Soal Latihan Persamaan & Pertidaksamaan Liniear

WhatsApp Image 2020-08-06 at 07.31.51

WhatsApp Image 2020-08-06 at 07.31.51-2

WhatsApp Image 2020-08-06 at 07.31.51-3

Aloow nak anak hebat, setelah memahami uraian materi melalui youtube, silahkan kerjakan latihan soal di atas, setelah mengerjakan latihan silahkan kamu berfoto dengan halaman terakhir buku latihan mtk kamu untuk di uplot saat mengisi daftar hadir pertemuan belajar kita.

Diusahakan memiliki buku paket Mtk terbitan erlangga yang ditulis oleh Bapak Kasmina dan Bapak Toali agar kamu bisa melihat banyak contoh soal disana, termasuk soal-soal latihan. Kamu boleh beli dimana saja yang harganya paling menarik.

Link daftar hadir belajar kita bisa kamu klik di http://gg.gg/daftarhadirmtk50, tokennya saya berikan melalui WA group kelas kamu.

Jika ada pertanyaan silahkan japri atau melalui DM di instagram.

Jika nanti kita sudah tatap muka di kelas, buku latihan mtk kamu harus dikumpulkan untuk direkap dan diberi nilai usaha belajar dirimu, kita sama” berdoa ya aga pandemi ini segera berlalu, love u much.

Mengenal untuk Mencintai, Kalo udah Cinta Jadi Semangat beud dah

Dear anak-anakku yang hebat, setelah kamu melakukan post test istirahat dulu ya … biar kaya sekolah betulaaan … sambil istirahat saya ingin membuat kamu lebih mengenal sekolah barumu SMKN 50 Jakarta, agar kamu semakin kenal, makin sayang dan makin cinta maka makin sengat deh skolahnya …  dengan melakukan hal-hal sbb:

  1. Silahkan searching tentang SMKN 50 di berbagai platform seperti google, instagram, facebook, twitter, youtube, dsb.
  2. Nikmati info yang kamu dapat berupa foto, tulisan, video, dsb agar kamu lebih mengenal ttg sekolah barumu.
  3. Buat akun blog pribadi kamu di kompasiana.com dengan menggunakan nama resmi kamu sesuai absen dan tuliskan kelas kamu dan SMKN 50 Jakarta pada profil kamu, caranya bisa dilihat disini.
  4. Berdasarkan banyak info yang kamu dapat, tolong tuliskan 5 cerita, masing-masing  3 paragraf tentang sekolah barumu dilengkapi dengan foto dan video dengan menyebutkan sumbernya.
  5.  Lima tulisan yang sudah kamu buat diposting atau ditayangkan di blog kompasiana kamu, cara postingnya bisa dilihat disini.
  6. Agar posting artikel kamu lebih menarik, sertakan foto atau video, dengan mencantumkan sumbernya, cara memasukan foto dan video bisa kamu lihat disini.
  7. Tambahkan label TUGAS DI KOMPASIANA, SMKN 50 JAKARTA, SEKOLAH HIJAU, SEKOLAH DISIPLIN, SMK FAVORIT pada bagian akhir posting kamu.

Jangan menjiplak karya orang lain atau melakukan copy – paste, karena kompasiana punya sistem atau alat yang bisa mendeteksi plagiat, ketik aja dengan gaya bahasamu sendiri dan cara bercerita yang kamu bisa, ini salah satu contoh tulisan senior kamu, liat deh disini.

Mangaat ya guys, miss and love u much.

Post Test Bilangan Berpangkat, Akar & Logaritma SMKN 50 Jakarta

Dear Anak-anakku yang hebat.

Semoga saat membaca posting ini kondisi kamu dalam sehat wal afiat, sudah makan, sudah sholat bagi yang muslim, sudah membahagiakan orang-orang terdekat kamu.

Sebagai ssalah satu cara mengukur hasil belajar mandiri kamu di rumah saya ingin melakukan post test secara online yang soal-soalnya bisa kamu dapatkan disini,  Token nya saya kirim di WA group kelas kamu. Hasil pengerjaan soal kamu sekaligus jadi absen kehadiran kamu di home learning kita hari ini.

Kamu hebat jika sekali ngerjain sudah bisa dapat melampaui nilai KKM Mtk, yaitu 75, jika nilaimu masih kurang dari itu silahkan kerjain lagi sampai mencapai nilai KKM, mangaaat ya guys.

Ga sabar nih saya buat ketemuan sama kamu … dan kita seseruan di kelas, supaya kamu jadi generasi hebat memasuki dunia kerja or kuliah di perguruan tinggi, selamat ngerjain soal-soalnya ya guys, love and miss u much.

Kalo udah selesai boleh juga tuh dengerin podcast saya tentang sekolahan gitu isinya … kuuuy.

Senyum Pejuang Home Learning SMKN 50 Jakarta angkatan 2020

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena dengan tersenyum otot-otot muka kamu bergerak dan membuat kamu tak cepat tua.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena cemberut cuma bikin kamu sudah, perasaan susah pada kondisi yang susah itu payah.

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena kami guru-guru pun tersenyum mendidikmu dengan cara yang tak biasa pada situasi yang luar biasa.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena senyum kamu membuat bahagia orang tuamu, itu membuat mereka lebih semangat bekerja buat sejahterakan hidup keluarga.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena kamu masih bisa mendapat sekolah, banyak sekali teman seusiamu yang tak kebagian sekolah, bahagialah dengan tersenyum.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena senyum kamu membuat kamu lebih cantik dan ganteng.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena kamu masih punya guru-guru yang hebat, siap mendidik kamu menjadi pribadi mandiri yang siap bersaing merebut sukses hidup sejahtera kelak.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena senyummu membahagiakanmu, bahagiamu menjadikan kamu sehat dan punya daya tahan terhadap penyakit.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena kamu masih bisa mengenakan seragam sekolah walau belajar dari rumah.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena senyum kamu mengundang bahagia dan membuat senang yang melihatnya.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena kamu tak terlihat lapar walau belum sarapan, supaya senyummu lebih menarik sarapan dulu sebelum belajar.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena suasana belajarmu masih tetap lebih nyaman dibanding banyak pelajar di dunia yang negerinya masih berperang.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena dengan pendidikanmu kamu bisa jadi Presiden dan kemudian kamu dukung anakmu jadi gubernur.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena pandemi ini akan berlalu dan kita bakal asik-asikan di sekolah.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena senyummu bagus buat bukti pada anak cucumu kelak bahwa bahagia itu nikmat.

Dokpri

Tersenyumlah pelajar Indonesia, karena lelaki pun harus tersenyum agar negeri ini penuh dengan penduduk yang sehat dan happy, kalo kamu?

Foto-foto di atas adalah sebagian dari hampir 200 foto anak didik saya yang hebat, semangat mengerjakan tugas-tugas home learning yang saya berikan, walau tak saya minta mereka mengirim foto terbaik atau foto dengan senyum lebar, tapi mereka mengirim wajah gembira dengan hasil kerjanya, love u guys, see u soon.

 

Pejuang Home Learning SMKN 50 Jakarta Angkatan 2020

15952264474126356816283395114024 - Rahma aliaIMG_20200720_125548 - Mawadah FitriahIMG_20200720_134343 - RIVALDI AldiIMG-20200720-WA0117 - Nazwa HimalayaIMG20200720142546 - Dwikartikasari

Saya senang sekali mulai mengenal satu persatu wajah murid saya kela X SMKN 50 Jakarta angkatan 2020, mereka semangat merespon tugas home learning mengerjakan latihan soal-soal matematika dan melaporkannya secara daring.

Bersabar ya guys, goood job kamu telah berusaha memahami materi melalui tayangan video dan mengerjakan latihan soal-soal, kita asik-asikan lewat online, ke depannya kita bakal seseruan di kelas dalam upaya membentuk dirimu menjadi pribadi yang mandiri siap bersaing merebut sukses di masa depan dan hidup sejahtera, love u guys.

 

Coret-coret Aja Semuanya

Meja belajar sekolah siapa? 2020
Di sebuah under pass Jakarta 2018

Apa komentar kamu melihat meja belajar di sekolah banyak coretan dan tembok jalan yang kamu lewati banyak coretan seperti dua foto di atas?

– Bagus … itu suatu kreatifitas, bisa jadi pelakunya nanti jadi seniman besar, atau jadi pejabat.

– Jelek … sebaiknya jangan coret” di meja sekolah atau dinding kota, nanti kotor dan lingkungan kita jadi kumuh.

– Terserah deh … yang penting jangan coret” di rumah saya karena baru di renovasi, mahal guys.

Kalo kamu?

PAT Matematika Kls X SMKN 50 Jakarta

Dear Anak-anakku yang baik.

Semoga saat membaca posting ini kamu sudah mandi, sudah sarapan, sudang berbuat baik pada orang-orang sekitarmu, yang paling utama kondisimu dalam sehat lahir bathin, siap untuk mengerjakan soal-soal PAT (Penilaian Akhir Tahun) Matematika dan mata pelajaran lainnya.

Saya tuh sebenarnya lebih suka kamu ngerjain soal-soalnya di kelas, walau sama-sama menggunakan gadget, tetapi saya bisa melihat wajah-wajah serius kamu mengerjakan soal matematika, wajah pasrah kalo soalnya susah, apalagi saat waktu hampir habis, kamu terlihat heboh, panik sendiri, dan yang saya suka kamu ngga berani nyontek kanan kiri karena tahu akibat yang bakal kamu tanggung, saya kangen saat-saat itu.

Selamat mengerjakan soal-soal PAT Matematika yang link nya bisa di klik disini, dengan token yang sudah di broadcast oleh kakak kelasmu Zefanya Nicole, semoga nilaimu memuaskan, miss u much guys.

Membiasakan Baca Petunjuk

Saya berusaha memberikan petunjuk dengan jelas dan menggunakan huruf kapital pula, tapi selalu ada saja yang masih tak melakukan dengan benar, padahal kamsud dari petunjuk itu adalah supaya namanya terbaca jelas karena yang mengajar umurnya sudah banyak melewati angka sekolahnya, kalo huruf kecil ga jelas gitu jadinya …. kalo para pelaku punya alasan yang bermutu saya bisa maklum dan maafkan, tapi kalo cuma kerana teledor … apakah saya perlu kurangi score atau nilainya sepuluh point … jadi ngga KKM dong … para pelaku silahkan ungkap argumentasimu di kolom komentar, ini sebagian dari mereka.

Home Learning Challenge “Tugas di Kompasiana”

Aloow Gaess, kalo kamu udah menyelesaikan tantangan posting minimal 10 tulisan di kompasiana silahkan komment di bawah posting ini dengan memberi link posting yang paling banyak pengunjungnya, deadline sampai 07 Juni 2020.

Tentu kamu masih ingat broadcast saya di bawah ini:

Assalamualaikum.

Aloo Gaess, saat baca ini semoga kamu sudah mandi, sudah berbuat baik buat orang tua dan dalam keadaan sehat serta bahagia, hari Jumat 8 Mei 2020 kamu bakal post test Matriks buat kelas X dan Peluang buat kelas XI, setelah belajar sebelum post test atau setelah post test, untuk mengisi kagabutan dirimu saya mengadakan challenge berhadiah THR masing-masing dua pasang sepatu sekolah untuk dua pemenang (tapi silahkan beli sendiri di BKT) saya kasih mentahnya aja yaaa.

Tema dan bentuk tulisan harus mengabarkan kebaikan seperti: Promosi SMKN 50 Jakarta, Manfaat Libur Sekolah akibat Pandemi Covid-19, Seseruan Home Learning ala SMKN 50 Jakarta, Pengamatan Kamu terhadap keluarga dan lingkungan kamu merespon PSBB, Cerita kerinduan kamu belajar, berkegiatan ekskul, atau kerinduan pada sahabat di SMKN 50 Jakarta, Rasa Rindu tergadap Guru, atau apa aja deh … sabeb gaess.

Kamu sudah punya pengalaman posting 15 tulisan yang berbuah manis satu nilai raport, tantangan kali ini cuma 10 tulisan aja gaess dan bakal diganjar satu nilai lagi plus THR (Tunjangan Hari Raya), akan saya berikan kepada dua orang yang tulisannya paling banyak (selain yang 15 kemarin), dan tulisan yang paling banyak dibaca orang. Jika kamu kamu sudah selesai atau merasa pantas jadi juara silahkan kasih link posting atau profil kamu pada kotak komentar di bawah posting ini. Tolong kasih tahu ada berapa tulisan atau berapa orang yang membaca.

Caranya:

Kamu wajib melengkapi data diri di bagian “Pengaturan” Kompasiana dan mengisi bio pada profil dengan format (Pelajar/Mahasiswa)_(Jurusan)_(Nama institusi). Misal: Rajab Andriko Pelajar Kls X Multi Media SMKN 50 JakartaIsi semua kolom, jika kamu belum punya KTP boleh gunakan Kartu Pelajar, jika tak ada pakai Foto Kartu Keluarga, lengkapi juga foto dirimu ya gaess. Setelah mengisi, klik “Simpan” pada bagian bawah halaman pengaturan. Akun kamu akan mendapat chek list hijau beberapa hari setelah kamu melengkapi data diri kamu dengan benar, seperti akun Amalia Kairani Mardiana Kelas XI MM.

Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog

Hari ini tepatnya  hari Rabu, ,20 Mei ,2020Guru-guru Nusantara mengikuti pelatihan menulis. Kali ini membahas tentang mendokumentasikan semua kegiatan di blog. Disampaikan oleh bapak Dedi Dwitagama dan dimoderatori oleh ibu Fatimah. Sejak tahun 2005 pak Dedi sudah menulis di blog, sudah ratusan tulisan emasnya menghiasi dinding-dinding blog. Beliau seorang guru yang kreatif, dengan tulisan-tulisannya menghantarkan beliau […]

Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog

Late Post: Edisi Kangen Ketemu Kamu … Iya, Kamu

Saat gabut, saya bongkar-bongkar file digital dan menemukan keseruan berinteraksi dengan orang-orang pilihan sejak belasan tahun lalu, miss u much … semoga semua yang ada di foto ini dan semua yang pernah ketemu saya, atau anda yang sedang menikmati blog saya ini dalam keadaan sehat walafiat, stay safe ya guys.

Jejak-jejak sessi saya bisa dinikmati di http://trainerkita.wordpress.com.

Good Job Saras: Tantangan Home Learning

Screen Shot 2020-05-06 at 11.19.02 AM

Alooow Gaess

Terima kasih, sudah banyak anak-anak saya yang hebat posting artikel di Kompasiana, diantaranya Saras Lintang Penjerino Kelas XI MM yang mendapat apresiasi ARTIKEL PILIHAN dari Redaktur Kompasiana, artinya artikel Saras dinilai punya kualitas yang bagus dan menjadi pilihan buat dibaca. Mau lihat posting Saras, silahkan klik disini.

Saras juga sudah melengkapi identitasnya, sehingga terlihat jelas profil nya sebagai Pelajar SMKN 50 Jakarta. Saya memberi tantangan menulis ini sambil mendorong kamu mengikuti kompetisi yang diadakan Kompasiana Jika berhasil masuk 30 besar konten terbaik selama 3 bulan berturut-turut, ia akan berkesempatan mendapatkan 1 voucher gratis menginap selama semalam di jaringan Hotel Cordela se-Indonesia.

Artinya, kalau kamu hebat maka akan mendapat hadiah dari Saya dan Kompasiana, info lengkapnya bisa didimak disini.

Home Learning Challenge Berhadiah THR

Penataan-PKL-di-sepanjang-KBT-Mendesak-untuk-Direalisasikan
Pasar BKT

Assalamualaikum.

Aloo Gaess, saat baca ini semoga kamu sudah mandi, sudah berbuat baik buat orang tua dan dalam keadaan sehat serta bahagia, hari Jumat 8 Mei 2020 kamu bakal post test Matriks buat kelas X dan Peluang buat kelas XI, setelah belajar sebelum post test atau setelah post test, untuk mengisi kagabutan dirimu saya mengadakan challenge berhadiah THR masing-masing dua pasang sepatu sekolah untuk dua pemenang (tapi silahkan beli sendiri di BKT) saya kasih mentahnya aja yaaa.

Tema dan bentuk tulisan harus mengabarkan kebaikan seperti: Promosi SMKN 50 Jakarta, Manfaat Libur Sekolah akibat Pandemi Covid-19, Seseruan Home Learning ala SMKN 50 Jakarta, Pengamatan Kamu terhadap keluarga dan lingkungan kamu merespon PSBB, Cerita kerinduan kamu belajar, berkegiatan ekskul, atau kerinduan pada sahabat di SMKN 50 Jakarta, Rasa Rindu tergadap Guru, atau apa aja deh … sabeb gaess.

Kamu sudah punya pengalaman posting 15 tulisan yang berbuah manis satu nilai raport, tantangan kali ini cuma 10 tulisan aja gaess dan bakal diganjar satu nilai lagi plus THR (Tunjangan Hari Raya), akan saya berikan kepada dua orang yang tulisannya paling banyak (selain yang 15 kemarin), dan tulisan yang paling banyak dibaca orang. Jika kamu kamu sudah selesai atau merasa pantas jadi juara silahkan kasih link posting atau profil kamu disini. Tolong kasih tahu ada berapa tulisan atau berapa orang yang membaca.

Caranya:

Kamu wajib melengkapi data diri di bagian “Pengaturan” Kompasiana dan mengisi bio pada profil dengan format (Pelajar/Mahasiswa)_(Jurusan)_(Nama institusi). Misal: Rajab Andriko Pelajar Kls X Multi Media SMKN 50 Jakarta. Isi semua kolom, jika kamu belum punya KTP boleh gunakan Kartu Pelajar, jika tak ada pakai Foto Kartu Keluarga, lengkapi juga foto dirimu ya gaess. Setelah mengisi, klik “Simpan” pada bagian bawah halaman pengaturan. Akun kamu akan mendapat chek list hijau beberapa hari setelah kamu melengkapi data diri kamu dengan benar, seperti akun Amalia Kairani Mardiana Kelas XI MM.

Screen Shot 2020-05-04 at 11.58.52 AM

Dilarang melakukan copy-paste baik dari situs, jurnal, tugas teman, buku pelajaran, dll. Mengutip diizinkan, tetapi dilarang melampaui lebih dari 25% dari konten yang dibuat. Dilarang pula menghapus konten, lalu menayangkannya ulang/repost. Selalu cantumkan sumber gambar pada kolom caption yang tersedia.

Kamu wajib mencantumkan beberapa label Tugas Home Learning SMKN 50 Jakarta, Tugas di Kompasiana, Stay Safe, Sehat Bahagia, SMKN 50 Jakarta, Sekolah Hijau, Sekolah Unggulan, (dengan menekan enter setelah mengetik satu label) pada kolom label yang terdapat di pojok kiri dashboard menulis.

Cuss dah dicoba. Jangan lupa rajin-rajin baca Headline di Kompasiana (disini) biar tahu gimana caranya bikin konten yang meski sangat akademis, tapi bagus, nggak melanggar, dan nggak ngebosenin buat orang.

Deadline nya tanggal 7 Juni 2020 Gaess, kalo mo nanya” sikahkan DM di instagram … miss and love u much.

Tujuan Pendidikan Nasional yang Pertama: Mengembangkan Potensi Peserta Didik

“Sulit sekali kami mendapat dukungan untuk berprestasi, dispensasi untuk ikut lomba, kompetisi atau festival diperoleh dengan susah payah, ketika berhasil memperoleh prestasi, tak ada penghargaan sedikitpun dari sekolah, padahal kami membawa nama baik sekolah.”

Sering sekali murid-murid aktifis kegiatan ekstra kurikuler sekolah yang saya jumpai di berbagai forum dan kesempatan mengeluhkan minimnya dukungan sekolah terhadap kegiatan mereka untuk berprestasi. Jika sekolah anda saat ini masih tak peduli terhadap prestasi murid-muridnya, itu artinya sekolah anda belum berubah masih sama dengan sekolah di negeri ini tahun 1983. Dimana sekelompok murid sebuah sekolah di Jakarta harus membolos dengan cara melompat pagar sekolah untuk mengikuti festival vocal group yang kemudian melambungkan nama sekolah itu tiga puluh tahun lebih, karena nama sekolah menempel menjadi nama group vocal pria pertama negeri ini, Trio Libels.

Perhatikan dokumentasi video di atas pada menit ke 17.17, ada memori kejadian lompat pagar sekolah untuk mengikuti festival vocal group yang membuat mereka diberi sangsi hukuman disiplin, padahal mereka membawa nama baik sekolah. Mungkin sejak dulu hingga kini guru-guru dan pengelola sekolah lupa, bahwa kalimat pertama tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik.

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sekolah sepertinya terpaksa melejitkan prestasi murid-muridnya, ada berbagai kegiatan kejuaraan yang didukung atau diinisiasi oleh dinas pendidikan atau pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, umumnya pengelola sekolah mencari murid yang terlihat punya potensi pada bidang tertentu kemudian didaftarkan megikuti lomba, tak ada proses pembinaan, latihan-latihan yang rutin dan terstruktur, masalahnya beragam diantaranya kesulitan menemukan murid yang punya potensi, waktu belajar atau materi pelajaran yang padat, target prestasi akademik, biaya ikut serta yang mahal, dsb.

Masih ada guru yang melarang muridnya izin meninggalkan pelajaran untuk latihan menjelang kompetisi atau mengikuti kompetisi pada hari sekolah. Alasannya pelajaran lebih penting daripada kegiatan ekstra kurikuler dan kompetisi yang diikuti murid-muridnya.

Kegiatan ekstra kurikuler selalu ada di sekolah, tetapi hal itu seperti melanjutkan kebiasaaan atau budaya sekolah turun temurun atau ajang refreshing setelah kegiatan belajar tuntas memanfaatkan sarana yang tersedia di sekolah. Prestasi bukan tahapan selanjutnya dari aktifitas ekstra kurikuler di sekolah, alasannya beragam; belum pernah memenangkan kompetisi walalu sudah sering ikut kejuaraan, biaya pendaftarannya mahal, biaya pengadaan kostum tak murah, lokasi lomba yang jauh memerlukan biaya, sementara sekolah hanya bisa mendukung biaya tak seberapa atau kadang tak ada biaya yang bisa disupport sekolah, murid-murid harus mengeluarkan biaya sendiri.

Apakah sekolah miskin prestasi?, tidak. Selalu ada yang meraih juara pada berbagai kegiatan lomba atau kompetisi karena murid itu telah rutib berlatih kegiatan tertentu seperti pencak silat, karate, tae kwon do, mudik, menyanyi, berenang, dsb sejak kecil di luar sekolah atas dukungan luar biasa orang tuanya. Tak sedikit dari mereka tak mengikuti latihan atau kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, tetapi secara rutin latihan bersama komunitasnya di luar sekolah.

Sejak tahun ini sudah tak ada lagi ujian nasional, yang sejak zaman dulu selalu menjadi target pencapaian sekolah dan orang tua agar anaknya memperoleh nilai ujian nasional yang tinggi untuk keperluan masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Walau ujian nasional sudah tak mempengaruhi kelulusan murid sejak beberapa tahun terakhir, tetapi pemerintah pusat dan daerah masih membuat rangking prestasi sekolah berdasarkan pencapaian nilai ujian nasional.

Harus ada terobosan pembuatan rangking sekolah berdasarkan prestasi di luar nilai akademik, tetapi prestasi yang hakikinya menyalurkan potensi murid di sekolah, anda punya prestasi apa?

Selamat Hari Pendidikan Nasional, terima kasih buat semua Bapak Ibu Guru yang serius melejitkan prestasi murid-muridnya.

 

Pejuang Gece Math Home Learning, Good Job Guys

Tak lama setelah saya memberi guidance lewat blog ini, anak-anak hebat yang gece (gerak cepat) langsung merespon tugas mtk, mereka adalah: Anissa Khusnul Khotimah, Achmad Zikri, Syakira Rohadatul Aisy, Fadia Ananda Putri, Aprilia Tri Lestari, good job guys … inilah wajah-wajah mereka.

PicsArt_04-20-01.51.15 - Annisaa Husnul Khotimah

IMG_20200428_170902 - Ahmad Dzikri

IMG_20200428_170517 - Syakira Rohadatul Aisy

IMG_20200428_171428_212 - Fadia ananda putri

IMG20200428172522 - aprilia lestari

Math Home Learning Update 29 – 30 April 2020

PicsArt_04-20-01.51.15 - Annisaa Husnul Khotimah
Model Gocap

Dear My Good Students

Assalamualaikum, semoga saat saat baca posting ini kamu dalam keadaan sehat lahir bathin, sudah mandi, sudah sholat, beresin kamar, menolong keluarga, melakukan kebaikan, dan sudah mengerjakan tugas” home learning.

Melanjutkan proses belajar matematika, untuk semua murid Kelas X dan XI yang belajar Mtk dengan saya silahkan siapkan penampilan diri kamu yang keren untuk foto bersama pekerjaan latihan soal” seperti contoh foto temanmu di posting ini,  laporkan pekerjaan latihan soal” matematika kamu dengan klik link disini.

Pelaporan berlangsung dua hari, 29 dan 30 April 2020, tentang tokennya bakal dishare di group-group kelas.

Pertemuan berikutnya akan dilakukan menggunakan ZOOM, buat mengobati rasa kangen lama ngga ketemu kamu semua. Tolong kabarkan semua teman” kamu supaya pelajari ZOOM dan stay tune on schedule.

Kelas XI, Rabu 29 April 2020:
XI BDP 1 Pk. 07.30 – 08.00,
XI BDP 2 Pk 08.00 – 08.30,
XI MM Pk 08.30 – 09.00.

Kelas X, 12 Mei 2020:
X BDP 1, X BDP 2, X MM Pk 08.30 – 09.00, kita seseruan bareng tiga kelas guys.

Tolong kamu capture kehadiran kamu di kelas ZOOM, yang akan jadi bukti kehadiran atau bakal disetor capturan itu saat kita merekap nilai akhir semester.

Informasi token dan password meeting bakal saya share lewat Zefanya Nicole Kls XI MM, miss u much guys.

Hukuman Disini Beda Fungsi deng Disana

WhatsApp Image 2020-04-15 at 7.48.09 AM
Kartunis: AAN SUPRIJANTO

“Hukuman setalah ada kematian atau sebelum ada kematian, pilih mana?”

Seorang pria berinisial JD tiba di Perth ibukota Australia Barat tanggal 28 Maret dari Victoria, sesuai aturan karantina dia harus mengisolasi diri dan wajib tinggal di sebuah tempat penginapan yang dibayar pemerintah Australia Barat selama 14 hari. Tanpa sepengetahuan petugas penginapan JD beberapa kali keluar dari tempat penginapan dan melakukan perjalanan dengan transportasi umum di kota Perth. Dari rekaman CCTV di tempat penginapan JD terlihat beberapa kali menyelinap keluar tempat penginapan tersebut.

Warga negara Australia itu telah menjalani tahanan penjara selama seminggu terakhir, hingga Rabu kemarin (15/4), Pengadilan Magistrat Perth menjatuhkan hukuman percobaan selama enam bulan dua minggu, karena tindakannya yang dinilai membahayakan publik.

Ia akan menjalani hukuman penjara selama satu bulan, dan sisanya dia harus menjalani hukuman sebagai percobaan.

Bila dalam 12 bulan kemudian, dia melakukan tindak kriminal lainnya, maka harus menjalani keseluruhan hukuman yang belum dijalaninya.

Seorang warga negara Australia lainnya seorang pria berusia 61 tahun mendapat denda karena tidak melakukan karantina wajib, setelah kembali dari Indonesia ke Perth. Pria berinisial PB tiba dari Indonesia tanggal 19 Maret dan sesuai aturan ia tidak boleh keluar dari rumahnya sama sekali selama 14 hari.

Namun salah seorang tetangganya melaporkan ke polisi setelah melihat PB hendak bepergian ke pantai. Dia dikenai denda AU$3.000, atau sekitar Rp 30 juta.

Di Indonesia ada tiga warga Desa Sewakul Kecamatan Ungaran Barat, Semarang yang ditangkap dan ditahan Polisi sejak Senin (11/4) karena diduga menjadi provokator penolakan pemakaman tenaga medis di desa mereka beberapa waktu yang lalu.

Di beberapa daerah di Indonesia telah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tetapi tampaknya belum ada warga negara yang dihukum karena melanggar aturan PSBB, yang selalu diberitakan adalah bagaimana usaha aparat Polisi dibantu Tentara dan Satpol PP melakukan pemeriksaan di banyak titik pintu masuk suatu daerah, tetapi hanya menghimbau, memberikan masker, meminta pindah tempat duduk, dimintar putar arah balik, atau turun dari fasilitas transportasi umum karena tak memakai masker.

Jika kita amati, penegakkan hukum di Australia dikenakan kepada warganya yang tidak melakukan pencegahan untuk diri sendiri agar tak terpapar viris covid-19, sementara di Indonesia penegakkan hukum baru akan dilakukan kepada warganya yang menolak pemakaman orang lain, dan ini pun masih dalam proses hukuman, bagaimana vonis penegak hukum masih belum bisa dipastikan. Di daerah yang telah memberlakukan PSBB rakyat masih bepergian, stasiun kereta berdesakkan, pejabat membagikan bingkisan sembako menimbulkan kerumunan, pembagian makan gratis membuat rakyat antri berdesakkan, jalan raya masih ramai mobil dan motor, dsb.

Fokus tindakan hukuman indonesia merespon peristiwa kematian, sementara di Australia fokusnya mencegah agar warga negara tak melanggar aturan pencegahan sebelum mati. Apakah ini artinya, penyebaran virus corona di negeri ini bakal makin terus menginfeksi penduduk negeri? Semoga aparat hukum bisa bertindak lebih tegas kepada para pelanggar aturan PSBB.

Sumber:

1. https://www.abc.net.au/indonesian/2020-04-16/pembeli-tisu-berusaha-kembalikan-barang-belanjaannya/12153422

2. https://www.kompas.tv/article/75709/polda-jateng-tetapkan-3-tersangka-kasus-penolakan-pemakaman-perawat-di-tpu-siwarak-suwakul

3. http://www.koran-jakarta.com/pembagian-makan-gratis-di-bandung-11042020/

Peringatan Kartini Tak Ada Lagi Tahun ini

Screen Shot 2020-04-21 at 12.34.12 PM

Suprise banget, alhamdulillah … melihat statistik pengunjung hari ini ternyata tulisan saya tentang Cara Kreatif Merayakan Hari Kartini di Sekolah yang saya tulis tahun 2017 masih hits dibaca pengunjung blog saya, terima kasih .

Screen Shot 2020-04-21 at 12.34.46 PM

Saya tuliskan itu karena setiap tahun kami disibukkan mencari pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia untuk dua buah hati kami, sepertinya secara seragam banyak sekolah yang mengadakan peringatan hari kartini dengan peragaan busana daerah negeri ini.

Mengejutkan, pada April 2018 dibaca 11 ribu kali lebih dan pada tahun 2019 dibaca hampir delapan ribu kali, jika anda tertarik silahkan klik disini.

Math Home Learning Guidance, April 20, 2020

Snapchat-1241114240 - Sasy kirana
Sasy

Dear anak-anakku yang bat-hebat.

Assalamualaikum, semoga kamu semua dalam keadaan sehat walfiat, saat membaca posting ini kamu sudah mandi, sudah makan makanan untuk membuat dirimu selalu sehat, sudah beribadah dan membantu orang tua beberes kamar, beberes rumah, bebenah, nyuci baju, ngegosok, serta melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

Saya seneng bat karena kamu telah mengerjakan berbagai tugas home learning yang saya berikan, bahkan sempat jadi trend di kompasiana.com (klik aja kalo mo liat) – saya usahakan memberi rating dan komentar di posting kamu, liat deh, kalo yang masih belum beres tolong usahakan dituntaskan sebelum masuk sekolah agar saat rekap nilai nanti nilaimu tak ada yang kosong, sehingga ga perlu remed.

Tugas home learning kamu yang minggu kemarin akan saya rekap dua hari ini (sekarang dan besok 21/04), silahkan klik disini, dan tokennya akan saya broadcast lewat Zefanya Nicole Kls XI MM ke group-group kelas kamu. Tolong isi kuisioner home learning yang saya buat dan pada bagian akhir isian google form kamu harus uplot foto dirimu dengan halaman terakhir pekerjaan latihan soal” mtk, dengan ukuran file max 10 MB. Seperti foto temanmu di atas.

Semua pertanyaan harus diisi ya guys, kalo ada yang terlewat kamu ngga bisa submit, terima kasih atas kerja sama yang baik dari kamu semua, stay safe … kangen becanda bareng kamu, miss u much and love u all.

Tak Perlu Label “Pahlawan”, Tenaga Medis Cuma Butuh APD dan Obat-obatan

dwitagamakalibata2-5e92e792097f36522f401fa3
fotodedi.wordpress.com

Kejadian jenazah tenaga media yang ditolak oleh warga saat akan dimakamkan di tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwakul Bandarjo Ungaran Barat Semarang menjadi sangat menyedihkan di era pandemi saat ini, hal ini jadi bukti bahwa informasi tentang virus penebab pandemi belum dipahami oleh rakyat akar rumput, dan akibat pemberitaan yang menakutkan, masyarakat menjadi takut yang salah satu akibatnya adalah penolakan pemakaman itu.

Untuk penduduk yang menggemari tantangan, kabar menakutkan ini malah membuat mereka terdorong untuk menerima tantangan menghadapi pandemi ini, yang indikasinya terlihat dari ketidakpatuhan mereka untuk tetap di rumah, ad yang memaksakan untuk tetap bisa bekerja di jalan, bahkan sering terdengar di telinga saya, mereka mengatakan “Tak perlu ditakutkan penyakit itu, cuekin ajaaa supaya kita kebal dan ga tertular”.

Ada yang punya ide tenaga medis yang meninggal kerena terinfeksi covid-19 dimakamkan di taman makam pahlawan, ga mungkin deh kayanya, kenapa?

Pemerintah beberapa tahun terakhir ini tak terlalu memandang dengan dua mata peran tenaga medis, bahkan cenderung menekan tenaga medis untuk terus bekerja dengan optimal walau biaya rumah sakit, perawatan alat, biaya obat dan lain-lain yang dibutuhkan rumah sakit tak segera dibayarkan hingga dua puluh trilyun rupiah lebih.

Rakyat lebih dimanjakan, dikampanyekan berobat gratis jika sakit walau tak pernah membayar iuran pemeliharaan kesehatan, akibatnya rumah sakit dan tenaga medis menjerit tetapi jeritannya tak boleh terdengar, mereka terbelenggu oleh sumpah profesi.

Kekurangan alat pelindung diri sesungguhnya tak menghebohkan, karena rumah sakit kekurangan banyak hal karena terus dihutangi pemerintah, menagih tak bisa, menjerit bakal kena semprit.

Silahkan anda perhatikan taman makam pahlawan, tampaknya pemakaman itu diperuntukan buat mereka yang saat bekerja menggunakan helm, sementara para medis yang seharusnya menggunakan alat pelindung diri yang mirip helm, tak tersedia, tetapi tetap harus melayani penduduk yang datang dengan virus di badannya.

Para pelaku yang menolak pemakaman tenaga medis di Semarang telah ditangkap Polisi, ini harus diapresiasi dan dikabarkan terus proses hukumnya agar masyarakat tahu dan tak lagi melakukan penolakkan.

Pemakaman seseorang di taman makam pahkawan itu ada peraturannya, dalam bentuk surat keputusan. Jika keputusan penetapan Pembatasan Sosial Berbasis Besar memakan waktu yang panjang, jenazah seseorang tak bisa menunggu hari dan harus segera dimakamkan agar tak menimbulkan masalah baru.

Selamat berjuang tenaga medis, terima kasih atas kinerja hebatnya, juga untuk polisi dan tentara yang bekerja keras melindungi warga negara.

Kamu Dimanja atau Suka Memanjakan Anak?

Menurut Psikolog Brenda Scottsdale anak-anak yang dimanja orang tuanya, saat dewasa menjadi pribadi yang tidak mandiri, tidak mampu bertanggung jawab, bersikap menantang dan tidak hormat, memiliki kemampuan sosial yang buruk.

Orang tua sering memanjakan anaknya secara berlebihan, apapun yang anaknya minta selalu diberikan, dengan rengekan kecil dari anaknya orang tua menabulkan permintaan, saat masih balita anak yang dimanjakan sering menangis hingga tantrum sebagai senjata untuk memperoleh yang diinginkan, hingga sering kita lihat di tempat umum seperti pusat perbelanjaan, super market, pasar, terminal, dsb, ada anak yang manangis ketika menginginkan sesuatu, ada orang tua yang memberi pengertian dan tidak mengabulkan permintaannya, sementara yang memanjakan tak mampu memberi pengertian dan langsung mengabulkannya dan seketika anak itu terdiam, nangisnya pun seolah tanpa air mata.

MUDIK
Ilustrasi Mica Cartoon

Rakyat negeri +62 sering dimanjakan pemerintahnya, beralasan tak memiliki uang yang cukup atau tak bisa memperoleh karcis kereta api karena berbagai hal, mereka pulang kampung saat lebaraan atau mudik menggunakan sepeda motor, padahal sepeda motor bukan moda angkutan untuk jarak jauh karena sangat berbahaya, diberikan pengertian, dikabarkan bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal sangat banyak oleh pemerintah, tetapi seperti anak manja di atas, pemudik bermotor tetap pulang mudik bermotor yang jumlahnya tak sedikit dan menimbulkan banyak korban kecelakaan lalu lintas.

Seolah tak bisa melarang, pemerintah bahkan memberikan fasilitas pengangkutan sepeda motor gratis ke kampung halaman dengan fasilitas kapal perang, dsb. Dengan harapan pemudik bermotor semakin sedikit, apa bisa dijamin saat balik motor itu tak digunakan balik ke ibukota?

Banyak perusahaan dan instansi yang memfasilitasi mudik bersama gratis, mereka hanya mendaftar dengan fotokopi identitas untuk dikelompokkan sesuai arah tujuan bis mudik. Dengan alasan tak memiliki dana yang cukup mereka ikut mudik gratis dan uang yang sedikit telah disiapkan untuk keperluan disana dan ongkos balik ke ibukota, tak sedikit dari mereka yang mengharapkan donasi dari keluarga di kampung halaman untuk ongkos kembali bekerja di rantau, tak sedikit yang harus meminjam.

Sementara di ibu kota para perantau itu berperilaku terus seperti anak manja, enggan bekerja keras, hidup boros, enggan menabung, gemar kredit sesuatu karena mental instant ingin memiliki secara cepat tak bertahap lewat menabung. Di ibukota dia berdiri atau duduk-duduk di belokan atau di perempatan jalan, jika ada kendaraan yang lewat memperlihatkan ingin membantu dengan mengarahkan atau mengatur alrus lalu lintas, dilanjutkan dengan menengadahkan tangannya dan memang banyak pengguna kendaraan yang memberi uang, jika ribuan kendaraan yang lewat satu hari ada 100 kendaraan yang memberi koin lima aratus rupiah, maka penghasilan di belokkan atau persimpangan itu bisa mencapat 50.000 rupiah, dan kemudian itu dinikmati oleh pelakunya, tempatnya dijaga sebagai wilayah kekuasaan, yang mau menggantikan kadang harus membayar sejumlah uang tertentu kepada “pemilik” tempat itu. Satpol PP atau polisi kadang menghalau mereka, tetapi saat tak  ada petugas mereka datang kembali, aturan hukumnya ada, tetapi mereka rakyat yang mungkin nharus atau terbiasa dimanja.

Ada perantau yang bekerja keras di ibukota dan terbiasa menabung untuk keperluan pulang kampung, bersama-sama dengan rekan sekampung halaman mereka mencarter kendaraan dari ibukota termasuk untuk kembali bekerja di perantauan setelah lebaran.

Tahun ini awalnya pemerintah melarang mudik, tapi kemudian dirubah dengan menghimbau bagi penduduk Ibukota yang sudah jadi zona merah agar tidak mudik.

Beberapa kepala daerah sudah mengabarkan telah mempersiapkan prosedur pemeriksaan KTP di pintu masuk daerahnya, jika ditemukan penduduk asal Jakarta akan dikenakan karantina di suatu tempat yang telah disediakan, dikabarkan daya tampungnya bisa ratusan.

Bahkan ada rumah antik yang pernah dimiliki koruptor kelas kakap disiapkan menjadi tempat karantina pemudik dari Jakarta.

Perhatikan anak-anak di negeri +62, ketika dia melakukan sesuatu yang dilarang atau berbahaya, lalu anda melarangnya, maka anak itu akan melanggar dan terus melakukan hal yang bisa membahayakan dirinya sendiri. Anak yang biasa dimanja, jika keinginannya tak terkabul dia akan menangis menjerit-jerit.

Orang tua yang bilang, silahkan … lanjutkan saja perbuatanmu, tak usah berhenti,  dsb, kalau disuruh teruskan dia malah berhenti.

Anjuran tidak pulang bisa menjadi tantangan pemudik untuk menemukan jalur ke kampung halaman melalui pintu masuk yang tidak dijaga pemerintah daerah, kecepatan pertukaran informasi melalui media sosial akan membuat jalur konvensional tak dipilih pemudik karen ada screening dan beresiko karantina 14 hari.

Untuk pemudik yang berkantong cekak, mereka sengaja melalui jalan konvensional yang telah dikabarkan jadi lokasi pemeriksaan, mereka senang jika harus dikarantina, karena bisa mendapat penginapan, makan, minum gratis selama dua minggu, suatu kemewahan yang mahal jika harus dibayar sendiri. Karena mereka senang dan sudah terbiasa dimanja.

Menurut Psikolog Brenda Scottsdale anak-anak yang dimanja orang tuanya, saat dewasa menjadi pribadi yang tidak mandiri, tidak mampu bertanggung jawab, bersikap menantang dan tidak hormat, memiliki kemampuan sosial yang buruk, kalo kamu?

Math Home Learning Guidance

SMKN 50 JAKARTA
MPLS 2019 – Ada wajah kamu?

Dear anak-anaku yang hebat.

Assalamualaikum, semoga kamu semua dalam kondisi sehat walafiat, semoga saat baca posting ini kalian sudah mandi semua, sudah sarapan, dan sudah bantu-bantu orang tua beresin kamar, bersih-bersih rumah, atau ada yang bilang suka nyuci baju saat liburan sekolah, good job guys.

Untuk home learning matematika dua dan tiga minggu ke depan  silahkan kerjakan hal-hal sebagai berikut:

KELAS X BDP & X MM

  • Sepanjang minggu pertama, 13 April – 19 April 2020, pelajari materi Matriks mulai halaman 229 dan kerjakan soal-soal latihan halaman 237 – 238 dan halaman 248 – 249 nomor-nomor ganjil saja.
  • Pada hari Senin 20 April 2020 setiap murid harus menyerahkan jawaban latihan soal melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Senin pagi 2004 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Sepanjang minggu kedua, 20 April – 26 April 2020, berlanjut mengerjakan soal-soal latihan halaman 256 – 257 dan halaman 261 – 262.
  • Pada hari Senin 27 April 2020 setiap murid harus menyerahkan jawaban latihan soal melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Senin pagi 2704 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Pada hari Selasa 2804 pukul 13 – 17 akan dilakukan post test atau pengambilan nilai melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Selasa pagi 2804 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Kamu tahu bahwa di kelasmu ada yang paling jago matematika, kalo ada kesulitan chatan sama dia di group kelas supaya semua bisa, kalo mentok … yang jago itu boleh nanya ke saya via instagram.

KELAS XI BDP & XI MM

  • Sepanjang minggu pertama, 13 April – 19 April 2020, pelajari materi Peluang mulai halaman 207 dan kerjakan soal-soal latihan halaman 211 – 212 dan halaman 213 – 214.
  • Pada hari Senin 20 April 2020 setiap murid harus menyerahkan jawaban latihan soal melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Senin pagi 2004 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Sepanjang minggu kedua, 20 April – 26 April 2020, berlanjut mengerjakan soal-soal latihan halaman 216 dan halaman 219.
  • Pada hari Senin 27 April 2020 setiap murid harus menyerahkan jawaban latihan soal melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Senin pagi 2704 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Sepanjang minggu ketiga, 27 April – 2 Mei 2020, berlanjut mengerjakan soal-soal latihan halaman 221 – 222 dan halaman 225 – 227 nomor ganjil saja.
  • Pada hari Senin 4 Mei 2020 setiap murid harus menyerahkan jawaban latihan soal melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Senin pagi 0405 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Pada hari Selasa 5 Mei pukul 13 – 17 akan dilakukan post test atau pengambilan nilai melalui google drive yang linknya akan saya broadcast Selasa pagi 0505 melalui Zefanya Nicole Kls XI MM.
  • Kamu tahu bahwa di kelasmu ada yang paling jago matematika, kalo ada kesulitan chatan sama dia di group kelas supaya semua bisa, kalo mentok … yang jago itu boleh nanya ke saya via instagram.

Saya tuh seneng banget kalo ngajar di kelas, setelah nerangin konsep dan latihan soal, sambil kamu ngerjain latihan, saya biasa keliling kelas duduk di deket kamu sambil ngobrolin apa aja, atau becanda macam-macam dan satu lagi …  belajar sambil ngemil di kelas itu ngangeniiin banget, sayang sekali skarang kita harus libur yang tak biasa, nikmatin aja ya  … paling ngga nanti kalo udah tua kamu punya cerita buat anak cucumu bahwa dulu kita pernah ngalamin pandemi sedunia dan harus belajar online, tapi itu semua bikin kita lebih mandiri dan bertanggung jawab.

Saling mengingatkan antar teman dan saling bantu kepada yang membutuhkan, karena hidup itu berputar, siapa tahu kelak kita butuh bantuan teman lain, seperti yang sering saya bilang di kelas itu loooo.

Stay safe ya guys, miss u all … hope we will meet again soon, love u all.

Kompasiana Melatih Anak Negeri Jadi Kreatif

Screen Shot 2020-04-08 at 10.26.26 AM

Saya memberikan tugas selingan setelah post tes matematika, tugas mempromosikan sekolah di Kompasiana yang tujuannya selain mempromosikan sekolah juga mendorong pembiasaan murid menulis berita dan mengabarkan kebaikan, setiap murid saya tugaskan menulis 15 artikel disertai foto dan video yang sesuai dengan artikel.

Ratusan murid saya mengerjakan tugas saya dengan semangat, hebat sekali mereka dan akibatnya kompasiana seperti kebanjiran kata-kata yang sama pada artikel maupun judul artikel, beberapa murid mengeluhkan artikelnya dihapus redaksi, dan itu jadi bahan tulsan Safta Sabrina di blognya, dan saya memberi komen di blog dia seperti di bawah ini:

Dear Safta,

Kompasiana punya kebijakan, yg kopi paste atau sama plek judulnya apalagi bakal dihapus, ini mendorong penulis untuk kreatif membuat judul dan isi artikel, sebuah tantangan yang bakal berbuah manis nantinya, jadi kreatif … pandai mencari kalimat yang menarik pembaca.

Judul Classmeeting di SMKN 50 Jakarta misalnya bisa dirubah menjadi: Pembiasaan Kompetisi di SMKN 50 Jakarta, Melatih Jiwa Sportif di SMKN 50 Jakarta, Membentuk Mental Juara di SMKN 50 Jakarta, dsb. 

Artikel Safta ditulis dg hati, mereview kanangan kebersamaan, kerja keras menyekesaikan tugas” yg mengejutkan, beda banget sama zaman SMP, kalo skolah dilalui biasa” aja tanpa tantangan yang berat kenangannya ga bakal lama terkenang, kalo perjuangan berat menyelessaikan tugas, melalui hari” bareng … nanti akan berbuah manis, pada jaga mengatasi tantangan di dunia kerja dan dalam kehidupan bermasyarakat.

Nak anak saya bat hebaaaaaaat … terus kabarkan kebaikan, good job safta

Bercermin Pada Instagram, Trik Home Learning

Tangkapan layar Kompasiana

Mengamati instagram beberapa hari terakhir ada berbagai challenge atan tantangan seperti “until tomorrow challenge”, “bingo challenge” dan berbagai tantangan sebelumnya. Hebatnya, banyak sekali pengguna instagram yang secara sukarela mengikuti tantangan itu dan mengunggah foto sesuai tema tantangan yang diberikan. Pada tantangan untul tomorrow, pengguna instagram yang memberikan lika atau suka bersimbol hati, akan mendapatkan pesen melalui direct message bahwa yang bersangkutan harus memposting foto dengan tema itu dan menghapusnya setelah 24 jam.

Saya tak tahu tentang itu, tetapi saya berusaha membalas teman yang memberi hati kepada foto saya dengan memberi hati kepada foto-foto mereka, termasuk memberi like foto bertema tantangan itu, anehnya tak ada yang memberi pesan kepada sya untuk ikut memposting foto dengan tantangan yang sama, dan hingga kini saya tak pernah ikuti tantangan itu, bisa dicek di instagram saya.

Berdasarkan pengamatan tren di instagram, saya mencoba menerapkan konsep tantangan dalam rangka proses belajar di rumah saat libur yang tak biasa saat ini, murid-murid saya sudah mengerjakan soal-soal latihan, menyetorkan fotonya melalui google drive, selanjutnya mengerjakan soal post tes melalui google drive, selanjutnya saya memberi kesempatan beristirahat dengan memberi tantangan yang diharapkan bisa memberi efek self healing buat masing-masing ditengah gempuran berita-berita darurat, hoax tentang mahluk yang tak terlihat, ratusan kematian hingga ribuan kematian sedunia, yang bisa berdampak negatif terhadap kondisi psikologi murid.

Sebelum saya memberi tugas materi yang baru, saya memberikan  “Self Healing Challenge” kepada enam kelas murid saya sekitar 300 orang untuk mencari kebaikan dan mengabaarkan kebaikan di sekitarnya, detail tantangannya bisa disimak disini.

Tantangan yang saya berikan berbuah nilai yang bakal menjadi pengisi raport sekolah mereka, hal ini membuat mereka semangat belajar mandiri, saling tenya denan temannya, bahkan ada yang tak sampai 24 jam sudah posting tulisan di kompasiana, karena ternyata murid itu sudah punya akun di kompasiana sejak setahun yang lalu, foto di atas itu adalah satu posting menjawab “Self Healing Challenge”, posting lainnya bisa anda simak disini. 

Harapan saya saat mereka dewasa santi sudah punya skill menulis laporan bekerja, menulis skripsi jika kuliah, atau bisa jadi diantara mereka ada yang menjadi jurnalis, doa yang terbaik buat kalian semua. Good job guys, love u much.

Belajar NgeBlog dan jadi Youtuber bareng Om Dedi

gercepnya peserta seminar online di group WA, mantul Pak Bams

Pena Mr.BamS

BAGAIMANA MENJADI BLOGGER DAN YOUTUBER

Pemateri
Dwitagama
+62 812-8534-***

https://dedidwitagama.wordpress.com

Bagaimana caranya:
Saya googling aja, dan ikuti langkah” yg diberikan google … banyak yang berbahasa inggris, saya artikan saja sndiri atau pake translator.

kbanyakan org memanggil saya DEDI, tapi apalah arti sbuah nama … kadang ada yg memanggil dg nama lain kalo sy dengar dan mengerti sy nyaut, hehehe

Saya Mr.BamS

Pertanyaannya :
Apakah sebuah blog itu harus fokus dengan satu tema atau bagusnya bagaimana ?

Terima kasih

pak bams, blog itu seperti rumah kita sendiri … mau isinya seperti supermarket, segala ada … atau fokus pada topik” ttt, monggo ae …. kita yg punya hak … sabeb, kl kata anak milenial pak

Pak @⁨PaDwi⁩ saya ijin bertanya beberapa pertanyaan?
1. Kelebihan dan kekurangan blogspot dan wordpress itu apa nggih pak?

2. Jika menulis di blog, sebaiknya harus 1 tema tertentu atau boleh bermacam2 tema di blog tersebut.

3. Apakah…

View original post 901 more words

“Mengembangkan E-learning di Sekolah” – Artikel tahun 2008 Hits lagi tahun 2020

Screen Shot 2020-03-24 at 6.38.30 PM

Flashback ke tahun 2008, saat itu saya menemani guru-guru SMKN 3 Jakarta memanfaatkan ICT untuk pembelajaran, istilah sederhananya mah saya mendorong guru untuk lebih canggih, tak ketinggalan zaman di era teknologi.

Zaman itu belum ada istilah industri 4.0, instagram belum hits (kayanya belum dilaunching deh), waktu itu blog mulai hits di Indonesia, kami bergairah posting kegiatan pembelajaran di masing-masing blog guru.

Ternyata saya pernah memposting proposal hasil karya teman-teman ketika merancang beberapa kegiatan mengembangkan e-learning, saya posting tahun 2008 di blog ini.

Mengejutkan sekali, ternyata setelah 12 tahun banyak sekli diminati pembaca blog saya, ini statistiknya.

Screen Shot 2020-03-24 at 6.37.43 PM

Tahun 2019 telah dibaca hampir 900 kali, mungkin banyak sekolah di negeri ini sedang mengembangkan pembelajaran e-learning di sekolah, dan tahun ini barangkali gegara pandemi covid-19 guru-guru harus memberikan pembelajaran dari rumah, banyak yang searching dan menemukan posting saya.

Alhamdulillah, terima kasih buat anda yang berkenan menyimak posting saya … semoga bermanfaat, jika ada topik yang anda perlukan dan perlu saya bahas di blog ini, silahkan tuliskan di komentar (gaya youtuber memancing konten yang diminati subscribernya … hahaha), semoga anda keluarga dalam sehat selalu.

Lockdown di Negeri Paman Besut

Screen Shot 2020-03-21 at 9.40.07 PM

Pemimpin Negeri Paman Besut melihat wabah Covid-19 semakin menggila, warga negeri itu hampir 500 orang terjangkit virus yang meninggal hampir 40 orang.

Tak ingin makin banyak warganya sakit dan meninggal dunia, pemimpin negeri mengeluarkan instruksi mengunci negeri tidak membolehkan penduduk ke luar negeri dan orang asing memasuki negeri paman besut selama tiga minggu.

Penduduk dibatasi perpindahan, rakyat harus tinggal di rumah dilarang ke luar rumah kecuali untuk keperluan berobat dan membeli logistik. Rakyat yang berada di luar rumah untuk keperluan lain harus dihukum membayar denda yang besar atau dipenjara.

Tentara dan Polisi patroli di pemukiman, menjaga perbatasan kota dan propinsi. Dapur-dapur umum dibangun seperti saat bencana banjir atau gempa bumi, rakyat yang membutuhkan makanan boleh ke dapur umum untuk mengambil makanan.

Sekolah diliburkan, murid-murid belajar di rumah, guru-guru memberikan pelajaran secara daring dari rumah, tak ada guru yang piket di sekolah. Sekolah hanya dijaga satpam. Pengurus Rukun Tetangga (RT) mengamankan wilayahnya dan membantu orang-orang tua dan orang tak mampu memperoleh makanan dan obat jika sakit.

Gubernur ibukota negeri paman besut harus bekerja dari rumah karena ternyata diketahui hasil pemeriksaan labnya positif Covid-19. Beberapa menteri negeri paman besut harus dikarantina di rumah sakit, hingga presiden negeri itu harus dikarantina di salah satu istananya yang berada di luar ibukota.

Jalan-jalan seluruh negeri sepi, ibukota seperti kota mati, desa-desa seperti desa mati yang tak berpenghuni, karena penduduk tak berani keluar rumah, kabar orang-orang yang dihukum denda atau dipenjara sudah membuktikan bahwa negeri itu serius mengunci diri selama tiga minggu.

Jalan raya negeri terlihat sangat lengang, hanya kendaraan tentara, polisi, dokter, paramedis yang bergerak melaksanakan tugas mengunci negeri dan merawat pasien di rumah sakit.

Selamat pagi pembaca, semoga anda dan keluarga dalam sehat selalu.

WHO: Tanya Jawab Virus Corona COVID-19 (6)

Berapa lama virus bertahan di permukaan?
Tidak pasti berapa lama virus yang menyebabkan COVID-19 bertahan di permukaan, tetapi tampaknya berperilaku seperti virus corona lainnya. Studi menunjukkan bahwa coronavirus (termasuk informasi awal tentang virus COVID-19) dapat bertahan di permukaan selama beberapa jam atau hingga beberapa hari. Ini dapat bervariasi di bawah kondisi yang berbeda (mis. Jenis permukaan, suhu atau kelembaban lingkungan).

Jika Anda berpikir suatu permukaan dapat terinfeksi, bersihkan dengan desinfektan sederhana untuk membunuh virus dan melindungi diri Anda sendiri dan orang lain. Bersihkan tangan Anda dengan antiseptik berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air. Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda.

Apakah aman menerima paket dari area mana pun yang melaporkan COVID-19?
Iya. Kemungkinan orang yang terinfeksi mengkontaminasi barang-barang komersial rendah dan risiko tertular virus yang menyebabkan COVID-19 dari paket yang telah dipindahkan, bepergian, dan terkena berbagai kondisi dan suhu juga rendah.

Adakah yang harus saya lakukan lainnya?
Langkah-langkah berikut ini TIDAK efektif terhadap COVID-2019 dan dapat berbahaya:

  • Merokok
  • Mengenakan banyak masker
  • Mengambil antibiotik

(Lihat pertanyaan-pertanyaan sebelum ini “Apakah ada obat terapi yang dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19?”)
Dalam kasus apa pun, jika Anda demam, batuk, dan sulit bernapas, cari perawatan medis sejak dini untuk mengurangi risiko terkena infeksi yang lebih parah dan pastikan untuk membagikan riwayat perjalanan Anda dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

 

Sumber: Website WHO


Ini cara anak muda penggemar dance dari Vietnam merespon wabah corona, kalo kamu?

WHO: Tanya Jawab Virus Corona COVID-19 (5)

Bagaimana cara memakai, menggunakan, melepas dan membuang masker?

  1. Ingat, masker hanya boleh digunakan oleh petugas kesehatan, perawat, dan individu dengan gejala pernapasan, seperti demam dan batuk.
  2. Sebelum menyentuh masker, bersihkan tangan dengan sabun atau air berbasis alkohol
  3. Ambil masker dan periksa apakah ada air mata atau lubang.
  4. Orientasikan sisi mana yang merupakan sisi atas (tempat strip logam berada).
  5. Pastikan sisi masker yang tepat menghadap ke luar (sisi berwarna).
  6. Tempatkan masker ke wajah Anda. Jepit strip logam atau tepi kaku masker sehingga membentuk hidung Anda.
  7. Tarik ke bawah masker sehingga menutupi mulut dan dagu Anda.
  8. Setelah digunakan, lepas masker; lepaskan loop elastis dari belakang telinga sambil menjaga masker dari wajah dan pakaian Anda, untuk menghindari menyentuh permukaan masker yang berpotensi terkontaminasi.
  9. Buang masker di tempat sampah segera setelah digunakan.
  10. Lakukan kebersihan tangan setelah menyentuh atau membuang masker – Gunakan gosok tangan berbasis alkohol atau, jika terlihat kotor, cuci tangan Anda dengan sabun dan air.

Berapa lama masa inkubasi COVID-19?

“Masa inkubasi” berarti waktu antara menangkap virus dan mulai memiliki gejala penyakit. Sebagian besar perkiraan masa inkubasi untuk COVID-19 berkisar antara 1-14 hari, paling umum sekitar lima hari. Perkiraan ini akan diperbarui saat lebih banyak data tersedia.

 

Bisakah manusia terinfeksi COVID-19 dari sumber hewan?
Coronavirus adalah keluarga besar virus yang umum pada hewan. Kadang-kadang, orang terinfeksi virus ini yang kemudian dapat menyebar ke orang lain. Misalnya, SARS-CoV dikaitkan dengan kucing luwak dan MERS-CoV ditularkan oleh unta dromedaris. Sumber COVID-19 pada hewan yang mungkin belum dikonfirmasi.

Untuk melindungi diri Anda, seperti ketika mengunjungi pasar hewan hidup, hindari kontak langsung dengan hewan dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan. Pastikan praktik keamanan pangan yang baik setiap saat. Tangani daging mentah, susu, atau organ hewani dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi makanan mentah dan menghindari konsumsi produk hewani mentah atau kurang matang.

Bisakah saya menangkap COVID-19 dari hewan peliharaan saya?
Meskipun ada satu contoh anjing yang terinfeksi di Hong Kong, sampai saat ini, tidak ada bukti bahwa seekor anjing, kucing atau hewan peliharaan apa pun dapat menularkan COVID-19. COVID-19 terutama menyebar melalui tetesan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Untuk melindungi diri Anda, bersihkan tangan Anda secara teratur dan menyeluruh.

WHO terus memantau penelitian terbaru tentang ini dan topik COVID-19 lainnya dan akan memperbarui saat temuan baru tersedia.

Sumber: website WHO

 

WHO: Tanya Jawab Virus Corona COVID-19 (4)

Siapa yang berisiko terserang penyakit parah?

Sementara kita masih belajar tentang bagaimana COVID-2019 mempengaruhi orang, orang tua dan orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker atau diabetes) tampaknya mengembangkan penyakit serius lebih sering daripada orang lain.

Apakah ada vaksin, obat atau perawatan untuk COVID-19?

Belum. Hingga saat ini, tidak ada vaksin dan tidak ada obat antivirus khusus untuk mencegah atau mengobati COVID-2019. Namun, mereka yang terkena harus mendapatkan perawatan untuk meredakan gejala. Orang dengan penyakit serius harus dirawat di rumah sakit. Sebagian besar pasien pulih berkat perawatan suportif.

Kemungkinan vaksin dan beberapa perawatan obat tertentu sedang diselidiki. Mereka sedang diuji melalui uji klinis. WHO sedang mengoordinasikan upaya untuk mengembangkan vaksin dan obat-obatan untuk mencegah dan mengobati COVID-19.

Cara paling efektif untuk melindungi diri sendiri dan orang lain terhadap COVID-19 adalah dengan sering membersihkan tangan, menutupi batuk dengan tikungan siku atau tisu, dan menjaga jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dari orang yang batuk atau bersin. (Lihat Tindakan perlindungan dasar terhadap coronavirus baru).

Apakah COVID-19 sama dengan SARS?

Tidak. Virus yang menyebabkan COVID-19 dan yang menyebabkan berjangkitnya Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) pada tahun 2003 terkait satu sama lain secara genetik, tetapi penyakit yang mereka sebabkan sangat berbeda.

SARS lebih mematikan tetapi jauh lebih tidak menular daripada COVID-19. Tidak ada wabah SARS di mana pun di dunia sejak tahun 2003.

Haruskah saya memakai topeng untuk melindungi diri saya sendiri?

Gunakan hanya masker jika Anda sakit dengan gejala COVID-19 (terutama batuk) atau merawat seseorang yang mungkin menderita COVID-19. Masker wajah sekali pakai hanya bisa digunakan sekali. Jika Anda tidak sakit atau merawat seseorang yang sakit maka Anda membuang-buang topeng. Ada kekurangan masker di seluruh dunia, jadi WHO mendesak orang untuk menggunakan masker dengan bijak.

WHO menyarankan penggunaan masker medis secara rasional untuk menghindari pemborosan sumber daya berharga yang tidak perlu dan penyalahgunaan masker (lihat Nasihat tentang penggunaan masker).

Cara paling efektif untuk melindungi diri sendiri dan orang lain terhadap COVID-19 adalah dengan sering membersihkan tangan, menutupi batuk dengan tikungan siku atau tisu dan menjaga jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dari orang yang batuk atau bersin. . Lihat langkah-langkah perlindungan dasar terhadap coronavirus baru untuk informasi lebih lanjut.


Corona boleh dijauhi, masyarakat diberi edukasi tentang cara pencegahan terjangkit wabah corona, salah satu caranya dengan musik country seperti pada video di atas, kreatif yaa ….

WHO: Tanya Jawab Virus Corona COVID-19 (3)

Haruskah saya khawatir tentang COVID-19?

Penyakit akibat infeksi COVID-19 umumnya ringan, terutama untuk anak-anak dan dewasa muda. Namun, itu dapat menyebabkan penyakit serius: sekitar 1 dari setiap 5 orang yang tertular membutuhkan perawatan di rumah sakit. Oleh karena itu sangat normal bagi orang untuk khawatir tentang bagaimana wabah COVID-19 akan mempengaruhi mereka dan orang yang mereka cintai.

Kita dapat menyalurkan keprihatinan kita ke dalam tindakan untuk melindungi diri kita sendiri, orang-orang yang kita cintai dan komunitas kita. Yang pertama dan terutama di antara tindakan-tindakan ini adalah mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh serta kebersihan pernapasan yang baik. Kedua, tetap terinformasi dan ikuti saran dari otoritas kesehatan setempat termasuk pembatasan yang diberlakukan pada perjalanan, pergerakan dan pertemuan.

Pelajari lebih lanjut tentang cara melindungi diri Anda di https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public

Siapa yang berisiko terserang penyakit parah?

Sementara kita masih belajar tentang bagaimana COVID-2019 mempengaruhi orang, orang tua dan orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker atau diabetes) tampaknya mengembangkan penyakit serius lebih sering daripada orang lain.

Apakah antibiotik efektif dalam mencegah atau mengobati COVID-19?

Tidak. Antibiotik tidak bekerja melawan virus, mereka hanya bekerja pada infeksi bakteri. COVID-19 disebabkan oleh virus, jadi antibiotik tidak berfungsi. Antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan COVID-19. Mereka hanya boleh digunakan seperti yang diarahkan oleh dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

 

Adakah obat atau terapi yang dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19?

Sementara beberapa pengobatan barat, tradisional atau rumahan dapat memberikan kenyamanan dan mengurangi gejala COVID-19, tidak ada bukti bahwa obat saat ini dapat mencegah atau menyembuhkan penyakit. WHO tidak merekomendasikan pengobatan sendiri dengan obat apa pun, termasuk antibiotik, sebagai pencegahan atau penyembuhan untuk COVID-19. Namun, ada beberapa uji klinis yang sedang berlangsung yang mencakup obat-obatan barat dan tradisional. WHO akan terus memberikan informasi terbaru segera setelah temuan klinis tersedia.

Sumber: website WHO


Bagaimana cara mencuci tangan yang benar sambil bernyanyi? Silahkan ikuti video di atas yang bisa membuat anda bersih, terhindar dari corona dan gembira perasaanya, happy deh.

WHO: Tanya Jawab Virus Corona COVID-19 (2)

Apa yang bisa saya lakukan untuk melindungi diri dan mencegah penyebaran penyakit?

Langkah-langkah perlindungan untuk semua orang.
Tetap mengetahui informasi terbaru tentang wabah COVID-19, tersedia di situs web WHO dan melalui otoritas kesehatan publik nasional dan lokal Anda. Banyak negara di dunia telah melihat kasus COVID-19 dan beberapa telah melihat wabah. Pihak berwenang di Cina dan beberapa negara lain telah berhasil memperlambat atau menghentikan wabah mereka. Namun, situasinya tidak dapat diprediksi jadi periksa secara teratur untuk berita terbaru.

Anda dapat mengurangi kemungkinan terinfeksi atau menyebarkan COVID-19 dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan sederhana:

  • Secara teratur dan menyeluruh bersihkan tangan Anda dengan gosok berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air.
    Mengapa? Mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan gosok tangan berbasis alkohol membunuh virus yang mungkin ada di tangan Anda.
  • Pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) antara Anda dan siapa saja yang batuk atau bersin.
    Mengapa? Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika Anda terlalu dekat, Anda bisa menghirup tetesan air, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut menderita batuk.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.
    Mengapa? Tangan menyentuh banyak permukaan dan dapat mengambil virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut Anda. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh Anda dan bisa membuat Anda sakit.
  • Pastikan Anda, dan orang-orang di sekitar Anda, mengikuti kebersihan pernapasan yang baik. Ini berarti menutupi mulut dan hidung Anda dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat Anda batuk atau bersin. Kemudian segera buang tisu bekas.
    Mengapa? Tetesan menyebarkan virus. Dengan mengikuti kebersihan pernafasan yang baik Anda melindungi orang-orang di sekitar Anda dari virus seperti flu, flu dan COVID-19.
  • Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda.
    Mengapa? Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.
  • Ikuti perkembangan hotspot COVID-19 terbaru (kota atau area lokal di mana COVID-19 menyebar luas). Jika memungkinkan, hindari bepergian ke tempat-tempat – terutama jika Anda adalah orang yang lebih tua atau menderita diabetes, penyakit jantung atau paru-paru.
    Mengapa? Anda memiliki peluang lebih tinggi untuk menangkap COVID-19 di salah satu area ini.

Langkah-langkah perlindungan untuk orang-orang yang berada dalam atau baru-baru ini mengunjungi (14 hari terakhir) area di mana COVID-19 menyebar.
Ikuti panduan yang diuraikan di atas (Langkah-langkah perlindungan untuk semua orang)

  • Isolasi diri dengan tinggal di rumah jika Anda mulai merasa tidak sehat, bahkan dengan gejala ringan seperti sakit kepala, demam ringan (37,3 C atau lebih) dan sedikit hidung berair, sampai Anda pulih. Jika penting bagi Anda untuk meminta seseorang membawakan Anda persediaan atau keluar, mis. untuk membeli makanan, maka kenakan masker untuk menghindari menulari orang lain.
    Mengapa? Menghindari kontak dengan orang lain dan kunjungan ke fasilitas medis akan memungkinkan fasilitas ini untuk beroperasi secara lebih efektif dan membantu melindungi Anda dan orang lain dari kemungkinan COVID-19 dan virus lainnya.
  • Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera dapatkan saran medis karena ini mungkin disebabkan oleh infeksi pernapasan atau kondisi serius lainnya. Hubungi sebelumnya dan beri tahu penyedia Anda tentang perjalanan atau kontak terbaru dengan pelancong.
    Mengapa? Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus lainnya.

Seberapa besar kemungkinan saya terkena COVID-19?

Risikonya tergantung pada di mana Anda berada – dan lebih khusus lagi, apakah ada wabah COVID-19 yang terjadi di sana.

Bagi kebanyakan orang di sebagian besar lokasi, risiko penangkapan COVID-19 masih rendah. Namun, sekarang ada tempat di seluruh dunia (kota atau daerah) di mana penyakit ini menyebar. Bagi orang yang tinggal di, atau mengunjungi, daerah-daerah ini risiko terkena COVID-19 lebih tinggi. Pemerintah dan otoritas kesehatan mengambil tindakan tegas setiap kali kasus baru COVID-19 teridentifikasi. Pastikan untuk mematuhi batasan lokal tentang perjalanan, pergerakan atau pertemuan besar. Bekerja sama dengan upaya pengendalian penyakit akan mengurangi risiko Anda terkena atau menyebar COVID-19.

Wabah COVID-19 dapat diatasi dan transmisi dihentikan, seperti yang telah ditunjukkan di Cina dan beberapa negara lain. Sayangnya, wabah baru dapat muncul dengan cepat. Penting untuk mengetahui situasi di mana Anda berada atau berniat untuk pergi. WHO menerbitkan pembaruan harian tentang situasi COVID-19 di seluruh dunia.

Anda dapat melihat info lengkapnya di https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports/

Sumber: website WHO


Video pemusik rock penggemar The Rolling Stones, merespon pandemi virus corona, kalo kamu?

WHO: Tanya Jawab Virus Corona COVID-19 (1)

Apa itu coronavirus?
Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia, beberapa coronavirus diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus corona yang paling baru ditemukan menyebabkan penyakit coronavirus COVID-19.

Apa itu COVID-19?
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang paling baru ditemukan. Virus dan penyakit baru ini tidak diketahui sebelum wabah dimulai di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019.

Apa saja gejala COVID-19?
Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini biasanya ringan dan mulai secara bertahap. Beberapa orang menjadi terinfeksi tetapi tidak mengembangkan gejala apa pun dan merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis yang mendasarinya seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mencari perhatian medis.

Bagaimana COVID-19 menyebar?
Orang dapat menangkap COVID-19 dari orang lain yang memiliki virus. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang dengan COVID-19 batuk atau buang napas. Tetesan ini mendarat pada benda dan permukaan di sekitar orang tersebut. Orang lain kemudian menangkap COVID-19 dengan menyentuh benda atau permukaan ini, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Orang-orang juga dapat menangkap COVID-19 jika mereka menghirup tetesan dari seseorang dengan COVID-19 yang batuk atau mengeluarkan tetesan. Inilah sebabnya mengapa penting untuk tinggal lebih dari 1 meter (3 kaki) dari orang yang sakit.

WHO sedang menilai penelitian yang sedang berlangsung tentang cara-cara COVID-19 tersebar dan akan terus berbagi temuan yang diperbarui.

Bisakah virus yang menyebabkan COVID-19 ditularkan melalui udara?
Studi hingga saat ini menunjukkan bahwa virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditularkan melalui kontak dengan tetesan pernapasan daripada melalui udara. Lihat jawaban sebelumnya pada “Bagaimana COVID-19 menyebar?”

Bisakah CoVID-19 ditangkap dari orang yang tidak memiliki gejala?
Cara utama penyebaran penyakit ini adalah melalui tetesan pernapasan yang dikeluarkan oleh seseorang yang batuk. Risiko terkena COVID-19 dari seseorang tanpa gejala sama sekali sangat rendah. Namun, banyak orang dengan COVID-19 hanya mengalami gejala ringan. Ini terutama benar pada tahap awal penyakit. Karena itu dimungkinkan untuk menangkap COVID-19 dari seseorang yang, misalnya, hanya batuk ringan dan tidak merasa sakit. WHO sedang menilai penelitian yang sedang berlangsung pada periode transmisi COVID-19 dan akan terus berbagi temuan terbaru.

Bisakah saya mengetahui COVID-19 dari kotoran atau tinja seseorang yang menderita penyakit ini?
Risiko menangkap COVID-19 dari kotoran orang yang terinfeksi tampaknya rendah. Sementara penyelidikan awal menunjukkan virus mungkin ada dalam tinja dalam beberapa kasus, penyebaran melalui rute ini bukan fitur utama dari wabah. WHO sedang menilai penelitian yang sedang berlangsung tentang cara COVID-19 menyebar dan akan terus berbagi temuan baru. Karena ini adalah risiko, bagaimanapun, itu adalah alasan lain untuk membersihkan tangan secara teratur, setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan.


Video di atas adalah salah satu cara warga Italy yang sedang terlanda COVID-19, pemerintahnya menetapkan kebijakan “lock down”, warga harus tinggal di rumah kecuali untuk keperluan yang sangat penting, mereka bernyanyi dan memainkan alat musik untuk mengusir rasa bosannya.

Kapan dan bagaimana cara menggunakan masker – Saran pencegahan penyakit Coronavirus (COVID-19) untuk publik

Screen Shot 2020-03-16 at 9.42.33 AM

Kapan harus menggunakan masker?

Jika Anda sehat, Anda hanya perlu memakai masker jika Anda merawat orang yang diduga terinfeksi 2019-nCoV, artinya masker penting untuk dokter dan paramedis.

Kenakan masker jika Anda batuk atau bersin.

Masker hanya efektif bila digunakan bersama dengan pembersih tangan yang sering dilakukan dengan alkohol atau sabun dan air.

Jika Anda mengenakan masker, maka Anda harus tahu cara menggunakannya dan membuangnya dengan benar.

Cara memakai, menggunakan, melepas dan membuang masker:

  • Sebelum mengenakan masker, bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun dan air.
  • Tutupi mulut dan hidung dengan masker dan pastikan tidak ada celah antara wajah dan masker Anda.
  • Hindari menyentuh masker saat menggunakannya; jika Anda melakukannya, bersihkan tangan Anda dengan alkohol atau sabun dan air.
  • Ganti masker dengan yang baru segera setelah lembab dan jangan gunakan kembali masker sekali pakai.
  • Untuk melepas masker: lepaskan dari belakang (jangan menyentuh bagian depan topeng); segera buang di tempat sampah tertutup; bersihkan tangan dengan sabun atau air berbasis alkohol.

Sumber: website WHO

Langkah-langkah perlindungan dasar terhadap coronavirus baru COVID-19

Tetap mengetahui informasi terbaru tentang wabah COVID-19, tersedia di situs web WHO dan melalui otoritas kesehatan publik nasional dan lokal Anda. COVID-19 masih mempengaruhi sebagian besar orang di Cina dengan beberapa wabah di negara lain. Kebanyakan orang yang terinfeksi mengalami penyakit ringan dan sembuh, tetapi bisa lebih parah bagi orang lain. Jaga kesehatan Anda dan lindungi orang lain dengan melakukan hal berikut:

Cuci tangan Anda sesering mungkin
Secara teratur dan menyeluruh bersihkan tangan Anda dengan gosok berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air.

Mengapa? Mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan gosok tangan berbasis alkohol membunuh virus yang mungkin ada di tangan Anda.

Pertahankan jarak sosial
Pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) antara Anda dan siapa saja yang batuk atau bersin.

Mengapa? Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika Anda terlalu dekat, Anda bisa menghirup tetesan air, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut menderita batuk.

Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut
Mengapa? Tangan menyentuh banyak permukaan dan dapat mengambil virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut Anda. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh Anda dan bisa membuat Anda sakit.

Lakukan kebersihan pernafasan
Pastikan Anda, dan orang-orang di sekitar Anda, mengikuti kebersihan pernapasan yang baik. Ini berarti menutupi mulut dan hidung Anda dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat Anda batuk atau bersin. Kemudian segera buang tisu bekas.

Mengapa? Tetesan menyebarkan virus. Dengan mengikuti kebersihan pernafasan yang baik Anda melindungi orang-orang di sekitar Anda dari virus seperti flu, flu dan COVID-19.

Jika Anda mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, cari perawatan medis sejak dini
Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda.

Mengapa? Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.

Terus update informasi dan ikuti saran yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda.
Tetap terinformasi tentang perkembangan terbaru tentang COVID-19. Ikuti saran yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda, otoritas kesehatan publik nasional dan lokal Anda atau majikan Anda tentang cara melindungi diri sendiri dan orang lain dari COVID-19.

Mengapa? Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang apakah COVID-19 menyebar di daerah Anda. Mereka ditempatkan paling baik untuk memberi nasihat tentang apa yang harus dilakukan orang di daerah Anda untuk melindungi diri mereka sendiri.

Langkah-langkah perlindungan untuk orang-orang yang berada dalam atau baru-baru ini mengunjungi (14 hari terakhir) area di mana COVID-19 menyebar
Ikuti panduan yang diuraikan di atas.
Tetap di rumah jika Anda mulai merasa tidak sehat, bahkan dengan gejala ringan seperti sakit kepala dan hidung meler, sampai Anda pulih. Mengapa? Menghindari kontak dengan orang lain dan kunjungan ke fasilitas medis akan memungkinkan fasilitas ini untuk beroperasi secara lebih efektif dan membantu melindungi Anda dan orang lain dari kemungkinan COVID-19 dan virus lainnya.
Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera dapatkan saran medis karena ini mungkin disebabkan oleh infeksi pernapasan atau kondisi serius lainnya. Hubungi sebelumnya dan beri tahu penyedia Anda tentang perjalanan atau kontak terbaru dengan pelancong. Mengapa? Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus lainnya.

Sumber: website WHO

Apa itu virus Corona (COVID-19)

Screen Shot 2020-03-16 at 8.33.36 AM

Selamat pagi pengunjung setia blog saya, mulai posting ini saya akan share banyak hal tentang COVID-19, posting pertama mengungkap apa itu virus Corona (COVID-19):

Coronaviruses (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV).

Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi pada manusia.

Virus corona adalah zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Investigasi terperinci menemukan bahwa SARS-CoV ditularkan dari kucing luwak ke manusia dan MERS-CoV dari unta dromedaris ke manusia. Beberapa coronavirus yang dikenal beredar pada hewan yang belum menginfeksi manusia.

Tanda-tanda umum infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi termasuk mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, memasak daging dan telur dengan saksama. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

Sumber: website WHO

SMKN 50 Jakarta Menjalankan Protokol Penanganan COVID-19

Screen Shot 2020-03-12 at 12.55.55 PM

Menginstruksikan kepada warga sekolah melakukan cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) lainnya seperti: makan jajanan sehat, menggunakan jamban bersih dan sehat, Olahraga yang teratur, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya.

Info protokol di institusi pendidikan selengkapnya disini.

PENANGANAN COVID-19 (VIRUS CORONA) – PROTOKOL AREA INSTITUSI PENDIDIKAN

Screen Shot 2020-03-11 at 7.38.31 AM
Ilustrasi: pixabay.com

1. Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui rencana atau kesiapan daerah setempat dalam menghadapi COVID-19.

2. Menyediakan sarana untuk cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol di berbagai lokasi strategis di sekolah sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

3. Menginstruksikan kepada warga sekolah melakukan cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) lainnya seperti: makan jajanan sehat, menggunakan jamban bersih dan sehat, Olahraga yang teratur, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya.

4. Membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin (minimal 1 kali sehari) dengan desinfektan, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, meja, keyboard dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. Memonitor absensi (ketidakhadiran) warga sekolah, Jika diketahui tidak hadir karena sakit dengan gejala demam/ batuk/ pilek/ sakit tenggorokan/ sesak napas disarankan untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memeriksakan diri.

5. Memberikan himbauan kepada warga sekolah yang sakit dengan gejala demam/ batuk/ pilek/ sakit tenggorokan/ sesak napas untuk mengisolasi diri dirumah dengan tidak banyak kontak dengan orang lain.

6. Tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi yang tidak masuk karena sakit, serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis kehadiran (jika ada). (dalam hal ini bukan kewenangan Kementerian Kesehatan untuk menetapkan, sehingga Kementerian Kesehatan tidak memberikan masukan).

7. Jika terdapat ketidakhadiran dalam jumlah besar karena sakit yang berkaitan dengan pernapasan, Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.

8. Mengalihkan tugas pendidik dan tenaga kependidikan yang absen kepada tenaga kependidikan lain yang mampu. (dalam hal ini bukan kewenangan Kementerian Kesehatan untuk menetapkan, sehingga Kementerian Kesehatan tidak memberikan masukan).

9. Pihak institusi pendidikan harus bisa melakukan skrining awal terhadap warga pendidikan yang punya keluhan sakit, untuk selanjutnya diinformasikan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

10.Memastikan makanan yang disediakan di sekolah merupakan makanan yang sehat dan sudah dimasak sampai matang.

11.Menghimbau seluruh warga sekolah untuk tidak berbagi makanan, minuman, termasuk peralatan makan, minum dan alat musik tiup yang akan meningkatkan risiko terjadinya penularan penyakit.

12.Menginstruksikan kepada warga sekolah untuk menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan, dsb).

13.Menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di lingkungan luar sekolah (berkemah, studi wisata).

14. Melakukan skrining awal berupa pengukuran suhu tubuh terhadap semua tamu yang datang ke institusi pendidikan.

15.Warga sekolah dan keluarga yang berpergian ke negara dengan transmisi lokal Covid-19 dan mempunyai gejala demam atau gejala pernapasan seperti batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas diminta untuk tidak melakukan pengantaran, penjemputan, dan berada di area sekolah.

(Informasi daftar negara dengan transmisi lokal COVID-19 dapat diakses di https://infeksiemerging.kemkes.go.id/ )