucapannya sehari-hari, tak tahukah mereka akan kebusukan yang dibalut dengan jas, busana mahal, pakaian kebesaran, dsb?

Akankah mereka bisa menjadi duta pancasila setelah mengalami masa karantina di balik jeruji besi, mengkampanyekn pada seluruh warga negeri bagaimana seharusnya melaksanakan pancasila, msih maukan mereka memasang fotonya dengan logo dan kata pancasila di media sosial miliknya?

Kalo menurut kamu? 

Tulisan Pencitraan Sekolah (School Branding) batiba Ngehits

Dear Netizen,

Saya terkejut banget, kemarin Selasa (18/5) tetiba posting saya tentang Pencitraan Sekolah atau School Branding yang saya buat tahun 2016 dibaca oleh 121 netizen, koq sajadi hits gitu, padahal:

  1. Kemarin tuh kan hari libur sekolah di Indo, kenapa pula banyak yang ngebuka posting itu? padahal kan guru” pada libur, kepala sekolah juga banyak yang libur, urusan pagebluk pasti menyita banyak energi mereka kenapa pula batiba tulisan itu banyak yang baca?
  2. Pencitraan sekolah kayanya udah ga jadi menarik lagi kerana guru” dan kepala sekolah udah sibuk dengan tugas-tugas rutin, apalagi buat sekolah negeri, spertinya tak perlu pencitraan lagi karena masih terus menjadi target penduduk negeri untuk bisa masuk di sekolah negeri karena gratis alias tak perlu bayar uang iuran bulanan.
  3. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sebentar lagi berlangsung seolah bakal menghapus citra sekolah atau branding sekolah favorit dengan pola penerimaan zonasi, mengutamakan murid yang tinggalnya paling dekat sekolah untuk diterima tak lagi melihat faktor nilai pada jenjang pendidikan sebelumnya.
  4. Statistik pembaca blog saya pada hari libur, apalagi setelah lebaran itu biasanya sepi sehingga sangat mengejutkan jika kemarin pengunjung blog saya mencapai 204.

Tulisan itu saya posting tahun 2016, kerana keprihatinan akan kurangnya kesadaran pengelola pendidikan terhadap pencitraan sekolah atau school branding, dan masih banyak sekolah yang menjadi target sekelompok orang yang membuat media berbentuk koran, tabloid, majalah, website dengan mencari berita dari sekolah, caranya jika sekolah ingin dimuat berita baik di medianya dikenakan biaya tertentu, andai berita buruk yang diperoleh, orang-orang yang datang ke sekolah memakai kartu pers meminta uang dalam jumlah tertentu agar berita buruk sekolah tidak dimuat di media yang dikelola kelompok mereka.

Kejadian yang viral tahun lalu dimana 64 kepala sekolah kompak mengundurkan diri karena tekanan sekelompok orang yang membuat pencitraan buruk yang belum tentu terjadi di sekolah mereka.

Pencitraan Sekolah atau School Branding sebenarnya tuh ga sulit, begini salah satu contohnya:

Andai anda menjadi guru Sekolah Dasar, anak” kelas 4, 5, 6 sudah bisa memanfaatkan gadget dan menjalankan aplikasi yang diunduh di playstore, jika ada 3 guru yang memberikan tugas satu kali dalam satu semester kepada murid” nya yang harus diunggah di internet memanfaatkan aplikasi seperti: instaram, facebook, twitter, blog, tiktok, youtube, dsb.

Jika total murid 3 kelas itu berjumlah 100 orang, maka selama satu semester ada 300 kabar tentang sekolah dasar itu bertebaran di internet yang terlacak lewat nama sekolah yang ditulis di judul tugas murid” itu. Dalam setahun akan ada 600 kontent.

Untuk anak” SLTP dan SLTA pasti mereka sangat trampil mengerjakan tugas” dengan menggunakan aplikasi. Misalkan di sekolah anda ada 300 murid, ada sepuluh guru yang memberi satu tugas pada satu semester, maka akan ada 3.000 kontent bertebaran di dunia maya, yang dalam setahun menjadi 6.000 kontent menjejali dunia maya lewat nama sekolah yang ditulis murid” pada tugas mereka.

Bayangkan ketika sekolah anda ada 700 murid dan sepuluh guru memberi tugas satu kali selama satu semester, maka akan ada 7.000 kontent di dunia maya yang membuat citra sekolah anda mengindikasikan hal positif, bahwa ada proses belajar yang langsung bisa terlihat oleh semua orang sedunia yang mengakses internet. Setahun kontet sekolah anda jadi 14.000 bahkan bisa jutaan jumlahnya ketika semua guru secara sadar mengemas tugas untuk diunggah ke internet dan berkali-kali sepanjang semester.

Jadi ketika ada sekolmpok orang yang membat berita jelek tentang sekolah anda tak akan terlihat kerana tenggelam oleh jutaan berita atau kontent yang sudah diunggah oleh murid” sekolah anda.

Untuk melihat seberapa sukses pencitraan sekolah anda, coba deh searching nama sekolah anda di google, lihat berapa banyak hasil pencarian yang anda dapat, apakah melebihi 1.540.000 kontent seperti sekolah ini?

Tulisan lengkapnya tentang Pencitraan Sekolah atau School Branding bisa anda nikmati disini.

Pak Dedi Masuk Tipi

Emang muat? tipi itu kan kecil … sementara Pak Dedi gede bet …. disitulah kehebatan teknologi, bahwa orang segeda apapun bisa dikecilin dan masuk tipi, kalo kamu?

Podcast Pak Dedi: Edisi Lebaran 2021

Aloooooe Netizen.

Taqobballahuminna wa minkum, taqobbal ya Kariim. Selamat Hari Raya Idulfitri. Minal Aidil Wal Faidzin, mohon maaf lahir batin.

Terima kasih anda telah berkunjung ke blog saya, Lebaran kali ini saya ingin mengucapkan ungkapan iedul fitri melalui podcast, anda bisa mendengarnya dengan mengklik segi tiga putih di sebelah wajah saya di atas.

Statistik podcast saya mendekati 900, alhamdulillah … ternyata banyak yang menyimak karya saya lewat rekaman suara yang dilakukan hanya menggunakan handphone, terima kasih buat anda yang sudah menyimak podcast saya, kalo anda punya podcast silahkan tulis di kolom komentar, saya akan kunjungi dan menyimaknya, stay safe yaaaaa.

Selamat menikmati podcast saya, disini.

Model Anak Kapal SMKN 29 Jakarta

Outfit anak kapal sehari-hari memunculkan ide kreatif memilih tiga orang agan (anak ganteng) lalu mereka saya minta memilih teman-teman yang bisa jadi model, punya penampilan dan keberanian jadi model.

Dua foto di atas adalah sebagian dari ratusan foto yang dihasilkan dari beberapa kali sessi foto di tahun 2012. Mereka sekarang sudah jadi sarjana dan bekerja, miss u much guys.

Makanan Berbuka Puasa yang Baik

Berburu makanan takjil untuk berbuka puasa sangat menyenangkan sekali, karena ada pilihan puluhan hingga ratusan jenis makanan yang menggoda pandangan mata, kita bisa memilih semua jenis makanan yang kita mau asal kita punya uang untuk membayarnya.

Apakah makanan-makanan itu bagus untuk disantap saat berbuka puasa? Belum tentu …. Para pedagang makanan berbuka puasa menjual produk yang banyak dicari orang, mereka punya pengalaman berjualan bertahun-tahun atau mengamati pasar, makanan apa saja yang banyak dicari masyarakat saat menjelang berbuka puasa, maka mereka menjual makanan itu agar memberi penghasilan dan keuntungan yang diinginkan.

Makanan yang terbaik dikonsumsi saat berbuka puasa ternyata yang berasal dari alam, yaitu buah-buahan karena zat-zat yang dikandung sangat baik untuk mengisi lambung yang sudah lama kosong tak terisi. Salah sau yang sangat dianjurkan adalah korma.

Apa saja makanan yang baik untuk berbuka puasa?

  • Kurma

Makanan yang satu ini cukup khas dan menjadi lebih populer pada bulan puasa. Namun tak hanya itu, mengonsumsi kurma saat berbuka puasa ternyata sangat dianjurkan dan bisa memberi banyak manfaat bagi tubuh, lho.

Kurma merupakan sumber gula alami yang bergizi. Bahkan, kandungan di dalam makanan ini bisa memenuhi kebutuhan energi tubuh setelah satu harian berpuasa. Mengonsumsi kurma saat buka puasa pun sangat dianjurkan untuk mencegah sakit kepala yang mungkin terjadi karena gula darah yang rendah.

Buah yang identik dengan rasa manisnya ini kaya akan nutrisi dan banyak digunakan untuk berbuka oleh masyarakat di Arab Saudi. Aprikot dan kismis juga bisa dikonsumsi dan menjanjikan kebaikan yang kurang lebih sama.

  • Buah Segar

Jangan lupa untuk melengkapi hidangan buka puasa dengan potongan-potongan buah segar. Selain kaya akan nutrisi dan vitamin, mengonsumsi buah segar setelah berpuasa bisa membantu mencegah gangguan pencernaan yang mungkin terjadi. Sebab, buah cenderung memiliki tekstur yang lembut, sehingga lebih mudah dicerna oleh usus.

  • Sayuran

Selain potongan buah, kamu juga bisa mengisi menu makanan buka puasa dengan sayur-sayuran. Jenis makanan ini banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat. Tak hanya itu, nyatanya sayuran mengandung lebih sedikit kalori, sehingga tidak memicu terjadinya kenaikan berat badan yang berlebihan.

  • Air Kelapa Murni

Cobalah untuk mengonsumsi air kelapa murni secara rutin sebagai menu berbuka puasa. Air kelapa mengandung banyak mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menggantikan cairan elektrolit yang hilang. Minum air kelapa saat berbuka puasa bisa membantu mencegah tubuh dari dehidrasi alias kekurangan cairan.

Namun perlu diingat, untuk mendapatkan manfaat terbaik dari air kelapa, usahakan untuk tidak mencampurnya dengan bahan lain. Artinya, jangan mengonsumsi air kelapa yang dicampur dengan es, santan, atau gula secara berlebihan.

  • Yoghurt

Mungkin hal ini akan terdengar aneh, tidak biasa, dan kurang nikmat. Saat berbuka puasa seseorang memang cenderung menginginkan sesuatu yang manis untuk segera disantap. Namun jangan khawatir, membiasakan diri mengonsumsi yoghurt saat berbuka puasa bisa memberi manfaat yang tidak terduga.

Produk susu olahan ini memiliki banyak nutrisi dan dapat membuat tubuh, terutama pencernaan, menjadi “senang”. Yoghurt memiliki banyak energi, protein, mineral, serta vitamin. Makanan ini juga bermanfaat memperbaiki sistem pencernaan dan membuat kamu lebih nyaman menjalankan puasa.

Tidak perlu khawatir, meski sedikit asam, pH yang dimilki yogurt tidak akan mengganggu perut. Artinya,  mengonsumsi makanan ini saat berbuka puasa tidak akan menimbulkan mag atau nyeri perut yang berlebihan. Selain itu, kamu juga bisa mengombinasikan yogurt dengan buah-buahan tertentu sebagai menu buka puasa.

Selain makanan sehat saat berbuka puasa, jaga kebugaran tubuh dengan rutin berolahraga. Namun, jangan sampai berlebihan. 

Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/makanan-sehat-yang-wajib-ada-di-menu-buka-puasa

Kartini Kini

Kalderanews

Kalo kamu?

Kartini Cuci Tangan

Andai Kartini masih ada saat ini, kira-kira apa yang akam Beliau tulis untuk sahabatnya di Belanda.

Mungkin dia akan bercerita tentang tetangga di sekitar rumahnya yang berjuang mudik menembus barikade aparat di perbatasan setiap kota yg dilewati untuk berlebaran di kampung halaman setelah bekerja mengadu nasib di kota besar.

Akankah dia bercerita tentang keramaian di objek wisata tak jauh dari tempat tinggalnya, seperti sudah jadi budaya ketika Lebaran warga negerinya berekreasi bersama keluarga ke objek wisata.

Tentang emak-emak yang masih saja senang berkumpul, berdesak-desakan berebut takjil untuk berbuka mungkin Kartini memotretnya untuk melengkapi cerita pada sahabatnya.

Tentang keluarga berpunya yang menginap di hotel selama asistem rumah tangganya pulang kampung berlebaran akankah jadi isi surat Kartini pada sahabatnya di Belanda, kalo menurut kamu?

Membayangkan Kartini

liputan6.com

Andai Kartini masih ada saat ini, kira-kira apa yang akam Beliau tulis untuk sahabatnya di Belanda.

Mungkin dia akan bercerita tentang tetangga di sekitar rumahnya yang berjuang mudik untuk berlebaran di kampung halaman setelah bekerja mengadu nasib di kota besar.

Akankah dia bercerita tentang keramaian di objek wisata tak jauh dari tempat tinggalnya, seperti sudah jadi budaya ketika Lebaran warga negerinya berekreasi bersama keluarga ke objek wisata.

Tentang keluarga berpunya yang menginap di hotel selama asistem rumah tangganya pulang kampung berlebaran akankah jadi isi surat Kartini pada sahabatnya di Belanda, kalo menurut kamu?

Kaya Pengamen di Luar Negeri

Di negeri saya sering sekai keasyikan menikmati makan di resto terganggu oleh kedatangan pengamen yang menyanyi sebentar langsung menyodorkan wadah atau kantong pelastik penampung uang yang disodor-sodorkan kepada semua orang yang sedang makan, kebayang susahnya ketika kamu sedang makan menggunakan tangan … bagaimana cara mengambil uang dari kantong atau dompet?

Di Resto @nasijamblang pelabuhan Cirebon saya menjumpai pengamen yang bergaya ala-ala pengamen di luar negeri yang tak menyodorkan tempat menampung uang, mereka bernyanyi saja menghibur pengunjung resto yang sedang makan dengan meletakkan satu kardus kosong untung menampung uang dari pengunjung yang berkenan memberi tanpa disodor-sodorkan ke pengunjung yang sedang makan, kereng banget mereka … saya mau kesana lagi dan berharap jumpa group musik itu lagi.

Wisata Mudik

https://simakterus.com/

Di Negeri Paman Besut, menjelang lebaran petugas keamanan melakukan razia terhadap kendaraan pribadi dan angkuan umum antar kota antar propinsi diberhentikan di batas kota karena para punggawa Negeri Paman Besut melarang warganya mudik atau pulang kampung, kendaraan yang mengangkut pemudik diperintahkan putar balik kembali ke daerah asal.

Para punggawa negeri telah mengumumkan jauh-jauh hari kepada seluruh penduduk negeri mengenai larangan mudik dan pulang kampung, diumumkan pula bahwa tempat rekreasi dan wisata diperbolehkan beroperasi dengan berbagai persyaratan dan protokol. 

Sudah menjadi budaya dan tradisi setahun sekali, warga negeri paman besut pulang kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman, mereka yang mencari nafkah di kota-kota besar se antero negeri punya organisasi atau komunitas, hal ini memudahkan mereka mengorganisir kegiatan lebaran setiap tahun.

Gito: “Bagaimana rencana mudik kita?”

Yono: “Tenaaaang, ketua pagoyuban kita sudah mencarter bis pariwisata yang bagus, nyaman untuk antar jemput kita sebelum dan sesudah lebaran”

Ternyata, saat puncak arus mudik dan arus balik lebaran, di semua jalan tol dan jalan arteri yang menghubungkan antar kota tak ada lagi lalu lalang angkutan umum, semua bis yang lalu lalang bertuliskan “Pariwisata”, dan aparat keamanan tak menghentikan bis-bis yang hendak mengantarkan turis mengunjungi objek wisata jauh di luar kota.

Beberapa bis diberhentikan dan penumpangnya diperiksa karena dicurigai mereka bukan hendak berwisata tetapi hendak pulang kampung dan mudik lebaran, supir dan kernet bis saat ditanya tujuannya menjawab mereka menuju ke destinasi wisata favorit di ujung pulau terbesar negeri paman besut. Ketika diperiksa bawaan dan bagasi, tak ditemukan kardus-kardus atau tas bawaan pakaian untuk di kampung halaman, karena barang bawaan sudah dikirim melalui jasa ekspedisi secara terpisah dengan pemiliknya, sehingga di bis pariwisata hanya ada barang-barang yang diperlukan sepanjang perjalanan.

Bis-bis yang biasa melayani trayek antar kota dengan nama-nama tertentu, kini tak ada lagi, semua berganti tulisan dengan stiker besar bertuliskan “pariwisata”, demikian juga bis-bis kecil travel yang menembus desa-desa terpencil kini berstiker “pariwisata”.

Negeri paman besut seolah sedang mengadakan festival pariwata bersama, jalan antar kota penuh dengan angkutan “pariwisata”, lokasi-lokasi wisata pun dipenuhi oleh penduduk yang datang bersama rombongan dari desa menggunakan bus “pariwisata”, mereka bergembira menikmati indahnya alam sambil menikmati kuliner negeri yang beraneka, untuk melupakan sejenak kepenatan dan penderitaan mencari penghasilan di kota-kota besar.

Nasi Jamblang Pelabuhan Cirebon

Akhir Maret 2021.

Alkohol Terus Bercokol

Ilustrasi: https://faktualnews.co/

Presiden membatalkan peraturan yang sudah ditetapkan untuk investasi minuman beralkohol, apakah anda suka, senang atau bahagia?

Jangan suka, senang atau bahagia dulu, sebab pembatalan itu baru secara lisan, tetapi belum ada peraturan presiden yang membatalkan keputusan itu.

Andai, keputusan pembatalan telah ditandatangani dan diumumkan, jangan juga anda suka, senang atau bahagia dulu, karena walau tak ada peraturan yang mengijinkan produksi minuman keras, masih banyak orang yang memproduksi minuman keras di berbagai daerah tak pernah berhenti diproduksi sejak dulu hingga kini, namanya beragam; arak, moke, tuak, ballo, swansrai, cap tikus, lapen, ciu, cukrik, dsb.

Bahan-bahan untuk pembuatannya beraneka ragam, ada yang berasal dari tumbuhan, obat nyamuk hingga spirtus.

Penggemar minuman keras di negeri selalu ada, tak pernah surut. Pola konsumsi dan lokasi orang menenggak minuman keras sesungguhnya bukan menjadi rahasia lagi, di kafe, bar, tempat hajatan, tempat nongkrong, terminal bis, warung remang-remang, dan banyak tempat lagi. Polisi pun sudah tahu dimana tempat transaksi jual beli minuman keras dan tempat orang-orang mengkonsumsi minuman keras, tetapi masalah penyakit masyarakat itu tak pernah tuntas hingga kini.

Kasus terkini adalah tewasnya seorang aparat TNI yang ditembak oleh seorang aparat Polisi di sebuah kafe di Jakarta Barat. Kafe itu suah lama ada dan masyarakat tahu bahwa minuman keras ada diperjualbelikan dan dikonsumsi di tempat itu, tetapi kenapa kafe tersebut baru ditutup setelah ada aparat TNI yang menjadi korban? Bukan karena minuman kerasnya, tetapi kematian aparat TNI yang menjadi penyebab ditutupnya kafe tersebut.

Pembatalan peraturan investasi minuman berakohol tak berarti minuman keras beralkohol bakal hilang dari negeri ini, salah satu penyebabnya adalah kekurangan aparat kepolisian untuk mengontrol wilayah dan berbagai aktifitas di negeri ini, sehingga menjadi maklum jika ada lokasi pembuatan atau tempat mengkonsumsi minuman keras yang tetap beroperasi seolah lepas dari pengawasan aparat.

Kadang masyarakat geram ada kafe atau tempat yang menjual minuman keras telah menggangu ketenangan di daerah mereka, sudah melaporkan ke aparat tetapi tak kunjung  direspon hingga akhirnya ibu-ibu atau sekelompok orang melakukan sweeping hingga mengobrak abrik tempat transaksi minuman keras, tetapi kadang berujung ditangkapnya sebagian atau semua pelaku perusakan tempat usaha itu dengan alasan tindak kriminal pengrusakan asset milik orang lain.

Tetiba saya ingat Bang Haji Rhoma Irama, Raja Dangdut negeri ini menyanyikan lagu Mirasantika.

Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka
(Ya-ya-ya)
Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila

Minuman keras (miras), apa pun namamu
Tak akan kureguk lagi
Dan tak akan kuminum lagi
Walau setetes (setetes)

Mencari Podcast Obama, Menemukan Podcast Dwitagama

Saat berselancar menyimak kabar terkini di website kantor berita asing, saya menemukan liputan podcast Barack Obama dengan Bruce Springsteen, lalu saya menikmati dialog Obama dengan Bruce tentang lagu-lagu yang digemari Obama saat beliau kecil, alhamdulillah saya bisa menyimak tone suara yang amat sangat pulen penuh karakter.

Setelah tuntas menyimak podcast keren itu, saya iseng browsing nama saya di spotify dan menemukan podcast saya di akun podcast ingenio, lalu saya menikmati suara saya sendiri dipandu Bapak DR. Djaja Sardjana, aktifis pendidikan yang tinggal di Bandung yang Saya jumpai lebih sepuluh tahun yang lalu di ITB.

Ternyata saya menemukan dokumentasi video di Youtube percakapan yang sama. anda bisa lihat penampakan saya dengan Pak Djaja.

Kalau anda suka mendengar podcast, anda bisa menyimak puluhan podcast saya disini.

Anda punya podcast?

Podcast Pak Dedi Episode Terbaru

CERITA TTG SMKN 50 JAKARTA: ANANDA A. R – MAN DAKWAH UIN SN GN JATI & SYIFA K. A PEND BISNIS UNJ Negeri Paman Besut

MEREVIEW PERJALANAN BELAJAR MEREKA DI SMKN 50 JAKARTA
  1. CERITA TTG SMKN 50 JAKARTA: ANANDA A. R – MAN DAKWAH UIN SN GN JATI & SYIFA K. A PEND BISNIS UNJ
  2. PELAKU TAWURAN ITU ANAK" PINTAR
  3. SEKOLAH FAVORIT
  4. SEKOLAH FAVORIT AKAN DIHILANGKAN?
  5. PODCAST LEBARAN 2021

Saya sedang belajar edit podcast dengan peralatan seadanya yaitu handphone, notebook, menggunakan aplikasi di android “anchor”, jumlah podcastnya mendekati 30 episode dan statistik pendengarnya seperti di bawah ini:

Terima kasih buat kamu yang sudah menyimak podcast saya, jadi makin semangat nih titip suara untuk meninggalkan jejak … kalo kamu? boleh kasih tau nama podcast kamu?

Pengemis Metamorfosis

“Berikan Saya mentahnya saja …”

Foto: jakarta.tribunnews.com

Saya sering melihat pemulung dengan gerobak atau karung duduk berjajar di pinggir jalan seolah mereka punya jadawal mangkal di tempat tertentu, mungkin untuk menunggu dermawan yang biasa memberi uang, makanan, atau apa saja yang pemulung butuhkan.

Di komplek perumahan dekat rumah saya, setiap hari selalu ada pemulung yang sama mangkal di tempat yang sama menatap arah yang sama, dan jumlahnya makin banyak menjelang sholat jumat.

Pada suatu senja saya mendengar seorang pemulung mengatakan kalimat di atas, ketika seorang wanita muda menawarkan kepada pengemis itu untuk membelikannya dengan dibungkus kemudian dibawa pulang.

Dan ternyata masalah sosial fenomena pemulung yang menunggu belas kasihan tak hanya banyak di Jakarta, tetapi hampir di banyak kota besar di negeri ini ada masalah sosial seperti itu terjadi juga di banyak kota besar selain Pulau Jawa.

Menjelang puasa dan Lebaran, gejala itu makin banyak terlihat di Jakarta, momentum ibadah puasa dan hari raya dimanfaatkan hingga banyak penduduk desa berbondong-bondong ke kota, bahkan ada yang dikoordinir mencarter angkutan untuk dating ke kota dan pulang kembali ke desa.

Ahli masalah sosial sangat banyak di negeri ini, perjalanan mengelola negeri sejak kemerdekaan sudah mendekati usia uzur (jika dianalogikan pada umur manusia), mengapa masalah sosial pemulung yang bermetamorfosis  tak kunjung tuntas?

Razia Menteri, dinas sosial, satpol PP diikuti dengan pembinaan dan pengembalian pemulung ke desa asal telah terbukti tak berhasil hingga kini, tapi kenapa persoalan selalu terulang kembali.

Mungkin rakyat di desa-desa terlalu terpesona oleh kemolekkan kota dan kemudahan mencari remah-ramah ekonomi lewat bisnis belas kasih menyenangkan mereka karena tak perlu susah payah bekerja, cukup dengan berpenampilan lusuh, seolah piknik atau berwisata di kota besar dan mendapat banyak hasil untuk bisa dimanfaatkan di desa, bahkan tak sedikit yang rumahnya di desa lebih bagus di banding orang-orang kebanyak di kota yang memberikan sumbangan remah-remah ekonomi kepada mereka.

Saat saya membersihkan gudang di rumah atau ruang kerja, barang-barang yang masih bagus tak terpakai saya berikan kepada pemulung yang lewat di depan rumah saya, bahkan saya mempunyai nomor kontak telepon beberapa dari mereka untuk saya hubungi jika ada kertas, kardus, buku, barang elektronik atau apa saja yang tak terpakai dan bisa dimanfaatkan oleh mereka untuk digunakan atau di jual, beberapa dari mereka bertanya tentang harga yang harus mereka bayar, karena mungkin mereka menduga saya menjual barang loakan, tapi saya katakan saya tak menjual, tetapi bapak atau ibu juga tak bisa meminta bayaran kepada saya untuk mengangkut barang yang kadang jumlahnya beberap gerobak atau karung.

Memberikan sesuatu kepada mereka yang mengemis dipinggir jalan semakin menguatkan mental mereka untuk terus menjadi pengemis, melanjutkan pola hidup malas dan bergantung belas kasih, padahal di sisi lain mungkin mereka merasakan sedang berwisata, jalan-jalan menikmati hasil pembangunan, pekerjaan pemimpin yang mereka pilih lima tahun sekali.

Mau sampai kapan?

Bernyanyi aja yuuu, Cuwekin Kudeta Partai & Ghosting

Kelebat pemberitaan para orang tua yang sudah mulai tak wangi lagi melakukan kudeta partai menyesakkan pemandangan dan ruang linimasa, barangkali negeri ini masih awam bermain demokrasi sehingga hingga hingar bingar sering tak nyaman di telinga dan hati seperti musik dan lagu yang salah nada.

Viral pemberitaan ghosting anak petinggi setelah berpacaran lima tahun juga memadatkan pandangan linimasa, mungkin buat orang biasa itu jadi persoalan biasa, setelah bertahun menjalin hubungan tiba-tiba menikah dengan orang lain sudah jadi biasa, tapi kali ini karena pelaku adalah anak petinggi negeri maka jadi hingar bingar yang tak sedap dipandang dan tak nyaman di hati seperti musik dan lagu yang salah nada.

Era pagebluk mengharuskan kita selalu bergembira agar imun tubuh tetap baik, saya memutuskan menikati musik dan lagu Sabda Alam yang dinyanyikan ulang oleh Once Mekel.

Lagu Sabda Alam sudah sangat lekat di ingatan karena dibawakan sangat baik oleh Mendiang Crisye, dan Once kembali menyanyikan dengen memberi sentuhan khas milik Once jadi makin enak didengar dan ikut bernyanyi, walau dengan karakter suara bas yang saya punya.

Penggarapan video secara serius menampilkan keindahan alam Indonesia jadi hiburan yang menyenangkan, bersyukur punya alam yang hijau, indahnya tak bertepi.

Saya tak mau terbawa hati atau baper oleh Kudeta Parta dan Ghosting-ghostingan yang hingar bingar ssangat tak nyaman di telinga dan hati seperti musik dan lagu yang salah nada, lebih baik saya bernyanyi sajalah.

Apakah abakal ada kudeta dan ghosting lain di negeri ini?