@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Kamu Hobbi Tawuran tapi Takut Hujan?

  

Saya nulis di twitter begini: 

 “Skolah gratis, ortu sengsara doyan tawuran, mati.
Mungkin ortunya seneng ga ada lagi anak yg suka ngebentak-bentak minta beliin motor,
minta bensin tiap hari …” 

 ternyata ada yang membalas begini: 

 “Mungkin jadi hobi anak anak itu.” 

Adakah anak yang hobinya tawuran?
Kalau saat melakukan hobinya dia mati,
apa kira-kira hobi baru dia di alam sana?

Saya perhatikan,
hampir tak pernah terjadi tawuran saat hujan lebat
mungkin para pelaku sadar badannya ringkih mudah sakit
mungkin jika terjadi tawuran bisa minta tolong teman-teman Petugas Pemadam Kebakaran
untuk menyemprotkan air ke kerumunan pelaku tawuran
polisi dan satpol bisa menunggu di ring dua (agak jauh)
jika ada anak sekolah yang basah kuyup segera ditanggkap
karena dia pelaku tawuran
atau saat dikumpulkan di kantor polisi siram aja terus
pasti dia kedinginan dan sakit flu
bukankah itu lebih baik daripada dia mati?

tapi apakah dia bakal kapok dan berganti hobbi?


Leave a comment

Anak sekolah mati lagi, tawuran masih jalan?

image

Ada lagi anak sekolah mati, kenapa negeri yang katanya gemar bersatu, saling sayang dan berketuhanan anak sekolahnya gemar saling bunuh? Bagaimana bisa anak sekolah berbekal.pedang yang merupakan senjata tajam dan bisa dihukum berat walau cuma sekedar membawa?.

Pembajak, teeoris aja bisa ditaklukan, kalo cuma pelajar pembunuh temannya mah gampang buat Polisi” hebat negeri ini, yg masih doyan tawuran sgera banyakin ibadah & beramal supaya masuk sorga kalo mati, udah miskin, skolah gratis eh ekskulnya tawuran, bersiaplah menyusul temen kamu itu, mau?

Bupati Purwakarta krearif & berani terapkan aturan yang tak biasa, melarang sekolah yang muridnya tawuran untuk menerima murid baru, sama artinya dengan menutup sekolah itu. Hal ini bisa membuat sekolah lain berusaha lebih keras mengendalikan anak didiknya. Andai makin banyak pemda yang peduli …


Leave a comment

Teroris & Tawuran itu efeknya sama

Tawuran-itu-Cowok-Bangets-Majalah-remaja-islam-Drise

Di kota besar dunia yang besar ada serangkaian peristiwa yang menimbulkan korban jiwa, diduga dilakukan oleh teroris, efeknya seluruh dunia terkejut dan menimbulkan ketakutan penduduk negeri besar itu, kini penduduk takut dan was-was di rumah atau beraktifitas ke luar rumah, nyawa seolah tak ada harganya & kematian bisa muncul kapan saja dengan cara yang sadis.

Di ibukota negeri paman besut tawuran masih sering terjadi walau peristiwanya berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu, beberapa waktu lalu kembali memakan korban, murid sekolah dibacok hingga harus dioperasi, efeknya seluruh negeri kembali terkejut dan menimbulkan ketakutan penduduk negeri yang dikabarkan ramah-ramah itu, kini penduduk takut, orang tua & keluarha was-was di rumah saat anaknya atau anggota keluarga beraktifitas ke sekolah, saat berangkat, pulang sekokah atau di luar rumah, nyawa seolah tak ada harganya & kekerasan atau kematian bisa muncul kapan saja dengan cara yang sadis.

Ternyata teroris dan tawuran punya efek yang sama, bikin penduduk takut, khawatir keselamatan anak atau anggota keluarga saat bersekolah, jika murid satu sekolah yang terlibat tawuran atau jadi korban berjumlah 900 orang, maka 1.800 ayah, ibu yang was-was, andai ada adik, kakak  saudara, maka jumlahnya bisa 2.700 atau 3.600 bahkan jika digabung dengan sekolah lawan jumlahnya bisa memcapai puluhan ribuan orang yang tak tenang hidupnya. Bukan cuma penduduk kota besar dunia yang dihempas badai teroris tapi penduduk ibukota negeri paman besut juga tak tenang dan merasa terancam nyawanya, teroris & tawuran bikin penduduk takut.

Ada Bupati Purwakarta di sebuah negeri yang memberi sangsi tidak membolehkan menerima murid baru kepada sekolah-sekolah yang muridnya terlibat tawuran, nampaknya berdampak bagus hingga guru-guru & kepala sekolah bekerja sama secara keras & efektif untuk membina muridnya dengan baik & tak terlibat tawuran, kenapa pejabat di negeri paman besut tak lakukan upaya sejenis atau yang lebih dahsyat hingga semua fihak sadar hentikan tawuran yang efeknya sama dengan teroris, menurut Anda?


Leave a comment

Tawuran/perkelahian masal ancaman hukumannya 12 tahun, kata spanduk polisi itu

image

Di Negeri Paman Besut tawuran tak kunjung hilang, selalu saja terjadi dengan alasan & penyebab sendiri-sendiri.

Pelajar negeri itu seperti punya agenda & momemtum untuk melakukan tawuran, ada ulang tahun sekolah, ejekan di jalan atau bis kota, perebutan daerah berkumpul, nongkrong, basis atau no bis yang biasa dinaiki.

Tentang tawuran;
Spanduk bilang hukumannya 13 tahun,
Polisi bilang pelaku masih anak-anak,
Kepala Sekolah bilang tugas guru harus membina murid,
Guru bilang murid tawuran di luar skolah urusan orang tua,
Orang tua bilang anaknya dipaksa senior ikut tawuran,
Ada tata tertib kalo tawuran dikluarin tak dijalankan,
Murid bilang senang tawuran karena sekolah ngetop masuk televisi & koran

Orang tua jadi sangat berhati-hati memasukkan anaknya & tak memilih sekolah yang muridnya sering terlibat tawuran, dampaknya sekolah itu tak diminati, terlihat dari sdikit murid baru yang mendaftar & standar nilai pendaftar yang rendah.

Mungkin tak banyak yang tahu ada sekolah swasta di negeri itu yang sangat peduli terhadap kelakuan muridnya, jangankan tawuran, murid yang menyontek saat ulangan harian dikenakan sangsi dikeluarkan dari sekolah yang saat masuk harus menyumbang puluhan juta kepeng plus iuran bulanan sekian juta kepeng.

Ada bupati di kota negeri tetangga yang berani mengambil kebijakkan melarang sekolah-sekolah yang sering tawuran menerima murid baru, sehingga guru-guru dan kepala sekolah lainnya berusaha mengelola murid-muridnya dengan baik.

Mungkin selama spanduk, polisi, kepala sekolah, guru, orang tua belum konsisten memberi sangsi sesuai hukuman yang berlaku maka tawuran bakal terus terjadi, tentang korban jiwa hanya tinggal menunggu waktu, menurut Anda?


1 Comment

Kapan terakhir lihat lubang kubur? 

 

Ketika mau tawuran, merokok, pake narkoba, minum oplosan, kebut-kebutan, apakah pelaku sadar bahwa dirinya sedang mendekat ke lubang berukuran sekitar 2 x 1 meter, dan bakal menetap selamanya di lubang itu membusuk?

Daripada mempercepat jadwal pemakaman, lebih baik mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, menyenangkan, hasilkan uang, nambah sahabat, atau apa aja deh yg bikin hidup lebih hidup & bermanfaat buat alam semesta.

Kapan terakhir lihat lubang kubur? 


Leave a comment

Darah habis, masuk liang kubur tak bisa dihindari

IMG_3901

Seorang Bapak pernah jadi anak STM
yang doyan tawuran di sekitar Blok M
Diantara teman-teman sekolahnya dia berani berantem
Perut sobek tertusuk pisau lawan tak membuatnya merem

Bapak itu sering bangga
Bercerita pada keluarga
Berlari di jalan menguber atau diuber seperti tak beda
Mendapat perhatian, dilihat orang, masuk koran bikin besar dada

Bapak itu kini punya anak yang skolahnya di Blok M
Stiap hari dia was-was, takut anaknya kena hantam
Berdoa selalu setiap anaknya berangkat sekolah dg tangan menggenggam
Selalu stress jika anaknya belum pulang hingga malam

Bapak itu sudah siapkan dana banyak
Jika tiba-tiba ada kabar menghentak
Puluhan juta rupiah seperti dalam kotak
Siap obati operasi akibat tawuran anak

Beruntung di sekolah anaknya banyak kegiatan ekskul
Peraturan tegas dijalankan, murid yang tawuran dikeluarkan

Ada anak keluarga miskin
Terbiasa dalam tas clurit dimasukin
Sekolahnya tak berani tegas pada muridnya
Merokok, bawa senjata tajam atau tawuran dibiarkan saja

Mayoritas anak miskin itu terbiasa bergerombol di jalan
Alasan menunggu bis yang sama solider teman
Nongkrong cari musuh bersama basis terlihat yakin
Naas, batu menghantam kepalanya hingga pecah seperti manekin

Masuk rumah sakit hendak dioperasi
Tak ada biaya karena keluarga sulit mencari
Darah habis tak terperi
Masuk liang kubur tak bisa dihindari

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 20,058 other followers