Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


1 Comment

Lima Tahun, Kecelakaan Motor Naik Menjadi 68 %

Berdasarkan data yang diperoleh dari kepolisian jumlah kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya sejak tahun 2002-2007 mengalami kenaikan pesat. Tercatat, penghitungan mencapai 68 persen yang melibatkan kendaraan bermotor.

“Itu data lima tahun terakhir. Lumayan banyak,” kata Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Polda Metro Jaya, AKBP Chrisnanda saat jumpa pers di Aula Traffic Manajemen Center, Jakarta, Selasa (13/5/2008).

Menurut Chrisnanda, data tersebut dengan perincian, kecelakaan sepeda motor sebanyak 3.522 kasus dengan total korban meninggal mencapai 719 orang, luka berat 1.703, dan luka ringan 2.454. “Total kerugian mencapai Rp4,27 miliar,” papar Chrisnanda.

Chrisnanda mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi akibat infrastruktur jalan yang tidak memadai serta kesadaran selamat berlalu lintas yang masih minim.

sOURCE: Okezone


7 Comments

Siswa SMKN 8 KECELAKAAN MOTOR

Ahad, 19 Maret 2006, selepas sholat subuh berjama’ah dan pengajian atau tepatnya kira-kira pukul 05.30 WIB, Andi Ramanda (Ketua Rohis SMKN 8 Jakarta) dan Andri (Kadiv Da’wah & Kaderisasi Rohis SMKN 8 Jakarta) berniat pergi ke rumah David (Sekretaris Rohis) untuk menyelesaikan proposal kegiatan “Student Leadership Development Program”. Agar lebih efektif & efisien (karena proposal sudah deadiline), mereka meminjam kendaraan (motor).
Namun di tengah perjalanan, tepatnya di seberang Restoran Pizza Hut Buncit Pulo, Jakarta Selatan, Andi dan Andri mengalami kecelakaan (terbentur dengan batu trotoar, antara jalur cepat dengan jalur lambat).
Andi dan Andri terpental / terseret kira-kira 5 meter, motor terbanting ke kiri sedangkan mereka berdua terbanting ke kanan. Andi yang terbentur trotoar sempat mengucap istighfar beberapa kali kemudian jatuh pingsan / tidak sadarkan diri. Andri yang melihat kondisi Andi ingin segera menolong namun kakinya tidak bisa diangkat dan tergeletak lemas.
Alhamdulillah ada beberapa pemuda di sekitar kejadian segera menolong Andi dan Andri. Mereka berdua dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dengan menggunakan taksi.
Kondisi Andri
Sesampai di RSCM Andri mendapat penanganan dokter di ruang UGD dan diketahui bahwa kondisi Andri mengalami pergeseran / keretakaan pada tulang tempurung kaki kanan dan keretakan / patah tulang di lengan kanan. Setelah ditangani sementara di RSCM, pihak keluarga Andri memindahkan perawatan dari UGD RSCM ke Pengobatan H. Naim pada pukul. 11.00 WIB. Dan sampai sekarang Andri masih berobat jalan ke pengobatan H. Naim di Cipete.
Kondisi Andi Ramanda
Setelah masuk UGD RSCM dan dikarenakan kondisi Andi sangat memprihatinkan, beliau dibawa ke ruang resisutasi untuk penanganan yang lebih serius. Pendarahan, luka dalam di kepala, pergeseran / patah tulang pada bahu sebelah kanan menyebabkan Andi harus menjalani proses pemeriksaan yang cukup intensif, baik dari penanganan pernafasan, jahitan luka di telinga sampai CT Scan di kepala (khususnya otak).
Karena kondisi yang mengkhawatirkan tersebut, dokter merekomendasikan untuk segera memindahkan ke ruang ICU/ICCU Rumah Sakit terdekat (dikarenakan fasilitas ruang ICU/ICCU RSCM sudah penuh).
Pihak keluarga beserta teman-teman Andi segera mencari RS yang bisa melayani Andi di ruang ICU/ICCU, beberapa RS yang ditemui ICU/ICCUnya selalu penuh. Namun alhamdulillah, kira-kira pukul 17.00 WIB Andi dikabarkan bisa menempati ruang ICU/ICCU di Rumah Sakit Harapan Bunda, Pasar Rebo Jakarta Timur. Setelah menjalani proses administrasi dan sebagainya, Andi dibawa dengan ambulan 118 pukul 20.30 WIB dan sampai di RS Harapan Bunda kira-kira pukul 21.00 lebih WIB.
Di Rumah Sakit Harapan Bunda Andi mendapat penanganan khusus dari ruang UGD dan langsung dipindahkan ke ruang ICU/ICCU. Sejak hari tersebut (19 Maret 2006) sampai berita ini ditulis (29 Maret 200) kondisi Andi masih cukup memprihatinkan dan belum sadarkan diri (masih koma).
Alhamdulillah, untuk kondisi Andri saat ini sudah agak membaik. Untuk berobat ke H. Naim, dibutuhkan biaya sekitar Rp 1.250.000,- Sedangkan biaya yang sudah dikeluarkan untuk Andi, sampai dengan tanggal 25 Maret 2006 kurang lebih Rp 18.028.017,- Biaya rata – rata per hari sekitar Rp 2.500.000,- sd Rp 3.000.000,- (belum termasuk biaya rawat inap di ruang ICU/ICCU). Bagi orang tua Andri yang berpenghasilan sangat pas-pasan, biaya sebesar itu tentu terasa sangat berat untuk dipikul sendirian.

Saudaraku, mari kita merenung sejenak, bagaimana seandainya musibah itu menimpa keluarga kita ? Tentu kita akan sangat terpukul.

Sebagai pendidik, bagaimana menurut Anda … apakah murid yang belum memiliki SIM dan minim pengendalian diri dalam emosi serta mengukur resiko, sementara emosi sering meluap karena hal yang sepele, BOLEH MEMBAWA MOTOR KE SEKOLAH?

Source: Mari Peduli


7 Comments

SEPEDA MOTOR, Penyumbang Kecelakaan Terbesar

Sepeda motor merupakan penyumbang kecelakaan terbesar di jalan raya. Data Departemen Perhubungan menyebutkan, dari 17.732 kecelakaan di seluruh Indonesia pada tahun 2004, 14.223 di antaranya melibatkan sepeda motor. Uniknya, pertumbuhan sepeda motor justru makin tinggi menyusul semakin macetnya jalan raya dan (saat ini) kenaikan tarif angkutan umum.

“Regulasi soal sepeda motor ini belum ada, termasuk ojek. Pertumbuhan sepeda motor luar biasa dan mengkhawatirkan karena bisa naik ke trotoar, ke jembatan penyeberangan, dan menguasai jalanan,” ujar aktivis konsumen Agus Pambagio di sela-sela peluncuran buku 1-2-3 Langkah-langkah Kecil yang Kita Lakukan Menuju Transportasi yang Berkelanjutan yang diterbitkan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Rabu (9/3).

Continue reading


Leave a comment

BALIKPAPAN bersih menawan

Kembali mendapat panggilan Negeri melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan penyuluhan sadar Narkoba di Balikpapan Kalimantan Timur, Kamis 29 Mei 2008, di Hotel Grand Tiga Mustika. Menyenangkan sekali berjumpa dengan pelajar SMP, SMA dan SMK disertai Bapak/Ibu Gurunya.

Ada hal yang berkesan ketika acara dibuka ada paduan suara yang menyanyikan Hymne Balikpapan setelah lagu Indonesia Raya … ternyata hampir semua yang hadir mengiringi dengan serius, diresapi … wow … Saya nikmati isi lagu itu … intinya mensyukuri nikmat Allah akan berbagai hal di tanah air Balik Papan, juga dorongan untuk terus menjaga agar Balikpapan terus nyaman untuk jadi tempat tinggal. Anda tahu Jakarta punya hymne?

Saya sangat terkesan selama di Balikapapan, yaitu menangkap pemandangan kebersihan kota dan kerapihan wilayahnya … Saya jadi teringat suasana di Jepang ketika bertahun lalu Training tentang Narkoba disana selama satu bulan, terima kasih BNN melalui Kapus Cegah Bapak Brigjen Muji, Bapak Dwi, Ibu Siti dan teman seperjalanan Saya Bapak Muchlis Catio, Kasubdit Kesiswaan SMA Depdiknas RI.

Begini Syair Hymne Balikpapan.
Anugerah yang Engkau berikan
Pada kami Kota Balikpapan
Terbentang Indah dan menawan
Antara hutan bukit dan lautan
Rasa syukur kami panjatkan
UntukMu Tuhan Yang Maha Esa
Membangun kota tercinta
Bersih indah aman dan nyaman
Balikpapan Balikpapan
Ku Bangun Kujaga Kubela
Balikpapan Balikpapan
Terima Kasih Tuhan Tercinta
Source: http://kpmbyogya.wordpress.com/2008/05/26/lirik-hymne-balikpapan/

Continue reading


3 Comments

Berkantor di RUMAH

Hari ini tubuh Saya minta rest …
namun bekerja tetap jalan,
lewat telepon, fax dan online
dengan staf, dinas dan relasi lintas provinsi …
terima kasih teman-teman
yang telah bekerja serius untuk penduduk negeri.

Ke depan, pembelajaran dengan peserta didik
bisa dilakukan dimana saja, dengan atau tanpa tatap muka
segeralah bangkit bangsaku


1 Comment

ANGKOT Mogok

Sedih, kesal, kasihan … BBM naik beberapa hari lalu, kemarin dan hari ini angkot mogok, Saya berempati dengan para sopir angkot yang pasti berkurang pemasukannya karena biaya BBM 😦

Saya juga berempati kepada pengguna jasa anggutan umum … semoga keluarga Anda, keluarga Saya tak terhambat kegiatannya bahkan harus berjalan jauh karena tak ada angkutan. Ojek bisa jadi alternatif … jangan mahal-mahal ya Bang 😀

Foto: Kompas


9 Comments

menjadi GURU BERPRESTASI

Statistik blog Saya menunjukkan banyak pengunjung yang jumpai Saya dengan entri “Kiat menjadi guru berprestasi” … jika Anda berminat ke arah itu, silahkan baca tulisan di Blog Guru Kreatif, yang cuplikannya begini:

Ukuran Guru berprestasi sebenarnya adalah seberapa jauh siswa respek dan suka terhadap kita, 7 tipe dibawah ini mungkin membantu anda untuk lebih memahami diri Anda dan siswa anda dikelas, yaitu:

1. Menghormati siswa dan tidak membuat mereka runtuh mentalnya dengan perkataan yang negatif dan memojokkan.

2. Melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan. Tentunya anda punya hak perogratif sebagai guru, namun melibatkan mereka boleh juga sebagai cara untuk membagi kewenangan dan mempermudah tugas anda dalam mengendalikan mereka dikelas.

3. Mendengarkan mereka saat mereka berbicara pada anda. Tidak berteriak marah jika mereka berbuat sesuatu yang mungkin menurut anda adalah sebuah kesalahan.

4. Adil, mudah diajak berkomunikasi, selalu ada saat mereka membutuhkan, selalu mendukung.

5. Saat mengajar tidak tegang, dan melakukan pembelajaran yang menyenangkan dengan berbagai macam cara dan metode.

6. Jelas, saat menerangkan sesuatu dikelas kepada mereka, artinya memang tidak mudah berbicara dalam bahasa mereka. Namun ketahuilah lebih berat untuk mereka untuk memahami anda dibandingkan sebaliknya.

7. Jangan menyerah terhadap mereka. Ada banyak film yang menjelaska menganai hal ini salah satunya film Dangerous Minds. Mudah-mudahan anda pernah menontonnya.

Disamping itu, coba amati diri Anda:

Seberapa sering Anda diajak bekerja oleh Dinas Pendidikan, Pemda, Pusat Kurikulum, Balitbang, Depdiknas, atau lembaga lain di Indonesia bahkan di luar negeri …

Jika Anda sudah terbiasa berkiprah di berbagai arena dan memenuhi 7 kriteria di atas … luruskan niat, bahwa Anda ikut pemilihan guru berprestasi untuk kebaikan pendidikan anak negeri … tak perlu berambisi terlalu tinggi … karena tak baik untuk hormon diri Anda … Selamat berjuang saudaraku