Blog Pendidik


2 Comments

Tips Mempromosikan Sekolah di Era Digital

Ingin sekolah anda terkenal? Zaman digital sekarang ini, promosi menggunakan brosur atau poster mungkin sudah tak zamannya lagi, bagaimana cara mempromosikan sekolah di era digital?

Media

  • Facebook
  • Twitter
  • Path
  • Instagram
  • Website
  • Blog
  • Youtube
  • LikedIn
  • Google Map
  • Dsb

Ada cara efektif dan efisien, misalnya dengan menggunakan situs https://hootsuite.com atau lainnya, anda bisa memposting satu artikel untuk beberapa platform seperti Facebook, twitter, likedin, dsb. Menggunakan hootsuite anda bisa menjadwalkan kapan posting anda akan ditayangkan, sehingga jika anda punya 30 materi promosi cukup dikerjakan beberapa menit dan akan tayang sepanjang 30 hari ke depan.

Dengan instagram, anda bisa memposting satu foto atau video yang secara otomatia akan muncul di instagram, facebook dan twitter, sekaligus.  Menggunakan Gramblr, anda bisa menjadwalkan puluhan posting foto atau video yang akan terbit sesuai waktu yang anda jadwalkan, bisa dilakukan dengan menggunakan notebook.

Tagar – Hastag (#)

Pilih tagar atau hastag yang kemungkinan banyak dicari pengguna internet yang akan terhubung dengan media promosi sekolah anda, missalnya: #SMKN 50 JAKARTA, #SEKOLAH UNGGULAN, #SEKOLAH RAMAH ANAK, #SEKOLAH BERKARAKTER, dsb.

Keroyokan – Gotong Royong

Siapa yang melakukan tugas promosi sekolah? Kepala Sekolah bisa menugaskan satu orang karyawan atau guru untuk memposting berbagai kegiatan di sekolah di berbagai platform media sosial. Guru memberikan tugas kepada murid dengan berbagai tema atau kompetensi sesuai pelajaran yang diampu dan harus diunggah di blog murid, intsgram, atau youtube masing-masing murid dengan menggunakan tagar atau hastag yang disepakati.

Pada hari-hari tertentu, saat sekolah mengadakan kegiatan tertentu, semua warga bisa didorong untuk memposting artikel, foto dan video lewat berbagai platform media sosial dengan menyertakan tagar atau hastag di judul atau caption postingnya.

Kompetisi

Adakan kompetisi ekskul, misalnya kejuaraan basket yang mengundang sekolah yang jenjangnya setingkat dibawah sekolah anda, misalnya jika anda SMK, adakan kejuaraan basket antar SLTP yang mengundang SMP atau MTS di sekitar sekolah anda, atau se Kabupaten atau Propinsi, perhatikan bahwa sekolah anda akan dikunjungi banyak pelajar SMP yang sebagian dari mereka nanti akan masuk ke sekolah anda.

Google Map

Coba cari sekolah anda di google map, apakah sekolah anda eksis? lokasinya tepat pada posisi yang seharusnya atau tidak ada sama sekali? Jika sudah tepat, anda beruntung tetapi jika tidak tepat, anda bisa mengkomunikasikan kepada google agar merubah ke posisi yang seharusnya, lakukan beberapa kali jika belum direspon, saatnya nanti google akan merubah posisi sekolah anda ke yang seharusnya.

Saat ini masyarakat banyak menggunakan aplikasi peta google map, waze, dsb untuk memesan angkutan online atau saat berkendara mencari sekolah anda.

Materi Promosi Sekolah

Apa saja yang bisa menjadi sumber berita di sekolah? Banyak sekali yang bisa jadi topik kabar yang bisa diketahui oleh masyarakat, termasuk orang tua murid dimana anak-anaknya bersekolah, diantaranya:

  • Upacara di Sekolah
  • Profil Kepala Sekolah, Guru, Tata Usaha hingga murid berprestasi, atau murid yang cantik, unik, ganteng, dsb
  • Taman sekolah
  • Kantin sekolah
  • Toilet sekolah
  • Gerbang sekolah
  • Lobby sekolah
  • Profil alumni
  • Reportase pertandingan
  • Reportase tamu
  • Profil Guru dan Karyawan yang sudah pensiun
  • Profil orang tua murid
  • Profil Guru paling senior, paling muda, paling-paling apa aja deh
  • Dsb

Setiap poin di atas bisa menjadi banyak sekali tulisan atau posting yang membuat 365 hari dalam setahun tak cukup untuk mengabarkan kegiatan di sekolah anda. (Jika sekolah anda mengalami kesulitan dan mau memulai mengabarkan berbagai kegiatan sambil mendokumentasikan kegiatan sekolah, silahkan hubungi Saya di 08128534836).

Di bawah ini salah satu contoh kabar dari sekolah yang diproduksi dan diposting di youtube oleh murid SMKN 50 Jakarta.

Jika ratusan murid di sekolah anda ikut serta mengabarkan sekolahnya, betapa banyak kabar tentang proses pendidikan anak negeri ini bisa dinikmati warga dunia lewat telepon genggam?.

Seberapa banyakkah kabar sekolah anda di Google?

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.100 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.

Advertisements


Leave a comment

Memasarkan Sekolah melibatkan murid menggunakan sosial media

Saya terkejut melihat statistik blog Saya kemarin ternyata tulisan MENJUAL SEKOLAH SEHINGGA MAKIN DIMINATI MASYARAKAT, dikunjungi oleh banyak pembaca, padahal saya menulis itu tahun 2013, kenapa? … Saat saya mencoba menduga kenapa pembaca blog saya tertarik membaca posting lama saya … teringat dialog-dialog pada Seminar atau Training-training Saya, bahwa Guru dan sekolah mungkin terlalu asik dan sibuk bekerja jadi tak ingat mengabarkan kegiatan sekolahnya, apalagi melakukan promosi.

Sesungguhnya, ketika proses belajar mengajar di kelas berlangsung, pada waktu yang bersamaan, guru dapat melakukan promosi atau memasarkan sekolah bekerja sama dengan murid-murid yang diajarnya. anak-anak Sekolah Dasar kelas tiga sudah mampu menggunakan telepon genggam berbasis android, dengan telepon genggam itu dan akses internet, murid bisa ikut serta memasarkan sekolah, bagaimana caranya?

Pelajaran Bahasa Indonesia, biasanya ada pelajaran pemahaman puisi, jika semua murid diminta memperagakan membaca puisi di depan kelas, maka waktu yang dibutuhkan akan sangat lama, dan hasilnya hanya sekedar nilai untuk kompetensi itu saja. Guru sebaiknya memberi tugas kepada murid untuk membuat video rekaman adegan saat murid membaca puisi dan mengupload di youtube, pengambilan adegan bisa dilakukan di kelas, halaman sekolah, rumah, atau dimana saja, judul video di youtubenya disarankan seperti ini:

TUGAS PUISI NOVIANTO SMKN 50 JAKARTA, 011216, GURU: UCAHYO, M.Pd.

Nama atau judul tugas video di youtube seperti di atas, mencakup nama murid, nama sekolah, tanggal uenggah video, dan nama guru yang mengajar.

Andaikan Bapak Ucahyo sebagai guru Bahasa Indonesia memberikan tugas puisi, gaya bahasa, prosa, pantun, drama, artinya ada 5 tugas yang bisa diberikan kepada murid untuk menggunggah video dengan cara di atas, maka dalam satu semester jika Pak Ucahyo mengajar 200 murid, maka ada 1.000 video di youtube yang mencantumkan nama murid, sekolah dan dirinya, dalam waktu setahun terdapat 2.000 video di youtube, Pak Ucahyo mengamati penampilan muridnya di youtube dan memberi nilai untuk kompetensi yang dimaksud. Belum lagi jika Pak Ucahyo memberi tugas menulis cerpen, puisi, prosa, resensi dan meminta kepada muridnya untuk posting di blog pribadi murid dengan teknis membuat judul yang sama dengan di atas, maka dari satu guru yang bernama Pak Ucahyo, M.Pd akan tayang ribuan input yang menuliskan nama murid, sekolah dan dirinya, sebuah promosi yang dahsyat buat murid, Pak Ucahyo dan Sekolahnya.

Pelajaran Olahraga, biasanya ada materi basket, volley, sepakbola, renang, dsb.  Guru sebaiknya memberi tugas kepada murid untuk membuat video rekaman adegan cara mendribel bola basket, cara sevis volly, cara berenang gaya dada dan mengupload di youtube, pengambilan adegan bisa dilakukan di lapangan sekolah, halaman sekolah, rumah, kolam renang atau dimana saja, judul video di youtubenya disarankan seperti ini:

TUGAS OLAHRAGA NURSELIA SMKN 50 JAKARTA, 011216, GURU: HARIADI, MM.

Nama atau judul tugas video di youtube seperti di atas, mencakup nama murid, nama sekolah, tanggal unggah video, dan nama guru yang mengajar.

Andaikan Bapak Hariadi sebagai guru Olahraga memberikan tugas basket, volley, sepakbola, renang, softbol, artinya ada 5 tugas yang bisa diberikan kepada murid untuk menggunggah video dengan cara di atas, maka dalam satu semester jika Pak Hariadi mengajar 200 murid, maka ada 1.000 video di youtube yang mencantumkan nama murid, sekolah dan dirinya, dalam waktu setahun terdapat 2.000 video di youtube, Pak Hariadi mengamati penampilan muridnya di youtube dan memberi nilai untuk kompetensi yang dimaksud. Belum lagi jika Pak Hariadi memberi tugas menulis tentang peraturan permainan basket, sejarah pencak silat di Indonesia, olahraga tradisional  dan meminta kepada muridnya untuk posting di blog pribadi murid dengan teknis membuat judul yang sama dengan di atas, maka dari satu guru yang bernama Pak Hariadi, MM akan tayang ribuan input yang menuliskan nama murid, sekolah dan dirinya, sebuah promosi yang dahsyat buat murid, Pak Hariadi dan Sekolahnya.

Ada penanaman dan penerapan beberapa karakter sekaligus dari tugas-tugas di atas, yaitu: karakter orientasi masa depan atau perencanaan, kerjasama, saling menghormati saling tolong menolong, percaya diri, kepemimpinan, dsb. karena tugas-tugas diatas harus dikerjakan bersama-sama dengan teman atau orang lain yang perlu perencanaan, kerja sama, saling menghormati saling tolong menolong, percaya diri, kepemimpinan, dsb.

Salah satu contoh video tugas murid sekolah yang tayang di youtube. Hampir semua mata pelajaran di kelas-kelas atas Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA hingga perguruan tinggi bisa menerapkan cara ini.

Jika dari tugas dua guru diatas sebagai contoh, bisa menghasilkan 4.000 tayangan di chanel youtube murid dan ribuan lainnya di blog murid, maka andai semua guru di sekolah anda yang berjumlah 40 orang melakukan hal itu, paling tidak ada 80.000 entri di dunia maya yang bisa dilacak dengan mesin pencari google berisi promosi kegiatan belajar di sekolah Anda, selanjutnya … terserah anda.


Leave a comment

Manfaat Publikasi Sekolah

20111214172426pamerantopeng

Seorang Guru dengan bangga mengatakan tentang lingkungan sekolahnya yang nyaman, toilet yang bersih dan karya siswa di display di banyak tempat, beliau melanjutkan begini:

“Kami tak memerlukan publikasi, tanpa publikasi siswa banyak sekali yang mendaftar ke sekolah ini.”

Saya merespon seperti ini:

“Beruntung sekali Anda memiliki teman-teman dan Pemimpin yang peduli pada lingkungan sekolah sehingga bisa bekerjasama wujudkan lingkungan yang nyaman, bagaimana jika keadaan berubah, dimana situasi sekolah tidak kondusif lagi, kerjasama sulit dilakukan, pemimpin anda punya leadersip yang kurang baik dan berakibat lingkungan sekolah menjadi tak terurus, toilet kotor dan bau … sementara karya siswa sudah rusak, lapuk termakan usia dan jadi penghuni tempat sampah?”.

Keadaaan bagaimanapun di Sekolah anda saat ini harus dipubikasikan sebagai cara mendokumentasikan dan mensyukuri apapun nikmat yang ada, jika saat ini situasi anda dalam keadaaan yang kurang baik atau sangat buruk, jika ada publikasi masa lalu dimana keadaan sekolah sangat bagus dan menyenangkan (lebih hebat lagi jika ada publikasi video di Youtube) sehingga semua warga sekolah bisa instrospeksi diri untuk melakukan upaya-upaya perbaikan kinerja agar bisa menjadi baik seperti dulu atau lebih baik lagi dari yang sekarang dan masa lalu.

Jika keadaan sekolah anda sekarang dalam keadaan yang sangat bagus, publikasi yang dibuat akan membuat semua warga sekolah senang dan bahagia bahwa situasi buruk masa lalu kini berganti jadi baik sehingga terdorong untuk terus bekerjasama memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berbagai karya siswa yang di display di lingkungan sekolah akan laput termakan usia dan akan dibuang atau diganti dengan yang lain, jika karya siswa dipublikasikan melalui media online seperti facebook, twitter, path, website, blog, instagram, steller, dsb, sehingga pada suatu saat siswa yang membuat karya itu menemukan foto, video atau cerita di media online akan membuatnya senang dan bahagia luar biasa, bahkan bisa menjadi contoh atau cerita kepada teman, anak, cucu, keluarga dan yang lainnya bahwa dirinya pernah berkarya di sekolah dan didokumentasikan serta dipublish sekolah hingga masih terlacak walau berjarak puluhan tahun yang lalu.

karya-siswa

Bagaimana perasaan anda jika foto anda atau karya anda terlihat pada dua foto dokumentasi di atas atau video di bawah ini yang terlacak melalui google?

Publikasi itu penting untuk dokumentasi dan membuat kualitas hidup umat manusia lebih baik setiap hari, salurannya bisa facebook, twitter, path, website, blog, instagram, steller, dsb, menurut anda?


Leave a comment

Promosi Sekolah ala TOTAL FOOTBALL

buku-teleponZaman dulu jika kita ingin mencari informasi tentang sekolah atau institusi, kita bisa gunakan buku telepon, Buku telepon adalah buku berisi nama, alamat, dan nomor telepon milik pelanggan telepon dalam wilayah tertentu. Penerbit buku telepon adalah perusahaan jasa telekomunikasi atau penyedia layanan informasi telepon.

Zaman berganti, orang tak lagi membuka buku telepon, tetapi menghubungi no telepon 108, sebuah layanan perusahaan yang dapat memberikan informasi tentang alamat, no telepon sekolah atau institusi.

Sekarang, orang mencari informasi, no telepon sekolah atau institusi hingga lokasi atau route ke sekolah dengan mengunakan telepon genggam dibantu mesin pencari Google, Pada Agustus 2007, Google merupakan mesin pencari di web yang paling sering digunakan dengan pangsa pasar sebanyak 53,6%, kemudian Yahoo! (19,9%) dan Live Search (12,9%).[28] Google memiliki miliaran halaman web, sehingga pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan kata kunci dan operator. Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, Google News, dsb.

Jika dulu orang atau institusi yang ingin mempublikasikan diri harus membayar biaya agar tercantum pada buku telepon, kini secara gratis orang atau lembaga bisa mempromosikan keberadaannya lewat jejaring google denga menggunakan website, blog, instagram, twitter, facebook, path, steller, dsb.

Total Football” (Belanda: totaalvoetbal) adalah taktik permainan yang memungkinkan semua pemain bertukar posisi (permutasi posisi) secara konstan sambil menekan pemain lawan yang menguasai bola. Dengan demikina taktik ini mengharuskan tim berisi para peamin yang mempunyai skill menyerang dan bertahan yang sama bagusnya.

Seluruh warga sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, Karyawan Tata Usaha, Murid, Orang Tua murid, mitra, dsb sudah menjadi keharusan selalu menjaga nama baik dan berusaha melakukan yang terbaik di sekolah, itu konsep bertahan pada total football.

Selain menjaga nama baik setip unit di sekolah, semua warga sekolah harus meyerang jagat google dengan mengabakan berbagai kegiatan dan kebaikan yang ada di sekolah.

  • Kepala Sekolah membuat tim yang mengelola website, blog, media sosial sekolah dan mewajibkan tim itu mengunggah minimal satu berita atau satu posting setiap hari. Secara rutin Kepala Sekolah juga harus memanfaatkan gadget untuk memotret hal-hal menarik di sekolah dan mengunggah di facebook, twitter, blog, instagram, youtube, wattpad, dsb.

Apakah sulit posting satu artikel satu hari? TIDAK, misalnya murid sekolah anda 100 orang dengan jumlah guru dan tata usaha 20 orang, ceritakan hal-hal baik, kelebihan, prestasi atau apa saja semua warga sekolah dilengkapi dengan fotonya, maka publikasi sekolah anda sudah punya materi 120 posting atau artikel. Saat upacara, perayaan hari besar, dsb. Dari setiap kegiatan sekolah anda bisa posting 10 artikel, anda ada 7 kegiatan sepanjang tahun, maka tersedia 70 posting artikel. Amati suasana gedung sekolah, pasti banyak hal-hal menarik dan unik yang pantas dikabarkan, termasuk dengan suasana murid yang sedang berkegiatan di lingkungan sekolah, setiap hari bisa satu posting, sepanjang tahun  sekolah anda punya sedikitnya 200 posting, sehingga total posting yang bisa diunggah oleh tim publikasi totalnya 120 + 70 + 200 = 390 posting, artinya setip hari selalu ada berita baru di website, blog sekolah dan sosial media, karen satu berita atau foto bisa dishare ke semua platform.

Andai sekolah memiliki lima akun, masing-masing di website, blog, facebook,                 instagram, twitter, maka 390 posting di atas menyebar menjadi 390 x 5 = 1.950             posting atau artikel yang terhubung dengan google.

  • Wakil Kepala Sekolah, mengabarkan berbagai kegiatan dalam tanggung jawabnya di facebook, twitter, blog, instagram, youtube, dsb, ini juga bisa sebagai bahan laporan pelaksanaan kegiatan kepada kepala sekolah, Dinas Pendidikan, Orang Tua Murid, dsb.
  • Guru, memberi tugas kepada murid tak lagi menggunakan media kertas, harus di cetak atau di foto kopi sehingga meja guru penuh dengan berkas tugas murid. Murid mengerjakan tugas dan posting di facebook, twitter, blog, instagram, youtube, dsb lalu guru memeriksanya secara online dan memberi nilai.

Di bawah ini beberapa contoh penugasana berbasis teknologi informasi untuk                 beberapa mata pelajaran:

  • Pendidikan agama: murid dinilai kemampuan sholatnya dan penguasaan bacaannya tidak di kelas atau di musholla, tetapi lewat tugas membuat video peragaan sholat dan bacaannya dan diunggah di youtube, beri judul tugas mata pelajaran dan nama sekolah, guru menilai dengan melihat video yang diunggah murid.
  • Penjaskes: murid dinilai kemampuan servis volly, passing, smash, dsb dengan menugaskan murid membuat peragaan kompetensi di atas dan diunggah ke youtube, guru menilai lewat youtube. Apakah hal itu sulit? TIDAK, banyak anak Sekolah Dasar yang bisa mengunggah video ke youtube, sangat mudah.
  • Bahasa Indonesia: Guru menilai tugas karya tulis murid dan diunggah di blog, wattpad, dsb, hingga tugas itu tak perlu dicetak dan memenuhi meja guru yang berujung jadi sampah, sementara tulisan di blog murid bakal bisa dinikmati seumur hidup, bahkan hingga murid itu menjadi kakek, nenek, seumur hdup deh.
  • Jika misalnya dari 17 guru di sekolah anda semuanya memberi tiga tugas berbasis  IT  kepada 100 murid setiap semester, maka selama setahun akan terdapat jumlah posting 17 x 3 x 100 x 2 = 10.200 poating artikel terhuning dengan google.

Andai wakil kepala sekolah bisa posting 1 artikel setiap minggu, maka darinya akan terkumpul minimal 30 posting, sehingga seluruh posting yang dihasilkan oleh warga sekolah menjadi: 1.950 + 10.200 + 30 = 12.180 posting artikel yang terhubung dengan google, belum termasuk posting yang dihasilkan oleh kepala sekolah, semua itu gratis, hanya bermodal niat dan kemauan.

Silahkan search sekolah Anda di google, berpa banyak info yang ada, atau search nama Anda di google, adakah jejak perjalanan sekolah dan diri anda di dunia maya?


Leave a comment

Kabarkan semua kebaikan walau satu kata atau satu foto, liat deh efeknya

KPK

USB-Active-Facebook-Cover

SOSIAL-MEDIA

Apa hubungan ketiga gambar di atas?
KPK bisa dijadikan contoh bagaimana mengelola kerja dan mengabarkan, ditengah berbagai pendapat keraguan, optimis, cemooh, dsb, KPK terus bekerja menyemangati anggotanya, penyidiknya terus bergembira bekerja hingga membuahkan Operasi Tangkap Tangan, setelah berhasil menangkap pelaku korupsi lalu mengabarkan kepada masyarakat lewat media, kerja lagi, menangkap lagi, mengabarkan lagi … terus bekerja menyemangati anggotanya, penyidiknya terus bergembira bekerja hingga membuahkan Operasi Tangkap Tangan, setelah berhasil menangkap pelaku korupsi lalu mengabarkan kepada masyarakat lewat media, kerja lagi, menangkap lagi, mengabarkan lagi …

Anda bekerja atau menjadi anggota di organisasi apa? kerja aja dalam suka cita, bergembira bekerja bersama teman kerja, kabarkan setiap kerja anda, jika tak punya akses ke wartawan, kabarkan saja secara mandiri lewat sema platform media sosial, yang pada saatnya nanti akan tercium oleh wartawan media mainstream yang akan datang menjumpai anda untuk mengkonfirmasi dan mengabarkan kerja anda di mass media catak dan elektronik.

Kabarkan semua kebaikan walau satu kata atau satu foto, liat deh efeknya.


Leave a comment

Endang Sukamti dan Sekolah Kita, LEBIH NGETOP MANA?

we-are-kamtis-and-support-endank-soekamti-1.jpg

Kenal Endang Sukamti?
Search deh di Google,
apa yang kita temukan?
walau kita mengetik nama yang salah
banyak sekali info tentang Band itu
yang didirikan orang-orang kreatif dari Jogjakarta
Group band itu berdiri tahun 2001

Berapa tahun kamu bersekolah?
search deh sekolahmu di Google,
apa yang kamu temukan?
berapa banyak tulisan, foto, video sekolahmu?
tahukah kamu tahun berapa sekolahmu didirikan?
sudah berapa alumni yang lulus dari sekolahmu?
sudah menghasilkan apa saja sekolahmu?
ada apa saja di sekolahmu?

mungkin tak ada yang menuliskan sejarah sekolahmu,
mungkin tak ada yang mendokumentasikan dalam bentuk website
mungkin foto-foto dokumentasi sekolahmu ada di album foto
yang disimpan kepala sekolah di lemarinya
mungkin arsip video-video kegiatan sekolahmu ada di harddisk
tersimpan di komputer sekolah

Kenapa sekolahmu yang lebih tua dari sukamti tak terkenal?
Apakah kamu,
guru-gurumu,
keryawan sekolahmu,
kepala sekolahmu,
alumni sekolahmu,
dan pemerintah daerahmu
tak mensupport sekolahmu?

Padahal,
mendokumentasikan sejarah,
foto,
video,
di blog,
instagram,
dan youtube
semuanya gratis.


Leave a comment

Dan media massa lokal maupun dunia Akan datang berkunjung ke sekolah anda

20120912-050405.jpg

20120912-051154.jpg

20120912-051337.jpg

20120912-051513.jpg
Bagaimana promosi sekolah
Supaya media massa memuat aktifitas sekolah

Gampaaaang
Dorong semua unsur di sekolah
Untuk bekerja yang terbaik sesuai kapasitas mereka
Dokumentasikan setiap keberhasilan di sekolah
Kabarkan setiap keberhasilan di sekolah
Saat rapat dengan warga sekolah, warga sekitar dan smua fihak

Rayakan setiap keberhasilan
Beri apresiasi untuk yang kerja baik
Sebarkan setiap kabar baik di sekolah anda ke dunia
Lewat media gratisan
Seperti blog, facebook, twitter, youtube, dll
Ulangi teruuuuuus

Dan media massa lokal maupun dunia
Akan datang berkunjung ke sekolah anda