Blog Pendidik


2 Comments

LDK SMK 54 JAKARTA



Di Bumi Perkemahan Cibubur, Latihan Dasar Kepemimpinan diadakan SMK Negeri 54 Jakarta, Saya menyajikan materi bagaimana seorang pemimpin menyelesaikan suatu masalah.

Awalnya peserta dikumpulkan di Aula, lalu saya paparkan rencana dan tujuan kegiatan selama dua jam ke depan, lalu stiap kelompok diberikan masalah untuk diselesaikan selama lebih kurang 15 menit, hasilnya diprsentasikan.
sesi ini dimaksudkan memberi pengalaman menerima instruksi, menyampaikan kepada anggota kelompok, mendorong anggota kelompok untuk menyelesaikan masalah.
Setiap anggota kelompok juga diberi kesempatan untuk melakukan kontribusi dan menyikapi masalah yang dihadapi kelompok dengan berperan sesuai dengan kemampuannya … karena mereka, murid SMK diarahkan untuk memasuki dunia kerja, yang nota bene akan selalu menghadapi masalah.

Diskusi kelompok dilakukan secara terpisah sesuai pilihan kelompoknya … di bagian akhir presentasi mereka menyajikan hasil penyelesaian masalah …. ramai, serius tapi santai, dan membuat adrenalin mereka meningkat karena harus tampil dihadapan teman-teman … bahkan ada yang gagap mengucap kata “imajinasi” dan harus diulang berkal-kali … tapi ada pula yang tak sabar untuk tampil, walau ada yang berusaha tak tampil karena dan menghindar ke toilet …. ah, itulah masa anak-anak, semoga kalian berhasil melampaui hari-hari berat ke depan, terima kasih guru-guru dan Kepala SMK Negeri 54 Jakarta yang berkenan mengundang Saya

Advertisements


Leave a comment

Training yang memberdayakan


Pelatihan yang memberdayakan … akan membuat peserta lebih percaya diri dan kebanggaan pernah mengikuti sessi yang membuatnya lebih berarti dalam hidup, Saya duduk mengawasi aksi mereka … lebih bertindak sebagai fasilitator …. masih perlukah hanya ceramah dan tanya jawab sepanjang sessi???


Leave a comment

Orang muda peduli



Bagaimana tidak … usia muda tapi kepedulian sosial mereka tinggi … profesi mereka adalah tenaga pendamping di panti sosial seluruh DKI Jakarta …. seru sekali mereka berlatih …. berteriak … tertawa … berkeringat …. walau hari makin malam …. keletihan beraktifitas sejak pagi tak nampak …. selamat berjuang anak muda! … Jakarta membutuhkanmu


Leave a comment

Bersekolah di Pasar

Matahari masih malu-malu bersinar, waktu belum menunjukkan enam pagi, lihatlah cahaya lampu masih berarti saat itu …. suasana pasar di sekitar stasiun kereta api Rangkas Bitung dipadati ratusan pedagang dan pembeli ….

Saya menelusuri pasar hingga lebih pukul tujuh … dan menjumpai beberapa anak usia sekolah yang sangat serius menjajakan dagangannya …. bukankah seharusnya kamu belajar di Sekolah, atau kamu sedang bersekolah di pasar ??


Leave a comment

Ketupat Sayur


Sejak hari masih gelap, selesai subuh lelaki kekar dan berkumis ini sudah siaga di peron satu stasiun Kereta Rangkas Bitung, empat liter beras diolah menjadi sekitar 70 ketupat yang siap dihidangkan dengan sayur santan, semur tahu, telur dan tambahan kerupuk, yang mau rasa pedas sudah disiapkan sambalnya …. soal harga tak membuat kantong Anda kempes …. dengan telur dan tahu Rp. 3.000 atau dengan tahu saja Rp. 2.000, tak perlu tambahan biaya untuk menutup sarapan Anda dengan membeli minuman, karena disediakan teh hangat secara Cuma-cuma … agar para penumpang kereta berangkat menuju Jakarta dengan perut terisi dan siap beraksi untuk isi periuk nasi keluarga agar gembira anak istri


Leave a comment

Ekspor Daun Pisang


Jika Anda penduduk Jakarta, makan lontong, atau panganan lainnya yang menggunakan pembungkus daun pisang?, tahukah Anda dari mana daun pisang pembungkus makanan itu?.

Seorang anak muda serius sekali menyatukan ratusan lipatan daun pisang menjadi lima ikat besar yang masing-masing berjumlah seratus lipatan daun …. daun pisang itu dipersiapkan untuk diangkut dengan kereta api dari stasiun Rangkas Bitung menuju Jakarta … di Stasiun Kebayoran Lama Jakarta Selatan sudah ada orang yang menjemput dan menyalurkan ke pedagang, dia tak ikut ke Jakarta … daunnya dititipkan kepada teman yang lain, pembayaran dilakukan seminggu sekali … menurut dia saat ini sulit sekali mencari daun pisang batu karena musim kemarau berkepanjangan …. biasanya rata-rata dalam sehari dia mengirimkan dua belas ikat daun … sekarang mencari empat atau lima ikat saja susah sekali.

Menjalani profesi menjual daun sudah dijalani sejak berusia 8 tahun, mengikuti pamannya yang melakukan hal yang sama …. saat ini usianya 18 tahun ….


Leave a comment

Stasiun KA Rangkas Bitung yang Merana


Sarananya merana tak terjaga …. kotor … sekedar mengganti nomor loket yang tercabik saja tak mampu …. dihimpit pasar dan pemukiman yang gemar televisi, terlihat dari ratusan antena mengudara, kotoran di sekitar jadwal keberangkatan lama tak tersentuh … kebersihan tak terjaga walau himbauan ditulis besar-besar (di bawah tulisan terdapat sampah yang terlihat lama tak tersentuh), got penuh sampah dan airnya berwarna hitam, pedagang bergerilya hingga ke dalam stasiun …. kalau mengurus stasiun saja tak mampu, bagaimana menjamin keselamatan perjalanan Kereta Api secara umum …. semoga saja tak terjadi kecelakaan kereta lagi ….