Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Seragam Guru Jakarta, bikin makin gagah & cantik gurunya dan membuat bangga muridnya

Hotel-101

Satpam Hotel

Pada suatu kegiatan di Kementrian Pendidikan Nasional yang dihadiri oleh utusan guru-guru dari seluruh Indonesia, mereka datang dengan pakaian resmi sesuai daerahnya masing-masing.

Guru A: “Bapak dari Jakarta?”
Guru B: “Iya Bu, Koq tahu?”
Guru A: “Dari dasi Bapak ada ciri Jakarta terlihat, yaitu ondel-ondel dengan aksen merah dan kemeriahan ondel-ondel sangat serasi dengan kemeja putih dan jas hitam yang bapak kenakan”

Guru-guru Jakarta memiliki beberapa jenis seragam, yaitu:
Seragam Resmi: Jas dan bawahan warna hitam, dengan dasi nuansa merah berornamen ondel-ondel.
Seragam harian: Kemeja Abu-abu pastel lengan panjang, bawahan abu-abu tua.
Seragam batik: Berornamen batik betawi.
Seragam Olahraga: Kaos Polo putih dan training orange.

Semua seragam yang dikenakan guru Jakarta adalah hasil disain perancang terkenal yang hasil karyanya dikenakan banyak pesohor dan penikmat mode se dunia, jadi bisa dibayangkan betapa gagah dan cantik guru-guru Jakarta mengenakan seragam kerja setiap harinya, termasuk ketika ada acara-acara skala nasional yang mempertemukan guru-guru se negara.

Ketika ada acara olahraga yang mengumpulkan guru-guru se Jakarta, seperti yang biasa dilangsungkan di Monas, misalnya saat hari guru, ulang tahun Jakarta, dsb semua guru bisa mengenakan seragam kaos polo putih dan training orange, sebagai pembeda sekola atau jenjang SD, SLTP, SLTA bisa dikenakan Topi hasil disain sekolah, wilayah atau unit lainnya.

Jika ada acara resmi di Gubernur atau ke istana negara, guru-guru Jakarta bisa mengenakan seragam resmi jas hitam. Kebiasaan membeli seragam baru saat ada kegiatan jadi bisa dikurangi bahkan dihentikan. Coba deh perhatikan isi lemari anda, berapa banyak seragam yang hanya anda kenakan hanya sekali pada saat kegiatan tertentu, apalagi yang ada tulisan atau sablon nama kegiatan dengan tanggal atau tahun, biasanya pakaian itu tak lagi anda kenakan, apalagi saat tahunnya telah berganti, karena pakaian itu jadi terasa “basi” atau kadaluarsa.

Nurdin: “Maaf Pak, kita sudah sampai di Hotel Safari Garden Puncak”
Owh, maaf … ternyata saya tertidur di perjalanan Jakarta-Puncak, dan ketika turun dari mobil, saya disapa petugas satpam hotel yang memakai seragam berwarna gelap biru-biru dengan lencana dan name tag di dada dan memegang Handi Talki, berucap:

“Selamat datang di Hotel Safari Garden Pak, ada yang bisa kami bantu?”


3 Comments

Masih suka seragam?

 

Kenapa kampung warna-warni banyak yang suka dan jadi objek kunjungan wisata banyak orang di Malang? Mungkin banyak dari kita yang bosen puluhan tahun berseragam dan melihat warna yang sama; putih-merah, putih-biru, putih-abu”, jaket almet yg sama, bahkan setelah sarjana naik motor pake jaket yang sama pula. Kreasi mewarnai rumah saat ini ternyata menyenangkan dilihat … karena pernah ada masa dimana cat pagar rumah pun harus seragam, menurut kamu?


Leave a comment

Dan itu BEDA, kalo kamu?

image

Mereka berseragam?
Tidak, mereka tak berseragam
di pundaknya ada strip beda jumlah
di pangkal lengan ada logo sesuai jurusan
di dada ada tulisan nama berbeda
Ada wing & penghargaan berbeda
di bahu ada tali kur beda warna

Sesungguhnya seragam itu tak mungkin
Karena manusia tak pernah sama
Jika dipaksakan pun, mukanya berbeda
Andai berhasil sama maka tak ada yang beda
Artinya tak ada yang lebih, tak ada juara

Karena sang juara harus berani
Tampil tidak seragam
Lebih baik dari semua orang
Dan itu BEDA

Kalo Kamu?

Keterangan foto: gaya berbaris SMKN 36 Jakarta


1 Comment

di SMKN 29 Penerbangan Jakarta, peserta didik bangga berseragam, naikkan rasa percaya diri dan mendidik karakter

20111212-170842.jpg
Saya happy lihat peserta didik bangga berseragam, naikkan rasa percaya diri dan mendidik karakter yang baik untul siap gunalan seragam yang baik di tempat kerjanya.

Perusahaan besar yang bagus merancang pakaian seragam karyawannya dengan pertimbangan yang masak dan filosofi sesuai karakter perusahaan. Semoga sejahtera hidup kalian kelak anak negeri.


4 Comments

Bakal berujung di penjara Atau jadi bandit licin Yang jago akalin hukum

Di Negeri Paman Besut
Ada tata tertib sekolah
Baju seragam harus dimasukkan
Banyak peserta didik dikeluarin bajunya masuk sekolah

Satpam bilang itu urusan guru
Guru bilang itu urusan pembina OSIS
Pembina bilang itu urusan wakil kepala sekolah
Wakil kepala sekolah bilang itu urusan kepala sekolah

Kepala sekolah bilang itu urusan kepala dinas pendidikan
Kepala dinas bilang itu urusan menteri
Kata menteri, yg pertama ktenu pserta didik adalah satpam

Semua tak peduli
Maka kemudian …
Anak negeri ini berkarakter compang-camping
Terbiasa langgar tata tertib

Bakal berujung di penjara
Atau jadi bandit licin
Yang jago akalin hukum

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


Leave a comment

menikmati peserta didik yang bangga dan menikmati seragam sekolahnya

“assalamualaikum..
saya bangga, kemarin saya mengenakan seragam kebanggaan saya sekaligus seragam kebanggaan SMKN 36 JAKARTA (abu-abu) ke KODAM JAYA untuk mendaftarkn diri saya sbg bintara TNI-AD.
smua mata tertuju kpd saya saat pertama kali saya datang kesana dan banyak yg bertanya di mana saya tinggal dan asal sekolah saya dari mana.

saya bangga Pak mnjdi siswa SMKN 36 JAKARTA.

mohon do’a restu Bapak/Ibu guru. semoga saya dapat lulus dan menjadi tentara Nasional AD.
amiin ya rabbal alamiin.

wassalamualaikum.”

Itu tadi SMS seorang alumni SMKN 36 Jakarta tentang apa yang baru dialaminya, lalu saya membalasnya begini:

“waow, terima kasih infonya, kamu berhak untuk sukses, saya bangga sama kamu … maap boleh tau siapa namamu?”

Pengirim SMS itu menjawab:

Maaf pak saya lupa mencantumkan nama saya …. saya terlalu senang memikirkan kejadiannya … nama saya Riza Rismawan … terima kasih bapak telah bangga pada saya, saya seperti ni juga tidak lepas dari peran bapak/ibu guru sekalian …. ,ohon doanya ya pak, semoga saya dapat menjadi apa yang saya inginkan dan mendapatkan kehidupan yang layak di kemudian hari.

SERAGAM YANG DIBANGGAKAN

Terima kasih telah berkunjung & komentar, saya harap blog ini bisa menemani anda berbagi manfaat buat sesama. Semoga kita dalam sehat & sukses senantiasa.


1 Comment

Olah Raga Penggemar Seragam & Rokok

JATAH

Mereka sangat bersemangat
untuk peroleh seragam
pakaian olah raga warna-warni
tak sedikit yang sama hingga ujung kaki

bergairah berangkat ke puncak gunung
yang jaraknya ratusan kilometer
dari kediamannya
rela bermacet ria karena tak sedikit yang ikut

setiap henti di jalan
benda putih itu selalu disulut
dihisap dan dihembuskan
saat rehat usai sholat
benda laknat itu dibakar dan dihisap

tiba di hotel udara membekukan tulang
alasan hangatkan diri tembakau diandalkan
persediaan habis, tak sulit dapatkan yang baru
karena disekitar hotel banyak penjual
teruslah asap putih berbau apek menemani

pagi hari yang direncanakan tiba
sebelum sarapan, asap mendahului ke kerongkongan
setelah sarapan tak lengkap jika tak ditutup dengan asap
di lapangan sambil menunggu gubernur datang mereka koor asap
tak berniat masuk ke arena upacara
lebih senang nikmati di pinggir lapangan
sambil bertukar asap dengan kaum ahli hisap

saat gubernur melepas peserta
para penghisap itu terus membakar rokoknya
ikut berjalan … bukan keliling kebun teh
yang bisa membuat sehat badan
tapi malah berjalan menuju mobil
sambil terus ngepulkan asap
dan turun kembali ke Jakarta
dengan berbagai alasan

Jalan-jalan
seragam
rokok