@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


Leave a comment

Album foto menunjukan karakter pemiliknya

image

Punya album foto zaman jebot yg masih di cetak di studio foto? Atau punya album foto di Handphone, facebook, twitter, instagram, path atau berbagai platform media sosial lainnya?

Ada berapa foto anda? Perhatikan isinya secara umum, kalo kbanyakan isinya foto anda sedang mejeng berjejer dengan teman-teman, pejabat plus latar belakang yg menunjukan lokasi atau kegiatan, berarti anda punya karakter kurang percaya diri, merasa kurang punya arti jika orang lain tak mengetahui anda pernah dekat dg orang besar, berada di kegiatan besar atau berada di lokasi fenomenal, dsb.

Kalo foto anda kebanyakan di tempat makan dengan makanan atau foto-foto makanan saja, berarti anda punya karakter cemas, takut tak sempat menikmati sedapnya kuiliner yg anda sukai, ingin selalu mengenang lezatnya kuiliner di mulut anda, dsb.

Jika foto anda kebanyakan mendokumentasikan pemandangan, kegiatan, aktifitas, suasana kerja walau tanpa foto diri anda ada disana, berarti anda punya karakter rajin, kerja keras, produktif, dsb.

Jika foto anda kebanyakan wajah dengan senyum yang di setting, bibir di penyok-penyokin, mata yang di macem-macemin, artinya karakter anda masih belum sadar banget akan keadaan yg sesungguhnya ttg diri anda dg unsur-unsurnya yg dalam jangka panjang bisa memunculkan karakter tak percaya diri dan minder.

Jika anda tak punya album foto? Kasian banget, gajah mati tinggalkan gading, harinau mati tinggalkan belang, kalo anda mati cuma tinggalkan nama mah tak kelihatan apa-apa, atau memang anda tak ingin di kenal dan dikenang siapa-siapa, karena anda memang tak punya apa-apa, cian bet.


Leave a comment

Ngobrol sama teknisi Garuda: GMF yang alumni SMKN 29 Penerbangan Jakarta

image

“Sy dah duga Om @agus_rahmansaleh bakal datang, sy kangen gus, juga buat mirga, bagus, yuni & smua yg di foto itu, andai bisa kita janjian ke kapal trus kasih motivasi bwat adik” mu spt pak rivai lakukan itu bwat kamu, bakal warbyasah deh anak” kapal, cc: Ibu @lelaaurjaman”

Demikian cuplikan dialog saya dg alumni Kapal yg bekerja di GMF di instagram, bangganya warbyasah bahwa Saya pernah mengenal mereka & tahu betapa beratnya perjuangan mereka buat memberi arti pada kehidupannya & berbakti pada orang tua, love you and proud of you banggets guys.


Leave a comment

Orang yg miskin banget perokok, orang yg kaya banget tak merokok, kamu?

image

#Repost @indozone:

Pemilik PT. Gudang Garam Susilo Wonowidjojo memiliki kekayaan senilai 5,3 miliar dolar amerika yang dalam mata uang Indonesia 58,3 triliun rupiah dengan kurs 11 ribu rupiah per dolarnya.

Kekayaan itu diperoleh dari Grup Gudang Garam yang sangat terkenal dengan produk rokoknya. Ada yang menarik dari pribadi beliau, karena meskipun pemilik salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia, namun ternyata beliau tidak merokok.

Benar atau Tidak, Beginilah Herannya Pegawai pabrik rokok tersebut, karena teryata owner Gudang Garam yang sangat kaya raya malah tidak merokok sama sekali.

Pegawai : “Bapak, kenapa kok Bapak tidak merokok sama sekali?”

Owner : “Lhoh, memangnya kenapa?”

Pegawai : “Kan bapak pemilik Gudang Garam, kenapa malah tidak merokok?”

Owner : “Itu di bungkus rokok kan ada tulisannya: Merokok dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Ngapain saya merokok kalo bisa jadi penyakitan.”

Pegawai : “Maksud Bapak….?”

Owner : “Percuma jadi orang kaya kalo kena kanker, penyakit jantung, apalagi impotensi.”

Pegawai : “Lhah, kenapa bapak bikin pabrik rokok?”

Owner : “Rokok itu dibikin hanya untuk orang orang yang NGGAK BISA BACA saja..!”.

(Source KamasTop)

Semoga bisa jadi inspirasi untuk kalian.. Tag teman kamu yang perokok guys! 😄😄😄

Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys :) #kamuharustau #indozone


Leave a comment

Tips Mengelola Ekstrakurikuler di Sekolah

kegiatan-ekstrakurikuler-300x221Ada berapa jenis kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) di Sekolah Anda? Berikut ini adalah nama-nama ekskul yang umumnya ada di institusi pendidikan formal, yakni :

A. Ekstrakurikuler / Ekskul Olahraga :
– Sepak Bola
– Bola Basket
– Bola Voli
– Futsal
– Tenis Meja
– Bulutangkis
– Renang
– Billyard
– Bridge
– Fitnes

B. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Beladiri :
– Karate
– Silat
– Tae Kwon Do
– Gulat
– Tarung Drajat
– Kempo
– Wushu
– Capoeira
– Tinju
– Merpati Putih

C. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Musik
– Band
– Paduan Suara
– Orkestra
– Drumband / Marchingband
– Akapela
– Angklung
– Nasyid
– Qosidah
– Karawitan

D. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Tari Dan Peran
– Cheerleader
– Modern Dance / Tari Modern
– Tarian Tradisional
– Teater

E. Ekstrakurikuler / Ekskul Seni Media
– Jurnalistik
– Majalah Dinding / Mading
– Redio Komunikasi
– Fotografi
– Sinematrografi

F. Ekstrakurikuler / Ekskul Lainnya
– Komputer
– Otomotif / Bengkel
– Palang Merah Remaja / PMR
– Pramuka
– Karya Ilmiah Remaja / KIR
– Pecinta Alam
– Bahasa
– Paskibra / Pasukan Pengibar Bendera
– Kerohanian (Rohis, Rohkris, dll)
– Klub Bikers
– Wirausaha
– Koperasi Siswa / Kopsis
– Video Game, dll.

Coba perhatikan prestasi beberapa tahun terakhir di Sekolah Anda, misalnya sekolah Anda menjadi juara pada cabang olahraga Basket selama empat tahun berturut-turut di berbagai kejuaraan dan level atau jenjang kejuaraan, artinya ekskul Basket di seklah Anda sudah berlangsung dan dikelola dengan baik. Kegiatan ekstrakurikuler yang dikelola dengan baik dan diikut sertakan dalam berbagai kegiatan kompetisi pasti pernah meraih  prestasi atau menjadi juara.

Jika Sekolah Anda menjadi juara pada bidang tertentu hanya pada tahun tertentu selama dua atau tiga tahun, itu artinya yang berprestasi adalah murid yang memiliki hobby pada bidang tertentu dan secara kebetulan menjadi murid di sekolah Anda, dan ketika murid itu lulus, Sekolah Anda tak berprestasi lagi pada bidang tertentu.

Bagaimana Mengelola Ekstrakurikuler di Sekolah? Berikut ini ada beberapa alternatif membina kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

  1. Pendataan prestasi & hobby Murid Baru, Sekolah selalu mendata murid baru di awal tahun ajaran mencakup berbagai hal, tambahkan data hobby dan prestasi semua murid, lalu dikelompokkan murid-murid yang memiliki hobby dan prestasi sejenis untuk ditindaklanjuti sebagai asset sekolah.
  2. Kumpulkan murid yang punya prestasi &  hobby yang sejenis, ajak senior-senior di kelas yang lebih tinggi yang memiliki prestasi dan hobby sejenis untuk saling cerita dan berbagi pengalaman tentang latihan dan prestasi yang selama ini dudah mereka peroleh.
  3. Biarkan murid punya hobby sejenis menentukan pimpinan organisasi ekstrakurukulernya & menentukan jadwal latihan, sekolah sebaiknya memfasilitasi berbagai hal agar latihan mereka bisa berlangsung dengan baik dan segera meraih prestasi.
  4. Tugaskan Guru menjadi pendamping unit kegiatan ekstrakurikuler, biasanya menjembatani kebutuhan anak-anak ekskul dengan sekolah dan mencari penyelesaian jika terdapat masalah atau kendala untuk berprestasi.
  5. Ikut sertakan pada Lomba atau Kompetisi sesering mungkin, hal ini akan membuat suasana latihan jadi lebih serius karena adanya target tampil atau kompetisi yang terjadwal, hingga prestasi bukan lagi jadi hal yang jauh di dapat tapi akan jadi bonus dari keseriusan latihan.
  6. Adakan kompetisi di sekolah antar murid sendiri atau undang sekolah lain, kompetisi internal akan menjaring murid lain yang punya potensi dalam bidang tertentu. Kompetisi yang mengundang sekolah lain bisa menjadi ukuran level prestasi ekstrakurikuler di sekolah Anda. Mungkin bisa dicoba mengadakan kompetisi untuk jenjang pendidikan dibawah sekolah anda, misalnya ekskul di SMK Anda mengadakan kompetisi untuk murid SMP atau SLTP di Kota atau Propinsi yang bisa jadi ajang promosi ekskul SMK Anda dan menjaring murid SMP yang berprestasi untuk memilih sekolah Anda saat lulus SLTP, sehingga SMK Anda akan mendapat murid baru yang berprestasi pada bidang ekskul.
  7. Apresiasi Murid yang menjadi Juara di upacara sekolah, umumkan kepada semua warga sekolah, beri penghargaan berupa bingkisan, beasiswa atau apapun yang bisa mendorong murid yang juara untuk terus berprestasi dan murid-murid lain untuk mengikuti kegiatan ekskul dan meraih juara.
  8. Beri kesempatan muncul jenis ektrakurikuler yang baru seauai perkembangan zaman, misalnya BEATBOX, BODY BUILDING, DRONE FOR FOTOGRAFI, PEMBUATAN GAMES & APLIKASI ANDROID, dll.
  9. Bubarkan kegiatan ekstrakurikuler yang selama dua tahun tak pernah jadi juara, buat apa ada jadwal latihan ekskul tapi berlangsung tak serius dan tak menghasilkan, hal itu hanya buang-buang waktu percuma, lebih baik sarananya digunakan untuk keperluan yang lain, karena ekskul yang serius latihan selama setahun dan rajin ikut kompetisi pasti pernah menjadi juara.
  10. Adakan kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dimiliki sekolah lain, ekskul yang mainstream hampir selalu ada di setiap sekolah diantaranya Paskib, Basket, Volley, Futsal, Rohis, dll. Akan sulit untuk meraih prestasi jika Anda memulai ekskul baru yang sudah mainstream, melalui pendataan hobby dan prestasi murid-murid yang sudah anda lakukan, dorong pembentukan ekskul baru, latihan secara serius, ikuti kejuaraan-kejuaraan yang ada atau tampil pada kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan jenis ekskul baru Anda, lihat deh efeknya.
  11. Penuhi undangan tampil dan kejuaraan, yang akan meningkatkan prestasi ekskul sekolah Anda.
  12. Dorong Guru-guru, Karyawan di Sekolah memberi atensi dan dispensasi, Kepala Sekolah sebaiknya memberi pengertian kepada semua Guru, Karyawan (termasuk SATPAM) bahwa prestasi di bidang ekskul murid-murid akan meningkatkan mutu sekolah, membuat masyarakat senang menyekolahkan anaknya, bermanfaat buat murid-murid setelah dewasa dan di masyarakat nanti. Oleh sebab itu Guru harus memberi dispensasi untuk murid-murid yang akan mengikuti kejuaraan untuk meninggalkan kelas, atau SATPAM ikut serta mengawasi anak-anak ekskul latihan di luar waktu belajar sekolah, tak mengusir aktifis ekskul untuk meninggalkan sekolah segera, kecuali ada indikasi melakukan hal-hal yang tak baik.
  13. Dokumentasikan suasana latihan, kejuaraan, pemberian hadiah, dll publish di BLOG, INSTAGRAM, TWITTER, FACEBOOK, YOUTUBE, para Guru Pembina ekskul harus selalu mengingatkan anak-anak aktifis ekskul agar mendokumantasikan suasana latihan, kejuaraan, pemberian hadiah, dll dengan menggunakan SMARTPHONE lalu dipublish di BLOG, INSTAGRAM, TWITTER, FACEBOOK, YOUTUBE, hal ini akan jadi iklan atau pemberitahuan kepada dunia bahwa di Sekolah Anda murid dibekali keterampilan intelektual dan non intelektual lewat ekskul untuk menjadi manusia dewasa yang berprestasi.
  14. Lakukan inovasi untuk meraih prestasi, ukuran kesuksesan kegiatan ekskul adalah prestasi atau penampilan di dalam atau di luar sekolah. Untuk mencapai kesuksesan itu perlu inovasi dari semua warga sekolah terutama aktifis ekskul sendiri agar lelah dan letihnya latihan terbayar dengan prestasi atau apresiasi dan ri berbagai fihak.
  15. Berdoa sebelum ikut kompetisi, ajak semua murid saat upacara untuk bersama berdoa agar tim ekskul yang akan tampil atau berkompetisi bisa mencapai hasil yang baik, hal ini juga bisa jadi promosi aau pemberitahuan buat semua murid di sekolah itu bahwa sekolah Anda punya gairah berprestasi lewat kegiatan ekskul.

Apa prestasi yang terakhir dari sekolah Anda?


Leave a comment

Kangen Puisi

Tahun 1974, saat itu saya duduk di kelas 4 SD Mekarsari Kebayoran Baru Jakarta Selatan sering diutus Sekolah utuk ikut Lomba Deklamasi yang sekarang lebih ngetop dengan Lomba Baca Puisi, salah satu yang sering jadi puisi pilihan adalah puisi berjudul MENYESAL yang diciptakan oleh A. HASJMY
MENYESAL

Pagiku hilang, sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang sudah membayang
Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai dipagi hari
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu, miskin harta

Akh, apa guna kusesalkan
Menyesal tua tidak berguna
Hanya menambah luka sukma

Kepada yang muda kuharapkan
Atur barisan di pagi hari
Menuju kearah padang bakti

Prof. Ali Hasjmy (nama lahir: Muhammad Ali Hasyim) alias Al Hariry, Asmara Hakiki dan Aria Hadiningsun lahir di Idi Tunong, Aceh, 28 Maret 1914 – meninggal 18 Januari 1998 pada umur 83 tahun adalah sastrawan, ulama, dan tokoh daerah Aceh. Lebih lengkap tentang Beliau bisa disimak disini.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 19,639 other followers