Blog Pendidik


2 Comments

Saat menyikapi banjir, karakter lo keliatan deh

merdeka.com

merdeka.com

Perhatikan deh, ketika banjir karakter asli seseorang yang jarang kelihatan, tiba-tiba kelihatan jelas.

1. Karakter Penolong.
Saat banjir orang yang penolong membantu siapa saja yang memerlukan bantuan, dengan menyebrangkan, membawakan barang, menggendong anak kecil, memberi makan pengungsi, mengelola tempat pengungsian, dan lainnya, tanpa meminta bayaran atau imbalan sedikitpun.

2. Karakter tak peduli.
Saat banjir orang yang tak peduli hanya menyelamatkan diri sendiri, pergi ke tempat yang aman tak membantu orang disekitarnya.

3. Karakter tak percaya orang lain.
Sudah lihat berkali-kali berita di TV tentang banjir, masih saja sengaja datang ke lokasi untuk sekedar melihat, bengong, terus pulang lagi, atau sengaja berjalan-jalan, lihat-lihat suasana sambil bermain banjir-banjiran, berjalan di air kesana-kemari.

4. Karakter sadis.
Memanfaatkan banjir untuk berfoto narsis dengan latar belakang banjir atau meminta bayaran kepada orang yang kebanjiran dengan memberi imbalan seperti; menyeberangkan sepeda motor, menyeberangkan orang dengan gerobak, dan lainnya.

5. Karakter dekat pada Tuhan.
Saat melihat berita di media atau TV, langsung berdoa kepad Allah agar segera datang bantuan atau surut airnya, dst.

Anda memiliki karakter yang mana?

Advertisements


6 Comments

Bangsa yang mudah lupa

20130123-084245.jpg
Banjir beberapa hari kemarin di Jakarta dikabarkan bikin rugi Rp. 20 triliyun …. WoW banyak bangeeet … Tapi sayang … Baru saja kering, kita sudah lupa akan penderitaan yang dirasa: tidur di pengungsian, dingin air, makanan yang sulit …. atau karena dimanjakan oleh bantuan makanan dan minuman yang berlimpah, juga pakaian bekas, … tak sedikit yang menikmati air berenang kesana-kemari atau peroleh uang dari korban banjir lainnya dengan mendorong gerobak, dan lainnya.

Banjir lewat, rumah kering, kebiasaan lama tetap saja berlangsung, seperti buang sampah sembarangan, membiarkan selokan atau saluran air tersumbat, … aparat Kelurahan sebagai satuan unit Pemda yang terbawah kembali tak peduli terhadap lingkungan sekitarnya seperti sampah yang menumpuk diman-mana, kali, sungai yang jadi lokasi pembuangan sampah, saluran air yang tersumbat, dan lainnya …. Sepertinya semua tak peduli … dan lupaaa

Tak ada upaya pencegahan banjir … semua seperti tak ingat … sibuk lagi dengan kerja rutin, berantem, tawuran, kebakaran, …. dan banyak lagi deh …. lalu rame lagi ketika air kembali menggenangi lingkungan … Tahun 2007 Istana Negara dihampiri air, tahun 2013 terjadi lagi …. selama enam tahun apa yang sudah dilakukan negara untuk lindungi Istananya? … kalo istana presiden aja tak dipedulikan, gimana terhadap rakyat keciiiil? Trus masih harus bilang WoW sambil nusuk di Pemilu gituh?


Leave a comment

AlooOOOooo BAPAK-BAPAK & IBU-IBU pemda DKI

Hujan deras slimuti Jakarta
Petir dan geledek silih ganti
Air menggenang lagi
Saya menepi nanti istri tercinta

semoga ga banjir terlalu besar
Jadi pengen menyapa
Gubernur, walikota, camat dan lurah di Jakarta
“Tolong liat warga anda, malu deh kalo Ibukota negeri sering banjir walau hujan tak banyak”


Leave a comment

Posko Banjir KEBANJIRAN

Februari, merupakan bulan yang selalu dikenang warga Jakarta karena kedahsyatan banjir … Setelah banjir fenomenal hingga menyentuh istana negara Februari 2007 … hujan besar Jumat, 1 Februari 2008 membuat SBY berganti mobil, dari sedan ke Jeep, karena mobil dinasnya tak mampu menembus ketinggian air … sementara itu Jl. M. H Thamrin terendam.

Saya terjebak di Jl Gunung Sahari Jakarta Pusat dekat posko banjir Angkatan Laut RI … bersama dengan banyak kendaraan lainnya, … ada supir bajaj yang mengkerut kedinginan, tapi tetap tersenyum buat Saya … terima kasih mas … semoga anda sehat selalu.

Pak Gubernur … Pak Presiden … waspadalah, waspadalah 😀