Blog Pendidik


Leave a comment

kerjalah bukan karena diri sendiri, ortu, pacar, istri/suami, dan atasan, happy deh

anda kerja karena siapa?

kalau ada kerja karena diri sendiri
bersiaplah untuk selalu resah
karena standar & keinginan diri
yang selalu berubah

kalau anda kerja karena orang tua
bersiaplah kecewa
karena mereka akan tiada
pulang ke alam baka

kalau anda kerja karena pacar
bersiaplah bubar
karena puaskan pacar tak kan pernah kelar
smakin lama standar pacar naik bak mercu suar

kalau anda kerja karena istri atau suami
bersiaplah selalu pulang pagi
karena senakin banyak yang harus dibeli
sebab yang ada sudah tak trendi lagi

kalau anda kerja karena atasan
bersiaplah meledak seperti petasan
karena tak pernah bisa beri kepuasan
permintaan lebih sudah jadi kebiasaan

kerjalah bukan karena diri sendiri, ortu, pacar, istri/suami, dan atasan
tapi karena Allah yang pemilik segalanya
sebab Allah tak minta apa-apa
tapi dia akan memberi semuanya
kebahagiaan di dunia & alam sana
happy dah

Advertisements


Leave a comment

Jika anda sekarang sudah kerja, apakah ketika sekolah anda sudah terfikir bakal kerja spt skarang ini?

20120217-204030.jpg
apa yg ada pada fikiran anda jika lihat foto di atas?

cari nafkah susah?
cari nafkah mudah, parkir dan cerak spanduk aja?
kreatif orang yg jualan dg cara itu?
….

jika anda sekarang sudah kerja, apakah ketika sekolah anda sudah terfikir bakal kerja spt skarang ini?

jika anda masih sekolah atau kuliah, mau kerja macama apa? smg sukses yah


Leave a comment

kematangan mental, siap kerja dan bisa bekerja sama dengan semua orang

20120102-231720.jpg
Manusia dewasa harus bertanggung jawab mencukupi kebutuhan diri dan keluarga … setiap manusia harus bekerja agar bisa peroleh nafkah.

Untuk bisa bekerja dengan baik seseorang harus memiliki skill atau kemampuan bekerja pada bidang apa saja sesuai minat dan latar belakang pendidikan atau pengalaman kerja sebelumnya.

Skill itu bisa dipelajari dengan mudah dan cepat jika seseorang telah memiliki kematangan mental, siap kerja dan bisa bekerja sama dengan semua orang di tempat kerja.

Lihatlah badut itu, andai di rumah dia sedang mengalami masalah yang ringan atau berat … di saat kerja dia harus selalu siap menghibur semua orang.

Hai para peserta didik, sudah siapkah anda bekerja dan jadi pribadi yang mandiri?

Bapak, ibu guru atau kepala sekolah, apakah anda siapkan peserta didik cuma buat Lulus Ujian aja?


1 Comment

Semangatlah berangkat, karena burung yang tak berprofesi diberi kehidupan oleh alam dan dijamin Allah, Apalagi manusia

20120105-071932.jpg
Lihat seriusnya wajah ibu sepuh itu … Walau renta, beliau masih sangat percaya diri bekerja untuk hasilkan sesuatu untuk biayai kehudupan diri dan keluarganya …
Mau tahu seberapa level percaya diri anda?

Bangun tidur enggan beranjak dari tempat tidur,
Bingung tentukan menu sarapan,
Duduk bengong pagi hari,
Bimbang memilih busana hari itu,
Keluar rumah dengan langkah gontai tak semangat,
….

Dengan gejala di atas di duga anda kurang pede

Segera bangun pagi, karena Allah rejeki anda hari ini banyak,
Segera sarapan pagi, karena tubuh butuh gizi untuk aktifitas
Segera selesaikan urusan pagi lalu bekerjalah, jangan bengong yah,
Semangatlah berangkat, karena burung yang tak berprofesi diberi kehidupan oleh alam dan dijamin Allah
Apalagi manusia

Selamat pagi pembaca, saya merasa kegairahan anda baca posting saya ini …. Semoga dalam sehat dan sukses slalu.


Leave a comment

Balancing

Bekerja memang harus serius
tapi tak perlu monoton terus
karena kesehatan akan tergerus
indikatornya badan jadi kurus

sikap keliru respon kerja
kadang bikin badan gemuk tak terkira
itu juga karena kita sering lupa
makan terus sepanjang masa

Hiburan setelah kerja bisa macam-macam
ada tadarus, majelis, mancing, burung,
paduan suara, karaoke, dan masih banyak lagi

selamat siang pembaca, apa hoby anda seimbangkan kerja?


1 Comment

Dialog tentang Kerja

pak ganteng . mau nanya doang pak . lebih enak cari uang dengan menggunakan otak yg harus bekerja ekstra keras atau dengan tenaga pak ? ksh tau alasannya ya pak . tq .

Dedi D Dwitagama
sikat aj yg ada duluan, smua ada plus minusna

Muhammad Hadist Arviansyah
iah sih pak . terkadang saya mikir orang orang yg bekerja keras dengan otak memang sangat mudah mengumpulkan pundi pundi penghasilan beda dengan yg tenaga . tapi saya juga melihat dari sisi lain . orang yg bekerja dengan otak , biasanya lebih mudah terjerumus dalam kasus korupsi . apa itu benar pak ?

Dedi D Dwitagama
ada benar dan salahnya bos … ada pekerja keras fisik yg kaya raya … ada pemikir yg miskin teruuus … tp kebahagiaan tak diukur dari pundi-pundi … ada di hati booo

Itu dialog saya dengan peserta didik pada wall fesbuk saya … begaimana anda arahkan peserta didik untuk memilih kerjanya?


3 Comments

SMK

Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.

Secara sederhana, SMK siapkan peserta didiknya untuk kerja dan kuliah.

Entah kenapa tiba-tiba Sy ingin posting tentang missi SMK … karena berdasarkan pengamatan Saya masih banyak guru SMK yang mengajar tanpa roh SMK … sekedar mengajar, tak peduli apakah beliau menyiapkan anak didiknya untuk kerja … masuk kelas, mengajar, … saat bel berbunyi … tinggalkan kelas … bahkan suatu kali ada teman guru yang punya jabatan sebagai “Pembina OSIS” berkata; “Urusan sikap siswa setelah lulus bukan urusan kita” ketika Saya meminta ybs memberi perhatian ttg sikap siswa yang tak tepat … dan Saya bilang “Jika kita diamkan, bagaimana sikap dia setelah lulus nanti?”


11 Comments

Mau KERJA, masuk SMK aja

Siswa SMK dipersiapkan untuk siap kerja setelah lulus sekolah.

tenaga-kerja.jpgNiko, seorang siswa sekolah menengah, merasa lebih ‘berguna’ jika dia bersekolah di sekolah kejuruan. Menurutnya, dengan sekolah di sana dia bisa segera bekerja. Ia lantas memilih jurusan yang menurutnya lebih gampang untuk mencari kerja, yaitu Teknik Listrik dan Teknik Elektro. ”Kalau harus kuliah, mahal,” ujar Niko yang akhirnya bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Yogyakarta, Fahriza, siswi kelas II Administrasi Perkantoran SMKN 25 Jakarta, juga melontarkan hal senada. Ia mengaku ingin lekas bekerja selepas lulus SMK. ”Meskipun nanti keinginan itu berubah, saya toh masih bisa ikut tes masuk ke perguruan tinggi,” jelasnya.

Continue reading