Blog Pendidik


Leave a comment

Menikmati Orang Barat yang Menikmati Indonesia


Melihat pemusik-pemusik Indonesia yang mainkan lagu-lagu barat saya salut, lebih salut lagi saya menikmati orang barat yang memainkan lagu-lagu Indonesia, dan itu lagu daerah yang jauh dari ibukota, hebat euy … kalo kamu?

Advertisements


Leave a comment

Model Study Tour Anak Sekolah Zaman Now

Study tour atau Pergi wisata anak sekolah berseragam dengan menggunakan bus rombongan, diantar ke beberapa tempat, kembali ke sekolah, menuliskan laporan di ketik, dicetak dan dikumpulkan kepada guru … itu model srudy tour anak sekolah jadul (jaman dulu).

Anak-anak milineal sudah sangat canggih, mereka bisa tahu tentang lokasi tujuan wisata yang akan dituju lewat google, termasuk route perjalanan, biaya, dsb.

Untuk jenjang Sekolah Dasar mungkin guru masih harus memandu, menyiapkan bus, konsumsi, dsb. Untuk pelajar sekolah lanjutan murid bisa study tour sendiri atau bersama teman sekolahnya, guru memberi target-target apa yang harus dicapai dari kegiatan study tour tersebut dan laporannya tak perlu dicetak karena penggunaan kertas harus dikurangi agar alam kita tetap hijau. Laporan study tour diunggah di blog murid, foto-foto di instagram dan video diunggah di youtube.

Berikut ini langkah-langkah guru ketika akan memberikan tugas study tour:

1. Pilih kompetensi-kompetensi pada materi pelajaran yang hendak dieksplorasi di lokasi study tour.

2. Pilih alternatif lokasi tujuan yang bisa dipilih murid sesuai kompetensi yang dipilih.

3. Sesuaikan tujuan study tour dengan berbagai faktor yang melekat pada murid misalnya umur, status sosial, kemampuan ekononi, dsb. Misalnya untuk anak sekolah SLTA di Jakarta yang kondisi ekonominya menengah ke atas, tujuan study tour ke Bali, Lombok dan Jogja bahkan ke luar negeri bisa memberi tantangan yang menggairahkan.

4. Manajemen waktu yang terencana. Tugas study tour sebaiknya diberikan sejak awal tahun ajaran dan penilaian dilakukan akhir semester atau akhir tahun ajaran. Murid jadi punya kesempatan untuk riset, memesan tiket, akomodasi, termasuk menabung biaya perjalanan dan lainnya.

5. Survey lokasi tujuan study tour, caranya bisa beragam; pengalaman guru yang pernah ke lokasi bisa jadi acuan, review di internet tentang objek wisata banyak ditulis traveler blogger atau review si google bisa jadi acuan guru, bahkan diskusi dengan murid bisa menambah target tujuan study tour.

6. Rencanakan dan rinci bentuk laporan akhir stusy tour, misalnya untuk tulisan di blog minimal berapa kata, disertai berapa foto, karakteristik foto pun harus dirinci, misalnya foto di perjalanan, di hotel atau di lokasi tertentu.

Laporan berbentuk foto atau video di instagram atau youtube harus dirinci dengan jelas jumlah foto atau video, karakteristik foto atau video, misalnya harus ada wajah murid pemilik akun pada foto dan video, tiket kereta, pesawat, suasana perjalanan, termasuk pencantuman hastag tertentu, dsb.

Jika guru menugaskan murid presentasi, rinci isi slide atau batang tubuh slide yang akan dipresentasikan.

Foto di atas adalah salah satu contoh model pelaksanaan study tour sehubungan dengan penyelenggaraan Asian Games.di Jakarta.

Saya menugaskan murid untuk datang ke lokasi pertandingan sesuai selera atau pilihan mereka, kemudian melaporkan foto di lokasi dengan mencantumkan hastag #SMKN50JAKARTAMELIPUTASIANGAMES yang sudah mencapai lebih dari 4.000 foto saat artikel ini ditulis.

Menyenangkan mendengar cerita murid-murid memilih teman melakukan perjalanan, memilih alat transportasi, suasana perjalanan, dan suasana di lokasi, banyak foto dan video yang mendokumentasikan study tour mereka.

Saya tak perlu menyiapkan bis untuk perjalanan, tak juga perlu menyiapkan konsumsi, sayapun tak perlu mengawal mereka melakukan perjalanan dan di lokasi. Saya bisa menikmati asian games di cabang olahraga yang saya sukai bersama keluarga.

Pengalaman memilih tujuan, menyiapkan budget, memilih mode transportasi, mendokumentasikan dsb akan menjadi pelajaran berharga dalam hidupnya, yang berujung pada pembentukan karakter baik.

Anda punya ide lain?