Blog Pendidik


2 Comments

Fasilitasi latihan berkurban

bekerja sama

bekerja sama

Selasa, 9 Desember 2008, kami latihan berkurban melibatkan guru, tata usaha dan siswa/i, terima kasih kepada Bp. Arif Soleh sebagai komandan, Bp. Bahar, Bp. Amar, Bp. Sarhindi, Bp. Ading, Rahman, Bp. Suparman, Rohis dan semua Siswa/i yang mendukung terlaksananya latihan berkurban di SMK Negeri 3 Jakarta.

Selamat pagi pembaca, berkurban dimana Anda kemarin?

memotong, menimbang, dst

memotong, menimbang, dst

berbagi buat sesama

berbagi buat sesama

Advertisements


2 Comments

Menemani Guru SMK 3 workshop

serius

serius

Dikomandoi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMK Negeri 3 Jakarta Bp. Deni Triwardana, wali kelas X SMK Negeri 3 Jakarta dan para Kaprog melakukan workshop pengolahan nilai sistem baru, Sabtu 6 Desember 2008. Terima kasih atas komitmen yang hebat untuk terus mengembangkan diri.

 

Selamat sore pembaca, workshop apa Anda kemarin?


Leave a comment

Mendokumentasikan Hari Guru 25 Nopember

bingkisan diatas sambutan mendiknas dan ketua PGRI

bingkisan diatas sambutan mendiknas dan ketua PGRI


di smk negeri 3 jakarta

di smk negeri 3 jakarta


semoga kamu sukses dalam hidup

semoga kamu sukses dalam hidup


Bernyanyi, menghibur guru
memberi bunga, berterima kasih
menyalami, peluk dan cium, hangatkan kasih

Foto: Rohman

Selamat pagi pembaca, hiburan apa yang Anda terima hari ini?


4 Comments

Menikmati Ruang Kerja

nuansa putih dan coklat

nuansa putih dan coklat

Disinilah
hari-hari kerja Saya
menerima tamu
berkoordinasi dengan staf
rapat kecil dan besar
merancang kegiatan
selesaikan kerja

Lukisan nuansa Bali
menggambarkan anak kecil
yang polos memegang topeng
itu mencerminkan misi kami
memberi warna pada anak didik
dengan kreasi, tapi tak perlu bertopeng 😀
antarkan anak didik
meraih hari depan lebih baik

4 Nopember 2008

4 Nopember 2008

Ada dua ukiran
kenang-kenangan
dari Keluarga besar
SMK Negeri 1 Gianyar Bali
yang berkunjung ke SMK Negeri 3 Jakarta
beberapa tahun lalu

di meja kerja itu
Saya menerima telepon,
mencari berita, kabarkan berita,
dan terima teman atau siapa saja
yang datang tak banyak
di sudut meja ada radio,
dengan speaker di atas lemari buku
lantunkan beraneka musik
seimbangkan otak kiri kanan
sepanjang hari

Selamat sore Pembaca, bagaimana ruang kerja Anda?


1 Comment

Padat seminggu

Minggu ini
diawali dengan Monitoring & Evaluasi (ME)
selama dua hari
lalu Raker Sudin Jaksel di Pegadaian
Rapat K3SK di SMK Negeri 20 Jakarta
jadi MC di Pekan Olah Raga
Siswa SMA & SMK DKI Jakarta
di GOR Ragunan

Monitor sekolah
lewat telepon, SMS dan email,
hingga tanda tangan di bawah pohon rindang
tepi stadion Sekolah Atlit

Terima kasih teman-teman
semoga Anda semua dalam sehat selalu

Selamat sore Pembaca, bisa istirahat Sabtu ini?


Leave a comment

Iba pada Pengurus K3SK

Hampir setiap kegiatan Dinas
yang libatkan sekolah
Kepala Sekolah yang jadi
Pengurus Kelompok Kerja Kepala SMK (K3SK)
hampir selalu jadi tumpuan
mereka kerja ini-itu
hingga harus tinggalkan sekolah

Ujian Nasional, Gebyar Muharam, Buka Puasa Bersama,
Halal Bi Halal, LKS, Zikir Bersama, PORSENI,
PGRI, dan masih banyak lagi

Sementara pada rapat-rapat, diingatkan
“Kepala Sekolah tak boleh sering-sering keluar”,
“Tak boleh tinggalkan sekolah”,
“Hasil Ujian Nasional jadi patokan keberhasilan”,

Mungkin kita harus introspeksi,
jika konsisten,
kepala sekolah tak harus dilibatkan
pada kegiatan di luar sekolah
agar mereka selalu
stay di Sekolah

Tapi maaf,
Bp Gatot HP dan Bp Jorlin Pakpahan mengatakan
“Biasanya, Kepala Sekolah yang selalu di tempat, Sekolahnya tak berkembang”

Selamat pagi Pembaca, sampaikan salam Saya buat Kepala Sekolah Anda


Leave a comment

Menganalisis Komposisi Sekolah

awal tahun di SMK 3 Jkt

awal tahun di SMK 3 Jkt

Perhatikan komposisi sekolah
mayoritas terdiri dari murid dan orang tua
berikutnya adalah guru dan karyawan
komite sekolah lebih sedikit jumlahnya
stakeholder lainnya; seperti dunia usaha dan birokrat
satu orang kepala sekolah

berdasarkan analogi jumlah
seharusnya murid-muridlah yang mendorong
perjalanan sekolah menuju yang terbaik
guru dan karyawan menjadi motor bertenaga besar
komite sekolah turut serta
stakeholder mendampingi
kepala sekolah tinggal tentukan strategi

Coba amati
sekolah Anda
selama karier Anda
siapakah yang lebih mendorong
pengembangan sekolah ke arah seharusnya?

“Ditempat kami guru dan karyawan”, bagus itu
“Kalau murid, mereka pasrah aja”, ga bagus itu
“Orang tua murid, kurang peduli”, harus dilibatkan mereka itu
“Tergantung Kepala Sekolah”, parah itu
“Guru dan karyawan asal kerja aja”, gawat itu

Selain mengajar
guru seharusnya dilibatkan
mengelola sekolah
Kepala Sekolah harus membagi kerja
kepada guru-guru
agar mereka mampu belajar jadi manajer di sekolah
selanjutnya akan terjadi regenerasi

Indikatornya sederhana
coba hitung berapa banyak guru
di sekolah Anda yang menjadi Kepala Sekolah
Jika di daerah Anda rekruitmennya berlangsung fair
dan dari Sekolah anda banyak yang lulus
maka proses manajeman dan regenerasi di sekolah Anda
bisa dikatakan baik

“Wah, sudah cukup lama dari Sekolah kami tak ada yang berkembang”
maka konsep regenerasi atau SOP pemilihan staf atau wakil kepsek
perlu ditinjau ulang
dan itu dapat dimulai dari
murid, guru dan karyawan
yang jumlahnya mayoritas

Selamat pagi pembaca, Anda peduli terhadap sekolah?


2 Comments

MENANG di e-Learning AWARD 2008 dari DEPDIKNAS RI

e-learning award

e-learning award

Anugerah e-Learning Award 2008 terdiri atas tiga kelompok yakni, kelompok korporat, pendidikan tinggi dan komunitas, dan kelompok sekolah. Pada kelompok korporat dibagi dua kategori. Untuk kategori e-learning korporat penghargaan berturut-turut diberikan kepada PT.Telkom (www.telkom.co. id), PT Indosat Tbk. (www.indosat. com), dan Bank Internasional Indonesia (www.bii.co.id), sedangkan pada kategori pengembangan konten dan software e-learning diraih oleh PT.Bamboomedia Cipta Persada (www.bamboomedia. net), Indonesian Virtual Company (www.invir.com), dan Universitas Bina Nusantara (www.binus.ac. id).

Pada kelompok pendidikan tinggi dan komunitas dibagi dua kategori. Untuk kategori e-learning pendidikan tinggi dan komunitas juara I, II, dan III berturut-turut Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (http://fe.unibraw. ac.id), Institut Pertanian Bogor (http://web.ipb. ac.id/~tepfteta/ ikon), dan jurusan Matematika FMIPA ITS (http://mathematics. its.ac.id), sedangkan kategori Blog edukatif juara I, II, III diraih berturut-turut oleh Romi Satria Wahono (http://www.romisatr iawahono. net), Soetrisno (http://www.chem- is-try.org), dan Heribertus Heri Istiyanto (http://www.istiyant o.com).

Pada kelompok sekolah dibagi tiga kategori. Untuk kategori e-learning sekolah pemenang I, II, dan III berturut-turut SMK Wikrama Bogor, Jawa Barat (www.smkwikrama. net), SMAN 87 Jakarta (www.sman87.net), dan MAN 9 Jakarta (www.man9jkt. web.id). Pemenang kategori telekolaborasi online juara I, II, dan III berturut-turut diraih oleh SMKN 6 Jakarta (www.smkn6dki. or.id), SMAN 2 Bandar Lampung (http://atophysics. wordpress. com), dan SMAN 36 Jakarta (www.sma36.info).

Adapun kategori blog edukatif juara I, II, dan III berturut-turut diraih oleh SMAN 2 Pahandut Palangkaraya Kalimantan Tengah (http://fisikarudy.wordpress.com), SMKN 3 Jakarta (https://dedidwitagama.wordpress.com), dan MAN Pangkalan Bun Kalimantan Tengah (http://urip.wordpress.com).

Mendiknas menyampaikan, penghargaan e-Learning Award adalah salah satu bentuk sosialisasi pemanfaatan TIK untuk pedidikan. Sasaran dari kedua penghargaan ini, kata Mendiknas, adalah pengguna TIK untuk pendidikan yaitu siswa pengembang konten dan aplikasi TIK pendidikan, serta penyediaan jasa pendidikan berbasis TIK. “Saya yakin jika siswa disadarkan akan pentingnya peran TIK dalam memfasilitasi belajar maka mereka akan lebih terdorong untuk memanfaatkan TIK sebagai sumber belajar di luar buku dan guru,” katanya.

Sumber: Setjen Depdiknas RI


19 Comments

Mendapat Anugrah e-Learning Award 2008

di stage

di stage

Alhamdulillah
kerja menyenangkan;
mendokumentasikan kegiatan,
menyampaikan ide,
berkeluh kesah,
mendesah,
bernyanyi,
berteriak,
ungkapkan kegembiraan,
memotret situasi dengan kata,
tebarkan semangat,
mencatat kebahagiaan,
dan berbagai keisengan menulis Saya
mendapat pengakuan negeri

Dari kenan Juara 1, 2 dan 3

Dari kanan, Juara 1, 2 dan 3

Blog ini mendapat Anugrah E-Learning Award 2008
dari Pustekkom Depdiknas RI
bersama dengan Rudi Hilkya, Guru Fisika SMA 2 Palangkaraya Kalimantan Tengah
dan Urip Helgeduelbek, Guru MAN Pangkalan Bun Kalimantan Tengah

Terima kasih untuk semua pembaca,
dan Guru serta Karyawan SMK Negeri 3 Jakarta
yang support blog ini

Selamat pagi pembaca, anugrah apa yang Anda terima hari ini


3 Comments

Membiasakan Laporan Elektronik di SMK Negeri 3 Jakarta

Anda sering ditugaskan atasan
untuk hadir di suatu pertemuan atau sejenisnya?

Bagaimana cara Anda
melaporkan hasil pertemuan
pada yang tugaskan Anda?
“Saya langsung setelah kegiatan via SMS”, bagus
“Saya dengan menelepon setelah kegiatan”, bagus juga
“Saya bicara langsung keesokkan harinya”, maaf itu jadul (jaman dulu)
“Saya laporkan secara tertulis”, lebih bagus dari tiga jawaban di atas
“Saya laporkan melalui email”, lebih bagus dan lebih canggih dari empat jawaban terdahulu

Lalu, “Bagaimana sebaiknya?“, perhatikan budaya yang dibangun di SMK Negeri 3 Jakarta
Klik blog Bp. Haji Bustamam Ismail, beliau Guru Agama Islam cukup senior berusia lebih dari 50 th,
Klik blog Bp. Deni Triwardana, Guru KKPI dan Matematika,
Klik blog Bp Hary, Guru Adm Perkantoran, PNS pendatang baru dari Sambas Kalimantan
Klik blog Ibu Paryaningsih, Guru Adm Perkantoran
Klik blog Ibu Lilik Musyarofah, Guru Bahasa Indonesia yang Ketua MGMP Bahas Indonesia Jkt Pusat
Klik blog Ibu Masnur Tampubolon, Guru senior Bahasa Indonsia yang sedang kuliah S2, berusia tak jauh dari Bp Bustamam
Klik blog Bp Parjono, Guru Matematika yang ganteng
Klik blog Ibu Umi Umairoh, Ketua Jurusan Akuntansi

Dan masih beberapa blogger SMK Negeri 3 Jakarta, mereka melaporkan kegiatan yang diikuti melalui blog pribadinya, selain Saya yang membaca, …  penduduk seluruh dunia bisa ikut mengambil manfaat, tulisan Anda.

Selamat sore Pembaca, sudah laporan pada atsan Anda?


1 Comment

Menjadi Finalis e-Learning Award Pustekom Depdiknas RI

pemberitahuan sbg nominator

pemberitahuan sbg nominator

Kemarin, Saya menerima email dari Panitia e-learning award Pustekom Depdiknas RI (Sign by: Hendro Gunarto) dan hari ini Mba dwi, Sekretaris Saya kabarkan ada fax undangan untuk Penjurian Babak Final, karena

Proses penjurian tahap penyisihan satu dan dua telah terlaksana dengan lancar dan telah terpilih finalis sebanyak tiga peserta setiap kategori. Tahap selanjutnya adalah penjurian untuk para finalis guna merebutkan juara 1,2 dan 3.

Pada posting pertengahan Juli yll Saya kabarkan ttg surat Pustekom yang kabarkan bahwa blog ini masuk nominator e-Learning Award Pustekom Depdiknas RI 2008.

Alhamdulillah, bangga, senang bahagia dan berbagai rasa berkecamuk, kesenangan mencatat berbagai hal tanpa tekanan deadline atau target lain berbuah manis. Support dari teman-teman di SMK Negeri 3 Jakarta tak ternilai besarnya, Bp Deni Triwardana, Arun, Bp Hary, Omen, Bp Haji Bustamam, Bp Sarwono, Mba Dwi dan semua teman yang komitmen terhadap proses e-learning di SMK Negeri 3 Jakarta. Jalan masih panjang teman-teman, mari terus berbuat layaknya Guru Profesional

Kategori peserta adalah sebagai berikut:

Peserta e-Learning Award 2008 dibagi menjadi beberapa kategori sasaran dengan rincian sub kategori sebagai berikut:

a. Korporasi

Kategori award untuk kelompok sasaran korporasi terdiri dari dua sub kategori sebagai berikut:

1. E-Learning Korporasi

Penghargaan yang diberikan kepada korporasi (perusahaan) yang telah menyelenggarakan pendidikan atau pelatihan secara online. Sub kategori ini dapat diikuti oleh perusahaan, baik swasta, BUMN atau BUMD.

2. Pengembang Konten dan Software E-Learning

Penghargaan yang diberikan kepada perusahaan pengembang e-Learning baik sistem maupun konten. Sub kategori ini dapat diikuti oleh perusahaan yang mengembangkan sistem maupun konten pembelajaran berbasis TIK.

b. Pendidikan Tinggi dan Komunitas

Kategori award untuk kelompok sasaran Pendidikan Tinggi dan Komunitas terdiri dari dua sub kategori sebagai berikut:

1. e-Learning Pendidikan Tinggi dan Komunitas

Penghargaan yang diberikan kepada lembaga pendidikan tinggi atau komunitas yang telah menyelenggarakan  pendidikan atau pelatihan secara online. Sub kategori ini dapat diikuti oleh Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri dan komunitas.

2. Blog Edukatif

Penghargaan yang diberikan kepada lembaga pendidikan tinggi atau komunitas, baik atas nama lembaga maupun individu yang telah mengembangkan blog dengan konten pendidikan. Sub kategori ini dapat diikuti oleh Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri dan komunitas atas nama lembaga, komunitas atau individu.

c. Sekolah (School)

Kategori award untuk kelompok sasaran sekolah terdiri dari tiga sub kategori sebagai berikut:

1. E-Learning Sekolah; yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang telah melakukan inovasi e-learning dalam penyelenggaraan pembelajaran di sekolah. Sub aktegori ini dapat diikuti oleh semua sekolah baik negeri maupun swasta untuk semua jenjang pendidikan.

2. Telekolaborasi Online; yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang telah melaksanakan telekolaborasi antarsekolah secara online dalam bentuk berbagi informasi, sumber daya dan keahlian serta menghasilkan suatu produk inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.  Sub kategori ini dapat diikuti oleh individu atau kelompok atas nama sekolah baik negeri maupun swasta untuk semua jenjang pendidikan.

3. Blog Edukatif; yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah baik atas nama sekolah maupun individu yang telah mengembangkan blog dengan konten pendidikan. Sub kategori ini dapat diikuti oleh sekolah (atas nama sekolah) maupun guru (atas nama individu).

Selamat Siang Pembaca, kabar gembira apa yang Anda terima hari ini?


Leave a comment

Berbincang dengan Youth MDG’s

Anak muda hebat

Anak muda hebat

Jum’at, 17 Oktober 2008, dilaksanakan sosialisasi Bangkit dan Berbuat melawan pemiskinan untuk mendukung tujuan pembangunan millennium.

Maksud dari kampanye ini agar semua pihak termasuk murid-murid sekolah, orang tua dan tenaga pendidik diajak mendukung dan berpartisipasi agar secara bersama-sama menyampaikan aspirasi kepada pemerintah untuk memenuhi janjinya mengatasi masalah kemiskinan, khususnya memberikan pendidikan dasar yang terjangkau dan baerkualitas serta mengatasi masalah perubahan iklim di Indonesia.

Disarankan juga untuk ikut serta lomba blogging, video singkat atau kegiatan bertanam. Tiga utusan yang datang adalah, Mas Eko Fitriadi, Mas zaki Yamani dan Mbak Efrata Kristin. Dalam photo tampak sang utusan sedang berbaur dengan para siswa SMK Negeri 3 Jakarta. Setelah paparan di Aula, mereka jumpai Saya di ruang kerja, mengasyikkan berbincang dengan anak-anak muda aktifis, semoga kamu berhasil dalam hidup.

Foto: Deni Triwardana

Selamat siang Pembaca, apa aktifitas Anda hari ini?


1 Comment

Mencatat prestasi

Diberitahukan saat upacara

Diberitahukan saat upacara

setelah Sorta Marissa, Juara mengarang Fatwa Center, Sabtu kemarin Sri Damayanti juara harapan 1 Keterampilan Bahasa Indonesia se DKI Jakarta, terima kasih Ibu Lilik Maesaroh, Ibu Masnur Tampubolon dan semua yang support, semoga bisa memacu yang lain untuk berprestasi.

Selamat pagi, apa prestasi Anda hari ini?


2 Comments

Mempertimbangkan Sholat Dinas

Anda pernah sholat karena Dinas?

Saya menerima SMS ini:

Ass, Yth Ka SMK Negeri, himbauan Dinas bahwa saat libur iedul fitri mohon keamanan sekolah dikondisikan agar terhindar dari kebakaran dan pencurian.

Mohon dikirim (3 atau 5 orang yang tidak mudik) perwakilan sekolah untuk sholat Ied di Dinas Dikmenti.

Siapa berkenan sholat di Dinas?


11 Comments

Memfasilitasi Forum OSIS SMK Jakarta (FOSJ)

pelantikan pengurus FOSJ

pelantikan pengurus FOSJ

Mempersiapkan generasi penerus yang handal adalah sesuatu yang menjadi perhatian Saya, melalui organisasi seseorang dapat lebih dewasa dalam bersikap dan berfikir. Saya memfasilitasi semangat anak didik untuk membentuk Forum OSIS SMK Jakarta (FOSJ) yang mengambil momentum peresmian pengurusnya di SMK Negeri 26 Jakarta, tgl 10 September 2008.

Kepala Seksi Kesiswaan SMK Subdis SMK Dinas Dikmenti Provinsi DKI Jakarta , Drs H. Mashuri dalam sambutannya mengatakan, kita membentuk forum organisasi atau kelompok apapun namanya itu biasanya mudah. Namun yang tidak mudah adalah bagaimana pengurus dari organisasi yang dibentuk itu bisa menjalankan program-program kegiatan yang dirancang bersama para pengurusnya untuk bisa mencapai maksud dan tujuan dari organisasi yang dibentuk tersebut. Demikian dikatakan H. Mashuri dalam sambutan dan sekaligus memberikan pengarahan kepada para pengurus Forum OSIS SMK DKI Jakarta

Continue reading


Leave a comment

Menyikapi Dana Masyarakat untuk Kesra Guru (Guru & Kepsek “diundang” Kejati)

Sejumlah kepala sekolah di Kota Bandung dimintai keterangan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait penggunaan dana masyarakat oleh pihak sekolah. Penggunaan dana masyarakat terutama untuk penambahan kesejahteraan guru dinilai melanggar aturan.

Persoalan ini terungkap ketika Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji dan sejumlah kepala sekolah serta guru datang ke Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta, Kamis (18/9). Mereka, antara lain, didampingi anggota DPRD Kota Bandung dan Koalisi Guru Bersatu Kota Bandung.

Kepala SMAN 4 Bandung Cucu Saputra mengatakan, pihaknya termasuk yang ”diundang” oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan dimintai informasi seputar penggunaan dana masyarakat oleh sekolah. Dalam pertemuan itu kejaksaan mengingatkan, dana masyarakat seharusnya tidak dipergunakan oleh sekolah untuk membayar kesejahteraan guru. Karena statusnya sebagai pegawai negeri sipil yang dibayar negara, guru bisa dituduh korupsi karena menerima dana dari masyarakat.

”Kami mendapatkan pencerahan dan imbauan dari Kejaksaan tinggi bahwa seyogianya dana masyarakat tidak digunakan untuk peningkatan kesejahteraan guru. Porsi kesejahteraan guru merupakan suatu hal yang dilarang perundangan,” ujar Cucu.

Bagi Cucu, pemberian insentif tambahan guru selama ini dipandang oleh sebagian besar sekolah sebagai suatu kelaziman. Hal itu karena kesejahteraan guru sangat terbatas dan para guru juga melaksanakan pekerjaan di luar tugas pokoknya.

Selain mengajar, guru juga menjadi wakil kepala sekolah, pembina ekstra kurikuler, guru wali kelas, dan tugas lain. ” Kalau memang dilarang oleh undang- undang tentu harus dipatuhi, tetapi tentu guru menginginkan pemerintah memenuhi kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Naikkan kesejahteraan guru

Iwan Hermawan dari Koalisi Guru Bersatu Kota Bandung mengatakan, terdapat 11 guru SD, 14 guru SMP, dan 9 guru SMA serta seorang kepala SMK yang dimintai keterangan oleh Kejati Jawa Barat.

Untuk para kepala sekolah SD dan SMP diminta untuk tidak memungut iuran dari masyarakat serta tidak menggunakan dana masyarakat untuk insentif guru karena melanggar aturan.

”Kami juga tidak ingin memberatkan orangtua. Karena itu, mestinya pemerintah yang memenuhi kesejahteraan para guru,” ujarnya.

Dia mengatakan, tidak semua pemerintah daerah memberikan tunjangan tambahan kesejahteraan guru seperti yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta. Oleh karena itu, mereka meminta pemerintah agar secara serius memerhatikan kesejahteraan guru. (INE)

Source: Kompas, 19 Sept 2008


8 Comments

Kabarkan Bela Negara

Dokumentasi Malang 2007

Dokumentasi Malang 2007

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai salah satu satuan pendidikan dalam pembinaan Departemen Pendidikan Nasional mengemban misi mempersiapkan generasi muda agar cerdas, kompetitif, dan siap kerja. Secara operasional pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di tingkat pusat menjadi tugas Direktorat Pembinaan SMK, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.

Sejalan dengan otonomi daerah termasuk otonomi pendidikan, tugas yang cukup strategis dalam pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk saat ini dan masa mendatang adalah mewujudkan SMK yang menghasilkan tamatan yang memiliki jati diri bangsa, mampu mengembangkan keunggulan lokal dan mampu bersaing di pasar global. Untuk itu perlu dikembangkan sistem pendidikan SMK yang adaptif, fleksibel dan berwawasan global, antara lain melalui pengintegrasian pendidikan dan pelatihan kejuruan yang berwawasan mutu, professional dan berorientasi masa depan, pengembangan iklim belajar yang berakar pada norma dan nilai budaya bangsa, serta mengutamakan layanan prima sebagai pemberdayaan sekolah dan masyarakat.

Ditengarai bahwa selama ini para tamatan Sekolah Menengah Kejuruan yang telah dibekali seperangkat kompetensi kejuruan ternyata belum sepenuhnya memiliki kepercayaan diri (konsep diri), kurang kreatif, belum memiliki kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual.  Oleh sebab itu pengembangan bakat, minat, dan peningkatan motivasi berprestasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui berbagai kegiatan kesiswaan menjadi sangat penting untuk dilakukan dalam pengembangan diri siswa.
Gelar Prestasi dan Bela Negara siswa SMK yang diselenggarakan di Bandung merupakan ajang promosi dan pencitraan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui unjuk prestasi siswa yang diselenggarakan mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi dan Nasional.

Tahun lalu kegiatan serupa diselenggarakan di Malang Jawa Timur dengan tujuan:
1.    Meniingkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan dan potensi siswa SMK sebagai kader-kader pemimpin bangsa. 2. Menyediakan wahana promosi potensi siswa SMK kepada dunia usaha dan industri sebagai calon pengguna tamatan SMK. 3. Memupuk persahabatan dan kerjasama secara nasional antar generasi muda. 4. Memelihara dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan geneasi muda. 5. mengembangkan sikap sportif dalam berbangsa dan bernegara bagi siswa SMK. 6. Menyediakan wahana kompetensi putra-putri terbaik dalam mengembangkan minat dan talenta yang dimilikinya. 7. Mengasah kepekaan siswa dalam menghargai seni dan karya orang lain.

Tema dan Sub Tema
Tema     ”Mempersiapkan insan cerdas, terampil, mandiri, berdedikasi dan sprotif sebagai kader pemimpin banga masa depan”

Sub tema    ”Siswa SMK siap mengembangkan diri sebagai generasi muda bangsa yang nasionalis dalam menyongsong masa depan dan memenangkan persaingan global”

Anda berminat ikut seleksi tim bela negara Provinsi DKI Jakarta untuk Lomba tingkat Nasional di Bandung pertengahan Oktober 2008?, Silahkan download biodata-peserta1surat-edaran, dan persyaratan-peserta.

Setelah diisi, biodata (sebagai tanda kepesertaan seleksi Anda) tolong segera dikirim via email ke: imba_har@yahoo.com, terima kasih


2 Comments

Bicara dengan Guru Profesional

Saya mengundang Guru-guru SMK Negeri 3 Jakarta yang telah lulus sertifikasi dan menerima tunjangan profesi ke ruang kerja Saya, mendengar mereka bicara tentang kesan-kesannya dan rencana kedepan setelah lulus sertifikasi.

Umumnya mereka utarakan hal-hal sebagai berikut:
 Bersyukur
 Semakin konsentrasi
 Terdorong meningkatkan kualitas diri
 Makin profesional tangani anak didik
 Meningkatkan kompetensi
 Meningkatkan kerja sama
 Memunculkan keunggulan diri
 Semakin lebih percaya diri
 Lebih bangga menjalani profesi sebagai guru
 Negara sudah mengangkat derajat profesi guru

Bagus … mari terus berkarya dan tingkatkan kualitas diri Bapak Ibu Guru, agar negeri ini makin baik dan negara tak sia-sia keluarkan biaya banyak untuk tunjangan kita


Leave a comment

Menikmati Bahagia Teman (Tunjangan Profesi sudah Terima)

Bp Aston Lumbantoruan dan Ibu Zhilmiyati, menyalami Saya seraya ucapkan terima kasih atas support Saya.
“Tunjangan Profesi sudah kami terima, masuk ke rekening kami”
“Wah, selamat … Saya ikut bahagia”
Mereka bergembira, bahagia, … teman-teman Guru dan karyawan lain beri ucapan selamat.
Cara yang paling tepat berterima kasih pada rakyat dan negeri ini mungkin dengan selalu tingkatkan kualitas diri sebagai pendidik.

Anda sudah terima?


Leave a comment

Bersaing dan Juara (Sorta Marisa)

Ibu Lilik, Sorta, Marisa, Bp AM Fatwa

Ibu Lilik, Sorta, Marisa, Bp AM Fatwa

SMK Negeri 3 Jakarta berhasil juara lomba karya tulis remaja se DKI Jakarta dengan tema “Remaja sebagai Generasi Penerus Bangsa Terbebas dari Bahaya Narkoba dan Seks Bebas” Siswa kami yang berhasil adalah Sorta Marisa kelas 3 Administrasi Perkantoran, judul tulisannya “Bahaya Narkoba”. Dia berhasil juara III harapan, meskipun baru juara harapan namun sekolah kejuruan yang menang hanya dia, lainnya didominasi oleh siswa SMA.

Juara I Trevy Astri (SMAN 47); Juara II Yudistira (SMAN 87); Juara III Nimita Hapsari (SMAN 47); Juara Harapan I Putri Nurmala (SMAN 87); Juara Harapan II Dian Risky Lestari (SMAN 82) dan Susi Andrianti (SMAN 63); dan Juara Harapan III Sorta Marisa (SMKN 3)

Lomba karya tulis ini diadakan oleh The Fatwa Center sebagai bentuk ekspresi visi dan misi yaitu mewujudkan kepemimpinan lokal yang bermoral dan beretika, karena remaja adalah sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan menjadi pemimpin yang bermoral dan beretika terhindar/terbebas dari resiko rokok, narkoba, dan seks bebas. Lomba karya tulis ini diikuti oleh siswa SLTA baik negeri maupun swasta dan mahasiswa Pergururan Tinggi se-Jakarta. Naskah yang masuk sejumlah 200 lebih.

Penyerahan hadiah dilaksanakan pada hari Jumat, 12 September 2008 pukul: 16.30 s.d. 18.30 WIB, di Press Room DPR-RI Gedung Nusantara III, Lt. Dasar, Jl. Gatot Soebroto, Senayan. Hadiah berupa piala, piagam, uang dan bingkisan diserahkan langsung oleh Bapak A.M. Fatwa sebagai pendiri dan ketua The Fatwa Center. Acara ini sekaligus buka puasa bersama dengan para wartawan MPR/DPR.

Source: Blog Ibu Lilik Musyarofah


13 Comments

Membedakan Guru & Topeng Monyet

itu-itu saja

itu-itu saja

Anda pernah lihat topeng monyet beraksi?
melakukan berbagai atraksi
pergi kepasar membawa keranjang,
berperang bawa senjata,
bekerja membawa pacul atau gerobak,
menari kuda lumping,
memakai topeng, bermain gitar,
dan masih banyak lagi

tampak hebat
dengan iringan musik tradisional hingga keyboard,
apakah benar hebat
hingga banyak orang bersedia membayar?
sesungguhnya kemampuan monyet itu
hanya sebatas yang kita lihat
coba Anda perintahkan lakukan yang lain
monyet itu tak bisa
karena monyet mengulang-ulang terus
apa yang dia pentaskan

Lihatlah para guru
tampil percaya diri
berseragam dan beratribut
orasinya bagus penuh kata-kata bijak

Coba perhatikan seorang guru
tiga tahun terakhir
adakah perubahan dalam hal;
cara berbicara, cara memandang persoalan,
cara mengajar, cara bersikap,
keterampilan berhubungan dengan bahan ajar,
pemanfaatan sumber belajar, kemempuan berkomunikasi,
kemampuan pemanfaatan teknologi, dan lainnya

Ach …
mereka umumnya statis
setelah lulus sarjana
merasa tak perlu belajar lagi,
merasa nyaman dengan posisi dan kedudukannya,
tak mau berubah untuk lebih baik,
tak berani berkorban untuk kemajuan,
ingin menerima banyak, makin sedikit memberi

Sejak awal jadi guru
materi yang diajar tak berubah
kandungan bahan ajar tak diperbanyak
perkembangan teknologi tak dipedulikan,
alumni dapat kerja atau kuliah tak mau tahu,
sementara harga diri terus diangkat
tunjangan ini itu diperjuangkan
negara harus bayar mahal
profesi yang mencerdaskan anak bangsa
apakah bangsa ini makin cerdas?

Saya guru
sedang berfikir perbedaaan saya
dengan topeng monyet
Bagaimana dengan Anda?

Image: hobbygue.multiply.com


4 Comments

Merisaukan Sepeda Motor & Rokok

Pagi hari 5 September 2008

Pagi hari 5 September 2008

Beberapa hari terakhir Saya sedang amat risau dengan dua hal, yaitu rokok dan Sepeda Motor.

Dari banyak training di berbagai daerah (http://trainerkita.blogspot.com), Saya mengamati adanya gejala yang sama hampir di setiap daerah, bahwa rokok akan menjadi bom waktu yang akan meledak di Indonesia, mungkin lebih dahsyat dari masalah HIV/AIDS.

Anak-anak usia SD hingga jompo, bahkan wanita juga tak mau ketinggalan, rokok seolah jadi indiktor status sosial (pada awalnya), tetapi menjadi sesuatu yang harus dipenuhi … hingga benda putih sembilan senti meter itu lebih penting dibanding susu dan biaya sekolah. Pernah sangat teriris rasa Nasionalisme Saya ketika seorang yang warna kulitnya beda menyatakan di media bahwa kaum Bapak di Indonesia lebih mementingkan rokok dibanding susu bayinya (th 2000) ….  tetapi Saya amati saat ini tampaknya hal itu benar.  Masyarakat sebenarnya tahu tentang bahaya merokok, tetapi strategi promosi rokok membuat publik tak sadar dan memandang rokok dengan cara yang amat keliru.

Tentang tingkat pengangguran yang akan melimpah jika pabrik rokok dilarang di Indonesia mungkin harus dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh oleh industri roko yang kini sudah dimiliki oleh
pengusaha Negeri Obama … karena jangka panjang, akibat negatif dari rokok, rakyat negeri ini akan banyak yang sakit … obat dan peralatan kesehatan yang dibutuhkan harus impor dari US … sekarang mereka
untung … nanti pun mereka makmur.

Saya di lingkungan yang kecil hanya mampu berusaha untuk tidak merokok dan cegah teman-teman merokok di ruang kerja … Saya menjadi sangat sensitif dan langsung memanggil semua orang di ruang itu, ketika Saya mencium bau asap rokok. Untuk siswa/i, kami sangat tegas jika ditemukan rokok atau siswa yang merokok.

Tentang sepeda motor, berawal keprihatinan Saya saat berkendara atau berada di jalan melihat anak-anak yang masih sangat kecil kendarai sepeda motor, bahkan digunakan kendaraan itu ke sekolah, hingga parkir
motor di sekolah penuh.

Hal itu akan tanamkan hal yang kurang baik, MELANGGAR ATURAN SEJAK KECIL sehingga penduduk tak disiplin sejak usia dini … kecelakaan dan kerawanan lainnya tinggal jadi hal yang sangat dekat … korban
kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh spd motor sangat tinggi prosentasenya. Tentang Green City juga akan jadi terhambat dengan makin banyak spd motor di jalan raya

Saya coba lakukan terapi di sekolah yang Saya pimpin, walaupun kontroversi pada awalnya karena guru dan karyawanpun banyak yang memiliki pola fikir  “lucu” … kini mereka mamahami dan tak ada siswa/i atau org dewasa yang membawa motor ke sekolah tanpa SIM, Satpam kami akan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan mengunci ban spd motor yang tak memiliki SIM dan STNK.

Bagaimana di sekolah atau tempat kerja Anda?


1 Comment

Menjumpai Sorta Marisa, Juara Mengarang The Fatwa Center

Bersatu untuk berprestasi

Alhamdulillah siswi kami Sorta Marisa Kelas III AP 2, berhasil meraih juara Lomba Mengarang Anti Narkoba & HIV/AIDS yang diselenggarakan The Fatwa Center Agustus 2008, dibimbing oleh Ibu Lilik Musyarofah (kanan) dan Ibu Masnur Tampubolon … semoga ini bisa jadi dorongan untuk yang lain bahwa berprestasi itu tak susah … asal mau dan berusaha …


1 Comment

Mengabarkan Tadarus di SMK Negeri 3 Jakarta

Pemandu

Pemandu

Di kelas Guru mendampingi

Di kelas Guru mendampingi

Pas Aston Umban Toruan memimpin

Pak Aston Lumban Toruan memimpin

Momen Ramadhan kami gunakan untuk lebih tingkatkan kualitas iman; siswa memandu dari ruang staf dengan soun system yang terhubung ke ruang kelas, guru mendampingi siswa/i lain mengikuti. Teman guru dan siswa yang beragama Nasrani kebaktian di Aula. Hal ini akan tingkatkan iman. taqwa, percaya diri, kebersamaan, toleransi, dll. Trm kasih Pak Arif Soleh, Pak Bahar, Ibu Masnur dan semua Guru dan TU yang berkontribusi,


1 Comment

Menghadiri Isro mi’roj & silaturahmi jelang puasa

Pembacaan Al Qur'an sebagai pembuka acara

Pembacaan Al Qur

Menyambut Ramadhan 1429 H, keluarga besar SMK 3 mendapat siraman rohani dari ustadz Ichrom yang tampil sebagai pembicara dalam Kegiatan memperingati Isra Mi’raj nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini sekaligus juga dalam rangka menyambut ramadhan sehingga semua warga sekolah sudah memiliki bekal dalam mejalankan ibadah puasa nanti.Acara dibuka dengan pembacaan Al Qur’an kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari anak-anak Rohis.

Ustadz Ichrom

Ustadz Ichrom

Sebelum acara inti hikmah Isra Mi’raj oleh ustadz Ichrom, Pembina Rohis yaitu Ustadz Arif sholeh memberikan sambutan yang intinya beliau mengupas keistimewaan angka 17. Menurut beliau angka 17 memilki keistimewaan yaitu 1. 17 sebagai hari kemerdekaan negara kita yang baru saja diperingati, 2. Sholat wajib 5 waktu seluruhnya berjumlah 17 rakaat, dan 3. Al qur’an diturunkan pertama kali pada tanggal 17 ramadhan.

Para Guru dan Tata usaha sedang khusuk mendengarkan

Para Guru dan Tata usaha sedang khusuk mendengarkan

Yang terakhir Saya diberi kesempatan sampaikan sambutan yang intinya sangat berterima kasih sekali bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan baik berkat kerja sama semua unsur. Berharap kebersamaan ini bisa terus berlanjut sehingga kegiatan-kegiatan lainya di masa yang akan datang akan lebih baik lagi.

Dalam ceramahnya, ustadz Ichrom lebih banyak mengupas hal-hal yang “berbau” dunia remaja dan permasalahannya dari sudut pandang Islam sehingga ceramahnya lebih hidup, interaktif dan para siswa lebih antusias. Bahkan terkadang juga dibarengi dengan tanya jawab. Di akhir ceramah beliau memimpin muhasabah sehingga banyak para siswa perempuan yang menangis. Mudah-mudahan ini akan memberikan energi positif pada kami semua.

Teks & foto: Hary’s blog


Leave a comment

e-coordination

Posting ini Saya tulis sambil simak Rapat Orang Tua Murid Kelas X, kemarin sejak pagi hari Saya berada di SMK Negeri 27 Jakarta untuk Rapat dengan semua Kepala SMK di Jakarta, sehingga kami berkomunikasi dengan SMS, telepon dan email; ini salah satu email kami.

Terima kasih teman-teman yang telah berusaha bekerja dengan maksimal.

Assalamualaikum Wr Wb

Pak Deni Yth

Saat ini Saya sedang rapat ttg Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang dihadiri oleh semua kepala SMK di Jakarta.

Pada hari ini tolong lakukan kegiatan sbb:

1. Rapat Waka, Kaprog, Sek KS, Bendahara KS dan Kasubag TU.
Target: tuntaskan berbagai persiapan untuk Rapat dengan Orang Tua dan Komite Sekolah besok.

Bu Dwi, tolong buat slide paparan RAPBS, KS –> kirim kpd Sy melalui email

2. Pak Sarwono, koordinasikan Mba Dwi untuk menghubungi
a. Waka
b. Kaprog
c. Wali Kelas X
Untuk hadir di kegiatan besok memakai seragam batik kita, arahkan staf TU untuk persiapkan ruangan

3. Bu Masnur dan Bu Lilik tolong siapkan susunan acara untuk besok dan siswa & i ( dua Orang) yang akan menjadi MC, dilatih ya. Bu Masnur juga tolong koordinasikan dg Mba Dwi dan Bu Haeni siapkan konsumsi

4. Rancangan kegiatan kita besok adalah sbb:

– Pembukaan MC (dua siswa/i)
– Doa
– Paparan Waka Kurikulum: tujuan SMK, visi, misi dan target pendidikan SMK 3
– Paparan Waka Hubin: Kerjasama dg DUDI mana saja dan prakerin dimana saja siswa kita
– Paparan waka Kesiswaan: Sistem Pembinaan Siswa untuk persiapan kerja
– Paparan Waka Sarana: Perkembangan dulu dan kini, serta target kedepan berkaitan dg sarana
– Papapran Kaprog AP, AK, PJ: Strategi masing masing Program keahlian untuk menjadikan mereka tenaga kerja bermutu (slide yang lama di update ya)
– Paparan Kepala Sekolah: rangkuman ke arah biaya gunakan slide Bu Dwi
– Respon Ketua Komite Sekolah
– dll

Hal-hal lain yang perlu dilakukan atau diputuskan, silahkan ambil
kebijakan, kontak Saya anytime.

Atas kerjasama yang baik dari semua teman diucapkan terima kasih,
semoga kita dalam sehat senantiasa.

Tolong Print email ini buat semua teman

Salam

Mari Terus berjuang Saudaraku
Dedi Dwitagama – dwitagama@gmail.com
<
Find me more at:
https://dedidwitagama.wordpress.com/
http://trainerkita.blogspot.com/
http://fotodedi.wordpress.com/
<
SMK Negeri 3 Jakarta – Siapkan Tenaga Kerja Bermutu
Vocational Educational School on Business Manajemen
Program Keahlian: Adm Perkantoran, Akuntansi, Penjualan
Jl. Garuda 63 Kemayoran Jakarta Pusat
<
(T) 62 21 4209629 – 62 21 42889104
(F) 62 21 4209629
(E) smkn3@centrin.net.id
(S) http://smk3jakarta.net


1 Comment

Kasubdis Tendik berkunjung

Suharta (Kepala SMK Negeri 31), Ratiyono (Kasubdis Tendik Dinas Dikenti), Nurhasnah (Kepala SMK Negeri 38), Purnami (SMK St Maria), Evie Yulianti (SMK Jayawisata 1). Dari kiri ke kanan

Suharta (Kepala SMK Negeri 31), Ratiyono (Kasubdis Tendik Dinas Dikenti), Nurhasnah (Kepala SMK Negeri 38), Purnami (SMK St Maria), Evie Yulianti (SMK Jayawisata 1). Dari kiri ke kanan

Alhamdulillah, saat Rakor K3SK berlangsung kami kedatangan Bapak H. Ratiyono, MMSI, Kasubdis Tendik Dinas Dikmenti DKI Jakarta … terima kasih, beliau berkenan untuk memberi arahan dan motivasi untuk semua yang hadir.


1 Comment

Rakor K3SK Jakarta Pusat di SMK Negeri 3 Jakarta

Pak Toyib paparan, didampingi Pak Kastolani

Pak Toyib paparan, didampingi Pak Kastolani

Dilakukan siang ini Pk. 13.30 WIB di SMK Negeri 3 Jakarta, dipimpin oleh Drs. Toyib, Kepala SMK Negeri 14 Jakarta dimana Drs. Kastolani, MM sebagai Sekretaris dan Dra. Marbingah, MM sebagai Bendahara, dihadiri oleh pengurus inti dan tim sekretariat. Membahas masalah program kerja, tata persuratan, petugas, dan lainnya.

Terima kasih atas perkenan teman-teman untuk hadir di tempat kami, semoga sukses.


1 Comment

Belajar merias WAJAH, LEBIH SIAP KERJA

Disiapkan untuk bekerja

Sesuai dengan tujuan pendidikan SMK, Lulusan SMK itu dipersiapkan untuk masuk ke dunia kerja, maka di samping keahlian yang harus dimiliki, penampilan diri juga merupakan salah satu prasyarat untuk bisa diterima bekerja . Menyadari bahwa penampilan itu penting selama 3 hari pihak sekolah dengan dikomandani Bu Jumini melakukan kerja sama dengan CRRANTE (FRUIT & HERBS COSMETIC) menyelenggaran kegiatan beauty class. Kelas kecantikan ini diperuntukan bagi siswa kelas 3 semua jurusan yang sebentar lagi akan lulus sehingga perlu dikenalkan bagaimana cara berhias yang benar. Selama ini para siswi beranggapan bahwa berdandan itu yang penting pakai bedak, lipgloss.

“Saya jarang dandan, seumpama mau pergi ke pesta ulang tahun paling cuma pakai bedak dan lipgloss. Dan menurut itu sudah cukup.” kata salah satu siswi yang ikut beaty class.

Suasana kegiatan merias

Suasana kegiatan merias

Memang kebijakan di SMK 3, setiap hari Selasa para siswa diwajibkan memakai pakaian layaknya karyawan/ti dengan tujuan membiasakan mereka untuk berpakaian layaknya soeorang pegawai. Sehingga mereka dibebaskan menggunakan make up dengan tidak berlebihan. Dengan adanya beauty class ini, mereka bisa berhias dengan cara yang benar dan tidak berlebihan.

“Ada manfaatnya saya mengikuti kegiatan ini, paling tidak sekarang saya sudah bisa berhias,” ujar nanda siswi kelas 3 PJ.

Program beauty class dengan mendatangkan ahlinya memang lebih bisa diterima dan dimengerti. Mudah-mudahan program yang lain dengan mendatangkan para praktisinya bisa berlanjut.

Sumber dan Foto : Hary, Guru SMK Negeri 3 Jakarta


2 Comments

Tantangan KEPALA SEKOLAH

Tantangan memimpin sekolah dari Blog Guru Kreatif, Agus Sampurno.

1. Memastikan kualitas pembelajaran di kelas
Apakah kurikulum yang ada sudah menghargai keberagaman siswa? Apakah guru kreatif dalam mengembangkan kurikulum dan menempatkan siswa sebagai subyek? Di kelas apakah guru dan siswa bekerja sama dalam mewujudkan kemajuan bagi sekolah? Apakah guru dan siswa mempunyai keterampilan dan kemampuan untuk mewujudkan hal-hal yang sudah digariskan bersama-sama?
2. Jalannya sekolah secara keseluruhan.
Apakah sekolah menjalani event-event dengan baik dan tepat waktu? Bagaimana dengan keterlibatan siswa, guru dan orang tua murid dalam menyukseskan program yang sekolah lakukan? Bagaimana lingkungan atau suasana disekolah?apakah guru baru tidak ditekan oleh guru lama? Begitu juga dengan siswa, apakah siswa baru nyaman perasaannya? Bagaimana dengan toilet, tempat parkir, mutu satpam? Bagaimana bila seseorang menelepon sekolah kita? Siapa yang akan mengangkat, lalu ucapan apa untuk menyambut? Bagaimana sampah sekolah anda dikelola?
3. Bagaimana kepala sekolah bekerjasama dengan unsur masyarakat diluar sekolah.
Jika anda sekolah swasta yang baik, sudahkah anda mendukung sekolah-sekolah yang lebih kecil disekitar sekolah anda? Melatih guru mereka? Sudahkah anda mendukung kegiatan mereka? Sebab bila anda sudah lakukan jalan menuju saling pengertian dengan diknas setempat akan lebih mudah.Sudahkah anda menjadikan orang-orang disekitar sekolah anda sebagai sumber pembelajaran dikelas, ingat sekolah yang baik menjadikan individu-individu yang ada disekolah atau disekitar sekolah sebagai sumber pembelajaran. Misalnya mengundang nara sumber mantan pejuang kemerdekaan untuk menjadi bintang tamu saat kelas  berbicara mengenai topik pahlawan atau kemerdekaan.


3 Comments

Rapat dengan PERWAKILAN SISWA

SMK Negeri 3 Jakarta

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Drs. Deni Triwardana ajukan usul untuk ulangi kegiatan bagus yang pernah dilakukan Kepala SMK Negeri 3 Jakarta yang terdahulu, yaitu Bapak Simangunsong. Kegiatannya adalah pertemuan dengan pengurus kelas yang dilakukan sebulan sekali, dengan mengikutsertakan para wakil atau struktur lainnya. Suatu usul yang sangat baik, dan harus dilaksanakan … kami mengumpulkan 16 ketua kelas di SMK Negeri 3 Jakarta, ada satu pria yang jadi ketua kelas, lainnya wanita.

Selain Pak Deni, Pak Haji Bustamam Ismail, Bu Masnur dan Pak Kalis Tegoyono mendampingi Saya berdialog dengan delegasi siswa. Kami bicarakan banyak hal dari mulai yang ringan hingga tak ringan … tapi tak ada yang berat, karena semua diniatkan untuk kebaikan. Para ketua kelas menyampaikan berbagai hal secara objektif tentang sarana, guru, teman dan lainnya dengan mengangkat hal-hal yang positif dan negatif disekitarnya. Hal ini secara sadar kami dorong agar siswa terbiasa objektif melihat situasi dan mampu mengkomunikasikan dalam forum resmi secara runtut dan sistematis.

Bulan depan kegiatan ini akan dilakukan lagi dengan Pemandunya Ketua Kelas III Ak 1 dan pembaca doanya Ketua Kelas X Ak 1, hal ini dilakukan sebagai bagian dari proses pembelajaran mengelola  pertemuan atau rapat, agar nereka jadi terbiasa dan sudah mahir mengelola rapat saat masuki dunia kerja.

Foto: Omen


1 Comment

Belajar JADI PEMIMPIN

Salah satu siswa sedang melakukan penghitungan suara

Salah satu siswa sedang melakukan penghitungan suara

Eforia pemilihan langsung sebagai proses demokratisasi tidak hanya pada pemilihan presiden dan kepala daerah saja. Namun ternyata juga merambah ke sekolah-sekolah terutama saat pemilihan ketua OSIS. Dengan masa tugas satu tahun dan umumnya yang menjadi ketua OSIS duduk di kelas 3, maka awal tahun ajaran baru ini salah satu agenda kegiatan OSIS adalah melakukan pemilihan ketua dan perangkat OSIS yang lainya. Demikian pula halnya di sekolah kami, proses pemilihan OSIS diawali dengan menjaring para calon hari Senin sampai Rabu pekan yang lalu dengan sebelumnya dilakukan sosialisasi. Dari penjaringan para calon terpilih 4 pasang kemudian Kamis, 31 Agustus diteruskan dengan debat para calon yang memaparkan visi dan program kerja apabila terpilih.

4 pasang calon ketua OSIS

4 pasang calon ketua OSIS

Seperti halnya pilkada , debat para calon ketua OSIS juga berjalan alot saling menyanggah dan mempertahankan pendapatnya. Dan Puncaknya Senin tanggal 4 Agustus 2008 pemungutan suara secara langsung atas 550 siswa dan langsung dihitung saat itu juga yang akhirnya terpilih sebagai Ketua OSIS yaitu ADI KURNIAWAN (XI AP1) dan FAISAL ALI BAYAR FATAH (X PJ) sebagai wakilnya. Kedua orang yang terpilih tersebut diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan OSIS periode 2008/2009. Selamat bertugas.

Sumber: Blog Pak Hary, Guru SMK Negeri 3 Jakarta


3 Comments

Persiapan E-learning; ICT untuk Guru dan Karyawan

Tulisan ini mengungkap bagaimana SMK Negeri 3 Jakarta mendekati e-learning dengan mempersiapkan guru dan tenaga kependidikan dalam punguasaan ICT. Sebuah pengalaman praktis yang semoga bermanfaat buat pengelola pendidikan negeri makmur ini.

Silahkan simak tulisan selengkapnya:

Pendidikan adalah suatu upaya yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup generasi penerus. Sebagai bagian dari sistem pendidikan menengah, Sekolah Menengah Kejuruan secara umum bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar dapat menjalani kehidupan secara layak, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik, agar menjadi warga negara yang mandiri dan bertanggung jawab, memahami dan menghargai keanekaragaman budaya bangsa Indonesia, agar dapat menerapkan dan memelihara hidup sehat, memiliki wawasan lingkungan, pengetahuan dan seni.

Continue reading


Leave a comment

Wisuda 2008 – SMK Negeri 3 Jakarta

Kukalungkan medali simbol keberhasilanmu
sambil berucap “Selamat, semoga kamu cepat bekerja”
Mayoritas menjawab “Terima kasih Pak” sambil mencium tanganku
tak sedikit yang menjawab “Saya sudah kerja Pak”
atau “Saya mau kuliah Pak”

Lalu kalian lepaskan jaket almamater
dan terbangkan tinggi ke udara
setinggi harapan dan cita-citamu

Selamat berjuang anak-anakku
doa kami mengiringi
161 tenaga kerja yang siap berkarya

Terima kasih Bapak, Ibu Guru dan Karyawan
kita telajh buktikan bahwa, dengan komitmen bersama
kita bisa berubah
mencapai hasil yang lebih baik
tak bermain curang
tak andalkan bocoran
tak membocorkan
tak mengundang dan bayar BIMBEL
kita bisa tunjukkan bahwa kita profesional
mari terus berjuang saudaraku