Blog Pendidik


3 Comments

Sekolah Jakarta jadi model daerah lain

“Alumni SLTA Jakarta yang kuliah di lain kota atau lain negeri selalu punya ciri khas; penampilannya rapih, bicaranya sopan, bahasa asingnya bagus, punya hobby seni atau olahraga. Karena waktu sekolah sejak TK hingga SLTA murid-murid di Jakarta terbiasa disiplin dalam berpakaian, didorong untuk aktif berorganisasi, terbiasa rapat “ini-itu”, terlatih sopan karena biasa bicara sopan di sekolah, menguasai seni atau salah satu cabang olahraga karena wajib ikut ekskul setelah pulang sekolah dan rajin ikut kompetisi hingga ke tingkat internasional”

Istri: “Pa, tolong bantu siapkan gelas untuk minuman berbuka.”

Owh, rupanya saya mimpi dalam lelap sebentar sebelum berbuka puasa, kapan terakhir anda bermimpi?

Advertisements


Leave a comment

Eh, dapet salam dari Persekusi, apakah dia seksi?

Sejak kemarin saya sensi mendengar kata persekusi, yang menurut kkbi, begini artinya:

per·se·ku·si /pérsekusi/ v pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas;


me·mer·se·ku·si v menyiksa, menganiaya: tanpa memikirkan lagi keadilan atau kemanusiaan, mereka ~ lawan politiknya bagai iblis


Ini ekses dari penggunaan sosial media dan kelemahan kemampuan literasi media warga negara yang gejala awalnya ditandai dengan penyebaran berita yang tak jelas sumbernya di group-group sosial media seperti whatsup, line, telegram, lalu kemudian bergeser ke platform facebook, instagram, twitter, dsb.

Terlalu sering membaca berita yang sama berkali-kali tanpa mengkonfirmasi dari sumber-sumber berita yang bisa dipercaya membuat seseorang percaya terhadap sesuatu lalu menyimpulkan hal itu jadi kebenaran dan kemudian merespon sesuai pemahaman dan kebutuhannya sendiri.

Kemudian dia ingin mengetahui reaksi orang lain terhadap respon dirinya tentang suatu masalah dengan cara mengunggah di sosial media, yang mungkin tak diduga menimbulkan korban.

Saya mencatat banyak korban dari kalangan artia/selebritis, pejabat, penjahat dan bisa siapa saja. Ada yang membiarkan dirinya menjadi korban dengan menganggap dirinya makin terkenal karena makin banyak haters sebagai resiko kepopulerannya.

Ada selebritis yang mengerahkan “orangnya” untuk mencari pelaku yang telah menyinggung perasaan dirinya lewat unggahan foto, meme, status atau kicauan sosial media. Hasil perburuan diposting di akun sosial media sang seleb dan pelaku menyatakan permintaan maaf di akunnya. Apakah itu termasuk persekusi?

Ada peristiwa dimana pendukung seorang tokoh tak terima atau tersinggung dengan gambar atau pernyataan unggahan penduduk negeri hingga dilaporkan ke polisi dan pelaku yang mengunggahnya ditangkap polisi, kasus itu tak berlanjut karena sang tokoh memaafkan kelakuan pelaku.

Kamu sudah kenalan sama persekusi? 


6 Comments

Sekolah susah cari guru berprestasi

Prestasi adalah suatu pencapaian dari hasil kerja keras yang dilakukan secara berkelanjutan dalam sukacita, bahagia walau banyak yang menilainya “aneh”  dan tak biasa

il_340x270.899242844_duzrPada suatu ketika, ada surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten berisi permintaan pengiriman nama peserta seleksi guru berprestasi tingkat Kabupaten, selanjutnya Kepala Sekolah memanggil beberapa guru yang dinominasikan untuk menjadi utusan sekolah dengan batas waktu pengiriman nama dua hari ke depan, inilah jawaban mereka;

Guru A: Mohon maaf Pak, Saya sudah terlalu sepuh untuk ikut kompetisi itu.
Guru B: Mohon maaf Pak, Saya sudah pernah ikut beberapa tahun yang lalu.
Guru C: Mohon maaf Pak, mendadak sekali, Saya tidak siap.
Guru D: Mohon maaf Pak, Saya masih golongan III A, yang senior masih banyak.
Guru E: Mohon maaf Pak, Saya merasa belum berprestasi.
Guru F: Mohon maaf Pak, Saya sudah pernah juara tingkat propinsi, yang lain saja.
Guru G: Mohon maaf Pak, terlalu banyak berkas harus disiapkan, Saya tak siap.
Guru H: Mohon maaf Pak, Saya fokus jadi panitia PPDB.
Guru I: Mohon maaf Pak, Saya sibuk kegiatan semesteran.
Guru J: Mohon maaf Pak, kalau hadiahnya umroh saya mau.
Guru K: Mohon maaf Pak, Saya cuma guru honor.
Guru L: Mohon maaf Pak, nilai kinerja saya rendah, yang tertinggi saja lebih baik.
Guru M: Mohon maaf Pak, Saya sering Bapak omelin, itu artinya Saya belum pantas.
Guru N: Mohon maaf Pak, Saya lelah karena baru selesai penataran selama seminggu.
Guru O: Mohon maaf Pak, Saya enggan melakukan perjalanan 6 jam ke kabupaten untuk ikut kegiatannya.

Maka, sekolah itu tak mengirim perwakilan untuk ikut seleksi guru berprestasi (gupres) tingkat kotamadya, seandainya;

– Sekolah mengadakan pemilihan guru berprestasi yang dinilai oleh guru, tata usaha, murid, perwakilan orang tua dan pengawas sekolah setiap tahun dengan hadiah yang pantas seperti umroh, wisata ke luar negeri, sepeda motor, laptop, ipad, eksternal harddisk, maka yang terpilih secara otomatis mewakili sekolah untuk pemilihan gupres tingkat kotamadya. Sekolah bisa bekerja sama dengan sponsor, mitra atau alumni untuk membiayai kegiatan ini.

– Pemerintah memberi penghargaan yang pantas kepada juara gupres tingkat kecamatan, kotamadya, propinsi, hingga tingkat nasional, berupa rumah, pergi haji, umroh, wisata ke luar negeri, mobil, sepeda motor, laptop, ipad, eksternal harddisk, dsb. Pemerintah bisa bekerja sama dengan sponsor, mitra atau alumni untuk membiayai kegiatan ini.

– Persyaratan peserta cukup dengan bukti file digital, tak perlu dicetak hingga membutuhkan biaya yang banyak, untuk konfirmasi keaslian dokumen bisa dilakukan saat wawancara.

– Standar penilaian gupres harus dibuat sedemikian rupa sehingga benar-benar mampu menghasilkan juara guru berprestasi yang memang benar-benar berprestasi, jangan hanya menjadi program rutin setiap tahun, jika prestasinya belum pantas diapresiasi tak perlu dipaksakan ada juara gupres, hal ini bisa jadi bahan instrospeksi tentang pembinaan guru yang sudah dilakukan dan rencana pembinaan guru ke depan agar dihasilkan buru-guru yang bermutu.

– Pemerintah perlu mencari cara dan mengubah citra agar guru terpacu mengikuti kompetisi gupres, seperti atlit olimpiade yang rela latihan bertahun-tahun untuk mengikuti kompetisi tingkat dunia, negara rela membiayai latihan atlitnya untuk bisa berprestasi di tingkat dunia … bagaimana caranya agar seleksi gupres itu menjadi ajang terhormat bagi guru, sehingga sekolah rela membina gurunya untuk bisa membawa nama baik sekolah dan guru yang dipilih pun dengan suka cita dan bangga menerima tugas itu, dinas pendidikan hingga kementrian pasti memiliki tenaga ahli yang bisa merubah pencitraan kompetisi gupres jadi kegiatan terhormat dan diminati guru negeri ini.

Apakah anda sudah pernah ikut seleksi gupres? apa pendapat anda tentang kegiatan itu?


3 Comments

Masih suka seragam?

 

Kenapa kampung warna-warni banyak yang suka dan jadi objek kunjungan wisata banyak orang di Malang? Mungkin banyak dari kita yang bosen puluhan tahun berseragam dan melihat warna yang sama; putih-merah, putih-biru, putih-abu”, jaket almet yg sama, bahkan setelah sarjana naik motor pake jaket yang sama pula. Kreasi mewarnai rumah saat ini ternyata menyenangkan dilihat … karena pernah ada masa dimana cat pagar rumah pun harus seragam, menurut kamu?


3 Comments

Sekolah membagauskan budaya, naikkan mutu hidup generasi muda

Screen Shot 2017-05-18 at 10.15.39 AM

Teman dan sahabat,
Coba ingat pengalaman kita belajar di sekolah dan perguruan tinggi, berapa banyak kegiatan selama anda jadi murid dan mahasiswa yang membuat anda jadi merasa lebih berbudaya?

Jika budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Berapa banyak kegiatan zaman dulu yang dilakukan bersama kelompok di kelas kita yang menghasilkan suatu karya atau suatu cara hidup untuk berkembang? Tugas-tugas kelompok ketika sekolah biasanya berujung dengan laporan yang dicetak dan dipresentasikan di depan kelas dan kemudian mendapat nilai dari guru.

Jika sebagai guru, hari-hari ini anda masih memberi tugas murid untuk mencetak laporan murid artinya anda masih sama dengan guru-guru empat puluh tahun yang lalu, apalagi tugas-tugas anda buat murid hanya sekedar merespon mata pelajarn yang anda ajarkan di kelas dan sangat tak terasa hubungannya dengan kehidupan nyata yang berkembang di sekitar kita sat ini.

Bagaimana seharusnya?

Tugas-tugas pelajaran di sekolah seharusnya dihubungkan dengan berbagai situasi yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari dan menimbulkan strategi dari murid untuk mampu menyikapi stuasi dengan cara-cara yang berbudaya yang dalam jangka panjang menumbuhkan karakter yang baik dari murid sekolah.

Resume atau laporan didokumentasikan dalam bentuk narasi yang tak perlu lagi dicetak, tetapi diunggah dalam bentuk blog, video, foto yang akan meninggalkan jejak transaksi budaya di sekolah yang dilakukan guru dengan murid di sekolah itu.

Guru menilai proses kerjasama dan hasil dari dokumenasi digital yang bisa dilihat oleh orang sedunia di blog, youtube dan bisa dicari di google himgga puluhan tahu ke depan.

Video di atas adalah salah satu contoh bentuk pembelajaran yang mendorong murid bersama kelompoknya belajar menyusun rencana, bermufakat, menentukan skenario, merekam gambar, melakukan editing hingga mengunggah video ke youtube. Proses pembelajaran yang hasilnya bisa dinikmati hingga puluhan tahun, sementara jika hanya dicetak tugas kelompoknya langsung hilang tak berbekas, hanya nilai di raport yang bisu tak bersuara dan tanpa gambar.

Bagaimana dengan anda?


Leave a comment

Mendokumentasikan dokumentasi

Video di atas adalah cuplikan kegiatan saya bersama anak-anak muda yang hebat Tim DPF (Djalaludin Pane Foundation) di Cisarua Bogor 8 Mei 2017 dalam upaya mempersiap strategi yang tepat beraksi mendorong pendidikan yang bermutu di Labuhan Batu Selatan Sumatera Utara, miss u all Guys … teruslah semangat menebar kebaikan, reportase lebih lengkap bisa disimak disini. 


Leave a comment

Nyanyi Monokrom bareng Tulus kuuuy

Tiba-tiba Saya suka liat video lagu ini, nyanyi bareng Tulus du yaaa …

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi
Warna bajumu kala itu
Kali pertama di hidupku
Manusia lain memelukku

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi
Wangi rumah di sore itu
Kue coklat balon warna warni
Pesta hari ulang tahunku

Dimanapun kalian berada
Ku kirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku
Dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku

Lembaran foto hitam putih
Kembali teringat malam
Ku hitung-hitung bintang
Saat mataku sulit tidur
Suaramu buat ku lelap

Dimanapun kalian berada
Ku kirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku
Dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku

Kita tak pernah tahu
Berapa lama kita diberi waktu
Jika aku pergi lebih dulu
Jangan lupakan aku
Ini lagu untukmu
Ungkapan terima kasihku

Lambang monokrom hitam putih
Aku coba ingat warna demi warna di hidupku
Tak akan ku mengenal cinta
Bila bukan karna hati baikmu


2 Comments

Membayangkan Sekolah Full Day tanpa Ujian Nasional

cover_ciriekskulkeren

Pagi hari, murid datang ke sekolah dalam riang gembira, kegiatan diawali dengan olahraga senam aerobik diiringi musik gembira yang dipandu oleh aktifis kegiatan ekstra kurikuler senam aerobik yang sudah dilatih oleh profesional, berlanjut dengan sarapan pagi bersama, murid dan guru membersihkan diri mengganti pakaian olahraga dengan pakaian lain untuk belajar mengajar kecuali yang jadwalnya pelajaran olahraga. Murid belajar hingga waktu sholat dhuhur.

Di Masjid Sekolah aktifis Rohis yang piket sudah bersiap lebih dulu membereskan masjid, menyiapkan sound system, dsb. Murid yang menjadi petugas pemberi ceramah, mengkaji al qur’an atau kuliah tujuh menit (kultum) sudah menyiapkan diri. Muadzin, iqomah dilakukan oleh murid, ada murid sebagai pembawa acara (MC) yang melaporkan kas masjid sekolah, info kegiatan Masjid, Rohis dan nama petugas kultum hari ini dan besok atau info lainnya.

Murid yang beragama lain berkumpul di ruang berbeda melakukan doa, kajian kitab suci atau diskusi sesuai agama yang dianutnya dibimbing oleh guru yang beragama sama.

Setelah sholat murid-murid dan guru menikmati makan siang di kantin atau bekal yang mereka bawa sendiri sambil mendengar musik lembut dari audio terpusat sekolah dengan penyiar atau host seorang murid yang bertugas bergantian setiap hari. Setelah itu mereka kembali belajar hingga waktu sholat ashar.

Murid yang beragama lain berkumpul di ruang berbeda melakukan doa, kajian kitab suci atau diskusi sesuai agama yang dianutnya dibimbing oleh guru yang beragama sama.

Di Masjid Sekolah aktifis Rohis yang piket sudah bersiap lebih dulu membereskan masjid, menyiapkan sound system, dsb. Murid yang menjadi petugas pemberi ceramah atau kuliah tujuh menit (kultum) sudah menyiapkan diri. Muadzin, iqomah dilakukan oleh murid, ada murid sebagai pembawa acara (MC) yang melaporkan kas masjid sekolah, info kegiatan Masjid, Rohis dan nama petugas kultum hari ini dan besok atau info lainnya.

Selesai sudah kegiatan belajar, selesai sholat semua murid berganti pakaian sesuai pilihan kegiatan ekstra kurikuler yang diminati, ada yang berbaju pencak silat, karate, futsal, bulu tangkis, penari, peneliti, juru masak, basket, renang, pilot (aeromodeling), marching band, pencinta alam, dan berbagai kostum sesuai kegiatan yang diminati.

Kelas-kelas dan halaman sekolah meriah dengan atraksi dan interaksi kelompok-kelompok ekskul, apalagi ketika ekskul tertentu akan mengikuti kompetisi atau festival, latihan mereka jadi lebih serius untuk mengejar target yang telah disepakati.

Matahari tenggelam, murid-murid mandi di sekolah berganti pakaian untuk bersiap sholat magrib bersama di masjid sekolah. Aktifis Rohis yang piket sudah bersiap lebih dulu membereskan masjid, menyiapkan sound system, dsb. Murid yang menjadi petugas pemberi ceramah atau kuliah tujuh menit (kultum) sudah menyiapkan diri. Muadzin, iqomah dilakukan oleh murid, ada murid sebagai pembawa acara (MC) yang melaporkan kas masjid sekolah, info kegiatan Msjid, Rohis dan nama petugas kultum hari ini dan besok atau info lainnya.

Murid yang beragama lain berkumpul di ruang berbeda melakukan doa penutup kegiatan hari itu, kajian kitab suci atau diskusi sesuai agama yang dianutnya dibimbing oleh guru yang beragama sama.

Murid-murid pulang dengan rasa senang, keringat di badan, sudah bersih berganti segar dan wangi setelah mandi di sekolah, tak perlu mengerjakan Pekerjaan rumah karena semua pekerjaan sudah diselesaikan di sekolah, tiba di rumah murid-murid bercengkerama denga orang tua dan adik kakak, hingga tiba saatnya beristirahat.

Sekolah harus memiliki sarana ibadah berupa masjid yang bisa menampung semua murid, kamar mandi harus cukup banyak untuk mempercepat murid membersihkan diri setelah berolahraga pagi dan melakukan kegiatan ekstra kurikuler sebelum sholat magrib.

Sekolah jadi seperti rumah kedua dari anak-anak negeri, mereka bergembira bersama teman sebaya didampingi guru-guru untuk mengotimalkan bakat dan minat yang bisa jadi andalan hidup di massa depan, yang punya prestasi luar biasa akan mewakili negera untuk kompeyisi tingkat dunia seperti olimpade atau eksebisi seni di luar negeri. Fasilitas makan siang, ketersidaan menu di kantin dan sarana lainnya harus mendukung semua kegiatan siswa sepanjang hari di sekolah.

Bayangkan, semua murid di sekolah berpartisipasi sebagai pemandu atau instruktur senam, menyiapkan dan jadi pelaksana sholat tiga kali sehari di sekolah yang jumlahnya bisa lebih dari sepuluh orang murid setiap hari, buat sekolah yang manganut agama berbeda bisa menyesuaikan dengan ritual atau cara ibadahnya masing-masing, belasan murid yang mengoperasikan radio sekolah dengan musik pilihan saat jam istirahat. Semua murid terlibat kegiatan ekstra kurikuler yang wajib diikuti murid setiap hari.

Dinas Pendidikan atau Pemerintah Daerah harus menyelenggarakan kompetisi berbagai kegiatan yang bisa menyalurkan aktifis ekskul di sekolah untuk uji kebolehan atau mengukur kemampuan hasil latihan di sekolah, hal ini bisa memunculkan anak-anak negeri yang berbakat untuk banyak cabang olahraga yang bisa dibina menjadi atlit nasional berbagai cabang olahraga hingga juara olimpiade.

Murid-murid Kelas terakhir seperte Kelas 6, 9 dan 12 diberikan treatmen khusus bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, untuk murid SD, SLTP dan SLTA yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi mendapat pengayaan materi pelajaran untuk bisa menembus seleksi masuk ke sekolah pada jenjang yang lebih tinggi, kegiatan pengayaan materi dilakukan seminggu empat hari, yang satu hari murid tetap melakukan kegiatan ekskul sesuai minat seperti olahraga dan seni agar tetap terjaga kesehatan jasmani dan mental mereka.

Kelulusan ditentukan oleh Rapat Dewan Guru dengan kriteria karakter atau moral yang baik dan prestasi murid sesuai pilihan atau minat ekskulnya. Bakal terjadi seorang murid yang lulus dengan produktifitas sangat memuaskan yang telah mampu menghasilkan banyak film pendek dan menjadi juara festival film tingkat internasional, tetapi memiliki nilai matematika yang kurang memuaskan, atau murid yang punya kemampuan public speaking sangat bagus karena terbiasa menjadi penceramah di Masjid Sekolah, di hadapan teman yang sama agamanya, kemudian menjadi aktifis di organisasi ekskul, OSIS, dan setelah dewasa menjadi pengurus partai dan terpilih menjadi pemimpin yang dihormatri rakyatnya. Mungkin nanti kita terbiasa menjumpai murid jago olahraga beladiri yang telah menjuarai kompetisi tingkat dunia termasuk olimpiade, tapi tak mampu mendapat nilai ujian bahasa atau matematika yang baik.

Betapa dahsyatnya, negeri yang berpenduduk lebih dari seperempat milyar ini menguasai berbagai cabang olah raga dan memiliki banyak bintang-bintang di dunia seni musik, penyanyi, pesulap, penulis, pelukis, pembuat film dan sebagainya, menurut anda?


Leave a comment

Meneliti diri sendiri setelah pengumuman ujian sekolah

20150910140158-sekolah-di-palembang-diliburkan-gara-gara-asap-makin-berbahaya-001-nfi-2

Teman dan sahabat,

Perhatikan setelah pengumuman kelulusan, berapa persen murid anda yang datang ucapkan terima kasih? setelah usaha membimbing dan mengasuhnya bertahun-tahun dengan penuh cinta yang tulus?

Hampir semua murid anda mengucapkan terima kasih setelah pengumuman!! Anda pasti guru yang hebat dan murid-murid anda adalah anak-anak yang hebat, luar biasa atau sebagai guru anda telah berhasil mendidik mereka menjadi pribadi yang tahu berterima kasih.

Hampir tak ada murid anda yang mengucapkan terima kasih setelah pengumuman? Mungkin murid-murid anda sedang bingung semua merencanakan mau kemama setelah lulus ujian? atau murid anda tak merasa bahwa anda peduli terhadapnya.

Ada yang tak peduli, apakah murid mengucapkan terima kasih atau tidak setelah pengumuman kelulusan, mereka ikhlas saja mendidik dengan baik untuk mengantarkan murid ke kehidupan yang sejahtera.

Ada yang mengamati bahwa ternyata sangat sedikit sekali murid yang berterima kasih padanya setelah lulus, oleh sebab itu dia tak terlalu serius mendidik muridnya, tetapi dia  tak bekerja asal-asalan, tetap berusaha memberikan yang terbaik, tetapi secara serius menyisihkan waktu dan perhatiaannya untuk mengembangkan diri sendiri sebagai pribadi sehingga guru itu produktif menghasilkan karya berupa buku, lukisan, musik, teater, lagu, novel, blog, dsb atau bisnis dan usaha yang bikin hidup lebih sejahtera.

Bagaimana dengan anda?


6 Comments

Generasi micin

Generasi micin itu
yang dikandung ibunya
yang entah siapa bapaknya
dilahirkan tak jauh dari tanggal nikah orang tuanya

Generasi micin itu
yang dibesarkan neneknya
karena ibu sibuk kesana sini
ayahnya bekerja tak jelas

Generasi micin itu
maunya di sekolah gratis
plus jatah uang kartu pintar
tapi tak mau belajar dan malas sekolah

Generasi micin itu
tak tahu untuk apa sekolah
dia cuma ikutan teman-teman seumur berseragam
di sekolah pun dia cuma ikutan

Generasi micin itu
yang diantar kakeknya ke sekolah
entah kemana perginya setelah itu
karena dia tak ada di kelas, cuma ada teman di kursi sebelah

Generasi micin itu
memaksa dibelikan motor sama orang tuanya
walau tahu ayahnya entah dimana
sementara ibunya cuci setrika di tetangga

Generasi micin itu
mengancam tak mau sekolah
jika tak dibelikan motor
orang tuanya tak mampu, dia berhenti sekolah

Generasi micin itu
yang jika sekolah maunya libur
dan saat libur lama maunya sekolah
karena tak dapat uang buat transport dan jajan

Generasi micin itu
motor kredit dibayar keringat orang tua
dipakai jemput dan antar gebetan
buat status tak jomlo lagi alias sudah jadian

Generasi micin itu
yang browsing “cara pakai seragam sekolah supaya tak ketahuan hamil”
karena ada guru yang sensi, dia ketahuan dan mengaku hamil
lalu berhenti sekolah karena bayi tak lagi bisa nyempil

Generasi micin itu
yang belum ada pengumuman kelulusan
sudah gembira corat coret baju
karena sudah tahu pasti lulus

Generasi micin itu
yang suka naik motor bertiga
lewatkan malam hingga pagi
di pinggir jalan, di atas jembatan

Generasi micin itu
yang main bola di dalam ruangan
sambil taruhan uang pakai uang jajan
menunggu keringat kering di samping lapangan sambil merokok barengan

Generasi micin itu
rajin ibadah dan pengajian kemana-mana
setelah menghadap pencipta
dia menghadap pembunuh berwujud asap

Generasi micin itu
yang mau aja ditipu pakai kaos & baju seragam
plus sedikit recehan serta musik dangdut
lalu memilih orang yang memberi

Generasi micin itu
yang kawin dan bercerai berkali-kali
banyak anak seperti tak peduli
karena sekolah dan berobat gratis selalu

Generasi micin itu
…………………
………………….


lanjutin deh


2 Comments

Apakah Siti Aisyah tersangka pembunuh Kim Jong-Nam punya teman namanya Sotoy?

 

Teman dan Sahabat.

Andai Siti berjumpa guru SD yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik. 

Andai Siti melanjutkan sekolahnya ke SMP dan berjumpa guru SMP yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik. 

Andai Siti melanjutkan sekolahnya ke SLTA berjumpa guru SLTA yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik … Eh, apakah masih ada guru SLTA yang menanamkan karakter macam ini?.

Andai Siti melnjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi, berjumpa Dosen yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik … Eh, apakah masih ada Dosen yang menanamkan karakter macam ini?.

Itu semua diluar jangkauan saya, saat ini saya sedang melakukan: Andai murid yang tamat SMP, bisa saya tumbuhkan karakter punya kemauan buat melakukan yang terbaik, tak takut dibilang banci kalau tak merokok (padahal kalau kamu main ke komunitas banci, liat deh … Apakah mereka merokok?), tetap merasa jadi orang hebat walau tak merokok.

Mungkin saya bisa menyelamatkan Siti dan Sotoy yang lain?, menurut kamu?


Leave a comment

Nyanyi Gemu fami re bareng Jamaica Cafe, kuuuy

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le’le luk ele rebin ha

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le’le luk ele rebin ha

La le le luk sila sol
Mi fa mi fa sol
Le’le tiding fa fa
Rebing mude mi

Do do do do mi do mi do gemu fa mi re
ele le… ele le…
la le le luk sila sol
mi fa mi fa sol
le’le tiding fa fa
Rebing mude mi
Do do do do mi do mi do gemu fa mi re (Mmm… Manis)

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le’le luk ele rebin ha

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le’le luk ele rebin ha

Putar ke kiri e…
Nona manis putarlah ke kiri
ke kiri ke kiri ke kiri dan ke kiri ke kiri ke kiri ke kiri manis e..
Sekarang kanan e..
Nona manis putarlah ke kanan
ke kanan ke kanan ke kanan dan ke kanan ke kanan ke kanan ke kanan manis e..


Leave a comment

Antara pelupa dan tak peduli

oplosan

Anak-anak muda mati setelah berpesta minuman keras (miras) oplosan, pengguna narkoba mati over dosis setelah pesta narkoba, pengedar narkoba mati ditembak aparat saat penangkapan, pengedar yang dipenjara memenuli penjara, penduduk yang mati karena merokok, sejak saya sekolah di SMP tahun 1977 tawuran pelajar sudah sering terjadi dan menyebabkan kematian banyak anak berseragam, dsb. Anak-anak sekolah yang jadi korban kecelakaan lalu lintas karena ketiadaan angkutan umum sehingga mereka ke sekolah membawa kendaraan bermotor.

Beritanya berkelebat di media cetak dan televisi, tapi kemudian sepertinya semua lupa, hingga terjadi lagi, ada yang mati karena sesuatu yang tak seharusnya (atau memang sudah takdir?).  Kecelakaan sepeda motor, tawuran, miras, kembali menelan korban, anak-anak muda mati sia-sia. sejenak kita  terhenyak, kemudian seperti lupa atau tak peduli terhadap masalah tawuran, miras, ketiadaan angkutan umum.

Kenapa tak dicari cara yang bisa membuat pelajar enggan melakukan tawuran, apakah mau dengan pendekatan agama, olah raga, militer, hukum, psikologi atau apapun … silahkan deh, yang penting semua sadar bahwa tawuran ga boleh ada lagi, jika ternyata ada yang tmembawa senjata, melakukan tawuran hingga menyebabkan kematian harus dihukum, pasalnya banyak di KUHP, atau jika mereka masih anak-anak tetapi suka berkelahi, kenapa tidak dilokalisir di sebuah pulau dengan diberi kegiatan belajar bela diri, menggunakan senjata tajam, kompetisi, berburu atu apa saja yang membuat hobbynya tersalurkan. Apakah orang tua yang tidak mendidik anaknya dengan baik sehingga menyebabkan kematian anak orang lain bisa dihukum dan dipenjara?

Bukankah semua gur berpendidikan sarjana, kenapa pula tak mampu atau kalah oleh pelajar yang umurnya belasan? Karena takut atau tak peduli? Mungkin ada yang mau galak tapi takut dipolisikan, melanggar HAM dan beraneka alasan yang endingnya jadi tak peduli. Begitu pandaikan anak sekolah menyembunyikan clurit sehingga orang tua, guru, polisi atau semua orang dewasa bisa dikibuli oleh pelajar?

Tentang miras, apakah pembuat miras oplosan tidak bisa dihukum berat karena perbuatannya telah menimbulkan banyak kematian? Penjual miras oplosan harusnya dipenjara supaya bisa jadi pelajaran buat penjual yang lain.  Lucunya, kenapa pula anak-anak muda itu terlalu bodoh mau meminum sesuatu yang tidak jelas terbuat dari apa, padahal negeri ini berlimpah air, teh, kopi, juss, atau apa saja yang menyehatkan.

Jika ada anak sekolah yang mati karena kecelakaan sepeda motor diperjalanan pergi ataupulang ke sekolah, siapa yang bertanggung jawab? orang tua yang memberikan motor kepada anaknya? Kepala Sekolah atau guru yang membiarkan murid membawa motor? atau Kepala Daerah yang tidak bisa menyediakan angkutan umum  buat warganya?

Kalau kejadian di atas terluang lagi, sesungguhnya kita itu pelupa atau tak peduli? hingga anggota keluarga kita mengelami kejadian itu? menurut kamu?


2 Comments

Ramalan jitu seorang guru tentang gubernur baru

Screen Shot 2017-04-19 at 4.14.20 PM

Seorang guru yang mengajar matematika di SMKN 50 Jakarta menulis di blognya yang diposting pada tanggal 2 April 2017 telah meramalkan hasil pilkada yang berlangsung di ibukota sebuah negeri, remalan itu bisa disimak disini. Kamu pernah meramal apa? dan ditulis dimana?


Leave a comment

Andai ganja dilegalkan seperti rokok

Temen dan sahabat,

Perhatikan di sekitar anda, sejak matahari belum terbit … amati orang-orang di sekitar anda, berapa banyak perokok yang anda jumpai … hingga malam hari, bahkan lewat tengah malam, perhatikan orang-orang di sekitar anda, pernahkan anda menghitung jumlah perokok yang anda jumpai sepanjang satu hari?.

Saya tinggal di Jakarta Timur, sejak matahari belum terbit saya sudah menjumpai banyak orang yang berjalan sambil menghisap rokok, mengendarai motor, mengendarai mobil sambil hisap benda putih 9 cm, duduk di tepi jalan menunggu angutan umum atau jemputan sambil merokok, pelajar bercelana biru berjalan atau kendarai motor sambil menjepit benda putih di jarinya dan menghisap asap.

Ketersedian rokok sangat banyak di sekitar kita, itu legal … walau ada peraturan tak boleh menjual rokok dekat sekolah, tapi siapakah yang peduli dan pernahkan anda melihat pedagang rokok dekat sekolah diberi tindakan oleh aparat, yang barangkali ini tugas satpol PP dan aparat kelurahan untuk beraksi, karena mereka yang tahu keadaan detail di wilayahnya.

Silahkan ketik kata kunci pencari “perokok kecil” di youtube atau google, berapa banyak video dokumentasi anak kecil negeri ini yang merokok?

Andai ganja di legalkan, saya membayangkan betapa makin banyak penduduk negeri ini yang kecanduan asap dan membuatnya tak produktif dan penyakitan, menurut kamu?


Leave a comment

Mengatasi tawuran pelajar


Teman dan sahabat.

Ada sekolah yang saat masuk bayarnya mahal hingga puluhan juta dan biaya bulanannya jutaan rupiah selalu banyak peminat karena salah satu hal yang ditanamkan adalah kejujuran, pelajar yang menyontek saat ulangan harian kena sangsi dikeluarkan dari sekolah, karakter murid juga ditumbuhkembangkan ke arah yang baik, tawuran berakibat yang sama.

Sekolahmu masih sering tawuran? Pasti pelakunya dibiarkan terus bersekolah, tak diberi sangsi bahkan mengajak teman yang lain, karena ada tantangan berbonus adrenalin yang bikin candu.

Pelajar yang tawuran & menyebabkan kematian harus dikeluarkan dari sekolah, dihukum penjara di penjara anak dengan pasal rencana pembunuhan (kalo mereka janjian untuk tawuran & siapkan alat untuk tawuran) termasuk membawa senjata tajam, orang tuanya dipenjara juga karena gagal mendidik anak, sekolahnya tidak boleh menerima murid baru karena tak bisa menanamkan katakter baik, guru”nya di pindah ke sekolah yang membutuhkan, coba lihat efeknya.

Sekolah tidak boleh menerima murid baru akan menjadi terapi yang dahsyat buat guru-guru di sekolah itu, karena guru akan berkurang jam mengajarnya yang akan berdampak tak bisa dipenuhi persyaratan penerimaan tunjangan sertifikasi. Larangan menerima murid baru akan menjadi pelajaran bahwa semua guru harus ikut serta mendidik karakter murid sehingga tak melakukan pelanggaran hukum, karena faktanya di sekolah hanya sedikit guru yang ikut serta membina karakter murid, alasannya beragam; diantaranya karena sudah ada guru pembina dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang diberikan tugas khusus serta tunjangan untuk membina murid, ada juga yang merasa tak mau ikut campur tugas guru pembina, sehingga guru hanya mengajar di kelas saja, hampir tak ada interaksi guru dan murid di luar pelajarannya di dalam kelas.

Sangsi larangan menerima murid baru akan mendorong guru-guru dan kepala sekolah lebih bekerja keras membina karakter murid, mengoptimalkan peran serta semua warga sekolah sehingga karakter murid terbentuk baik dan meluluskan alumni yang bisa dibanggakan.

Sekolah harus melibatkan orang tua membentuk karakter anaknya, orang tua harus secara rutin memeriksa isi tas anaknya (bisa dilakukan saat anaknya tidur atau sedang ke luar rumah), hal ini perlu dilakukan untuk mencegah anaknya membawa senjata tajam, rokok, narkoba atau benda-benda yang tidak seharusnya dibawa anak sekolah. Saat awal tahun ajaran wali kelas mengundang semua orang tua perwaliannya untuk melakukan pendataan, termasuk no kontak ayah, ibu, atau orang-orang terdekat murid yang bisa segera dihubungi jika ada keperluan. Pertemuan orang tua dan wali kelas juga diperlukan untuk lebih memahami karakter anak dihubungkan dengan karakter orang tuanya, hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya masalah dan penyelesaian masalah murid tersebut.

Saat pertemuan walikelas dengan orang tua murid, ditandatangani pernyataan bermaterai dari murid yang diketahui oleh orang tua berisi pernyataan akan mematuhi tata tertib, dan bersedia dikeluarkan jika melanggar tata tertib, terutama yang sangat krusial seperti; tawuran, kekerasan terhadap warga sekolah, mengedarkan narkoba, mencuri, asusila (hamil, menghamili teman sekolah, pemerkosaan, dsb) di sekolah.

Menurut kamu?


4 Comments

Cara kreatif merayakan hari kartini di sekolah

bareng - bareng
Teman-teman dan sahabat.

Silahkan review perjalanan sekolah anda, bagaimanakah perayaan hari kartini di sekolah anda? Umumnya hari kartini dirayakan dengan cara semua murid dan guru mengenakan pakaian daerah atau kebaya plus upacara atau pentas seni. Apakah sesungguhnya prestasi kartini sehingga perlu diingat dan dirayakan hingga kini?

Kartini sering menulis surat kepada sahabatnya wanita Belanda berisi tentang berbagai hal mengungkapkan pendapat kartini mengenai kondisi wanita di Indonesia dan ide-ide bagaimana seharusnya wanita bersikap, berperilaku menurut kartini. Intinya, kehebatan kartini adalah dalam hal menuliskan isi hati, pendapat dan ide tentang wanita yang melampaui wanita Indonesia di zamannya.

Jika hari kartini dirayakan dengan berpakaian daerah, pegelaran musik mungkin yang tertanam di anak-anak negeri ini adalah bahwa kartini adalah wanita hebat yang berkebaya dengan keterampilan musik. Bahwa kartini tampi berkebaya pada banyak dokumentasi foto yang ada adalah karena beliau lahir dan tinggal di tanah jawa yang pakaian sehari-harinya adalah kebaya. Jika kartini lahir dan tinggal di papua pasti penampilan beliau tak berkebaya.

bukune-ra-kartini

Bagaimana sebaiknya peringatan hari kartini di sekolah, agar warga sekolah faham tentang apa yang kartini prjuangkan zaman dulu? Berikut ini beberapa alternatif yang bisa anda pilih untuk menlakukan peringatan hari kartini di sekolah.

  1. Lomba menulis surat kepada ibu atau ibu guru. Berisi tantang ungkapan perasaan penulisnya mengenai kehidupan wanita yang dia lihat dan kehidupan wanita ideal yang dia bayangkan, kumpulan tulisan semua peserta sebaiknya dibukukan sebagai dokumentasi dan referensi.
  2. Lomba menulis ungkapan untuk wanita yang diunggah pada status facebook, twitter, path dan sosial media lainnya.
  3. Lomba foto bertema wanita yang diunggah di instagram dan dicetak untuk dipamerkan di sekolah.
  4. Lomba menulis masalah wanita yang diunggah di blog murid, kemudian dibukukan sebagai dokumentasi dan referensi.
  5. Lomba menulis lagu tentang perempuan yang liriknya dibukukan sebagai dokumentasi dan referensi serta videonya diupload ke youtube.
  6. Lomba menyanyi lagu bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  7. Lomba menulis dan membacakan puisi bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  8. Lomba musikalisasi puisi bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  9. Pentas teater bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  10. Lomba poster bertema perempuan yang diunggah ke instagram dan direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  11. Lomba jinggle bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.
  12. Lomba iklan bertema perempuan yang direkam dalam bentuk video untuk diunggah ke youtube.

Punya ide lain? silahkan, intinya adalah murid dilatih menulis dan mengemukakan pendapat tentang apa saja serta mendokumentasikannya untuk dibaca oleh orang lain.

Jika di sekolah anda masih memperingati hari kartini dengan memakai busana daerah, peragaan busana, lomba tumpeng, lomba pidato, lomba memasak, itu berbeda dari yang dilakukan kartini, beliau menulis dan mengirimkan surat kepada sahabatnya di Belanda, kumpulan surat-suratnya itu yang dibukukan dengan judul “Habis gelap terbitlah terang”, apakah anda masih berada di tempat gelap?


Leave a comment

Kebaikan yang kau tanam bakal kembali kepada kamu, sementara kejahatan yang kamu tanam bakal kamu nikmati juga kelak

IMG_4136IMG_4148IMG_4048IMG_3991IMG_4010

Teman dan sahabat,

Ketika browsing sesuatu saya menemukan foto-foto tahun 2012 dari seorang blogger, dia murid saya di Kapal (SMKN 29 Jakarta) namanya Aldi, (saat ini dia kuliah di UNJ) blognya mendokumentasikan proses new branding kapal yang salah satunya dengan kegiatan lari pagi seminggu sekali lewat route projos, senopati, wolter monginsidi, dan kembali ke sekolah.

Semua murid yang jumlahnya sekitar 600 orang berolahraga mengenakan pakaian dinas, bersepatu tentara, sambil bernyanyi, mempertahankan formasi, bercengkrama dengan teman, sahabat, menyapa warga sekitar, pengendara yang sedang terjebak macet, menikmati keringat, melatih otot, menikmati kebersamaan, melatih karakter persatuan, kerjasama, tertib, disiplin dan berbagai manfaat bisa dirasa oleh mereka.

Mirga, murid kedua dari kanan pada foto paling atas saat ini (2017) sudah menjadi teknisi di GMF, yang dimiliki oleh perusahaan penerbangan terbesar negeri ini bersama 9 orang temannya, mereka direkrut dari Kapal (SMKN 29 Penerbangan Jakarta) untuk dididik sebagai teknisi di GMF, saya masih berkomunikasi dengan mereka lewat instagram, bertukar kabar, saling menyapa dan mendoakan.

Screen Shot 2017-04-04 at 9.22.13 AM

Bisa temukan Mirga yang mana?

Yang saya amati, lebih dari 90% anak-anak kapal memiliki sikap yang baik, punya rencana masa depan. Murid yang suka menikmati tawuran, kejar-kejaran di jalan itu tak sampai 10%. Kegiatan di atas dimaksudkan untuk mengekspose 90% murid-murid baik yang sedang mempersiapkan masa depannya, karena pada situasi seperti ini yang 10% itu biasanya tenggelam, membaur jadi seperti baik seperti kebanyakan murid disana. Saya bersama guru-guru mengalihkan fokus ke murid-murid yang baik, yang aktif di kegiatan positif, yang berpenampilan baik, sementara yang tak bersedia berkomitmen baik, membawa senjata tajam atau tawuran, kami tak perhatikan dan dipersilahkan meninggalkan sekolah seperti yang sudah disepakati dalam surat perjanjian saat mereka masuk di tahun ajaran baru, setiap awal tahun ajaran baru semua murid dan orang tua menandatangani perjanjian untuk berkomitmen menjadi warga negara yang baik, saling sayang, bekerja keras, siap belajar untuk menguasai skill kejuruan dan siap kerja. Sangsi untuk pembawa senjata tajam dan pelaku tawuran atau pencuri adalah dikembalikan kepada orangtua atau dikeluarkan langsung setelah melakukan pelanggaran tata tertib itu tanpa surat peringatan lagi, karena surat pernyataan yang ditandatangani bersama orang tua setiap awal tahun ajaran sudah sekaligus sebagai surat peringatan.

Istilah sekarang, kami mengendorse anak-anak yang baik, sementara anak-anak yang memilih kelakuan yang tak seharusnya kami eliminasi, dipersilahkan berpindah ke sekolah yang lebih sesuai dengan minatnya.


Terakhir saya ketemu mereka Desember 2015, ini dokumentasinya

Tiba-tiba saya kangen mereka, selamat berjuang guys … masa depanmu tergantung kamu, kebaikan yang kau tanam bakal kembali kepada kamu, sementara kejahatan yang kamu tanam bakal kamu nikmati juga kelak … love u all.

Kamu sedang kangen sama siapa?


Leave a comment

Pendidikan rusuh ini mau sampai kapan?

Screen Shot 2017-04-03 at 2.50.48 PM

Screen Shot 2017-04-03 at 2.52.01 PM

Screen Shot 2017-04-03 at 2.53.16 PM

Temen-teman dan sahabat,

Beberapa saat menikmati detik.com saya dibesut peristiwa sejenis diberbagai belahan negeri, yang dilakukan oleh orang-orang terhormat yang menyatakan diri pilihan rakyat, kelompok masyarakat biasa hingga pelajar, semua gemar ricuh, tawuran dan sejenisnya.

Belasan tahun belajar di sekolah, puluhan tahun dididik orang tuanya seperti tak berguna, insting mirip mahluk lain sering muncul dan cenderung berulang lagi. Dimana salahnya sistem pendidikan negeri ini?

Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak terlepas dari adanya peran keluarga, sekolah, maupun masyarakat didalamnya yang biasa dikenal dengan istilah Tri Pusat Pendidikan, yang meliputi: keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tiga badan tersebut memiliki sifat,fungsi, serta peran masing-masing yang mana sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak itu sendiri.

Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karenasebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga.

Andai guru di sekolah sudah bekerja dengan baik jalankan perannya, saat murid berada di jalan mengendarai kendaraan bermotor dimana dirinya belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), orang tuanya membiarkan hal itu terus terjadi, polisi seperti tak melihat, kadang terkena razia hingga ditilang bahkan berakhir damai, membuat murid terdidik salah dlam hal berkendara, seolah membawa motor tanpa SIM itu bukan pelanggaran.

Murid yang tertangkap saat akan melakukan atau sedang melakukan tawuran, hanya didata dan dipulangkan setelah dipanggil guru atau orang tuanya, apalagi sekolahnya tak punya keberanian memberi sangsi atau mengeluarkan dari sekolah, sehingga tak da efek jera dari pelaku, bahkan semakin berani untuk melakukan tawuran yang mengganggu ketertiban hingga menimbulkan kematian.

Mau sampai kapan?


2 Comments

Bahagia itu sederhana: Tulisan saya jadi headline di Kompasiana

Screen Shot 2017-03-28 at 10.26.05 AM

Buat anda yang punya blog, pernah menulis buku pasti tahu bagaimana rasanya mempertahankan semangat untuk terus menulis, dan bahagianya luar biasa mengetahui tulisannya dibaca orang. Itu yang saya rasakan saat mengetahui tulisan saya tentang teror angkutan umum bisa jadi headline di Kompasiana, sebuah blog komunitas yang jadi tempat kumpul penulis jempolan negeri ini, mereka yang berkarir di jurnalistik atau beragam profesi yang punya passion menulis, termasuk saya yang berprofesi sebagai pendidik yang gemar menulis blog sejak 2005.

Terima kasih kepada admin dan manajemen kompasiana yang berkenan menerbitkan tulisan saya, semoga bermanfaat.


1 Comment

Meramal hasil pilkada di ibukota negeri paman besut

1443141108-pilkada-se

Teman-teman dan sahabat,

To the point aja, saya meramalkan petahana bakal kalah, walau prosentase suaranya selisih sedikit, kenapa?

Argumentasi saya sederhana, karena hampir tak ada lagi reportase hasil survey lembaga-lembaga riset yang biasanya sangat aktif mengekspos hasil jajak pendapat mereka yang diklaim mewawancara sekian ribu sampel pemilih di ibukota negeri paman besut.

Mungkin survey dilakukan, tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan sehingga tidak diekspos di mass media, atau mungkin juga khawatir jika hasilnya diekspose akan makin terlihat tren penurunan warga yang memilih, yang dkhawatirkan bakal menurunkan image dan mengurangi animo masyarakat buat memililih yang bersangkutan.

Demikian ramalan saya yang bersandar pada sepinya ekspos hasil survey, bagaimana ramalan anda?


5 Comments

Menikmati kerja dan pempek

Screen Shot 2017-03-30 at 10.57.33 AM

Alhamdulillah tiba di Palembang 28 Maret 2017 sekitar pk 15 dengan penerbangan Batik Air, perjalanan ke S-One Hotel lancar jaya, mungkin karena hari libur … saya beristirahat setelah kuiliner pempek naik becak muterin lingkungan hotel.

dwitagama BNN Sumsel

Selesai training, sekitar pk 15.30 langsung menuju bandara nguber penerbangan pk 18.00, ternyata macet bangeeeet … mampet seperti Jakarta, alhamdulillah ketemu porter yang sigap dan ramah, anjurkan cara check inn cepat, di counter tujuan lain kota karena counter Jakarta sangat panjang antriannya, saya deg-degan takut ditolak petugas counter, ternyata diterima dengan baik mungkin karena petugas counternya sudah kenal dengan porter itu, jadilah saya dapet boarding pass dan langsung ke ruang tunggu, tak sempat duduk langsung terdengar panggilan masuk ke pesawat City Link yang sudah stand by menunggu penumpang.

Pilot kabarkan tentang penundaan keberangkatan karena bandara Halim ditutup sementara yang kemudian saya tahu penyebabnya adalah kedatangan dua pesawat bongsor membawa kepala negara besar eropa, alhamdulillah home again dijemput Bang Nurdin, makasih bang, makasih City Link, Batik Air, teman-teman BNN Sumatera Selatan yang support kehadiran saya di kota pempek, berita lengkapnya ada disini. Semoga bermanfaat.


Leave a comment

Teror angkutan umum di Negeri Paman Besut

Di negeri yang maju, teror yang dihadapi penduduknya berbentuk perang saudara, perang antar etnik, suku bangsa, agama, ekonomi dan bencana alam seperti badai, gempa bumi, salju, dsb.

Di negeri paman besut teror sehari-hari yang dihadapi penduduknya adalah tentang angkutan umum, untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya penduduk harus berjalan kaki yang jauh, berjam-jam hingga berhari-hari, jalan pintas kadang melalui sungai dengan perahu atau udara menggunakan pesawat yang berbiaya mahal. Tak sedikit penduduk yang terisolasi di pedalaman, tak bisa bepergian ke tempat lain karena ketiadaan angkutan umum, hingga penduduk tak tahu perkembangan di sekitarnya. Jika ada penduduk yang berani pergi dari kampungnya untuk mencari penghidupan yang lebih baik, biasanya mereka tak pulang kembali ke kampungnya atau sekedar menengok kampung halaman karena mahal biaya akibat ketiadaan angkutan umum.

Di daerah yang penduduknya mampu setiap penduduk berusaha mencari cara sendiri mengatasi ketiadaan angkutan umum dengan berjalan kaki, membeli sepeda, membeli sepeda motor hingga mobil. Bahkan di suatu daerah anak sekolah dasar pergi dan pulang sekolah mengendarai sepeda motor.

SD motorrr
Foto: Jawa Pos

Di daerah kota dan perbatasannya, penduduk berusaha memiliki sepeda motor untuk mengatasi masalah ketiadaan angkutan umum, sehingga setiap keluarga memiliki sepeda motor, yang kadang berjumlah lebih dari satu unit dimiliki setiap keluarga agar transportasi mereka tak terkendala, akibatnya kemacetan lalu lintas menjadi biasa karena keterbatasan jalan menampung kendaraan bermotor. Jadi seperti suatu keharusan setiap rumah tangga, bahkan setiap penduduk memiliki sepeda motor, walau untuk memperolehnya harus memakssakan diri dengan membeli secara kredit dengan angsuran yang panjang dan tak sedikit jumlahnya. Saat pemiliknya tak bekerja, sepeda motor bisa jadi sarana bekerja memperoleh penghasilan dengan menjadi ojek.

Pemudik Sepeda Motor
Sumber foto: Kompas.com

Tingginya kebutuhan angkutan umum dan keterbatasan angkutan umum membuka peluang penganggur yang memiliki motor untuk menjadi tukang ojek, pengusaha taksi dan rental tumbuh menjamur hingga ribuan armada mobil yang disiapkan melayani kebutuhan angkutan umum rakyat di kota-kota besar. Kemajuan teknologi dimanfaatkan oleh pengusaha menangkap peluang kebutuhan angkutan umum dengan membuat aplikasi online yang bisa diakses oleh setiap penduduk yang memiliki pesawat telepon android.

Hanya dengan menyentuh layar telepon, penduduk sudah bisa memesan kendaraan motor atau mobil yang akan mengantarkannya ke tempat tujuan dimana penumpang merasa lebih nyaman karena pengemudi motor atau mobil akan menjemputnya di tempat yang disepakati, seperti rumah, kantor, sekolah, dsb. Harga untuk pelayanan angkutan online pun ternyata jauh lebih murah dari tarif angkutan konfensional, bisa separuh harga, bahkan dengan dalih promosi penumpang tak harus membayar ongkos perjalanan alias gratis.

Karena respon yang bagus dari masyarakat, ribuan penduduk negeri mendaftar menjadi mitra angkutan umum berbasis online memanfaatkan sepeda motor dan mobil yang dimiliki, atau sengaja membeli motor atau mobil untuk didaftarkan menjadi mitra angkutan umum online.

Permintaan yang tinggi terhadap angkutan umum berbasis online mengalihkan penumpang angkutan konfensional seperti ojek pangkalan dan taksi yang seragam warnanya. Penurunan penghasilan angkutan umum konfensional menimbulkan ekses demonstrasi hingga bentrokan dengan mitra angkutan umum online. Demontrasi dan bentrokan angkutan berbeda mode terus terjadi di beberapa kota seantero negeri, hingga menimbulkan korban di kedua belah fihak.

Kini, penduduk negeri merasakan teror saat bepergian menggunakan alat transportasi online karena angkutan umum tak melayani hingga ke lokasi yang dituju, penduduk takut menjadi sasaran amuk pengemudi angkutan umum konfensional, demikian juga angkutan umum konfensional mulai merassa takut jika bertemu pengemdi angkutan umum berbasis online, khawatir terjadi balas dendam.

Kalau biasanya ada teror berupa ketakutan di jalan saat mudik lebaran karena ketiadaan angkutan umum sehingga memaksa rakyat menggunakan kendaraan roda dua menempuh ratusan kilometer atau lebih untuk mudik. Kini teror angkutan umum bertambah dengan makin seringnya bentrok di jalan.

mudik-motor

Dikabarkan pemerintah sudah membuat aturan untuk angkutan umum berbasis online dengan membuat batas bawah dan batas atas, artinya tarif angkutan online bakal lebih mahal, apakah ini teror baru, atau bakal ada teror yang lain?


Leave a comment

Tips mengelola kegiatan senam pagi gembira di Sekolah

senam-smkn-50-jkt

Murid jadi instruktur senam di SMKN 50 Jakarta, 170217

Olahraga adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan oleh semua orang agar tubuhnya selalu sehat. Di sekolah jam pelajaran olahraga murid yang hanya dua jam per minggu tak cukup untuk membuat murid bergerak hingga berkeringat dan bergembira, sehingga warga sekolah bisa sehat jasmani dan rohani.  Senam pagi merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan rutin seminggu sekali atau dua minggu sekali sesuai kesepakatan.

Anda masih ingat sekolah atau tempat kerja anda mengadakan senam pagi gembira, salah satu kesulitan mempertahankan secara terus menerus berkelanjutan atau lumintu kegiatan yang bagus itu adalah masalah ketersediaan instruktur senam yang memandu atau memimpin senam pagi tersebut. Berikut ini ada beberapa tips untuk mempertahankan senam pagi gembira di sekolah.


Murid jadi instruktur senam di SMKN 50 Jakarta, 170217

  1.  Kreatifitas Guru Olahraga, sangat diperlukan untuk mempertahankan keberlangsungan kegiatan gembira ini. Dalam proses belajar guru bisa memberi tugas kelompok untuk merancang gerakan senam dan memilih musik pengiring gerakan senam kelompoknya, salah satu penilaian hasil kerja kelompok murid adalah penampilan mereka di depan semua warga sekolah pada saat senam pagi bersama.
  2. Menyusun jadwal instruktur senam yang menugaskan kelompok-kelompok yang mengerjakan tugas pelajaran olahraga, termasuk mempersiapakn tempat, peralatan, ound system, dsb.  Jika di satu kelas ada enam kelompok, maka sekolah sudah memiliki enam kelompok instruktur untuk jangka waktu enam minggu.
  3. Selain tugas kelompok, guru olahraga bisa memberi tugas perorangan untuk merancang gerakan senam dan memilih musik pengiring, yang penilainnya dilakukan saat senam pagi di lapangan sekolah bersama semua warga sekolah atau setiap murid memperagakan gerakannya diikuti teman sekelas dan diupload videonya ke youtube. Jika di kelas tertinggi di sekolah anda terdapat 100 murid, maka anda sudah punya instruktur untuk jangka waktu seratus minggu. Murid akan berusaha menciptakan gerakan atau mencari contoh gerakan yang bagus di youtube.
  4. Tak perlu mengundang instruktur senam profesional dari luar sekolah, karena memerlukan biaya khusus untuk itu. Sekali waktu, guru olahraga bisa berperan menjadi instruktur untuk semua warga sekolah, dengan iringan musik yang dipilih oleh guru tersebut atau dibantu murid menyeleksi lagu-lagu yang sedang hits sebagai pengiring senam agar lebih memberi suasana gembira saat senam. Anggaran untuk mengundang instruktur sebaiknya dipergunakan untuk meningkatkan kualitas sound system yang manfaatya bisa untuk berbagai kegiatan di sekolah termasuk upacara bendera, dsb.
  5. Dokumentasikan suasana senam gembira di seolah dalam bentuk foto dan video, diunggah ke berbagai platform sosial media seperti intagram, facebook, twitter, blog, website sekolah dan youtube sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang dalam jangka waktu yang panjang.
  6. Berikan apresiasi penghargaan dan hadiah saat upacara awal tahun atau akhir tahun pelajaran kepada murid yang menjadi instruktur senam terbaik sepanjang tahun di sekolah, hal ini akan mendorong murid yang lain untuk berkreasi dan berlomba melakukan kegiatan yang menyehatkan di sekolah.
  7. Tampilkan untuk atraksi sekolah jika ada tamu yang datang berkunjung ke sekolah sebagai sajian flash mob, murid sudah memakai pakaian seragam olahraga sejak berada di dalam kelas, dengan iringan musik pembuka murid berlarian membentuk formasi di lapangan, dimana teman-teman yang bertindak sebagai instruktur dan asistennya telah siap di posisi yang telah ditentukan. Setelah senam selesai, dengan iringan musik penutup murid berlarian kecil menuju kelas masing-masing. Jenis senam dan musiknya bisa dipilih dari kelompok yang sudah tampil bagus dan mendapat respon yang bagus dari semua warga sekolah. Sehari sebelum tamu datang dapat dilakukan satu kali gladi resik untuk mempersiapkan flash mob yang mengesankan tamu anda.
  8. Kreatifitas murid mendisain kaos kelas bisa didorong untuk murid-murid yang mampu, kaos kelas tesebut boleh dipakai saat senam pagi gembira bersama, hal ini bisa jadi kegembiraan khas remaja mengusung identitas kelas melalui kreatifitas mendisain kaos kelasnya masing-masing, untuk kelas yang tak mampu bisa saja mengguakan seragam olahraga sekolah.
  9. Libatkan murid untuk mencari alternatif dan kreatifitas lain yang membuat kegiatan senam pagi gembira jadi kegiatan yang terus menerus atau berkelanjutan sepanjang tahun ajaran menyenangkan buat sebagian besar warga sekolah dan melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.

Menurut kamu?


Leave a comment

Anak bandel, orang tua dihukum

motor

sumber:

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQjbAFdC8bFnOUcf1dciaVdZJl-BVEHEJ6qiqQUqodB8fJoSL2m

Masalah pelanggaran lalu lintas dimana pelajar yang belum memiliki SIM mengendarai kendaraan bermotor dan tawuran antar pelajar mungkin masih lama hilang di negeri ini karena tak ada efek jera bagi para pelakunya. Pelajar yang terkena razia atau tertangkap polisi di jalan mengendari kendaraan bermotor tanpa SIM berakhir damai atau paling berat ditilang, setelah denda dibayar maka surat-surat atau kendaraan dikembalikan kepad pemiliknya dan pelajar kembali membawa kendaraan walau belum memiliki SIM.

Para pelaku tawuran yang tertangkap biasanya dibina di kantor polisi, dipanggil guru dan orang tua, menandatangani perjanjian untuk tidak mengulangi lalu dipulangkan, dan jika merek tertangkap lagi biasanya dibina di kantor polisi, dipanggil guru dan orang tua, menandatangani perjanjian untuk tidak mengulangi lalu dipulangkan, tak ada efek jera. Walaupun peristiwa tawuran telah mengakibatkan kerusakan pada angkutan umum atau memakan korban, dengan alasan masih anak-anak … pelakunya tidak dihukum, kecuali jika peristiwanya menjadi sorotan mass media.

Di negara lain, anak-anak yang berusia dibawah 17 tahun dan melakukan pelanggaran hukum maka yang akan dijatuhkan hukuman adalah orang tua dari anak itu (liat disini deh). Jika anak-anak yang bandel, membawa kendaraan bermotor belum memiliki SIM atau melakukan tawuran maka orang tua mereka akan dijatuhkan hukuman denda atau penjara, mungkin akan lebih mendorong orang tua untuk mendidik dan membimbing anak-anaknya agar menjadi warga negara yang baik, menyayangi diri sendiri, dan saling sayang dengan orang lain. Anak-anak mungkin tak akan melakukan pelanggran karena tak mau orang tuanya dipenjara atau didenda karena kelakuannya. Guru-guru dan satpam sekolah tak perlu mengawal muridnya saat pulang sekolah agar tidak melakukan tawuran. Menurut kamu?


Leave a comment

Hello dan Hello

Saya menikmati lagu Hello nya Lionel Richie saat dia pentas tahun 2007


dan lagu Hello nya Adelle saat dia pentas di Grammy award 2017

Membayangkan bisa hadir di konser mereka, ikut nyanyi, merasakan denyut sound system nya, merekam videonya dan selfie dengan latar belakang penyanyinya lalu upload di blog ini.

Apakah nanti di tahun 2027 bakal ada lagu ngetop lags berjudul Hello?, siapakah yang jadi penyanyinya?


Leave a comment

baru beranjak dua digit

Seorang anak sekolah
badannya kurus, kulitnya gelap
berseragam kemeja putih, celana panjang biru
berjalan gontai, tatapan matanya kosong

jari tangan menjepit benda putih 9 cm
dihisap asap dari benda yang dijepit jarinya
segera asap dihembuskan dari mulutnya
dihisap lagi, dihembuskan asap dari mulutnya

umurnya mungkin baru beranjak dua digit
aroma tubuhnya mirip kakek bungkuk 70 tahun
cara berjalannya juga mirip
tapi dengan kecepatan yang lebih karena usia

Saya mau bertanya padanya
apa rasa asap pagi hari
apa kata ayah ibunya
apa kata guru-gurunya

sayang saya harus antar anak ke sekolah
sambil mendekap dan mendoakannya
semoga dia tak hisap asap kelak
setelah mencium sambil bisikkan bahwa saya akan menjemputnya nanti
kami berpisah


2 Comments

Jumlah remaja perokok adalah cermin kegagalan pendidikan

Saya terkenang, sekitar tahun 70-an, ayah saya masih merokok dan rokok di atas adalah salah satu merk rokok yang sering saya lihat di rumah dan banyak dijual di warung-warung  penjual rokok.

Sekarang rokok macam itu tak ada lagi, sudah sangat sulit didapat, hukum dagang yang umum, jika sebuah produk banyak permintaan maka produsen akan terus memproduksi karena pasti laku terjual dan menghasilkan untung, jika tak ada peminat lagi maka perusahaan akan menghentikan produksinya … seperti yang terjadi di negeri paman sam merek rokok dengan simbol koboi tak laku lagi terjual karena harga jual terlalu mahal atau karena kesadaran penduduk negeri itu tentang bahaya yang diakibatkan oleh rokok atau karena penyebab lainnya, dan pabrik rokok koboi itu berhenti berproduksi di negeri sendiri.

Seberapa banyak penjual rokok dekat tempat tinggal kita jika kita tak membelinya maka penjual rokok akan beralih menjual produk lain yang mudah laku terjual. Bagaimana membuat seseorang punya pemahaman yang benar tentang rokok dihubungkan dengan kesehatan, dsb menjadi tantangan pendidikan di keluarga, sekolah dan masyarakat.

Jika di keluarga seorang anak dididik dengan benar dan diberi contoh yang baik oleh keluarga, orang tua tak merokok maka anaknya sejak dini sudah memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Andai di sekolah anak itu mendapatkan pendidikan yang baik termasuk masalah kesehatan dikaitkan dengan rokok maka anak itu akan menjadi remaja yang memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Walau di masyarakat remaja itu terpapar oleh iklan rokok dan tekanan teman sebaya untuk mencoba rokok, dia mampu bertahan tetap tidak merokok karena memiliki pemahaman yang baik tentang masalah rokok.

Jika pembeli rokok tak ada maka pabrik rokok akan tutup, pindah ke negara lain yang masih banyak perokoknya, seperti merk rokok di atas yang kini tak ada lagi, maka semua merek rokok pun akan menghilang dari peredaran.

Jika pendidikan di rumah, sekolah dan masyarakat berhasil baik, maka jumlah perokok remaja di negeri ini tak makin banyak. Bisa jadi salah satu potret keberhasilan pendidikan suatu negeri bisa dilihat dari jumlah perokok di negeri itu.

Mungkin sama halnya dengan narkoba, jika semua orang sadar akan bahaya narkoba maka walaupun diberi secara gratis dia tak akan menyalahgunakan narkoba, menurut kamu?


Leave a comment

Public speaking itu penting

Buat minta duit sama ortu, nembak pacar, diskusi di sekolah dan kampus, diskusi di tempat kerja, nasehatin anak, dan masih banyak lagi.

Saya sangat senang jika ada anak muda yang berani bicara di depan teman-temannya, foto di atas adalah dokumemtasi training leadership di MAN 8 Jakarta 11 Maret 2017, lebih lengkapnya silahkan kesini.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari seribu bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.


Leave a comment

Pilihan hidup untuk mati

mati

Seorang wanita penduduk negeri paman besut merantau ke ibu kota mencari pekerjaan, kemudian menikah dengan anak majikannya, beberapa tahun kemudian, setelah memiliki anak, diajak merantau ke negeri tetangga dan entah karena apa wanita itu bercerai dengan suaminya dan tetap mencari untung di negeri tetangga.

Kepada orang tuanya wanita itu mengabarkan bekerja sebagai pelakon sebuah acara reality show atau lucu-lucuan di televisi, yang kemudian membuatnya benar-benar terkenal seperti artis hingga ke seluruh dunia, tetapi dengan tambahan tuduhan membunuh orang.

Apakah wanita itu terlalu bodoh menerima bayaran sekitar Rp. 1.200.000,- untuk menghilangkan nyawa orang lain? Jika kemudian wanita itu dinyatakan bersalah oleh hakim dan dihukum penjara. Bagaimana dengan orang-orang di sekitar kita yang dengan senang hati mengeluarkan uang untuk membeli dan menghisap benda yang membunuh dirinya?

prokok

Apakah orang yang mengeluarkan uang untuk membunuh dirinya sendiri tidak lebih bodoh dari wanita di atas? apakah kelakuannya bisa membuat dirinya ditangkap, diadili dan dinyatakan bersalah telah melakukan perbuatan yang dapat menimbuklan kematian buat diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya? apakah di bisa dihukum? bisa dipenjara? atau karena perbuatannya sendiri mengakibatkan kematian dirinya sendiri (bukan orang lain yang mati) seseorang tak bisa didakwa melakukan pembunuhan?.

Perusahan yang memproduksi dan memasarkan rokok yang bisa membunuh, menyebabkan kematian, apakah mereka bisa dinyatakan bersalah? kemudian diadili dan dihukum?

Kalo kamu memutuskan untuk segera meninggalkan kehidupan? siapa yang bisa larang? soal pilihan cara kamu mati? siapa yang bisa melarang? Lalu, apa artinya pendidikan di sekolah? Menurut kamu?


Leave a comment

Puisi Hoax Kakek 

Cucuku
di negeri paman besut
bayi diajari menghisap rokok
tak ada yang peduli

murid SD merokok di jalan
semua orang seperti tak melihat
tak ada yang peduli

pelajar putri hamil
tak ada kabar dia bersuami
ke sekolah tiap hari berjaket

ujian tinggal beberapa puluh hari lagi
buncit perut semakin tak bisa sembunyi
pelajar dan orang tuanya berkeras ikut ujian
guru-guru terbelah antara yang marah, memaafkan atau membiarkan

pelajar yang beda nomor sekolahnya
saling melempar batu hingga saling bunuh
pendukung berbeda warna kaos bola
saling caci dan lempar kayu

warga yang salah ngomong dipolisikan
warga yang salah nulis dipolisikan
warga yang naik motor tak punya SIM “didamaikan”
warga yang doyan hisap asap berobat digratiskan

Kakek-kakek ngerumpi sambil hisap asep bersama
Badan bungkuk, jalan tertatih, trampil menjepit udud
Sekolah sampai sarjana tak berguna


Leave a comment

Belajar pada Tukang Jamu Gendong

tukang-jamu

Sumber Foto:

http://s1133.photobucket.com/user/imamdwi/media/jamucopy.jpg.html

Kami kenal dengan seorang ibu penjual jamu yang sering lewat rumah kami sejak anak kami baru lahir menawarkan dagangannya; yang utamanya berupa jamu yang ditempatkan pada botol dan disusun melingkar pada wadah seperti bakul yang di gendong di punggungnya dengan diikat kain batik khas daerahnya. Selain jamu, ibu itu juga menjual peyek, kacang kulit rebus atau makanan kecil lainnya hingga batik.

Mungkin sudah lebih dua puluh tahun beliau menjual jamu gendong, berkeliling pemukiman warga pagi dan petang, menjual jamu beraneka rasa dan khasiat, ada yang dijualnya seharga seribu rupiah, anak-anak kecil pun sering mendekat dan membeli jamu dari ibu itu sambil bermain dengan teman sebaya.

Dengan keuntungan seratus dua ratus rupiah, ibu itu dan banyak penjual jamu ainnya di Jakarta pergi jauh merantau ratusan kilometer dari kampung halamannya di Solo Jawa Tengah, mengontrak rumah (mungkin lebih tepat disebut kamar) meninggalkan suami, dan anak-anaknya untuk mencari nafkah.

Kesempatan kumpul dengan suami, anak-anak dan keluarga besar terjadi saat ada hajatan pernikahan, khitanan, kematian atau perayaan  lainnya, termasuk hari raya atau lebaran, biasanya penjual jamu tak terlihat menjajakan jamu di sekitar rumah saya.

Tukang jamu bekerja sambil menikmati suasana Ibukota Negeri, berinteraksi dengan warga Jakarta dan merasakan dinamika kehidupan Jakarta. Sementara anak-anak muda Jakarta terlena, bekerja serabutan dengan upah pas-pasan, penghasilannya habis hanya untuk membayar angsuran sepeda motor, membeli rokok memuaskan kecanduannya, dan tak sempat berfikir untuk bepergian mengeksplorasi keindahan negerinya yang sangat luar biasa, kalau kamu sudah jalan-jalan kemana aja di negeri ini?


Leave a comment

Menemukan INDONESIA di Film LA LA LAND yang Jawara Oscar 2017, liat deh

 

la-la-land

Saya menikmati suasana puncak pemeberian Piala Oscar 2017 dari USA dimana suasana kontra Donald J Trump sangat terasa, rupanya tak sedikit insan perfilman Amerika yang gerah dengan kebijakan politik negerinya akhir-akhir ini, hingga muncul kalimat:

‘Black people saved NASA and white people saved jazz’: Jimmy Kimmel’s best Oscar jokes

“La La Land” total memboyong enam penghargaan  OSCAR (ACADEMY AWARD 2017), meliputi penghargaan untuk pemeran utama wanita, sutradara terbaik untuk Damien Chazelle, desain produksi terbaik, sinematografi terbaik, musik latar terbaik serta lagu latar terbaik untuk lagu “City Stars”, yang dinyanyikan Ryan Gosling dan Emma Stone.

Saya menemukan percakapan tentang promosi Indonesia sebagai negeri yang pantas dikunjungi oleh warga Amerika, pelayanan hotelnya bagus, alamnya luar biasa, keren deh katanya, kamu udah kemana aja di Indonesia?


Leave a comment

Semua pelajaran bisa memanfaatkan teknogi informasi


Video di atas salah satu contoh bagaimana pelajaran Matematika memanfaatkan teknologi informasi dan membiasakan penggunaan gadget untuk hal-hal yan positif. Saat mengerjakan tugas ini, ada beberapa manfaat yang diperoleh murid, diantaranya:

1. Murid menganalisa materi matematika yang bisa disajikan yang dihubungkan dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

2. Murid menyusun skenario, memilih lokasi yang sesuai untuk shooting.

3. Murid bekerja sama dengan orang lain untuk merekam video.

4. Belajar melakukan editing video.

5. Belajar mengunggah video ke sosial media dan mempromosikan.

6. Memberi pengalaman berkreasi dan menumbuhkan ide untuk hal-hal lain yang bermanfaat buat diri sendiri dan lingkungannya.

7. Memanfaatkan telepon genggam atau notebook untuk hal-hal yang bermanfaat.

Kamu pernah ngerjain tugas apa, ada dokumentasinya di youtube?


Leave a comment

Pengelompokkan Sekolah di Negeri Paman Besut

Di ibukota Negeri Paman Besut, ada sekolah lanjutan yang baru didirikan letaknya ditepi jalan utama pinggir kota yang berbatasan dengan kota lain propinsi tetangga, di daerah itu banyak tumbuh perumahan di pinggir ibukota maupun di areal propinsi tetangga yang dihuni oleh warga ibukota atau penduduk yang bekerja di ibukota, walau itu sekolah baru langsung menjadi sekolah ngetop alias unggulan di wilayahnya karena orang tua berlomba mendaftarkan anaknya di sekolah itu karena jalur jalannya yang bisa dilalui sambil berangkat kerja berbarengan mengantar sekolah anaknya. Maka nilai anak yang masuk ke sekolah itu harus tinggi untuk bisa lolos seleksi dan diterima di sekolah baru itu, nomor sekolah itu ratusan. Jika itu sekolah swasta, biasanya adalah sekolah yang berbentuk yayasan ternama yang sudah memiliki sekolah di beberapa tempat seantero negeri. Apakah sekolah itu benar-benar bagus atau bermutu?

Pengelompokkan sekolah dinegeri paman besut bisa dikategorikan dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Sekolah top bagus, umumnya sekolah negeri yang didirikan pemerintah sejak negeri ini merdeka, berada di tepi jalan utama kota, di lingkungan elit atau daerah yang pernah jadi pusat kegiatan penduduk kota. Jika sekolah negeri, umumnya bernomor kecil, atau bernomor besar hingga ratusan tetapi letaknya di lokasi yang sangat strategis di tepi jalan utama atau banyak dilalui angkutan umum.

  Selain karena letak sekolah di tepi jalan utama atau di sekitar komplek di daerah elit, sekolah bagus bisa metamorfosa dari sekolah standar yang berhasil meningkatkan kualitas sekolah melalui kerjasama orang tua murid dan manajemen sekolah, sehingga sekolah yang dulunya  standar menjadi top, bagus dan dimimati masyarakat dengan indikasi nilai murid yang masuk ke sekolah itu harus tinggi.

Sekolah swasta yang dimiliki oleh yayasan-yayasan besar dan terletak di tepi jalan utama atau di sekitar komplek perumahan diminati oleh masyarakat kelas atas yang mensyaratkan fasilitas dan sarana yang bagus untuk sekolah putra-putrinya, umumnya sekolah swasta melakukan tes atau seleksi penyaringan untuk calon murid baru, bahkan ada yang sejak setahun sebelum tahun ajaran baru sudah melakukan seleksi penerimaan murid baru. Masyarakat secara sukarela bersedia membayar mahal untuk proses pendidikan anaknya.

2. Sekolah top jelek. Merupakan sekolah yang terkenal jelek atau tak bagus di masyarakat, dengan penyebab yang beraneka seperti; suka tawuran, tidak disiplin, lulusannya tak bermutu, letaknya jauh di pelosok, tak ada angkutan umum yang melewati sekolah itu, atau perubahan kondisi sosial, budaya dan ekonomi lingkungan sekolah, seperti di dekat pasar yang kumuh, jauh dari perumahan, dsb.

Ada sekolah negeri yang ngetop yang karena kebijakan pemerintah pada periode tertentu harus berbagi tempat dengan sekolah swasta untuk menumpang yang dikoordinir organisasi guru, sehingga sekolah berlangsung dua shift. Murid-murid sekolah swasta sering melakukan tindakan yang kurang bagus seperti tawuran, nongkrong di tempat umum, masyarakat jadi menilai jelek untuk sekolah itu, termasuk untuk sekolah negeri yang masuk pagi, kadang anak sekolah  yang menumpang menyatakan bahwa mereka berasal dari sekolah negeri yang ditunmpanginya, dan memang masyarakat melihat murid-murid masuk dan keluar dari sekolah negeri itu, jadilah sekolah negeri itu terkenal atau ngeto kejelekkannya.

Sekolah negeri kelompok ini beragam, yang nomornya kecil hingga ratusan, umumnya guru-guru atau manajemen sekolah pasrah dengan label yang diberikan masyarakat dan kurang melakukan berbagai upaya yang bisa merubah citra sekolah. Pendaftar sekolah ini tak terlalu banyak, biasanya murid yang bernilai kecil bisa diterima di sekolah kelompok ini, dan keluarga yang menyekolahkan anaknya disini sepertinya terpaksa agar anaknya bisa bersekolah di sekolah negeri yang gratis tanpa harus dibebani uang iuran atau bayaran sekolah.

Sekolah swasta kelompok ini umumnya terletak di lingkungan kumuh, terselip di lingkungan yang kurang nyaman, didirikan oleh lembaga atau perorangan dengan trak record yang kurang jelas, menerima murid sesuai kapasitas jumlah ruang atau pendaftarnya sangat sedikit dan mengandalkan hidup dari iuran atau bayaran murid di sekolahnya.

Guru-guru dan manajemen sekolah kelompok ini sepertinya terbelenggu oleh citra, image atau label yang diberikan oleh masyarakat, seolah tak berdaya untuk melakukan terobosan atau upaya merubah citra, image atau label menjadi lebih baik.

3. Sekolah standard. Umumnya terletak di daerah yang biasa-biasa saja, jika di pinggir jalan itu hanya jalan perkampungan yang macet dan tak nyaman untuk dilalui mobil pribadi, atau sekolah yang letaknya tak jauh dari sekolah yang kualitasnya lebih baik, sehingga masyarakat lebih memilih sekolah tetangga dan yang tak diterima di sekolah bagus terdekat kemudian memilih sekolah standar agar anaknya tetap bisa bersekolah di sekolah negeri. Kondisi bangunan sekolah standar umumnya kurang bagus sehingga masyarakat yang mampu enggan menyekolahkan anaknya disana, sehingga masyarakat kelas menengah ke bawah yang menyekolahkan anaknya di sekolah kelompok ini. Sekolah standar masih banyak diminati masyarakat karena jumlah penduduk usia sekolah masih banyak dan jumlah sekolah menengah tak cukup menampung anak usia sekolah.

Ada sekolah negeri yang bernomor kecil atau dahulu pernah menjadi sekolah favorit bahkan memperoleh sebutan sekolah teladan kini jadi sekolah standar karena pergerakan pemukiman yang bergeser ke pinggir kota, di sekitar sekolah itu dulu banyak perumahan, kini tak lagi karena peruntukkan daerahnya berubah menjadi daerah perkantoran atau bisnis. Selain karena pergeseran pemukiman penduduk, juga karena berbagai peristiwa kekerasan di sekolah itu, ketakberdayaan guru dan manajemen sekolah mendisiplinkan murid dan pelayanan sekolah yang tak bagus, maka sekolah top kini jadi sekolah standard.

Ada sekolah swasta yang dulunya ngetop atau favorit karena terletak di lokasi yang bagus tetapi masyarakat banyak yang bergeser ke pemukiman di pinggir kota maka peminat sekolah itu makin berkurang atau karena ada peristiwa luar biasa yang menghebohkan seperti kekerasan senior terhadap yunior di sekolah, adda juga yang disebabkan oleh keterlambatan pemerintah merehab sekolah yang sarananya sudah banyak yang rusak dan sekolahnya tak melakukan renovasi yang lebih memberi kenyamanan.

Sekolah swasta kelompok ini, umumnya dikelola oleh organisasi yang peduli terhadap kesejhteraan masyarakat tetapi tak memiliki kekuatan yang cukup untuk menyediakan sarana yang seharusnya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

4. Sekolah jelek tak ngetop. Sekolah yang letaknya berdekatan dengan beberapa sekolah atau terletak jauh dari pemukiman penduduk, ada yang terletak di tengah kuburan atau menggunakan bangunan sekolah dasar yang tak dipergunakan lagi tetapi karena berbagai sebab seperti, kondisi bangunan sekolah, disiplin, manajemen sekolah, dsb sehingga masyarakat memberi label sekolah jelek yang tak ngetop, tetapi muridnya tetap ada karena mereka yang tak diterima di sekolah sekitarnya terpaksa memilih sekolah itu dan tak bisa menolak, targetnya hanya memanfaatkan fasilitas sekolah gratis.

Guru-guru dan manajemen sekolah merasa sulit menerapkan displin di sekolah, mereka menyatakan bahwa murid-murid mereka merupakan anak-anak yang sangat tak mampu hingga ketika mereka melanggar tata tertib pun sekolah tak melakukan tindakan apalagi mengeluarkan anak dari sekolah. Guru dana manajemen sekolah menyatakan harapannya semoga ijazah yang diperoleh bermanfaat buat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mencari kerja, daripada mereka dikenakan sangsi pelanggran tata tertib hingga dikeluarkan dari sekolah.

Sekolah swasta kelompok ini biasanya muridnya sedikit, mereka berasal dari anak-anak yang tak diterima di sekolah negeri tetapi bertempat tingga di sekitar sekolah itu. Murid bersekolah sekedar untuk mendapatkan ijazah untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan.

5. Sekolah sekarat. Sekolah yang jumlah muridnya terus menurun dari tahun ke tahun, walau sekolah negeri sekalipun, jumlah muridnya makin berkurang, penyebabnya beragam; jumlah anak usia sekolah di lingkungan itu makin sedikit dan sudah terserap di sekolah lainnya, atau karena pelayanan guru dan manajemen sekolah yang kurang baik sehingga masyarakat emoh menyekolahkan anaknya ke sekolah itu.

Sekolah negeri kelompok ini kemudian dimerger atau digabung dengan sekolah lain yang terdekat, sementara jika sekolah swasta akan tutup dan menjadi kenangan yang mungkin masih bisa dicari di google atau media sosial.

Kartun Beny

Kartun Beny

Saya nulis ini intinya cuma ingin katakan bahwa suatu sekolah punya image top, bagus, standar atau jelek bukan semata-mata hanya karena guru dan manajemen sekolah, letak sekolah bisa jadi penentu yang masuk ke sekolah itu adalah anak-anak bagus atau bibit unggul, jika inputya sudah bagus maka walau dalam proses hanya diperlakukan minim treatmen atau tanpa inovasi, outputnya menjadi bagus.

Jika anda berada di sekolah standar atau jelek tak perlu pesimis, tetaplah melakukan kerja yang terbaik, inovasi dan produktif dalam mendidik murid, andai sekolah anda kemudian menjadi berubah level karena anda itu bagus, andai tak berpengaruh kepada sekolah, anda akan menjadi guru yang punya nilai lebih karena banyak karya dan bisa menjadi rujukan banyaak teman pendidik, anda bisa jadi penerang dunia.

Mau tahu seberapa level diri anda dalam pekerjaan saat ini? search deh nama anda di google, lihat ada berapa banyak  informasi yang orang sedunia bisa baca tentang diri anda, jika anda menjadi bagian sekolah top yang bagus tapi kualitas diri anda biasa-biasa saja atau buruk itu seperti semut yang berada di kandang gajah, tinggal tunggu kapan anda mati terinjak gajah atau tersemprot air dari belalai gajah.

Walau anda berada di sekolah standar atau sekolah jelek sekalipun tetapi cahaya anda bisa menerangi diri anda, keluarga, sekolah anda dan sekolah lain se dunia, maka anda menjadi gajah di kandang semut, mana yang anda pilih?


Leave a comment

Nyanyi “November Rain”-nya Guns N Roses sambil nikmati hujan Jakarta

Kemarin hujan hampir seharian, hari ini cuaca redup mendinginkan hati, saya ingin tetap hangat ditemani Guns N Roses, nyanyi “November Rain”, kuuuy.

When I look into your eyes
I can see a love restrained
But darlin’ when I hold you
Don’t you know I feel the same

‘Cause nothin’ lasts forever
And we both know hearts can change
And it’s hard to hold a candle
In the cold November rain

We’ve been through this such a long long time
Just tryin’ to kill the pain

But lovers always come and lovers always go
And no one’s really sure who’s lettin’ go today
Walking away

If we could take the time
To lay it on the line
I could rest my head
Just knowin’ that you were mine
All mine
So if you want to love me
Then darlin’ don’t refrain
Or I’ll just end up walkin’
In the cold November rain

Do you need some time…on your own
Do you need some time…all alone
Everybody needs some time… on their own
Don’t you know you need some time…all alone

I know it’s hard to keep an open heart
When even friends seem out to harm you
But if you could heal a broken heart
Wouldn’t time be out to charm you

Sometimes I need some time…on my own
Sometimes I need some time…all alone
Everybody needs some time… on their own
Don’t you know you need some time…all alone

And when your fears subside
And shadows still remain
I know that you can love me
When there’s no one left to blame
So never mind the darkness
We still can find a way
‘Cause nothin’ lasts forever
Even cold November rain

Don’t ya think that you need somebody
Don’t ya think that you need someone
Everybody needs somebody
You’re not the only one
You’re not the only one