Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Suka meludah di gelas? iiiiih jijik tauuuu #pendidikankatakter

20130116-085312.jpg

BERMASALAH BUAT POHON?

Pernah lihat teman meludah di gelas, lalu airnya diminum sendiri?
Mungkin hampir tak ada yang lakukan itu, tapi pernahkan anda menjumpai teman yang menjelek-jelekkan tempat dia bekerja, diomongin kepada teman di tempat kerja sendiri dan orang lain di luar tempat kerjanya … Penyebabnya banyak, diantaranya; tak cocok dengan pimpinan, berselisih paham dengan teman, suasana kerja tak nyaman, aroma diskriminasi , … Dan masih banyak alasan yang membuat seseorang bicarakan keburukan tempat kerjanya sendiri.

Jika punya masalah dengan teman, selesaikan, jika ada perbedaan pendapat dengan pimpinan, sampaikan atau minta penjelasan kepada pimpinan kenapa mengambil kebijakkan seperti itu, perasaan ada diskriminasi diungkap dalam rapat terbuka dan sepakati penyelesaiannya, jika nerasa tak nyaman …. Perbaiki situasinya, berusaha dengan semua teman sebagai anggota keluarga …. TIDAK HANYA NGOCEH, BICARA TAK PUAS KESANA KEMARI, TAPI TAK PUNYA KONSEP PENYELESAIANNYA … Jika merasa tak mungkin di perbaiki, KELUAR AJA DARI TEMPAT KERJA YANG SEKARANG, CARI TEMPAT KERJA YANG LEBIH BAIK.

Bicarakan keburukkan tempat kerja sendiri tanpa penyelesaian seperti Anda meludah di gelas sendiri dan meminumnya …. iiiiih jijik tauuuu, udah tahun baru niih, kapan berubah jadi lebih baik?


Leave a comment

@dwitagama di Kompas cetak 280113

20130128-135550.jpg
Sahabat blogger saya Bapak Dzulfikar kabarkan bahwa kehiatan saya di Bincang Edukasi #Bined14 di Sekolah Kembang hari Minggu 27 Januari 2013 diberitakan di Kompas Cetak kemarin 28 Januari 2013.

Merubah budaya sekolah saya lakukan setelah mengamati masalah krusial atau paling fundamental yang perlu diperbaiki dan menciptakan suasana yang menyenangkan dan mendorong murid dan guru untuk terbiasa berprestasi, menghargai prestasi, mengekspose prestasi, …. Sementara mereka yang bermasalah ditangani sesuai prosedur yang telah disepakati dengan tidak menunda waktu, upayakan masalah yang ada segera diselesaikan, dengan MENGOPTIMALKAN FUNGSI WALI KELAS secara proaktif dalam tiga tahap menangani masalah murid di kelas, … jika murid masih bermasalah Guru Bimbingan Konseling (BK) melakukan perannya dengan memeberi bimbingan dan konseling kepada murid dan orang tuanya … Jika sudah enam tahap murid masih bermasalah, kepada orang tua ditawarkan jasa profesional psikolog atau psikiater di luar … Biasanya orang tua merasa anaknya tak cocok bersekolah di tempatnya saat ini dan pindah ke sekolah yang mungkin lebih sesuai dengan keinginan anaknya …

Terima kasih Pak Dzul, terima kasih juga buat Mas Krisna, inisiator Bincang Edukasi yang kontak saya dan Mba luky, Reporter Kompas yang memberitakan … Semoga bermanfaat, Happy deh

20130128-140606.jpg


Leave a comment

MENULIS … MENANDAKAN KAMU ADA … TAK MENULIS, TAK ADA YANG TAHU BAHWA KAMU ADA, THX BU ARNEL, HAPPY DEH

arnellis

Image

Saya deg-degan. Tangan saya bergetar. Memegang mic tidak menyelamatkan. Saya tidak ingin menyampaikan ke hadirin Bincang Edukasi 14 kemarin bahwa saya deg-degan. Sebab, dua pembicara sebelumnya, Lestia Primayanti dan Yosea  Kurnianto sudah mengatakan itu juga. Jadi saya simpan saja dan sok asyik mulai menyampaikan materi saya pagi itu: Drama sebagai proses pembelajaran sastra.

Biasanya saya tak pernah ragu menyampaikan segala perasaan saya di kelas. Di depan murid, saya tak menutupi jika sedang merasa cemas, galau, atau senang yang terlalu. Saya pernah mendengar ada guru yang mengatakan jangan terlalu membawa perasaan pribadi dalam kelas. Murid bisa tidak menghormati. Justru menurut saya, perasaan adalah hal penting dan sangat mendukung dalam proses belajar. Apalagi pelajaran sastra.

Bined14

 

Sastra itu hidup. Di kelas sastra, murid dan guru bersama mempelajari hidup yang tentu saja penuh dengan segala rasa. Perasaan itulah yang digali, perasaan diri sendiri terhadap satu masalah hidup, kemudian nanti memahami perasaan orang lain…

View original post 257 more words


2 Comments

merangkai kembali suasana GELISAH BERSAMA tentang Pendidikan Negeri yang dirangkai di Bincang Edukasi #Bined14 di Sekolah Kembang Kemang

DIFOTO DARI ATAS …


THX YAH DAH SIMAK SAYA


BERSAMA, SETELAH SELESAI

Pagi ini media ramai beritakan seleb yang ketangkep berbumbu Narkoba … saya ga mau bahas itu … saya sedang merangkai kembali suasana GELISAH BERSAMA tentang Pendidikan Negeri yang dirangkai di Bincang Edukasi #Bined14 berlangsung di Sekolah Kembang Kemang Jakarta Selatan, kemarin 27 Jan 2013 … saya hadir menemani tiga pendidik muda yang punya semangat luar biasa memberi arti di dunia pendidikan Indonesia.

Mereka berlomba ingin jadi pendidik yang bermakna buat lingkungannya … Saya bilang pada mereka, teruslah bekerja warnai hari dengan idealisme pendidik yang baik … persaingan untuk jadi pendidik yang berkualitas di negeri ini hampir tak ada … saya juga bingung kenapa dari sekitar TIGA JUTA guru di Indonesia, tak banyak nama yang bisa dikenang sebagai guru atau pendidik berkualitas … siapa coba? anda punya referensi nama guru yang baik di Indonesia? berapa orang? bertugas dimanakah guru baik itu … seleksi atau kompetisi Guru Teladan atau Guru Berprestasi sudah berlangsung belasan tahun … atau bahkan puluhan tahun? kemana saja mereka yang sudah juara atau terpilih sebagai Guru Teladan atau Gupres tingkat Sekolah, Kecamatan, Kota atau tingkat Nasional? … kemana sekarang koq tak pernah terdengar … apa yang salah? Gurunya? atau sistem kompetisinya yang salah? sehingga memilih seseorang yang tak pantas juara, sementara yang berkualias dan seharusnya juara, tidak menang … jika pun demikian yang tak menang itu kan mestinya bisa terlihat atau muncul sebagai guru atau pendidik yang berprestasi dan pantas diteladani …

Ah … biar deh para pejabat di Dinas Pendidikan atau Kemdikbud aja yang berfikir tentang itu 😦 😀 😦 … saya mah mau kerja sebaik yg saya bisa ajaa … supaya murid senang belajar dengan saya dan bisa menginspirasi mereka jadi orang yang berhasil dalam hidupny dan beri warna bagus dalam kehidupan dunia sekitarnya.

Terima kasih kepada Mas Kresna, inisiator bincang edukasi yang berkenan bersinergi dengan saya … buat yang sudah hadir kemarin … luar biasaaa … anda semua punya idealisme yang dahsyat membantu anak negeri jadi lebih baik buat hidup mereka dan kehidupannya … maka kehidupan Indonesia pun bakal lebih baik … trm ksh juga kepada Mba Ntik yang mendokumentasikan, love u all.


Leave a comment

Rekaman liveshow Dedi met Deddy Cobuzier di HITAM PUTIH

foto by: KUSHIDARTO DARTO

foto by: KUSHIDARTO DARTO

Beberpa teman mention saya di twitter dan facebook bilang tak sempat liat talkshow saya dengan Deddy Cobuzier di Trans 7. pada 8 Januari 2013 … terima kasih ada Admin FB Q-you, SMKN 36 Jakarta kabarkan link yang bagus rekamannya lewat komentar di blog saya, silahkan nikmati pada menit ke -30 disana, happy deh.

20130121-093719.jpg


2 Comments

Tentang benda putih 9 Cm

Amati secara cermat video pada sekitar menit ke-6, pada awal tahun dua ribuan akibat pemasaran rokok menurun drastis di Amerika dan Eropa karena pajak rokok yang tinggi sehingga harga rokok jadi sangat mahal ditambah dengan promosi hidup sehat tanpa rokok yang gencar dari Pemerintah, rokok jadimtak laku di Amerika dan Eropa.

Industri rokok mencari tempat pemasaran baru di negeri termiskindi dunia ….

20121227-091228.jpg

20121227-091244.jpg

Anda masih merokok?