@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

MOPDB-MOS SMK Kelautan melaut pasca LULUS SMP

DARI MAKAM MBAH PRIOK KE CILINCING SET SHOLAT SUBUH

PEREGANGAN OTOT

INTRUKSI SEBELUM MELAUT

Sekitar SMKN 36 Cilincing Jakarta Utara, Juli 2010


1 Comment

Menikmati keceriaan Pendidik Perguruan Islam Dian Didaktika

team work

Bersama dengan Trainer H. Wijaya Kusumah, kami melakukan Workshop Penelitian Tindakan Kelas di Perguruan Islam Dian Didaktika Cinere Depok … suasannya seru, teman-teman Guru dan Kepala Sekolah TK, SD, SMP dan SMA merespon berbagai games dan tugas, diselingi tawa dan celetukan ramah … menjamah hati nurani pendidik utk bisa lakukan Penelitian Tindakan Kelas. Reportase Training Saya lainnya silahkan nikmati disana.


3 Comments

Seminar & Workshop Nasional PTK 2-3 Juli 2009 di UNJ-Jakarta

Bisa diperoleh di lokasi

Tema : ”Mengembangkan Potensi Unik Siswa Melalui PTK”

LATAR BELAKANG

Dewasa ini dengan adanya sertifikasi guru para guru dituntut untuk mampu meneliti. Tuntutan agar guru mampu meneliti semakin gencar dilakukan oleh pemerintah. Hal itu dibuktikan dari laporan portofolio guru yang mensyaratkan melampirkan karya tulisnya dalam sertifikasi guru dalam jabatan karena hal itulah maka guru-guru di sekolah harus dapat meneliti di kelasnya sendiri dengan tujuan memperbaiki kualitas pembelajarannya melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK sesungguhnya merupakan implementasi dari kreatifitas dan kekritisan seorang guru terhadap apa yang sehari-hari diamati dan dialaminya sehubungan dengan profesinya untuk menghasilkan kualitas pembelajaran yang lebih baik sehingga mencapai hasil belajar yang optimal.

Namun, sangat disayangkan masih banyak guru-guru di Indonesia yang belum mengenal dan belum melakukan PTK sama sekali di kelasnya sehingga tujuan dari seminar dan worshop ini adalah mengajak atau memotivasi guru yang masih enggan mengadakan penelitian karena berbagai alasan untuk dapat mengembangkan potensi unik siswa yang ada di kelasnya. Dengan mengetahui potensi unik siswa, guru menjadi semakin dekat dengan para siswanya, dan terjadilah proses interaktif di antara guru dan siswa.

Seminar dan worshop ini juga mengajak teman-teman guru untuk melangkah kepada berbagai catatan yang setelah diolah dapat mewujud menjadi suatu penelitian yang berkualitas. Melaksanakan penelitian tentang apa yang sehari-hari dilakukan oleh seorang guru yang akhirnya dapat menghasilkan suatu karya yang disebut PTK. Hal itu dapat terjadi apabila suatu urutan umum prosedur, yaitu bermula dari identifikasi masalah penelitian yang dihadapi sampai dengan laporan hasil akhirnya dicatat. Jadi, amat penting suatu prosedur ini dipahami dan ditaati oleh guru yang meneliti.

Continue reading


5 Comments

Kenapa guru taku PTK; Wijaya Kusumah SMP Lab School

Dewasa ini banyak kita jumpai para guru yang belum melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di dalam proses pembelajarannya di sekolah. Masalahnya sangat komplek, dan jawabannya ternyata ada pada diri guru itu sendiri. Belum banyak guru yang mengenal apa itu PTK. Kalaupun tahu, PTK masih dianggap sesuatu yang menakutkan. Mereka menganggap PTK itu sama dengan ketika mereka menulis skripsi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan guru belum melakukan PTK di dalam proses pembelajarannya di sekolah . Faktor-faktor itu adalah sebagai berikut :

1.Guru kurang memahami profesi guru Di dunia ini hanya ada dua profesi. Profesi guru dan bukan guru. Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Para guru hendaknya menyadari profesi mulia ini. Guru harus dapat memahami peran dan fungsi guru di sekolah. Guru sekarang bukan hanya guru yang mampu mentransfer ilmunya dengan baik, tapi juga mampu digugu dan ditiru untuk memberikan tauladan kepada anak didiknya. Anak didik kita butuh figur untuk menjadi tauladan yang tidak hanya sebatas ucapan tapi juga tindakan. Apakah kita sudah menjadi tauladan untuk anak didik kita?

Continue reading


6 Comments

Setelah Sertifikasi, LALU APA?

Saat ini isu yang masih hangat dibicarakan antar Guru di seluruh Indonesia adalah mengenai Sertifikasi
- Apa saja yang harus dipersiapkan?
- Bagaimana menghitung skornya?
- Siapa yang menilai?
- Siapa yang mengeluarkan sertifikat?
- Bagaimana untuk yang tidak lulus sertifikasi?
- Apakah harus ikut DPG (Diklat Pelatihan Guru)?
- Berapa lama DPG dilangsungkan?
- Dimana DPG diadakan?
- Kapan sertifikat dikeluarkan?
- Kapan tunjangan yang lulus sertifikasi diterima?
Mungkin Anda masih bisa menambahkan atau punya pertanyaan lainnya seputar sertifikasi.

Menurut petinggi di Ditjen PMPTK, proses sertifikasi guru di Indonesia yang direncanakan berlangsung 10 tahun akan bisa diselesaikan dalam waktu lima tahun, mengingat komposisi guru yang berijazah S1. Oleh sebab itu Anda tak perlu khawatir akan terlalu lama menunggu untuk sertifikasi, santai Saja … jika persyaratan terpenuhi anda pasti lulus, kalupun tidak … ikut pelatihan, dan lulus juga akhirnya, karena pada dasarnya ini bagian udaha pemerintah menaikkan tingkat kesejahteraan pendidik di negeri ini agar lebih jadi warga terhormat dan terdorong untuk mampu bekerja lebih profesional.

Apakah Anda termasuk kelompok yang sudah lulus sertifikasi? Selamat … !

Setelah sertifikasi, lalu apa? Menurut Drs. Karnadi, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ mengungkapkan beberapa alternatif yang dapat dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas guru, diantaranya:

1. Pendidikan Profesi.

Masih banyak guru di Indonesia yang mengajar materi pelajaran tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, atau guru yang masih lemah dalam penguasaan materi yang diajarkan. Oleh sebeb itu perlu terus diupayakan peningkatan penguasaan guru terhadap materi yang diajarkan, disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi di dunia.Pelatihan, workshop atau up grading harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan, PKG, Sanggar, MGMP dan lembaga lainnya.

2. Pendidikan Ketenagaan.

Guru harus didorong untuk berinteraksi dengan teman se profesi atau fihak-fihak lain agar saling bertukar pengalaman praktis yang dilakukan sehingga terjadi sosialisasi metode atau cara serta pengalaman dan mendapatkan umpan baik untuk lebih menyempurnakan pengalaman yang sudah dilakukan.Kegiatan ini dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan, PKG, Sanggar, MGMP dan lembaga lainnya.

3. Peningkatan Kesejahteraan.

Kesejahteraan guru tak hanya berupa gaji, insentif dan lainnya yang bersifat materi. Tatapi mencakup pemberian penghargaan profesi guru, misalnya jaminan kesehatan, jaminan hari tua, atau pemberian penghargaan dan fasilitas kepada guru. Mungkin Anda ingat Garuda pernah memberikan discount untuk pembeli tiket penerbangan kepada anggota PGRI, kedepan Pemerintah akan mendorong mitra atau perusahaan swasta untuk memberiakan apresiasi atau penghargaan terhadap guru; misalnya discount belanja buku atau alat-alat IT dan lainnya.

Nah … setelah Anda lulus sertifikasi … LALU? … Selamat berjuang saudaraku.

Wawancara dengan Drs. Karnadi, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ dilakukan saat berlangsung Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, FIP UNJ, di Pusat Bahasa Rawa Mangun Jakarta, Selasa 20 Mei 2008.


133 Comments

Laporan Penelitian Tindakan Kelas – PKn

aston-ngajar.jpgFoto di samping tampak suasana saat Pak Aston Lumbantoruan berinteraksi dengan siswa saat berproses tuntaskan Penelitian tindakan kelas.

Continue reading


78 Comments

Abstraksi PENELITIAN TINDAKAN KELAS

aston-edit.jpg

Atas perkenan Pak Aston Lumbantoruan, Saya posting Abstraksi dan Laporan Penelitian Kelas yang beliau lakukan dalam lingkup Mata Pelajaran PKn

Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 14,017 other followers