Blog Pendidik


Leave a comment

Guru dan Dosen adalah Pahlawan yang membuat Seseorang jadi Pahlawan

 

Kapan anda terakhir berkunjung ke Makam Pahlawan? kenapa di nisan makam harus ada topi tentara? 

Apakah yang dimakamkan disana seorang tentara?

Apakah yang jadi pahlawan harus tentara? 

Apakah cuma tentara yang bisa jadi pahlawan? 

Apa dokter tak bisa jadi pahlawan dan dimakamkan di taman makam pahlawan? Bagaimana para insinyur yang membangun infrastruktur negeri ini?  Bagaimana dengan para petani yang telah menanam padi untuk makanan pokok penduduk negeri ini? Bagaimana dengan para pedagang yang telah mendistribusikan berbagai kebutuhan rakyat senegara? Bagaimana juga para ulama yang berdakwah keliling negeri menebarkan pesan Allah buat umatnya?  

Guru cuma pahlawan tanpa tanda jasa? Itu cuma cara sebuah rezim untuk menyatakan bahwa guru punya peran penting dalam kehidupan bernegara tetapi enggan memberi penghargaan atau menghargai jasa guru, kalau tak diberi tanda jasa tak perlulah diberi label pahlawan. Orang-orang yang jadi dokter, insinyur, petani, pedagang, tentara atau berbagai profesional lainnya bisa menjadi sesuatu harus melalui pendidikan yang dilayani oleh guru dan dosen.

Mereka yang sudah menghuni taman makam pahlawan mungkin lupa bahwa mereka bisa jadi pahlawan karena guru dan dosen, oleh sebab itu pengelola negara yang masih hidup harus memberi penghargaan pahlawan untuk guru dan dosen, mungkin simbol topi baja di makam pahlawan harus dipertimbangkan untuk tidak dilanjutkan, kecuali untuk mereka yang saat hidupnya mengabdi sebagai tentara, kenapa tidak diciptakan simbol pahlawan yang disesuaikan dengan profesi orang itu saat masih hidup. Banyak penduduk yang kreatif di negeri ini yang mampu mendisain lambang yang representasi  di makam pahlawan, karena pahlawan negeri ini tak hanya militer, dan pahlawan yang sesungguhnya adalah guru.

Terima kasih buat para pahlawan yang telah mengabdikan dirinya untuk membaguskan negeri. Selamat hari pahlawan.

Advertisements


2 Comments

Guru paling istimewa di Sekolah

Di Negeri Paman Besut, pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Tingkat Atas murid diberi banyak mata pelajaran, begini profile Guru-guru di Negeri itu.

GURU PALING BAIK.

Sadar dan faham benar bahwa Allah melihat setiap perbuatan manusia dan akan membalas setiap kebaikan yang dilakukan walau sebesar pasir, maka Guru Pendidikan Agama menjadi guru yang terbaik di Sekolah, karena selalu memberi contoh perbuatan baik, mengajarkan murid berbuat baik, tak pernah menghitung balas jasa atau upah, tak marah jika tunjangan sertifikasi atau haji terlambat turun bahkan tak diberi upah sekalipun guru pendidikan agama tetap mengajar secara serius, dilihat maupun tak dilihat oleh rekan guru atau Kepala Sekolah, karena guru agama selalu merasa yakin bahwa Tuhan ada di dekatnya, dan Tuhan sudah mengatur rejeki yang bakal diterima olehnya di dunia. 

Bahasa menjadi pengantar mempelajari budaya suatu Bangsa dan nilai-nilai budaya setiap Bangsa pasti menuntun warga  negara menuju kebaikan dan kehidupan yang lebih baik, Bahasa Negeri Paman Besut memiliki banyak sekali peribahasa atau syair-syair yang menuntun pembacanya menjadi manusia terpuji, misalnya; peribahasa berakit-rakit ke hulu, berenang ketepian, gajah mati meninggalkan gading dan harimau mati meninggalkan belang, dsb. Guru Bahasa yang menguasai dan yakin pada ilmunya akan bekerja keras memberi pelayanan yang terbaik untuk sekolah dan murid-muridnya, Dia akan menjadi guru terbaik di sekolah karena yakin bahwa perbuatannya akan dikenang saat dia sudah berpulang menghadap Sang Pencipta.

Guru Pendidikan Agama dan Bahasa juga sangat baik dalam memberi nilai kepada muridnya karena yakin bahwa kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan balasan dan dikenang hingga akhir zaman. 

GURU PALING SEHAT.

Mempelajari anatomi tubuh, perawatan kesehatan, mengoptimalkan fungsi tubuh saat kuliah, Guru Olah Raga atau PENJASKES jadi guru yang paling sehat di Sekolah, Dia selalu segar, sehat, tak pernah sakit, sering menolong rekan Guru atau murid yang sakit di sekolah, Dia juga senang membantu sekolah mengelola lingkungan agar nyaman dihuni dan mendorong pencapaian sehat yang paripurna.

GURU PALING RAPIH.

Guru yang saat kuliah belajar tata busana, dia pandai memadukan busana sesuai kegiatan di sekolah, sehingga guru itu selalu rapih dan enak dilihat setiap saat.

GURU PALING CANTIK. 

Guru yang pernah kuliah di jurusan tata rias, sehingga dia mampu merias dirinya sehingga terlihat cantik setiap saat, termasuk ketika di sekolah. Guru itu juga mampu dan terbiasa memunculkan inner beauty atau kecantikan dari dalam dirinya hingga jadi pribadi yang menyenangkan bagi rekan guru dan muridnya di sekolah.

GURU PALING UPDATE & EKSIS DI GOOGLE.

Guru pengajar komputer, coding, KKPI adalah guru yang paling update karena terbiasa ngoprek teknologi, mengunduh dan memanfaatkan aplikasi android, termasuk memanfaatkan media sosial, sehingga guru itu selalu menjadi tempat bertanya teman-teman guru dan muridnya mengenai teknologi dan media sosial. Ketika nama sekolah di search di Google, nama guru itu banyak muncul, termasuk ketika nama guru itu di search di Google. 

GURU PALING HAPPY.

Guru Seni Budaya adalah guru paling happy di sekolah karena saat susah atau ada masalah selalu bisa menghibur dirinya dengan musik, menyanyi, film, melukis, dsb. Guru seni budaya selalu happy dimanapun berada.

GURU PALING ISTIMEWA.

Guru paling istimewa bisa mengajar apa saja, tetapai setiap hari dia baik, sehat, rapih, cantik atau ganteng, selalu update,  eksis di google dan selalu happy. Jika anda murid, silahkan tulis guru istimewa yang pernah kamu kenal pada box komentar, jika anda guru, bagaimanakah image anda?


Leave a comment

3 Juta Guru di Indonesia, ada berapa yang hebat? Jika anda mau tahu seberapa level kehebatan anda, search nama anda di GOOGLE

dua-kali-rahmiati-guru-sman-i-paringin-telah-dua-kali-menerima-penghargaan-sebagai-guru-teladan-tingkat-kabupaten-balangan-tahun-2007-rahmiati-dinobatkan-menjadi-guru-teladan-ii-t-1

Jika anda mencari informasi tentang sesuatu, cari dimana: GOOGLE.
Jika anda mencari alamat atau lokasi suatu tempat, cari dimana: GOOGLE.
Jika anda mencari route jalan terpendek, cari dimana: GOOGLE.
Jika anda mencari teman guru yang pernah kuliah di kampus yang sama, cari dimana: GOOGLE.
Jika anda mencari guru yang hebat, cari dimana: GOOGLE.
Jika anda sebagai guru, mau tahu seberapa canggih anda, cari dimana: GOOGLE.
Jika ada guru teman anda yang mengaku hebat, coba cari di GOOGLE.

Jika seorang guru sering memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar, maka jejak, dokumentasi dan rekam jejaknya bakal bisa dicari melalui GOOGLE.
Jika anda mau tahu seberapa level kehebatan anda, search nama anda di GOOGLE.


Leave a comment

Masalah pendidikan berkaitan dengan Guru

image

Bicarakan ttg pendidikan, apa masalah utama berhubungan dg guru?

Jawabnya adalah, kita masih kekurangan banyak sekali guru. Perhatikan sekolah di kota besar hingga daerah terpencil, apakah mereka punya guru yang cukup?

Untuk memenuhi kebutuhan guru, sekolah memperkerjakan guru-guru honor bertahun-tahun hinga puluhan tahun agar pelayanan pendidikan kepada anak negeri terpenuhi. Sayang sekali pemerintah seolah lupa dengan Jasa mereka dan membiarkan mereka dalam status honor, janji-janji pengangkatan guru berlalu seiring waktu. Bahkan Guru yang sangat berjass, seorang Pengarang Lagu Hymne Guru tak kunjung diangkat jadi PNS padahal lagunya digunakan seantero negeri, menjelang akhir hayatnya beliau masih sering ungkap mimpinya ingin jadi Guru PNS, skarang beliau sudah berpulang dengan status guru honor.

Mungkin untuk meningkatkan mutu pendidikan bukan dengan UKG (Uji Kemampuan Gituh) yang habiskan biaya banyak sekali, kenapa tak merekrut guru untuk ditempatkan di sekolah-sekolah yang membutuhkan, menurut Anda?

image

Kamu kenal guru yg keren? Kabadeh.n pada dunia spy smua tahu btapa bruntungnya kamu punya guru keren, krn guru” yg keren bikin hidup kamu jd lbih baik, happy deh


4 Comments

Mau jadi Ikan Sapu-sapu atau Ikan Arwana?

Imam FR Kusumaningati

Imam FR Kusumaningati

” … Sebagai manusia atau guru yang berkualitas, apabila diibaratkan dengan kedua jenis ikan, kita harus menjadi Arwana; besar, enak dilihat, harganya mahal, bisa bergerak ke mana-mana. Sapu-sapu bukanlah ibarat manusia atau guru yang berkualitas; kecil, bentuknya jelek, sukanya di bawah atau disamping, harganya murah …”

Tulisan di atas cuplikan dari blog Imam FR Kusumaningati, anak muda hebat yang sedang kuliah S2 di UNJ, mau baca selengkapnya? silahkan  kesana.


Leave a comment

berapa menteri berganti urus pendidikan, berapa dirjen, berapa direktur, berapa kepala dinas, … ratusan atau ribuan kaleee, ampe kapan coba?

20130626-082041.jpg

20130626-082048.jpg
Kompas 260613

perjalanan negeri ini sudah lebih setengah abad, kenapa koq masih aja berantakan? berapa menteri berganti urus pendidikan, berapa dirjen, berapa direktur, berapa kepala dinas, … ratusan atau ribuan kaleee, ampe kapan coba?

Negara lain yang merdekanya belakangan dari kita sudah jauh lebih maju, ayo dooong


5 Comments

Pembobol ATM, Sekolah Jelek dan Sekolah Bagus

20130424-091447.jpg

“Karena Saya tak punya pekerjaan, Saya ikut saja waktu diajak teman membobol Mesin ATM, uangnya habis buat biaya sehari-hari”.

Demikian ucapan seorang tersangka pembobol Mesin ATM, yang ditangkap Polisi beberapa hari lalu.

Menganggur, tanpa pekerjaan, tanpa penghasilan dengan berbagai kebutuhan hidup di Kota Metropolitan membuat banyak orang gelap mata dan melanggar hukum, bagaimana peran Sekolah dalam hal ini.

Sekolah yang baik, biasaanya memiliki berbagai kegiatan intra kurikuler dan ekstra kurikuler yang membuat anak-anak habiskan waktu dengan melakukan sesuatu danmemunculkan kreatifitas sesuai tuntutan atau target-target tertentu, perhatikan saat seorang guru memberi tugas … Misalnya seorang guru olahraga menugaskan murid membuat gerakan senam sendiri dengan lagu yang dipilih sendiri secara berkelompok (empat hinggaenam orang), masing-masing anggota kelompok menyepakati lagu dan gerakan, berlatih bersama-sama hingga menghasilkan sesuatu yang bisa dirasakan bersama, perosesnya bisa beberapa hari atau beberapa minggu …. Ini membuat anak-anak tidak menganggur, mereka harus memunculkan kreatifitas untuk mendapat nilai.

20130424-091125.jpg

Jika setiap guru mememberikan tugas yang mendorong kreatifitas dan kerjasama antar anak didik, maka di sekolah mereka akan selalu sibuk dan terbiasa kreatif dan bekerjasama dalam kebaikan …. yang akan menjadi kebiasaan ketika dewasa. Biasa bekerja, kreatif dan bekerja sama dalam kebaikan.

Jika di sekolah anak-anak sering jemu, atau bete tanpa kegiatan yang jelas, tak sibuk melakukan sesuatu yang bermanfaat, berarti guru-guru kurang memberi dorongan anak-anak untuk kreatif dan bekerja sama, itu sekolah jelek. Jika Anda melihat anak-anak di Sekolah sibuk berkreasi dan bekerja sama menghasilkan sesuatu …. itu sekolah bagus.

Semoga aja makin kurang pengangguran dan kurang juga kriminalitas, agar makin nyaman hidup kita …. terima kasih telah membaca dan berkomantar.


Leave a comment

guru tak guru, saru melulu

Fadiyah Hafshah Iman ‏@fadiyah24

Ada guru, awal’y wanti2 nyuruh bljar, eh pas UN malah d’suruh nyontek k’tmen yg pinter ato beli kunci jwban. Gmn tuh pa? @dwitagama #curcol

Terima mention kaya gitu saya speechless … ga tau mau bales gimana … semoga aja ga banyak guru macam itu …

Harus jawab apa saya?


Leave a comment

PELATIHAN GURU YANG EFEKTIF

Anda guru? Sudah berapa kali ikut pelatihan? Berapa banyak pelatihan yang masih anda kenang sampai sekarang? Kenapa cuma sedikit pelatihan yang berkesan? Apa yang membuat anda terkesan dengan pelatihan?

CUMA NGABISIN ANGGARAN AJA
Itu kesan kebanyakan pelatihan guru, karena terasa kegiatan tidak dipersiapkan secara baik, dengan indikasi sebagai berikut:
1. Undangan atau pemberitahuan nya sangat mendadak, kadang tak ada undangan tertulis
2. Pembicaranya bilang, beliau dihubungi atau ditugaskan mendadak
3. Selesai lebih cepat dari jadwal yang di edarkan
4. Tak ada hasil dari pelatihan
5. Metodenya ceramah terus sepanjang pelatihan, banyak yang ngantuk atau sibuk sendiri jadinya
6. Tak ada tindak lanjut
7. Peserta pelatihan banyak, suasananya jadi ramai

20130123-150133.jpg

PELATIHAN GURU YANG EFEKTIF
Punya indikasi sebagai berikut:
1. Program dan target pelatihan jelas
2. Pembicara atau nara sumber telah dihubungi lama sebelum pelaksanaan dan ada Rapat Koordinasi Program
3. Undangan nya beredar seminggu atau paling cepat tiga hari sebelum pelaksanaan
4. Pembicaranya adalah orang yang kompeten di bidangnya dan telah menyiapkan bahan-bahan yang baik sesuai topik pelatihan
5. Ada sesuatu yang dihasilkan pada setiap sessi pelatihan
6. Selesai sesuai waktu yang dijadwalkan
7. Metode pelatihan bervariasi, tak hanya ceramah, peserta aktif berkegiatan, suasana menyenangkan
8. Ada tindak lanjut, misalnya dengan pengiriman tindak lanjut, atau pekerjaan yang dibawa pulang dan dikirim lewat email ke panitia
9. Pesertanya terbatas, suasana pelatihan jadi nyaman dan fokus

Anda punya pengalaman ketika ikut pelatihan? Cerita yuuu


2 Comments

mengajar gunakan TEKNOLOGI INFORMASI bikin makin sedikit pohon ditebang buat bikin kertas, jadi guru canggih yuuu

20121228-060114.jpg

Sudah berapa banyak kertas yang anda gunakan sepanjang hidup anda? Sudah berapa batang pohon yang anda tanam sebagai pengganti pohon yang telah anda gunakan untuk pembuatan kertas?

Ini proses pembuatan kertas dari pohon, Secara garis besar ada 2 tahapan proses pembuatan kertas, yaitu;

Proses Pulping

Proses pulping atau pembuatan bubur kertas dapat diuraikan menjadi 9 bagian atau tahapan, sebagai berikut;

1· Woodyard – Dimana sebuah lapangan luas umumnya terbuka tempat menerima dan menyimpan kayu gelondongan yang selanjutnya proses pengkulitan, pemotongan kecil-kecil & penyaringan potongan kayu.

2· Barker – dalam proses penghilangan kulit kayu ini grlondongan kayu dimasukkan dalam “debarking drums”, gelondongan silinder berputar mengakibatkan gelondongan kayu ikut berputar dan bergesekan satu dengan yang lain melucuti kulit kayunya.

3· Chipper – mesin pemotong gelondongan kayu menjadi ukuran kecil yaitu kurang dari 2 cm dan setipis 1/2 cm.

4· Screen – diperlukan filter penyaring untuk memisahkan potongan kayu yang lebih besar dari target ukuran diatas, dan menghilangkan debu mesin potong yang tidak perlu.

5· Digester – prinsipnya seperti panci masak didapur tempat ibu atau istri anda masak. Potongan kayu yang disebut chips dimasak dengan suhu dan tekanan yang tinggi dalam suatu larutan kimia penghancur. Larutan dan proses masak ini akan melembutkan dan akhirnya memisahkan serat kayu yang diinginkan dari “lignin” yaitu unsur kayu semacam lem yang menahan serat kayu bersatu.

6· Chemical Recovery and Regeneration – proses sampingan kimia inorganik yang diolah ulang dari proses “memasak” sebelumnya, untuk memasak kembali. Bahan kimia buangan dari proses memasak sebelumnya masih dapat diproses ulang, tidak dibuang begitu saja.

7· Blow Tank – ibaratnya setelah selesai dimasak maka makanan disimpan dalam panci penyimpan untuk disajikan kemudian sesuai selera masing-masing individu, apa mau sedikit asin, manis, indah didekorasi dan lain sebagainya. Disini serat kayu sudah terpisah satu sama lain, secara resmi mereka sudah disebut pulp atau bubur kertas.

8· Washing – “mesin cuci” ini akan membersihkan sisa-sisa larutan kimia dan ligin yang masih tertinggal, yang dikirim keproses nomor 6 yaitu chemical recovery process. Ibaratnya saat anda masak nasi, maka beberapa kali anda mentiriskan air beras yang anda cuci sebelum dimasak supaya kotoran hilang. Harap diingat disini anda bukan bertujuan membuatnya menjadi putih bersih! Pada tahap ini bubur kertas secara alami berwarna coklat dan umunya digunakan untuk membuat kertas kantong dan corrugated box yang coklat.

9· Bleaching – proses pemutihan bubur kertas menggunakan kimia pemutih atau bleach, yang tujuan utamanya khusus untuk membuat kertas cetak atau kertas budaya. Jadi proses pemutihan sangat relatif tergantung pada jenis kertas yang akan dibuat.

Pulping Proses Dalam Skema Pembuatan Kertas

1. Proses membuat pulp atau bubur kertas; dari skema diatas dimulai dari “woodyard” sampai dengan proses pemutihan atau “bleaching”,

2. Proses membuat lembaran kertas; dimulai saat bubur kertas atau pulp mulai masuk ke mesin kertas atau paper mesin sampai dengan lembaran kertas tergulung rapi dalam gelondongan atau roll.

Pada prakteknya kedua proses besar diatas tidaklah perlu menjadi satu kesatuan proses dalam suatu pabrik kertas atau terintegrasi. Bukannya tidak umum suatu pabrik kertas harus membeli bubur kertas dari perusahaan pulp. Pabrik kertas tersebut hanya memiliki mesin kertas saja. Demikian pula suatu pabrik bubur kertas atas pertimbangan strategi bisnisnya, hanya mempunyai mesin “pulping” bubur kertas saja. Walaupun proses pembuatan pulp dan kertas adalah dua proses yang berbeda, namun mereka terkait erat satu sama lain dan saling mempengaruhi dalam proses dan produksi lembaran kertas. Seperti air sungai dimana air di hilir dipengaruhi oleh sumber di hulu.

20121228-060242.jpg

Ternyata mengajar gunakan TEKNOLOGI INFORMASI bikin makin sedikit pohon ditebang buat bikin kertas, jadi guru canggih yuuu


Leave a comment

Guru produktif ciptakan penduduk negeri produktif

20121214-075605.jpg
Suasana tahun baru harus membawa perubahan buat sesuatu yang baru,
Coba ingat cara mengajar anda sebagai guru tahun lalu,
Apakah tahun lalu anda serius mengajar atau cuma sambil lalu,
Sehingga murid dan teman guru hormatnya pada anda tak terlalu

Ketika menilai murid akhir semester kemarin,
Apakah anda menilai berdasarkan kinerja atau hasil kerja murid
Atau cuma nembak dan kasih nilai sambil mengingat wajah dan kelakuannya di kelas
Hingga tercipta penduduk negeri yang tak produktif, gemar diam sepanjang hari
Karena terbiasa diam di sekolah tapi tetap dapat nilai dan lulus karena nyontek saat ujian

Ah … apa yang salah tahun lalu, lupakan aja yah
Mulai tahun ini usahakan memberi nilai berdasarkan hasil kerja murid
Upayakan memberi tugas kepada murid hingga mereka menghasilkan sesuatu
Sesuatu itu berupa produk atau hasil kerja yang bisa dilihat, diukur, dirasakan, …
Misalnya, Guru Bahasa memberikan tugas menuliskan sesuatu dan posting di blog murid
Tugas itu dilaporkan lewat facebook, twitter atau email guru
Guru memberi nilai setela melihat tulisan tayang di internet
Hasi kerja atau produksi murid bisa dilihat hingga puluhan tahun kemudian

Guru mata pelajaran Produktif di SMK sangat mudah
Tugaskan aja murid untuk membuat atau menghasilkan sesuatu
Murid menerima nilai setelah menghasilkan atau memproduksi sesuatu
Intinya, ada hasil pada proses belajar, soal apa hasilnya tergantung materi dan kreatifitas guru

Penduduk yang terbiasa bekerja hasilkan sesuatu saat sekolah
Ketika sudah dewasa akan terbiasa produktif
Terbiasa bekerja hasilkan sesuatu sesuai target perusahaan atau instansinya
Dan mereka akan peroleh kehidupan yang sejahtera karena produktif

Mari kita kurangi anak negeri
Yang senang duduk, nongkrong di ujung gang, pertigaan, jembatan layang, warung,
Atau di tempat tertentu berlama-lama tanpa hasilkan sesuatu
Lewat pembiasaan produktif di sekolah

Dan anda akan menjadi Guru yang dikenang Murid
karena kehebatan Anda memberi inspirasi buat kehidupan yang lebih baik …
Dan makin banyak Guru berkualitas di negeri ini deh


2 Comments

Guru dan Kura-kura, apa hubungannya? Baca deh

20121128-163510.jpg
Pernah perhatikan Kura-kura?
Apa yang dilakukan kura-kura sebelum berjalan?
Kura-kura memunculkan kepala dan lehernya keluar dari tempurungnya sebelum dia berjalan.

Apa hubungannya dengan Guru?
Guru yang tak memunculkan kepala dan lehernya atau dengan kata lain; Guru itu tak pernah mencul ke permukaan, hanya mengajar saja di kelas ….maka Huru itu seperti Kura-kura yang diam di tempat, tak bergerak.

Bagaimana Guru berjalan maju?
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, misalnya;
– Aktif di kegiatan MGMP, PGRI, IGI, atau organisasi lainnya.
– Menulis di Majalah Guru, Koran, buku, atau penerbitan lainnya.
– Menulis di Blog, twitter, facebook atau media sosial lainnya.
– Aktif di klub olahraga, atau klub lainnya.
– Kegiatan lain yang memunculkan eksistensi diri.

Terima kasih, … Anda dapat salam dari Kura-kura …


Leave a comment

Panteeeees aja kalo muridnya kebanyakan cuma …..

20120803-053948.jpg
Sejak tahun 1979 banyak orang sudah mulai belanja online … Pesan sesuatu lewat internet, … Tunggu di rumah … Bereeeeees deh.

Sampe tahun 2012 masih ada guru yang belum bisa online? … Pesan buku, pesan ilmu, … Download banyak hal baru buat ngajar muridnya …. Panteeeees aja kalo muridnya kebanyakan cuma …..


5 Comments

persaingan jadi guru yang hebat itu gampang, Karena kompetitornya sedikit Jadi guru yang hebat yuuuu, happy deh

20120703-055541.jpg
Mulai kemarin Guru-guru Jakarta libur
Jauh hari dah disusun rencana ini itu
Ada yang mengkhitan putranya
Carikan sekolah putra-putri
Silaturahim ke rumah sanak family
Berpetualang ke tempat yang belum dikunjungi
Sambil berburu kuiliner & nikmati kebesaranNya
Macem-macem deh, lalulintas Jakarta jadi lebih sepi pagi hari

Jadi lebih dekat dengan keluarga
Jadi ada waktu buat berlama-lama dengan mereka
Jadi punya kesempatan flash back cara mengajar yang kurang tepat kemarin
Jadi bisa belajar hal-hal baru sebagai guru supaya ga jadul
Jadi susun rencana dan metode baru mengajar
Jadi berstrategi buat jadi guru yang baik
Jadi rajut mimpi sebagai guru yang hebat

Coba jawab: “Siapa Guru hebat di Jakarta?”
Coba jawab: “Siapa Guru hebat di Indonesia?”
Coba jawab: “Ada berapa nama Guru hebat yang anda dapat?”
Coba jawab: “Kalo sedikit sekali guru yang hebat, apa artinya jutaan guru yang ada?”

Kalo gitu, persaingan jadi guru yang hebat itu gampang,
Karena kompetitornya sedikit
Jadi guru yang hebat yuuuu, happy deh


1 Comment

beberapa alternatif lakukan e-learning

Anda guru?
Pernah kasih tugas peserta didik berbasis teknologi informasi?
Apa hasil kerja peserta didik yang anda nilai?

Jika peserta didik masih mengumpulkan hasil cetakan projeknya dan anda menilai setelah membaca print out projek peserta didik … Sementara anda tahu, bahwa peserta didik bisa cuma copy paste pekerjaan temannya dan mengganti judul lalu memberi namanya.

Sudah ada unsur teknologi informasinya? Ya … Sudah, tapi masih rendah levelnya. Bagaimana cara pembelajaran berbasis IT atau biasa disebut e-learning.

Berikut ini beberapa alternatif lakukan e-learning:

– Usahakan tak gunakan kertas, karena kertas makin mahal dan merusak alam (kertas dibuat dari pohon atau tumbuhan)
– Usahakan judul projek antar kelompok atau antar peserta didik berbeda, sesuai Kompetensi yang sedang dipelajari … Mengantisipasi kemungkinan terjadi copy paste
– Laporan atau hasil tugas laporan berupa paparan di posting di BLOG peserta didik, link nya diinfokan kepada guru melalui FACEBOOK, TWITTER, EMAIL, dll.
– Laporan atau hasil tugas laporan berupa SLIDE, diupload di SLIDESHARE.NET dan di posting di FACEBOOK, BLOG peserta didik, link nya diinfokan kepada guru melalui FACEBOOK, TWITTER, EMAIL, dll.
– Laporan atau hasil tugas laporan berupa VIDEO, diupload di YOUTUBE, FACEBOOK, di posting di BLOG, link nya diinfokan kepada guru melalui FACEBOOK, TWITTER, EMAIL, dll.
– Kegiatan belajar di kelas dimanfaatkan untuk mempresentasikan hasil kerja atau projek di hadapan teman-teman dan gurunya.

Anda punya alternatif lain? Kita manfaatkan teknologi buat kebaikan yuuu, happy deh…….


1 Comment

Di akhir pelatihan para peserta saling bertukar file bahan-bahan penting utuk mengajar di kelas lewat flashdisk … Guru Internasional itu membawa flashdisk

Seorang guru sangat bangga karena menjadi PNS di sebuah sekolah yang berstandar Internasional, setiap bulan beliau terima belasan juta rupiah penghasilan gaji pemerintah pusat, tunjangan sertifikasi, kinerja daerah, dan berbagai insentif lainnya.

Letak sekolahnya di Ibukota negeri, di pinggir jalan utama kotanya, berseragam rutin dengan berbagai atribut menempel, datang tepat waktu pagi dan pulang selalu ontime karena tinggalkan sidik jari di mesin absen.

Beberapa hari terakhir, guru itu ikut pelatihan dengan guru-guru lain se kotanya … ketika ada kerja kelompok, teman-teman dari sekolah yang tak berstandar, masih honor … Sebagian besar dari mereka keluarkan lap top dan bekerja dengan lincah, bersemangat dambil bercengkerama hampir seharian penuh … sementara Guru Sekolah bertaraf Internasional itu hanya melihat, bengong karena selain tak bisa gunakan komputer dia juga tak membawa lap top.

Di akhir pelatihan para peserta saling bertukar file bahan-bahan penting utuk mengajar di kelas lewat flashdisk … Guru Internasional itu membawa flashdisk …. Ketika ada teman yang baik mempersilahkan untuk mengcopy sendiri semua file yang diperlukan dari laptop miliknya …. Guru Internasional itu tak bisa …. Di depan banyak teman DIA MALU SEKALI … Ternyata dia sangat ketinggalan.

Setelah kejadian itu dia membeli laptop, karena sesungguhnya duit dia banyak … Dia minta ajarkan cara gunakan laptop kepada anaknya yang di Sekolah Dasar … ternyata di SD anaknya sudah ada pelajaran gunakan Teknologi Informasi … Guru Internasional itu belajar akses internet dengan anak SD, mulai membuat aku Jejaring sosial … Dia kapok, dan berharap TAK LAGI MALU SEKALI ….


2 Comments

politikus negeri yg rusak adalah salah Guru

hari-hari kita disodorkan berita ttg politikus yang terlibat kasus beraneka … partai politik dekati artis untuk jadi calon anggota legislatif … karena sohor.

kita tak punya orang yang berkualitas jadi politikus … ini salah guru dan dunia pendidikan yang tak siapkan peserta didik jadi politikus.

Coba lihat di sekolah anda … kegiatan apa aja yang sudah pernah dilakukan siapkan politikus bagus negeri ini … kalo belum, bikin kegiatan yuuuu


2 Comments

berpenampilan bagus yuuu … banyak baca agar berisi bicara … koran, majalah, internet jadi alat, niatnya jadi yang utama

SELALU RAPIH

Perhatikan burung itu … 
penampilannya selalu rapih …
kicaunya riang, nyaman didengar
akrab dengan burung jenis lain

pagi dia terbang
sore kembali ke kandang
rejekinya tak pernah kurang
padahal otaknya tak sebesar kentang

lucu
manusia yang otaknya bagus
sering tak berpenampilan bagus
berbicara tak becus
bikin sesama hilang nafas berhembus

sebagai manusia paling sempurna
berpenampilan bagus yuuu
banyak baca agar berisi bicara
koran, majalah, internet jadi alat
niatnya jadi yang utama

selamat pagi pembaca, sudah baca apa anda hari ini?


4 Comments

Mau jadi KATAK atau KUMBANG? jadilah Guru yang RAHMATAN LIL ALAMIN, bukan RAHMATAN LIL SEKOLAHIN … Happy deh

20120313-060112.jpgApakah profesi anda? Saat pertama kerja anda pasti hanya dikenal oleh teman satu ruangan saja … Seiring waktu berjalan jika kinerja anda baik, anda dibutuhkan oleh institusi yan lebih besar di luar teman kerja satu ruangan … Organisasi membutuhkan kerja anda … Jika anda berhasil puaskan organisasi sendiri, maka organisasi lain akan memanggil anda karena mereka membutuhkan kerja anda … Jika kinerja anda terjaga, berbagai organisasi akan bekerja sama dengan anda melewati batas waktu, kota, negara , …, dst.

Andapun seperti kumbang yang terbang semaikan bunga di banyak pohon menghisap madu dan membantu pohon hasilkan buah yang bermanfaat buat kehidupan semesta alam …kumbang tak banyak berteriak … Yang terdengar hanya gesekkan sayapnya dan kesibukkan terbang kesana kemari.

Sementara Katak, bunyi keras bersautan hanya makan serangga di sekitarnya, … Bertelur, … Enggan keluar dari tempurung …

Eh, tiba-tiba saya ingat lagi ini: ” … Ingat-ingat pesan mama … ”
Sebaik-baiknya manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat buat alam semesta …. Jika anda Guru, jadilah Guru yang RAHMATAN LIL ALAMIN, bukan RAHMATAN LIL SEKOLAHIN … Happy deh


Leave a comment

tahukah bapak ibu gurunya peserta didik yang dulu diajarnya kini jadi tukang ojek?

20120202-052147.jpg
kenakan topi
kulitnya legam
berbaju rompi halau angin
duduk di motor
menatap setiap orang yang lewat dekatnya
tawarkan jasa

apakah saat sekolah dulu
dia bercita jadi tukang ojek?
tahukah bapak ibu gurunya
peserta didik yang dulu diajarnya
kini jadi tukang ojek

selamat pagi bapak ibu guru
terima kasih setia berkunjung ke blog saya
semiga anda dan keluarga dalam sehat selalu


Leave a comment

Berapa persen murid yang and ajar sukses kerja, Lanjut kuliah, jadi wira usaha, … Berapa banyak murid yang anda bimbing jadi juara

20120109-103358.jpg
Pensiun sebagai guru.
Berapa tahun lagi anda pensiun sbg guru?
Saya baru diangkat pak,
Saya lima tahun lagi,
Saya setahun lagi,

Coba inventaris hasil kerja anda selama jadi guru,
Berapa persen murid yang and ajar sukses kerja,
Lanjut kuliah, jadi wira usaha, …
Berapa banyak murid yang anda bimbing jadi juara,
Juara di bidang apa saja
Bisa seni, olah raga, paskibra, dan lainnya

Guru yang baik
Biasanya punya kepedulian terhadap prestasi murid
Pada mata pelajaran yang diampu di kelas
Maupun di ekstra kurikuler
Karena anak negeri perlu pembiasaan kompetisi dan berprestasi
Agar saat dewasa punya mental berani, percaya diri, haus prestasi
Kala jadi pemimpin negeri jadi suka berprestasi danhargai penduduk negeri yang berprestasi

Selamat pagi pembaca, apa prestasi anda terakhir?


Leave a comment

coba tanya pada diri anda, akankah anak kandung anda akan anda titipkan ke sekolah dimana anda bekerja …, kalau ya, artinya sekolah anda bagus

20111227-161623.jpg
siapa dulu yang tak tahu Glodok, pusat belanja berbagai produk elektronik di Jakarta …. kini makin jarang orang kesana, kenapa?

macet, parkir susah, makin banyak toko elektronik dekat rumah, harga tak jauh lebih murah dibanding toko lain, bisa belanja lewat telepon atau internet, … adalah beberapa alasan yang bisa jadi penyebab.

fenomena toko elektronik glodok bisa terjadi pada lembaga pendidikan atau sekolah …. yang dulu punya nama besar kini mulai ditinggalkan pelanggannya, orang tua lebih senang sekolahkan anaknya yang dekat rumah berkualitas bagus, walau mahal tetap dibayar. Sekolah jelek walau murah tak diminati maayarakat.

Menjadi tugas pengelola sekolah dan guru serta tenaga kependidikan yang harus bekerja sama membuat sekolahnya punya citra baik dimata orang tua dan memberi nilai tambah atau merubah skill, kompetensi, sikap, karakter atau semangat menjadi, keinginan untuk, …. dan lainnya.

Gampang aja sebenarnya, coba tanya pada diri anda, akankah anak kandung anda akan anda titipkan ke sekolah dimana anda bekerja …, kalau ya, artinya sekolah anda bagus, …. kalau tidak, silahkan perbaiki kualitas sekolah anda.

Selamat siang pembaca, dimana anak anda disekolahkan?


Leave a comment

satu jadi kenikmatan dan sejahtera serta bahagia … Sementara yang satu jadi penderitaan dan kematian

Dua orang yang baru saling kenal bertemu,
“selain sekolah apa pekerjaan kamu?”, tanya salah satu dari mereka.
“saya suka menulis tentang apa saja, …. Nanti akan saya kirim lewat email, siapa tahu bermanfaat”, jawab yang ditanya.
Pertemuan itu kemudian menghasilkan pertemuan berikutnya berkali-kali dan aliran uang ratusan juta rupiah, karena mereka berbisnis, bekerja sama selama beberapa tahun ke depan.

Dua orang yang baru saling kenal bertemu,
“selain sekolah apa pekerjaan kamu?”, tanya salah satu dari mereka.
“saya suka ikut tawuran, … Asyik rame-rame di jalan, membela almamater, dilihat banyak orang dan berlari kesana-kemari”, jawab yang ditanya.
Pertemuan itu kemudian berlanjut dengan pertemuan berikutnya berkali-kali hasilkan aliran darah di kepala terkena lemparan batu, kaki yang tertusuk senjata tajam lawan ….. Bahkan keduanya berpulang … Mati karena organ penting di perut tertancap metal.

Dua orang yang baru saling kenal bertemu,
“selain sekolah apa pekerjaan kamu?”, tanya salah satu dari mereka.
“saya suka nongkrong disana-sini … asyiik hura-hura sama teman-teman”, jawab yang ditanya.
Pertemuan itu kemudian berlanjut dengan pertemuan berikutnya berkali-kali hasilkan seorang bayi diluar nikah.

Tiga peristiwa di atas kejadiannya sama dalam hitungan detik, berawal dari pertemuan dan pertemanan … Berujung beda, satu jadi kenikmatan dan sejahtera serta bahagia … sementara yang kedua jadi penderitaan dan kematian dan yang terakhir jadi pasangan ayah ibu muda yang belum jelas pekerjaan tetapi harus membesarkan anak hasil hubungan tak tertahan.

Selamat pagi pembaca, anda peserta didik, guru, kepala sekolah, atau orang tua, …? Bahagia dan sengsara bisa datang dalam hitungan detik, maka …….


Leave a comment

selamat malam guru Indonesia mari ajarkan kebaikan pada anak negeri

seorang guru mengeluh
jika ada kejadian perkelahian pelajar
mass media langsung ramai memberitakan
sementara ketika ada pelajar berprestasi
mass media enggan memberitakan

kenapa?
mungkin saat ini masih berlaku anggapan
orang digigit anjing itu bukan berita
tapi anjing digigit orang baru berita

atau karena terlalu banyak keburukan di negeri ini
sehingga media banyak beri tempat untuk yang jelek
hingga hampir tak ada tempat untuk beritakan kebaikan

kalo guru itu mengeluh
mungkin dia harus introspeksi
bahwa para pekerja media itu adalah
hasil didikan guru-guru
yang mungkin terlalu banyak ajarkan keburukkan
terlewat ajarkan kebaikan
sehingga pekerja media mungkin sangat terbiasa dengan keburukan
lupa bahwa masih banyak kebaikan disekitar

selamat malam guru Indonesia
mari ajarkan kebaikan pada anak negeri


4 Comments

guru era baru semangat membara perbaharui ilmu dan metoda agar anak negeri hidup sejahtera

tas hitam dari kulit buaya
selamat pagi
berkata bapak umar bakri
ini hari aku rasa kopi nikmat sekali

laju sepeda kumbang
di jalan berlubang
slalu begitu dari dulu
waktu zaman jepang


hahahaha
tiba2 pagi ini saya ingat lagu iwan fals
berjudul umar bakri

kini dendang manis
menyambut guru
kampus yang mendidik guru
sesak parkir tumpah ruah
pertanda makmur para pendidik

orang tua dan calon mertua
wellcome pada profesi mulya
guru era baru semangat membara
perbaharui ilmu dan metoda
agar anak negeri hidup sejahtera


4 Comments

Guru dinilai dari seragam, kehadiran di sekolah dan prosentase ujian nasional

Selamat pagi bapak dan ibu guru, hampir di setiap sekolah pasti pernah terjadi permelahian atau tawuran antar peserta didik dinsatu sekolah atau dengan sekolah lainnya.

coba perhatikan, dari semua guru di sekolah anda berapa persen yang peduli dan bekerja sama lakukan seseatu ketika terjadi tawuran? kebanyakan merasa itu tugas dari pembina OSIS dan tim kesiswaan dan BK, bahkan ada guru yang pembina ekskul, PPKN, guru Agama atau yg berkaitan dengan moral dan karakter tak peduli kejadian itu.

guru-guru itu bilang yang penting saya berseragam lalu setiap pagi dan sore hari saya lapor pada mesin absen, cap jempol atau telapak tangan agar tunjangan tak berkurang sambil dorong anak belajar tekun agar semua lulus ujian nasional, soal apa yg dilakukan peserta didik biar guru pembina OSIS atau Guru BK serta Kepala Sekolah yg urus …. kami kan dinilai dari seragam, kehadiran di sekolah dan prosentase ujian nasional.


4 Comments

Guru berijazah S1, S2 dan S3, mengajar tak disuka

Awalnya guru itu berpendidikan S1
Saat rapat sekolah enggan bicara
bahan ajar statis bertahun-tahun
Cara mengajar tetap tak disuka
Buku, bacaan tak bertambah
Organisasi tak ada diikuti
Nulis di blog atau buku tak mau
Kemampuan komputernya ” na’ ni’ nu”
Jadi pembina upacara kakinya bergetar
Yang ditanya uang dapat berapa

Guru itu kuliah lagi dan lulus S2 hingga S3
Tapi kenapa
Saat rapat sekolah enggan bicara
bahan ajar statis bertahun-tahun
Cara mengajar tetap tak disuka
Buku, bacaan tak bertambah
Organisasi tak ada diikuti
Nulis di blog atau buku tak mau
Kemampuan komputernya ” na’ ni’ nu”
Jadi pembina upacara kakinya bergetar
Yang ditanya uang dapat berapa


10 Comments

Menikmati tempat belajar ngajar SMAN 86 Jakarta

Pak Unad, Pak Zaky, Pak Riyono, Ibu Tumiar dan Saya

Pagi tadi saya flashback ke suasana tahun 1988-1989 saat baru lulus Diploma III Matematika IKIP Jakarta, jumpa kembali dengan sahabat yang dulu saling bantu, sambil sharring bagaimana mengajar yang menyenangkan.

Ada Ibu Tri (beliau guru saya di SMAN 35 yang pindah ke 86), Pak Unad, Pak Riyono, Pak Rahmat, Pak Elon Silalahi, Pak Suryana, Ibu Ine, dan masih banyak lagi.

Foto-foto dan reportase singkat flashback saya ada di facebook saya dan blog training saya.

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


3 Comments

Menjawab tanya Pembaca Blog tentang Guru yang Nyaru

Lisa Mustafa pembaca menulis komentar pada posting Saya begini:

Saya setuju dengan analisa Bapak……tapi ada yang saya tanyakan kepada Bpk … semoga Bpk dapat memberikan jawaban ……bagaimana kalau seorang guru dari awal menjadi guru termasuk guru yang malas untuk masuk kelas/ mengajar…apalagi hal-hal yang lain yang berhubungan dengan tupoksi…tapi dengan berjalannya waktu…dengan segala cara orang itu menjadi kep-sek….kejadian seperti ini banyak saya temui……jadi banyak guru mau jadi kepsek salah satu alasannya karena malas mengajar…….makanya dengan ada peraturan masa kep-sek hanya 2 periode banyak menimbulkan reaksi…..karena kalau belum pensiun sudah habis masa jabatannya…. guru tsb enggan untuk mengajar ……..bagaimana tanggapan bapak?

Jawab Saya adalah sbb:

Bahwa orang itu bisa jadi Kepala Sekolah adalah suatu “kehebatan” … tapi lihat dan amati ke depan … yang bersangkutan mungkin tak  punya kinerja bagus … guru-guru yang dipimpin juga tak terlalu mendukungnya … dan dalam jangka panjang, dia bakal tersiksa oleh ketakmampuannya mengelola sekolah … indikatornya gampang terlihat, diantaranya beliau sering mengurung diri di ruang kerja, jarang lakukan rapat koordinasi dengan semua guru, lebih senang memanggil guru atau staf satu persatu …. atau lebih senang keluar sekolah untuk urusan yang tak jelas …. karena sesungguhnya dia tersiksa dengan sesuatu diluar kapasitasnya.

Soal periode masa kerja kepala sekolah, itu ada perundangannya … seharusnya kepala sekolah siap jadi guru, karena sesungguhnya kepala sekolah adalah guru dengan tugas tambahan mengelola sekolah … pada hakikatnya mengajar itu menyenangkan … guru yang bagus pasti akan terpakai dimanapun dia berada, … di rumah, lingkungan agama, RT, RW, Kelurahan, Peguyuban Keluarga … bahkan tak sedikit kemudian yang jadi nara sumber keliling Indonesia atau dunia 🙂 :), salah satu contohnya adalah Bapak Arif Rahman.

Kita tak perlu ngiri pada teman itu … doakan aja agar beliau sehat selalu, panjang umur dan disadarkan, kemudian mau berubah jedi lebih baik …. terima kasih.


17 Comments

Guru yang biarkan nyontek itu ditulis namanya di Twitter oleh peserta didik

follow me

Selamat pagi bapak dan ibu guru. Bagaimana perasaan anda jika nama anda ditulis di twitter oleh peserta didik seperti ini:

@hrxxxxxxxx
Hrxxx Eixxxxx
semoga besok yg ngawas Saxxxx, atau Daxxxxx amiiiin 😀 soalnya males banget belajar -____-

Guru killer, mungkin ditakuti atau disegani peserta didik, sehingga muncul kesan-kesan lucu dari peserta didik …. kesan awalnya tak enak …. tapi nanti setelah lama dia lulus, maka kesannya akan jadi bagus, setelah dewasa peserta didik akhirnya faham bagaimana guru profesional bekerja …. bahkan sesungguhnya, saat inipun mereka tahu mana guru yang baik dan tak baik.

Guru yang cuek dan santai dalam mengajar bahkan biarkan murid menyontek sudah dilecehkan sejak saat ini hingga puluhan tahun dikenang oleh para peserta didik … walau sekarang peserta didik sepertinya menyukai anda … sesungguhnya mereka mencibir … twit atau kicauan mereka di twitter seperti yang saya kopi itu jadi buktinya.

Mau jadi guru killer atau cuek, atau tidak keduanya adalah hak anda … yang penting adalah menjaga martabat dan harga diri anda sebagai guru …. karena peserta didik kita makin hari makin canggih, kritis terhadap apa saja disekitarnya … kalau kita tak meningkatan kualitas diri maka kita akan tergilas oleh roda perubahan dan menjadi bukan siapa-siapa … padahal kesempatan untuk menjadi seseorang yang bernilai di dunia pendidian sangatlah mudah … caranya, serius deh bekerja … gunakan fikiran dan hati plus ikhlas … maka penghargaan dan limpahan rejeki bakal hampiri anda tak henti.

Apa itu twitter? bapak dan ibu guru bisa belajar dan praktekan sendiri dipandu buku yang bisa dibeli di toko buku, atau bertanya pada peserta didik …. saya yakin anda sudah menerima tunjanan sertifikasi dan layak disebut guru profesional, maka anda akan bekerja secara profesional, salah satunya dengan tak biarkan peserta didik nyontek.

Gunakan tunjangan sertifikasi untuk membeli buku, alat bantu teknologi dan lainnya agar anda jadi lebih profesional sebagai pendidik, atau bersinergi dengan peserta didik agar anda tahu apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka lakukan agar kita tak jadi bahan olok-olokan antar peserta didik


7 Comments

Guru tak jadi Guru

Dia mengajar di kelas
tapi tak peduli peserta didik masuk atau tidak
padahal semua wajib masuk sekolah

Dia mengajar di kelas
tapi tak peduli baju siswa rapih atau tidak
padahal ada tata tertib baju harus masuk

Dia mengajar di kelas
tapi tak peduli rambut peserta didik gondrong
padahal ada aturan rambut harus rapi

Dia mengajar di kelas
tapi tak periksa dan kembalikan hasil ulangan peserta didik
padahal harusnya dikoreksi dan dikembalikan

Dia mengajar di kelas
tapi tak peduli anak lanjut kuliah atau kerja
padahal misi sekolah antar anak kuliah atau kerja

Dia mengajar di sekolah
tapi tak peduli peserta didik bawa sepeda motor
padahal aturan pake SIM belum terpenuhi

Guru itu tak jadi Guru
Selamat pagi pengunjung, anda pasti guru yang pantas ditiru


Leave a comment

Presiden, Menteri, DPR, Peserta Didik – Blog, Twitter dan Facebook

Presiden ributkan BLOG
Para Menteri dan anggota DPR ramai di TWITTER
Para Peserta Didik ramai di FACEBOOK
Para Guru sibuk absen pagi dan sore tak peduli teknologi

Ada waktu luang tidur, atau jalan ke pasar dan mall,
bahkan begunjing tentang hal yang tak penting
seharusnya mereka belajar Facebook, Twitter dan Blog
untuk gunakan sebagai media belajar
agar tak kalah dengan peserta didik, Menteri, Anggota DPR dan Presiden

Karena Guru bakal lahirkan Presiden, Menteri dan Anggota DPR berikutnya
lha …. kalo gurunya GAPTEK atau gagap teknologi
lalu akan muncul anggota DPR yang browsing porno sambil sidang
Menteri dan “Presiden” yang saling serang di Twitter

PESERTA DIDIK CAKEP DAN CANGGIH AJARI GURU SD DI JKT UTARA

Selamat pagi bapak ibu guru, masih bingung isi waktu luang?
Panggil salah satu murid anda …. belajarlah padanya
atau kumpulkan rekan-rakan anda yang sama bingungnya
saya akan datang bersama peserta didik yang cakep dan canggih


1 Comment

SMK Negeri 36 Jakarta mendidik etika, karakter Juara dan trampil gunakan teknologi

APRESIASI PRESTASI

Selamat pagi bapak, ibu guru dan kepala sekolah TK, SD, SLTP dan SLTA, pernahkah anda bertanya kepada diri sendiri tentang hasil kerja mendidik selama ini?

“Saya berhasil antarkan peserta didik masuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dari TK masuk ke SD, dari SD masuk ke SLTP, …”

Coba lihat tentang profesi atau pekerjaan yang tersdia untuk tamatan SLTA di Indonesia disini.

Ternyata setelah sekolah selama 12 tahun lebih, alumni SLTA cuma bisa diterima sebagai Operator, Sales Promotion Girls/SPG, Pelayan toko, Pelayan Restoran, Bagian Administrasi, Resepsionis, Helper Gudang, Surveyor, Kasir, Pramugari, Pemasaran, dan lainnya.

Amati semua pekerjaan itu …. hampir semua profesi diatas sesungguhnya dapat dikerjakan oleh seseorang yang tak sekolah sama sekali … hanya perlu latihan seminggu hingga dua minggu … lalu untuk apa sekolah lama-lama?

Perbedaan mendasar dari seseorang yang bersekolah dan tidak ada pada etika dan karakter yang bisa menyesuakan diri dengan perkembangan atau perubahan zaman … sehingga seseorang punya insiatif untuk melakukan berbagai perubahan agar tuntutan perusahaan atau institusi bisa dipenuhi sehingga bisnis bisa langgeng.

Coba tanya pada teman anda yang berprofesi sebagai guru, apa tujuan pendidikan di sekolahnya? tak sedikit yang menjawab untuk mencapai target LULUS UJIAN NASIONAL 100%. Jika itu jawabnya maka semua sumber daya dan strategi diarahkan untuk mencapai kelulusan.

Lalu sekolah tak peduli atau enggan mendidik etika dan karakter anak negeri, karena tak ada penilaian terhadap hal itu …. kinerja guru dihitung dari datang dan pulang tepat waktu, kenakan seragam dan atribut lengkap … mereka patuh pada mesin absen …. datang pagi, mengajar sekedar, lalu pergi belanja atau keperluan lain, bahkan tidur dulu di rumah atau tempat lain … saat jam pulang kembali ke sekolah …. ada juga yang melakukan absensi di sekolah A pagi hari , lalu mengajar di sekolah B, sore hari datang ke sekolah A lagi untuk mencetakkan ibu jarinya …. kinerja dikontrol mesin absen 😦 😦 😦

SMK Negeri 36 Jakarta mendidik etika, karakter Juara dan trampil gunakan teknologi

Lewat kebijakkan pemberian beasiswa bagi peserta didik yang berprestasi dalam berbagai bidang, seperti olahraga, seni budaya, agama atau lainnya, yang menjadi JUARA SATU TINGKAT DKI, TIGA BESAR TINGKAT NASIONAL DAN LIMA BESAR TINGKAT INTERNASIONAL, akan memperoleh BEASISWA BEBAS SUMBANGAN RUTIN BULANAN HINGGA LULUS SEKOLAH.

Program ini kenyataannya telah mendorong peserta didik untuk berusaha merebut peluang berprestasi, merencanakan kegiatan latihan, bekerjasama, menghormati pemimpin, hargai teman, hargai prestasi, berkeringat mencapai prestasi, berani tampil, menghargai kemenangan, menerima kekalahan, menjaga prestasi-martabat-harga diri, bertanggung jawab, bekerja keras dan berbaai karakter lainnya dipraktekkan oleh guru dan peserta didik untuk mencapai prestasi.

Etika peserta didik kami bangun dengan sistem “4 pantangan” berbuntut pemecatan … dasar pemikirannya adalah, missi utama kami adalah antarkan peserta didik ke dunia kerja, berwirausaha atau kuliah … ketika bekerja dan wirausaha ataupun kuliah … mereka tak boleh BERKELAHI, MENCURI, LOMPAT PAGAR & EDARKAN NARKOBA. Oleh sebab itu peserta didik yang lakukan 4 pantangan itu dan terbukti … maka yang bersangkutan akan dikeluarkan dari sekolah … semoga jika selama tiga tahun belajar mereka berhasil menahan diri tak lakukan 4 hal itu, maka ketika bekerja, mereka menjadi pribadi yang beretika buat orang disekitarnya.

Kemampuan gunakan teknologi informasi kami biasakan dengan aturan peserta didik yang lulus th 2011 ini harus sudah membuat blog dengan jumlah posting minimal 150 artikel untuk jurusan Teknik Komputer Jaringan dan 75 artikel untuk jurusan lainnya. Dari aturan ini, peserta didik belajar gunakan teknologi, berinternet sehat, membaca informasi, memilih info yang bagus, memasukkan dalam blognya atau menulis informasi untuk dikonsumsi masyarakat sedunia.

BLOG ASEP, http://asepwilman.blogspot.com/ FOTO DI ATAS PALING KIRI

Penyempurnaan berbagai sistem di sekolah selalu kami kembangkan agar selalu sesuai degan perkembangan zaman … karena “Tak ada yang tetap dan abadi di dunia, kecuali PERUBAHAN”. Mendidik anak negeri siap hadapi perubahan, mengharuskan guru juga harus siap berubah jadi lebih baik setiap saat.

Selamat pagi pembaca, masih tak mau berubah?


8 Comments

Penampilan keren tak harum bak Duren

Penampilannya keren, setiap hari selalu berseragam, menandakan beliau adalah guru karena seragamnya biru …. Bicaranya rame, berdebat tak mau kalah …. Jika rapat banyak mengumpat ….. Teman-teman dan peserta didik sudah faham, jika dapat tugas jadi pembina upacara, guru itu selalu bermasalah; sakit, terlambat, ada keperluan ….. Dan sebagainya …. Rupanya beliau galau berbicara di depan hampir seribu peserta didik dan teman mendidik …..

Oke deh kalo dia tak bisa bicara, nulis juga tidak …. Beliau punya notebook, dan selalu membawanya tiap hari … Jika membuka benda pintar itu mulutnya selalu rame; file nya koq hilang …. Kenapa muncul ini …. Gimana caranya supaya begitu …. Dan banyak lagi deh ….. Jika ada info soal fulus, belau paling cepat nyamber …. Dan dibelakang namanya ada tambahan gelar dua huruf …. S2 boooo …..

Saya mau nyanyi jadinya: “Ibu guru kami pandai bicara … Pandai bercerita …. Asik sekali …. Sayang kini zaman IT, kenapa ibu masih LOLAAAAAAAAAAAAAA …

Bagaimana dengan anda?


2 Comments

Anak, bapak, ibu dan gurunya

Anak itu merokok ikutin bapaknya.
Anak itu mengemis ikutin bapaknya.
Anak itu malas ikutin bapaknya.
Anak itu memancing ikutin bapaknya.
Anak itu cerewet ikutin ibunya.
Anak itu tak mau belajar ikutin bapak ibunya.
Anak itu ga peduli pada sekitarnya ikutin gurunya.

Karena gurunya ngajar aja yang dia suka, tak peduli perkembangan sekitar. Para guru yang ngajar materi ujian nasional cuma fokus lulus 100 %, sementara lainnya tak pernah ganti buka pegangan dan cara ngajar sejak mulai ngajar hingga pensiun.

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


7 Comments

Saya membimbing guru SD belajar TI, ke DPR juga siap

GURU JAKARTA GITU LOOO

Saya ditemani peserta didik SMKN 36 Jakarta yang hebat berkunjung ke beberapa Sekolah Dasar di sekitar Cilincing untuk membimbing guru-guru belajar Teknologi Informasi (TI) karena menurut pengamatan kami mereka masih sangat lemah dalam penguasaan TI … dan faktanya memang benar … mereka sangat asing dengan benda itu, dan jauh dari kebiasaan gunakan TI untuk pembelajaran.

Pantas jika para guru masih gagap teknologi … mungkin mereka melihat para wakil mereka yang dipercaya dan terhormat juga masih seperti itu.


Coba perhatikan orang terhormat yang kenakan jaket hitam … betapa gagapnya dia menjawab pertanyaan “alamat email” …. kalo ditanya alamat email aja gagap dan bingung …. gimana menjawab pertanyan kebangsaan yang berat.

Selamat pagi pembaca … masih gagap hari ini?