Blog Pendidik


1 Comment

Rokok memberi keuntungan pada Negara?

Screen Shot 2017-05-15 at 12.33.48 PM

Apakah seperti itu kenyataanya? apakah pajak yang dihasilkan bisa bikin negeri ini makin sejahtera? silahkan baca selengkapnya disini.

Advertisements


2 Comments

Apakah Siti Aisyah tersangka pembunuh Kim Jong-Nam punya teman namanya Sotoy?

 

Teman dan Sahabat.

Andai Siti berjumpa guru SD yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik. 

Andai Siti melanjutkan sekolahnya ke SMP dan berjumpa guru SMP yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik. 

Andai Siti melanjutkan sekolahnya ke SLTA berjumpa guru SLTA yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik … Eh, apakah masih ada guru SLTA yang menanamkan karakter macam ini?.

Andai Siti melnjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi, berjumpa Dosen yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik … Eh, apakah masih ada Dosen yang menanamkan karakter macam ini?.

Itu semua diluar jangkauan saya, saat ini saya sedang melakukan: Andai murid yang tamat SMP, bisa saya tumbuhkan karakter punya kemauan buat melakukan yang terbaik, tak takut dibilang banci kalau tak merokok (padahal kalau kamu main ke komunitas banci, liat deh … Apakah mereka merokok?), tetap merasa jadi orang hebat walau tak merokok.

Mungkin saya bisa menyelamatkan Siti dan Sotoy yang lain?, menurut kamu?


Leave a comment

Memasarkan Sekolah melibatkan murid menggunakan sosial media

Saya terkejut melihat statistik blog Saya kemarin ternyata tulisan MENJUAL SEKOLAH SEHINGGA MAKIN DIMINATI MASYARAKAT, dikunjungi oleh banyak pembaca, padahal saya menulis itu tahun 2013, kenapa? … Saat saya mencoba menduga kenapa pembaca blog saya tertarik membaca posting lama saya … teringat dialog-dialog pada Seminar atau Training-training Saya, bahwa Guru dan sekolah mungkin terlalu asik dan sibuk bekerja jadi tak ingat mengabarkan kegiatan sekolahnya, apalagi melakukan promosi.

Sesungguhnya, ketika proses belajar mengajar di kelas berlangsung, pada waktu yang bersamaan, guru dapat melakukan promosi atau memasarkan sekolah bekerja sama dengan murid-murid yang diajarnya. anak-anak Sekolah Dasar kelas tiga sudah mampu menggunakan telepon genggam berbasis android, dengan telepon genggam itu dan akses internet, murid bisa ikut serta memasarkan sekolah, bagaimana caranya?

Pelajaran Bahasa Indonesia, biasanya ada pelajaran pemahaman puisi, jika semua murid diminta memperagakan membaca puisi di depan kelas, maka waktu yang dibutuhkan akan sangat lama, dan hasilnya hanya sekedar nilai untuk kompetensi itu saja. Guru sebaiknya memberi tugas kepada murid untuk membuat video rekaman adegan saat murid membaca puisi dan mengupload di youtube, pengambilan adegan bisa dilakukan di kelas, halaman sekolah, rumah, atau dimana saja, judul video di youtubenya disarankan seperti ini:

TUGAS PUISI NOVIANTO SMKN 50 JAKARTA, 011216, GURU: UCAHYO, M.Pd.

Nama atau judul tugas video di youtube seperti di atas, mencakup nama murid, nama sekolah, tanggal uenggah video, dan nama guru yang mengajar.

Andaikan Bapak Ucahyo sebagai guru Bahasa Indonesia memberikan tugas puisi, gaya bahasa, prosa, pantun, drama, artinya ada 5 tugas yang bisa diberikan kepada murid untuk menggunggah video dengan cara di atas, maka dalam satu semester jika Pak Ucahyo mengajar 200 murid, maka ada 1.000 video di youtube yang mencantumkan nama murid, sekolah dan dirinya, dalam waktu setahun terdapat 2.000 video di youtube, Pak Ucahyo mengamati penampilan muridnya di youtube dan memberi nilai untuk kompetensi yang dimaksud. Belum lagi jika Pak Ucahyo memberi tugas menulis cerpen, puisi, prosa, resensi dan meminta kepada muridnya untuk posting di blog pribadi murid dengan teknis membuat judul yang sama dengan di atas, maka dari satu guru yang bernama Pak Ucahyo, M.Pd akan tayang ribuan input yang menuliskan nama murid, sekolah dan dirinya, sebuah promosi yang dahsyat buat murid, Pak Ucahyo dan Sekolahnya.

Pelajaran Olahraga, biasanya ada materi basket, volley, sepakbola, renang, dsb.  Guru sebaiknya memberi tugas kepada murid untuk membuat video rekaman adegan cara mendribel bola basket, cara sevis volly, cara berenang gaya dada dan mengupload di youtube, pengambilan adegan bisa dilakukan di lapangan sekolah, halaman sekolah, rumah, kolam renang atau dimana saja, judul video di youtubenya disarankan seperti ini:

TUGAS OLAHRAGA NURSELIA SMKN 50 JAKARTA, 011216, GURU: HARIADI, MM.

Nama atau judul tugas video di youtube seperti di atas, mencakup nama murid, nama sekolah, tanggal unggah video, dan nama guru yang mengajar.

Andaikan Bapak Hariadi sebagai guru Olahraga memberikan tugas basket, volley, sepakbola, renang, softbol, artinya ada 5 tugas yang bisa diberikan kepada murid untuk menggunggah video dengan cara di atas, maka dalam satu semester jika Pak Hariadi mengajar 200 murid, maka ada 1.000 video di youtube yang mencantumkan nama murid, sekolah dan dirinya, dalam waktu setahun terdapat 2.000 video di youtube, Pak Hariadi mengamati penampilan muridnya di youtube dan memberi nilai untuk kompetensi yang dimaksud. Belum lagi jika Pak Hariadi memberi tugas menulis tentang peraturan permainan basket, sejarah pencak silat di Indonesia, olahraga tradisional  dan meminta kepada muridnya untuk posting di blog pribadi murid dengan teknis membuat judul yang sama dengan di atas, maka dari satu guru yang bernama Pak Hariadi, MM akan tayang ribuan input yang menuliskan nama murid, sekolah dan dirinya, sebuah promosi yang dahsyat buat murid, Pak Hariadi dan Sekolahnya.

Ada penanaman dan penerapan beberapa karakter sekaligus dari tugas-tugas di atas, yaitu: karakter orientasi masa depan atau perencanaan, kerjasama, saling menghormati saling tolong menolong, percaya diri, kepemimpinan, dsb. karena tugas-tugas diatas harus dikerjakan bersama-sama dengan teman atau orang lain yang perlu perencanaan, kerja sama, saling menghormati saling tolong menolong, percaya diri, kepemimpinan, dsb.

Salah satu contoh video tugas murid sekolah yang tayang di youtube. Hampir semua mata pelajaran di kelas-kelas atas Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA hingga perguruan tinggi bisa menerapkan cara ini.

Jika dari tugas dua guru diatas sebagai contoh, bisa menghasilkan 4.000 tayangan di chanel youtube murid dan ribuan lainnya di blog murid, maka andai semua guru di sekolah anda yang berjumlah 40 orang melakukan hal itu, paling tidak ada 80.000 entri di dunia maya yang bisa dilacak dengan mesin pencari google berisi promosi kegiatan belajar di sekolah Anda, selanjutnya … terserah anda.


4 Comments

Rekonstruksi Sekolah; MENGAJARKAN KEGAGALAN

how-to-turn-a-failure-into-a-wild-success

Perhatikan di sekolah anda, ketika diadakan suatu kompetisi tentang apa saja … berapa persen murid yang ikut serta berkompetisi? Mengapa begitu sedikit murid yang berani berkompetisi, alasannya bisa beragam; tidak siap, belum latihan, tidak bisa, tidak menguasai, dan masih banyak lagi … apakah hanya itu? Kadang sekolah menerapkan sedikit unsur paksaan dimana setiap kelas harus ada perwakilan dan jika tak ikut mendapat sangsi tertentu … kompetisi yang berubah jadi kegiatan formalitas, hal ini jadi sulit berharap mendapat kader yang baik dari bidang yang dikompetisikan tersebut.

Berapa puluh tahun anda sekolah? apa yang anda kenang selama belajar di sekolah? di sekolah seolah menanamkan keberhasilan, kesuksesan, kebaikan, keindahan … berbagai hal positif yang selalu ditanamkan. Setiap tahun diakhiri dengan sukses berupa naik kelas, rangking, hadiah, liburan dan hal-hal menyenangkan. Perhatikan orang-orang disekitar anda, berpendidikan sarjana tetapi tak memiliki pekerjaan yang baik, berpenghasilan tak jelas dan seperti tak punya gairah untuk hidup, apalagi mereka yang berpendidikan lebih rendah, mengapa? Padahal dalam kehidupan yang sebenarnya bertebaran berjuta kegagalan.

Ketika suatu saat merasakan kegagalan, seseorang sangat terkejut, sangat terpukul dan down atau seolah jatuh tak bisa bangun lagi karena begitu sedih dengan kegagalan yang dialami, karena dia tak biasa gagal, hampir tak pernah gagal, karena saat disekolah ada remedial, hingga selalu naik kelas dan lulus pada setiap jenjang pendidikan.

Orang-orang yang sukses dan berhasil dalam berbagai bidang adalah mereka yang sudah berkali-kali mengalami kegagalan tetapi selalu bangkit lagi untuk melakukan kerjanya sehingga kegagalan yang terjadi menjadi bahan pembelajaran menemukan strategi yang tepat untuk mencapai sukses.

Sekolah seharusnya memberikan kesempatan kepada murid-muridnya untuk melakukan berbagai hal yang tidak berorientasi pada hasil tetapi murid diberi pengalaman merasakan kegagalan, dan mencoba lagi memperbaiki kegagalan hingga menghasilkan sesuatu, sebuah pencapaian sukses yang bisa diterapkan dalam kehidupan nyata di masyarakat setelah lulus sekolah.

Kegiatan-kegiatan intra dan ekstra kurikuler harus bisa memberi pelajaran kepada murid bahwa kegagalan ada jalan menuju keberhasilan atau sukses, sehingga saat dia gagal tidak langsung terpukul dan segera bangkit memulai kerja lagi, menggunakan kegagalannya untuk merubah strategi dan kerjanya hingga mencapai sukses.

Pada pelajaran Bahasa Indonesia misalnya, murid dapat didorong untuk membuat skenario drama yang diposting di blog mereka, lalu dramanya dipentaskan dan direkam dalam bentuk foto untuk diunggah ke instagram dan video yang diunggah ke youtube, antar kelompok di kelas atau satu sekolah saling membandingkan atau dibuat kompetisi foto siapa dan video siapa yang mendapat jumlah kunjungan atau “like” terbanyak.

Penugasan itu dilakukan beberpa kali dalam satu semester sehingga ada yang gagal pada produk yang pertama, bisa saja mendapat sukses pada penugasan yang kedua, atau yang pernah juara pada tugas pertama bisa saja terpuruk pada tugas kedua. Budaya berkompetisi dan bersaing sehat menjadi hal yang biasa tanpa harus terpuruk jika kalah atau jadi sombong jika menang.

Pelajaran Olahraga bisa mendorong murid sesuai hobbynya untuk berlatih secara serius dan secara rutin mengikuti kompetisi yang diadakan di lingkungan internal sekolah maupun luar sekolah, sehingga terbiasa menerapkan karakter orientasi masa depan, kerjasama, kepemimpinan, berprestasi, dsb. Kekalahan yang diderita jadi bahan evaluasi dan merubah strategi latihan, dsb hingga pada saatnya akan memperoleh kemenangan. suasana latihan dan kompetisi serta kemenangan didokumentasikan dalam bentuk foto dan video kemudian diunggah ke instagram dan youtube.

Orientasi sekolah seharusnya tak hanya mendorong murid untuk berhasil, tetapi memberikan pengalaman gagal dalam hidup, kepada murid ditanamkan bahwa untuk mencapai sesuatu harus bersiap mengalami kegagalan, mencoba lagi dengan memperbaiki kesalahan yang membuat gagal, berulang-ulang hingga berhasil dan sukses. Sekolah mengajarkan kegagalan lewat kegiatan produktif yang didokumentasikan sehingga bisa dinikmati oleh murid-murid yang terlibat pada kegiatan tersebut dan generasi dibawahnya sebagai bahan pembanding untuk melakukan kerja atau pembelajaran yang lebih baik. Menurut anda?


Leave a comment

Mengelola Ekstra Kurikuler di Sekolah mengisi Full Day School

Kegiatan ekstra kurikuler adalah kegiatan terprogram di sekolah yang tujuan umumnya melengkapi berbagai interaksi belajar di kelas mendorong pencapaian karakter manusia unggulan yang ideal, siap memberi kontribusi positif untuk negeri.

Tujuan khusus kegiatan ekstra kurikuler diantaranya adalah: prestasi, rekreasi, inovasi, atau lainnya yang untuk menjawab kebutuhan murid disesuaikan dengan zamannya.

Ada berapa jenis kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) di Sekolah Anda? Berikut ini adalah nama-nama ekskul yang umumnya ada di institusi pendidikan formal, yakni :

A. Ekstrakurikuler / Ekskul Olahraga :
– Sepak Bola
– Bola Basket
– Bola Voli
– Futsal
– Tenis Meja
– Bulutangkis
– Renang
– Billyard
– Bridge
– Fitnes

B. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Beladiri :
– Karate
– Silat
– Tae Kwon Do
– Gulat
– Tarung Drajat
– Kempo
– Wushu
– Capoeira
– Tinju
– Merpati Putih

C. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Musik
– Band
– Paduan Suara
– Orkestra
– Drumband / Marchingband
– Perkusi
– Akapela
– Angklung
– Nasyid
– Qosidah
– Karawitan

D. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Tari Dan Peran
– Cheerleader
– Modern Dance / Tari Modern
– Tarian Tradisional
– Teater

E. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Media
– Jurnalistik
– Majalah Dinding / Mading
– Redio Komunikasi
– Fotografi
– Sinematrografi

F. Ekstrakurikuler / Ekskul Lainnya
– Komputer
– Otomotif / Bengkel
– Palang Merah Remaja / PMR
– Pramuka
– Karya Ilmiah Remaja / KIR
– Pecinta Alam
– Bahasa
– Paskibra / Pasukan Pengibar Bendera
– Kerohanian (Rohis, Rohkris, dll)
– Klub Bikers
– Wirausaha
– Koperasi Siswa / Kopsis
– Video Game, dll.

Coba perhatikan prestasi beberapa tahun terakhir di Sekolah Anda, misalnya sekolah Anda menjadi juara pada cabang olahraga Basket selama empat tahun berturut-turut di berbagai kejuaraan dan level atau jenjang kejuaraan, artinya ekskul Basket di seklah Anda sudah berlangsung dan dikelola dengan baik. Kegiatan ekstrakurikuler yang dikelola dengan baik dan diikut sertakan dalam berbagai kegiatan kompetisi pasti pernah meraih  prestasi atau menjadi juara.

Basket, volley, bulutangkis, musik, band, teater adalah beberpa contoh kegiatan yang pencapaian prestasinya butuh belasan tahun latihan secara tekun dan dengan personil yang sama untuk mendapat kesatuan perasaan, kerjasama, saling percaya, dsb yang jadi syarat utama berprestasi.

Pencak silat, melukis, menulis, photografi, cheerleaders, dan berbagai kegiatan lainnya adalah contoh kegiatan yang jika dibina serius selama setahun hingga tiga tahun bisa memperoleh prestasi hingga ke tingkat internasional, kegiatan yang bersifat perorangan lebih cepat bisa menghasilkan prestasi dibanding kegiatan yang dilakukan secara team atau group.

Jika Sekolah Anda menjadi juara pada bidang tertentu hanya pada tahun tertentu selama dua atau tiga tahun, itu artinya yang berprestasi adalah murid yang memiliki hobby pada bidang tertentu dan secara kebetulan menjadi murid di sekolah Anda, dan ketika murid itu lulus, Sekolah Anda tak berprestasi lagi pada bidang tertentu.

Prestasi pada kegiatan ekskul bisa berupa juara atau keikutsertaan pada festival atau perayaan tertentu di dalam sekolah atau di luar sekolah. Seperti video ekskul perkusi di atas dan taiko di bawah ini yang mendapat apresiasi dari event organizer untuk memeriahkan kegiatan tertentu di masyarakat, atau film pendek di akhir posting ini yang dibuat oleh murid SMK dan memperoleh juara di tingkat nasional.

Bagaimana Mengelola Ekstrakurikuler di Sekolah? Berikut ini ada beberapa alternatif membina kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

  1. Pendataan prestasi & hobby Murid Baru, Sekolah selalu mendata murid baru di awal tahun ajaran mencakup berbagai hal, tambahkan data hobby dan prestasi semua murid, lalu dikelompokkan murid-murid yang memiliki hobby dan prestasi sejenis untuk ditindaklanjuti sebagai asset sekolah.
  2. Kumpulkan murid yang punya prestasi &  hobby yang sejenis, ajak senior-senior di kelas yang lebih tinggi yang memiliki prestasi dan hobby sejenis untuk saling cerita dan berbagi pengalaman tentang latihan dan prestasi yang selama ini dudah mereka peroleh.
  3. Biarkan murid punya hobby sejenis menentukan pimpinan organisasi ekstrakurukulernya & menentukan jadwal latihan, sekolah sebaiknya memfasilitasi berbagai hal agar latihan mereka bisa berlangsung dengan baik dan segera meraih prestasi.
  4. Tugaskan Guru menjadi pendamping unit kegiatan ekstrakurikuler, biasanya menjembatani kebutuhan anak-anak ekskul dengan sekolah dan mencari penyelesaian jika terdapat masalah atau kendala untuk berprestasi.
  5. Pelatih atau instruktur adalah unsur penting yang mempengaruhi mutu kegiatan ekskul, biayanya tak murah, untuk mensiasatinya bisa dengan cara coaching atau pendampingan. Instruktur diberdayakan dalam jangka waktu dua atau tiga bulan melatih murid-murid saat akan mengikuti kompetisi atau di awal tahun ajaan baru, selanjutnya dipilih beberapa murid senior yang punya skill dan leadership bagus untuk menjadi pelatih teman-temannya disaat pendampingan sudah selesai, hal ini sangat bagus untuk melatih kepemimpinan dan kerja sama diantara murid, proses pendidikan karakternya berlangsung hebat.
  6. Ikut sertakan pada Lomba atau Kompetisi sesering mungkin, hal ini akan membuat suasana latihan jadi lebih serius karena adanya target tampil atau kompetisi yang terjadwal, hingga prestasi bukan lagi jadi hal yang jauh di dapat tapi akan jadi bonus dari keseriusan latihan.
  7. Adakan kompetisi di sekolah antar murid sendiri atau undang sekolah lain, kompetisi internal akan menjaring murid lain yang punya potensi dalam bidang tertentu. Kompetisi yang mengundang sekolah lain bisa menjadi ukuran level prestasi ekstrakurikuler di sekolah Anda. Mungkin bisa dicoba mengadakan kompetisi untuk jenjang pendidikan dibawah sekolah anda, misalnya ekskul di SMK Anda mengadakan kompetisi untuk murid SMP atau SLTP di Kota atau Propinsi yang bisa jadi ajang promosi ekskul SMK Anda dan menjaring murid SMP yang berprestasi untuk memilih sekolah Anda saat lulus SLTP, sehingga SMK Anda akan mendapat murid baru yang berprestasi pada bidang ekskul.
  8. Apresiasi, beri penghargaan Murid yang menjadi Juara di upacara sekolah, umumkan kepada semua warga sekolah, beri penghargaan berupa bingkisan, beasiswa atau apapun yang bisa mendorong murid yang juara untuk terus berprestasi dan murid-murid lain untuk mengikuti kegiatan ekskul dan meraih juara.
  9. Beri kesempatan muncul jenis ektrakurikuler yang baru seauai perkembangan zaman, misalnya BEATBOX, BODY BUILDING, DRONE FOR PHOTOGRAFI, PEMBUATAN GAMES & APLIKASI ANDROID, dll.
  10. Bubarkan kegiatan ekstrakurikuler yang selama dua tahun tak pernah jadi juara, buat apa ada jadwal latihan ekskul tapi berlangsung tak serius dan tak menghasilkan, hal itu hanya buang-buang waktu percuma, lebih baik sarananya digunakan untuk keperluan yang lain, karena ekskul yang serius latihan selama setahun dan rajin ikut kompetisi pasti pernah menjadi juara.
  11. Adakan kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dimiliki sekolah lain, ekskul yang mainstream hampir selalu ada di setiap sekolah diantaranya Paskib, Basket, Volley, Futsal, Rohis, dll. Akan sulit untuk meraih prestasi jika Anda memulai ekskul baru sejenis yang sudah mainstream, melalui pendataan hobby dan prestasi murid-murid yang sudah anda lakukan, dorong pembentukan ekskul baru, latihan secara serius, datangkan pelatih ahli, ikuti kejuaraan-kejuaraan yang ada atau tampil pada kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan jenis ekskul baru Anda, lihat deh efeknya.
  12. Penuhi undangan tampil dan kejuaraan, yang akan meningkatkan prestasi ekskul sekolah Anda.
  13. Dorong Guru-guru, Karyawan di Sekolah memberi atensi dan dispensasi, Kepala Sekolah sebaiknya memberi pengertian kepada semua Guru, Karyawan (termasuk SATPAM) bahwa prestasi di bidang ekskul murid-murid akan meningkatkan mutu sekolah, membuat masyarakat senang menyekolahkan anaknya, bermanfaat buat murid-murid setelah dewasa dan di masyarakat nanti. Oleh sebab itu Guru harus memberi dispensasi untuk murid-murid yang akan mengikuti kejuaraan untuk meninggalkan kelas, atau SATPAM ikut serta mengawasi anak-anak ekskul latihan di luar waktu belajar sekolah, tak mengusir aktifis ekskul untuk meninggalkan sekolah segera, kecuali ada indikasi melakukan hal-hal yang tak baik.
  14. Dokumentasikan suasana latihan, kejuaraan, pemberian hadiah, dll publish di BLOG, INSTAGRAM, TWITTER, FACEBOOK, YOUTUBE, STELLER, dsb, para Guru Pembina ekskul harus selalu mengingatkan anak-anak aktifis ekskul agar mendokumantasikan suasana latihan, kejuaraan, pemberian hadiah, dll dengan menggunakan SMARTPHONE lalu dipublish di BLOG, INSTAGRAM, TWITTER, FACEBOOK, YOUTUBE, STELLER, dsb, hal ini akan jadi iklan atau pemberitahuan kepada dunia bahwa di Sekolah Anda murid dibekali keterampilan intelektual dan non intelektual lewat ekskul untuk menjadi manusia dewasa yang berprestasi.
  15. Lakukan inovasi untuk meraih prestasi, ukuran kesuksesan kegiatan ekskul adalah prestasi atau penampilan di dalam atau di luar sekolah. Untuk mencapai kesuksesan itu perlu inovasi dari semua warga sekolah terutama aktifis ekskul sendiri agar lelah dan letihnya latihan terbayar dengan prestasi atau apresiasi dari berbagai fihak.
  16. Berdoa sebelum ikut kompetisi, ajak semua murid saat upacara untuk bersama berdoa agar tim ekskul yang akan tampil atau berkompetisi bisa mencapai hasil yang baik, hal ini juga bisa jadi promosi aau pemberitahuan buat semua murid di sekolah itu bahwa sekolah Anda punya gairah berprestasi lewat kegiatan ekskul.
  17. Biaya, anak-anak yang memiliki hobby pada bidang tertentu sudah tahu akan konsekwensi atau resiko dari biaya yang haru dikeluarkan untuk mengekspresikan hobbynya, jika mereka sudah merasakan manfaat kegiatan ekskul, bertekad bulat untuk meraih prestasi bersama, dan motivasi lainnya, maka mereka tak akan segan-segan untuk ikut serta menanggung biaya kegiatan ekskul, jika perlu mengundang orang tua untuk menyampaikan rencana kegiatan anak-anaknya, mungkin diantara mereka ada yang bersedia menjadi sponsor atau mencarikan sponsor yang akan membantu pembiayaan kegiatan atau kompetisi, cara-cara keatif melalui “DANUS” (dana usaha) bisa jadi alternatif, misalnya menjual bunga, snack, asesoris, dsb yang keuntungannya digunakan untuk membiayai kegiatan dan kompetisi, mengundang atau mendatangi alumni yang sudah sukses juga bisa jadi alternatif mengatasi pembiayaan kegiatan, semoga bermanfaat.

Ada berapa ekskul di sekolah Anda? Ada berapa prestasinya setahun terakhir ini?


Leave a comment

Merdeka ala Negeri Paman Besut

anak-merokok

Dihan Muhamad, who used to smoke up to two packs of cigarettes a day before cutting down, poses for a photo as he smokes while his mother breast feeds his younger brother at their home in the village near the town of Garut, Indonesia on February 10, 2014.

Merdeka itu
bisa menikah muda
tak pake biaya alias gratis
merokok sejak umur satu digit

Merdeka itu
bisa melahirkan gratis
walau suaminya kerja tak tentu
merokok sejak mata terbuka pagi buta

Merdeka itu
bisa berobat gratis
imunisasi pakai vaksin palsu
merokok lebih sepuluh batang sehari

Merdeka itu
bisa punya sepeda motor
dibayar angsuran walau mahal
karena angkutan umum tak cukup
merokok seperti menghebatkan

Merdeka itu
Orang tua bisa sekolahkan anaknya gratis
bersama anak berkelahi dengan guru
merokok di rumah bersama sudah biasa

perokokMerdeka itu
bisa impor garam
bisa impor gula
bisa impor obat
bisa impor istri
bisa impor gubernur
bisa impor menteri
berapapun harga rokok dibeli

Merdeka itu
bisa sekolah bawa motor pedang, clurit, belati
sekolah seperti tak tahu
tawuran, berlari di jalan sambil merokok

Merdeka itu
Murid bisa bawa senjata tajam
tertangkap polisi bebas lagi
menghukum atau mengeluarkan murid sekolah takut
merokok di sekolah sudah biasa
karena kepala sekolah dan gurunya juga perokok

Merdeka itu
tengah malam membawa karung & gerobak
memungut plastik & barang bekas
sambil merokok tak henti

Merdeka itu
bisa naik motor di jalan macet
hisap asap kenalpot
sambil hisap rokok di jepit dua jari

Merdeka itu


Merokok

Merdeka itu
tak membuat orang bisa membaca
tulisan di bungkus rokok
puluhan juta rakyat negeri merokok

Merdeka itu



Leave a comment

Mendokumentasikan Wajah-wajah Bergairah

Sebelum dihapus dari harddisk agar menambah ruang simpan teman kerja Saya, foto-foto di atas saya angkat untuk bisa dinikmati semua orang, termasuk Anda, kegiatan di atas adalah dokumentasi kehadiran Saya di kegiatan EDU WATCH – BEM UNJ, di Rawamangun Jakarta Timur 18 April 2015, terima kasih telah berkunjung ke blog Saya, semoga bermanfaat.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.


Leave a comment

Endang Sukamti dan Sekolah Kita, LEBIH NGETOP MANA?

we-are-kamtis-and-support-endank-soekamti-1.jpg

Kenal Endang Sukamti?
Search deh di Google,
apa yang kita temukan?
walau kita mengetik nama yang salah
banyak sekali info tentang Band itu
yang didirikan orang-orang kreatif dari Jogjakarta
Group band itu berdiri tahun 2001

Berapa tahun kamu bersekolah?
search deh sekolahmu di Google,
apa yang kamu temukan?
berapa banyak tulisan, foto, video sekolahmu?
tahukah kamu tahun berapa sekolahmu didirikan?
sudah berapa alumni yang lulus dari sekolahmu?
sudah menghasilkan apa saja sekolahmu?
ada apa saja di sekolahmu?

mungkin tak ada yang menuliskan sejarah sekolahmu,
mungkin tak ada yang mendokumentasikan dalam bentuk website
mungkin foto-foto dokumentasi sekolahmu ada di album foto
yang disimpan kepala sekolah di lemarinya
mungkin arsip video-video kegiatan sekolahmu ada di harddisk
tersimpan di komputer sekolah

Kenapa sekolahmu yang lebih tua dari sukamti tak terkenal?
Apakah kamu,
guru-gurumu,
keryawan sekolahmu,
kepala sekolahmu,
alumni sekolahmu,
dan pemerintah daerahmu
tak mensupport sekolahmu?

Padahal,
mendokumentasikan sejarah,
foto,
video,
di blog,
instagram,
dan youtube
semuanya gratis.


Leave a comment

Pelajar yang membawa motor sebaiknya kenakan rompi anti peluru

image

Karena pencuri motor kini menyiapkan senjata api buat lumpuhkan targetnya, mati boooo, kalo belum punya SIM udah mati gimana ntar kalo ada razia di alam kubur? 😅😅😅😅😅

Kamu tahu dimana bisa beli rompi macam itu?


Leave a comment

Keluarga, Sekolah dan Polisi tak membuat kondisi lalu lintas negeri jadi lebih baik

diskusi-anak-motor-55e504784123bdd5359691e1

70 tahun lebih Negeri Paman Besut berdiri, mengapa lalu lintas tak kunjung tertib dan cenderung makin semerawut atau kacau, mengapa?

Saya menduga salah satu peyebabnya adalah pemahaman aturan berlalu lintas yang salah atau kebiasaan melanggar peraturan lalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Anak-anak sejak masih kecil atau di sekolah dasar sudah diajarkan mengendarai sepeda motor, peraturan bahwa pengendara sepeda motor harus sudah berusia 17 tahun dan sudah memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) dilanggar, peraturan-peraturan lalu lintas yang lain kemudian dilanggar secara terbiasa, pengendara sepeda motor anak-anak berlalu lalang di jalan tanpa memperdulikan peraturan lalu lintas dan membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna lalu lintas yang lain, hingga tak sedikin korban jiwa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Lucu sekali bahwa tak sedikit orang tua yang bangga anaknya yang masih kecil sudah mampu mengendarai sepeda motor.

Sekolah, institusi pendidikan yang harusnya mendidik anak taat hukm dan peraturan seperti lupa karena empati yang kurang tepat, melihat buruknya sistem transportasi atau angkutan umum di ibukota negeri, murid SD, SLTP, SLTA diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Dalam hal ini Sekolah punya andil menciptakan kondisi lalu lintas yang tak tertib dan membahayakan warga negara.

Polisi yang harus menerapkan aturan hukum dengan berbagai alasan sering menerapkan cara penanganan yang salah ketika menjumpai anak kecil atau murid berseragam yang mengendarai kendaraan bermotor, seharusnya ditilang, atau ketika tak membawa SIM & STNK maka kendaraannya harus ditahan, yang sering terjadi anak-anak punya cara untuk mengajak polisi berdamai degan cara tertentu yang cenderung sangat ringan sehingga membuat anak itu atau pelaku tak merasa kapok atau jera untuk tak berkendara lagi, bagaimana menurut Anda?


Leave a comment

Kompetisi di sekolah mendidik berbagai karakter baik buat murid

smkn 50 jakarta 111
Tampil di depan umum, bicara, ikut kompetisi, juara adalah suatu proses yang harus dibiasakan di sekolah, hal ini dapat membentuk karakter anak dalam hal rasa percaya diri, berfikir ke depan, perencanaan, kerapihan dan berbagai karakter baik yang dibutuhkan dalam kehidupan di masyarakat.

Kapan terakhir ada kompetisi di sekolah Anda? berapa banyak murid yang terlibat? berapa banyak murid yang juara, brapa murid yang jadi panitia?


3 Comments

Saya melatih kemampuan bicara anak muda supaya tak berkelahi saat dewasa

 

Di setiap perjumpaan dengan anak-anak muda saya berusaha mendorong kemampuan berbicara mereka dengan menjadi pendengar yang baik, mendorong mereka bertanya, mengemukakan pendapat dan memberikan apresiasi setiap ada yang bertanya atau berargumentasi.

Berbagai cara saya meningkatkan kemampuan bicara & bertanya bisa dilihat disini.

  

Saya berharap saat dewasa, mereka menjadi pemimpin yang bisa menyalurkan pemikiran & emosi lewat bicara yang baik & tak berkelahi seperti anggota DPR itu, menurut anda?


1 Comment

Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?

IMG_4288-0
Pada saat tertentu di negeri paman besut saya berada dalam situasi dimana hampir semua orang di tempat itu merokok. Mereka seperti sangat menikmati setiap hisapan asap benda putih 9 cm, sering tak bersuara menghisap asap, menghembuskan lewat mulut dan hidup, kadang matanya terpejam, merem melek gitu, terlihat mereka sangat menikmati asap yang dibungkusnya tertulis “membunuhmu”.

Mungkin buat mereka itu adalah suatu kenikmatan tiada tara, dengan kemampuan keuangan yang terbatas mereka membeli rokok sebatang dan menjadikan rokok itu sebagai media pengantar kenikmatan, yang tumbuhkan rasa suka, senang, bahagia, dsb.

Mereka tak berfikir buat traveling naik pesawat plus nikmati kuiliner khas daerah wisata yang dikunjungi, uang yang terbatas, pengaruh teman-teman, persepsi keliru tentang rokok, solidaritas, setia kawan, telah menjerumuskan mereka menjadi perokok yang menumpuk ribuan macam zat kimia beracun di dalam tubuh, ditambah promosi gencar politikus yang memberi fasilitas gratis berobat di rumah sakit untuk si miskin atau peserta program kesehatan tertentu.

Kadang saya tergoda untuk berbicara atau bertanya pada perokok itu, apa nikmatnya menghisap asap, sejak kapan jadi penghisap, berapa biaya yang dialokasikan untuk membeli benda yang harus dihisap, dsb.

Tahukan mereka bahwa jutaan perokok yang ada di negeri paman besut telah memberi keuntungan banyak sekali buat pemilik pabrik rokok dan kabarnya menjadikan pemilik pabrik rokok itu sebagai orang terkaya di dunia. Sementara para perokok tetap miskin, hidup susah dan penyakitan, bagaimana dengan anda?


2 Comments

Belajar, berorganisasi, bermusik di SMKN 50 Jakarta

Sekolah harus memberi dorongan kepada murid-muridnya untuk belajar banyak hal, termasuk belajar berorganisasi dan musik, video direkam di SMKN 50 Jakarta 3 Februari 2015, bagaimana di sekolah anda? ada berapa jenis kegiatan ekstra kurikuler murid sekolah anda?


Leave a comment

Dahsyatnya Lapangan Upacara Sekolah

Lewat pengamatan suasana upacara sekolah kita dapat menilai kualitas mutu sekolah dalam hal:

1. Disiplin sekolah
Jika barisan upacara terbentuk dalam waktu cepat dan rapih maka disiplin warga sekolah itu bagus, dan jika barisan terbentuk dalam waktu yang lama atau tak kunjung rapih hingga ada guru yang berteriak-teriak, maka disiplin sekolah itu bisa dinilai kurang bagus.

2. Kualitas murid
Jika barisan upacara terbentuk dalam waktu cepat dan rapih maka kualitas murid sekolah itu bagus, dan jika barisan terbentuk dalam waktu yang lama atau tak kunjung rapih hingga ada guru yang berteriak-teriak, maka kualitas murid sekolah itu bisa dinilai kurang bagus.

3. Guru yang masa bodoh
Bisa dilihat dari kebiasaan guru saat upacara, yang berdiri saja di tempat tak peduli apakah barisan murid sudah rapoh atau belum, kondisi upacara sudah baik atau belum, bisa diduga mutu guru ini kurang bagus, karena tak peduli lingkungan sekitar.

3. Guru yang sekedarnya
Guru yang cuma jalan mendekat ke anak, tapi tak melakukan apa-apa, karena anak-anak biasanya jadi tertib jika ada guru yang mendekat, tapi guru itu tak kemana-mana cuma berdiri di satu posisi hingga upacara selesai.

4. Guru yang baik
Ikut serta menertibkan barisan agar upacara cepat bisa dimulai dan berlangsung tertib selama upacara, biasanya guru ini berpindah-pindah ke posisi dimana ada murid yang tak tertib, jika sudah tertib dia berpindah lagi ke lokasi dimana ada murid yang bercanda, ngobrol atau lainnya.

5. Guru yang baik dan peduli
Selain membantu menertibkan murid di lapangan upacara, guru macam ini keliling sekolah menengok ke kelas-kelas, toilet, atau tempat-tempat dimana murid bersembunyi tak mengikuti upacara, untuk sekolah yang bertingkat guru macam ini naik ke lantai atas untuk mengontrol ketertiban murid. Guru yang baik dan peduli melakukan hal ini walau bliau tak menjabat sebagai guru pembina atau wakil kepala sekolah.

6. Guru yang ……
Guru macam ini suka naik ke podium, menggunakan mikrofon untuk berteriak-teriak menertibkan murid agar barisan cepat tertib, bisa karena bliau menjabat sebagai guru pembina atau wakil kesiswaan, atau tak menjabat apa-apa tapi gemar terlihat gahar gitu deh.

Jika mau menertibkan proses upacara di lapangan sekolah, undanglah Tentara atau Polisi yang terdekat dari sekolah anda pada awal tahun atau masa orientasi siswa baru, minta bantuan kepada Tentara dan Polisi itu untuk melatih tertib upacara, hasil kerja Tentara dan Polisi diulang setiap pelaksanaan upacara, selamat mencoba.


2 Comments

Rokok ngga papa, Narkoba? Seberapa pedulikah kita?

kamu kcanduan narkoba? aku engga dong

A post shared by Dedi @dwitagama (@dwitagama) on

Sering kita tak peduli terhadap masalah di sekitar kita
Hingga keluarga kita sendiri mengalami masalah itu
Andai kita peduli terhadap banyak hal
Dan berusaha memcari tahu tentang hal itu
Disertai berbagai aspek dari hal yang kita pedulikan
Maka kita akan lebih siap menghadapi masalah

Demikian juga dengan Narkoba
Anda tak peduli ketika ada tetangga yang mengalami masalah narkoba
Melihat rokok yang sudah menjadi biasa seolah tak apa
Tak peduli juga ketika kebiasaan merokok
Mengantarkan seseorang untuk menyalahgunakan narkoba

Ketika anak anda sudah mulai susah dikendalikan
Sering berbohong, mencuri barang-barang di rumah, dsb
Anda baru mulai sadar bahwa anda sedang bermasalah
Dan mulai mencari tahu tentang narkoba
Serta mencari pertolongan
Mungkin anda terlambat …

Tapi lebih baik terlambat daripada anak anda
Keburu mati karena kecanduan narkoba


Leave a comment

slamat belajar lima hari kerjakan hobby, peluk keluarga di weekend happy deh

20140815-065152.jpg
bukan jumlah hari belajar yg penting
niat murid belajar
usaha guru, cara & arah yang benar
bikin warga negeri jadi lebih baik
pendidikan itu orientasinya perubahan tingkah laku
bukan angka prosentase lulus
dengan cara pilihan ganda

selamat belajar lima hari
kerjakan hobby, peluk keluarga di weekend
happy deh


Leave a comment

Di Negeri Paman Besut: Si Anggaran Negara tahu bahwa para politikus berpesta menghisapnya tanpa memberi kesempatan tumbuh

Di Negeri Paman Besut
Penduduknya gemar sekolah buat jadi Pegawai Negeri yang dibayar Anggaran Negara
Elit politik bersaing jadi bupati, gubernur, presiden buat boroskan Anggaran Negara
Rakyat jelata barter suara minta pendidikan & kesehatan gratis dibiayai Anggaran Negara
Pegawai pemerintah dimanja terima tunjangan ini itu dari Anggaran Negara
Pengusaha rela membayar upeti mahal untuk dapat proyek dari Anggaran Negara

Mau pulang kampung lebaran minta gratisan dari Anggaran Negara
Melahirkan dan sakit penduduk negeri minta gratis atas biaya Anggaran Negara
Sekolah gratis tak bayaran tiap bulan, biaya sekolah dari Anggaran Negara
Murid yang sekolah dengan surat bohong dari kelurahan dapat beasiswa dari Anggaran Negara

Mahasiswa tak mau membayar, menuntut gratis kuliah atas biaya Anggaran Negara
Mereka masih menuntut biaya beli buku, transport dari pemerintah atas biaya Anggaran Negara
Lucunya, saat mereka mau jadi pegawai atau anggota militer dan polisi rela menyogok banyak walau tau negara membiayai dari Anggaran Negara

Ada pembelajaran yang nyaring bahwa hidup ini gratis, semua ditanggung Anggaran Negara
Tak perlu berjuang untuk memperoleh apapun karena ada Anggaran Negara
Cukup rakyat beri dukungan pada politikus untuk jadi apa yg dia mau, maka politikus itu akan gratiskan smuanya dari Anggaran Negara
Saat bekerja, pegawai tak perlu serius karena pasti dibayar dari Anggaran Negara
Mental rakus timbuhkan korupsi luar biasa manfaatkan habiskan Anggaran Negara dan apapun yang bisa dikorupsi

Si Anggaran Negara merasa lelah dan terlalu berat menanggung beban
Si Anggaran Negara merasa tak ditambah dalam jumlah yang cukup
Si Anggaran Negara merasa harus menanggung semua beban penduduk negeri atas perintah politikus
Si Anggaran Negara tahu bahwa para politikus berpesta menghisapnya tanpa memberi kesempatan tumbuh

Saat si Anggaran Negara menghilang
Sementara rakyat sudah terbiasa gratis
Pegawai pemerintah apatis tak kreatif
Apakah Negeri Paman Besut jadi bangkrut?
Apa yang terjadi di sana?


Leave a comment

Pembiasaan kreatif dan produktif di Sekolah

Proses belajar kreatif sudah seperti keharusan di semua jenjang pendidikan, sebuah prose belajar yang mendorong murid untuk berani mengeluarkan ide-ide yang dihubungkan dengan materi pembelajaran hingga menghasilkan sesuatu, hasil proses kreatif dalam pembelajaran adalah sesuatu yang bisa dinikmati oleh murid yang menungkap ide kreatif, teman se kelasnya, guru kelas dan semua orang yang melihat hasil kerja krearif dalam proses belajar.

Hasil proses kreatif yang dilakukan berkali-kali menjadikan murid terbiasa produktif, ada hasil pada proses yang dikerjakan. Pada foto ilustrasi di atas terlihat hasil belajar murid yang didisplay oleh murid, dibantu guru, dinikmati oleh murid, guru, orang tua dan semua orang yang melihat suasana kelas.

Display model kelas seperti di atas prosesnya hanya bisa dinikmati oleh murid dan guru yang membuat karya kreatif, ikut mendisplay atau orang-orang yang datang ke ruang kelas itu.

Agar proses kreatif dan produktif bisa jadi contoh hingga bisa ditiru dan disempurnakan oleh murid dari luar sekolah bahkan dari seluruh dunia, sebaiknya saat karya kreatif itu dibuat sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah.

Saat karya kreatif itu didisplay bersama semua murid dan guru sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah, akan terlihat bagaimana proses kerjasama antar semua murid dan guru mendisplay karya kreatif di kelasnya.

Ketika karya kreatif itu sudah di display dan suasana kelas jadi baru dan semarak sebaiknya didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah, akan terlihat perbedaan kelas sebelum didisplay karya kreatif dan sesuadh didisplay hasil kerja murid.

Kesan-kesan proses produktif, dimana murid-murid diwawancara satu persatu tentang hasil kerja kreatifnya, didokumentasikan dalam bentuk foto dan diunggah di instagram, dalam bentuk video yang diunggah di youtube, atau proses cerita plus foto yang bisa diunggah di blog murid, blog guru, blog sekolah.

Murid Sekolah Dasar, sudah mampu melakukan berbagai hal di atas dengan menggunakan gadget, telepon genggam, laptop, dsb. Guru hanya mendorong, mengarahkan, mengontrol waktu agar semua kompetensi bisa dicapai murid dan banyak kenangan di blog, youtube, soundscloud, instagram bisa dinikmati oleh murid-murid hingga puluhan tahun yad, dan bisa jadi referensi bagi murid, guru-guru dan sekolah lain yang membutuhkan.

Video di bawah ini adalah salah satu contoh pemanfaatan teknologi informasi dihubungkan dengan pelajaran matematika di SMKN 50 Jakarta, anda dan semua orang sedunia bisa nikmati karya-karya mereka di Youtube.


Apa dokumentasi terakhir anda? di blog, intagram atau youtube?


Leave a comment

Keriput, dibalut, manggut-manggut, diseruput, kemput

Kulitnya kriput,
Tulang ama kulit dibalut,
Jalannya manggut-manggut,
Minumnya kopi diseruput,
Asap beracun yg dihirup ampe pipinya kemput

Semalam saya menjumpai perokok tua
Mungkin sejak muda di merokok

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita?


Leave a comment

miskin ilmu, miskin iman, miskin harta; mana yang harus lebih dulu diobati?

20140604-093110.jpg

Bagaimana jadinya orang yang karena tak tahu, tak punya iman dan tak berharta harus mengalami penderitaan, sakit seumur hidup, harus berobat selama hidup untuk penyakit yang sulit disembuhkan?

miskin ilmu, miskin iman, miskin harta; mana yang harus lebih dulu diobati? siapa yang mengobati? kapan pengobatannya? berapa lama?

Keluarga memberikan pendidikan sejak anak masih dalam kandungan, memberikan asupan gizi yang cukup, dorongan kepada anak untuk berani masuk sekolah, punya semangat & motivasi belajar yang baik.

Sekolah memfasilitasi murid untuk mengekaplorasi berbagai hal yang bakal dibutuhkan dalam kehidupan berbentuk ilmu, pengetahuan, dsb, serta membiasakan tumbuh karakter-karakter baik yang bermanfaat buat jalani kehidupan saat murid dewasa.

Sekolah juga membekali murid dengan
pengetahuan & praktek-praktek agama yang bisa meningkatkan iman muridnya.

miskin ilmu, miskin iman, miskin harta; mana yang harus lebih dulu diobati? yang pertama, anak harus belajar agar bisa berfikir baik, menggunakan logika, menerapkan pengetahuan lewat ilmu yang diperoleh di sekolah & masyarakat, artinya seseorang harus memiliki kekayaan ilmu yang bisa meningkatkan kekayaan iman hingga peroleh kekayaan harta lewat usaha-usaha yang menerapkan ilmu & iman yang dimilikinya.

Sekolah harus bisa membentuk katakter murid sebagai manusia yang siap bersaing memperebutkan kehidupan yang layak tanpa perlu jadi perlu menjadi pelacur hingga terjangkit HIV, menurut anda?


Leave a comment

Berlatih percaya diri dan jadi warga yang tertib, happy deh

20140409-071341.jpg

20140409-071410.jpg

20140409-071429.jpg
Ini suasana hari-hari murid SMKN 36 Jakarta, foto diambil beberapa hari yang lalu, upacara terakhir buat anak kls XII yang minggu depan ujian dan bakal tinggalkan sekolah buat kerja atau kuliah, mereka berlatih berani tampil di muka umum dan jadi penduduk yang tertib, disiplin … Gimana di sekolahmu? coba difoto saat upacara dari atas, dari berbagai sudut, mungkin lebih baik dari ini.


6 Comments

Rambut @ridwanrifai3 pernah dibabat, dia berterima kasih, sukses slalu ya bro

20140117-144359.jpg

20140117-144438.jpg

20140117-144544.jpg
Banyak guru atau kepala sekolah yang membiarkan rambut murid sekolahnya gondrong, walau sudah diatur di tata tertib sekolah, jika ada murid yang melanggar dengan membiarkan rambutnya gondrong, guru & kepala sekolah tak melakukan tindakan apa-apa, alasannya macam-macam; diantaranya takut dinilai melanggar HAM.

Saya melakukan tindakan tegas mencukur rambut murid yang melanggar aturan, foto di atas adalah komunikasi saya dengan alumni SMKN 29 Jakarta yang pernah saya cukur, ternyata dia faham bahwa tindakan saya itu dimaksudkan untuk pembiasaan memasuki dunia kerja, thx mas bro, love u.


Leave a comment

mungkin anak-anak sekolah cuma meniru para pembesar yang tawuran di media cetak & elektronik setiap hari happy kah kamuh?

20131211-145018.jpg

seorang murid di negeri paman besut meninggal ditusuk sesama murid berseragam hingga meninggal dunia
pelakunya tertangkap dan diadili
hingga divonis tujuh tahun
terdakwa didampingi pembela atau penasehat hukum

kenapa cuma tujuh tahun?
apakah hakim tahu, brapa tahun hidupnya murid yang mati itu jika tidak ditusuk?
bisa saja si korban hidup hingga berumur 40 tahun
atau bisa saja dia hidup hingga berumur 60 tahun
andai saat mati si korban berumur 18 tahun
minimal sisa hidupnya minimal masih 22 tahun

knapa hukumannya bukan hukuman mati atau penjara 22 tahun?
jika pelaku didampingi pembela atau penasehat hukum
bagaimana dengan si korban yang mati itu?
adakah pendekar hukum, pembela, advokat atau siapapun yang membela si mati?

mungkin si korban mau protes, tapi dia sudah membujur di kubur
mungkin karena pelaku tawuran dihukum ringan & sering tak dihukum
terbukti tawuran pelajar masih saja terjadi
tak bisakah kita hentikan masalah yang sudah puluhan tahun terjadi
begitu hebatkah anak-anak pelaku tawuran hingga kalahkan guru, pejabat dinas pendidikan, polisi, dll
padahal gurunya sarjana, juga yang berwenang lainnya

jika tawuran tak pernah bisa kita selesaikan
bagaimana kita bereskan masalah pendidikan lain yang lebih berat
atau bikin rakyat negeri lebih sejahtera
tapi mungkin anak-anak sekolah cuma meniru para pembesar
yang tawuran di media cetak & elektronik setiap hari
happy kah kamuh?


Leave a comment

Membina satu murid rusak atau delapan ratus murid baik?

ILLUSTRASI

Seorang pembaca blog saya berkomentar pada tulisan saya seperti ini:

Jangan dibinasakan, ehmmm, pernah nonton GTO (great teacher onizuka, lagi-lagi terinspirasi komik), ehm, seadnainya murid2 seperti itu bisa di binna, saya sendiri belom ada ide sih, tapi sepertinya harus ada yang bisa sabaaar banget dan kasih kepercayaan, ngayomi, special kali yah gurunya. heheheheh
*maap ngawur

Saya menjawabnya begini:

Seorang murid sudah dibina melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

– Konseling individu 10 kali dengan wali kelas selama satu semester,

– Dipanggil orang tuanya 3 kali oleh wali kelas dan konseling bersama murid dan ortu,

– 3 kali konseling individu oleh Guru BK dan 3 kali konseling bersama orang tuanya,

– 1 kali konseling individu dan konseling bersama orang tua dengan Tim Kesiswaan,

Jumlah totalnya 21 kali pembinaan … anak itu masih gemar membawa senjata tajam dan tawuran … sementara berbagai pilihan kegiatan ekstra kurikuler di sekolah tak menarik minatnya, tawaran bikin kegiatan ekskul yang baru tak diambilnya …

Jika satu siswa diurus menggerus energi, delapan ratus lebih siswa yang baik menunggu untuk disentuh, dibina, disapa dan diberikan apresiasi atas kebaikan dan komitmen baiknya agar mereka lebih cepat mencapai target-target hidupnya buat jadi orang yang lebih baik dan bermanfaat buat sesama.

seperti yg anda tulis di akhir komment … mungkin anda ngawur (saya maafkan) karena anda tak mengalami langsung situasinya.

Pada tulisan lain beliau juga berkomentar, begini:

Sedihnya, hal yang sia-sia berujung suram. semoga yang lain gak ikutan begitu

Saya menjawab ini:

mungkin jika “dia” dibinasakan lebih awal dan tidak berada ditempat itu … kemudian dia memilih sekolah yang lebih sesuai dengan minatnya, barangkali “dia” lebih serius sekolah dan tak berniat bawa senjata apalagi membunuh … atau jika sudah tak berminat belajar atau sekolah, dia bisa bisnis atau jadi pengusaha yang kaya sejak muda dan bisa bersenang-senang dengan hasil kerjanya tanpa lelah lari-larian di jalan, bikin repot guru, sekolah, Dinas Pendidikan, PEMDA, Polisi, hingga membunuh atau dibunuh … terima kasih


Leave a comment

Dokumentasikan pencegahan tawuran di sekolah, menyenangkan buat dikenang, happy deh

20130827-112744.jpg

20130827-112812.jpg

20130827-112848.jpg

20130827-113032.jpg

20130827-113107.jpg
Memberi kesempatan kepada murid untuk mengaktualiasikan diri lewat berbagai kegiatansesuai minat atau hobby murid sehingga energi murid dan perhatian terfokus kepada hal-hal baik dan bermanfaat buat pembentukan karakter.

Untuk murid yang punya minat di luar kegiatan Ekskul yang ada di sekolah, saya mendorong mereka untuk membentuk ekskul baru dan mengapresiasi kegiatannya hingga meraih prestasi.

20130827-113708.jpg
Foto di atas adalah ekskul baru di sekolah yang sebelumnya belum ada, murid sangat serius latihan hingga berprestasi lewat undangan-undang tampil di berbagai tempat.

Bagi murid baru menandatangani perjanjian diatas materai, bagi yang masih melakukan tawuran, sangsinya tegas dan harus konsisten … yang membawa senjata tajam, lakukan kekerasan terhadap teman di sekolah atau lain sekolah, tertangkap polisi karena hendak tawuran, selesai tawuran atau tindak kriminal lainnya harus meninggalkan sekolah atau dikeluarkan dari sekolah.

Agar sekolah makin menyenangkan dan ketegangan di jalan makin berkurang, happy deh.


Leave a comment

mendorong murid untuk tampil, berbicara, direkam dan diupload ke youtube hingga bisa dilihat orang sedunia adalah sesuatu …

Video di atas adalah salah satu tugas murid SMKN 50 Jakarta membahas permasalah dalam hidup sehari-hari yang berhubungan dengan matematika … soal hasilnya pasti debatable, mendorong murid untuk tampil, berbicara, direkam dan diupload ke youtube hingga bisa dilihat orang sedunia adalah sesuatu … Ini mendorong tumbuh rasa percaya diri anak negeri, semoga kamu sukses yaa.


2 Comments

Membuka album kenangan di Google, mengenang anak-anak hebat, smg sejahtera hidup kalian

20130726-105302.jpg

20130726-103751.jpg

20130726-103847.jpg

20130726-103854.jpg
Membuka file album di google, saya menemukan foto-foto anak-anak SMKN 3 Jakarta saat lambungkan Jaket Almamater di perpisahan setelah lulus, ada memori Group TAIKO SMKN 36 Jakarta yang beraksi di beberapa tempat … Saya ingat mereka latihan hingga malam dan tangan mereka berdarah karena lecet bergesek dengan kayu pemukul Taiko …. tapi merekatetap serius latihan, karena undangan datang dari mana-mana …

Ada juga foto anak-anak PASKIB SMKN 29 Penerbangan Jakarta saat latihan dan Liputan DAAI TV …. Menyenangkan sekali pernah menjalani waktu yang berkualitas bersama mereka …. doa saya semoga kamu semua jadi orang-orang sukses yang mandiri dan sejahtera love u all.


4 Comments

Dibina atau dibinasakan 30 murid itu? kaya borok yang ga bisa sembuh gituh

tugas guru dan sekolah adalah untuk mendidik murid agar mereka yang nakal bisa kembali ke jalan yang benar.

Jika ada 850 murid di sekolah, ada 30 yang gemar membolos atau bawa senjata tajam buat tawuran, sudah dibina oleh wali kelas tiga kali, guru BK tiga kali dan bagian kesiswaan satu kali, pembinaan dilakukan kepada murid secara sendiri dan bareng dengan orang tuanya.

jika dengan tujuh kali pembinaan murid itu masih gemar membolos, bawa senjata tajam atau tawuran, harus dibina berapa kali lagi?

jika anak-anak nakal itu trus dibina, maka perhatian dan energi guru dan sekolah akan terkuras untuk tangani 30 murid dan menelantarkan 820 murid yang baik, bukankah anak” baik itu lebih banyak dan lebih butuh perhatian dan pembinaan guru dan sekolah.

Bagaimanakah sebaiknya?


Leave a comment

berbuat baik aja, sisanya Allah yang atur, happy deh

20130621-085843.jpg
dua orang teman akan berkunjung ke sebuah sekolah, mereka mencari alamat di google, mencetak route menuju ke lokasi.

pada hari yang direncanakan, mereka berkendara mengikuti petunjuk, bertanya beberapa kali tapi tak juga menjumpai sekolah yang dicari hingga menjumpai sekolah lain, mobil berhenti di depan sekolah dan bertanya pada petugas keamanan sekolah. Saat berbicara dengan petugas keamanan ada teman yang mengenalnya, lalu teman itu mengantar ke sekolah yang dituju, apakah itu suatu kebetulan?.

Tak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan, semua peristiwa diatur oleh pencipta alam semesta, oleh sebab itu berbuat baik aja, sisanya Allah yang atur, happy deh.


2 Comments

apakah yang tawuran dan bentrok itu tak beragama atau beda dasar negaranya? damai aja yuuu … happy deh

ILLUSTRASI

ILLUSTRASI

Rusuh, tawuran antar kelompok di Kalisari Cikini Jakarta Pusat memakan korban nyawa, berlanjut ada tawuran lagi beberapa hari lalu di Kebayoran Baru yang juga memakan korban, kenapa dengan warga Jakarta?

Bicara soal pendidikan, Jakarta mungkin tingkat pendidikannya lebih tinggi dibanding kota” lain di Indonesia, kenapa warganya seperti tak terdidik, tak bisa hidup rukun dengan sesama.

Pendidikan tak cukup hanya di sekolah, peran pendidikan di Keluarga berpengaruh besar terhadap kelakuan individu, pendidikan di luar sekolah juga berpengaruh terhadap perilaku individu. Saat remaja, ketika pulang sekolah murid-murid SD, SLTP melakukan tawuran di jalan, membawa senjata tajam, saling lempar batu & benda” lain yang jelas-jelas menggangu ketertiban umum, seolah-olah dibiarkan berlangsung terus, aparat hukum dan para fihak kurang memberi perhatian serius sehingga peristiwa tawuran pelajar tak kunjung berhenti, berapa puluh tahun sekolah bermusuhan tak kunjung damai, dan pelajar yang korban cedera hingga mati terus berjatuhan.

Pelaku tawuran, apalagi yang membawa senjata harus dikenakan hukuman sesuai KUHAP, model penanganan yang memulangkan pelajar yang terbukti tawuran dan membawa senjata tajam dalam jangka panjang membuat remaja-remaja itu memiliki pemahaman bahwa mengganggu ketertiban umum dan membawa senjata tajam adalah perbuatan biasa atau tak melanggar hukum … ujungnya mereka terbiasa tawuran atau bentrok dengan masyarakat kelompok yang berbeda.

Katanya kita mahluk beragama dan pancasilais? apakah yang tawuran dan bentrok itu tak beragama atau beda dasar negaranya? damai aja yuuu happy deh


4 Comments

Pendidikan tu simpel aja, bikin manusia jadi baik buat diri sendiri, orang lain dan alam semesta, happy deh

Tujuan Pendidikan Nasional yang tercantum dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II Pasal 3 adalah : untuk mengembangkan potensi dasar peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Ukuran keberhasilannya apa?
Apa ukuran bahwa seseorang itu beriman?
Apa ukuran bahwa seseorang itu bertaqwa?
Apa ukuran bahwa seseorang itu berakhlak mulia?
Apa ukuran bahwa seseorang itu sehat?
Apa ukuran bahwa seseorang itu cakap?
Apa ukuran bahwa seseorang itu kreatif?
Apa ukuran bahwa seseorang itu mandiri?
Apa ukuran bahwa seseorang itu demokratis?
Apa ukuran bahwa seseorang itu bertanggung jawab?

Sekarang ini Ujian Nasional – UN
ada di Sekolah Dasar – SD
ada di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama – SLTP
ada di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas – SLTA
Apakah UN bisa mengukur pencapaian berbagai aspek tujuan pendidikan?

 

Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) ada 3 mata pelajaran yang diujikan yaitu:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Matematika
  3. Ilmu Pengetahuan Alam

Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada 4 mata pelajaran yang diujikan yaitu:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Bahasa Inggris
  3. Matematika
  4. Ilmu Pengetahuan Alam

Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) ada 6 mata pelajaran yang diujikan, tergantung penjurusannya:

Penjurusan Mata pelajaran
utama
Mata pelajaran
karakteristik penjurusan
IPA Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Matematika
FisikaKimiaBiologi
IPS EkonomiGeografiSosiologi
Bahasa Sastra Indonesia
Antropologi
Bahasa asing pilihan (Bahasa MandarinBahasa JepangBahasa JermanBahasa PerancisBahasa Arab)
Agama Ilmu Tafsir, Ilmu HadistFiqih
Kejuruan Teori Kejuruan

Ada seorang Profesor yang bilang, ukuran keberhasilan pendidikan sebenarnya sederhana saja, MEMBENTUK MANUSIA JADI MAKHLUK YANG BAIK BUAT DIRI SENDIRI, ORANG LAIN DAN LINGKUNGAN ALAM SEKITARNYA

 

 

 


Leave a comment

IMDONESAA NEGERI SEJUTA KULINER, SEJUTA SERAGAM

20130504-000807.jpg

Ketika masuk PAUD atau playgroup berseragam,
Di Taman Kanak-kanak berseragam,
Di Sekolah Dasar berseragam,
Di SLTP berseragam,
Di SLTA berseragam,
Di Perguruan Tinggi berseragam,

Di tempat kerja berseragam,
Di pernikahan berseragam,
Di perjalanan piknik berseragam,
Di pertandingan berseragam,

20130504-000447.jpg

Apa karena kita sering dipimpin oleh tentara
Sehingga harus seperti tentara yang berseragam?
Perhatikan baik-baik, pakaian tentara itu beda, tak sama,
Dari jauh terlihat letak pangkat, warna pangkat dan berbagai lencana
Yang membedakan setiap personel berdasarkan pendidikan, penugasan, dsb
Tentara yang hebat, sering bertugas di berbagai arena
Di dada dan pundaknya penuh dengan lencana dan atribut

Kita aja sebagai manusia tahu
Siapa yang rajin ibadah tapi semangat maksiat,
Siapa yang selalu berbaju sama tapi bertindak beda,
Siapa yang manis di depan, di belakang pahit

Di gerak jalan berseragam,
Di car free day berseragam,
Di bandara mau berpergian berseragam,
Di tempat ibadah berseragam,
Di pengajian berseragam,
Di liang kubur berseragam

Apakah dia fikir Tuhan bisa dikibulin?
Bahwa manusia tak pernah ada yang sama,
Apa yang ada di hati, yang diniatkan,
Apa yang sudah di lakukan dan akan dilakukan
Tuhan itu maha tahu, maha melihat & maha segalanya deh

Berbuat baiklah bukan karena seragam,
Tapi karena memang kita ingin berbuat baik,
Agar hidup jadi lebih nikmat
Dalam semangat kebaikan bersama,
Happy deh.


Leave a comment

DELAPAN KOMPETENSI PEMIMPIN + SALAM & SENYUM, MAKA ANDA JADI PEMIMPIN DAHSYAT #pendidikan karakter

20130415-103242.jpg
Punya ide bagus dan mahir dalam mengelola tim kerja? Jika ya, Anda mungkin pantas disebut sebagai pemimpin. Pertanyaan saat ini apakah Anda sudah memenuhi kriteria seorang great leader sebab untuk menjadi seorang great leader, Anda harus memiliki delapan kualitas pemimpin sejati. Yuk simak ulasan yang dilansir Forbes!

1. Kejujuran

Tidak peduli di mana dan siapa yang Anda dipimpin. Ketika bertanggung jawab sebagai pemimpin, Anda harus menunjukkan perilaku jujur. Kenapa? Karena tim Anda adalah cerminan diri Anda. Pepatah lama mengatakan “Ikan busuk mulai dari kepala, bukan ekor”.

2. Kemampuan mendelegasi

Mempercayai tim Anda adalah tanda kekuatan, bukan kelemahan. Jadi, pastikan Anda tahu siapa yang tepat mengemban tugas yang Anda berikan.

3. Komunikasi

Sudahkah Anda mengasah keterampilan komunikasi Anda? Jika belum, jangan berharap Anda bisa memimpin dengan benar. Ingat, cara berkomunikasi yang baik dapat mempermudah penyampaian materi dan informasi pada orang lain.

4. Selera humor

Anda dapat menanamkan energi positif dengan terus mengasah selera humor Anda. Buatlah lelucon cerdas yang tidak berisi SARA atau sindiran kepada orang lain. Dengan demikian, Anda akan dicintai bawahan Anda.

5. Percaya diri

Semua orang tentu memiliki kekhawatiran tentang masa depan. Namun, Anda tak harus terpuruk dan tidak merasa percaya diri. Tanpa rasa percaya diri yang besar, bagaimana cara Anda meyakinkan tim Anda.

6. Komitmen

Jika Anda berharap tim Anda mau bekerja keras dan menghasilkan konten yang berkualitas, Anda harus terlebih dulu memberi contoh. Sangat penting untuk menunjukkan komitmen Anda tidak hanya pada pekerjaan Anda, tetapi juga untuk janji yang telah Anda ikrarkan.

7. Kreativitas

Sangat penting untuk mengasah kemampuan berpikir di luar kotak dan memilih mana pilihan terburuk dan terbaik. Kreativitaslah yang membedakan antara pemimpin dan bos. Pemimpin tidak hanya menggantungkan bebannya pada timnya, melainkan memberi solusi terbaik untuk memecahkan masalah.

8. Kemampuan untuk menginspirasi

Siapa pun yang memiliki kemampuan untuk menginspirasi orang di sekitarnya patut disebut pemimpin. Namun untuk bisa menginspirasi banyak orang, Anda perlu menunjukkan sikap dan komitmen yang baik pada apa yang sudah menjadi tanggung jawab Anda.

Ingin disebut sebagai pemimpin sejati? Terapkan delapan hal tersebut dalam hidup Anda. Plus salami dan menyapa dengan senyum teman-teman yang anda pimpin. Jika belum menerapkannya, jangan pamerkan sosok Anda sebagai pemimpin besar.

Sumber: merdeka.com


Leave a comment

Sekolah; antar anak negeri ke kehidupan yang lebih baik

Tiba-tiba saya kangen Jabiru, kangen anak-anak hebat yang kerja keras merakit pesawat hingga bisa terbang … Mereka dididik, dilatih dan berproduksi, suatu proses pendidikan yang serius, buat antar anak negeri ke kehidupan yang lebih baik … Semoga kamu semua sukses ya.


4 Comments

prestasi terbesar kartini bukan kebaya, tetapi karena tulisan-tulisannya, hai para wanita, nulis yuuuu, happy deh

20130422-144613.jpg

Bagaimana peringatan Hari Kartini di Kantor Anda? Para wanita naik sepeda pake kebaya, berbaris, upacara di lapangan, lomba masak, atau …… .?

Sejak di Sekolah Dasar, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi, juga di tempat kerja, hari Kartini diperingati dengan berkebaya,… apa sudah tepat? Lalu setelah peringatan eksistensi perjuangan Kartini dilupakan lagi?

Kartini bisa kita kenal karena dulu dia menulis surat buat sahabatnya di Belanda, lebih dari 87 surat yang Kartini tulis untuk sahabatnya berisi pandangan, pemikiran tentang wanita di Indonesia … seharusnya Peringatan Hari Kartini dilakukan dengan terus membudayakan menulis tentang berbagai hal sesuai situasi wanita saat ini … Menulis bisa di twitter, facebook, blog, buku, atau nulis dimana saja.

Dulu Karyini berkebaya karena beliau tinggal di lingkungan yang pakaian sehari-harinya adalah Kebaya, dan prestasi terbesar kartini bukan kebaya, tetapi karena tulisan-tulisannya, hai para wanita, nulis yuuuu, happy deh, terima kasih telah berkunjung dan berkomentar.


2 Comments

MENDIDIK CALON PEMIMPIN DENGAN UJIAN NASIONAL #pendidikankatakter

20130415-101713.jpg
Kalo sekolah bener tiga tahun
Kenapa takut ujian
Kalo belajar bener tiga tahun
Kenapa takut dua puluh paket

Kalo sekolah dikelola bener
Kenapa takut ada yang ga lulus
Kalo anak dididik bener
Kenapa takut dia nyontek

Sekolah yang baik
Mampu tumbuhkan kesadaran muridnya
Bahwa lulus sekolah adalah kebutuhan dirinya
Dan dia akan berusaha dengan baik

Setelah lulus mereka bisa lanjut kuliah buat anak SMA
Atau kerja buat anak SMK
kuliah dan kerja adalah kebutuhan pribadi anak didik
Jika dia merasa butuh sesuatu
Maka dia akan berjuang penuhi kebutuhannya
Guru & Sekolah cuma memfasilitasi

Sesungguhnya sekolah itu menyiapkan mental
Untuk bisa punya kemampuan berjuang,
bekerja sama dengan orang lain hasilkan sesuatu,
bukan cuma milih huruf menjawab persoalan

Menganalisis situasi, merencanakan tindakan,
Menyelesaikan persoalan lewat kerja
Merangkai prestasi dan ga bersikap basi
Berani tampil beda, siap jadi pemimpin

Ga cuma seneng pake seragam
Ogah jadi pemimpin
Sehingga datang pemimpin dari daerah lain
Apakah bisa mencetak pemimpin negeri
Lewat Ujian Nasional?
Happy kah?


Leave a comment

@Zakiaulia juara lomba Photo, semangaaaat bro … happy deh #pendidikankarakter

selamat bro ... bangga deh saya

selamat bro … bangga deh saya

Berprestasi adalah hal yang mewah dan sulit diperoleh, coba anda ingat … berapa kali Anda berprestasi sepanjang hidup, kapan terakhir anda raih prestasi? … makanya saya sangat bangga dan bahagia ketika Zaki, murid SMKN 36 Jakarta kabarkan prestasinya lewat twitter beberpa waktu yang lalu, lewat kompetisi karakter anak dibentuk untuk kerja keras, percaya diri, bekerja sama, saling menghormati, menghargai prestasi, dll.

Dulu Zaki banyak membantu saya mendokumentasikan berbagai kegiatan saya di SMKN 36 Jakarta maupun di luar, dia serius belajar memotret dan semangat ikut berbagai lomba … selamat bro … saya bangga deh pernah mengenal kamu … motret terus yaaa … ikut lomba terus biar makin banyak prestasimu … hadiahnya ditabung buat beli SLR … happy deh.

Terima kasih sudah berkunjung, membaca dan berkomentar, smg bermanfaat.


Leave a comment

MENDIDIK KARAKTER LEWAT CHERLEADER DI SMKN 50 JAKARTA #pendidikankarakter

pendidikan lewat kegiatan yang menyenangkan lebih mudah tanamkan berbagai karakter pada anak didik.

Coba perhatikan bagaimana senior mengarahkan adik-adiknya untuk lakukan gerakan yang benar sehingga tak cedera dan hasilkan aksi yang menarik buat penonton.

Mendidik karakter kerjasama, saling percaya, taat aturan, kerja keras, saling tolong, dan banyak lagi deh.

selamat pagi pembaca, bagaimana pendidikan karakter di sekolah anda? cuma di tulis di RPP? atau ada di Youtube?

Video diatas adalah satu dari hampir 500 video saya yang mendokumentasikan berbagai hal disekitar saya, search di youtube gunakan nama saya, atau klik disini.

terima kasih pembaca, anda kembali berkunjung dan komentar di blog saya, smg bermanfaat.