Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


4 Comments

Penanganan murid yang terlambat datang ke sekolah

Anak yang terlambat datang ke sekolah hampir ada setiap hari, bagaimana cara sekolah anda menangani mereka? Ini ada video SMAN 39 Jakarta membina anak yang terlambat, mereka menuntun sepeda motor keliling halaman sekolah … Lucu juga yaaa … lari bolak-balik, menghormat bendera … di sekolah anda gimana … uplod videonya ke youtube deh … Kepo niii


2 Comments

UJIAN BAHASA SEKOLAH MENENGAH TINGKAT ATAS DI NEGERI PAMAN BESUT

Selama dua jam murid SLTA di Negeri Paman Besut cuma menjawab soal dengan memilih salah satu jawaban yang sudah tersedia … Pilihan ganda … Anak tidak ditugaskan mengarang, pantas aja saat kuliah anak negeri kesulitan menulis skripsi … Saat kerja mereka juga sulit nulis rencana kerja dan laporan kerja … Sebaiknya guru sering memberikan tugas kepada murid untuk menyatakan pendapatnya secara tertulis … sehingga saat dewasa, menyatakan pendapat tak selalu dengan demonstrasi hingga menutup akses jalan raya atau merusak ini itu … Apalagi sampe rusuh gemerusuh.

Sebaiknya murid juga sering dilatih menyampaikan pendapat atau bicara di muka umum, yang bahasa kerennya publik speaking, supaya saat dewasa mampu berbicara di muka umum dan jadi pemimpin yang bagus …. Agar gubernur kotanya tak perlu impor dari kota lain … Bagaimana nanti saat pemilihan presiden … impor juga ga yah? … selamat pagi bapak, ibu guru dan kepala sekolah, masih cuma kaonsen ama ujian nasional doang? Kacian yah penduduk negeri paman besut ituh . 😀

Saya mendidik anak negeri berani bicara di muka umum … Di depan hampir seribu teman dan guru-gurunya … Masih banyak video yang lain, ratusan video saya di Youtube … selamat menikmati.


Leave a comment

pada akhirnya niat dan ketulusan anda bakal ketahuan, karena rakyat makin pintar

Seorang teman bercerita tentang seorang kepala daerah di negerinya yang hampir setip hari muncul di media … menurut dia, sebenarnya kinerja kepala daerah itu, biasa-biasa aja … tetapi lantaran hampir semua kepala daerah di negeri dia yang gemar bekerja di balik meja, di ruang berpendingin udara, enggan turun melihat langsung masalah di daerah yang dipimpinnya … maka kepala daerah yang senang menjumpai rakyatnya itu jadi luar biasa.

Saya mencoba untuk mencerna apa yang teman saya bilang … mungkin benar, dari ratusan kepala daerah di negeri dia, hampir tak ada yang suka turun ke bawah jumpai rakyat yang memilihnya … umumnya datang saat seremonial, peresmian atau upacara ini itu saja … jarang sekali datang diam-diam melihat masalah yang dihadapi penduduknya … musibah, bencana alam, longsor, tentara ditembak, pintu air jebol … seolah tak dia tahu … eh malah sibuk urus partai.

Eh, para kepala daerah, coba deh sering turun temui orang-orang yang memilih anda, pasti jadi berita di media, soal ada yang bilang meniru seseorang, biarin aja … pada akhirnya niat dan ketulusan anda bakal ketahuan, karena rakyat makin pintar dan kebanaran atau keaslian karakter anda bakal muncul dengan sendirinya … atau anda akan dilupakan meskipun anda sudah merasa jadi pahlawan membangun daerah …


1 Comment

Cuma ada dua pilihan dalam hidup, mo yang mana? #pendidikankatakter

20130116-092053.jpg
Laki, perempuan,
Pemimpin, yang dipimpin,
Pemenang, yang kalah,
Sehat, sakit,
Sukses, gagal,
Lulus, tak lulus,
Gembira, sedih,
Kerja, nganggur,
Kaya, miskin,
Cekep, jelek,

Mau pilih yang mana?
Silahkan tentukan sendiri …
20130116-092140.jpg


Leave a comment

Mendidik Pemimpin, tugas siapa? #pendidikankatakter

20130128-144857.jpg
Anda Guru atau Dosen? Pedulikah pada berita di atas? Negeri Paman Besut krisis pemimpin, bukan urusan kita? Trus sampai kapan kita punya pemimpin yang bergantian huni jeruji besi … Saling memaki dan tak peduli pada kualitas hidup penduduk negeri … Kalo Guru SD ga peduli, Guru SMP merasa tak perlu, Guru SMA, SMK bilang tak ada di kurikulum, Para Dosen juga sibuk dengan materi kuliah yang tak ada kata Pemimpin atau Kepemimpinan … lalu Negeri Paman Besut ini diisi oleh Lelaki yang harus memimpin keluarga tapi tak bisa memimpin … Para wanita yang gemar di dapur atau merasa pemimpin bukan tugasnya … Saya cuma khawatir Negeri Paman Besut makin sulit cari Pemimpin, Gubernur, Presiden dan harus impor … dah dulu yaa, saya mau mendidik murid jadi pemimpin


2 Comments

X FACTOR INDONESIA, Youtube & SEKOLAH KITA, tanpa biaya alias sonder mbayar or gretoong booo

X Factor Indonesia, suatu acara pencarian bakat yang menyeleksi ribuan penyanyi hingga tinggal tigabelas, lokasi berlangsung di Jakarta, Bali dan kota lain di Indonesia, melibatkan artis ternama seperti Achmad Dani, Rosa, Bebi Romeo, Anggun C Sasmi, Maya, Ari Lasso, dan lainnya.

Megahnya tayangan dan sumberdaya yang terlibat bisa diperkirakan betapa besar biaya yang digunakan untuk memproduksi acara itu … dokumentasi tayangannya bisa kita lihat di Youtube, yang bisa dinikmati fasilitasnya secara gratis, seperti alunan suara Yohana, penyanyi yang punya masalah di matanya bawakan lagu Cakra Khan dan mendapat pujian dari para juri. (Video pertama)

Kita yang tak sempat nonton tayangan di televisi bisa lihat tayangan ulang di Youtube tanpa diselingi iklan. Silahkan anda nikmati dua video di bawah ini:

Video ketiga adalah dokumentasi pendidikan karakter di SMKN 29 Penerbangan Jakarta, dimana murid didorong untuk percaya diri tampil di muka umum menyampaikan ide, pemikiran, perasaan, atau apa saja yang mau dia sampaikan di hadapan hampir seribu teman dan guru-gurunya. Video keempat adalah peragaan busana SMKN 37 Jakarta di acara Penutupan Lomba Keterampilan Siswa LKS tingkat Provinsi DKI Jakarta di SMKN 26 Jakarta beberapa hari yang lalu.

Kedua video (video ketiga dan keempat) diatas diunggah ke Youtube sebagai kenangan buat mereka yang terlibat di proses itu, untuk ucapkan terima kasih atas kerja yang dilakukan, sebagai laporan buat orang tua, masyarakat, Dinas Pendidikan, masyarakat atau siapa saja yang berkepentingan dengan kegiatan pendidikan di sekolah.

Agar orang di luar sekolah tahu apa yang dikerjakan sekolah dalam mendidik anak negeri … Setelah belasan tahun mendatang, buat anak-anak atau guru-guru yang terlibat atau terlihat di video itu memberi perasaan bangga dan kenangan yang berkesan ada dalam dokumentasi yang bisa dilihat orang sedunia secara bebas tanpa biaya.

Bahkan kan seorang Pelajar SMA yang mengganti kemeja putih sekolahnya dengan kaos lengan panjang bergatis bisa berduet dengan Penyanyi level Dunia, Bruno Mars, dan penyanyi hebat dunia itu tak keberatan meletakkan video duetnya di website resmi Bruno Mars … Ini tak akan terjadi jika rekaman siaran X Factor tak ditayangkan di Youtube. (Video kedua)

Banyak sekali kegiatan di sekolah yang bisa di dokumentasikan dalam bentuk video dan dititipkan di Youtube sehingga bisa dinikmati bertahun-tahun dari berbagai tempat hanya dengan koneksi internet. Saya titip hampir 500 video Youtube untuk kenangan bahwa saya pernah ada dan menikmati detik-detik indah bersama orang-orang disekitar saya, silahkan dikmati disana.

Soal bikin video gimana? Gunakan kamera telepon seluler, kamera digital, kamera SLR, atau kamera apa saja … Cara uploadnya gimana? Tanya pada murid anda, banyak murid kita yang bisa, atau cari di google deh … Beri kesempatan anak didik atau guru-guru di sekolah untuk berkreasi dan hasilkan sesuatu yang bermanfaat, supaya setelah lulus sekolah anak didik kita punya kemampuan membuat film dokumenter …. Kemampuan ini bermanfaat di dunia kerja atau di masyarakat …. Supaya tak cuma lulus sekolah tanpa skill sedikitpun …

Ada berapa banyak video pribadi anda atau video sekolah anda di Youtube?