@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan


2 Comments

Upaya Sekolah mencegah murid kecanduan rokok dan narkoba, gimana di sekolahmu?

20140217-082828.jpg
Kalau ditanya apakah ada program pencegahan penyalahgunaan atau sosialisasi masalah rokok di sekolah anda? Jawabannya pasti ada dan sudah dilakukan.

Coba diteliti kembali, kapan hal itu dilaksanakan? tahun lalu? Sekian tahun lalu? Perhatikan atau ingat-ingat deh, siapa yang jadi target kegiatan itu? Berapa murid yang ikut kegiatan itu? apakah mereka masih sekolah saat ini atau sudah lulus?

Sekolah sering lupa, atau merasa sudah melakukan kegiatan di atas, padahal kegiatan itu dilakukan sekian tahun yang lalu dimana murid-murid yang ikut kegiatan sudah lulus, sementara ratusan murid yang masih bersekolah saat ini belum mendapatkan pembekalan atau tambahan pengetahuan tentang rokok dan narkoba.

Upaya pencegahan bahaya rokok dan narkoba sebaiknya menjadi budaya atau bagian kegiatan-kegiatan yang selalu dikerjakan di sekolah, beberapa strategi yang bisa dilakukan sekolah diantaranya sebagai berikut:

1. Sosialisasi bahaya rokok dan narkoba untuk murid baru, ini bisa dilakukan saat Masa Orientasi Siswa – MOS, atau penyuluhan oleh senior pengurus OSIS saat upacara atau apal pagi di sekolah.

2. Penerapan aturan TATA TERTIB SEKOLAH berhubungan dengan rokok & narkoba disosialisasikan kepada murid dan orang tua atau wali murid, dan penandatangan dokumen surat pernyataan yang ditulis tangan bahwa murid dan orang tua sudah membaca tata tertib, menyetujui isinya dan siap menerima sangsi terhadap pelanggaran tata tertib.

3. Perkembangan zaman, situasi dan pemahaman warga sekolah mengharuskan REVISI TATA TERTIB SEKOLAH SETIAP TAHUN, upaya itu harus melibatkan semua warga sekolah, guru, karyawan, orang tua, murid, alumni, Komite Sekolah, industri, dinas, perguruan tinggi atau siapa saja yang menjadi mitra sekolah selama ini. Proses revisi harus dilakukan, walaupun kemudian isi tata tertib yang sudah ada masih bagus dan bisa digunakan tanpa penambahan atau pengurangan lagi itu jadi forum sosialisasi program dan tata tertib sekolah.

4. UPAYA PENCEGAHAN ROKOK & NARKOBA BERKELANJUTAN, berbagai kegiatan bisa dilakukan misalnya: razia isi tas murid secara acak di lobby sekolah pada hari-hati tertentu, atau razia ke kelas, di toilet, dsb. Foto di atas memperlihatkan murid yang dilibatkan melakukan upaya pencegahan. Pada sekolah lanjutan murid kelas 8 atau 11 harus diberikan lagi kegiatan yang sesuai dengan minat mereka berhubungan dengan rokok dan narkoba, demikian juga untuk murid yang di kelas 9 atau 12 harus diberi pembekalan dalam bentuk yang berbeda dengan sebelumnya.

Alternatif kegiatanuntuk kelas 8 & 9 atau 11 & 12 adalah:
– Lomba Poster
– Lomba film atau video pendek
– Lomba pidato
– Lomba karya tulis
– Stand up Comedy, dsb
– yayasan Kanker
– Rumah Sakit Paru
– LSM HIV/AIDS
– Komnas Pengendalian Tembakau
– Polisi
– masih banyak lagi

4. KONSISTENSI TERAPKAN ATURAN LEWAT REWARD DAN PUNISHMENT sangat perlu, murid kita itu pintar, apalagi orang tuanya … sekali saja sekolah tak konsekwen menerapkan tata tertibnya sendiri maka ketika ada murid yang melanggar aturan akan menuntut hal yang sama, oleh sebab itu jalankan tata tertib secara konsisten atau rubah tata tertib jika dirasa tak sesuai lagi.

Jika murid dan orang tua sudah disosialisasikan, menandatangani surat pernyataan bermaterai, melanggar peraturan, diingatkan, dilakukan konselng (didukung dengan bukti-bukti), melakukan pelanggaran berkali-kali, maka murid itu pantas menerima sangsi sesuai tata tertib … andai keluarga murid yang kena sangsi memperkarakan dengan bantuan pengacara, maka sekolah akan memenangkan kasusnya.

5. SALURKAN ENERGI DAN KREATIFITAS MURID, tumbuhkan berbagai kegiatan ekskul yang disukai murid, tampilkan pada berbagai kesempatan di sekolah, seperti MOS, peringatan hari besar, ketika menerima kunjungan tamu, di upacara atau apel pagi, ulang tahun sekolah, class meeting, pensi dan berbagai kesempatan lainnya.

Anda punya tambahan lainnya?


6 Comments

Kecanduan Narkoba itu berawal dari ketidaktahuan, coba-coba, … merokok juga

Punya teman, sahabat, keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit karena kecanduan narkoba atau rokok, …. ngobrol deh, coba tanya kenapa dia merokok atau menyalahgunakan narkoba. Umumnya para pecandu narkoba dan rokok awalnya coba-coba, dorongan teman sebaya dan ketidaktahuan anak tentang rokok dan narkoba, …. diawali coba-coba, kemudian jadi biasa, makin sering hingga kecanduan.

20140217-081308.jpg

Pendidikan yang pertama sejak anak dilahirkan berlangsung di keluarga, orang tua mendidik anak-anaknya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, minum obat sesuai anjuran dokter, tidak makan makanan yang beracun atau berbahaya, termasuk mengenai rokok, otang tua yang baik berusaha mencegah anaknya merokok, jika orang tua merokok, dia berusaha merokok tak terlihat oleh anak-anaknya dan tak meletakkan rokok di tempat yang terlihat oleh anak-anaknya.

Orang tua yang mendidik anaknya dengan baik membuat anak-anaknya memiliki pengetahuan tentang bahaya rokok & narkoba, anak-anak jadi pintar mengendalikan diri terhadap godaan atau ajakan teman-teman sebaya sehingga tak coba-coba mengisap rokok atau gunakan narkoba.

Biasanya para perokok itu ciri-cirinya; muda, bodoh, kulitnya gelap, miskin pula …. karena orang tua keluarga yang miskin sangat sibuk mencari nafkah hingga tak sempat mendidik anaknya …. bagaimana peran sekolah berkaitan dengan rokok & narkoba?


Leave a comment

pengobatan pecandu narkoba

20120826-075305.jpg
anda atau kenalan anda kecanduan narkoba? bingung harus berobat kemana? datang aja ke puskesmas terdekat … ceritakan pada dokter disana ttg masalah anda, apa yg anda atau kenalan anda pake, mulai kapan … dan semua yg berhubungan dg kecanduan

Dokter akan beri obat atau arahkan ke yg lebih ahli di pusat kesehatan atau rumah sakit lain … kalo anda taat dan bisa kerjasama ga make lagi, sembuh deh … selamat jadi orang sehat yah


Leave a comment

mau ngerasain tiga anak kandungnya mati karena narkoba? baca deh

Dampak penyalahgunaan Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya) bisa sangat fatal. Sebuah keluarga di Jakarta Pusat pernah kehilangan anak yang meninggal karenanya, bahkan tidak hanya satu melainkan 3 anak sekaligus.

Yatimah, janda berusia 53 tahun benar-benar merasakan getirnya kehidupan ketika harus merelakan 3 anaknya meninggal karena Napza dalam 10 tahun terakhir. Yang lebih menyedihkan, 2 dari 3 anak tersebut meninggal di usia yang sangat belia yakni sekitar 20-an tahun.

Perempuan yang tinggal di daerah Cikini tersebut mengisahkan, pengalaman pertamanya kehilangan anak karena Napza terjadi pada tahun 1998. Ketika itu, anak nomor 3, sebut saja Budi meninggal setelah terinfeksi HIV (Human Imunnodeficiency Virus) serta mengalami komplikasi diare dan gagal ginjal.

Budi mulai mengenal Napza saat duduk di bangku SMP, bermula saat teman-temannya memaksanya minum pil koplo. Sejak itu ia berkenalan dengan jenis Napza yang lain, termasuk putaw saat pindah sekolah ke sebuah daerah padat penduduk yang memang dikenal sebagai sarangnya para bandar.

Novi (39 tahun), kakak tertua Budi mengisahkan bahwa adik laki-lakinya itu mengalami perubahan perilaku sejak mengenal putaw. Budi yang semula baik, mulai suka mencuri uang kakaknya dan menjual barang-barang milik ibunya termasuk baju mengaji dan mesin jahit demi mendapatkan barang tersebut.

Di saat Budi mengalami masalah dengan ketergantungan Napza, anak Yatimah yang keempat, sebut saja Mawan malah ditangkap polisi dengan tuduhan menjadi kurir putaw lalu dihukum 2 tahun penjara. Padahal di mata keluarga, Mawan tidak pernah ketahuan sedang menggunakan Napza apalagi sampai kecanduan.

Pada saat yang sama, Budi jatuh sakit dan hasil pemeriksaan darah menunjukkan anak tersebut positif terinfeksi HIV. Keterbatasan informasi pada saat itu membuat Budi dan keluarganya yang lain patah semangat dan menganggap diagnosis itu sebagai vonis mati.

“Waktu itu, kami tahunya HIV nggak bisa diobati. Malah kata orang-orang, kalau dibawa ke Rumah Sakit (menyebut nama rumah sakit besar) paling-paling cuma disuntik mati. Dan yang paling menyakitkan, susternya bilang ke Budi agar sebaiknya pulang saja biar tidak menulari pasien lain,” kata Novi saat ditemui detikHealth di rumahnya, Selasa malam (5/6/2012).

Tak tahan dengan perilaku suster yang diskriminatif, akhirnya Budi ngotot ingin pulang dan dirawat di rumah. Dalam kondisi sakit parah dan badannya sudah kurus kering, Budi hanya bertahan 2 hari sebelum akhirnya meninggal di usia 21 tahun karena komplikasi di ginjal.

Beberapa tahun kemudian, anak keenam Yatimah, sebut saja Juni kembali terjerumus dalam penyalahgunaan Napza dan akhirnya juga meninggal akibat infeksi HIV sekaligus TB (Tuberculosis). Juni meninggal karena penyakitnya tersebut pada sekitar tahun 2001 di usia 26 tahun.

Saat Juni jatuh sakit, sebuah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang dikelola Ibu Melani dan dr Aisyah Dahlan sudah mulai masuk ke Cikini yang saat itu dikenal sebagai salah satu pusat peredaran Napza. LSM itu telah berhasil mengubah pandangan Novi dan Yatimah tentang ketergantungan Napza.

“Tadinya saya galak banget sama adik-adik, apalagi kalau ketahuan jadi pecandu. Tapi belakangan saya jadi tahu, bahwa orang kecanduan itu sebenarnya ingin berhenti tetapi rasanya sakit. Sejak itu saya ubah pendekatannya, jadi tidak terlalu galak,” tutur Novi.

Namun cobaan masih datang bertubi-tubi di keluarga ini. Mawan yang sudah bebas dari hukumannya sebagai kurir Napza, malah mengikuti jejak 2 adiknya yang lebih dulu pergi menghadap Yang Maha Kuasa. Saat dibui di Rutan Salemba, Mawan justru makin dekat dengan Napza dan akhirnya kecanduan juga.

Mawan akhirnya dikirim ke panti rehabilitasi dengan dibantu oleh BNN (Badan Narkotika Nasional). Namun belum tuntas prosesnya, Mawan pilih kembali ke rumah dan seperti yang dikawatirkan sebelumnya, Mawan bergaul lagi dengan lingkungan lamanya dan akhirnya lagi-lagi tertangkap polisi.

Nasib Mawan cukup mujur karena kali ini ia tidak harus dibui di Salemba seperti sebelumnya. Ia dikirim ke Ambarawa, yang dikatakan oleh Novi lebih bersih dari perdagangan Napza. Di tempat itulah, Mawan benar-benar punya waktu untuk membebaskan diri dari ketergantungannya.

Selepas dari tahanan di Ambarawa, Mawan sempat menyatakan kebulatan tekad untuk benar-benar STOP mengonsumsi Napza. Niat tersebut sangat disyukuri oleh keluarga, sebab Mawan masih sempat sadar di saat-saat terakhirnya meski kemudian sama-sama didiagnosis HIV positif dan akhirnya meninggal di usia 31-an tahun.

Novi sebagai anak tertua dari 10 bersaudara sangat terpukul atas kepergian ketiga adik tercintanya. Namun perempuan berjilbab ini berharap kenangan pahit tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi kedua anak laki-lakinya yang kini berusia 15 tahun dan 10 tahun agar selalu menjauhi Napza.

Sumber: Detikhealth


Leave a comment

mungkin keriuhan di negerinya sengaja diseting oleh para penyelundup, pengedar narkoba, … agar fokus perhatian media dan smua warga ke titik tertentu dan lupa kalo negerinya berbatas banyak laut … ach

Duta Besar Negeri Antangin bilang bahwa rakyat Negeri Paman Besut bersemangat bangun pagi laku kritisi Pemerintahnya, menurutnyanitu bagus … sebuah perkembangan demokrasi yang banyak dicontoh oleh negara lain.

Mungkin Pak Bule itu lihat penduduk negeri paman besut ramai berkumpul di gesung parlemen, jalan protokol, depan istana presiden pada waktu orang di negeri pak bule itu masih terlelap.

Pak Bule itu mungkin benar, tak hanya rakyat … hampir semua pemimpin, aparat dan orang pinter negeri paman besut sibuk di sekitar parlemen, jalan utama dan istana … lupa kontrol perbatasan … membuat para penyelundup, pengedar narkoba, … berpesta pora masukkan barang haram bernilai tinggi, manajemen dan gudangnya di Lembaga Pemasayarakatan negeri paman besut yang jadi tempat nyaman para bandit.

Pak Basit warga negeri paman besut jadi terfikir, mungkin keriuhan di negerinya sengaja diseting oleh para penyelundup, pengedar narkoba, … agar fokus perhatian media dan smua warga ke titik tertentu dan lupa kalo negerinya berbatas banyak laut … ach


2 Comments

mendingan kecanduan games daripada kecanduan narkoba

saya sedang simak bincang aktivis narkoba ….. kasihan para pecandu narkoba, yang buat sembuh atau kalo ketangkep aparat ….. habis-habisan hartanya dan berujung di kematian …. waspadalah-waspadalah ….. mendingan kecanduan games daripada kecanduan narkoba


Leave a comment

Darurat Narkoba

darurat narkoba … jerita sebuah media … yang masih mau berteori, silahkan … amankan keluarga anda, bapak, ibu kecanduan rokok percepat anak-anak anda belajar pake narkona … darurat, darurat, tel 109 …!!!

Para pemimpin, usahakan set up lingkungan yang nyaman jauhkan anggotanya dari kecanduan, penyalahgunaan narkoba, termasuk rokok … agar semua bisa bekerja with happy.

Selengkapnya tentang darurat narkoba bisa disimak disana.


1 Comment

Impotent, Impeachment, Reshufle & Capres

Pemerintah sibuk urus gayus, pengemplang pajak, calon presiden, reshufle kabinet, impeachment, dll … rokok dan narkoba ga diurus … pas sadar, yg impotent & HIV dah menggunung … I am happy not smoking and abuse drugs.

Itu status fesbuk terakhir saya, sebelumya begini … (sy sertakan komentar dari teman-teman.)

Akan ada wabah impotensi di negeri ini, krn pecandu rokok makin menggila, mungkin tulisan peringatan d bungkusnya kurang gede … I am happy not smoking.

Delonik Nasyrah Darsih, Mujiyem Ayu, Tri Retnoningsih Wahyudi and 10 others like this.

Lestari Wibowo
Justru itu cara KB yg alami Pak

Tb Kusai
bisa jadi Kang!
dan yg sudah membacanya melek mata ‘ikan asin’
melotot tapi tidak ngefek (bahasa iformal anak) he he he.

Continue reading


Leave a comment

Merespon Kartu Lebaran dg tulisan Narkoba, Rokok dan Sepeda Motor

Seperti biasa, Saya menerima banyak kartu lebaran … semua berbentuk kartu, Saya merasa sayang berkirim hanya beberapa kalimat yang sangat umum bertebaran … beberapa hari terakhir ini, Sekretaris Saya Mba Dwi Aryanti membantu Saya mengirim selambar tulisan seperti di bawah ini:

Selamat Hari Raya, selamat berbahagia. Mudah-mudahan Bapak/Ibu setiap tahun selalu dalam kebaikan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua dan memberikan restunya kepada kita semua untuk cerahkan masa depan anak bangsa.

Taqobbalallaahu minnaa wa minkum, Ja’alanaallaahu wa iyyaakum
Minal ‘aaidina wal faaiziina, Kullu ‘aamin wa antum bi khoirin

Hopefully Allah will receive good deeds all of us. Hopefully Allah give His blessing to all of us Happy Great Day, Happy Happiness. Hopefully you will always be good every year

Saatnya Peduli

”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah [2]: 183).

Salah satu ciri orang bertakwa adalah tidak melakukan perzinaan dan tidak mengonsumsi Madat, Narkoba/Naza (narkotika, alkohol, dan zat adiktif – termasuk Rokok).

Allah berfirman, ”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji (fahisyah) dan suatu jalan yang buruk.” (QS Al-Isra’ [17]: 32).

”Setiap zat, bahan atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan akal sehat adalah khamar (alkohol), dan setiap khamar adalah haram.” (HR Abdullah bin Umar RA).

Karena kedua hal ini termasuk perbuatan keji dan mungkar.

Dengan berpuasa kedua hal tersebut dapat dicegah sebagaimana Rasulullah SAW dalam sebuah hadisnya menyatakan, ”Puasa bukanlah sekadar menahan diri dari makan dan minum. Namun, sesungguhnya puasa itu mencegah diri dari segala perbuatan yang sia-sia serta menjauhi perbuatan-perbuatan kotor dan keji (mungkar).” (HR Al Hakim).

Juga, ”Sesungguhnya peperangan terbesar (di muka bumi ini) adalah peperangan melawan hawa nafsu dirinya sendiri.” (HR Thabrani dan Baihaqi).

Puasa menunjukkan keimanan seseorang untuk melawan hawa nafsu dirinya sendiri. Perzinaan dan mengonsumsi narkoba/naza/rokok adalah salah satu bujukan nafsu. Andai kata pun sudah telanjur segeralah berobat, shalat, berdoa dan berzikir, serta puasa untuk memperoleh ampunan Allah SWT. Sabda Rasulullah SAW, ”Barang siapa yang telah menjalankan ibadah puasa dengan sempurna serta ikhlas karena Allah semata, maka Allah mengampuni dosa-dosa tahun sebelumnya.” (HR Bukhari Muslim).

Hikmah Republika Rabu, 19 September 2007

Ada masalah lain yang perlu mendapat perhatian kita, yaitu tentang penggunaan Sepeda Motor dikalangan Remaja. Mereka belum memiliki SIM, pengendalian emosi dan kewaspadaan diri belum matang, sehingga kecelakaan hanya tinggal menunggu waktu, kematian jadi hal yang biasa untuk pengendara sepeda motor dan sangat tinggi jumlahnya.

Sebagai Kepala Sekolah atau Pimpinan Institusi, pernahkan Bapak/Ibu mengamati atau melalui Satpam memeriksa pelajar atau remaja yang membawa sepeda motor, apakah mereka memiliki SIM. Hal itu akan melindungi anak bangsa dari kecelakaan dan mendidik generasi penerus mematuhi Peraturan dan Perundang-undangan

Saatnya kita peduli terhadap Narkoba, Rokok dan Sepeda Motor

Its Me

Its Me

http://dedidwitagama.wordpress.com

SMK Negeri 3 Jakarta

http://smk3jakarta.net

Jl. Garuda 63 Kemayoran Jakarta Pusat 10610 – Tel/Fax: (021) 4209629

Siapkan Tenaga Kerja Bermutu


Leave a comment

BALIKPAPAN bersih menawan

Kembali mendapat panggilan Negeri melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan penyuluhan sadar Narkoba di Balikpapan Kalimantan Timur, Kamis 29 Mei 2008, di Hotel Grand Tiga Mustika. Menyenangkan sekali berjumpa dengan pelajar SMP, SMA dan SMK disertai Bapak/Ibu Gurunya.

Ada hal yang berkesan ketika acara dibuka ada paduan suara yang menyanyikan Hymne Balikpapan setelah lagu Indonesia Raya … ternyata hampir semua yang hadir mengiringi dengan serius, diresapi … wow … Saya nikmati isi lagu itu … intinya mensyukuri nikmat Allah akan berbagai hal di tanah air Balik Papan, juga dorongan untuk terus menjaga agar Balikpapan terus nyaman untuk jadi tempat tinggal. Anda tahu Jakarta punya hymne?

Saya sangat terkesan selama di Balikapapan, yaitu menangkap pemandangan kebersihan kota dan kerapihan wilayahnya … Saya jadi teringat suasana di Jepang ketika bertahun lalu Training tentang Narkoba disana selama satu bulan, terima kasih BNN melalui Kapus Cegah Bapak Brigjen Muji, Bapak Dwi, Ibu Siti dan teman seperjalanan Saya Bapak Muchlis Catio, Kasubdit Kesiswaan SMA Depdiknas RI.

Begini Syair Hymne Balikpapan.
Anugerah yang Engkau berikan
Pada kami Kota Balikpapan
Terbentang Indah dan menawan
Antara hutan bukit dan lautan
Rasa syukur kami panjatkan
UntukMu Tuhan Yang Maha Esa
Membangun kota tercinta
Bersih indah aman dan nyaman
Balikpapan Balikpapan
Ku Bangun Kujaga Kubela
Balikpapan Balikpapan
Terima Kasih Tuhan Tercinta
Source: http://kpmbyogya.wordpress.com/2008/05/26/lirik-hymne-balikpapan/

Continue reading


3 Comments

PALU berlalu

Dua hari jalankan tugas negeri pada kegiatan Penyuluhan Sadar Narkoba dalam upaya pencegahan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba untuk Pelajar, Guru, Kepala Sekolah dan Tokoh Agama di Palu Sulawesi Tengah akhir minggu ketiga Mei 2008 beri kesempatan Saya untuk menghirup udara pantai, nikmati hembusan angin laut yang keras di pantai Raja Maili.

Bermalam di Hotel Golden Palu bersama tim dari BNN (Badan Narkotika Nasional), kami satu hotel dengan anggota DPR (Saya tak mau tulis namanya ^-^) dan salah satu tokoh negeri yang gencar promosi calonkan diri jadi Presiden RI (Saya tak mau tulis namanya juga ^-^). Panorama dan udara laut dapat dirasa dari kamar hotel.

Terima kasih kepada BNN (Badan Narkotika Nasional) yang telah memberi kepercayaan melalui Ibu Siti yang sering koordinasi, BNP (Badan Narkotika Propinsi) Sulawesi Tengah atas koordinasi Pak Rachman telah jadi tuan rumah yang baik, Pelajar SMP, SMA, SMK se Sulawesi Tengah yang sangat serius simak presentasi Saya, termasuk crew Batavia Air yang dengan selamat antar Saya ke Palu dan kembalikan ke Jakarta, jumpai orang-orang yang Saya cintai.

Foto diatas diabadikan di belakang Hotel Palu Golden Pantai Raja Malili

Reportase kegiatan bisa dilihat disini.


2 Comments

Kaleidoskop 2007

Senang Sekali Saya bisa selesaikan Kaleideskop 2007 yang merangkum Presentasi Saya di berbagai forum sepanjang 2007, Saya tuntaskan dan langsung posting diatas Kereta Api Cirebon Ekspres yang berangkat dari Stasiun Kejaksaan Cirebon Pk. 15 .00 WIB

Kaleidoskop Saya susun berdasarkan pengelompokkan materi yang disajikan, silahkan simak selengkapnya

Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 15,076 other followers