@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Belajar bahagia itu perlu, supaya bisa bahagia tanpa rokok & narkoba

  

Bahagia itu sederhana
Mungkin kakek di atas sangat bahagia
hanya dengan merokok

Kamu mau seperti itu?
atau seperti perempuan di bawah ini
yang hingga keriput trus merokok 

  

Karena dirimu adalah penentu
apapun yang akan kamu lakukan

Apakah di sekolah guru mengajarkan muridnya
bagaimana menikmati bahagia
hingga rakyat negeri mencari bahagia
lewat rokok atau narkoba?
bagaimana dengan anda?


2 Comments

Hukuman mati itu ________________

20150119-150957.jpg

Beberapa pengedar narkoba sudah dieksekusi mati, hukuman tertinggi yang kontroversi, sebuah prestasi yang hebat setelah sekian lama negeri ini tak berani mengeksekusi terpidana mati bahkan memberi grasi atau pengampunan kepada pengedar narkoba.

Narkoba banyak beredar karena banyak yang berminat, gemar, kecanduan atau apapun alasannya yang muaranya pada kebodohan dan kelemahan pribadi seseorang sehingga terjerat narkoba. Jika tak ada yang mau membeli narkoba di negeri ini maka tak ada pengedar yang datang manjajakan barangnya. Seperti sebuah produk yang dipajang di supermarket atau di pasar, jika tak ada yang butuh dan membelinya, maka barang itu akan kadaluarsa, dibuang dan pedagang tak akan menjual barang itu lagi.

Persoalannya adalah bagaimana keluarga dapat memberi pemahaman kepada anak-anaknya tentang masalah narkoba, memberi alternatif pilihan kegiatan yang menyenangkan agar tak terbawa arus di luar yang mendorong menyalahgunakan narkoba, sekolah mendidik murid-muridnya menjadi pribadi yang sayang pada dirinya, mampu menjaga kesehatan, punya pendirian yang kuat, beran dan mampu menolak ajakan siapapununtuk merokok atau menyalahgunakan narkoba.

Masyarakat, pemerintah harus mampu menciptakan atmosfir kehidupan lingkungan yang sehat, saling menjaga, peduli serta saling sayang …. jika pancasila tak hanya jadi slogan, pendidikan karakter dijalankan dengan baik, agama tak hanya jadi ritual, orang tua bisa bersikap bagus mendidik anaknya, mungkin tak ada pemgedar narkoba di negeri ini dan tak perlu ada yang di tembak mati, cian juga ya?


Leave a comment

Robin William berpesan pada pecandu narkoba & alkohol

20140813-171226.jpg
Robin William
film-film kamu selalu manarik ditonton
kamu menghibur orang se dunia
pandai berperan jadi tokoh panutan

kenapa
akhir hidupmu tak layak ditonton
kamu tak cakap menghibur sendiri
tak pandai berperan jadi orang baik

jutaan penonton tak cukup menemani
hingga narkoba & alkohol kau nikmati
tak perlu paksakan menghibur kami
bahagiakanlah dirimu dahulu

atau kamu sedang berpesan pada dunia
bahwa narkoba & alkohol tak pantas jadi teman
keduanya hilangkan kebahagian yang dipunya
hingga diri ingin cepat berpulang

terima kasih Om William
atas hiburan yang sudah kau beri
semoga pilihanmu tak salah
damai & bahagialah dekat sang pencipa


2 Comments

Upaya Sekolah mencegah murid kecanduan rokok dan narkoba, gimana di sekolahmu?

20140217-082828.jpg
Kalau ditanya apakah ada program pencegahan penyalahgunaan atau sosialisasi masalah rokok di sekolah anda? Jawabannya pasti ada dan sudah dilakukan.

Coba diteliti kembali, kapan hal itu dilaksanakan? tahun lalu? Sekian tahun lalu? Perhatikan atau ingat-ingat deh, siapa yang jadi target kegiatan itu? Berapa murid yang ikut kegiatan itu? apakah mereka masih sekolah saat ini atau sudah lulus?

Sekolah sering lupa, atau merasa sudah melakukan kegiatan di atas, padahal kegiatan itu dilakukan sekian tahun yang lalu dimana murid-murid yang ikut kegiatan sudah lulus, sementara ratusan murid yang masih bersekolah saat ini belum mendapatkan pembekalan atau tambahan pengetahuan tentang rokok dan narkoba.

Upaya pencegahan bahaya rokok dan narkoba sebaiknya menjadi budaya atau bagian kegiatan-kegiatan yang selalu dikerjakan di sekolah, beberapa strategi yang bisa dilakukan sekolah diantaranya sebagai berikut:

1. Sosialisasi bahaya rokok dan narkoba untuk murid baru, ini bisa dilakukan saat Masa Orientasi Siswa – MOS, atau penyuluhan oleh senior pengurus OSIS saat upacara atau apal pagi di sekolah.

2. Penerapan aturan TATA TERTIB SEKOLAH berhubungan dengan rokok & narkoba disosialisasikan kepada murid dan orang tua atau wali murid, dan penandatangan dokumen surat pernyataan yang ditulis tangan bahwa murid dan orang tua sudah membaca tata tertib, menyetujui isinya dan siap menerima sangsi terhadap pelanggaran tata tertib.

3. Perkembangan zaman, situasi dan pemahaman warga sekolah mengharuskan REVISI TATA TERTIB SEKOLAH SETIAP TAHUN, upaya itu harus melibatkan semua warga sekolah, guru, karyawan, orang tua, murid, alumni, Komite Sekolah, industri, dinas, perguruan tinggi atau siapa saja yang menjadi mitra sekolah selama ini. Proses revisi harus dilakukan, walaupun kemudian isi tata tertib yang sudah ada masih bagus dan bisa digunakan tanpa penambahan atau pengurangan lagi itu jadi forum sosialisasi program dan tata tertib sekolah.

4. UPAYA PENCEGAHAN ROKOK & NARKOBA BERKELANJUTAN, berbagai kegiatan bisa dilakukan misalnya: razia isi tas murid secara acak di lobby sekolah pada hari-hati tertentu, atau razia ke kelas, di toilet, dsb. Foto di atas memperlihatkan murid yang dilibatkan melakukan upaya pencegahan. Pada sekolah lanjutan murid kelas 8 atau 11 harus diberikan lagi kegiatan yang sesuai dengan minat mereka berhubungan dengan rokok dan narkoba, demikian juga untuk murid yang di kelas 9 atau 12 harus diberi pembekalan dalam bentuk yang berbeda dengan sebelumnya.

Alternatif kegiatanuntuk kelas 8 & 9 atau 11 & 12 adalah:
– Lomba Poster
– Lomba film atau video pendek
– Lomba pidato
– Lomba karya tulis
– Stand up Comedy, dsb
– yayasan Kanker
– Rumah Sakit Paru
– LSM HIV/AIDS
– Komnas Pengendalian Tembakau
– Polisi
– masih banyak lagi

4. KONSISTENSI TERAPKAN ATURAN LEWAT REWARD DAN PUNISHMENT sangat perlu, murid kita itu pintar, apalagi orang tuanya … sekali saja sekolah tak konsekwen menerapkan tata tertibnya sendiri maka ketika ada murid yang melanggar aturan akan menuntut hal yang sama, oleh sebab itu jalankan tata tertib secara konsisten atau rubah tata tertib jika dirasa tak sesuai lagi.

Jika murid dan orang tua sudah disosialisasikan, menandatangani surat pernyataan bermaterai, melanggar peraturan, diingatkan, dilakukan konselng (didukung dengan bukti-bukti), melakukan pelanggaran berkali-kali, maka murid itu pantas menerima sangsi sesuai tata tertib … andai keluarga murid yang kena sangsi memperkarakan dengan bantuan pengacara, maka sekolah akan memenangkan kasusnya.

5. SALURKAN ENERGI DAN KREATIFITAS MURID, tumbuhkan berbagai kegiatan ekskul yang disukai murid, tampilkan pada berbagai kesempatan di sekolah, seperti MOS, peringatan hari besar, ketika menerima kunjungan tamu, di upacara atau apel pagi, ulang tahun sekolah, class meeting, pensi dan berbagai kesempatan lainnya.

Anda punya tambahan lainnya?


6 Comments

Kecanduan Narkoba itu berawal dari ketidaktahuan, coba-coba, … merokok juga

Punya teman, sahabat, keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit karena kecanduan narkoba atau rokok, …. ngobrol deh, coba tanya kenapa dia merokok atau menyalahgunakan narkoba. Umumnya para pecandu narkoba dan rokok awalnya coba-coba, dorongan teman sebaya dan ketidaktahuan anak tentang rokok dan narkoba, …. diawali coba-coba, kemudian jadi biasa, makin sering hingga kecanduan.

20140217-081308.jpg

Pendidikan yang pertama sejak anak dilahirkan berlangsung di keluarga, orang tua mendidik anak-anaknya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, minum obat sesuai anjuran dokter, tidak makan makanan yang beracun atau berbahaya, termasuk mengenai rokok, otang tua yang baik berusaha mencegah anaknya merokok, jika orang tua merokok, dia berusaha merokok tak terlihat oleh anak-anaknya dan tak meletakkan rokok di tempat yang terlihat oleh anak-anaknya.

Orang tua yang mendidik anaknya dengan baik membuat anak-anaknya memiliki pengetahuan tentang bahaya rokok & narkoba, anak-anak jadi pintar mengendalikan diri terhadap godaan atau ajakan teman-teman sebaya sehingga tak coba-coba mengisap rokok atau gunakan narkoba.

Biasanya para perokok itu ciri-cirinya; muda, bodoh, kulitnya gelap, miskin pula …. karena orang tua keluarga yang miskin sangat sibuk mencari nafkah hingga tak sempat mendidik anaknya …. bagaimana peran sekolah berkaitan dengan rokok & narkoba?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 17,840 other followers