Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Pernah bicara pada awan?

3 Comments

 

Pada awan mungkin kita bisa titip pertanyaan kenapa di negeri yang Pendidikan nasionalnya berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Coba lihat di SD, SLTP & SLTA hingga PT, apa syarat kelulusannya?


Mungkin krn tujuan pendidikan tak pernah tercapai, ada profesor yg pake narkoba, afarat hukum melanggar hukum, hakim mahkamah komstitusi bermandi suap, ujian nasional bocor berkali-kali, korupsi tak henti, anak skolah hamil & dipenjara mrasa tak bersalah, anggota dewan yang terhormat berkelahi, ribut dengan sesama anggota fartai, dan …………

Author: Dedi Dwitagama

Working as Teacher at Vocational High School 50 Jakarta (SMK Negeri 50 Jakarta Timur), Trainer and Motivator on Drug Abuse, Leadership & HIV-AIDS Prevention, Education, ICT, Leadership, Character Building, Public Speaking also as photografer. Please visit; http://trainerkita.wordpress.com, http://fotodedi.wordpress.com and https://dedidwitagama.wordpress.com

3 thoughts on “Pernah bicara pada awan?

  1. Karena pendidikan kita tidak mendekatkan kita kepada Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s