Blog Pendidik


Leave a comment

Waspadalah, Rokok bukan cuma bikin impotent, tapi bikin rumah kebakaran

Screen Shot 2018-06-09 at 2.43.40 PM.png

Seharusnya peringatan di bungkus rokok ditambah, bukan cuma bisa bikin penyakitan dan impotent, tapi juga bikin miskin kerana rumah kebakaran, selengkapnya bisa dibaca disini.

Advertisements


Leave a comment

Keuntungan Pabrik Rokok

Gils bet guys, pabrik rokok dapet untung 12 trilyun lebih srahun, artinya stiap bulan untung satu trilyun lebih, berapa yg kamu sumbang jadi keutungan pabrik rokok? Sementara anak”mu, tetanggamu & sodara”mu kekurangan gizi?

Jaga nama baik sekolah? Udah jadul guys … sekolah terlalu luas, banyak bet muridnya … kamu ga bakal kuat, jaga nama baik dirimu sensiri aja guys, maka keluargamu jadi baik, sekolahmu baik dan negaramu juga jadi baik … kalo jaga kesehatan diri sendiri aja ga bisa gimana mo jagain negara guys, asep ko diisep, pakw duit lagi belinya, mending nabung buat beli mobil jalan” ampe bali, happy deh.


Leave a comment

Menafsirkan Kebaikan Tuhan

“Tuhan baik banget, Gue ga punya pekerjaan. Apa aja yang bisa Gue kerjain asal menghasilkan uang Gue jalannin aja. Sering Gue ga punya uang, tapi ngerokok ga pernah berhenti, selalu aja ada orang yang ngasih Gue rokok”

Kalimat di atas dikatakan oleh seseorang (sebut saja “B”) yang kecanduan rokok sementara dirinya tak bekerja, tak punya penghasilan tetap tetapi bisa terus memenuhi kecanduannya menghisap rokok.

Apakah Tuhan baik banget? Memberikan rezeki kepada B sehingga bisa menikmati sesuatu yang dia sukai tanpa harus membeli. Apakah Tuhan sedang menguji mahluknya agar bisa memilih hal yang baik untuk dirinya. Apakah Tuhan tak tahu bahwa rokok itu berbahaya untuk kesehatan manusia? Ini jelas tak mungkin karena tuhan maha tahu segalanya.

Konsumsi rokok penduduk negeri ini sangat mengkhawatirkan, data konsumsi rokok dunia tahun 2014 dari 5,8 trilyun batang yang dikonsumsi orang sedunia, 4,14 persen atau sekitar 240 milyar batang rokok dikonsumsi oleh perokok Indonesia, menempatkan negeri ini sebagai negara pengkonsumsi rokok ke-4 di dunia.

Tingginya konsumsi rokok masyarakat Indonesia tentu saja amat merisaukan. Pasalnya, ongkos yang harus dibayar akibat dampak buruk yang ditimbulkan oleh konsumsi rokok sangat mahal. Di negeri ini, kebiasaan merokok telah membunuh 225 ribu orang setiap tahun. Sementara itu, lebih dari 97 juta masyarakat Indonesia—yang bukan perokok—saban hari terpapar asap rokok sehingga berisiko menderita berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh asap rokok, yang konon mengandung 4.000 jenis senyawa kimia beracun.

Menurut Anda?


Leave a comment

Membentuk Generasi Perokok

Anda ingat kapan pertama kali merokok? Apa yang menyebabkan Anda jadi perokok?

Sejak menit pertama dilahirkan, bayi itu sudah menghirup aroma rokok lewat kecupan ibunya di pipi dan di dahi kepalanya, desahan nafas yang melahirkan dihirup bayi yang masih merah itu. Ayahnya diberi kesempatan untuk melihat bayi yang baru saja dilahirkan istrinya pun mencium warga baru dunia dan hembuskan aroma rokok ke hidung bayi mungilnya.

Saat tiba di rumah setelah proses kelahiran, setiap pagi bayi itu menghirup aroma rokok dari asap yang dihembuskan ayah ibunya, karena setiap pagi ada seremoni minum kopi plus merokok yang dilakukan kedua orang tuanya, sering ditambah dengan asap rokok yang dihembuskan oleh kakak bayi itu yang beranjak dewasa. Jadilah bayi itu terbiasa dengan asap dan aroma rokok keluarga di rumahnya.

Saat balita, bayi yang mulai berlari itu sering diajak ayahnya mengantar kakak ke sekolah, di kendaraan ayahnya menghisap rokok melanjutkan seremoni ngopi di rumah yang belum rampung, jika naik sepeda motor asap dari ayahnya bergerak ke belakang dan dihirup oleh istri dan anaknya dalam gendongan. Jika mereka menggunakan mobil, asap mobil beredar di dalam ruang kabin mobil dan dihisap seluruh penumpang di dalamnya.

Saat bayi itu beranjak remaja dan bersekolah di Sekolah Dasar, setiap hari ayahnya mengantarkan ke sekolah sambil hembuskan asap dan dihisap anaknya yang duduk di belakang. Dan ketika sedang ngobrol atau bermain dengan teman sekolahnya sepulang sekolah, di tempat-tempat yang biasa mereka nongkrong, tawaran menghisap rokok langsung diterima karena dia sudah terbiasa dengan aroma asap sejak dilahirkan.

Sejak Sekolah Dasar anak itu sudah mulai menghisap rokok, dan ketika ayah ibunya tahu bahwa anaknya merokok, mereka tak bisa melarangnya atau berbuat apa-apa karena kedua orang tuanya merokok. Jadilah semua anggota keluarga di rumah itu perokok semua hingga ayah ibunya meninggal dan ketika dewasa anak itu mengulangi perbuatan orang tuanya kepada anaknya. Terbentuklah generasi turun temurun perokok yang sangat sulit untuk berhenti atau dihentikan. Menurut anda? Bagaimana cara berhenti merokok?


2 Comments

LGBT

Lesbian,
Gay,
Bisex,
Transgender,

Sama
Rokok
Ga ada
Bedanya

Katanya berlandaskan hak asasi manusia, seseorang merokok itu hak asasi dirinya, orang lain tak boleh mengganggu, juga tak bisa melarang siapapun untuk merokok, kita seolah jadi biasa dan tak bisa berbuat apa-apa ketika melihat anak mengenakan seragam sekolah dasar dan SLTP menghisap rokok saat berangkat atau puang dari sekolah. Pemilik warung pun tak menolak ketika anak-anak kecil membeli rokok dan menghisap di depan matanya. DI siang hari, sore dan malam hari, sekelompok remaja berkumpul di berbagai lokasi bercengkerama sambil merokok bersama, masyarakat terdiam, apakah itu karena hak asasi manusia?

Setelah merokok jadi biasa, remaja mulai mencoba mencari sensai yang lebih dengan mencoba ganja atau jeis narkotika lainnya yang penggunaannya persis dengan rokok dihisap, apakah itu masih hak asasi? Kalau ada yang melarang anak-anak merokok, dan si anak tak terima berlanjut melaporkan kepada yang berwajib dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan, apakah polisi akan memproses?

Berhubungan intim dengan sejenis, apakah termasuk hak asasi seseorang? Berhasrat pada lelaki dan perempuan, dan berperilaku seperti lawan jenis juga hak asasi manusia? Sejauh suka sama suka, seolah jadi hak asasi, tak ada yang bisa dihukum? Kecuali ada korban yang tak terima diperlakukan oleh sesama jenis dan melaporkan kepada polisi, jika korban diam tak melaporkan?

Rokok sudah menguasai negeri ini, apakah LGBT bakal mencekeram negeri ini? Menurut Anda?


Leave a comment

Rokok itu Hebat, si Miskin jadi Lupa

Screen Shot 2018-01-11 at 12.52.18 PM

Saya mencoba memahami pola fikir para pecandu rokok.
Seorang Perempuan tua kurus kering badannya dengan sisa daging sedikit di badannya, kulitnya gelap, rambutnya tak lagi putih mungkin karena sering berjemur matahari, sering saya jumpai pagi buta sebelum matahari pancarkan seluruh sinarnya ke bumi, menarik gerobak berisi sampah dan barang bekas, kadang saya jumpai dia sedang membereskan hasil perolehan sampah, mengelompokkan barang bekas sesuai kandungan bahan bakunya.

Sambil mengerjakan semua hal di atas terselip rokok di jarinya, dihisap sambil diresapi seolah sedang menikmati sesuatu yang … entah apa rasanya (karena saya tak merokok) saya kesulitan menuliskan apa yang dirasakan ibu itu, sementara untuk bertanya saya tak sampai hati. Mungkin pada situasi hidupnya yang sulit, karena kemiskinan dan ketiadaan skill yang bisa jadi penghasilan, dia bisa dapat kenikmatan dari rokok, miskin hidup jadi tak terasa, mungkin dia jadi merasa hidupnya lebih sejahtera, lebih bahagia dengan merokok.

Ternyata menurut survey Badan Pusat Statistik, merokok mengakibatkan penduduk makin miskin, kalo kamu?


Leave a comment

Budget Plangaplongo Jiwa Sosialita

Pada suatu pagi saya menjumpai remaja yang kurus, bercelana pendek, memainkan rokok kretek termahal di negerinya, memijat-mijat ujungnya lalu membakarnya, dia tampak serius sekali menikmati hisapan dan hembusan asapnya.

Percakapan kami seperti pada capture di atas, tapi tak berlanjut karena dia menjauh dari saya, akankah rumah sakit negeri ini bakal dipenuhi oleh orang-orang tua yang masa remajanya seperti dia?


Leave a comment

Genggaman Rokok

Saya sering sedih dan prihatin melihat anak berseragam SD dan SMP yang merokok di tempat-tempat umum seperti jalan raya, taman, halte, terminal, pusat belanja, dsb. 

Bersyukur dan salut kepada Pengelola Kereta Api yang berhasil mensterilkan stasiun kereta Api dan gerbong keretanya dari asap rokok, semoga semua bandara di Indonesia bisa dikondisikan seperti stasiun kereta.

Saya kira anak-anak perokok cuma gejala di Jakarta, ternyata saya mendengar pengakuan dari seorang remaja berusia 17 tahun bahwa di desanya di ujung utara pulau Sumatera yang ditumbuhi pohon kelapa sawit dan karet, anak-anak Sekolah Dasar sudah biasa merokok saat bermain di kebun bersama teman sebayanya.

Genggaman asap rokok tampaknya kian kuat mencengkeram rakyat negeri ini, miskin, kaya, muda, tua, berpendidikan, tak berpendidikan, lelaki, perempuan, tak ada yang bisa menghindar. Bagaimana dengan anak anda?


Leave a comment

Rakyat, Koruptor, Perokok, Pemburu Gratisan Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita

750xauto-agar-tak-bergaya-hidup-hedonis-ini-hal-yang-perlu-diperhatikan-151214f

brilio.net

Korupsi
Seolah jadi kelakuan yang sangat umum dan biasa, sehingga terasa banyak sekali orang yang pernah melakukan itu dan berita tentang koruptor tak pernah berhenti menghiasi berita di media cetak dan elektronik.

Merokok
Seolah jadi kelakuan yang sangat umum dan biasa, seolah tak ada bahaya dari kebiasaan merokok, ayah dan ibu merokok di rumah, anak, cucu dan menantu juga kecanduan rokok semua. Sejak Sekolah Dasar anak-anak di negeri ini sudah terbiasa merokok.

Pemburu Gratisan
Era demokrasi dan gemuruh kontestasi pemilihan kepala daerah dan kepala negara mengkampanyekan banyak hal serba gratis, sekolah maunya gratis sementara demi gengsi dan ambisi masuk sekolah swasta membayar puluhan juta pun dilakoni. Mungkin bergaya supaya seperti anak muda atau manusia masa kini yang sukses termakan iklan jadi rutin menghisap asap dan merokok tak henti, ketika sakit inginnya berobat gratis.

BJPS
Gaya hidup BJPS – Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita yang sedang trendi saat ini, mengumbar foto di media sosial bergaya sosialita bak pragawan dan pragawati, memakai busana bermerek kelas dunia, penghasilan pas-pasan tapi makan di tempat yang mahal dan gawai terbitan terbaru.

Kredit
Seolah jadi kelakuan yang sangat umum dan biasa, seolah tak ada bahaya dari kebiasaan kredit berbagai kebutuhan hidup. Ketiadaan angkutan umum dan buruknys sistem transportasi negeri direspon dengan kredit sepeda motor atau mobil. Alih-alih menuntut para kepala daerah yang mengumbar janji kampanya tapi tak bisa baguskan sistem transportasi umum, rakyat merasa lebih tajir memiliki kendaraan. Padahal di negeri yang makmur, rakyatnya enggan membeli sepeda motor atau mobil karena sistem transportasi sudah dikelola dengan baik.


Leave a comment

Terima Kasih FCTC Indonesia


#Repost @fctcindonesia (@get_repost)
・・・
Kata Tokoh.

Bahaya rokok merupakan suatu hal yang nyata dan tidak dapat dibantahkan lagi. Harga rokok yang terjangkau menjadikan bahaya ini semakin dekat dengan orang banyak.

Ayo Buk @smindrawati naikkan harga rokok, untuk selamatkan bangsa dari bahayanya.

Kata tokoh hari ini berasal dari seseorang yang sangat inspiratif, Bapak @dwitagama

#fctcuntukindonesia #katatokoh #hargarokoknaik #rokokharusmahal


2 Comments

Apakah Siti Aisyah tersangka pembunuh Kim Jong-Nam punya teman namanya Sotoy?

 

Teman dan Sahabat.

Andai Siti berjumpa guru SD yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik. 

Andai Siti melanjutkan sekolahnya ke SMP dan berjumpa guru SMP yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik. 

Andai Siti melanjutkan sekolahnya ke SLTA berjumpa guru SLTA yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik … Eh, apakah masih ada guru SLTA yang menanamkan karakter macam ini?.

Andai Siti melnjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi, berjumpa Dosen yang menanamkan karakter bahwa hidup tak hanya persoalan uang, bahwa tubuhnya punya harga yang tak ternilai, bahwa ada kebahagiaan lain yang bisa dinikmati selain pesta, busana atau jalan-jalan, bahwa pendidikan itu sangat penting yang bakal menjadi amunisi peroleh kehidupan yang lebih baik … Eh, apakah masih ada Dosen yang menanamkan karakter macam ini?.

Itu semua diluar jangkauan saya, saat ini saya sedang melakukan: Andai murid yang tamat SMP, bisa saya tumbuhkan karakter punya kemauan buat melakukan yang terbaik, tak takut dibilang banci kalau tak merokok (padahal kalau kamu main ke komunitas banci, liat deh … Apakah mereka merokok?), tetap merasa jadi orang hebat walau tak merokok.

Mungkin saya bisa menyelamatkan Siti dan Sotoy yang lain?, menurut kamu?


Leave a comment

baru beranjak dua digit

Seorang anak sekolah
badannya kurus, kulitnya gelap
berseragam kemeja putih, celana panjang biru
berjalan gontai, tatapan matanya kosong

jari tangan menjepit benda putih 9 cm
dihisap asap dari benda yang dijepit jarinya
segera asap dihembuskan dari mulutnya
dihisap lagi, dihembuskan asap dari mulutnya

umurnya mungkin baru beranjak dua digit
aroma tubuhnya mirip kakek bungkuk 70 tahun
cara berjalannya juga mirip
tapi dengan kecepatan yang lebih karena usia

Saya mau bertanya padanya
apa rasa asap pagi hari
apa kata ayah ibunya
apa kata guru-gurunya

sayang saya harus antar anak ke sekolah
sambil mendekap dan mendoakannya
semoga dia tak hisap asap kelak
setelah mencium sambil bisikkan bahwa saya akan menjemputnya nanti
kami berpisah


Leave a comment

Tak ada yang bisa berbuat apa-apa Hak azazi manusia

Ilustrasi


Kakek, nenek merokok di rumah
Ketua RT tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Bapak, Ibu merokok di rumah
Ketua RT tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Anak-anak merokok di rumah
Orang tuanya tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Pengendara merokok di jalan
Satpol PP dan Polisi tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Anak SD berseragam sekolah merokok di jalan
Semua orang tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Anak SMP berseragam sekolah merokok di jalan
Semua orang tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Anak SMA – SMK berseragam sekolah merokok di jalan
Semua orang tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Anak sekolah merokok di kelas
Guru tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Guru merokok di sekolah
Kepala Sekolah tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Pemulung merokok sambil manggul karung
Semua orang tak bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Semua orang merokok dimana saja
tak ada yang bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Ada rokok khusus di istana
tak ada yang bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Ada karyawan merokok di ruang ber AC
tak ada yang bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Tukang rokok jualan rokok sambil merokok
tak ada yang bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Kamu merokok dimanapun
tak ada yang bisa berbuat apa-apa
Hak azazi manusia

Apa arti Undang-undang larangan merokok di tempat umum
dan tulisan “ROKOK MEMBUNUHMU”
Mungkin negeri ini sedang mengurangi jumlah penduduk?


Leave a comment

Api di tempat gelap itu, ternyata ….

“Kalo nyokap elo sering ngomong dengan mulut bau asbak dan nasehatin anak”nya ga boleh ngerokok, gimana sikap elo?”

Tiba-tiba saya ngetwit kalimat di atas setelah di suatu tempat parkir yang gelap dari kejauhan saya melihat cahaya apai berasal dari sebatang rokok yang sedang dihisap, menyala redup dan.terang sesuai kondisi dihembus dan dihisapnya benda putih itu.

Ketika saya lewat dekat sumber nyala itu, ternyata seorang ibu setengah tua mengenakan hijab asik merokok sendiri …. maka lahirlah ide twit di atas dan tulisan ini, beruntunglah yang punya ibu tak merokok, pasti wangi, bisa jadi penenang dan penerang buat keluarganya.


Leave a comment

Kakek penjaga malam bergaji 600 ribu rupiah merokok 3 bungkus sehari, kalo kamu?

Suatu malam, lebih jam sepuluh di tepi jalan ibukota… mendekati tengah malam, udara semakin dingin, tak jauh dari saya duduk seorang kakek berusia lebih 55 tahun bercucu lebih dari lima, kerja jaga malam di sebuah komplek perumahan bergaji 600 ribu rupiah sebulan, sedang asik merokok kretek yang termahal di negeri ini, menampakan pipi kempotnya dengan kulit membakut tulang, kurus kering badannya, gelap kulitnya, ompong giginya. Setelah berkenalan dan menjalin keakraban sekitar 10 menit, dia berucap begini:

“Saya tahu ngerokok itu ga baik buat kesehatan, istri, anak dan cucu saya juga melarang dan meminta saya berhenti merokok … sehari saya ngerokok tiga bungkus, sejak saya masih remaja, zaman rokok masih sangat murah harganya … sebenarnya saya pengen berhenti, tapi susah banget, apalagi kalau ketemu sama teman-teman dan mereka menawarkan rokok … takut dibilang ga ngehargain persahabatan …”

Persahabatan … bisa bikin orang terus merokok, bergaul dengan pembunuh, hidup dengan penyakit yang siap mengantarkan kamu kapan saja ke rumah sakit atau ke kuburan.

Kalo kakek-kakek aja sulit menjauh dari sahabat yang perokok dan pisah dari benda putih 9 sentimeter, bagaimana buat remaja? Lalu apa artinya sekolah belasan tahun? Kemana larinya khotbah-khobah pemuka agama yang harus menyayangi diri, menghargai ciptaanNya? Orang tua gimana kabarnya?


Leave a comment

Sangsi pelanggaran tata tertib di Sekolah

Setiap sekolah pasti punya tata tertib,
ketika ada murid yang melanggar,
sangsinya telah diatur,
jika murid itu mengulang dan melanggar lagi,
sangsi selanjutnya telah diatur

Misalnya, ada murid yang merokok di sekolah,
sangsi apa yang diberikan padanya?
jika murid itu sudah kecanduan
dan dia ulangi merokok lagi di sekolah hingga berkali-kali,
sangsi apalagi yang diberikan

jika orang tuanya tak sanggup mendidik anaknya,
masyarakat tak peduli terhadap kelakuan menyimpang di sekitarnya,
apakah sekolah bisa mendidik muridnya jadi baik?
jika murid itu merokok setiap hari di sekolah,
karena dia tak mampu menahan kecanduannya,
apakah sekolah boleh mengeluarkan murid itu?

Menurut kamu?


2 Comments

Lihat wajah perokok ini

image

Berapa umur Anda? Jika Anda sudah dewasa dan masih merokok, mungkin sebaiknya hentikan saja kebiasaan merokok Anda.

Apakah Anda mau disamakan dengan anak SD di atas, yang seperti orang bexx ga punya otxx?

Mungkin jadi masalah umum di negeri yang penduduknya miskin dan bodoh sulit membiasakan hidup sehat, negara sepertinya tak berdaya untuk menekan laju pertambahan penduduk yang kecanduan rokok.

image

Sementara negeri tetangga melakukan tindakan menaikkan pajak rokok sehingga harganya menjadi sangat mahal, per bungkusnya bisa lebih dari 200 ribu kepeng, tak bisa membeli per batang dan membuat orang miskin tak kuat membeli rokok, serta terpaksa menghentikan kebiasaan merokoknya.

Kalo kamu?


Leave a comment

Selamat Hari Pendidikan Nasional buat Warga Negeri Penggemar Asap

20120601Konsumsi-Rokok-Indonesia-310512-MAR-2

Pada suatu pagi di Negeri Paman Besut
Pemulung bersiap dengan karung di punggung, menghisap asap,
Anak Sekolah berseragam merah, menghisap asap,
Anak Sekolah berseragam biru, menghisap asap,
Anak Sekolah berseragam abu-abu, menghisap asap

Orang tua mengantar anaknya ke sekolah, menghisap asap,
Guru-guru berangkat mengajar, menghisap asap,
Para dosen bergelar profesor, menghisap asap,
Pembela negara yang dilatih berperang, menghisap asap,

Udara dingin terbawa embun pagi
Sekelompok orang di depan gerobak, menghisap asap,
Penambal ban di tepi jalan, menghisap asap,
Penjual ban bekas, menghisap asap,
Pedagang nasi uduk, menghisap asap,

Burung bercicit terbang mencari makan dibangunkan mentari
Pegawai Negeri berpacu waktu di jalan, menghisap asap,
Pegawai Swasta memulai usaha, menghisap asap,
tukang sapu jalan, menghisap asap,
pengatur lalu lintas berseragam sarapan, menghisap asap,

Mahasiswa mengejar jadwal kuliah, menghisap asap,
Tukang ojek menunggu penumpang, menghisap asap,
Supir angkot beredar di jalan, menghisap asap,
Pak Ustadz pulang dari Masjid, menghisap asap,

Anak sekolah menjepit benda putih, menghisap asap,
belajar olah raga dan kesehatan, menghisap asap,
supaya terlihat gaul dan jantan, menghisap asap,
katanya cuma banci yang tidak menghisap asap,

sudah pernah ketemu dengan komunitas banci?
perhatikan bibir mereka, menghisap asap,
komunitas penggemar olah raga, menghisap asap,
komunitas seni budaya, menghisap asap,
komunitas pengemis, menghisap asap,

fb24a-pengemis_udud

sekolah jadi tempat menitipkan anak, saat orang tua sibuk menghisap asap,
anak-anak pun sebelum ke sekolah, di sekolah, pulang sekolah, menghisap asap,
hampir semua orang, di semua tempat, menghisap asap,
bahkan dokter pun menghisap asap,
seolah sudah jadi budaya negeri kebiasaan menghisap asap,

Saat upacara pagi di sekolah
kepala sekolah berpidato tentang pelestarian budaya
apakah menghisap asap sudah jadi budaya sehingga harus dilestarikan?
sementara belum ada instruksi hentikan budaya menghisap asap,
satu persatu para penghisap asap lenyap di telan bumi
karena paru dan jantung letih bekerja menghisap asap,
generasi pengganti yang makin muda menghisap asap

Pendidikan seharusnya bisa membuat warga negara
lebih bisa merawat kesehatan diri sendiri & keluarganya
tak hanya menuntut biaya pengobatan gratis
tapi menjalankan pola hidup yang tak sehat, menghisap asap

bagaimana dengan kamu?


Leave a comment

Negeri yang Selalu Berawan

image

Anak kecil itu cuma meniru
Ingin tahu rasa asap yang diisap orang
Remaja itu cuma ikut bergaya
Ketika teman-temannya bersama isap asap

Saat jadi pemuda
Rokok sudah seperti teman
Diisap saat bersama teman
Diisap saat sendiri seolah jadi teman

Orang tua tak melarang merokok
Karena mereka juga perokok
Walau kadang ada perasaan tak nyaman
Mereka bergantian merokok di rumah
Jika setelah makan, anak & orang tua merokok bareng
Mungkin hal itu membuat makanan yang disantap lebih terasa nikmatnya

Sekolah sudah, bekerja belum tetapi asap selalu diisap
Orang tua tak keberatan memberi uang untuk membeli rokok

Anak muda itu sering bengong pagi hari
Sambil menghisap & menghembuskan asap dari mulutnya
Hari beranjak siang, makin banyak rokok yang dihisap
Pergi dari rumah menemui teman sambil merokok
Berharap ada yang mengajaknya bekerja untuk bisa membeli rokok
Karena kebutuhan rokoknya kini semakin banyak

Saat menganggur, merokok jadi seperti bekerja
Mereka yang bekerja, merokok jadi seperti penambah daya
Mereka tak tahu bahaya rokok?
Mereka tahu, tetapi sensasi & kenikmatan asap mengalahkan logika
Dokter merokok,
Tentara merokok,
Guru merokok,
Ulama merokok,
Menteri merokok,
Artis merokok,
Pilot merokok,
Arsitek merokok,
Profesor merokok,
Satpol PP merokok,
Satpam merokok,
Pemulung merokok,
Lelaki merokok,
Perempuan merokok,
Dewasa merokok,
Remaja merokok,
Anak-anak merokok,
Hampir semua orang di negeri ini merokok

Hebat sekali asap itu
Apakah yang dikandung rokok
Sehingga jutaan orang menyukainya
Berapa untung yang diperoleh pemilik pabrik asap setiap harinya?

Hebatnya lagi, rokok itu seperti bumbu masak
Yang bikin lezat apapun makanannya
Karena setelah selesai bersantap mereka isap asap
Mungkin itu sebabnya negeri ini selalu berawan di langitnya

Sekolah seolah tak peduli tentang asap
Razia murid yang membawa rokok cuma kadang-kadang
Hukuman buat pelanggar makin tak jelas, takut melanggar HAM
Warung depan sekolah menjual rokok tak peduli
Dinas kasih target Lulus UN 100 %
Tak ada pendataan berapa murid yang merokok
Ternyata Kepala Sekolahnya perokok,
Guru-gurunya perokok,
Karyawan sekolahnya perokok,
Mungkin itu sebabnya kenapa negeri ini selalu berawan


Leave a comment

Arman Maulana, Johan Cruyff dan Rokok

image

image

Apakah Armand Maulana yang penyanyi group band GIGI kenal dengan Johan Cruyff yang pemain sepakbola terkenal dunia asal Belanda?

Dua foto di atas perlihatkan mereka seolah terhubung dengan benda yang sama, yaitu ROKOK.

Arman awet muda karena tak merokok, sememtata Cruyff meninggalkan dunia karena rokok, kalo kamu?


Leave a comment

Orang yg miskin banget perokok, orang yg kaya banget tak merokok, kamu?

image

#Repost @indozone:

Pemilik PT. Gudang Garam Susilo Wonowidjojo memiliki kekayaan senilai 5,3 miliar dolar amerika yang dalam mata uang Indonesia 58,3 triliun rupiah dengan kurs 11 ribu rupiah per dolarnya.

Kekayaan itu diperoleh dari Grup Gudang Garam yang sangat terkenal dengan produk rokoknya. Ada yang menarik dari pribadi beliau, karena meskipun pemilik salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia, namun ternyata beliau tidak merokok.

Benar atau Tidak, Beginilah Herannya Pegawai pabrik rokok tersebut, karena teryata owner Gudang Garam yang sangat kaya raya malah tidak merokok sama sekali.

Pegawai : “Bapak, kenapa kok Bapak tidak merokok sama sekali?”

Owner : “Lhoh, memangnya kenapa?”

Pegawai : “Kan bapak pemilik Gudang Garam, kenapa malah tidak merokok?”

Owner : “Itu di bungkus rokok kan ada tulisannya: Merokok dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Ngapain saya merokok kalo bisa jadi penyakitan.”

Pegawai : “Maksud Bapak….?”

Owner : “Percuma jadi orang kaya kalo kena kanker, penyakit jantung, apalagi impotensi.”

Pegawai : “Lhah, kenapa bapak bikin pabrik rokok?”

Owner : “Rokok itu dibikin hanya untuk orang orang yang NGGAK BISA BACA saja..!”.

(Source KamasTop)

Semoga bisa jadi inspirasi untuk kalian.. Tag teman kamu yang perokok guys! 😄😄😄

Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys 🙂 #kamuharustau #indozone


Leave a comment

Pencinta Rosululloh seharusnya tak merokok?

image

Saya senang sekali menemukan foto di atas pada timeline instagram saya, karena sejak lama saya prihatin dengan jumlah perokok di Negeri Paman Besut yang makin banyak dan makin banyak anak muda yang kecanduan rokok, pendidikan, agama seolah tak berpengaruh, orang tua sepertinya membiarkan anak-anaknya yang masih belia merokok di hadapannya.

Andai para pemuka agama di Negeri Paman Besut bersepakat menyatakan bahwa rokok itu haram lebih dari sekedar makruh (yang disepakati saat ini) mungkin para pencinta Rosul dengan senang hati taat tak merokok.

Jika Rosululloh SAW masih ada hingga kini dan dimintakan pendapat Beliau tentang rokok, apakah beliau membiarkan umatnya membeli benda yang berisi zat-zat pembunuh.

Pemerintah  di Negeri Paman Besut perlu diingatkan  jika rokok dinyatakan sebagai pembunuh & mengharuskan perusahaan rokok mencetak peringatan bahwa rokok itu pembunuh manusia, kenapa rokok dibiarkan dijual bebas, dibeli oleh siapa saja, dijual secara eceran per batang.

Saya membayangkan, para pencinta Rosululloh SAW  di Negeri Paman Besut  menuju ke lokasi Maulid dengan seragam putih & jaket hitam berstrip silver, dengan logo kubah masjid, wangi farfum sorgawi, tak merokok selama diperjalanan ke lokasi maulid, selama maulid berlangsung hingga pulang ke rumah masih tetap wangi sorga & bertambah cintanya pada Rosul, tak merokok karena mencintai organ tubuh yang diberi oleh Allah SWT untuk dimanfaatkan bagi kebaikan sesama manusia.

Kamu Pencinta Rosul? Tak merokok? Atau akrab dengan pembunuhmu? Berbonus bau asep plus baju koko jadi bolong-bolong kerana asap?


6 Comments

Berapa usia Anda saat pertama kali merokok?

image

Di Negeri Paman Besut mungkin mirip dengan data di atas, atau bahkan lebih, warganya sering menggunakan otak untuk mengambil keputusan yang salah, misalnya ayah yang merokok di depan anak kecilnya sehingga si anak merasa bahwa merokok adalah hal yang biasa dan boleh dilakukan oleh siapa saja.

Anda pernah merokok? Mulai usia berapa? Sekarang masih merokok atau sudah berhenti?

Pendidikan di Negeri Paman Besut seolah tak menjadikan penduduk negeri bisa mengambil keputusan yang tepat untuk dirinya, bagaimana menurut Anda?


Leave a comment

Robby Indra Wahyuda, meninggal di usia belia karena terbiasa merokok sejak SD

Namanya Robby Indra Wahyuda, meninggal di usia belia karena terbiasa merokok sejak SD hingga terkena kangker pita suara, dia meninggal bebera. hari yang lalu, selamat jalan anak muda, kesadaran kamu kampanyekan hidup sehat semoga hantarkan dirimu ke sorga dan peroleh ampunan Allah.


Leave a comment

Belajar bahagia itu perlu, supaya bisa bahagia tanpa rokok & narkoba

  

Bahagia itu sederhana
Mungkin kakek di atas sangat bahagia
hanya dengan merokok

Kamu mau seperti itu?
atau seperti perempuan di bawah ini
yang hingga keriput trus merokok 

  

Karena dirimu adalah penentu
apapun yang akan kamu lakukan

Apakah di sekolah guru mengajarkan muridnya
bagaimana menikmati bahagia
hingga rakyat negeri mencari bahagia
lewat rokok atau narkoba?
bagaimana dengan anda?


2 Comments

Selamat menikmati rokokmu

2015/01/img_3644-2.jpg

Katanya rokok membunuhmu, kalo ampe tua gini kamu ga mati” tak terbunuh oleh rokok, mungkin rokok itu cuma menyiksamu untuk selalu membeli, menghisap dan mengisi paru”mu, gapapa juga sih kalo kamu mau merokok sampe setua ini, tapi kalo di fikir”: hebat banget itu rokok sampe bikin jutaan orang jadi tergantung sama dia, ga bisa lepas, hingga ajal menjemput, padahal coba deh teteskan air ke rokok kamu, pasti rokok itu rusak, dia lemah tapi kuat, tahu kenapa?


1 Comment

Kamu tak merokok, berarti kamu sangat hebat

Rokok itu hebat
dia kalahkan jutaan orang
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,

Kamu tak merokok
berarti kamu sangat hebat
jauh lebih hebat dari
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,

Seharusnya, siapapun kamu
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,

itu faham,
bahwa kesehatan harus dijaga
bahwa di rokok itu banyak zat beracun
bahwa rokok itu merusak tubuh
bahwa rokok itu membunuhmu

Kamu tak merokok
berarti kamu sangat hebat
jauh lebih hebat dari
yang tak berpendidikan hingga profesor,
yang tak berpenghasilan hingga konglomerat,
yang tak kerja hingga presiden,
yang muda maupun yang tua,
yang beragama dan tak beragama,
yang miskin hingga kaya,
yang jelek hingga cakep,
yang kurus hingga gemuk,
yang laki atau perempuan,
yang pandai bicara atau tuna wicara,
yang jantan, betina atau bencong,


Leave a comment

Kenapa kebanyakan perokok adalah orang miskin?

20150107-085102.jpg
Saya melihatnya berjalan terseok,
berpakaian menutup seluruh tubuh
bajunya berfungsi walau tak elok
memanggul karung berisi sampah hampr penuh

hari senja mungkin dia lelah
diletakkannya dedepan dirinya karung sampah
dia duduk di bibir tempat sampah
dikeluarkan benda yang bukan sampah
disulut, dihisap keluarkan asap mungkin buang lelah

buat dia rokok mungkin jadi penolong
walau miskin & sengsara tak perlu melolong
saat merokok hidupnya tak terasa bolonh-bolong
tapi penuh bahagia yg faktanya bohong


Leave a comment

Perokok itu bodoh

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita? Udah miskin, bodoh pula?


4 Comments

Perokok itu gelap kulitnya

20140210-125604.jpg

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

dia perokok,
dia masih muda,
dia miskin,
dia gelap kulitnya,
dia bodoh

KARENA TERNYATA ROKOK DIPRODUKSI BUAT ANAK MUDA YANG MISKIN, GELAP KULITNYA & BODOH, apakah termasuk kita? Miskin dan jelek pula?