Blog Pendidik


90 Comments

25 tahun lulus; REUNI SMA 35 JKT

Tak terasa, ternyata sudah 25 tahun Saya lulus SMA … lucu, asyik, seru, bingung, kagum, sedih, haru, biru jadi satu … jumpa ratusan teman yang dulu jumpa hari-hari di daerah Pejompongan Jakarta Pusat … dimana becak dan bemo jadi kendaraan hari-hari … belajar, bergaul, berdiskusi, bergajul juga 😀 … ada yang dulu gondrong dan reman kini sangat santun … ada yang dulu pendiam dan lugu kini jadi seru rada tak tahu malu 😀 … ada yang dulu cantik kini makin cantik, ada yang dulu biasa-biasa, kini tampak luar biasa … ach beribu kesan Saya terhadap suasana di Taman Melati TMII, Minggu 25 Mei 2008 … suatu pilihan tanggal yang jitu, reuni 25 tahun lulus SMA Negeri 25 Jakarta di tanggal 25 … bravo!

Terima kasih untuk Haji Rustandi, dulu beliau Ketua OSIS kami … kini jadi Ketua Panitia, Anto jadi Projek Officer, Reni yang sponsori kegiatan dan dukung sejak berbulan sebelum berlangsung, Dalindra buka kantornya di Bendhill sebagai base camp sekretariat Panitia, ribuan SMS Dalindra bertebaran ke seantero negeri kabarkan progress dan info rekan yang sakit, Lela yang dulu jagger di sekolah berperan ngomporin teman, Diana Damanik lincah seperti zaman sekolah, Satuti diam tapi bergerak dengan matanya :D, Gunung manggung melucu jadi MC, Dyah Purwita atau QQ yang rajin menatap kawan lama satu persatu … masih banyak lagi teman dan donatur yang dukung reuni kemarin … maaf Saya lupa satu persatu, ada banyak sponsor sehingga doorprize gelang kesehatan, HP dan lain-lain berpindah tangan … anak-anak kami juga dapat hadiah dan permainan mancing ikan betulan 😀 … diawali dengan hening berdoa untuk guru-guru dan teman yang sudah tiada, termasuk yang terbaik dari angkatan kami Dr. Irwan Arifin yang meninggal bulan lalu … beliau Doktor Fisika …

Pak Heri, guru Fisika kami yang makin ganteng hadir beersama Ibu Ernelly, Pak Suradi dengan Ibu Tuti, mereka bertemu jodoh di SMA Negeri 35 Jakatrta, dulu sama-sama guru muda yang mengajar kami, saat ini Pak Suradi bertugas jadi Kepala Seksi SMA sudin Dikmenti Jakarta Pusat … mererka bernyanyi, berjoget … saat sholat dzhuhur, tikar di gelar di sudut taman dan kami sholat dengan iman Pak Heri … ingat jaman dulu, sholat bersama guru di mushola.

Terima kasih kepada semua panitia yang bekerja keras berbulan-bulan siapkan acara diatas, semoga kita semua dalam sehat dan sejahtera senantiasa. Saya pulang dengan lebih dulu mengantar Ghozali yang dah jadi orang Surabaya ke Rawa mangun karena akan langsung terbang ke Surabaya … selamat jalan Bro, Saya jadi ingat saat-saat sering nongkrong di WAPO UNAIR hilangkan jenuh di ITS th 1999 – 2001 😀

Foto menyususul

Advertisements


1 Comment

Komentar sahabat

arie.jpgSaya biasa memanggilnya Arie, nama lengkapnya John F. Papilaya … 25 tahun yang lalu … kami sama-sama di SMA Negeri 35 Jakarta, tiba-tiba dia menyapa lewat blog dan kami terus berkomunikasi setelah itu. Saat ini beliau jadi desainer lanskap dalam negeri hingga manca negara.

Membaca komentarnya tentang manusia paku menunjukkan kejeliannya amati kinerja pegawai hingga pejabat di Jakarta atau negeri ini, begini komentarnya :

Hi… Ded trims udah mampir di blog saya, setelah membaca manusia paku, mereka sungguh kreatif bisa menciptakan alat tepat guna bagi menyokong pekerjaannya…, dan yang pasti mereka bukan ‘manusia-manusia paku’ yang harus di getok dulu, baru mau kerja karena di jakarta masih banyak manusia-manusia tidak mempunyai inisiatif untuk berkarya dan berusaha ,mereka bagi saya adalah manusia-manusia paku yang selalu menunggu digetok baru jalan.Bravo buat manusia-manusia pencari paku yang tidak pernah menjadi ‘manusia paku’.

Continue reading