Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan


1 Comment

Adakah sekolah yang mendidik muridnya jadi orang tua yang baik?

broken home

Pernah perhatikan murid yang bermasalah di sekolah?
Bapak, Ibunya bercerai beberapa tahun yang lalu,
Bapaknya menikah lagi dan memiliki anak baru,
Ibunya juga menikah lagi dan memiliki anak baru juga,

anak itu kadang tinggal bersama ibu kandungnya
saat tertentu dia tinggal bersama ayah kandungnya
entah apa yang dia rasakan
sepertinya dia marah dan tak terima pada keadaannya

mulai sering tidak masuk sekolah
alasannya beragam, mulai kesiangan hingga tak cocok dengan teman sekelas,
seolah kehancuran keluarganya direspon dengan menghancurkan dirinya
mungkin anak itu berharap orang tuanya jadi lebih peduli dengan dirinya

sayang kedua orang uanya sibuk dengan keluarga barunya
si anak seperti melayang diantara sedih, marah, kecewa, menderita
si anak lupa bahwa hidupnya adalah milik dirinya sendiri
andai orangtuanya mesra hingga akhir hidup, anak harus mandiri
walau orangtuanya saling benci saat anaknya masih kecil, anak harus mandiri

adakah sekolah yang mendidik muridnya jadi orang tua yang baik?
adalah sekolah yang mendidik muridnya jadi anak yang baik?
Coba simak saat upacara bendera, amanat apa yang paling serring terucap?
Lulus Ujian Nasional 100 %, Bela Negara, jaga nama baik sekolah, …

Menurut kamu?


1 Comment

Menumbuhkan jiwa kreatif dengan Gadget

Dua video pertama di atas diproduksi oleh Cakimam Suwandi, Reporter Metro TV  yang jadi inspirator Tongsis Jurnalis, mendokumentasikan peristiwa menggunakan Gadget, Handphone.

Video ketiga diproduksi oleh Murid SMKN 50 Jakarta @sekarafna @almaidah_mega yang mendokumentasikan kegiatan Ujian kakak kelasnya dengan menggunakan Gadget, Handphone kemudian mengabarkannya melalui Youtube dan Instagram. Saya ingin memberi kesempatan kepada murid untuk terbiasa kreatif dan berani mengemukakan pendapatnya tentang sesuatu yang bisa bermanfaat buat dunia, good job Sekar, Alma … kita bikin lagi yuuu.

 


7 Comments

Murid tak niat, guru nya baik amat

Beberapa hari sebelum ujian guru wali kelas di sebuah sekolah negeri yang gratis datang ke rumah murid perwaliannya karena murid itu sering tidak masuk sekolah. Percakapan dengan murid dan keluarganya diperoleh informasi bahwa murid itu tak bisa ke sekolah karena tak memiliki uang untuk ongkos ke sekolah, keluarga murid itu punya sepeda motor tapi tak ada uang buat beli bensin. Wali kelas yang baik itu meninggalkan sejumlah uang agar murisld itu bisa ke sekolah beberapa hari ke depan.

Tiba di sekolah, wali kelas yang baik itu mengabarkan hasil kunjungan ke rumah muridnya dan membuat beberapa guru iba sehingga memberi uang untuk ke sekolah hingga beberapa belasan atau puluhan hari ke depan.

Murid itu datang ke sekolah dan mengikuti ujian praktek dua hari, dan hari ke tiga dimana dia masih harus ujian murid itu tak hadir di sekolah.

Kemanakah murid itu?
Untuk apa uang yang diberikan guru-gurunya?
Kenapa dia tak datang ujian?
Kenapa ….
Kenapa ….

Menurut Anda?


Leave a comment

Album foto menunjukan karakter pemiliknya

image

Punya album foto zaman jebot yg masih di cetak di studio foto? Atau punya album foto di Handphone, facebook, twitter, instagram, path atau berbagai platform media sosial lainnya?

Ada berapa foto anda? Perhatikan isinya secara umum, kalo kbanyakan isinya foto anda sedang mejeng berjejer dengan teman-teman, pejabat plus latar belakang yg menunjukan lokasi atau kegiatan, berarti anda punya karakter kurang percaya diri, merasa kurang punya arti jika orang lain tak mengetahui anda pernah dekat dg orang besar, berada di kegiatan besar atau berada di lokasi fenomenal, dsb.

Kalo foto anda kebanyakan di tempat makan dengan makanan atau foto-foto makanan saja, berarti anda punya karakter cemas, takut tak sempat menikmati sedapnya kuiliner yg anda sukai, ingin selalu mengenang lezatnya kuiliner di mulut anda, dsb.

Jika foto anda kebanyakan mendokumentasikan pemandangan, kegiatan, aktifitas, suasana kerja walau tanpa foto diri anda ada disana, berarti anda punya karakter rajin, kerja keras, produktif, dsb.

Jika foto anda kebanyakan wajah dengan senyum yang di setting, bibir di penyok-penyokin, mata yang di macem-macemin, artinya karakter anda masih belum sadar banget akan keadaan yg sesungguhnya ttg diri anda dg unsur-unsurnya yg dalam jangka panjang bisa memunculkan karakter tak percaya diri dan minder.

Jika anda tak punya album foto? Kasian banget, gajah mati tinggalkan gading, harinau mati tinggalkan belang, kalo anda mati cuma tinggalkan nama mah tak kelihatan apa-apa, atau memang anda tak ingin di kenal dan dikenang siapa-siapa, karena anda memang tak punya apa-apa, cian bet.


Leave a comment

Ngobrol sama teknisi Garuda: GMF yang alumni SMKN 29 Penerbangan Jakarta

image

“Sy dah duga Om @agus_rahmansaleh bakal datang, sy kangen gus, juga buat mirga, bagus, yuni & smua yg di foto itu, andai bisa kita janjian ke kapal trus kasih motivasi bwat adik” mu spt pak rivai lakukan itu bwat kamu, bakal warbyasah deh anak” kapal, cc: Ibu @lelaaurjaman”

Demikian cuplikan dialog saya dg alumni Kapal yg bekerja di GMF di instagram, bangganya warbyasah bahwa Saya pernah mengenal mereka & tahu betapa beratnya perjuangan mereka buat memberi arti pada kehidupannya & berbakti pada orang tua, love you and proud of you banggets guys.