Blog Pendidik


6 Comments

Nikmati dokumentasi Seminar Smart Motivation @ SMAN 103 Jakarta

ITS ME

SMILEEE ... TRM KSH BUNDA

Beginilah dua diantara ratusan hasil dokumentasi Achmad Alamsyah peserta didik Kelas XI TKR SMKN 36 Jakarta saat Seminar di SMAN 103 Jakarta Timur hari ini …. berita selengkapnya dan banyak foto ada di facebook saya dan disini. 

Salah satu peserta seminar menulis di facebook saya seperti ini:

Alvien Nurshandi terimakasih banyak yaa pak atas motivasinya tadi ^__^ semoga dengan adanya motivasi bapak tadi bisa merubah segala pola berfikir yang sehat, dan lebih meningkatnya minat belajar 🙂


Advertisements


Leave a comment

Persiapkan Training Pendidikan Karakter Guru SD – SMP Jakarta Timur

DAPAT HADIAH BUKU BARU

Siang ini Saya meeting dengan teman, siapkan Training Pendidikan Karakter untuk Guru-guru SD, SMP se Jakarta Timur yang akan dilangsungkan minggu depan di Puncak Jawa Barat, ini reportase dari sahabat saya Bapak H. Wijaya Kusumah, M.Pd di Kompasiana.

Jumat, 28 Oktober 2011, saya diundang oleh pak Dedi Dwitagama untuk makan siang bersama di bakmi golek rawamangun samping arion. Seharusnya, saya yang mentraktir makan siang pak dedi dan teman-teman. Namun pak Dedi justru berbaik hati kepada saya dengan mentraktir kami semua. Pada saat saya datang, sudah ada ibu Sulistiyani (guru SMKN 36),  dan ibu Resminingsih (SMAN 85). Lalu menyusul kemudian pak Slamet (SMK Yanindo).

Sambil makan siang bareng, saya bagikan buku terbaru saya, Menulislah Setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi. Buku ini terajut karena terpacu dan terpicu dari guru ngeblok saya, pak dedi dwitagama yang menjadi idola saya. Beliau banyak memberikan saya ilmu, khususnya dalam bidang training dan bagaimana menghadapi publik ketika menjadi nara sumber.

Pak dedi bagi saya adalah guru yang menginspirasi. Beliau bukan hanya seorang kepala sekolah biasa, tetapi juga seorang master trainer yang luar biasa. Banyak trainer yang sudah dibimbingnya, dan menjadi terkenal seperti saya (GR ni yee, hehehe) .

Sambil makan siang, kami membahas perencanaan kegiatan training karakter building untuk para guru dengan tema membangun karakter guru untuk menciptakan pendidikan berkarakter. Bila semakin banyak guru berkarakter, maka akan semakin majulah dunia pendidikan kita.

Kami saling berkolaborasi dan berbagi tugas, dan inilah rapat penting yang saya hadiri di hari sumpah pemuda. Sebuah sumpah yang membuat nusantara ini menyatu dalam negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketika para guru bertemu, pastilah ada pembicaraan serius yang kami bicarakan untuk peningkatan mutu guru. Kita harus memperbanyak guru-guru yang selalu bersemangat mendidik dan mengajar para peserta didiknya. Sehingga menjadikan guru disukai oleh peserta didiknya.

Bila guru disukai, maka dia akan lebih dihornmati dan dihargai para peserta didiknya. Guru pun akan menjadi guru tangguh berhati cahaya yang mampu menumbuhkan sifat kerjasama, bertanggungjawab, dan toleran kepada para peserta didiknya.

Sumpah pemuda, dan bertemunya para trainer hebat hari ini di bakmi golek rawamangun membuat saya merasakan dahsyatnya sebuah kolaborasi. Nantikan liputan kami dalam membangun karakter guru untuk menciptakan pendidikan berkarakter di sekolah-sekolah kita.

Salam blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


4 Comments

Praktek Pendidikan Karakter melalui Pembuatan Film


Tekun mengamati tingkah laku kepala sekolah, berkreasi merencanakan, shooting dan editing adalah suatu proses kerja keras peserta didik bernama Asri Pratiwi Wulandari dan Achmad Alamsyah yang mendedikasikan videonya melepas kepergian saya, ini salah satu cara mendidik karakter …. happy deh, thx Ullan dan Alam … love u all … juga buat semua aktor dan aktris yang terlibat.


Leave a comment

Perjalanan, berakhir di toilet … sesuatu yang menjadi tak berarti dan bahkan hasilkan bau yang diemohi pemiliknya …

Melakukan perjalanan … kemanapun tujuannya, untuk apapun tujuannya … menghasilkan apa?

Tas koper yang menambah bagasi di pesawat berisi berbagai cendera mata buat handai taulan … memori penuh foto yang kemudian di share di media sosial atau tempati dinding buktikan negeri mana yang kita kunjungi … berbagai rasa kuiliner yang penuhi perut dan berakhir di toilet.

Berakhir di toilet … sesuatu yang menjadi tak berarti dan bahkan hasilkan bau yang diemohi pemiliknya …

Demikian pula dengan perjalanan kita … akan berakhir hampa … kecuali jika selama di jalan dan setelah lakukan perjalanan kita melakukan perenungan lalu merubah diri sendiri untuk jadi lebih baik … pandai bersikap … mendekap harkat, martabat tak malu bertobat … tak perlu obat karena selalu sehat.

Perjalanan makin mengakrabkan kita dengan diri sendiri … kalau perjalanan hanya mengakrabkan kita dengan teman seperjalanan … perjalanan itu belum berhasil …. karena diri kita akan selalu haus, kering dari keteduhan … enggan berbuat baik buat diri sendiri dan orang lain … bahkan makin rakus makan yang tak harus hingga tubuh tergerus arus menjerumus …

Selamat pagi pembaca, sedang dalam perjalanan kemana anda?


2 Comments

Dari kegiatan Bimtek Kepala SMP Swasta Jakarta Barat

SERIUS

Saya sangat suka dengan foto di atas, diabadikan oleh Staf Dinas Dikdas Jakarta Barat saat sessi Saya dihadapan Kepala SMP Swasta Jakarta Barat, berita selengkapnya bisa disimak disana. Terima kasih untuk photografernya … happy deh.


Leave a comment

Institusi yang berhasil gabungkan Kebaikan pada semua warganya Akan lebih cepat mencapai kebaikan Yang disepakati bersama

Setiap manusia ingin yang terbaik buat dirinya
Yang dia lakukan pasti mengarah buat kebaikan
Jika ada yang tak baik dilakukan
Berarti ada tekanan dati luar dirinya
Yang kalahkan niat dari dalam diri

Institusi yang berhasil gabungkan
Kebaikan pada semua warganya
Akan lebih cepat mencapai kebaikan
Yang disepakati bersama

Selamat pagi pembaca
Niat baik apa yang akan anda kerjakan hari ini?


Leave a comment

saya sudah sebelas tahun berhenti merokok

saya duduk di barisan kedua dari belakang di aula besar yang diisi 15 baris kursi … ada dua teman yang ternyata teman kuliah puluhan tahun yang lalu.

“masih ingat si “A”? dia sudah meninggal … ”
temannya menjawab: “dia meokoknya kuat banget”

“saya sudah sebelas tahun berhenti merokok”

teman disebelahnya menjawab: “saya baru satu tahun …”

happy deh no smoking


Leave a comment

maka SMP Negeri “ompong tak bergigi” …. dan sekolah swasta bakal kebanjiran peminat yang rela bayar mahal

HATI-HATI

Karena Kepala Sekolah dan Guru-guru SMP enggan bekerja kreatif dan beri muatan lebih buat peserta didik karena alasan ketiadaan biaya dan tak boleh memungut kepada orang tua murid … maka SMP Negeri “ompong tak bergigi” …. dan sekolah swasta bakal kebanjiran peminat yang rela bayar mahal, karena orang tua yakin anaknya bakal berkualitas


4 Comments

guru era baru semangat membara perbaharui ilmu dan metoda agar anak negeri hidup sejahtera

tas hitam dari kulit buaya
selamat pagi
berkata bapak umar bakri
ini hari aku rasa kopi nikmat sekali

laju sepeda kumbang
di jalan berlubang
slalu begitu dari dulu
waktu zaman jepang


hahahaha
tiba2 pagi ini saya ingat lagu iwan fals
berjudul umar bakri

kini dendang manis
menyambut guru
kampus yang mendidik guru
sesak parkir tumpah ruah
pertanda makmur para pendidik

orang tua dan calon mertua
wellcome pada profesi mulya
guru era baru semangat membara
perbaharui ilmu dan metoda
agar anak negeri hidup sejahtera


Leave a comment

Menatap baju dan tanpa baju, foto yang bicara … happy deh lihatnya

SMG SUKSES KELAK

DIAMANKAN

Saya suka dengan dua foto diatas, wajah tak berbaju dan baju yang digantung … dijaga, agar tak kotor dan rusak … ungkapan rasa cinta terhadap alam dan almamater .. Lutfi, Peserta Didik Kelas X TKPI yang mendokumentasikan … goodjob bro, thx


2 Comments

Two Days Fishing SMKN 36 Jakarta @ Pulau Damar with happy

PERSIAPAN DI SEKOLAH

TANGANI MESIN KAPAL

ON THE WAY

FISHING

HELPING FRIENDS

Peserta didik Kelas XI Jurusan Teknika Kapal Penangkap Ikan-TKPI belajar menangani Mesin Kapal, Kemudikan Kapal, Menjaring ikan, Menyelamatkan diri, bekerja sama, dan lainnya dibimbing oleh Ketua Jurusan, Bapak Suryanto, S.Pi dan Bapak, Ibu Guru … terima kasih atas kerja keras semua, semoga bermanfaat.


Leave a comment

Menikmati Guru SMPN 249 Jakarta & OSIS SMAN 103 Jakarta, Pendidikan Karakter & Leadership

SLIDE DI SMPN 249 JAKARTA

C U @NEW YORK

Bertemu dengan anak-anak muda, jadi tak terasa sudah tua … semalam saya berinteraksi dahsyat membahas tentang Leadership dengan OSIS SMAN 103 Jakarta di Cisarua … kami bergembira lewat games, workshop dan diskusi … wajah mereka gembira di ending jumpa dengan saya … menutup kegiatan saya Sabtu 15 Oktober 2011, setelah pagi hari diskusi tentang Pendidikan Karakter di SMPN 249 Jakarta Barat … smg bermanfaat. Foto-foto dan reportase training saya bia disimak disana.


2 Comments

“Berkunjung ke Sekolah Lee Kuan Yew”

Bangun tidur pagi ini, Tiba-tiba saya ingin membaca biografi Lee Kuan Yew, seorang pemimpin besar yang diakui dunia dan telah membawa Singapura menjadi sangat bermartabat, dihormati, kaya dan sejahtera, walau tak miliki kekayaan alam …. Sistem kenegaraan, perekonomian, politik dan lainnya telah ditata oleh beliau dengan pola yang “TEGAS”.

Mungkin konsep beliau bisa juga diterapkan untuk mengelola Sekolah … Jadi bagus kali ya? 😀


6 Comments

Nikmati lagu Budi; DO RE MI … happy deh

(do) doakan ku harus pergi (re) relakan aku di sini
(mi) misalnya aku kan pulang (fa) fastikan kau tetap menunggu
(sol) soal cinta luar biasa (la) lama-lama bisa gila
(si) siapa yang tahu pasti (do) doakan aku di sini

adududuh duh aku percaya
kali ini kau pasti bisa yeah
kuku kutanya ada yang salah
jelas ini luar biasa

hal yang baik tidak mudah, tak seperti kau bicara
mereka mengerti ini terlalu jadi masalah
ketika kau mulai bisa terbiasa untuk dapat
menikmati hari-hari tanpaku di sini

(do) doakan ku harus pergi (re) relakan aku di sini
(mi) misalnya aku kan pulang (fa) fastikan kau tetap menunggu
(sol) soal cinta luar biasa (la) lama-lama bisa gila
(si) siapa yang tahu pasti (do) doakan aku di sini

hal yang baik tidak mudah, tak seperti kau bicara
mereka mengerti ini terlalu jadi masalah
ketika kau mulai bisa terbiasa untuk dapat
menikmati hari-hari tanpaku di sini

(do) doakan ku harus pergi (re) relakan aku di sini
(mi) misalnya aku kan pulang (fa) fastikan kau tetap menunggu
(sol) soal cinta luar biasa (la) lama-lama bisa gila
(si) siapa yang tahu pasti (do) doakan aku di sini

everybody sings it!

(do) doakan ku harus pergi (re) relakan aku di sini
(mi) misalnya aku kan pulang (fa) fastikan kau tetap menunggu
(sol) soal cinta luar biasa (la) lama-lama bisa gila
(si) siapa yang tahu pasti (do) doakan aku di sini

doakan ku harus pergi, relakan aku di sini
misalnya aku kan pulang, fafa fastikan kau yang menunggu
soal cinta luar biasa, lama-lama bisa gila
siapa yang tahu pasti, doakan aku di sini


Source: http://liriklaguindonesia.net/b/budi-doremi/budi-doremi-do-re-mi/#ixzz1alAJVCTV and http://www.youtube.com/watch?v=IXxj1LplwEM


Leave a comment

e-book Panduan Guru Era Baru

SANGAT BERMANFAAT

Berminat jadi guru era baru yang bakal berkibar sekiat tahun kedepan dan menjadi yang tak biasa? bacalah dan sebarluaskan ini, teruslah mendidik anak negeri secara konsisten … maka masa depan cemerlang bakal jadi milik anda. Bisa juga download atau unduh disini.


2 Comments

Dialog blogger SMKN 36 Jakarta; 200 posting buat pelengkap Ujian Nasional

DISUPPORT GURU-GURU

DIALOG

DI AULA

DEDE MEMIMIN DOA

Dialog dengan peserta didik kelas 12 SMKN 36 Jakarta saya lakkan minggu lalu, memotivasi dan sampaikan beberapa info persiapan ujian nasional, termasuk diantaranya kewajiban semua peserta didik untuk memiliki blog dan posting tulisan, pada bulan Februari diharapkan mereka sudah menuntaskan isi 200 posting untuk jurusan Teknik Komputer Jaringan dan 100 posting untuk peserta didik jurusan lainnya. Agar semua alumni SMKN 36 Jakarta  mampu bekerja memanfaatkan teknologi terkini sehingga bermanfaat buat institusi tau perusahaan dimana mereka bekerja … endingnya, anak negeri itu hiduo sejahtera … love u all.


2 Comments

Guru Era Baru & Guru Era Dulu

GUru eRA baRU – GURARU

  • Referensinya tak cuma buku, jutaan website dari seantero dunia biasa dia simak perkaya materi belajar
  • Peserta didik didorong aktif mencari dan eksplorasi bahan belajar, mencatat dan dikte hampir tak pernah
  • Suasana kelas menyenangkan peserta didik
  • Jarang berceramah, peserta didik didorong jadi subjek
  • Bekerja serius tak karena status Pegawai Negeri Sipil atau honorer
  • Banyak teman di sekolah, daerah, dan negeri yang berbeda
  • Terbiasa manfaatkan teknologi untuk pembelajaran
  • Senang belajar hal-hal baru pada siapa saja, termasuk bertanya pada peserta didik
  • Biasa akrab dengan peserta didik
  • Senang membantu sekolah dan teman guru yang memerlukan, dengan “Surat Tugas” ataupun tidak
  • Betah di sekolah, tapi bersemangat bepergian untuk kebutuhan tugasnya
  • Mendorong peserta didik untuk memanfaatkan teknologi informasi
  • Tak pernah berhenti berfikir dan belajar hal baru

GUru eRa DULu – GURADUL

  • Buku pegangan guru tak berubah hingga pensiun
  • Mencatat dan dikte sangat biasa di kelas
  • Sering berceramah, peserta didik jadi pendengar selalu
  • Suasana kelas membosankan, peserta didik seringan ngantuk dan tak betah di kelas
  • Senang mengeluh belum diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil, tunjangan minim, atau lainnya untuk pembenaran mengajar dan mendidik seenaknya
  • Jarang membaca, enggan ikuti perkembangan zaman
  • Enggan bergaul, menutup diri, sedikit teman
  • “Jaim” atau jaga image, tak akrab dengan peserta didik
  • Selalu minta “Surat Tugas” untuk bekerja ini itu
  • Tak betah di sekolah, senang bepergian untuk hal diluar tugasnya
  • Menghindar atau enggan memanfaatkan teknologi informasi dengan berbagai alasan
  • Malas, sering mati gaya dan ngantuk di sekolah, tak peduli perkembangan sekitar
Anda bisa tambahkan?


Leave a comment

Hidup diperintah sepanjang Hidup

Saat tidur nyenyak dan malam ganti pagi
Kita diperintah bangun untuk sekolah tau kerja
Saat dingin dan mau terus berselimut
Kita diperintah mandi atau bersihkan diri

Tiga kali sehari
Kita diperintah isi perut dengan yang bergizi
Saat mentari tinggi
Kita diperintah istirahat segarkan diri
Saat siang ganti gelap dan makin gelap
Kita diperintah istirahat

Air besar harus dibuang
Sebagai perintah lepas ampas tubuh
Air yang kecil juga rutin mengalir
diperintah alirkan ampas cairan yang sudah digunakan

Saat muda kita diperintah belajar banyak hal
Agar dewasa bisa diperintah di tempat kerja
Sehingga tua bisa jadi sejahtera
Karena kita diperintah bersiap hadapi kematian

Sepanjang hidup kita diperintah
Untuk lakukan kebaikan
Dan bermanfaat buat sesama mahluk

Kasihan juga deh
Ada yang mau diperintah berkelahi,
diperintah mencuri, diperintah salahgunakan Narkoba,
diperintah membela yang salah, diperintah salahgunakan kekuasaan,
diperintah ragu, tak berani berinsiatif

Perintahkan diri kita selalu lakukan kebaikan, happy deh


Leave a comment

Nikmati Instagram dan makin sering motret deh

RYAN

Saya sedang menikmati Instagram, serasa kombinasi antara Blog Foto dan Twitter dan berniteraksi dengan penggemar foto sedunia, saling komentar dan nyatakan suka atau like … foto ini salah satunya … peserta didik SMKN 36 Jakarta yang keren. Nikmati album Instagram saya disana.


6 Comments

Riwayat Steve Jobs … sukses mendunia tanpa tamat kuliah, thx 4 bring us an apple

STEVE JOBS

Steve muda melewati masa SMP dan SMU di Curpetino, Califonia, seringkali setelah jam sekolah mengajar di Hewlett Packard Company di Palo Alto, California. Maka tak heran segera setelah itu ia dan Steve Wozniak segera menjadi pekerja paruh waktu di perusahaan ini. Di tahun 1972, Jobs lulus dari SMA Homestead di Cupertino, California dan diterima di Reed College di Portland, Oregon, tapi dikeluarkan/ drop out setelah satu semester. Tapi ia segera mendaftar ke Reed College, salah satu hal yang dipelajari di sini kaligrafi. “Jika saya tak pernah dikeluarkan dari tempat belajar hanya satu semester mungkin Mac saat ini tak akan memiliki multiple typefaces atau font-font yang proposional,” katanya.

Di musim gugur tahun 1974, Jobs kembali ke California dan mulai menghadiri pertemuan “Homebrew Computer Club” dengan Steve Wozniak. Dia dan Wozniak bersama bekerja di Atari Inc., sebuah perusahaan pembuat permainan komputer yang terkenal, dengan jabatan sebagai perancang permainannya. Motivasinya saat itu adalah mengumpulkan uang untuk melakukan perjalanan spiritual ke India.

Jobs kemudian melakukan perjalanan pencerahan spritual ke India bersama temannya di Reed College, Daniel Kottke, yang kemudian hari menjadi pegawai Apple yang pertama. Kembali dari India dia menjadi Buddhist dengan rambut dicukur/gundul dan mengenakan pakaian tradisional India (biksu?). Selama masa ini ia mempraktekkan psychedelics (semacam meditasi, saat itu Jobs sering dianggap aneh, karena berjalan telanjang kaki di atas Salju- ini semacam meditasi kesadaran). Ini adalah dua atau tiga hal yang paling penting dalam hidup yang pernah ia lakukan dalam hidupnya.

Continue reading


Leave a comment

Peserta didik kangen Kepala Sekolahnya, saling sapa di Facebook

Rumokoy Juana Sayoughh

hellow pak .
bagaimana kabarnya .
kangen aku sama bapa 🙂

Like ·  · See Friendship · Yesterday at 12:35am

    • Dedi D Dwitagama alooo jean, senangnya sy disapa kamu, sy kg kangen bgt jg, trm ksh km dah jadi anak baik selama di smk 36, smg sukses d t4 yg baru

      15 hours ago · Like
    • Rumokoy Juana Sayoughh ia pak .meski smua beda tak seindah dan tak seperti dlu,tpi jean jalani .cinta jean pak sma 36 dan smua yg ada ddlamnya.

      12 hours ago · Like
    • Rumokoy Juana Sayoughh apalagi setiap ingat omongan bapak ”siapa yang ingin sukses?”sya lngsung mnggapai tngan sya keatas ,sdih saya ingatya,:(

      12 hours ago · Like
    • Dedi D Dwitagama sabar ya jean, Allah akan kabulkan usaha dan niat baik, yg serius dan rajin belajarnya, smg sjahtera hidupmu kelak

      12 hours ago · Like
    • Rumokoy Juana Sayoughh iia pak .terima kasih tapi saya masih bolehkan pak datang atau mgunjungi 36,trkadng saya amat kangen sekali sma smua d36

      12 hours ago · Like
    • Dedi D Dwitagama wah seneng banget lo km datang, gpp, smg pas sy da d skl, tman2 juga kehilangan km jean

"SAYAAAAAAAAAAAA!!!!"

Beginilah suasana ketika anak 36 ditanya; “Siapa yang mau sukseeees?”


2 Comments

Pentas Taiko SMKN 36 di LKS DKI diekspos Majalah Gema Widyakara

TAUFIK PALING KANAN PEMIMPINNYA

COVER

Majalah Gema Widyakara adalah majalah bulanan yang diterbitkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia – PGRI Jakarta, Oktober 2011 … terima kasih buat Taufik dan teman-teman, Eka Semsei, Ratih Sensei, Bapak Engkos, Bapak Totong Koswara dan semua yang support.


2 Comments

apa masih bisa rakyat diminta berjuang bagi Bangsa dan Negara?

Dulu, zaman merebut kemerdekaan kebanyakan penduduk negeri miskin … negarapun belum makmur, para pemimpin jelas terlihat setiap hari bekerja dan berjuang buat bangsa dan negara, sehingga dengan sukarela rakyat bersedia berjuang demi bangsa dan negara. Pada setiap ulang tahun negeri atau peristiwa tertentu, rakyat berbondong datang untuk menjumpai dan mendengar pidato pemimpinnya.

VETERAN

Sekarang rakyat tahu bahwa negara makin makmur, banyak uangnya, setiap hari rakyat melihat bagaimana para pemimpin bekerja, berbagai fasilitas dinikmati … tapi tak sedikit yang kemudian terbukti menodai kepercayaan rakyatnya dengan memperkaya diri sendiri dan keluarga seolah tak peduli terhadap anggota masyarakat yang susah.

Saat kegiatan kenegaraan masih banyak penduduk negeri datang berkumpul, biasanya karena tugas dari institusi atau organisasinya, … bahkan untuk kumpul-kumpul demo ini itu mereka dibayar sejumlah uang sekedar buat makan siang atau beli sehelai baju di kakilima, … jarang lagi yang datang karena idealisme.

Wajah pemimpin, ucapan dan tindakan bisa disimak di media cetak dan TV … jika rakyat sudah tahu tentang ini itunya sang pemimpin … dia jadi tak menarik lagi … berjumpa langsung pun, pimpinan itu tak disapa rakyatnya … apalagi jika beliau dipagari pengawal dan raungan sirine … tak peduli rakyat yang antri dalam lapar,  susah beli nasi karena kerja yang sulit didapat. Banyak pemimpin yang berjuang buat diri sendiri, keluarga dan kelompoknya saja, ….

Dalam kondisi di atas, apa masih bisa rakyat diminta berjuang bagi Bangsa dan Negara?

Di SMKN 36 Jakarta saya selalu bilang, jika para peserta didik ikut kompetisi atau kejuaraan dan meraih prestasi bukan untuk Sekolah, … apalagi buat Bangsa dan Negara … prestasi yang dicapai adalah untuk kebanggan diri sendiri … harga diri pribadi … tingkatkan rasa percaya dan martabat diri sendiri, baru kemudian teman mereka, keluarga, sekolah, lingkungan, hingga Bangsa dan Negara ikut bangga dan bahagia.

Kami di sekolah berusaha membekali peserta didik dengan skill, dan karakter yang baik untuk siap bekerja, kuliah atau bekerja mandiri menuju hidup sejahtera …. jika rakyat sejahtera, mereka tak perlu lagi berjuang cari sesuap nasi … perjuangan berikutnya ke tingkat yang lebih tinggi, untuk bela Bang sa dan Negara.

Lalu, ketika ada  fakta Malaysia mencaplok wilayah RI di Kalimantan Barat. Di Camar Bulan, tanah RI hilang 1.400 Ha dan di Tanjung Datu pantai RI hilang 80.000 meter persegi, siapa yang harus berjuang membela?


8 Comments

sedang gemar bicara pendidikan karakter, tapi sering lupa bahwa hasil pendidikan itu baru bisa dinikmati dalam jangka waktu belasan tahun

Pendidikan pada dasarnya mengantarkan seseorang ke kehidupan yang sejahtera, lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Proses belajar di Sekolah Menengah Pertama/SMK berlangsung tiga tahun, setelah lulus alumninya pasti merangkak mencapai karier menuju sukses dan hidup sejahtera, jika setelah bekerja dua tahun alumni SMK itu kemudian melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan berhasil selesaikan kuliah S1 dalam waktu lima tahun, maka alumni itu kemudian akan meninkat karier di ruang lingkup kerja dengan pendidikan setara sarjana. Maka perjalanan 3 + 2 + 5 = 10 tahun dilalui alumni SMK untuk menapatkan pekerjaan atau profesi yang layak.

Jika situasi berlangsung normal, maka dalam waktu tiga tahun alumni SMK yang sudah jadi sarjana itu bakal mulai menikmati kehidupan kerjanya dan rasakan hasil jerih payah sekolah belasan tahun.

Artinya, sejak masuk SMK, seorang peserta didik baru mulai mapan hidupnya setelah kira-kira 13 tahun  … dengan kata lain; hasil pendidikan guru-guru di SMK baru bisa dilihat setelah kurun waktu 13 tahun, tak jarang waktunya bisa lebih lama tergantung semangat juang atau usaha seseorang.

Kenapa saya tulis tentang ini?

Sekarang banyak fihak yang gemar bicara pendidikan karakter, tapi sering lupa bahwa hasil pendidikan itu baru bisa dinikmati dalam jangka waktu belasan tahun setelah prosesnya dilalui … polanya jadi instan, ingin serba cepat dan kemudian jadi melenceng arahnya … dan hasilnya seperti di Negeri Paman Besut yang para pemimpinnya gemar ribut, berkelahi, saling tuduh, bicara “Resufle”, korupsi, dan aneka “karakter instant”, sebagai hasil pendidikan di sekolahnya selama belasan hingga puluhan tahun, sejak TK hingga Perguruan Tinggi.

Dengan pemikiran di atas, jika diurutkan dari TK maka hasil pendidikan baru terlihat setelah 24 tahun, dari SD hasil pendidikan baru terlihat setelah 22 tahun, dari SMP maka hasil pendidikan baru terlihat setelah 16 tahun.

Ssst … saya dengar lagu Ello;

“Mau dibawa kemana hubungan kita ….”


2 Comments

mendingan kecanduan games daripada kecanduan narkoba

saya sedang simak bincang aktivis narkoba ….. kasihan para pecandu narkoba, yang buat sembuh atau kalo ketangkep aparat ….. habis-habisan hartanya dan berujung di kematian …. waspadalah-waspadalah ….. mendingan kecanduan games daripada kecanduan narkoba


4 Comments

Mendokumentasikan Kurikulum Pemesinan SMKN 36 Jakarta

NAK ANAK BAT HEBAT DEH

Saya sedang belajar mendokumentasikan kerjaan teman-teman di blog, siapa tahu bisa bermanfaat buat guru seantero negeri, isinya tentang KURIKULUM PEMESINAN 2010 di SMK Negeri 36 Jakarta.

Foto di atas tak berhubungan dengan posting artikel ini … cuma saya lagi senang aja nikmati wajah dan penampilan anak negeri yang gagah dan semangat sambut masa depan yang sejahtera … salah satu dari mereka bernama Tri Wahyudi, (yang manakah? ada yang bisa bantu?).


1 Comment

Sekolah yang diminati, walau harus bayar mahal, sekolah negeri makin diemohi

Sekolah Swasta di Negeri Paman Besut makin banyak yang berminat
Walau Pemerintah Daerah sudah menggratiskan Sekolah Negeri
Sekolah swasta itu masih memungut biaya
Gedung-gedung Sekolah dibangun sesuai kebutuhan
Guru-guru diberi tunjangan semampu sekolah

Coba perhatikan suasana sekolah
Rindang, sering meriah atau ramai banyak kegiatan
penuh kehangatan
penuh kasih
penuh semangat
sering ada geliat
banyak stok keceriaan

anak tak dipaksa belajar
tapi disadarkan untuk bertanggung jawab belajar
lewat proses belajar kreatif atau latihan kerjakan soal ujian secara menyenangkan
karena ukuran keberhasilan sekolah
tak kelulusan Ujian Nasional
tapi penguasaan musik, olahraga dan skill berguna lainnya

Guru sangat peduli pada mental & kelakuan peserta didik
mendidik jadi perbincangan dan kerja sehari-hari
mengajar selalu bergembira
anak bisa keterampilan ini itu
tak penting sekedar lulus ujian

Para orang tua di Negeri Paman Besut
senang sekolahkan anak-anaknya di Sekolah Swasta itu
walau harus berbiaya mahal
bahkan merelakan anaknya tinggal di asrama sekolah
karena dijamin dapat pendidikan selain pengajaran
dilatih berbagai skill dan banyak ekstra kurikuler

Para pejabat dinas sering datang ke sekolah itu,
prestasi ini itu sering didapat
masuk koran dan TV jadi hal yang biasa


3 Comments

Orang sukses senang kerja, selesaikan masalah tak cuma bicarakan & cari alasan

Lihatlah teman-teman di sekitar anda, ada yang kini jadi orang sukses, ada tetap seperti dulu dan ada yang kualitas hidupnya makin menurun.

Ada teman yang senang ngomong ngalor ngidul, enggan bekerja dan punya banyak stok alasan atau pembenaran untuk ucapannya, dia senang didengar ocehannya oleh orang di sekitarnya …. Biasanya orang ini statis atau tetap saja karirnya, tak berubah hingga tua renta.

Aa tang gemar mendengar danmenimpali suasana, tapi dia jarang bercakap…. Anak-anak ABG Jakarta bilang “culun” atau “cengo” ….. Yang macam ini biasanya menurun kualitas hidupnya.

Orang yang jarangbicara, senang bekerja selesaikan masalah, membantu teman yang kesulitan dan banyak berteman dengan orang diluar institusinya, berkelompok dalam kebaikan, …. Ini type yang biasanya jadi orang sukses. Bagaimana dengan anda?

Orang sukses senang kerja, selesaikan masalah tak cuma bicarakan & cari alasan


Leave a comment

Cuna Sule Dan temans di Opera Van Java yang menghibur, trm ksh trans 7 dan semua kru & pemain OVJ, love u all

Kadang terpaksa nonton tv antarkan mata terpejam bust saving energi besok Pagi tapi mata jadi nyesek karena kebanyakan stadium tv Cuna hadirkan warga negeri saling hujat Dan bergossip ….. Cuna Sule Dan temans di Opera Van Java yang menghibur, trm ksh trans 7 dan semua kru Dan pendukumg OVJ, love u all