Blog Pendidik


Leave a comment

Menikmati Pagi Tiga Stanza


Jam pertama di SMKN 50 Jakarta, saya sangat menikmati anak-anak tadarus al quran bersama dipandu dua petugas dari ROHIS (organisasi kerohanian islam, ada yang kebaktian, setelah itu mereka semua berdiri di kelas masing-masing menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza, serius sekali … dipandu sound system yang terpusat suasana sekolah yang teridiri dari 19 kelas hanya terdengar lagu kebangsaan, dan saya terdorong mendokumentasikan suasana kelas dan luar ruangan dari lantai 3 sekolah, bagaimana di sekolah anda?

Advertisements


Leave a comment

Membentuk Generasi Perokok

Anda ingat kapan pertama kali merokok? Apa yang menyebabkan Anda jadi perokok?

Sejak menit pertama dilahirkan, bayi itu sudah menghirup aroma rokok lewat kecupan ibunya di pipi dan di dahi kepalanya, desahan nafas yang melahirkan dihirup bayi yang masih merah itu. Ayahnya diberi kesempatan untuk melihat bayi yang baru saja dilahirkan istrinya pun mencium warga baru dunia dan hembuskan aroma rokok ke hidung bayi mungilnya.

Saat tiba di rumah setelah proses kelahiran, setiap pagi bayi itu menghirup aroma rokok dari asap yang dihembuskan ayah ibunya, karena setiap pagi ada seremoni minum kopi plus merokok yang dilakukan kedua orang tuanya, sering ditambah dengan asap rokok yang dihembuskan oleh kakak bayi itu yang beranjak dewasa. Jadilah bayi itu terbiasa dengan asap dan aroma rokok keluarga di rumahnya.

Saat balita, bayi yang mulai berlari itu sering diajak ayahnya mengantar kakak ke sekolah, di kendaraan ayahnya menghisap rokok melanjutkan seremoni ngopi di rumah yang belum rampung, jika naik sepeda motor asap dari ayahnya bergerak ke belakang dan dihirup oleh istri dan anaknya dalam gendongan. Jika mereka menggunakan mobil, asap mobil beredar di dalam ruang kabin mobil dan dihisap seluruh penumpang di dalamnya.

Saat bayi itu beranjak remaja dan bersekolah di Sekolah Dasar, setiap hari ayahnya mengantarkan ke sekolah sambil hembuskan asap dan dihisap anaknya yang duduk di belakang. Dan ketika sedang ngobrol atau bermain dengan teman sekolahnya sepulang sekolah, di tempat-tempat yang biasa mereka nongkrong, tawaran menghisap rokok langsung diterima karena dia sudah terbiasa dengan aroma asap sejak dilahirkan.

Sejak Sekolah Dasar anak itu sudah mulai menghisap rokok, dan ketika ayah ibunya tahu bahwa anaknya merokok, mereka tak bisa melarangnya atau berbuat apa-apa karena kedua orang tuanya merokok. Jadilah semua anggota keluarga di rumah itu perokok semua hingga ayah ibunya meninggal dan ketika dewasa anak itu mengulangi perbuatan orang tuanya kepada anaknya. Terbentuklah generasi turun temurun perokok yang sangat sulit untuk berhenti atau dihentikan. Menurut anda? Bagaimana cara berhenti merokok?


Leave a comment

Beritakan Sekolahmu sebelum Diberitakan Fihak Lain

“Sekolahmu pernah jadi bahan berita yang jejaknya terus terekam hingga kini?”

Sangat menyedihkan jika beritanya agak kurang sedap tetapi blow up nya hingga ke media cetak, televisi dan online. Silahkan cek di google jika anda ingin tahu jejak sekolah anda di masa lalu.

Sekolah zaman dulu yang menyadari pentingnya publikasi membuat berita sekolahnya dalam bentuk leaflet, buletin, majalah, koran mini, dsb. Ada juga yang membayar fihak lain untuk memuat berita sekolahnya di media yang dikelola fihak lain seperti koran mingguan, majalah, buletin, dsb. Anda mungkin tahu ada “wartawan” yang rutin berkunjung ke sekolah anda mencari berita atau minta foto dokumentasi sekolah yang akan mengisi koran atau majalah yang dicetak amat terbatas yang biasanya akan diantar ke sekolah yang dimuat beritanya dan tak bisa dibeli di kios penjual koran dan majalah atau toko buku di wilayah anda. Jika sekolah anda tahun 2018 ini masih melakukan itu artinya ketinggalan gerbong dunia digital.

Di era digital sekarang ada berbagai aplikasi atau software yang bisa membuat media cetak dan online untuk memberitakan berbagai kegiatan sekolah, dan murid-murid SD sudah bisa mengoperasikannya hanya menggunakan telepon genggam.

Jika guru, karyawan dan murid dilibatkan dalam membuat berita maka akan banyak sekali berita sekolah bisa diproduksi dan ditayangkan di internet lewat media semacam website, blog, instagram, youtube, dsb. Biayanya gratiiiiiiis.

Jika sekolah anda sudah terbiasa memberitakan diri sendiri, maka ketika ada suatu peristiwa kurang baik yang diberitakan oleh fihak lain, anda tak terlalu kaget, dan tak jadi menyedihkan karena berita baik yang sekolah anda buat sendiri jauh lebih banyak jumlahnya. Berita kurang baik itu akan terkubur oleh ribuan berita yang sudah ditayangkan hasil karya guru, tata usaha dan murid-murid.

Kids zaman now dilatih sebentar saja akan mampu memproduksi berita sekolah memanfaatkan smartphone milik mereka yang bakal membuat murid senang, orang tua riang, sekolah cemerlang di jagat raya berita. Seperti halnya artikel yang anda baca ini saya produksi dengan smartphone sambil menjemput yunior pulang sekolah, selamat memberitakan.


2 Comments

LGBT

Lesbian,
Gay,
Bisex,
Transgender,

Sama
Rokok
Ga ada
Bedanya

Katanya berlandaskan hak asasi manusia, seseorang merokok itu hak asasi dirinya, orang lain tak boleh mengganggu, juga tak bisa melarang siapapun untuk merokok, kita seolah jadi biasa dan tak bisa berbuat apa-apa ketika melihat anak mengenakan seragam sekolah dasar dan SLTP menghisap rokok saat berangkat atau puang dari sekolah. Pemilik warung pun tak menolak ketika anak-anak kecil membeli rokok dan menghisap di depan matanya. DI siang hari, sore dan malam hari, sekelompok remaja berkumpul di berbagai lokasi bercengkerama sambil merokok bersama, masyarakat terdiam, apakah itu karena hak asasi manusia?

Setelah merokok jadi biasa, remaja mulai mencoba mencari sensai yang lebih dengan mencoba ganja atau jeis narkotika lainnya yang penggunaannya persis dengan rokok dihisap, apakah itu masih hak asasi? Kalau ada yang melarang anak-anak merokok, dan si anak tak terima berlanjut melaporkan kepada yang berwajib dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan, apakah polisi akan memproses?

Berhubungan intim dengan sejenis, apakah termasuk hak asasi seseorang? Berhasrat pada lelaki dan perempuan, dan berperilaku seperti lawan jenis juga hak asasi manusia? Sejauh suka sama suka, seolah jadi hak asasi, tak ada yang bisa dihukum? Kecuali ada korban yang tak terima diperlakukan oleh sesama jenis dan melaporkan kepada polisi, jika korban diam tak melaporkan?

Rokok sudah menguasai negeri ini, apakah LGBT bakal mencekeram negeri ini? Menurut Anda?


Leave a comment

Menyiapkan Pembicara Publik di SMKN 50 Jakarta


Salah satu aktifitas yang sangat saya nikmati di SMKN 50 Jakarta adalah proses melatih murid menjadi pembicara publik, dikemas dengan berbagai nama, misalnya; literasi, kultum, ceramah, debat, kampanye, dsb.

Seperti yang terjadi pada hari Jumat 120118 pagi, sebelum jam pelajaan dimulai semua murid duduk di lapangan upacara mendengar beberapa temannya menyampaikan sesuatu, bicara di depan lebih dari 600 murid dan guru itu sesuatu yang luar biasa, dan bakal dikenang sepanjang hayat, kalo kamu?


Leave a comment

Sekolah Online

online-community-panel-software-free-ebook-download2-2

Booming gaya hidup online yang menghantam Indonesia bisa jadi mempengaruhi gaya pendidikan negeri ini sekarang atau nanti, saya membayangkan begini pelaksanaannya;

Pada awal tahun ajaran baru murid mendaftar secara online hingga melengkapi persyaratan administrasi secara online, pada waktu yang dijadwalkan murid harus datang ke sekolah untuk masa orientasi yang jadwal dan materinya sudah diunduh oleh murid, kedatangan ke sekolah dimaksudkan untuk mengetahui berbagai sarana di sekolah dan guru-guru, tata usaha dan kepala sekolah.

Murid-murid mengunduh materi pelajaran dan mempelajari di rumah, ada jadwal untuk bimbingan atau konsultasi yang membuat murid datang ke sekolah pada waktu-waktu tertentu, termasuk untuk menyerahkan tugas-tugas ko kurikuler yang tak bisa diunggah lewat internet, tetapi berbentuk benda nyata sebagai hasil karya kreatifitas murid seperti lukisan, teknologi, tumbuhan, dsb.

Untuk materi pelajaran yang menumbuhkan karakter, murid bekerja sama dengan teman-temannya membangun dan memperlihatkan karakter yang jadi target pelajaran untuk diobservasi guru dan mendapat nilai.

Untuk pelajaran yang terukur seperti olahraga, prakarya, multimedia, komputer, kesenian murid boleh berlatih di rumah, sekolah atau dimana saja secara mandiri atau bersama teman-temannya dan pada akhir semester diuji pencapainya dengan memperlihatkan hasil latihannya; misalnya kemampuan renang gaya dada yang harus bisa menempuh jarak tertentu dengan waktu tertentu, bermain dalam tim basket, volley, bertanding cabang olahraga bela diri, dsb. Dalam bidang seni murid mendemonstrasikan membuat lukisan di hadapan guru penguji, mempergakan tarian daerah atau modern hasil latihan bersama teman, mementaskan karya teater, melagukan musikalisasi puisi, dsb.

Murid didorong lebih mencintai tanah air, menikmati keindahan, mengenali keberagaman melalui kegiatan hidup bersama pendududk yang berjarak ratusan kilometer dari rumahnya dan kemudian dibuat dokumentasi berupa tulisan, foto dan video yang dipresentasikan di sekolah di diupload di website, blog dan media sosial milik sekolah maupun murid

Pada tahun terakhir di sekolah, murid fakus berlatih mengerjakan soal-soal ujian nasional plus workshop-workshop yang menumbuhkan daya kritis terhadap karakter, seni, olahraga dan kebangsaan, termasuk membuat projek tugas akhir sekolah membuat sesuatu aktifitas yang bisa memberi kontribusi meningkatkan kualitas kehidupan penduduk di suatu daerah, proses pengerjaan tugas dan laporan projek didokumentasikan di setiap blog murid dan akun youtube murid masing-masing.

Murid melakukan kontrak atau perjanjian untuk memenuhi target belajar setiap mata pelajaran, termasuk penjadwalan penyelesaian tugas atau projek-projek dan jadwal ujian online atau tatap muka. Kehadiran murid di sekolah tidak setiap hari, tergantung kebutuhan untuk memenuhi kontrak belajar. Hal ini menumbuhkan mental mandiri dan ketekunan murid untuk menyelesaikan pelajaran.

Sehubungan dengan pembentukan karakter warga negara yang baik, sepanjang proses belajar murid harus memenuhi tata tertib di sekolah dan aturan hukum di masyarakat, pelangaran terhadap tata tertib dan pelanggaran hukum yang mengakibatkan murid berurusan dengan polisi hingga menjadi terpidana akan menimbulkan sangsi seperti tidak lulus sekolah atau dikeluarkan. Data pelanggaran hukum pelajar akan diberitahukan polisi kepada sekolah.

Sekolah merupakan bagian dari masyarakat, proses belajar di sekolah harus lengsung mendidik murid mematuhi peraturan hukum seperti membawa kendaraan bermotor setelah berusia 17 tahun dan memiliki SIM, naik motor mengenakan helm, tidak mengambil barang milik orang lain, dsb.

Kemampuan teknologi informasi mutlak dikuasai oleh guru, karena komunikasi dengan murid harus memanfaatkan internet.

Perubahan akan terus terjadi karena perubahan adalah sesuatu yang abadi, termasuk cara mendidik warga negara dan mau tak mau kita harus menerimanya, menurut anda?


Leave a comment

Rokok itu Hebat, si Miskin jadi Lupa

Screen Shot 2018-01-11 at 12.52.18 PM

Saya mencoba memahami pola fikir para pecandu rokok.
Seorang Perempuan tua kurus kering badannya dengan sisa daging sedikit di badannya, kulitnya gelap, rambutnya tak lagi putih mungkin karena sering berjemur matahari, sering saya jumpai pagi buta sebelum matahari pancarkan seluruh sinarnya ke bumi, menarik gerobak berisi sampah dan barang bekas, kadang saya jumpai dia sedang membereskan hasil perolehan sampah, mengelompokkan barang bekas sesuai kandungan bahan bakunya.

Sambil mengerjakan semua hal di atas terselip rokok di jarinya, dihisap sambil diresapi seolah sedang menikmati sesuatu yang … entah apa rasanya (karena saya tak merokok) saya kesulitan menuliskan apa yang dirasakan ibu itu, sementara untuk bertanya saya tak sampai hati. Mungkin pada situasi hidupnya yang sulit, karena kemiskinan dan ketiadaan skill yang bisa jadi penghasilan, dia bisa dapat kenikmatan dari rokok, miskin hidup jadi tak terasa, mungkin dia jadi merasa hidupnya lebih sejahtera, lebih bahagia dengan merokok.

Ternyata menurut survey Badan Pusat Statistik, merokok mengakibatkan penduduk makin miskin, kalo kamu?


Leave a comment

Budget Plangaplongo Jiwa Sosialita

Pada suatu pagi saya menjumpai remaja yang kurus, bercelana pendek, memainkan rokok kretek termahal di negerinya, memijat-mijat ujungnya lalu membakarnya, dia tampak serius sekali menikmati hisapan dan hembusan asapnya.

Percakapan kami seperti pada capture di atas, tapi tak berlanjut karena dia menjauh dari saya, akankah rumah sakit negeri ini bakal dipenuhi oleh orang-orang tua yang masa remajanya seperti dia?


Leave a comment

Ramalan Gubernur Jawa Barat 2018

Hingar bingar calon gubernur jawa barat untuk pilkada 2018 mengerucut hari ini, saya meramalkan Deddy dan Dedi bakal memenangkan pertarungan dan terpilih jadi gubernur dan wagub jabar yang baru, kenapa?

Dedi Mulyadi mengalami “sesuatu” sebelum akhirnya jadi calon wagub, sejarah demokrasi negeri ini membuktikan bahwa kejadian sesuatu itu bisa jadi bahan promosi dahsyat yang melejitkan pamor dan membuahkan derasnya pilihan kepada korbannya.

Ada banyak korban sesuatu yang jadi gubernur hingga presiden, bisa jadi ini strategi partai tua menabung simpati pemilih dengan membuat drama sesuatu.

Bisa jadi ke depannya ada sesuatu lagi yang terjadi pada Dedi sehingga dia terpilih jadi presiden gantikan presiden yang dulu pernah mendapat sesuatu.

Ini ramalan saya, kalo kamu?


Leave a comment

Genggaman Rokok

Saya sering sedih dan prihatin melihat anak berseragam SD dan SMP yang merokok di tempat-tempat umum seperti jalan raya, taman, halte, terminal, pusat belanja, dsb. 

Bersyukur dan salut kepada Pengelola Kereta Api yang berhasil mensterilkan stasiun kereta Api dan gerbong keretanya dari asap rokok, semoga semua bandara di Indonesia bisa dikondisikan seperti stasiun kereta.

Saya kira anak-anak perokok cuma gejala di Jakarta, ternyata saya mendengar pengakuan dari seorang remaja berusia 17 tahun bahwa di desanya di ujung utara pulau Sumatera yang ditumbuhi pohon kelapa sawit dan karet, anak-anak Sekolah Dasar sudah biasa merokok saat bermain di kebun bersama teman sebayanya.

Genggaman asap rokok tampaknya kian kuat mencengkeram rakyat negeri ini, miskin, kaya, muda, tua, berpendidikan, tak berpendidikan, lelaki, perempuan, tak ada yang bisa menghindar. Bagaimana dengan anak anda?


1 Comment

Memotret Selera Pembaca Blog Pendidik: Mengelola Kegiatan Ekstra Kurikuler

Sepanjang tahun 2017 jumlah pengunjung blog yang sedang anda baca ini sekitar 77.000, dan tulisan yang paling banyak diminati adalah tentang mengelola kegiatan ekstra kurikuker.

Tulisan itu lahir karena banyak mendapat curhatan aktifis OSIS yang ingin berkegiatan di sekolah disertai pengamatan saya terhadap manajemen kegiatan ekskul OSIS di beberapa sekolah.

Bagaimana mungkin muridnya bisa jadi juara di kompetisi lomba ekstra kurikuler jika pada hari-hari sekolah, murid tak boleh berada di sekolah dengan alasan apapun, harus segera pulang yang kata gurunya untuk keperluan pembersihan sekolah (disapu dan pel), bahkan tak sedikit sekolah yang pada hari sabtu dan minggu murid tak boleh berkegiatan di sekolah alasannya beragam, diantaranya karena tak ada guru yang mengawasi atau satpamnya perlu istirahat setelah seminggu kerja.

Sekarang ada kebijakan baru dinas pendidikan DKI Jakarta didukung Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, yaitu prestasi murid bisa berdampak pada kenaikan tunjangan kinerja guru, sehingga muncul kesadaran beberapa guru yang mulai mendorong prestasi muridnya, bahkan ada guru yang tahun lalu tak mengijinkan murid untuk latihan atau ikut kompetisi jika dirinya sedang mengajar di kelas, kini mulai mengijinkan muridnya boleh meninggalkan kelas untuk latihan persiapan dan lomba kegiatan ekstra kurikuler.

Kebijakkan sudah diambil, sayang sekali merubah budaya sekolah untuk mendorong murid berprestasi sangat sulit, tampaknya lebih banyak guru yang kurang peduli terhadap prestasi muridnya. Apalagi alokasi anggaran sekolah untuk kegiatan ekatra kurikuler makin sulit didapat, sementara jika murid memaksakan iuran untuk mengumpulkan biaya kegiatan ekskul tak diizinkan sekolah.

Tulisan yang saya buat karena sedang kangen puisi yang sering dibacakan saat saya ikut lomba masa kecil dulu ternyata juga menarik pembaca. 

Dokumentasi tentang kegiatan saya mensosialisasikan Komite Sekolah ternyata banyak digoogling pembaca, kegiatan PIK REMAJA yang sedang saya pelajari dan dokumentasikan juga banyak dibaca orang. 

Ternyata, sebagai blogger tak perlu berfikir apakah tulisan yang kita buat itu bagus atau tidak, bermanfaat atau tidak, dibutuhkan orang atau tidak, pokoknya ketika ada ide yang mau ditulis, tulis aja … Biarkan pembaca yang memutuskan.

Terima kasih kepada anda yang setia berkunjung ke blog saya, silahkan follow dan komentar, maka saya akan follow balik dan komentar di blog anda.

Selamat tahun baru, semoga anda dalam sehat selalu lahir bathin, olah raga yang rutin dan ga pake narkoba … happy deh.


Leave a comment

Cara Merayakan Tahun Baru: Mencuci Sendal Gunung Kesayangan, kalo kamu?

1 Januari 2018, Pk. 10.05 WIB

Seorang Nenek yang tinggal berdua dengan cucunya yang remaja kelas sebelas, menyapa saya di jalan depan teras rumah sambil senyum riang dengan backpak di punggungnya dan kenakan sepatu berbahan kain yang bisa diorder di online shop, begini ucapnya.

“Pulangnya siang-siang Om, biar ga dibilang pulang pagi”

Saya menjawab, 

“Gapapa Bu, yang penting sehat”

Saya senang melihat beliau jalan dengan ekspresi riang gembira setelah menikmati pergantian tahun bersama kekuarganya, karena Saya sering menjumpainya jalan pelan, tertatih, dengan ekapresi menahan sakit juga mendengar beliau mengeluh sakit ini itu.

Pulang siang – itu cara tetangga saya merayakan tahun baru, kalo saya kegiatannya beres-beres gudang, menyeleksi barang yang akan didonasikan, dirawat atau dibuang, termasuk mencuci sendal gunung kesayangan, kalo kamu?


7 Comments

Guru Blogger: Refleksi 12 tahun Ngeblog

Dear Pembaca,

Terima kasih atas kunjungan, likes, follow, dan komentar blog saya selama ini. Sejak tahun 2005 saya mulai menulis di blog ini, dan terus kecanduan menulis berlanjut posting di blog yang sedang anda baca ini, hingga saat saya menulis ini ada 1.021 orang yang follow blog saya, terima kasih.

Posting blog saya hingga saat ini hampir 4.000 posting dan telah dilihat oleh pembaca lebih dari satu juta lima ratus kali dengan pengunjung yang jumlahnya 374.875, terima kasih banyak, semoga bermanfaat.

Screen Shot 2017-12-20 at 11.03.04 AM

Sepanjang tahun 2017 pengunjung blog saya lebih dari 53.000 dan dilihat sebanyak 75.268 kali.

Screen Shot 2017-12-20 at 10.00.04 AM

Rata-rata statistik kunjungan saya sehari berkisar di angka 200, pasti itu termasuk hit dari anda yang biasa berkunjung ke blog saya, terima kasih.

Screen Shot 2017-12-20 at 9.58.23 AM

Apa manfaat ngeblog buat saya?

1. Mendokumentasikan.
Saya merasa punya tempat untuk mendokumentasikan berbagai aktifitas, ide, curhat, kreatufutas, keresahan ataau apa saja yang ingin saya ungkapkan, buat diri saya sendiri atau orang lain, termasuk mendokumentasikan nikmat bersama anak didik atau siapa saja yang saya jumpai, apakah ada dokumentasi saya bersama anda saat kita jumpa dahulu? Liat deh disini.

2. Mengabarkan.
Saya punya sarana mengabarkan kegiatan saya dimana saja kepada anak, istri dan keluarga besar saya, juga kepada semua orang di dunia sebagai salah satu cara memanfaatkan waktu yang terbatas saya punya. Saya juga mengabarkan berbagai nikmat keindahan yang saya abadikan dengan kamera saya di blog foto saya.

3. Bersinergi/Silaturahmi.
Secara tak terduga saya sering dihubungi oleh orang-orang yang tak saya kenal setelah mereka menemukan jejak saya di google yang berujung jadi bekerja sama, bersinergi, bertemu dan bersilaturahmi, bahkan hingga ke luar negeri dengan undangan yang disertai tiket pesawat dan fasilitas akomodasi. Ternyata benar, dengan banyak silaturahmi saya jadi makin banyak rejekinya, alhamdulillah.

Informasi training saya lainnya bisa dilihat disini, nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.200 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.

Selamat Tahun Baru 2018, semoga kamu lebih sukses dalam sehat selalu ga pake narkoba di tahun ini, makin banyak rejekinya dan bisa menggapai apa yang kamu cita-citakan, udah dulu yaa .. saya mau blog walking, apa nama blog kamu? Saya follow deh.