Blog Pendidik


3 Comments

KTSP, SILABUS, RPP pindah tangan

Hari Selasa 27 Februari 2007 bertempat di Aula SMK Negeri 3 Jakarta, Dilaksanakan kegiatan workshop MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Matematika yang diikuti oleh 60 orang guru dari lima wilayah Kota Madya, setiap Kota Madya diwakili oleh 10 orang guru, dan dari unsur panitia pelaksana juga 10 orang pengurus MGMP Matematika.

Acara dibuka oleh kepala SMK negeri 3 Jakarta, Dedi Dwitagama, dilanjutkan dengan pemberian materi matematika tentang Kalkulus II oleh Ibu Ratna dari Jurusan Matematika FPMIPA Universitas Negeri Jakarta, Setelah itu acara dilanjutkan sampai selesai dengan berbagai informasi dan file tentang KTSP, SIlabus, RPP dan Slide pengajaran Matematika.

Dari kegiatan ini dihasilkan KTSP, SILABUS ,RPP Mata Pelajaran Matematika lengkap dengan pembagian Alokasi waktu serta slide-slide materi ajar Matematika, sehingga para guru yang diundang dapat oleh-oleh KTSP, SILABUS dan RPP Mata Pelajaran Matematika lengkap serta slide materi pengajaran matematika yang disusun secara bersama-sama di SMK Negeri 3 Jakarta.

Teks dan Foto ditulis oleh Deni Triwardana dari Web SMK Negeri 3 Jakarta

Advertisements


Leave a comment

Tim Sukses


Selasa 27 Februari 2007 Saya mendapat kehormatan untuk membuka WORKSHOP GURU MATEMATIKA SMK SE DKI JAKARTA yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMK DKI Jakarta, berikut ini adalah inti sambutan Saya;

Kemarin di Holywood USA berlangsung penganugrahan OSCAR dengan tema keragaman, di Kalimantan Tengah berlangsung upacara yang melibatkan etnis Dayak, Melayu dan Cina … keragaman menimbulkan rasa persatuan yang mengesankan … Indonesia juga memiliki falsafah BHINEKA TUNGGAL IKA… keragaman yang menyatukan bangsa … tapi kenapa kita harus selalu berseragam … kebiasaan berseragam dalam jangka waktu yang panjang akan membuat seseorang tak berani berfikir dan berkata beda dengan lingkungannya … selanjutnya, seseorang menjadi terpaku pada pola yang selalu seragam … dan gejalanya warga negeri ini jadi miskin kreatifitas … karena kreatifitas menuntut keberanian tampil dan berfikir BEDA dari pakem yang berlaku

Harapan Saya, guru-guru anggota MGMP mampu berfikir kreatif, termasuk dalam menyikapi “Tim Sukses UN” dalam konotasi negatif … kita harus berani menolak jika diminta untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan etika pendidik … Kreatifitas untuk mengantarkan anak didik lulus dengan cara yang elegan akan memunculkan strategi-strategi yang jitu dan efektif … sementara ketakutan dan rasa pesimis akan munculkan ide untuk mengambil jalan pintas … untuk apa belajar hingga tiga atau empat tahun jika saat Ujian Nasional diberikan (………. ^-^), ribuan hari yang telah dilalui jadi tak bermakna, dihancurkan oleh perbuatan dalam hitungan menit … sementara anak didik kita akan semakin tak respek pada guru dan dunia pendidikan.

Dis sisi lain, inovasi-inovasi harus dilakukan untuk merespon e-learning yang sudah dijalankan di banyak negara … agar Indonesia kita bisa sejajar dengan bangsa lain, sudah saatnya guru mampu melekukan pembelajaran berbasis e-learning melalui BLOG, WEBSITE, dll.

Anak didik yang kita hasilkan harus mampu bekerja lebih baik dari generasi sekarang agar kecelakaan tak sering terjadi seperti sekarang ini … Keep Fight my friends.

Cat: foto yang sertai tulisan ini adalah bagian dari upaya kami membentuk generasi yang percaya diri


6 Comments

Guru JADUL*


Saat Ujian Nasional tahun 2001 Saya mengawas dengan seorang sahabat … sambil mengawas saya mengerjakan sesuatu sehubungan dengan rencana seminar beberapa minggu setelah itu, Sahabat Saya bertanya ”Sedang sibuk apa Pak Dedi?” … Saya katakan tentang persiapan seminar masalah psikologi … ”Anda mau ikut?” … dia katakan mau … tapi setelah tahu ada biaya keikutsertaan … dia urung, … ”Wah, kalo guru ikut seminar biasanya dibayar, …” Saya tak banyak bicara lagi … melanjutkan kerja …

Ah … kenapa Saya ini … ?

Ada sebuah artikel di Kompas beberapa hari yang lalu mengungkap usaha satu sekolah dasar yang berusaha memberi pengalaman belajar teknologi informasi kepada anak didiknya … untuk memenuhi kebutuhan peralatan, para guru harus mengumpulkan dana pribadi secara patungan membeli beberapa unit komputer …

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan menyiapkan anak didik untuk memasuki dunia kerja … komputer menjadi mutlak sebagai sumber belajar maupun alat yang harus dikuasai untuk bekerja setelah lulus … sayangnya, tak sedikit guru SMK yang enggan untuk belajar komputer atau menggunakan komputer sebagai media belajar … jika gurunya tak berminat, bagaimana yang bersangkutan akan mendorong anak didiknya untuk menguasai teknologi informasi.

Ah … kenapa Saya ini … ?

Alasan mereka beragam, diantaranya; matanya tak kuat lagi menatap monitor, hampir pensiun, tak bisa bahasa Inggris, di rumah tak punya komputer, takut rusak, tak ada waktu, …, dan masih banyak lagi.

Tapi ada kejadian lucu … suatu kali kami mengadakan pelatihan untuk komputerisasi nilai, kepada yang hadir diberikan USB flash disk untuk menyimpan data hasil latihan … anehnya teman yang tak datang latihan meminta fasilitas USB, ha ha ha … jika ketidakhadiran mereka karena halangan yang jelas dan dikomunikasikan kepada panitia itu patut dihargai … tapi jika ketidakhadirannya diduga karena kurang minat … apakah flash disk nya hanya jadi mainan?

Ada keluhan lain … file nya kena virus!! … sehingga pekerjaan terkendala … padahal antara komputer dan virus sepereti manusia dan flu … adakah diantara kita yang kebal?

Ah … kenapa Saya ini … ?

Mengenang masa-masa sekolah … sejak SD hingga Perguruan Tinggi kita terbiasa dituntun, dicekoki, melakukan hal-hal yang biasa, rutinitas … jarang sekali kita didorong untuk mencoba hal-hal yang baru … sayangnya pola itu tetap kita berlakukan walau dalam posisi sebagai pendidik … pekerjaan hanya rutinitas … bahkan metode mangajar tak berubah sejak pertama jadi guru … lebih parah lagi materi yang diajarkanpun ajeg … improvisasi, pengembangan, pengayaan jadi barang tabu … jaman dulu alasannya mungkin bisa dibenarkan, gaji guru minim … sekarang tak bisa lagi … guru di Jakarta terima penghasilan yang tak kecil, makanya banyak perusahaan asuransi, bank, kartu kredit dan sales-sales produk lain yang membidik guru-guru Jakarta … tak sedikit kini yang bermobil ke sekolah … hand phone pun berganti model dalam hitungan bulan … walau harga komputer makin turun, kebutuhan terasa belum memanggil.

Pemda DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan berupaya meningkatkan kualitas tenaga kependidikan dengan mengadakan berbagai seminar, pelatihan, dll … tapi respon guru sering kearah … ”Berapa transport kami perhari, … ?”. Astagfirullah … Saya berusaha empati dan mengerti … banyak faktor yang sebabkan hal itu terjadi …

Ah … kenapa Saya ini … ?

Coba amati, anak-anak yang bersekolah di SMK adalah kelompok rakyat kelas ekonomi menengah ke bawah yang amat sangat berharap setelah lulus mereka bisa bekerja … betapa bahagianya saya menerima SMS atau bertemu dengan alumni yang sudah bekerja … apapun pekerjaan mereka …

Silahkan masuki ruang-ruang kelas SMK di kota anda … nuansa nya cenderung sama dengan ruang kelas SMA .. SMP … bahkan SD … apalagi jika SMK itu tak memiliki sarana praktek yang memadai … bagaimana bisa mengantarkan siswa nya untuk bekerja???

Ah … kenapa Saya ini … ?

Tapi Saya tak boleh skeptis … ada banyak guru yang menyadari perannya … mereka terus berupaya kembangkan kualitas diri dan inovasi dalam mengajar … keep fight …

*) Jadul = Jaman Dulu


Leave a comment

Format Ijazah Baru

Pada tahun 2004 seleksi Kepala SMK Negeri di Jakarta menghasilkan 13 orang calon Kepala Sekolah dari 113 peserta seleksi tahap III … lalu kami dikirim ke pelatihan oleh Depdiknas RI cq Direktorat Pembinaan SMK dalam program Pelatihan Talent Scouting angkatan ke-7, Saya dan lima sahabat di Cimahi Bandung dan 7 sahabat lainnya di Cianjur.

Foto kami saat dilantik, dari kiri: Togar Sidabutar, Saya, Bambang Tejo, Latifa, Hasanudin dan Sugiharto – 15 Februari 2005.

Untuk meningkatkan komitmen dan kualitas dalam bekerja kami menyepakati bertemu secara berkala untuk saling bertukar pengalaman dan strategi yang hasil akhirnya diharapkan kami bisa lebih profesional mengelola pendidikan anak bangsa… Pak Bambang Tejo, Kepala SMK Negeri 52 Jakarta Timur berkenan jadi tuan rumah, dengan pilihan lokasi di Cibubur, tak jauh dari sekolahnya … sekalian merayakan ulang tahun beliau … Congratulation Sir … hope U get all the best …

Pertemuannya seruuuuu sekali … sambil lesehan … Pak Bambang membuka pertemuan … diselingi canda yang padat gerrrr … Pak Hasoloan, Kepala SMK Negeri 36 Jakarta kabarkan kondisi terkini di Dinas … Pak Waluyo Hadi, Kepala SMK Negeri 6 Jakarta bercerita tentang hasil pertemuan di Direktorat sehubungan dengan FORMAT BARU IJAZAH SMK yang dilengkapi oleh Pak Wahidin Ganef Kepala SMK Negeri … berapa ya … Saya lupa (letaknya di Cengkareng), Pak Petrus Hari Sasono Kepala SMK Negeri 45 Jakarta ceritakan peristiwa masa lalu … (kenangan yang wajib dilupakan, respon Pak Bambang), Pak Hasanudin Kepala SMK Negeri 41 Jakarta memancing Ibu Latifa Kepala SMK Negeri 11 Jakarta untuk bercerita tentang ”ME” (Monitoring Evaluasi), Ibu Sri Winarsi Kepala SMK Negeri 38 bercerita tentang proses adaptasi dengan teman-teman di Jakarta Pusat … beliau belum lama dilantik. Pak Rivai Siri Kepala SMK Negeri 49 Jakarta memberi beberapastrategi yang sudah dilakukan … Pak Togar Sidabutar Kepala SMK Negeri 34 Jakarta bercerita tentang stafing … dan masih banyak lagi cerita heboh … (maaf off the record), Pak Yos Mandala HP Kepala SMK Negeri 54 Jakarta tak bisa hadir karena kurang sehat, Get well soon Sir.

Tak terasa … waktu hampir pk. 17.00 … Pak Haji Hasan Basri memberi intro dua hal yang harus diingat, kebaikan dan jasa orang dan dua hal yang harus dilipakan, yaitu kebaikan diri sendiri dan kejahatan orang lain … setelah itu menutup dengan doa … ma kasih Pak Haji … ma kasih Pak Bambang … wish the best for all, God Bless U


2 Comments

Berawal dari KEPEDULIAN

Sabtu, 17 Februari 2007 di sebuah Hotel berbintang tak jauh dari SMK Negeri 3 Jakarta kami melakukan workshop yang bertujuan mempersiapkan materi pembelajaran berbasis Teknologi Informasi atau e-learning. Tulisan dibawah ini adalah inti paparan Saya pada pembukaan acara tersebut yang dihadiri oleh Kasubdis Pendidikan SMK Dinas Dikmenti Provinsi DKI Jakarta yang baru, Bapak Drs. Bambang Pramesti, M.Pd (menurut beliau itu kunjungan pertama ke Sekolah sejak beliah dilantik) … terima kasih Pak Bambang atas kesediaan dan pengarahannya.

Berikut ini inti sari paparan Saya:

Kepedulian

Kepedulian kita diasah oleh hal-hal yang kecil, misalnya; ketika kita melihat hal-hal yang kecil. Berapa kali kita melihat dan melewati tempat ini, apakah kita peduli dan tertarik tentang tempat ini … apa saja fasilitasnya, kelebihannya, kekurangannya atau hal-hal lainnya, Saya mendorong panitia untuk menggunakan tempat yang bagus di sekitar Sekolah kita bertujuan agar kita peduli … dan terdorong untuk mempelajari, mengalami hal-hal yang baru.

Dalam jangka panjang … kepedulian kita akan terasah, misalnya ketika ada siswa kita yang murung di sekolah … apakah kita peduli atau membiarkannya … ketika teman kita mengalami musibah, pedulikah kita? … atau ketika siswa/i kita sulit bekerja setelah lulus SMK Negeri 3 Jakarta … pedulikah kita??? … apakah Anda fikir tugas kita hanya mengajar di kelas dan tak peduli siswa kita bekerja atau tidak setelah lulus sekolah …

Kepedulian kita akan menumbuhkan motivasi untuk berbuat, melakukan sesuatu yang pada akhirnya menjadikan hidup jadi lebih dinamis, penuh warna … dan punya arti buat diri sendiri dan lingkungan kita

Improving – tingkatkan terus kualitas diri

Setelah kita peduli, maka akan tumbuh motivasi untuk berbuat, hal itu akan mendorong diri kita untuk selalu meningkatkan kualitas diri … karena ilmu kita tak kan pernah cukup untuk merespon perubahan lingkungan dan teknologi. Setelah ada kepedulian dan motivasi upaya meningkatkan kualitas diri jadi berlangsung tanpa beban … disisi lain kita akan selalu mencari-cari alasan untuk menutupi ketidakmampuan kita dalam tinkatkan kualitas diri; dari mulai keterbatasn alat, biaya, waktu, …, dsb

Opening mind, berfikir positif

Tak ada yang pernah abadi dalam hidup ini, karena yang abadi adalah perubahan … oleh sebab itu kita tak bisa menghindar dari perubahan di berbagai bidang … oleh sebab itu kita harus berfikir terbuka dan positif dalam merespon perubahan … dari pemikiaran yang positif kita akan mengambil sikap dan strategi yang tepat dan tak akan terlindas oleh perubahan

Team work

Sebagai mahluk sosial, manusia tak kan pernah bisa kerja sendiri. Untuk mencapai suatu tujuan kita harus bekerja sama, bersinergi dalam kerja tim … kita harus bisa mengakomodir berbagai karakter dan kemampuan rekan kerja … perhatikan sisi positif teman kita … minta yang bersangkutan berperan dari sisi yang dia kuasai.

Blog Pendidikan

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah membuat blog … kepada yang belum memiliki, silahkan bertanya dan belajar dengan rekan kerja yang sudah mampu

Kepada Pak Sudiono, Bu Paryaningsih, Pak Haji Bustamam Ismail, Bu Masnur Tampubolon, Bu Bertha Aritonang, Pak Puji, Pak Hary, Kang Arun, Pak Bahar, Bu Dwi (dua-duanya ^-^) … dan semua yang hadir hingga tuntas … tak ada satupun peserta yang tinggalkan tempat sebelum acara selesai … Semoga Allah memberkati kita … amin


8 Comments

Blog Pendidikan

Pada posting saya terdahulu dikabarkan tentang kegiatan workshop pembuatan blog … pada link di blog ini terlihat beberapa blog rekan guru SMK Negeri 3 Jakarta sudah online dan terus di update.

Pak Haji Bustamam terlihat sangat antusias mempelajari blog … dan dengan semangat mengabarkan tentang beberapa siswa yang mengirim tugas di pelajaran agama melalui email … keep moving Pak Haji!!! … Bu Paryaningsih tebar pesona dengan pink-nya … muantaaap tenan … Pak Hary dengan tag “saatnya berubah”, sementara Pak Deni sudah kondang dengan “mari berbagi” … membanggakan sekali … Harapan saya; e-learning di SMK Negeri 3 Jakarta tak hanya ada dalam angan … 2008 mungkin bisa jadi tonggak.

Anda punya saran dan pendapat …?


2 Comments

Menghibur, Menggendong Bocah

Sabtu pagi, diterima sms dari kepala sudin dikmenti Jakarta Pusat yang meminta kami hadir rapat koordinasi persiapan apel pasca banjir di Petamburan, rencananya akan dihadiri oleh Gubernur.

Bersama Pembina Osis SMK Negeri 3 Jakarta, Pak Bahar saya menghadiri rapat … seru rapatnya … lalu lintas ide dengan bernas dikerucutkan oleh Pak Alpisahar Lewenussa … intinya komunitas pendidikan di Jakarta Pusat dalam hal ini Dinas Dikmenti akan melakukan pendampingan dan penghiburan kepada anak-anak usia sekolah yang rumahnya terkena banjir dan sedang dilakukan pembersihan oleh aparat pemerintah daerah … rapat berakhir sekitar pk. 17 WIB.

Di halaman sebua mushola dekat kelurahan petamburan, seberang rumah sakit PELNI … apel pasca banjir dilakukan … pesertanya; sudin dikmenti, dinas kebersihan, dinas kesehatan, tramtib, polisi, TNI, unsur masyarakat, dan unsur lainnya … teman-teman kepala sekolah SMK dan SMA juga jadi peserta. Wakil Walikota Jakarta Pusat jadi Inspektur upacara …. HORMAAAAAT GRAAAAK …! . Walikota hadir juga di lokasi … setelah penyerahan alat-alat Bang Fauzi bowo datang …. dikabarkan Gubernur masih on d way …

Di Mesjid Al Islam di seberang RS PELNI berkumpul lebih dari 600 anak-anak usia sekolah, dibawah komando Ibu Risya (Pentolan MGMP BK SMK – beliau mengajar di SMK Negeri 27 Jakarta) dan Ibu Tuti (Pentolan MGMP BK SMA – beliau mengajar di SMA Negeri 10 Jakarta) anak-anak terbagai dalam banyak kelompok dengan pendamping Bapak/Ibu Guru BK SMK dan SMA di Jakarta Pusat …

Mereka bergerak, berputar, melompat, bernyanyi, berteriak … dan masih banyak keceriaan khas anak … menutupi kegundahan akibat musibah yang datang beberapa hari lalu … tak sedikit ibu-ibu yang menggendong balita larut dalam kegembiraan anak-anak yang didampingi bapak/ibu guru berseragam biru … lucu juga saya lihat ibu-ibu pake jilbab plus topi … sayang mungkin topi yang diberi tak dipakai … atau karena patuh pada permintaan Kasudin-nya … soal modis jadi disingkirkan …   

Ditengah keceriaan datang Bang Fauzi Bowo … membaur … melebur, menggendong bocah … ternyata hal itu juga dilakukan oleh Bang Yos … oh mungkin standar operasional kalo berkunjung ke masyarakat harus menggendong anak kecil …  , Bang Fauzi bermain suit tiga jari … Bang Yos bernyanyi … dan … standar juga mungkin … salam-salaman.

Setelah itu DKI 2 dan DKI 1 meninjau perumahan warga di belakang mesjid yang sedang dibersihkan … diikuti banyak kuli tinta … dan fihak terkait lainnya, terlihat juga dari UNESCO … Saya tak bisa ikuti calon gubernur dan calon presiden itu karena tugas saya dari Pak Alpi berujung di Mesjid itu … dan perut ini juga mulai bernyanyi karena belum sempat sarapan … mlipir cari warung … eh ketemu Pak Aid dan Pak Kus dari SMK Negeri 38 Jakarta … seru sekali kami bincang tentang BLOG sambil bersantap.

Terima kasih Pak Bahar dan Pak Puji yang telah suport Saya hari ini … salut untuk Pak Arif, Bu Risya, Bu Tuti dan semua yang telah berbagi … ikhlas kan ..? karena begitulah seharusnya … keep fight people ..!


Leave a comment

Banjir … UJIAN JALAN TERUS

Mulai dari hari Selasa, 6 Februari 2007 sampai dengan Jum’at 9 Februari 2007, SMK Negeri 3 Jakarta Melaksanakan Kegiatan Uji Kompetensi Siswa yang di Ikuti oleh 175 orang peserta terdiri dari 76 orang peserta dari program studi administrasi perkantoran, 67 peserta dari program studi Akuntansi dan 32 orang peserta dari program studi penjualan.

Walaupun ada diantara peserta dan guru pengawas yang rumahnya terkena banjir, tapi itu bukan menjadi halangan, uji kompetensi tetap dilaksanakan. Baik siswa maupun guru pengawas tetap semangat melaksanakan uji kompetensi ini.

Sejak awal kami telah memutuskan untuk menugaskan siswa kelas I dan II belajar di rumah, sehingga mereka tak perlu datang ke sekolah …

Uji kompetensi yang dilaksanakan ini adalan awal rangkaian kegiatan pendahuluan sebelum ujian nasional dilaksanakan, yang di dalamnya terlibat unsur-unsur dari dunia usaha dan industri sebagai penilai pada kegiatan ini.

Pada foto terlihat siswi kami sedang melakukan ujian dan guru kami Pak Bahar sedang mengawas sambil mengerjakan tugas lainnya menggunakan Note book (salut!)

Ket: Foto dan artikel diedit dari tulisan Pak Deni Triwardana di web SMK Negeri 3 Jakarta


6 Comments

Dapur Umum Tante Ani


Kami memanggilnya Tante Ani
tinggal di sebelah rumah kami
sejak hari pertama banjir
disulapnya garasi rumah
jadi dapur umum

Melibatkan Bu Munir (istri Pak RT)
ada Bu Wawan, Bu RW, Mamanya Nia,
Ibu Enci, Bu Haji Elsa,
dan masih banyak lagi

Hari pertama
lebih seratus nasi bungkus
diluncurkan
hari kedua
lebih tiga ratus
hari ketiga
makin banyak lagi

Ada yang bertugas belanja,
menyiangi sayuran,
memasak, membungkus,
dan mas Didit spesialis mengirimkan
Ada juga pengungsi datang
ambil sendiri nasi bungkus

Salut deh
bekerja tanpa komando

semoga Tante Ani
dan teman-teman diberkahi Allah


Leave a comment

Tanggung Jawab Fauzi Bowo


Maaf, judulnya menggertak … betapa tidak?! sejak awal keluarga di rumah itu mendukung Fauzi Bowo beberapa tahun sebelum pencalonan … tapi perhatikan … rumahnya bocor … dindingnya dari triplek … Pak Fauzi harus segera merenovasi rumah itu setelah terpilih jadi gubernur DKI Jakarta … maaf


3 Comments

KTSP, SILABUS & RPP berbentuk E-BOOK

Setelah kunjungan kerja ke SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 4 Bandung, target kami berikutnya adalah penyusunan KTSP, SILABUS, dan RPP yang akan dibuat dalam bentuk E-BOOK, saat ini teman-teman sedang bekerja sama dengan masing-masing guru mata diklat untuk rampungkan tugasnya.

direncanakan 10 Februari 2007 akan dilangsungkan workshop di sebuah hotel di Jakarta … keep fight my friend


2 Comments

Banjir di Cipinang

Sejak malam hari hujan tak henti
hingga pagi…
bahkan makin deras setelah subuh,
listrik padam …

di depan rumah terdengar hiruk pikuk
suara orang hilir mudik …
rupanya mereka mengungsi …
tak jauh dari rumah kami
banjir hingga ke atap rumah …

Ada yang memberi pertolongan
Membuka dapur umum
Meluncurkan perahu
Memberi makan dan minum
Buat pengungsi

Ada yang mengambil keuntungan
dengan menyewakan gerobak
sebrangkan motor atau orang
ada yang manadangkan plastik
dipersimpangan

Pemerintah lumayan sigap
ada BASARNAS di lokasi
BRIMOB juga datang
Petugas TRAMTIB PEMDA belum terlihat
mungkin sedang jaga busway

di SMK Negeri 50
mereka mengungsi
memenuhi tiga ruang kelas
menggelar tikar mengamankan aset
ada juga yang di teras
Semoga sehat semua

sayang ….
saat saya tulis ini
hujan kembali berkunjung
di Cipinang


Leave a comment

Rainy TOUR

Kamis, 1 Februari 2007 Guru dan Karyawan SMK Negeri 3 Jakarta melakukan titian muhibah ke SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 4 Bandung. Rombongan kami berjumlah 43 dar 46 orang yang direncanakan, Ibu Masnur berhalangan karena Ibundanya sakit (semoga segera pulih), Ibu Hj. Warjati kurang enak badan, Pak Rosbin sudah datang ke SMK Negeri 3 Jakarta tapi tak bias ikut ke Bandung karena rumahnya di Bekasi dikunjungi air yang lumayan tinggi.

Saat berangkat hujan rintik-rintik, alhamdulillah ketika tiba di SMK Negeri 3 Bandung hujan tak berlanjut. Kami diterima dengan baik dan sangat bersahabat oleh keluarga besar SMK Negeri 3 Bandung, acara penyambutan dan dialog sambil berkeliling melihat suasana menjadikan waktu berjalan sangat cepat tak terasa.

Saat sholat zuhur kami beranjak ke SMK Negeri 4 Bandung yang tak jauh dari SMK Negeri 3 Bandung. SMK Negeri 4 Bandung sedang mengadakan pelatihan, hal itu tak mengurangi antusiasme mereka sambut kami, Tim ICT SMK Negeri 3 Jakarta berdialog dengan tim ICT SMK Negeri 4 Bandung, sementara yang lain menuju tempat membeli oleh-oleh dan menuju Bis … sayang hujan mulai mengguyur Bandung. Sementara kemacetan yang kami jumpai mengingatkan kami akan Jakarta … jarak yang dekatpun harus dilalui dengan merayap … lamaaaa, sementara waktu makan siang di lokasi yang direncanakan sudah lewat lama …. Beruntung menunya enak sehingga bisa obati keterlambatan ,, he he he

Banyak yang kami peroleh untuk diaplikasikan di SMK Negeri 3 Jakarta … terima kasih Pak Sudiono, Ibu Paryaningsih, Ibu Bertha, Pak Aston, Pak Bahar yang hari itu Ulang tahun … (selamat ya Pak, semoga panjang umur dan sehat selalu) dan semua teman yang berpartisipasi di kegiatan ini, buat teman-teman dari Bandung; Pak Nanang, Ibu Gina, Pak Kun kun, Pak Yono dan lain-lain … terima kasih kami yang tak hingga atas kesediaannya terima kami, semoga persaudaraan kita dikuatkan.

Sepanjang perjalanan Bandung Jakarta hujan tak henti … deras sekali … alhamdulillah kami selamat hingga ke SMK Negeri 3 Jakarta … dan pulang kembali jumpai orang-orang tercinta … walau basah badan ini dan lelah menyengat, sejenak sirna melihat semua anggota keluarga sehat tak kurang suatu apa …


9 Comments

Rok Panjang & DBD


Tahun lalu Dina Pendidikan Menengah Tinggi dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta edarkan surat anjuran agar Guru-guru dan siswa di Jakarta menggunakan rok panjang untuk hindarkan gigitan nyamuk demam berdarah … pagi ini di berbagai media banyak berita tentang korban demam berdarah.

Siswi kami sudah memakai rok panjang semua … semoga mereka sehat selalu


Leave a comment

Dua Wapres

NEWS DOT COM

Jumat, 20 Oktober 2006, Pukul 13.05 WIB

Setelah berkunjung ke ‘Portugal’ (Purwokerto Tegal), Wapres Ucup Keliek melaksanakan lawatannya ke Bantul , namun ia tetap menyapa masyarakat Republik Mimpi melalui video (beliau sempat berfoto dengan saya, ha ha ha …). Lalu, siapakah yang menggantikan Wapres Keliek selama ia pergi? Effendi Ghazali selaku penasehat komunikasi Republik Mimpi pun memperkenalkan Jeki, Wapres Ad Interim Republik Mimpi. Apa pendapat Presiden SBY (Si Butet Yogya)?

Di kantor berita Wapres, Presiden SBY (Si Butet Yogya), penasehat spiritual – Suko Widodo, Wapres Ad Interim – Jeki dan penasehat komunikasi – Effendi Ghazali, membahas berbagai permasalahan yang terjadi di negara mereka. Turut hadir Bang Jos, Gubernur Ibukota Republik Mimpi – Yaharta, serta Amien Rais yang memberikan pendapat mereka.

News dot Com membahas berbagai topik berita aktual yang yang tengah terjadi di masyarakat. Disampaikan secara menghibur, ringan, satire (sindiran), serta dapat memberikan informasi yang menyegarkan bagi pemirsa. Tidak hanya membahas berita secara parodial, News dot Com juga berisi pencerahan yang memberikan solusi akan suatu permasalahan, dengan berinteraksi dengan penonton di studio.

Yang mengenakan baju polos adalah Wapres yang sesungguhnya

Menghadirkan tokoh utama antara lain Butet Kertaredjasa sebagai Presiden Si Butet Yogya (SBY), Ucup Keliek sebagai Wakil Presiden Republik Mimpi, Suko Widodo sebagai Penasehat Spiritual, dan Effendi Ghazali sebagai Penasehat Komunikasi Politik, serta Olga Lydia yang berlaku sebagai pembawa acara News dot Com.

Sumber: http://www.metrotvnews.com/press_release.asp?id=1101